Destiny of Love [Chapter 1]


Title : Destiny of Love [Chapter 1]

Author : anchovygirl96

Genre : Family-Sad-Romance-Tragedy (??) aku ga tau untuk part ini .___.

Type : Continue

Cast on chapter 1 (?) :

·         Cho Kyuhyun

·         Seo Joohyun

·         Choi Siwon

·         Cho  Ahra

·         Im Yoona

·         Jessica Jung

·         Kwon Yuri

 

A/n : Hahahaha miris banget yaaa kisah cinta si Kyuhyun oppa yang dia bocorin sendiri di Strong Heart itu xDDD Yakin deh suster yang dimaksud si Kyuhyun oppa sekarang gede kepala soalnya PERNAH dikejar-kejar sama artis seganteng Cho Kyuhyun. Tapi pasti kejang-kejang juga gara-gara nolak Kyuhyun oppa yang jelas-jelas sekarang NAMBAH CAKEP PLUS KEREN.

Nah….baca translate indo curahan hati (?) si appa nih, aku jadi terinspirasi buat bikin FF dengan peran suster-pasien juga hehe. Mungkin diawal cerita, aku lebih ngambil cerita nyata dari kehidupan si appa, tapi kebelakangnya aku berimajinasi sendiri. Itu bukan plagiat kan? Kalopun aku disebut plagiat aku kasih credit deh xDD

Credit : Kisah Kyuhyun ketika kecelakaan 19 April 2007 dan perkataan bapaknya Kyuhyun pas Kyuhyun mau di operasi lewat tenggorokan wkwkwkwkwk aneh yaaa

Aku ga tau ini mau dibikin berapa shoot, tapi yaSEOdahlah kita liat aja nanti ^^

Oh iyaa, maaf aja ya kalo pairingnya mengecewakan J maaf juga kalo ceritanya keluar dari judul. Atau bahkan nggak sesuai judul hhehe. Abis aku bingung nentuin judulnya .___.

 

DILARANG KERAS UNTUK MEMPERBANYAK, MENYALIN, MAUPUN MENIRU FF INI TANPA SEIJIN SAYA!!!!!  DON’T LIKE CAST AT THIS FANFICTION? DON’T READ AND DON’T BASHING!

BACK OFF FOR SILENT READERS !!!!┌∩┐(_)

Meski sebenernya ga yakin juga bakal di plagiat, orang ff-nya jelek -_-

♥♥♥

Suara ambulance yang nyaring mengisi keheningan di Seoul Hospital pada malam itu. Beberapa petugas rumah sakit berhamburan menyambut pintu ambulance yang terbuka. Terlihat blankar dengan seorang pria diatasnya dibawa masuk ke dalam rumah sakit oleh petugas. Pria itu sedang dalam keadaan tak sadarkan diri dengan luka-luka yang cukup parah di sekitar lengan dan wajahnya.. Pria itu terbaring tak berdaya di ruang UGD dengan oksigen yang menutupi hidung dan mulutnya. Tak lama, pria itu mulai kehabisan nafas. Membuat petugas-petugas itu panik. Darah-darah semakin keluar banyak dari tubuhnya.

“Ambilkan alat pacu jantung!”

“Tidak! Dia kehilangan banyak darah!”

“Dia kritis. Pindahkan ke ruang ICU!”

♥♥♥

“Kyuhyun-ah,” gumam seorang wanita dengan getarnya. Ia berjalan panik di lorong rumah sakit itu. Air mata tak hentinya mengalir di pipinya. Ia menghampiri meja resepsionis. Tampak dua orang wanita cantik sedang berdiri disana. Nama Jessica Jung dan Kwon Yuri tercetak jelas di tag name seragam mereka masing-masing.

“Dimana? Dimana?” perempuan itu memukul-mukul meja dengan panik. Jessica terlihat kebingungan dengan pertanyaan yang dilontarkan wanita itu. “Dimana adikku?!” jeritnya terisak membuat kedua resepsionis itu terlonjak.

“Nona tenanglah. Siapa nama adik Nona?” Jessica mencoba bersikap tenang.

“Kyuhyun. Cho Kyuhyun!”

Jessica mulai memeriksa daftar nama pasien lewat sebuah komputer. Ia mengetikkan nama yang disebutkan wanita itu.

“Cepat dimana?!” bentak perempuan itu. Jessica sedikit terlonjak sampai ia pun panik sendiri. Tangannya sedikit bergertar.

“Dia di ruang ICU 13, nona” jawab Jessica gugup.

“Antarkan aku hikss,” pinta wanita itu. Jessica dan Yuri saling pandang. “Cepat!” bentaknya.

“Ah baiklah Nona. Mari saya antarkan.” ucap Yuri seraya merangkul perempuan itu.

♥♥♥

“Ah sepertinya Dokter masih memeriksanya di dalam, Nona” ujar Yuri ketika mengetahui masih ada Dokter dan beberapa suster di dalam ruang ICU. “Nona duduklah sebentar disini, ya?” Yuri menunjuk kursi tunggu disampingnya. Wanita itu terduduk lemas di kursi itu. Merasa kasihan karena wanita disampingnya terus menangis terisak, Yuri pun memutuskan tetap disitu menemaninya.

Cklek

Terdengar suara pintu terbuka. Wanita itu dan Yuri berdiri bersamaan dengan Dokter yang keluar dari ruangan.

“Adik saya hiksss…bagaimana adik saya, Dok?” tanya wanita itu panik. Sang Dokter menunduk. Raut wajahnya menyiratkan kabar buruk.

“Dia belum sadarkan diri. Dia kritis, Nona. Dia….” jawab Dokter itu.

Wanita itu membekap mulutnya. “Aku ingin menemuinya!” Ia menabrak Dokter itu dan masuk ke dalam ruang ICU.

“Eh Nona….”

“Biarkan saja,” cegah Dokter itu pada suster yang mau menahan wanita itu masuk.

♥♥♥

Wanita itu menoleh ke arah adiknya yang sangat ia sayangi itu. Tangannya mengusap lembut rambut coklat terang Kyuhyun. Tak lama ia meraih ponsel di tasnya. Menghubungi seseorang yang sebenarnya ia benci.

“Hallo,” ia menghirup napas sejenak. “Ibu—“ Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, namun suara diseberang sana memotongnya terlebih dahulu.

“Maaf Ahra, ibu sedang ada dalam rapat penting. Nanti saja teleponnya ya. Bye~”

 

Klik

Ya, wanita itu bernama Ahra. Ahra menatap getir ponselnya. Ia terkekeh sinis. “Cih! Bahkan membiarkanku berbicara beberapa detik saja tidak bisa,” gumamnya sinis. “Apa dia tak peduli lagi pada anak-anaknya? Keterlaluan!”

Ahra menonaktifkan ponselnya. Ia tidak mau kalau nanti ibunya yang ia benci itu meneleponnya kembali dan menanyakan ada apa. Meski hal itu mustahil terjadi. Ia hanya bermaksud untuk berjaga saja. Dia tidak mau bahkan sudah tak ada keinginan lagi untuk mendengar suara ibu kandungnya itu.

“Kyuhyunie, bagaimana ini? Aku tidak bisa terus menjagamu. Aku masih punya banyak masalah di luar sana. Kalau saja masalah itu tak membebaniku seberat ini, aku pasti akan disini. Menjagamu bahkan sampai 24 jam nonstop,” ujar Ahra dengan lirih. Ia mengusap-usap kepala adiknya. “Kalau saja…..” air mata yang sudah susah payah ia tahan pun keluar lagi. “Kalau saja Ayah masih ada….kalau saja kakak iparmu mengerti aku….semuanya pasti akan mudah untukku, Hyunie hiksss” Ahra mengusap air matanya. Ia membenamkan wajahnya di kedua telapak tangannya. Tak lama ia pun berdiri.

“Aku keluar sebentar ya, Hyunie” ujar Ahra seraya keluar dari ruang ICU.

♥♥♥

“Sungguh. Aku kasihan melihat wanita itu, Jess. Dia terlihat shock berat,” ujar Yuri setengah berbisik.

“Wajar sih. Adiknya kan korban kecelakaan di jalan tol Daegu itu,” jawab Jessica.

“Benarkah? Astaga! Jangan bilang dia pengemudi mobil yang sudah tak terbentuk itu?”

“Tak berbentuk? Tahu darimana kau?”

“Isshhh kau tak lihat berita ya? Kecelakaan itu kan disiarkan di berita. Mobilnya menabrak pembatas jalan gara-gara sebuah truk. Oh iya, ketika Dokter Choi selesai memeriksa tadi, ia bilang bahwa pasiennya kritis. Sampai sekarang belum sadarkan diri! Hufftt kasihan sekali dia. Pasti kalau fansnya tahu akan kabar ini, aku yakin negara kita ini akan banjir!” ucap Yuri.

“Apa katamu? Fans? Yah! Apa maksudmu itu?” tanya Jessica penasaran.

“Kau tidak tahu? Adik si Nona itu kan penyanyi terkenal di negara kita. Kau tahu Cho Kyuhyun? Penyanyi lagu ‘7 Years of Love’ itu.”

“Omo! Jadi dia Cho Kyuhyun penyanyi. Ya Tuhan aku kira siapa saja. Sungguh aku tidak menyadarinya. Ahh kasihan sekali. Padahal dia tampan sekali kenapa bisa kecelak—“

Jessica menggantungkan kalimatnya karena disikut Yuri. “Ada apa?” bisiknya. Isyarat mata Yuri memberitahunya agar menoleh ke belakang. Ahra tengah berjalan menghampiri meja mereka.

“Nona…” ucap mereka bersamaan seraya membungkuk.

“Dimana Dokter Choi?” tanya Ahra lirih.

“Dok…Dokter Choi? Ehhh Seohyun-ssi!” panggil Yuri membuat 2 wanita yang tengah berjalan di depan mereka itu berhenti dan menoleh.

“Ada apa, Yuri-ssi?” tanya salah satunya yang dapat dipastikan adalah Seohyun

“Nona ini mencari Dokter Choi. Bisa kau antarkan?” pinta Yuri.

Seohyun melirik Ahra dan tersenyum. Ahra membalasnya dengan anggukan. “Yoona, kau bisa kan ke lab sendiri?” tanya Seohyun pada teman di sebelahnya. Temannya yang di panggil Yoona itu mengangguk mengiyakan. “Kalau begitu mari Nona, aku antarkan,” ajak Seohyun dan mempersilahkan Ahra mengikutinya.

♥♥♥

Tuk..tuk..tuk

“Masuklah,” respon seseorang dari dalam. Tampak senyum hangat menyambut dua orang wanita yang masuk ke dalam ruangannya.

“Nona ini mencari anda Dok,” ujar Seohyun.

“Benarkah? Oh Nona Ahra, silahkan duduk dulu” Siwon mempersilahkan Ahra untuk duduk terlebih dahulu.

“Umm Seohyun-ah!” panggil Siwon membuat Seohyun yang hendak keluar membalikkan tubuhnya kembali.

“Ya?”

“Ikut duduklah. Ada yang ingin aku bicarakan juga. Ini ada hubungannya juga dengan Nona Ahra,” jawab Siwon. Ahra yang bingung pun meneoleh Siwon. Seohyun mengangguk dan ikut duduk di samping Ahra.

“Hmm Nona Ahra, sebenarnya ada yang mau saya bicarakan perihal keadaan Kyuhyun-ssi. Tak apa kan saya—“

“Kenapa dengan adikku?” Ahra yang panik karena mendengar tentang keadaan Kyuhyun pun memotong apa yang dikatakan Siwon.

“Begini…saya sudah mau katakan ini ketika kita tadi sempat bertemu. Tapi karena melihat keadaan Nona yang tadi, saya jadi merasa kurang tepat mengatakannya pada Nona,” jelas Siwon sebelum membahas perihal keadaan Kyuhyun.

“Cepat katakan kenapa dengan adikku?” desak Ahra yang matanya sudah berkaca-kaca melihat mimik wajah Siwon yang seperti mau mengabarkan sesuatu yang buruk.

“Kyuhyun-ssi. Dia…mengalami luka yang cukup parah. Memar di wajahnya memang tidak terlalu parah tapi…dia mengalami patah tulang kaki….”

“Apa?” gumam Ahra lirih. Ia terlihat tak bisa mengatur napasnya.

“…..Retak dibagian pinggul dan yang lebih parah adalah pneumotorak, yaitu dikarenakan patah tulang iga yang membuat darah masuk ke ruang antara tulang rusuk dan paru-paru sehingga membuat paru-paru tak leluasa bernafas….” jelas Siwon yang kontan membuat Ahra benar-benar shock. Dia mencengkram dadanya. Nafasnya tak beraturan. Air mata pun keluar dengan derasnya. Seohyun yang duduk disampingnya tidak diam, dia merangkul Ahra, mencoba menenangkannya.

“…..Dia koma karena kehilangan banyak darah,” lanjut Siwon dan membuat Ahra mendadak merasakan serangan di kepalanya hingga membuatnya tak sadarkan diri.

“Dokter….” Seohyun memandang Dokternya dengan tatapan kebingungan. Matanya seolah mengatakan ‘bagaimana ini?’

♥♥♥

“Nona…” panggil seseorang kepada Ahra yang tengah terbaring. Victoria terlihat mulai sadarkan diri. Ia meraba kepalanya yang sangat terasa pusing. “Nona…Nona sudah sadar?” ujar seseorang itu lagi.

“Dimana….dimana adikku?” Ahra tampak mulai menangis lagi.

“Nona tenanglah. Anda baru saja siuman.” Ahra menoleh pada seseorang itu yang ternyata Seohyun.

“Aku harus ke adikku,” ujar Ahra seraya turun dari ranjang. Namun ketika ia berjalan, ia limbung. Seohyun merangkul Victoria dan mendudukkannya kembali.

“Nona, istirahatlah. Tenangkan diri Nona dulu. Perihal adik Nona, aku yang akan menjaganya. Dokter Choi mengutus saya untuk menjadi Suster yang merawat adik Nona,” jelas Seohyun. Ahra mengangguk mengerti. Dalam hatinya ia lega karena setidaknya ada yang menjaga Kyuhyun nant ketika ia sedang ada urusan di luar. Namun ia kembali terisak mengingat adiknya kini dalam keadaan koma. Belum lagi luka yang di derita adik kesayangannya itu.

“Adikku bisa sembuh kan?” tanya Ahra tiba-tiba dengan lirih. Seohyun tampak bingung harus menjawab apa.

“Pasti Nona. Selama Nona yakin bahwa Tuhan akan membantu Nona dan adik Nona, pasti adik Nona akan sembuh,” jawab Seohyun akhirnya sambil tersenyum. “Tetaplah berdo’a. Minta keajaiban pada Tuhan.”

♥♥♥

Sudah 1 bulan, Kyuhyun belum juga bangun dari komanya. Namun sebenarnya, belum ada yang menyadari kalau Kyuhyun sudah mulai merespon aktifitas di sekitarnya. Seperti saat Seohyun –seorang suster yang diberi tugas merawat Kyuhyun- membacakan cerita-cerita ia mulai menggerakan jarinya.

“Pagi Kyuhyun-ssi!” sapa Seohyun saat masuk ke ruang ICU. “Sudah satu bulan, tapi kau belum juga bangun. Kau menemukan apa di alam mimpimu sampai tidak mau bangun begitu, huh?” tanya Seohyun sambil tertawa kecil. Ia menaruh baskom berisi air di meja samping ranjang yang ditiduri Kyuhyun.

“Kakakmu berhalangan menjengukmu,” ujarnya sambil memeras lap yang sudah ia masukkan air dari baskom. “Katanya dia harus menyelesaikan urusan pribadinya. Kyuhyun-ssi, apa kau tidak kasihan pada kakakmu? Hampir tiap hari aku melihat wajahnya yang selalu pucat. Aku rasa ia lelah. Lelah karena….urusan pribadinya mungkin. Dan juga lelah menunggumu. Menunggumu, agar cepat bangun,” Seohyun mulai membersihkan jari-jari panjang Kyuhyun. “Bangunlah. Kau tak mau menikmati musim panas kali ini?” tanya Seohyun. Hanya helaan napas Kyuhyun dan suara dari sebuah monitor pendeteksi detak jantung yang menjawab Seohyun. Seohyun tersenyum melihat jari-jari panjang Kyuhyun yang terlihat sudah bersih.

“Aku juga lelah, kau tahu?” Seohyun mengusapkan lap basahnya ke dahi dan bagian-bagian tertentu wajah Kyuhyun. “Setiap hari aku mengajakmu berkomunikasi tapi kau selalu menjawabnya dengan helaan napas huffttt. Padaal aku berharap kita bisa bercanda loh. Oh iya, fansmu hampir setiap hari…tidak…bahkan setiap jam mungkin. Mereka datang berbondong-bondong ingin melihat keadaanmu. Kau benar-benar idola ya hehe. Tapi managermu melarang mereka bahkan melarang wartawan juga yang mau melihat keadaanmu. Kasihan sekali. Sepertinya mereka amat merindukanmu. Tidakkah kau merindukkan mereka juga? Makanya cepatlah bangun. Hibur mereka lagi. Suster-suster di rumah sakit ini juga fansmu loh. Mereka mangagumi suara juga wajahmu haha,” ia tertawa kecil. “Yah! Kenapa tiba-tiba aku ingin mendengarkan kau menyanyi langsung ya?”

Seohyun kembali memasukkan lapnya pada air di baskom dan memerasnya lagi. Kini ia melap bagian leher Kyuhyun dengan lembut dan hati-hati. “Hari ini cuacanya cerah. Kau tak tertarik untuk menikmatinya? Kalgooksoo* sepertinya cocok dimakan saat ini. Hmmm yah! Aku heran padamu. Kau tidak lapar sama sekali ya?” Seohyun terus berceloteh tak peduli mau ada jawaban atau tidak dari Kyuhyun. (Kalgooksoo* : hidangan lezat mie yang sering disajikan pada saat musim panas di Korea Selatan)

“Seohyun-ah,” panggil seseorang dari balik pintu. Seohyun menoleh ke belakang mendapati teman sesama susternya.

“Yoona-ya, ada apa?” respon Seohyun. Temannya yang ternyata Yoona itu berjalan menghampiri Seohyun.

“Tidak. Aku sedang free dan berniat melihatmu. Huh aku pusing dengan fans-fans pasienmu itu. Setiap hari ribut di luar meneriakkan nama Cho Kyuhyun,” oceh Yoona. “Omo!” Yoona menutup mulutnya karena terpana.

“A..ada apa?” Seohyun terlihat kaget.

“Bodohnya aku baru ke sini. Lihatlah makhluk Tuhan yang satu ini. Bahkan dalam keadaannya yang seperti ini saja dia masih terlihat tampan. Pantas saja mereka begitu mencintai idolanya. Kau beruntung sekali Seo, merawat pasien setampan dia,” ujar Yoona.

“Haha apa sih kau ini Yoong,” Seohyun beralih melap bagian kaki Kyuhyun.

“Yoona!” panggil seseorang dengan cempreng. Muncul seorang suster dari balik pintu.

“Ssstt. Sooyoung-ah, pelankan suaramu” tegur Seohyun.

“Ah maaf. Tapi si Yoona ini kabur. Yah kau, Yoona! Pasienmu itu bangun ingin buang air kecil. Kenapa kau malah disini, huh?” omel suster bernama Sooyoung itu.

“Benarkah?” Mata Yoona membulat polos.

“Yoona!” pekik Seohyun geram namun lebih tepat jika disebut gemas.

“Baiklah baiklah. Seohyun-ah, aku pergi dulu ya. Ayo kau juga keluar!” Yoona mendorong Sooyoung yang sudah memasang wajah kesal diperlakukan seperti itu.

“Aish anak itu!” gumam Seohyun. “Nah sekarang kau sudah bersih, Kyuhyun-ssi!” seru Seohyun. “Aku keluar sebentar ya mau menyimpan ini semua.”

Tepat ketika Seohyun keluar, jari-jari Kyuhyun bergerak pelan.

♥♥♥

Seohyun kembali ke ruang ICU. Dia menatap sekilas Kyuhyun dan tersenyum simpul. Ia pun mendudukkan dirinya di sofa. Diambilnya novel dalam saku seragamnya. Ia hendak melanjutkan membaca novel favoritnya itu. Belum lama ia membaca, sebuah suara mengejutkannya.

Nit…nit..nit

 

Seohyun dengan cepat melirik Kyuhyun. Dilihatnya Kyuhyun yang terlihat kesulitan bernapas. Monitor pendeteksi detak janung sudah menampilkan garis-garis lurus. Seohyun dengan panik menekan tombol gawat darurat di ruangan itu berkali-kali. Tak lama Dokter Choi juga beberapa suster datang dan segera memeriksanya. Siwon menekan-nekan dada Kyuhyun dengan tangannya. Namun cara itu tak cukup membantu menormalkan detak jantung Kyuhyun. Ia pun meraih alat pacu jantung dari tangan Seohyun dan segera menggunakannya pada Kyuhyun. Seohyun tak berani melihat aksi itu. Ia merasa terlalu menyakitkan jika melihat aksi Dokter yang menekan alat pacu jantung di dada pasien hingga membuat pasien itu terlonjak-lonjak (?) *-_-v aku ga tau kalimat yang pas*

Namun tak lama bunyi dari monitor itu menenangkan hati Seohyun, Siwon dan juga beberapa petugas lainnya. Jantung Kyuhyun kembali berdetak meski belum cukup normal.

♥♥♥

“Apa? Operasi?” gumam Ahra lirih. Siwon mengangguk.

“Dia sudah sering kesulitan bernapas karena darah masuk ke pleura. Kami harus melakukan operasi lewat tenggorokannya untuk memudahkannya bernapas dengan baik. Tapi kemungkinan…bisa merusak pita suaranya,” jelas Siwon.

“Pita suara? Dokter, kau tahu kan adikku seorang penyanyi? Bagaimana bisa dia bertahan hidup jika impiannya yang ingin menjadi penyanyi terkenal akan hilang? Tak bisa kah dengan cara lain?”

“Untuk saat ini, itulah cara satu-satunya agar Kyuhyun-ssi tetap hidup. Kalau operasinya tak dijalankan secepatnya, aku tidak menjamin dia akan bertahan hidup. Perkiraanku, dia hanya mempunyai 20% untuk tetap bertahan.”

“Dokter kumohon, cari jalan lain. Jangan lakukan operasi lewat tenggorokannya. Aku tidak mau ia sedih ketika tahu pita suaranya rusak. Ini impiannya. Dia sudah menjadi penyanyi, Dok,” isak Ahra.

“Tapi—“

“Dokter, aku rasa kita bisa melakukan operasi lewat organ lain. Tak harus melewati tenggorokan,” ujar seseorang di samping Victoria.

To be continued__

 

Oke deh, part 1nya gimana nih? Hhe~

Maaf kalo ceritanya bertele-tele

Maaf kalo ceritanya gaje

Maaf kalo ada kata-kata yang ga nyambung dan ngasal

Maaf kalo ceritanya ngawur

Maaf kalo seokyu momentsnya belum keliatan

Maaf kalo ada typo

Maaf kalo lebay -_-

Maaf karena Kyuhyun belom dapet adegan selain adegan tidur sama gerak2in tangan wkwkwk. Lah mau gimana lagi, orang koma mana bisa ngomong -_-

Yaaa pokoknya mah maafkanlah semua kekurangan ff ini T______T

Maaf lahir batin juga yaaa XDDDD LEBARAN SEBENTAR LAGI~~ *nyanyi #abaikan

Jangan kabur lohhhh >,< leave your comment please~

Aku tekanin sekali lagi…. BACK OFF FOR SILENT READERS !!!! ┌∩┐(_)


76 thoughts on “Destiny of Love [Chapter 1]

  1. Kyaaa bagus juga🙂
    Asik seo yang ngejagain, berarti nanti kyu bakalan suka sama seo?😮
    Kasian ahra begitu khawatir😦
    Eh untung aja ada dokter lain yg nyaranin operasi lewat organ lain, jadi pita suara kyu masih bisa bernyanyi😀
    Next chap nya ditunggu😉

    Like

    1. aduhh mian sekali
      itu nyelip nama victoria soalnya waktu itu aku sempet jadiin vic itu kakaknya kyuhyun, tapi berhubung dihubung2 takut pada ga suka yaudah aku ganti Ahra aja. tapi disitu mungkin aku kelewatan ganti nama vic jadi ahra . mian yaaa~ :”>
      buat pairing lain, aku belum kepikiran soalnya pas ngayal di awal2 (?) aku fokusnya ke seokyu hehe🙂
      makasih udah baca and komen ^^

      Like

  2. awwwwww…
    tp akhirnya gak kyk yg di strong heart itu khan??
    akhirnya kyu bersatu ama seo khan??
    boleh dah akhirnya kyu ngomong di strong heart, tp crt nya laen..
    crt nya dia ngakuin smua perasaan ama hubungan nya ama seo di dpn kamera, trus minta dukungan ama publik, trus akhirnya happyy ending dah ama seo..
    kekekekeke..
    ditunggu ya update selanjutnya..
    SEOKYU JJANG…!!!!!!!

    Like

    1. waduhh ga tau juga kkkkk~ *PLAKK
      bersatu ga yaa?
      gimana kalo endingnya aku samain sama kisah nyatanya kyuhyun? *PLAKPLAKPLAK
      liat nanti aja yaa hehe😀
      aku ga tau bakal happy ending atau malah sad ending nih ^^v
      oke oke tunggu yaa chingu🙂
      SEOKYU JJANG~

      Like

  3. bagus banget ko cingu😉 aku jadi seakan-akan ada di sana ngeliat adegan dengan mata sendiri. kereeeenn

    bahasanya juga sangat mudah dimengerti…

    kyuhyun bangun dong~
    seokyu jjang😄

    sangat ditunggu loh yang selanjutnya ^^

    Like

  4. 😯 aku serem bayanginnya….
    tapi ntar Kyu bisa selamatkan?
    ga siap kalo terjadi sesuatu yang buruk…
    dan pengennya kalo sadar ntar… orang yang pertama kali dia liat Seo… #aku malah berimaginasi sendiri…

    Like

    1. haha ne~
      omo iya mian sekali chingu😦
      iya itu nyelip nama vic soalnya tadinya aku jadiin vic kakaknya kyuhyun tapi ga jadi soalnya mending ahra onnie aja deh takut kalo vic pada ga suka hehe
      oke oke tunggu aja yaa😀
      SEOKYU JJANG~

      Like

  5. Kereen chingu!!😀 eh tp kok itu kadang nama ahra berubah jd victoria ya? Mungkin typo kali -_-v *plak* *sotoy kumat* ditunggu next partnya😀

    Like

    1. huwaa makasih >o< *bow
      iyaaaa typo hiksss
      itu tuh tadinya aku jadiin vic itu kakaknya kyuhyun tapi karena takut ga ada yang suka jadi aku ganti jadi ahra. tapi itu mungkin kelewatan jadi ga keganti deh😦 mian yaaaa huweeee T.T
      oke oke tunggu aja yaaa😀

      Like

  6. waaaah ternyata cerita ttg kecelakaan kyuppa ya
    Seru seru..
    Walaupun ada bbrpa cerita yg pake tema ini,tp ini beda banget,hehe

    Kyuppa cepatlah sadar,biar bisa ngobrol sama seomma😄

    Aku tunggu kelanjutannya yaa

    Like

  7. Asyik..asyik…kyuppa dijaga sm seo…tu Ɣªηƍ ngomong operasi dr organ lain seokah?
    Terus nnt klo kyuppa suka sm seo terus ditolak gitu sm seo?secara ini ksh realnya kyuppa kan…Andweeeee Ώggªk rela klo mereka pisah..hiks…
    Kakanya kyuppa di sini namanya siapa Ɣɑ̤̥̈̊ Cho Ahra atw Victoria sih…bingung saya “̮ ћϱћϱ (♥̃͡♥̃͡) ћϱћϱ “̮
    Gomawo chingu d tg next partnya tp jgn lama2 Ɣɑ̤̥̈̊ ….

    Like

    1. siapa ya yang ngomong? terus ditolak ga ya ama seo? liat di chapt berikutnya aja yaa~:p
      well…masalah nama victoria yang nyempil itu…huweee mohon maap yang sebesar2ya . aku tuh tadinya bikin victoria jadi kakaknya kyuhyun. tapi berhubung takut pada ga suka, aku rubah deh nama vic jadi ahra. itu ngerubahnya pas satu chapter ini udah kelar jadinya ada yang kelewatan😦 maap yaaaa
      loh? gomawo? harusnya aku yang bilang gomawo ke kamu chingu🙂 gomawo udah baca and ninggalin komen ya~😀

      Like

  8. keren author……… d^_____^b
    kasian ahra unnie kayanya cape bgt gt yah:/
    wah ga bisa bayangin dgn muka polosnya itu seo jdi suster haha
    kyu nya cepet bgn dong…. lihat wajah seo yg cantik jelita #ceileh
    lanjut ya author……………….

    Like

  9. hoohohoh author ada typo
    “Nona…” panggil seseorang kepada Ahra yang tengah terbaring. Victoria terlihat mulai sadarka diri.” kok tba* jadi victoriaaaa ??

    Like

  10. Wah..jadi terinspirasi dari kehidupan kyu bneran yaa. haha
    iya pasti tuh suster yg dkjar2 kyu nyesel bgt udh nolak😀
    itu ada victorianya mksdnya siapa thor? atau cuma typo? mdh2an cma typo deh😄

    Like

  11. Tanpa sengaja aku ngubek” ketemu sma nii ff… ini kereennnn seperti ikut lngsung merasakan kondisi kyu dlu… #Perjuangan yg berat
    oiya blum perkenalkan diri… annyeong author_nim aku readers baru d’sni salam kenal^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s