[Freelance] Please, Look at Me!


Taeyeon’s Love Story 

Tittle          : Taeyeon’s Love Story : Please Look at Me!

Author       : Min Dae Rae as Maria Miranda

Length      : Oneshoot (5.277 words)

Rating       : PG-15

Genre                  : Romance, Friendship

Main Cast.          : Kim Taeyeon (SNSD) and Park Jung Soo (Super Junior)

Other Cast.        : SNSD Member and Super Junior Member

Disclaimer         :

Anyeonghaseyo!! Naneun Min Dae Rae imnida!! J Saya membawa Fanfict TaeTeuk!! Dan sehabis Taeteuk, akan ada cerita-cerita member SNSD lainnya yang ceritanya berhubungan satu sama lain. So, kalau nggak suka couplenya jangan bashing!! Cerita ini murni milik author! And don’t forget to RCL! ^^

Happy Reading~

 

“Please, Look at Me!

I’ve always looked at you and watching you. But why do you never respond? Are you blind? I love you and will always be waiting for you…”

 

—–Please Look at Me!—–

 

Sunny-Taeyeon Room, SNSD Dorm

July 2nd, 2012

08.20 AM

 

Taeyeon POV

Hari ini, aku sedang bersiap-siap mengunjungi Leeteuk Oppa untuk memberikan hadiah ulang tahun padanya. Aku senang sekali! Kemarin, Leeteuk Oppa berulang tahun, namun aku tidak sempat memberikan hadiah padanya karena beberapa hari yang lalu SNSD sedang sering-seringnya konser Paparazzi. Sebelum berangkat, aku menelpon Yesung Oppa dulu untuk menanyakan keberadaan Leeteuk Oppa. Aku sengaja tidak bertanya langsung pada Leeteuk Oppa agar menjadi kejutan.

 

“Yeoboseyo?”

“Oppa, ini aku Taeyeon. Apa Leeteuk Oppa ada di dorm?”

“Eumm… Aniya. Tadi sepertinya dia ke Sukira bersama Sungmin untuk siaran.”

“Oh, begitu. Eh? Sungmin Oppa? Bukannya Eunhyuk Oppa partnernya?”

“Memang iya. Tapi Eunhyuk sedang izin. Entah untuk apa…”

“Aish oppa ini! Masa keberadaan Eunhyuk Oppa saja tidak tau… Teman macam apa kau ini? Pacaran mulu sih sama Ddangkoma!”

“Ya, Taenggo! Wae jadi kau yang marah? Kekeke… Aku memang mencintai Ddangkoma melebihi apapun!”

“Kau menjijikan, oppa. Hehehe… Bercanda… Mianhae. Eum, oppa? Kututup ya? Gomawo before…”

“Ne… Cheonmaneyo, selamat bersenang-senang dengan pangeranmu!”

“Kyaa!!! Napeun Op-“

 

Ish!! Selalu saja memutuskan sambungan telepon begitu saja. Menyebalkan! Kulihat lagi pantulan diriku di cermin. Hmm… menurutku sudah bagus. Dress selutut berwarna kuning polos, baju luaran berwarna putih, flat shoes putih, tas tangan Givenchy berwarna silver, dan rambut yang kubiarkan tergerai.

 

Kulangkahkan kakiku keluar kamar dan… pemandangan ini yang kulihat;

Sooyoung dan Yoona yang berebutan snack, Jessica yang tidur di karpet, Tiffany yang membaca novel sambil mendengarkan lagu, Hyoyeon dan Yuri yang sibuk memasak di dapur, Seohyun yang sedang bermain laptop, dan Sunny yang sedang telponan di kamar kami.

 

Aku segera menuju pintu keluar dorm ini. Dan tanpa sengaja menyenggol Hyoyeon yang sedang membawa panci berisi bulgogi.

 

“Aigo, Bulgoginya tumpah!”

“Mian, Hyoyeon… Aku sedang terburu-buru. Mianhae…” kataku sambil membantunya.

“Arra… Gwenchanayo… Memangnya ada apa buru-buru begitu? Hei, kau mau kemana?” Tanya Hyoyeon sambil melihatku dari ujung kaki sampai ujung kepalaku.

“E-eh… i-ini, aku mau me-mengunjungi sau-saudaraku yang baru datang ke sini. Hehe… I-iya… begitu.”

“Oh begitu, kau tidak ikut sarapan dong, Taeng?”

“Iya… Mianhae, Hyo…”

“Gwenchanayo… Ngomong-ngomong kau cantik sekali, Taeng!”

“Hehehe… Gomawo. Aku pergi dulu ya? Bye…”

“Bye… Hati-hati di jalan, Taeng!”

Aku hanya mengangguk. Aku lalu menyetir mobilku menuju Sukira.

 

Di jalan, Iphone-ku berbunyi menandakan ada SMS masuk.

 

From : Ppany Hwang

Yo, Taeng! Hwaiting! Semoga dia suka dengan hadiah yang kau terima, ya? Kekeke… Kabari aku setelah kau memberikan hadiahnya, ya?😉

 

Aku hanya tersenyum membacanya. Ya, hanya dia dan Yesung Oppa yang tau kalau aku menyukai Leeteuk Oppa. Hhh… Mereka saja sadar kalau aku menyukai Leeteuk Oppa. Tapi mengapa Leeteuk Oppa tidak pernah sadar ya? Aku menghela napas panjang.

 

SNSD Dorm

08.35 AM

 

Author POV

Taeyeon pergi keluar dorm. Melihat itu, Tiffany hanya tersenyum dan mengambil Iphone-nya dan mengetik;

 

To : Kim Taenggo

Yo, Taeng! Hwaiting! Semoga dia suka dengan hadiah yang kau terima, ya? Kekeke… Kabari aku setelah kau memberikan hadiahnya, ya?😉

 

Lalu ia menekan tombol SEND.

 

“Ayo semua sarapan!! Bulgogi sudah siap…” seru Yuri dari dalam dapur.

Mendengar kata ‘Bulgogi’ Yoona dan Sooyoung langsung menghampiri Yuri.

“Waah!! Keliahatannya enak!! Gomawo, Yuri-ya…” kata Sooyoung sambil menjilat bibirnya.

“Ne… Hmm… enak sekali!” puji Yoona sambil mencicipi sedikit.

“Kekeke… Syukurlah kalau enak, ayo semua sarapan!” ajak Hyoyeon sekali lagi.

 

Semua member akhirnya berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama. Tapi tidak dengan si Ice Princess, Jessica yang masih tertidur di karpet.

 

“Sica, ayo bangun, kau mau sarapan tidak?” kata Tiffany sambil menggoyangkan badan Jessica. Tapi Jessica hanya menggeliat lalu kemudian tidur kembali. Tiffany langsung menatap Sooyoung dengan tatapan aku-menyerah-membangunkan-dia. Sooyoung mengerti lalu berpikir.

“Hmm… Aha! Ngg… Donghae Oppa, silahkan duduk dulu! Sebentar ku ambilkan minuman dulu. Hehe… Mianhae ya, Jessica masih tidur, sulit sekali dibangunkan. Dia memang–” Kata Sooyoung pura-pura.

“Eh, aniya Oppa!” kata Jessica yang tiba-tiba bangun.

“Hahahaha…” Tiffany dan Sooyoung tertawa bersama lalu ber-tos ria. Sedangkan Jessica yang menyadari dirinya ditipu hanya cemberut.

“Sudahlah, chagi, ayo sarapan!” ajak Yuri sambil merangkul Jessica.

Semua member hanya terbengong-bengong melihat kemesraan YulSic couple.

 

Saat makan,

“Eumm, ngomong-ngomong, Taeng kemana?” Tanya Jessica.

“Tadi sih katanya mau mengunjungi saudaranya yang baru datang ke Seoul.” Kata Hyoyeon.

“Oh, begitu…” koor para member kecuali Tiffany. Tentu saja karena ia tau alasan sebenarnya.

“Tapi kalian tau tidak? Tadi ia berdandan cantikkk sekali! Aku bahkan hampir tidak sadar kalau itu Taeyeon.” Kata Hyoyeon lagi.

“Jinjayo? Masa bertemu saudara saja dandanannya special begitu?” Tanya Yuri curiga.

“Mungkin mau dijodohkan.” Kata Sooyoung asal sehingga mendapat jitakan dari Yoona.

“Appo, Yoong!” Yoona hanya menjulurkan lidahnya.

“Apa kalian merasa aneh dengan sikap Taeyeon belakangan ini?” Tanya Sunny.

“Ne… aku merasa sikap unnie agak aneh. Dia jadi sering senyum-senyum sendiri sambil menatap handphonenya.” Kata Seohyun.

“Ne, aku juga, aku sering melihat unnie pergi dari dorm. Dan… pagi ini dia juga pergi dari dorm.” Kata Yoona.

“Bahkan hampir setiap malam kudengar dia telponan dengan seseorang. Entahlah… Tapi kurasa dia memanggil ‘Oppa’, begitu…” kata Sunny menambahkan.

Aigoo! Gawat ini!! Para member mulai menyadari sikap Taeyeon aneh belakangan ini… Semoga mereka tidak curiga lagi, batin Tiffany yang dari tadi hanya diam mendengar perbincangan para member.

“Hoi Fany!” panggil Yuri.

Tiffany gelagapan. “Nde? Eh, mianhae… Aku melamun.”

“Hahaha… Unnie ada-ada saja…” tawa Seohyun dan Yoona.

 

Super Junior Kiss The Radio

09.00 AM

 

Taeyeon POV

Sesampainya di Sukira, tidak ada tanda-tanda keberadaan Leeteuk Oppa. Sepertinya Sungmin dan Leeteuk Oppa masih siaran. Jadi, aku memutuskan untuk menunggu mereka saja. Kubuka jendela mobilku, lalu aku menyalakan radio untuk mendengarkan siaran mereka.

 

“Hyung, ini pertanyaan dari @Park_JungSoo : Apa makanan kesukaan Leeteuk Oppa? Hehehe.. tolong di jawab ya, oppa… Kamshahamnida.”

 

Aku tersenyum mendengar pertanyaan itu. Hanya aku dan member Super Junior yang tau makanan kesukaan Leeteuk. Dan itu pasti…

 

Ramyeon dan Ddubokki! Wah… aku suka sekali makanan itu…”

“Hahaha… aku sudah tau jawabannya, hyung. Oke. Lanjut ke pertanyaan selanjutnya… Emm… dari @TeukYoon: Apakah Leeteuk Oppa menyukai Yoona Unnie? Kalau iya, mengapa? Dan kalau tidak, oppa menyukai siapa? Jawab ya oppa, jebal…”

 

Deg! Pertanyaan itu… Aku… penasaran sekali mendengar jawabannya. Tak sadar tubuhku berkeringat menunggu jawaban itu.

 

“Hua! Pertanyaan sulit! Apa harus kujawab?”

“Tentu saja, hyung!”

“Emm…Ne. Aku menyukainya. Siapa sih yang tidak menyukainya? Hampir semua namja idol menyukai Yoona. Hehehe…”

 

Deg! Ribuan jarum seakan menusuk hatiku. Tepat di hatiku. Ternyata begitu, kau tidak pernah sadar akan perasaanku padamu karena kau menyukai yeoja lain!! Mengapa kau begitu tega padaku, oppa? Mengapa?! Dan mengapa kau baru bilang kalau kau menyukai Yoona setelah aku jatuh cinta padamu? Mengapa tidak dari dulu saja, oppa?!! Sehingga aku bisa menahan keinginan untuk bersamamu.

Aku segera mematikan radio walaupun Leeteuk Oppa masih berbicara. Aku tidak akan pernah ‘melihatnya’ lagi, sudah cukup! Aku menyetir mobilku dengan cepat menuju Mui-Mui Café, café langganan para member SNSD. Sepanjang perjalanan, aku hanya menangis dan menangis. Mengapa aku begitu bodoh mencintai namja yang mencintai yeoja lain?

 

Dengan masih menangis, kutelpon Yesung Oppa.

“Yeoboseyo, waeyo Taeng?”

“O-oppa… hiks… Datanglah ke Mui-Mui Café di jalan Sinsa-Dong, Gangnam District… hiks… J-Jebal… Datanglah se-sekarang, oppa… hiks… Aku membutuhkanmu… hiks.”

“Arraseo. Hei, kau menangis? Wae-“

Aku mematikan sambungan telepon. Hatiku sakit… Neomu Appo. Selama 5 tahun ku pendam rasa itu padanya. Namun ternyata, dia menyukai yeoja lain.

 

Mui-Mui Café

09.10 AM

 

Author POV

Yesung tiba lebih cepat daripada Taeyeon karena ia mengebut setelah tau Taeyeon menangis. Sekitar 5 menit setelah Yesung sampai, Taeyeon datang. Melihat Yesung, Taeyeon langsung berlari menghampirinya dan memeluknya.

 

“Oppa!! Hiks… hiks… dia… jahat, oppa… dia, menyukai Yoona… hiks…” Taeyeon menangis sesegukan di dada Yesung. Sedangkan Yesung hanya mengusap lembut rambut Taeyeon.

 

Beruntung café itu sedang sepi dan juga para karyawan sudah biasa dengan kedatangan para member SNSD, kalau tidak, nanti dikira skandal.

“Sudahlah, Taengo… Uljimayo… Lalu ceritakan semua yang mengganjal di hatimu. Arraseo?” ucap Yesung lembut.

“Hiks… hiks…” Taeyeon mulai menghentikan tangisnya.

“Nah, begitu dong… Kajja duduk disana!” ajak Yesung sambil menarik tangan Taeyeon. Taeyeon hanya mengikutinya.

“Pelayan!” panggil Yesung. Lalu, seorang pelayan datang menghampiri.

“Chocolate Muse dua ya!” kata Yesung. Pelayang itu mengangguk lalu kemudian pergi lagi.

“Jadi, bagaimana ceritanya?”

“Begini, oppa…”

 

SNSD Dorm

10.30 AM

 

Author POV

Taeyeon pulang ke dorm dengan mata yang sembab.

“Unnie, darimana saja? Kami menghawatirkanmu, unnie…” ucap Seohyun lembut. Taeyeon menatap Seohyun sambil tersenyum tipis lalu langsung berlari ke kamarnya.

“Eh? Unnie, matamu sembab?” Tanya Seohyun bingung.

 

Sunny yang baru keluar dari kamar Taeyeon-Sunny juga bingung melihat Taeyeon dengan mata yang sembab itu.

“Taeng kenapa, Seohyun?” Tanya Sunny. Seohyun hanya mengangkat bahu.

Kenapa dia? Jangan-jangan karena pergi tadi? Aku harus berbicara pada semua member dulu, pikir Sunny.

“Seohyun, tolong panggilkan Yoona dan Sooyoung. Suruh mereka berkumpul di ruang tamu.”  Seohyun hanya mengangguk lalu meninggalkan Sunny.

 

Setelah semua member berkumpul,

“Apa ada yang tau Taeyeon kenapa?” Tanya Sunny.

“Iya, apa ada yang tau? Aku kasihan melihat unnie seperti itu.” Kata Seohyun.

Tiffany terlihat gelisah. Dan ternyata Sooyoung melihat ekspresi Tiffany.

“Mi Young, kau kenapa gelisah begitu?”

“Nde? Ak-aku…”

“Wae?” Tanya Jessica.

Tiffany menghela napas panjang. “Aku, tau sesuatu tentang Taeyeon.”

“Apa itu?” semua member mendekat ke Tiffany. Akhirnya Tiffany menceritakan soal Taeyeon yang menyukai Leeteuk. Tiffany tidak berjanji pada Taeyeon untuk merahasiakannya. Dan Taeyeon juga tidak menyuruh Tiffany untuk merahasiakannya. Jadi, Tiffany rasa ia berhak memberi tau hal ini pada semua member.

“Kyaa!! Jinjayoo??” seru Sooyoung.

Tiffany hanya mengangguk. “Sebenarnya, awal SNSD debut, Taeyeon mulai suka padanya.”

“Pantas saja selama ini Taeyeon sangat perhatian pada Leeteuk Oppa.” Kata Yuri.

Semua member mengangguk-angguk.

“Kalau begitu, kenapa Taeyeon bisa menangis seperti itu?” Tanya Jessica.

“Mollayo. Kita tanyakan saja pada Leeteuk Oppa.” Usul Yoona.

“Arraseo. Sebentar kutelpon dulu ya…” kata Sunny. Ia pun mengambil Blackberry-nya dan menelpon Leeteuk Oppa. Tak lupa ia me-loadspeaker-kan handphonenya.

 

“Yeoboseyo?”

“Anyeonghaseyo, oppa. Ini Sunny.”

“Oh, Sunny-ya, wae geurae?”

“Eumm… Oppa, aku mau ber-bertanya.” Sunny nampak ragu untuk menanyakannya.

“Tanya apa Sunny-ya?”

“Ngg… Begini, A-ap–“ Omongan Sunny terputus karena Tiffany langsung mengambil handphone-nya.

“Apa oppa tau sesuatu yang terjadi dengan Taeyeon tadi pagi sekitar jam delapan?” lanjut Tiffany karena kesal dengan Sunny yang ragu-ragu.

“Eh? Nuguya?”

“Ini, Fany, oppa. Jawab pertanyaanku, jebalyo…”

“Aniya. Aku tidak tau apa-apa… Memangnya Taeyeon kenapa?”

“Eumm…” Tiffany ragu untuk mengatakannya, jadi ia hanya menatap para member meminta persetujuan. Dan para member dengan serentak menggeleng.

“Oppa, mianhae… Aku akan memberitaumu nanti, jika aku sudah mengetahui masalahnya. Yaksoghaeyo!”

“Arraseo. Tapi jujur aku khawatir dengannya. Jangan lama-lama, ya! Kalau tidak–”

“Ye, oppa. Baiklah, kututup. Jaljayo…”

 

Semua member terlihat gelisah karena tidak bisa mengetahui penyebab Taeyeon menangis.

“Eotokhae?” Tanya Hyoyeon mewakili semuanya. Sedangkan semuanya hanya mengangkat bahu. Tiba-tiba handphone Tiffany berbunyi, tertera nama ‘Yesung Oppa’ di layar.

 

“Yeoboseyo, Wae geurae oppa?”

“Engg… Begini, Fany… I-ini, soal Taeyeon.”

“Hah? Wae? Taeyeon kenapa? Apa kau tau apa yang menyebabkan Taeyeon menangis seperti itu?” Tanya Tiffany yang membuat para member kaget.

“Ne. Aku mengetahuinya. Kau tau kan kalau Taeyeon tadi datang ke Sukira?”

Tiffany menangguk walaupun Yesung pasti tidak bisa melihatnya.

“Saat itu Sungmin sedang mewawancarai Leeteuk Hyung. Dan di salah satu pertanyaan, ada pertanyaan ; Apakah Leeteuk menyukai Yoona? Kalau iya kenapa dan kalau tidak Leeteuk suka dengan siapa? Dan Leeteuk menjawab iya.”

Mendengar hal itu, Tiffany langsung menatap Yoona. Yoona pun jadi bingung dan mengerutkan kening.

“Oh, jadi Taeyeon mendengar siaran itu… Kasihan Taeng. Padahal, dia sudah menyukai Leeteuk Oppa selama 5 tahun. Leeteuk Oppa jahat sekali.”

“Aniya, Fany. Leeteuk Hyung tidak menyukai Yoona. Aku mendengar cerita wawancara itu dari Sungmin. Di wawancara itu, Leeteuk Hyung menganggap Yoona sebagai dongsaengnya sendiri. Tapi kurasa, Taeyeon tidak mendengar lebih lanjut karena terlanjur sakit hati. Lagipula, Yoona adalah pilihan aman.”

“Maksud oppa?”

“Maksudku, tidak akan terjadi skandal jika Leeteuk Hyung bilang ia suka Yoona secara terang-terangan di muka umum. Karena banyak namja yang juga menyukai Yoona.”

“Ne, benar. Mungkin begitu. Lalu, Leeteuk Oppa menyukai siapa?”

“Mollayeo. Kurasa, ia menyukai Taeyeon. Tapi…”

“Tapi kenapa, oppa?”

“Mungkin ia masih bingung akan perasaanya sendiri.”

“Oh, begitu… Lalu, bagaimana kejadian setelah Taeyeon mendengar hal itu?”

“Dia menghubungiku. Dia menyuruhku datang ke Mui-Mui Café. Lalu saat ia datang, ia langsung memelukku dan menangis. Aku kasihan melihatnya.”

“Kasihan… Aku tidak menyangka begitu cintanya dia pada Leeteuk Oppa.”

“Ne… Aku juga. Fany, sepertinya Ryeowook memanggilku. Kututup ya, jalja…”

“Arra. Jaljayeo…”

 

“Fany, apa katanya tadi?” Tanya Sooyoung.

Tiffany pun menceritakan semuanya. Dan semua member mendengarkan dengan penuh perhatian.

          “Mwo? Padahal aku dan Leeteuk Oppa hanya menganggap diri kami itu oppa dan saeng.”

          “Ne. Aku juga berpikir begitu. Tapi Taeyeon terlalu cemburu.”

“Oh iya, wawancara itu pasti didengar oleh semua orang, dong?” Tanya Yoona panik.

“Apa yang ada di pikiranmu, sih? Tentu saja iya, pabo!” kata Jessica.

“Aigoo!” Yoona langsung mengetik sms di hapenya lalu menekan tombol SEND.

“Kau sms siapa?” Tanya Sunny.

“E-eh, bukan siapa-siapa.” Kata Yoona. Semua member hanya mendelik.

“Jadi, apa yang harus kita lakukan?” Tanya Sooyoung.

“Aku dan Yesung Oppa akan bicara pada Leeteuk Oppa.” Kata Tiffany.

Semua member mengangguk.

“Berarti tugas kami adalah menjaga dan mengurus Taeyeon Unnie. Benarkan?” kata Seohyun.

“Ne, pintar!” kata Sooyoung sambil mengacak rambut Seohyun. Seohyun langsung tersenyum.

“Aku akan menemanimu, Fany-ya!” kata Jessica.

“Baiklah, kita lakukan mulai besok ya…” kata Hyoyeon.

“Aja aja, Hwaiting!!” sorak semua member memberi semangat satu sama lain.

“Oh, iya… Tapi kalau Taeyeon Unnie tidak makan malam bagaimana?” Tanya Yoona.

“Hmmm… Aish! Aku lupa! Aku kan punya kunci kamar ku juga. Jadi, walaupun Taeyeon mengunci dari dalam, aku punya kunci untuk membukanya dari luar.” Kata Sunny sambil menepuk dahinya.

“Oh iya, aku juga lupa. Baiklah, nanti tinggal kita antarkan saja.” Kata Hyoyeon.

“Lalu, nanti Sun Kyu tidur di mana?” Tanya Sooyoung.

“Di sofa? Shireo!! Aku tidak mau…” kata Sunny sambil ber-aegyo.

“Iya, iya… Tenang saja. Kau tidur di kamar Fany. Fany kan tidur sendiri.” Kata Yuri.

“Iya, tidur saja di kamarku.” Kata Tiffany.

“Gomawo, Fany-ya!”

“Baiklah, rapat sudah selesai kan? Aku mau makan camilan dulu.” Kata Sooyoung sambil berlalu. Akhirnya semua member ikut bubar.

Taeyeonnie, hajiman…, batin Fany.

 

Akhirnya, Tiffany meminjam kunci kamar Sunny-Taeyeon lalu masuk ke dalam kamar. Terlihat Taeyeon yang tertidur menghadap tembok sambil terisak pelan. Lalu terlihat tissue-tissue berserakan di lantai kamar.

“Taeyeon-ah… Sudahlah… Kau tidak boleh terpuruk seperti ini. Aku rindu pada Kid Leader kami yang ceria.” Kata Tiffany sambil mengusap kepala Taeyeon lembut.

“Ta-tapi, Fany… Di-dia…”

“Ssstt… Aku sudah tau semuanya yang terjadi denganmu.” Kata Tiffany sambil tersenyum.

“Kau tau? Dari siapa?”

“Yesung Oppa tentunya. Lalu, kau ingin mendengar pendapatku?”

Taeyeon mengangguk.

“Leeteuk Oppa tidak menyukai Yoona. Dia mencintaimu.”

Mendengar hal itu, mata Taeyeon melebar dan tangisnya berhenti. “Jinjayo?”

Tiffany mengangguk. Lalu dia mulai menceritakan semua kejadian yang diceritakan Yesung Oppa dan mulai menasehati Taeyeon. Ia juga menceritakan bahwa ia sudah memberitaukan para member tentang Taeyeon yang menyukai Leeteuk.

“Mengapa omonganmu sama dengan Yesung Oppa?” Tanya Taeyeon.

“Karena memang begitu kenyataannya, Yeonie-ah… Kenyataan bahwa kalian sebenarnya saling mencintai.”

Taeyeon hanya tersenyum.

“Tapi… mengapa Leeteuk Oppa tidak pernah membalas perhatianku?”

“Molla. Kau harus mencari tau sendiri. Aku dan para member SNSD hanya bisa mendukung dan mendoakanmu.” Kata Tiffany sambil mengedip.

“Gomawo, Fany-yaa….”

 

July 3rd, 2012

08.30 AM

 

Author POV

“Baiklah, kami pergi dulu, ya? Jalja…” kata Tiffany dan Jessica sambil meninggalkan dorm.

“Ne… hati-hati!” pesan Sunny yang sedang memoles kukunya dengan kutek berwarna merah. Tak lama, datanglah Seohyun dan duduk di samping Sunny.

“Wae, Hyunnie?”

“Taeng Unnie tidak memakan makanannya semalam. Ia hanya meminum air putihnya. Dan tadi, aku memberikan sarapan di kamarnya. Kurasa, ia tidak akan makan sampai sore nanti.”

“Mwo?!! Apa masakan kami tidak enak semalam?” Tanya Hyoyeon dan Yuri.

“Tenang, unnie… Masakan kalian enak seperti biasanya, kok…” kata Yoona yang sedang membaca majalah. Sooyoung mengangguk menyetujui.

“Fiuhh… Untunglah…” kata Yuri.

“Tapi, aku tidak tega melihat Taeyeon yang seperti itu!” kata Sunny kesal.

“Tenanglah, biar aku yang bicara padanya.” Kata Sooyoung sambil masuk ke kamar Taeyeon-Sunny.

 

“Taeng…” kata Sooyoung sambil duduk di pinggir tempat tidur Taeyeon.

“Dengarkan aku, jebal…” pintanya lagi. Namun Taeyeon hanya diam tak bergeming.

“Baiklah kalau kau tidak mau mendengarkan. Tapi aku yakin sekali kalau kau sebenarnya bangun, Taeng…” Lagi-lagi Taeyeon hanya diam.

“Tapi satu hal yang perlu kau tau, kami semua mencintaimu, menyayangimu. SNSD dan juga Leeteuk Oppa. Kami menghawatirkanmu, Taeng… Apa kau tega pada kami? Kami dari kemarin cemas melihatmu yang berubah drastis seperti ini. Menjadi lemah… Aku tidak suka itu, Taeng. Aku ingat saat kau curhat padaku kalau kau lelah menjadi leader SNSD dan ingin keluar dari SM. Namun karena kau lebih mencintai kami, akhirnya kau pun bangkit kembali dan menjadi leader terbaik yang pernah kukenal. Sekali lagi kukatakan, kami mencintaimu, Kim Taeyeon. Kembalilah menjadi Taeyeon yang dulu, cerewet namun baik hati.” Ucap Sooyoung sambil tersenyum dan berjalan keluar dari kamar Taeyeon-Sunny. Mendengar omongan Sooyoung, Taeyeon langsung berdiri dan memanggilnya.

“Sooyoungie!!” Sooyoung berbalik dan tersenyum. Taeyeon langsung memeluknya. Mereka berdua lalu berpelukan.

“Gomawo…” bisik Taeyeon. Sooyoung mengangguk.

“Dan bersikaplah biasa pada Yoona-donsaengmu. Walau itu sulit, Taeng.” Pesan Sooyoung.

Walau ragu, Taeyeon akhirnya mengangguk.  

 

Noi Café

09.00 AM

 

Leeteuk POV

“Jadi, apa maksud kedatangan kalian kesini?” Tanyaku pada Tiffany, Yesung dan Jessica sesampainya di Noi Café ini. Baru sekarang aku mendapat kesempatan bertanya. Tadi mereka langsung menarikku dari dorm menuju mobil lalu ngebut menuju café ini tanpa menghiraukanku yang terus bertanya. Kulihat mereka bertiga bertatapan satu sama lain sehingga Jessica akhirnya berbicara.

 

“Oppa… apa oppa mencintai Taeyeon?”

Aku tersedak. “Ma-maksudmu?”

Tiffany menghela napas. “Maksud kami, apakah oppa mencintai Taeyeon?”

“Aku tau. Tapi mengapa kalian bertanya hal tersebut?”

“Sudahlah, oppa. Jawab saja, jebalyoo…” pinta Tiffany.

“Aku masih tidak mengerti mengapa kalian bertanya hal itu?”

 

Akhirnya Tiffany dan Yesung bercerita tentang semuanya. Tentang Taeyeon menyukai Leeteuk namun cintanya tak terbalaskan, sampai Taeyeon menangis tersedu-sedu di dorm.

 

Aku terdiam sebentar. Aku menatap ketiganya dengan pandangan lirih.   

“Aku sangat mencintai dirinya. Kalian tidak mungkin tau seberapa besar rasa cintaku padanya. Aku mencintainya. Tapi aku tidak mungkin merebut dia dari dongsaengku sendiri.”

Kulihat Yesung membelalakan matanya. “Jinja?!! Nuguya hyung?”

“Kupikir selama ini Taeyeon mencintai namja itu. Karena mereka selalu telponan setiap malam juga sering pergi bersama. Aku tidak mungkin merusak kebahagiaan mereka.”

“Oppa… siapa namja itu? Please, oppa… Beritahu kami.”

“Namja itu… Kau, Jong Woon.” Kataku sambil menatap Yesung.

Mereka bertiga bertatap-tatapan bingung. Dan tidak lama mereka bertiga tertawa. Aku hanya melongo melihat mereka.

“Hahaha!! Aigoo, oppa!! Yesung Oppa tidak mungkin mencintai Taeyeon!” kata Jessica yang memegang perutnya sambil tertawa. Aku masih melongo.

“Ne, hyung! Kami kan hanya bersahabat!” balas Yesung.

“Ne. Oppa ini lucu sekali sih! Yesung Oppa tidak mungkin melupakan Ddandkoma begitu saja! Ia jauh mencintai Ddangkoma daripada Taeyeon! Lagipula, Yesung Oppa kan juga mengidolakan Moon Geun Young.” tambah Tiffany dan Yesung mengangguk setuju.

“Lho? La-lalu, Taeyeon mencintai siapa?”

“Aigoo… Oppa ini babo sekali. Kan dari tadi kami sudah bilang.” Kata Jessica polos dan aku melotot ke arahnya. Dan terlihat dia ketakutan dan mengancungkan tanda ‘V’.

“Tentu saja dia mencintaimu, hyung.” Kata Yesung sungguh-sungguh.

“Jinja?”

“Aish… Oppa… Apa kau tidak pernah sadar sikap Taeyeon kepadamu selama ini?” Tanya Tiffany kesal. Dan aku hanya menggeleng polos.

“Aku tidak tau kalau Taeyeon mencintaiku. Karena sikap perhatiannya padaku juga ia tunjukkan pada Yesung. Aku jadi bingung…”

Tiffany, Jessica, dan Yesung hanya diam.

“Benar juga…” kata Jessica. “Pantas saja oppa tidak pernah mau menyatakan cinta pada Taeyeon. Oppa ternyata masih bingung dengan perasaan Taeyeon.” Aku mengangguk.

“Bagaimana kalau oppa menyatakan cinta padanya? Agar oppa dapat mengetahui perasaannya.” Usul Tiffany.

 

Aku hanya menatap Yesung dengan tatapan kau-yakin-tidak-apa-apa. Dan sepertinya Yesung mengerti karena langsung menjawab.

“Aish!! Taeyeon dan aku hanya bersahabat, hyung. Dia mencintaimu!” kata Yesung. “Lagipula aku punya sesuatu untukmu, hyung. Bukti kalau Taeyeon mencintaimu.” Kata Yesung sambil memberikan sebuah kotak berbungkus kertas kado pada Leeteuk.

          “Apa ini?”

          “Hadiah ulang tahunmu dari Taeyeon. Kado ini tertinggal di café saat aku bertemu dengannya.”

 

Aku membuka hadiah itu. Kertas kadonya bergambar versi kartun dari aku dan Taeyeon. Lalu aku melihat kartu ucapan darinya,

 

Saengil Chukhae, Oppa!!!

Semoga tetap menjadi leader yang baik bagi Super Junior dan juga keluarga oppa. Sehat dan sukses selalu untuk oppa dan Super Junior. Juga semakin menyayangi keluarga oppa. Oh iya, semoga semua harapan oppa akan tercapai!!

 

Mianhae karena aku telat memberikan kadonya padamu. Saat ulang tahunmu kemarin, SNSD sedang sibuk konser. Jadi, aku baru sempat memberikanmu sekarang. Semoga kau menyukai hadiah ini ^^. Dan semoga dengan hadiah ini kau tidak lupa waktu dan juga selalu ingat padaku. #Aku percaya diri sekali! ==’

 

Sekian oppa mian halau kau tidak suka hadiahnya… GBU always!

With love,

Kim ‘Taengo’

 

Aku membuka kado darinya. Sebuah jam tangan sport dengan permata kecil membentuk kata ‘Teukie’ di pinggir jarum jam tersebut. Aku terharu. Begitu cintanya kau padaku? Maafkan aku karena terlalu lama membiarkanmu memendam rasa ini sendiri, Taeyeon. Saranghae…

 

Tiffany dan Jessica terkejut melihatku meneteskan air mata.

          “Oppa, gwenchanayo?” Tanya Tiffany.

Aku hanya mengangguk. “Mian. Tapi aku duluan, ya… Jaljayo…”

Aku langsung keluar dari café ini dan menuju dorm.

          “Hyung!”

          “Oppa!”

 

SNSD Dorm

01.00 PM

 

Author POV

“Ngomong-ngomong, Tiffany dan Jessica kemana dari tadi aku tidak melihat mereka?” Tanya Taeyeon.

 

Sekarang, semua member SNSD sedang melakukan kegiatan masing-masing di ruang TV; Taeyeon yang sedang memakai masker dan juga mentimun di kedua matanya, Seohyun yang sedang nonton keroro, Sooyoung yang ikut nonton Keroro sambil tiduran di pangkuan Taeyeon, Sunny yang bermain games bersama Yuri, Hyoyeon yang sedang membersihkan kamarnya, dan Yoona sedang sms-an (lagi?). Mereka semua sangat senang setelah tau sikap Taeyeon sudah berubah kembali.

   

          “Oh itu… Tadi mereka bertemu Lee–“ ucapannya terhenti karena Yoona langsung menutup mulutnya karena Seohyun hampir membocorkan rahasia mereka. Untung saja Taeyeon tidak melihat bahwa Yoona menutup mulut Seohyun karena sedang memakai mentimun di matanya. Kalau tidak, ia pasti akan curiga.

          “Mwoya? Kenapa diam, Seohyun? Tadi kau bilang Tiffany dan Jessica bertemu siapa?” Tanya Taeyeon bingung.

          Sooyoung langsung menjawab. “Ani, Taeng. Seohyun bilang Tiffany dan Jessica sedang bertemu Heechul Oppa untuk shopping bersama.”

         

Member lainnya hanya menatap Sooyoung dengan pandangan aneh karena alasan yang ‘tidak biasa’ itu. Namun Sooyoung memelototi mereka seakan berkata sudah-biarkan-saja-yang-penting-tidak-ketahuan.

          “N-ne, Taeng. Tadi pagi Jessica dan Tiffany mengunjungi Heechul Oppa untuk shopping bersama.” Kata Yuri membantu.

          “Oh, begitu. Tapi semoga saja mereka tidak pulang larut karena nanti malam kan SM akan mengadakan pesta karena kesuksesan SM Town Concert di Anaheim.”

          “Oh iya, aku lupa dengan acara itu! Aigoo” ucap Sooyoung lalu berlari ke kamarnya untuk menyiapkan gaun.

          “Aku juga lupa memakai kutek untuk acara itu!” kata Yoona yang juga berlari ke kamarnya.

 

Ting… Tong…

         

          “Kami pulang!” ucap Tiffany dan Jessica.

          “Hei, bagaimana shopping kalian dengan Heechul Oppa?” Tanya Taeyeon. Tiffany dan Jessica melongo heran. Tapi sebelum mereka berdua bertanya, Sunny langsung mengedip-ngedipkan matanya.

          “Oh, e-eh… Menyenangkan, Taeng! Hehehe…” kata Tiffany.

          “Baguslah… Oh iya, untung kalian tidak pulang lebih lama lagi. Aku takut kalian lupa malam ini akan ada pesta SM.”

          “Tenanglah… Kami tidak akan lupa.”

          “Hua!! Senangnya kau sudah kembali, Taeng!” sorak Jessica sambil memeluk Taeyeon.

          “Hehehe… Aku lelah terus-terusan terpuruk. Mulai sekarang, aku bertekad akan melupakan Leeteuk Oppa.” Kata Taeyeon.

Tiffany dan Jessica hanya menatap satu sama lain dengan pandangan miris.

          “Ya sudah! Jangan bicarakan hal itu lagi. Aku mau membersihkan masker ini dulu.” Taeyeon lalu pergi ke kamar mandi.


Setelah Taeyeon pergi, semua member SNSD dengan cepat berkumpul kembali di ruang TV.

          “Jadi bagaimana tadi?” Tanya Sooyoung yang sudah tidak sabaran.

          Jessica dan Tiffany menceritakan semuanya dengan singkat dan cepat. Member lain mengangguk-angguk.

          “Oh, iya, tadi kami juga membantu Leeteuk Oppa untuk menyatakan cintanya pada Taeyeon malam ini juga.” Kata Jessica.

          “Kya! Jinjayo?”

          Tiffany mengangguk. “Dan aku jadi putus asa saat Taeyeon tadi bilang ia sudah mau melupakan Leeteuk Oppa. Aku takut mereka tidak bersatu nantinya.”

          “Tenanglah, Fany… TaeTeuk akan bersatu! Percayalah…” ucap Hyoyeon menyemangati.

          Semua member menyetujui.

          “Baiklah, kalau begitu, aku mau menyiapkan gaun untuk pesta nanti malam.” Kata Tiffany.

          “Ne, nado.” Kata Jessica lalu semua member pun bubar ke kamar mereka masing-masing.        

 

SM Building

06.50 PM

 

Author POV

Semua member SNSD dengan anggunnya memasuki ruangan yang dipakai untuk pesta SM. Mereka bersembilan terlihat menawan. Tidak hanya namja, para yeoja pun menatap SNSD dengan pandangan kagum bercampur iri.

 

Beberapa saat kemudian, para member SNSD bubar untuk urusan mereka masing-masing. Ada yang langsung pergi ke lantai dansa seperti Hyoyeon dan Yuri, mencicipi makanan seperti Sooyoung dan Yoona, ataupun mengobrol dengan beberapa orang. Hingga yang tersisa pun hanya tinggal Taeyeon seorang. Taeyeon menatap teman-temannya dengan pandangan iri.

 

Huh… Mereka beruntung sekali punya teman untuk diajak mengobrol. Sedangkan aku? Lagipula, Yesung Oppa kemana sih?, batin Taeyeon kesal.

 

Karena tidak menemukan Yesung Oppa, Taeyeon pun memilih mengobrol dengan member-member f(x) daripada harus sendirian di pesta yang besar ini. Tapi kemudian Sungmin dan Sunny menaiki panggung sambil bergandengan tangan. Keduanya terlihat mesra dan cocok sekali. Semua orang berbisik-bisik. Semua orang terheran-heran. Terutama member Super Junior dan SNSD, tentu saja. Taeyeon menatap mereka dengan heran.

 

          “Hmm… Saya ingin mengumumkan kepada kalian semua disini bahwa saya, Lee Sungmin, sedang menjalani hubungan dengan Lee Sunny. Semoga kalian merestui hubungan kami. Dan hubungan kami bias langgeng. Hehehe… Kamshahamnida…” kata Sungmin sambil tersenyum lebar. Pipi Sunny bersemu merah. Ia juga tertawa bahagia. Sedangkan semua orang bertepuk tangan kagum dan berteriak-teriak.

 

          “Woo!! Kau hebat hyung!”

          “Aku tidak menyangka Sungmin sangat berani!”

          “Kyaa!! Kalau aku jadi Sunny Unnie pasti bahagia sekali.”

          “Aigoo… Coba saja namjachinguku mau melakukan hal seperti tadi.”

 

Itulah komentar-komentar yang didengar Taeyeon. Memang mungkin yang dilakukan Sungmin adalah suatu hal biasa, mempublikasikan hubungan mereka di depan orang banyak. Namun hal itu sangat menyentuh. Taeyeon hanya tersenyum miris. Beruntung sekali Sunny mempunyai orang yang sangat pengertian seperti Sungmin.

 

Tidak sepertiku, batin Taeyeon sambil menhembuskan nafas panjang.

 

Namun tiba-tiba, semua lampu mati. Semua orang bertanya dengan ribut. Tapi 5 detik kemudian, satu lampu menyala. Dan lampu itu mengarah ke atas panggung. Semua orang melihat siapa yang berada di atas panggung itu. Ternyata Leeteuk!! Ia sudah siap di belakang sebuah piano.

         

Taeyeon melotot dan menutup mulutnya yang membuka lebar.                    Sedang apa dia disana?, tanya Taeyeon.

 

Leeteuk berkata. “Mianhae menggangu kalian sebentar. Tapi saya ingin menyanyikan sebuah lagu, untuk orang yang saya cintai.”

 

Lalu ia mulai memainkan piano dan menyanyikan lagu SHE yang dipopulerkan oleh Elvis Costello. Leeteuk juga pernah menyanyikan lagu ini di Super Show 4.

 

Taeyeon merasa matanya basah. Begitu cintanya-kah Leeteuk dengan Yoona? Mengapa Yoona begitu special? Sedangkan aku? Seharusnya kau sadar kalau dia tidak mencintaimu, Kim Taeyeon! Jangan memaksakan kehendaknya!, Taeyeon mengomeli dirinya sendiri dalam hati. Sekuat tenaga ia menahan agar air matanya tidak keluar.

 

Setelah lagu selesai, semua penonton bertepuk tangan. Kecuali Taeyeon, tentu saja. Leeteuk kembali berkata.

“Lagu tadi kupersembahkan untuk seseorang yang sangat saya cintai. Dialah yang mewarnai hari-hariku selama ini. Dalam suka dan duka. Bahkan, walaupun aku telah melukai hatinya, dia tetap tegar dan selalu tersenyum.”

 

Taeyeon sudah tidak kuat lagi menahan air matanya. Ia akan pergi keluar sebelum akhirnya Leeteuk berkata,

“Saranghaeyo, Kim Taeyeon.”

 

Mata Taeyeon membulat. Jantungnya seperti berhenti berdetak. Pertanyaan-pertanyaan tumbuh di benak Taeyeon berpapasan dengan bunyi tepuk tangan yang begitu menggema. Taeyeon membalikan badannya dan ia melihat Leeteuk tersenyum. Dan dengan reflek, semua orang memberi jalan kepada Taeyeon untuk lewat dan menghampiri Leeteuk di panggung.

 

Dengan masih bingung, Taeyeon terus berjalan tanpa menghiraukan sekelilingnya. Dan sesampainya Taeyeon di panggung, Leeteuk berlutut dengan sebucket bunga mawar berwarna ungu, warna kesukaan Taeyeon. Lagi-lagi Taeyeon menutup mulutnya. Dan berkata,

“Oppa, i-ini…”

Leeteuk hanya tersenyum lalu berkata, “Kim Taeyeon, maukah kau menjadi yeojachinguku?”

Taeyeon menatap ke arah SM Family yang lain seolah berkata harus-kujawab-apa. Dan semua SM Family berkata,

          “Terima!!”

Taeyeon kembali menghadap Leeteuk dan berkata,

          “Nado saranghaeyo, Leeteuk Oppa. Aku mau menjadi yeojachingumu.”

Leeteuk terlihat bahagia dan memeluk Taeyeon. Mereka berpelukan sangat erat diiringi tepuk tangan dari SM Family.

Selesai berpelukan, Taeyeon berbisik, “Gomawo, oppa. Saranghae.”

          “Nado.” Jawab Leeteuk. “Kamshahamnida, semua! Semoga kalian merestui hubungan kami dan juga semoga hubungan kami langgeng. Silahkan melanjutkan pesta!!”

 

Setelah berkata begitu, Leeteuk menggandeng tangan Taeyeon untuk turun dari panggung. Mereka langsung diserbu oleh member SNSD dan Super Junior.

          “Wah, chukhae ya!!”

          “Aku tidak menyangka kau seberani itu, hyung!”

          “Aaaw!! Leeteuk Oppa sangat romantis.”

          “Kalian terlihat cocok.”

 

Setelah komentar-komentar diberikan oleh SNSD dan Super Junior juga mengobrol sebentar, Taeyeon dan Leeteuk pergi ke taman belakang dan mengobrol sambil melihat bintang-bintang. Awalnya suasana sangat canggung, tapi Taeyeon memberanikan diri untuk bertanya.

          “Oppa? Bukannya oppa mencintai Yoona?”

          “Aniya, Taeng. Mianhae kalau waktu itu aku berkata begitu. Aku bingung harus menjawab apa. Karena jika aku menjawab tidak, aku harus memberitaukan kepada publik aku menyukai siapa. Aku takut terjadi skandal. Jadi terpaksa aku berkata iya, Taeng.”

          Taeyeon mengangguk. “Tapi, bukankah kalau kau berkata iya, juga akan terjadi skandal?”

          “Tentu saja tidak! Karena banyak namja idol lain yang menyukai Yoona. Dan mereka berpikir wajar saja kalau namja menyukai Yoona. Begitu…”

          Taeyeon mengangguk. Lalu suasana menjadi hening kembali.

          “Mianhae, Taeyeon.”

          “Untuk?”

          Leeteuk menghembuskan napas. “Karena membuatmu menunggu terlalu lama.”

          Taeyeon hanya membisu sambil menatap Leeteuk dengan nanar.

          “Aku… hanya bingung dengan perasaanmu. Kau… maksudku perhatianmu sama besar dengan yang kau berikan untuk Yesung. Aku bingung… Taeyeon. Karena itu aku tidak menyatakan cinta padamu atau menunjukan tanda-tanda bahwa aku mencintaimu.”

          Taeyeon tersenyum.

          “Gomawo…” katanya.

          Sekarang jadi Leeteuk yang bingung. “Untuk?”

          “Karena telah menjawab pertanyaan hatiku selama ini. Sekali lagi gomawo…”

          Leeteuk tersenyum juga. Lalu mereka berdua berpelukan.

          “Taeng… kurasa kau harus berterimakasih pada tiga orang.” Kata Leeteuk setelah mereka selesai berpelukan.

          “Nuguya?” Taeyeon mengernyitkan dahinya.

          “Jessica, Tiffany, dan Yesung. Mereka yang memberitaukan kepadaku kalau kau mencintaiku dan merekalah yang membantumu untuk melakukan hal seperti tadi itu.”

          Mata Taeyeon membulat. “Mwo? Wah… berarti mereka yang membantuku. Aniya… Semua member SNSD dan Yesung Oppa. Mereka sama-sama telah membantuku untuk bersamamu. Aku harus mengucapkan terimakasih pada mereka.” Lalu Taeyeon melesat meninggalkan Leeteuk.

          “Ya! Taeng chamkaman!”

         

Di dalam, Taeyeon mencari-cari dimana ke-8 saengnya berada. Setelah menemukannya, Taeyeon langsung berlari ke arah mereka dan memeluk Tiffany dan Sunny secara langsung dari belakang.

          “Woo, Taeng! Kau mengejutkanku!” kata Tiffany.

          “Huaa… yang baru ditembak! Chukhae yaa…” kata Sunny.

 

Namun saat Sunny dan Tiffany mengangkat kepala Taeyeon, mereka melihat mata Taeyeon berurai air mata. Taeyeon menangis.

          “Mwo? Unnie menangis? Waeyo? Mian kalau kami ada salah, unnie.” Kata Seohyun sambil memeluk Taeyeon. Semua member ikut memeluk Taeyeon.

          “An-aniya… Aku… hanya terharu. Ka-kalian setia membantuku untuk bersatu dengan Leeteuk Oppa. Wa-walaupun aku hanya membuat kalian cemas karena aku menangis waktu itu. Ka-kalian tetap setia bersamaku. Gomawo…”

          “Cheonma, Taeng. Lagipula kami juga senang melakukan itu.” Kata Hyoyeon lalu juga memeluk Taeyeon. Selama 3 detik mereka dalam keadaan saling berpelukan satu sama lain.

          “Huaa… Aku sesak nafas! Hehehe… Sudahlah, tidak usah menangis lagi, Taeng.” Kata Yuri.

          “Ne. Kau jelek kalau menangis.” Ejek Sooyoung. Taeyeon melotot lalu mencubit pinggang Sooyoung.

          “Appo, ahjumma!”

          “Ya! Kau ini….”         

          Taeyeon dan Sooyoung saling cubit-cubitan. Mereka tidak sadar kalau seseorang memperhatikan mereka. Seseorang itu adalah Yesung.

          “Kalian ini, sudah tua masih saja bertengkar.”

Taeyeon dan Sooyoung berhenti. Lalu Sooyoung menatap Yesung tajam.

          “Hei… Kalau aku tua, oppa apa dong?!!”

          “Manusia. Hei Sooyoung kau pergi dulu sana! Aku ingin bicara dengan Taeyeon.”

Sooyoung mendengus tapi akhirnya pergi meninggalkan mereka berdua. Taeyeon dan Yesung pergi ke taman belakang.

 

          “Gomawo, oppa.” Kata Taeyeon.

          “Untuk?”

          “Karena telah menjadi sahabatku selama ini dan juga telah membantu Leeteuk Oppa untuk menembakku.”

          “Oh itu… Tapi Tiffany dan Jessica juga membantu.”

          “Ne, aku tau.”

 

Lalu mereka berdua melihat bintang-bintang di langit malam. Seseorang melihat mereka.

          “Ehem.”

 

Mereka menoleh. Terlihat Leeteuk Oppa yang tersenyum lebar.

          “Oppa?”  Taeyeon menghampiri Leeteuk dan menggandeng tangannya.

          Yesung berkata sambil mengacak rambut Taeyeon pelan. “Jaga adik kecilku ini ya, hyung.”

          Leeteuk mengangguk mantap. “Pasti.”

          “Baiklah, kutunggu undangan pernikahan kalian, bye…” Lalu Yesung masuk kembali ke dalam gedung.

 

Suasana menjadi hening kembali. Taeyeon kembali membuka percakapan.

          “Kau cemburu?”

          “Aniya, untuk apa?”

          Taeyeon cemberut. “Tapi aku kan pacar oppa.”

          “Memang iya. Justru karena kau pacarku, jadi aku tidak perlu takut kau berpaling. Hati orang-orang disini kita anggap saja sebagai rumah. Walaupun kau singgah di rumah orang-orang banyak, namun kau pasti akan kembali ke rumah mu. Dan rumahmu ada disini.” Kata Leeteuk sambil menunjuk dadanya.

          Taeyeon tersentuh. “Saranghae, oppa.”

          “Nado saranghaeyo.”

 

—THE END—

 

 


72 thoughts on “[Freelance] Please, Look at Me!

  1. Kyaaa, FF TaeTeuk lagi! Makin kangen sama moment TaeTeuk ^^
    Taeyeon beruntung banget ya, punya teman-teman yang terus mendukungnya hingga dapat pria idamannya. Endingnya keren juga.
    Ditunggu FF couple lain selanjutnyaaa xD HaeSica ya? SunSun? Ah iya, sangat ditunggu!

    Like

  2. Waaaaah akhirnya taeteuk bersatu…
    Selanjutnya q harap cerita tentang sifany couple..
    Q kangen mereka..
    Di tunggu cerita selanjutnya..

    Like

    1. TaeTeuk lagi?? Emm.. pikir2 dulu deh ya.. soalnya saya lagi kehabisan ide. Maklum otak nya lagi errorr.. T_T
      Hehehe… Gomawo chingu… ^^
      Nanti saya kasih tau di cerita Yoong unnie…
      Oke deh…😀

      Like

  3. whoa ffnya bagus chingu! buat lagi dong!
    hehehe
    oiya, saya promosi nih, dicari author baru untuk taeteukfanfic.wordpress.com
    Bisa dibaca syaratnya di blog tsb. GOMAWO!!

    Like

  4. keren author
    taeteuk so sweetttttt bgt endingnya
    bikin haesica jga dunk #hehehe
    yoona xmx-an ma siapa tuh
    ok daebakkk

    Like

    1. Gomawo.. ^^
      Hehehee..🙂
      Oke deh.. we’ll seee…😀
      Yoong smsan sama ‘seseorang’ chingu..🙂
      Jeongmal Gomawo..

      Like

  5. keren😄
    tapi disini tae eonni salah paham, hehe
    coba eonni dengerin lebih siaran teukppa
    hehe

    sunsun couple ngumumin di depan semua anggota SM
    brani banget

    hwaiting another ff

    Like

    1. Hehehe… ^^ Gomawo..
      Iya… Tapi kalo di FF ini Taeng Unnie gk salah paham, pasti FFnya pendek bgt.. Hehehee…😀
      Bagian yg SunSun couple ngumumin itu nanti bakal jadi masalah di cerita versi Sunnynya… Kekeke…
      Oke deh.. hwaiting juga buat chingu..🙂

      Like

    1. Hehehe… Sama kita, suka TaeTeuk ^^
      Gomawo chingu…🙂 Hehehe.. menurut saya sih nggak terlalu romantis bahkan. Hehehe..😀
      Oke deh.. tunggu aja…🙂 Gomawo….

      Like

    1. Hahahaa… Yaaa.. chinggu…. kekeke… ^^
      Lupa nambahin.. Tadinya pengen dikasih pas di ending…
      Tapi yaaa… Pengen cepet2 di kirim ke SMFF sih…
      Mianhae deh.. Jeongmal mianhae.. *bow*
      Tapi janji di FF lainnya bakal ada kiss scene…
      Gomawo…

      Like

    1. Gomawo..🙂
      Sama saya juga suka.. kekeke… ^^ Hmmm… masih mikir2 dulu yaa..
      Soalnya tokohnya harus saya pas-in juga sama jalan ceritanya.
      Mianhae kalo gk suka couplenya… *bow*

      Like

    1. Gomawo chingu..🙂 Hehehe…
      Sengaja dikasih ket. waktu biar nanti versi member lain waktunya masih bisa diterangin..*mian klo gk ngerti, saya aja yg ngejelasin bingung*
      Hehehe.. Gomawo sekali lagi udh mau baca.. ^^

      Like

    1. Gomawo chingu…😀
      Hahaha…. sorry deh kalo gitu… kekee ^^
      Iya, aku juga suka ngebayangin gitu kalo lg baca FF…
      Oke deh… ^^ Gomawo

      Like

  6. huaaa bgus ameeedh..

    chingu bkin sequelny donk yg haesica, kn td us kliatan tu klo sicany suka hae hyung heheheee…

    ditunggu yuuaah..

    Like

    1. Woaaa.. Gomawo.. ^^
      Nanti ada versi Jessicanya sendiri kok..😀
      Jadi nanti ada 9 cerita beda versi masing2 member SNSD…
      Chingu ini namja yaa?? Hehehee… soalnya manggilnya Hae Hyung..
      Hehehe…. Oke deh.. Jeongmal Gomawo…🙂

      Like

  7. hyaaa taeteuk is back XDD
    miss taeteuk moment. aku udah lama gak baca ff taeteuk.
    wakaka ngakak pa bac a ” Sooyoung dan Yoona yang berebutan snack, Jessica yang tidur di karpet”. disini sooyoung kecee banget asli.
    eeh di ff ini ternyata nyelip yewook moment wakak “Ne… Aku juga. Fany, sepertinya Ryeowook memanggilku. Kututup ya, jalja…” kyahahah daebbak

    Like

    1. Hehehe…😄
      Iya… aku juga miss moment mereka bangettt… T.T
      Kan emang fakta mereka kaya gitu…
      Syo n Yoong Unnie shikshin, Sica si tukang tidur #Digampar Sica
      WKkwkwkw,,,, ^^
      Chingu merhatiin aja >.< Seneng deh kalo ada yg merhatiin sedetail itu😀
      Jeongmal gomawo chingu..🙂

      Like

  8. Wakakakakakak ceritanya TOP BGT BANGET!!!!!!!!!! Keren kereeeen bangeet:D eh aku TaeTeuk Shipper loh^^ buat yg banyak lagi yah:D
    Oh iya, jgn lupa kunjungi blogku : kepotapikece.wordpress.com *promosi* d stu ada FF pertamaku, tpi bru part 1.. Ntar klo ada yg mnta lanjutannya, bru ku lanjutin😀 gomawo^^

    Like

  9. For a nice and exploring on-line in excess of 3 hours not too long ago, nevertheless I actually certainly not observed every attention-grabbing post like your own property. It’s stunning worthy of adequate in my opinion. For my part, if almost all internet marketers plus people designed superb subject material because you would, the net may very well be considerably more practical than in the past.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s