‘Black Prince’ (Sumbae Sequel) [OS]


Black

Title: Black Prince (Sequel Sunbae < Sumbae < typo keras)

Author: Kuro (Viqi Ramdhan Naru).

Story Direction : ShiroCatPaw.

Cast: Seo Joo Hyun (SNSD), Cho Kyuhyun (SNSD).

Genre: Romance, Comedy, School Life.

Story Type: OS (One Shoot).

Rating: Teen.

WARNING!!!: AU, OOC, Typo.

.

Seohyun and Kyuhyun belong to SME.

Story Line and Title Belong To Author.

~Black Prince~

Author: Kuro (Viqi Ramdhan Naru).

Story Direction : ShiroCatPaw. 

Cast: Seo Joo Hyun and Cho Kyuhyun.

.

Not Like Don’t Read!

Not Like Don’t Read!

Not Like Don’t Read!

.

.

.

Siulan kecil terdengar dari seorang laki-laki betubuh tinggi dengan wajah yang bisa memikat banyak perempuan, itu bergema dilorong sekolahnya. Hari sudah sore, sekolah sudah sepi dari sebagian besar siswa dan siswi.

Laki-laki itu masih berjalan dilorong, mengitari lorong dan melihat keadaan setiap kelas. Kadang bibirnya tersenyum, dan menghela nafas panjang. Langkahnya berakhir di ujung lorong selatan, didepan ruangan nomor 103 perpustakaan sekolah.

Tangannya membuka pintu berwarna putih, masuk dan kembali mengelilingi ruangan dengan penuh buku serta ilmu pengetahuan. Berhenti dan menatap kearah deretan buku dengan cover berwarna-warni, mata dan rasa ingin tahunya di manjakan.

Ia mengambil salah satu dari buku dengan julukkan komik, dan mulai membacanya. Ia tersenyum, dan kadang tertawa dengan adegan-adegan yang tergambar rapih disetiap halaman komik tersebut. Tak lama ia mengembalikan komik itu ketempat semula dan meninggalkan ruangan perpustakaan.

Sang waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore. Sang mentari sudah menunjukkan warna keemasan, menghiasi langit yang biasanya berwarna biru dan putih, sekarang menjadi jingga. Sudah waktunya, ia harus pulang.

….. “Apa kau tahu soal cerita hantu sekolah ini?

“Apa itu? ceritakan!”……

“Apa kau tahu seorang siswa yang meninggal?…..

“Yah aku tahu cerita itu….”

~Black Prince~

Seohyun, Hyunie. Seorang gadis culun yang hobby membaca novel serta buku dengan halaman yang tebal ini sedang mengistirahatkan pikirannya dilantai atas sekolahnya, dengan di temani bekal makan siang yang sedari tadi belum ia sentuh.

Pandangan gadis itu masih terfokus ke atas, ke arah para rombongan awan yang beriringan tertiup angin. Rambut indigo panjangnya di belai oleh angin musim gugur yang baru datang.

Seketika wajahnya memerah saat ia membayangkan kembali wajah sang kapten basket, Cho Kyuhyun. Ia membuang pikiran itu jauh-jauh, tidak mau terlalu terbuai oleh angan yang terlalu tinggi dan mulai melahap makan siangnya.

Gadis ini berencana akan kembali ke perpustakaan untuk mencari beberapa buku yang menurutnya menarik. Tapi apa benar hanya buku? Tidak ingin menjumpai seseorang disana?

[Skip, Evening]

 

Kakinya berjalan dengan cepat, hatinya berdegup kencang, mengiringi setiap langkah kakinya sepeti drum yang terus-menerus di tabu dengan sangat cepat dan keras. Sesak namun ada sedikit perasaan senang.

Tubuhnya kini berdiam didepan pintu ruangan 103, perpustakaan sekolah dan tangannya perlahan membuka pintu putih itu. Terlihatlah suasana menyejukkan seperti biasa, dimana cahaya mentari sore masuk melalui jendela perpustakaan.

Seohyun berjalan mengitari setiap sudut dan setiap rak yang ada disana, dan benar saja, seorang namja tengah membaca disana. Dengan posisi tidur dan komik bacaannya yang menutupi wajah tampannya.

“Sunbae! Jika ingin membaca, perpustakaan menyediakan meja, kenapa sunbae malah disini setiap membaca?”

Suara halus dari Seohyun membuat Kyuhyun menatapnya dan tersenyum, “Aku ingin melihat celana dalammu lagi.” ujar Kyuhyun yang benar-benar berhasil membuat gadis disampingnya terlihat seperti kepiting rebus.

Kyuhyun kembali melanjutkan membaca komik, dan Seohyun mengambil sebuah buku lalu membacanya, duduk disamping Kyuhyun yang juga asyik membaca komik.

Mata yeoja itu kadang mencuri pandangan terhadap namja yang ada disampingnya, wajah Kyuhyun berseri menurut Seohyun. Jika benar ia jatuh cinta, maka ini adalah kali pertamanya merasakan apa itu cinta.

“Seohyun. Kenapa kau membaca disana? Disini ada meja.” Ujar Taeyeon yang berjaga dan melihat Seohyun tengah membaca dilantai. “Ah, Taeyoen eonni. Aku membaca disini bersama seseorang.” Jawabnya.

“Seseorang?” Taeyeon terlihat kebingungan, ia melihat Seohyun hanya seorang diri disana “Iya bersama Ky—–” saat ia melihat kesampiangnya tidak ada siapa-siapa disana, hanya dia dan buku yang ia baca. Tapi bukankah dia bersama Kyuhyun? Kemana namja itu?

“Kau bersama seseorang?” tanya kembali Taeyeon. “Ah. Tidak, aku hanya bicara sendiri.” Jawab Seohyun masih bingung. Taeyeon mengangguk dan kembali ke mejanya. Seohyun berpikir mungkin ia tidak menyadari kalau Kyuhyun pergi. Tapi….apa mungkin?

Singkat cerita, Seohyun akan menghadapi ulangan akhir di semester pertamanya. Setiap hari sepulang sekolah dia tidak pernah absen untuk pergi ke perpustakaan, entah untuk belajar atau sekedar melihat namja itu.

Hari ke hari, mereka sudah semakin dekat. Banyak canda dan tawa di setiap perbincangan mereka. Seorang gadis culun dan seorang laki-laki yang jahil namum mempesona.

[3 February]

 

Pagi yang cerah menurut Seohyun, sinar mentari membangunkannya dengan lembut lewat celah-celah kamar gadis itu. Dia mendekap kedua kakinya, bertanya kepada dirinya sendiri, tekadnya sudah bulat, hari ini dia akan menyatakan perasaannya kepada Kyuhyun.

Saat disekolah, Seohyun tidak dapat menahan dirinya sendiri. Malu namun bersemangat adalah perasaan yang paling ia rasakan dijam-jam pelajaran. Setiap dentungan jarum jam ia rasakan. Setiap satu detik terwalt hatinya semakin berdegup kencang.

Tiba saatnya pulang sekolah, Seohyun menunggu, menunggu kelasnya kosong, lalu beranjak menuju perpustakaan. Ia membawa sebuah kotak, entah apa isinya. Mungkin hadiah kecil untuk pangerannya.

Sesampainya diperpustakaan ia mencari sosok Kyuhyun disetiap sudut, dan benar saja namja itu tengah membaca komik disana. Seohyun merapal, dia menyemangati dirinya sendiri. Dan bergerak.

Kini gadis itu berdiri disamping Kyuhyun, menyadari ada seseorang disampingnya namja itu menyudahi membaca dan tersenyum seketika saat melihat Seohyun dengan wajah merah padam, berdiri disampingnya.

Suara Seohyun tidak mau keluar saat melihat wajah namja itu “A—-a—ak—aku——a—ak—–u” benar-benar malu, suaranya terbata-bata. Ini pertama kali untuk gadis itu menyatakan perasaanya.

“Berjuanglah!” ujar Kyuhyun seakan mengetahui apa yang akan di sampaikan Seohyun “A—–aku, menyukai Sunbae! Aku ingin menjadi kekasihmu!” dengan suara lantang Seohyun menyatakan perasaanya, seraya memberikan kotak hadiah.

Kyuhyun tersenyum sangat menawan, “Senangnya. Aku masih di cintai. Tapi…..mianhaeyo, Seohyun aku tidak bisa menjadi kekasihmu.” Ditolak. Yah, Seohyun di tolak dalam usaha menyatakan perasaan untuk pertama kalinya.

Namun nyatanya Seohyun tidak menangis, ia rasakan ada tangan yang membelai pucuk kepalanya lembut. Dan saat ia hendak menatap Kyuhyun, namja itu menghilang kembali. Mungkin dia pergi.

~Black Prince~

Keesokan harinya, Seohyun sangat tidak bersemangat untuk mengikuti pelajaran. Suasana hatinya sedang aneh, dia bahkan tidak memperhatikan selama sonsengnim menjelaskan semuanya.

Saat istirahat makan siang, Seohyun hanya duduk dikelas. Melihat seorang yang ceria menjadi murung seorang sahabat baik Seohyun, Sooyoung menghampiri gadis dengan sebutan Hyunie itu.

“Kenapa? Seperti sudah di tolak saja.” ujar Sooyoung, “Yah, tebakkanmu benar.” Jawab Seohyun dengan nada malas, “Bohong! Kau menyatakan perasaan kepada siapa?” Sooyoung begitu kaget mendengar sahabatnya yang culun ini ternyata bisa jatuh cinta.

“Kau tahu namja bernama Cho Kyuhyun seorang kapten basket sekolah kita? Aku menyatakan perasaanku padanya. Tapi, apa yang aku harapkan? Aku hanya gadis biasa.” Jelas Seohyun, dia sangat tidak bersemangat.

“Kyu—-hyun? Sebentar…..Cho Kyuhyun….Kapten basket…..kelas 2? Hyunie, dimana kau bertemu dia?” mimik wajah Sooyoung seketika berubah. “Kenapa? Aku pertama bertemu dengannya diperpustakaan sekolah dan disana juga aku menyatakan perasaan.” Jelas Seohyun.

Wajah Sooyoung kini semakin kaget, “Hyunie. Sebaiknya kau jangan pernah kembali ke perpustakaan.” Larang Sooyoung, “Kenapa?” Sooyoung kebingungan dengan argumen sahabatnya itu.

“Cho Kyuhyun sudah lama meninggal.”

Seohyun seketika tersenyum geli, dia mengira Sooyoung bercanda. Yah sahabat baiknya sering berkata yang tidak-tidak, tapi setelah beberapa saat dia terdiam. Tidak pernah melihat Sooyoung seserius ini.

“Enam bulan yang lalu, seorang siswa ditemukan meninggal diperpustakaan sekolah, mayatnya tertimbun buku dan rak. Cairan merah, darah mengalir keluar dari gundukkan buku, orang pertama yang melihat itu adalah penjaga perpustakaan, Taeyeon. Tapi, siswa itu meninggal bukan karena kecelakaan tapi dia di terbunuh. Kyuhyun adalah namja yang sangat di kagumi disekolah ini, parasnya, kepintaraanya, dan juga kemampuannya bermain basket. Namun banyak orang yang iri dengannya, terutama para seniornya di club basket. Saat itu para senior berencana untuk menjahili Kyuhyun diperpustakaan, bermaksud untuk memberi pelajaran kepada dia, namun……semua itu berubah menjadi tragedi. Kyuhyun meninggal tepat di hari ulang tahunnya. 3 February.”

Gadis yang mendengar cerita Sooyoung seketika diam tidak bersuara, shock. Tentu saja, kalau Cho Kyuhyun sudah meninggal, lalu siapa yang selalu bersamanya diperpustakaan? Hantu?

“Ja—-jadi…..yang aku temui adalah……”

“Yah. Itu hantu Kyuhyun, yang sering diperbincangkan. Walau aku sedikit meragukan ada hantu didunia ini. Tapi, kau benar melihatnya, bersamanya dan menyatakan perasaanmu padanya.”

Tanpa pikir panjang Seohyun berlari ke perpustakaan. Air matanya terbang mengikuti arah angin, dia sudah bersalah. Sesampainya disana, dia mencari sosok namja itu, namja yang sudah mau meluangkan waktunya untuk gadis ini.

Bertemu, Kyuhyun sekarang tengah berdiri disamping rak buku sambil membaca komik favoritnya yang setiap hari ia baca, melihat Seohyun namja itu tersenyum kearah gadis yang berdiri dihadapannya dengan nafas yang terengah-engah.

“Aku……tidak mengetahuinya.”

Seohyun berlari dan memeluk tubuh tegap namja itu, Kyuhyun masih tersenyum dan membelai lembut rambut Seohyun, “Ketahuan, yah.” Namja itu masih tersenyum disertai isakkan pelan dari Seohyun.

“Alasan aku tidak bisa menerima cintamu, karena aku tidak bisa bersamamu. Aku senang bisa bertemu denganmu, kini keinginanku sudah terkabul. Aku bertemu dengan seorang yang aku cintai.”

Seohyun menatap mata namja itu.

“Aku sudah mengenalmu jauh sebelum kita bertemu, jauh sebelum aku meninggalkan dunia ini. Aku mencintamu, hanya cinta saja itu sudah cukup.”

Perlahan namun pasti bayangan itu kembali memudar, jam menunjukkan pukul 5 sore. Pelukkan Seohyun kosong, yang ia rasakan terakhir adalah belaian tangan Kyuhyun dipucuk kepalanya.

Gadis itu terduduk, menangis. Melihat seseuatu dilantai tangisaanya berhenti. Komik yang sering Kyuhyun baca tergeletak dilantai, Seohyun mengambil lalu membaca isi komik itu.

Sama. Itulah yang Seohyun pikirkan saat membaca lembar perlembar isi komik itu. Ceritanya sama dengan yang di alami Seohyun saat ini, komik itu seakan adalah gambaran dari pristiwa yang terjadi selama ini.

Day 1 : Aku kelas 2 SMA sekarang, ah tidak sabar untuk memulai hari-hari di SMA.

Day 2 : Hari ini upacara penerimaan siswa dan siswi baru, senangnya melihat adik kelasku yang baru.

Day 3 : Aku melihat seorang gadis yang manis, duduk jauh dariku. Siapa dia?

Day 4 : Aku sering melihat gadis itu diperpustakaan. tapi aku masih penasaran.

Day 5 : Aku mengetahui namanya…….Seohyun. Gadis yang manis dengan nama yang indah.

.

.

.

Day Z : Aku meninggal. Aku senang. Aku bahagia. Aku kembali. Selamat ulang tahun.

Butiran bening itu membasahi pipi Seohyun, isakkan tidak bisa ia tahan. Setiap tetes air matanya menetes membasahi setiap lembar dari komik itu. Seperti buku takdir semuanya ada disana, tertulis rapih dengan goretan gambar yang indah.

Kyuhyun menyukai seorang gadis adik kelasnya, bernama Seohyun. Dia sangat mencintai gadis itu, namun masih malu untuk mendekati gadis itu. Hari ulang tahunnya yang ke 17 datang.

 

Jam 4 sore dia diperpustakaan untuk mendapat kejutan dari seniornya, jam 4 lebih 30 menit ia mendapat perlakuan buruk dari senior-senironya. Kyuhyun tidak melawan, ia pasrah. Pukul 5 sore, ia meninggal.

 

~1 year later~

 

“Yosh! Ini disini, yang ini disini. Beres.”

Lihat semuanya oppa, aku memberekan perpustakaan ini. Sekarang akulah penjaga perpustakaan ini, Taeyeon eonni sudah lulus. Dia yang memberiku tanggung jawab untuk menjaga perpustakaan. Apa kau senang? Tempat ini selalu bersih dan nyaman.

 

Aku selalu disini sampai sore, oppa. Kadang aku menghabiskan waktu membaca atau menulis seperti sekarang, sedang apa kau disana? Aku harap kau baik-baik saja disana, aku disini baik-baik saja.

 

Komik yang kau tinggalkan untukku akan ku jaga. Aku percaya, walau kau tidak ada, kau selalu bersamaku selalu. Aku percaya itu.

 

……. “Dasar yeoja culun……” ……

Suara dari angin musim semi mengalir masuk melalui jendela yang terbuka, Kyuhyun disana, ditempat biasa ia membaca, tersenyum kearah Seohyun dengan sebuah komik ditangannya. Sekali lagi angin musim semi membawanya pergi.

Aku bahagia, kuharap kau  juga bahagia. Ditempat dimana kita pertama bertemu, menghabiskan waktu bersama, dan juga selamanya bersama. Aku akan merawat tempat ini. Selamat ulang tahun yang ke-17 Kyuhyun oppa.

 

Dan….

Sayounara(1)……My Black Prince.

 

  • Sayounara : Selamat Tinggal.

 

~FIN~

 

2013 > sequel 2014? Aduh mamah sayangeeeee! Ngaret kali ini author satu. Tapi tidak apa, saat buka wordpress, banyak komentar di FF Sumbae (typo garis keras *ditabok). aku jadi tergerak untuk melanjutkan ini *cieeee*

Gimana Sequelnya? Apa kurang memuaskan? Aku sama Shiro lagi sibuk UAS semester 1, cieee yang udah kuliah. Oh yah, ada banyak yang nanya tentang identitas Shiro. Shiro itu Cewe, aku kenal dia lewat medsos dan sejak tahun 2012 kami udah partner-an bikin fanfiction dan light novel.

Yosh! Semoga suka deh sama sequelnya. Sad ending? Sesekali engga apa-apa keles *digergaji* nyesek? Jangankan situ saya ajh yang nulis nyesek. Aduh kapan gue punya pacar *loh kok curhat*.

Oke Reveiw, kritik, masukkan, sangat di tunggu. >0<)/


8 thoughts on “‘Black Prince’ (Sumbae Sequel) [OS]

  1. Ya Allah, bener2 ga nyangka kalau bakal sad ending. Tapi aq cukup puas ga penasaran lagi. Gumawo ya author. Ayo semangat ditunggu karya lainnya. Cos sm town makin sepi aja authornya pada jarang update ff lagi, jd aq mohon para authornim semangat ya, aq reader setia nih ^_^

    Like

  2. hollaaa :’))
    fictnya menyentuh manis sweet parah :’))
    Kyunya di sini kenapa jadi selo mellow sweet gini bang? :”3
    Seo terlalu polos… Tapi ARRGGHHH!! ini sweet sekali meski tak dapat bersatu, setidaknya kalian bertemu saat angin musim semi berhembus :’))

    SERIUS meski ini sedih (banget) :”” tapi aku suka Kyu tetep nunggu Seo di perpus walau harus menghilang setiap jam 5 *eh bener kan ya?* sayang banget Kyu nggak bisa nyatain perasaannya huuff

    anyway, tadi melihat ada yg typo hahaha. Beside the typo, i like the story :3 Even it’s sad, it’s still sweet :’))

    Like

  3. kenapa kyuhyun meninggal huaaa😥 kenapa cerita-cerita sedih tokoh utamanya harus meninggal? nggak terima huh! udah seohyun bunuh diri aja di perpustakaan, jadi bisa bersatu sama kyuhyun selamanya. hehe :p

    anyway, well done dengan fic ini. sebenarnya inti ceritanya sederhana, tapi kamu berhasil mengemasnya dengan lebih baik jadi lebih enak dibaca duhh. cuman mau koreksi dikit, nih soal imbuhan. kalau ‘ketempat’ itu kan ‘ke’ nya menunjukkan keterangan tempat, jadi menurut ini sih (http://id.wikipedia.org/wiki/Preposisi#Di.2C_ke.2C_dari) semestinya di tulis ‘ke tempat’ tidak disambung. begitu juga dengan ‘dimana’ yang seharusnya ditulis ‘di mana’. mohon diperbaiki lagi ya, hehe, supaya fic nya makin sempurna. kaay? ((:

    keep writting yaa, ditunggu lho fic seokyu lainnyaaa. fighting~

    Like

  4. udah lama ga buka wp ini eh ternyata udah ada sequelnya dan baru sadar udah setaun kkk
    memuaskan tor ceritanya suka deh walaupun sad ending tapi tetep cucokkk.. ceritannya sederhana dan manis kece lah ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s