[Freelance] Ghost from somewhere #2


Ghost From Somewhere

Teaser, Part1, Part2, Part3, Part4, Part5, Part6 END


Author: Veronica Fajrin

Cast: Cho Kyuhyun [Suju], Im Yoona [SNSD], Choi Siwon [Suju], Sunny [Suju], All Suju + SNSD member

Genre: Comedy, Romance, Friendship

Length: Chapter

Rating: PG+13

Note: Hai readers..jadi ini adalah beberapa potongan dari cerita GHOST From
Somewhere, jadi jangan bingung ya?? Semoga ceritaku ini bisa menghibur
para ELF dan SONE. NO BASHING! NO PLAGIAT! AND NO SILENT READER!
Understand??* maksa banget ya?? PLAK!! Dan poster yang tengah itu
bayangin aja itu Kyuhyun ya, bukan JGS.
Okey…Lets Chek it Out!!!

 kyuhyun9 - Copy

“MWOOOO?? Ki..ki..kita?? kau…dan aku?? Tidur di sini? Ber..dua??”
tanyanya putus asa. Hilanglah sudah keperawanan dan semua martabat
serta harga dirinya. Impianya kembali lagi pada Siwon sudah hancur dan
eomma pasti akan membunuhnya. Apalagi eomma bisa bela diri dan
berbagai jurus…matilah yoon.
“Ya….kau tidur di sini….semalaman….” jawab Kyu santai dan kembali
menarik selimut dari Tubuh yoona lalu  berbaring lagi menatap
langit-langit motel tanpa ekspressi. Wajahnya seakan tak punya urat
senyum dan ia seperti malaikat pencabut nyawa yang sedang trend di
kalangan yeoja korea setelah menonton 49 days.
“Kau..tidur di atas bahuku…semalaman….”kyu mencoba menggerakkan
bahunya dan meringis sakit.
“Ne? hanya dibahu saja??” Tanya yoona dan menoleh pada Kyu yang sedang
berbaring dan dada yang tak terlalu bidang itu terexplosive keluar.
Yoona berfikir sebentar dan bernafas lega setelah mengerti maksud Kyu.
“A…jadi aku tidur di sebelahmu dan tidur menggunakan bahumu? Itu
saja?? Huft..otakku sudah berfikir yang tidak-tidak. YA! Memang kau
tidak tahu kalau kata tidur bersama itu artinya sesuatu yang buruk
telah terjadi?? Kau ini! Mengagetkan aku saja. Hampir saja jantungku
berhenti berdetak..dan kenapa pula kita harus berada di sini sekamar
berdua? Sepertinya semalam aku minum bersama Siwon, lalu kemana dia??”
Tanya Yoona beranjak mengambil air minum dan menata dirinya di depan
kaca memastikan wajahnya masih sempurna.mengabaikan betapa baunya
alcohol yang telah ia minum keluar dari mulutnya..kyu jadi teringat
sesuatu….
“Kau…adalah yeojaku mulai sekarang….”
“Mwo? Yoona yang baru saja berhenti dari shocknya setelah dikira telah
melakukan yang tidak-tidak bersama Kyuhyun kembali shock lagi. Senyum
leganya lenyap begitu saja setelah kyu bilang bahwa dia adalah
yeojanya. “Mwo??” Kyu balik memandangnya bingung dan masih tanpa
ekspresi.
“Kau bilang semalam aku adalah namjamu di depan Siwon….” Bagaimana
yoona tidak menepuk jidatnya berkali-kali melihat ekspresi kyu yang
seakan ini bukan masalah besar baginya, tapi masalah raksasa untuk
Yoona. Yoona mengerang setelah mengingat kejadian tak lazim sekarang.
Dan mengerang untuk ke dua kalinya saat ia ingat digendong kyu menuju
motel juga malam itu. “Kenapa aku pabo sekali?? Haduuh..haduuuh!!!!!”
yooona menarik-narik kakinya kesal dan menarik nafas cepat karena
aliran darahnya naik saat mengingat kejadian memalukan itu.
“Sudahlah!!!” ia menyisir rambutnya dengan sisir yang tersedia di
kamar itu sembarangan dan segera berangkat ke studio, ia piker tak
perlu mandi karena bisa mandi di studio dan memakai bajunya yang
sengaja ia tinggal saat harus lembur mendadak.
“Kau mau kemana Yoona-ssi?? Kenapa selalu meninggalkan aku??”
teriaknya saat yoona berada di depan pintu untuk memakai sepatunya.
Merasa ada yang ganjil dengan kalimat Kyu ia berbalik dan meluruskan
sesuatu. “Siapa yang meninggalkanmu? Kaulah yang selalu mengikutiku
kemana-mana seperti anak ayam buruk rupa!!! Diam di situ!!!” kyu
hampir berdiri dan sadar bahwa ia juga harus ikut yoona lagi hari ini.
Kalau tidak ada yoona bagaimana ia makan? Bagimana ia bisa tahu jalan?
Dan bagaimana dia akan menjalankan misinya??
Setelah memastikan Kyu tidak akn mengikutinya ia menuju resepsionis
untuk membayar tanpa diperintah Kyu ia juga tahu pasti namja aneh itu
tak punya uang. Ampun deh, kenapa dia mau saja membayarkan semua
kebutuhan namja yang baru ia kenal? Sudah tidur satu ruangan juga,
membayarkan makanan, apapun dilakukan Yoona. Dan sudah
bergendong-gendongan juga…ya ampun, dunia ini sudah gila!
“Nona..bukankah anda yang mabuk semalam? Aigoo..harusnya anda melihat
namja chingu anda yang keberatan dan merawat anda dengan baik. Semalam
dia bilang pacarnya muntah di kamar dan saya mengampirinya kamar
kalian. Saat mau kubersihkan ia bilang biar dia  saja yang
membersihkan dan menyuruhsaya keluar. Pacar anda baik sekali, pasti
anda berbuat baik di masa dulu ya??” seorang ahjuma sok tahu menyembul
dari dalam ruanganya yang dilegkapi Tv saat berjaga di motel ini.
Yoona melongo mendengar cerita barusan dan merasa agak sedikit merasa
bersalah. Sedikit..hanya sedikit!
Tidak ingin menjelskan panjang lebar yoona membayar biaya penginapan
ini satu malam lalu berlari menuju halte bis untuk ke studio. Masih
ada 30 menit untuk pemotretan sesi pertamanya bersama siwon. Tak
menunggu lama bis datang karena Yoona sudah hafal betul dengan jadwal
bis yang akan menuju tempat kerjanya, ia segera naik dan mengeluarka
recehan lalu duduk di bangku belakang lalu mendesah melihat
pemandangan di luar jendela.
“Hm, mungkinkah dia sebaik itu? Tapi aku sebal kalau dia terus-terusan
berada di belakangku! Menyusahkan aku dan semuanya mengira dia
namjaku! Kenapa aku jadi ingin kebali dan mengajak dia pergi??
Aishh..meolla!! meolla!! Biarkan saja dia di sana sendirian! Dia kan
namja dewasa dan punya akal sehat! Dia pasti bisa menjaga dirinya!
Tapi…..” ia sedang berperang dengan batinya sekarang. “Tapi kenapa aku
tak meminta nomor teleponya untuk memastikan kalau dia baik-baik saja
tadi? Aishhh pabo!!” yoona menepukkan kepalanya di jendela karena
kepaboanya dan kegalauan yang ia rasakan terhadap namja yang mengaku
lahir di tahun 70-an namun masih seperti 25 tahun itu.
“Kau sedang memikirkan aku ya Yoona ssi??”
“KAPCHAGI!!! KAU!! NOEl!!! Sejak kapan kau naik bis ini??” yoona
bingung perasaan tadi tak ada siapapun di kursi belakang tapi kenapa
tiba-tiba kyu sudah ada di sini? Ia mengusap mukanya frustasi karena
lagi-lagi merasa ada yang aneh dengan Kyu dan kenapa dia harus bertemu
namja yang kesepian seperti anak ayam yang hilang?? Lalu merasa lebih
bersalah lagi karena meninggalkanya?
“Kau yang menghampiriku..aku dari tadi duduk di sini, lalu kau naik
bis ini dan memiih duduk di belakang daripada duduk di kursi depan
yang lebih dekat dengan pintu keluar. Katamu kau sedang-buru-buru.
Lalu kau membisikkan namaku dan memukulkan kepalamu di jendela ini…apa
kepalamu sedang sakit??” tanyanya bodoh dan mengusap kepala Yoona yang
tadi ia hantamkan pelan.
“Mw..mw..mwo??” panjang lebar kyu menjelaskan tapi tetap saja yoona
merasa tadi tak ada orang selain dia di kursi ini tapi kenapa sekarang
ia menjadi satu bangku dan duduk berhimpitan dengan Cho kyuhyun??
“Jamkan!! Jangan dekat-dekat denganku!!! Atau aku akan……” yoona
menghentikan kata-katanya. Ia menatap kyuhyun yang wajahnya berjarak 5
cm dalam 3 detik jantungnya langsung berdetak dan Kyu malah semakin
menatapnya dengan melebarkan matanya.
“tunggu, kalau aku membentak dia lagi, aku akan mati dalam merasa
bersalah, lebih baik aku buat saja perjanjian denganya. Ya, otakmu
pintar juga yoona…” batinya lalu menyeringai dengan kepintaranya yang
selama ini tersembunyi.
“Kau…sudah sarapan belum??” tanyanya mencoba bersikap lebih baik.
Mungkin kalau ia baik kyu akan mengerti dan meninggalkan dia.
“Kau lupa kita tadi pagi bangun bersama dan kita langsung naik bis ini
tanpa mandi?? Tentu saja belum….” Sergahnya. Mendengar kata itu lagi,
kata tidur bersama, bangun bersama, apalah itu yang berhubungan dengan
semalam membuat yoona memerah karena malu.
“YA!!!” terpaksa ia berteriak lagi dan lupa kalau dia tadi merasa
bersalah. “Jangan sebut-sebut kejadian itu lagi! Kejadian yang
semalam! Apapun itu! Tidur bersama bangun bersama..anggap saja itu
mimpi dan jangan ceritakan ini pada siapapun! Termasuk siwon, sunny,
siapapun!! Arrachie??” diktatornya. Sudah lama yoona ingin menggunkan
bahasa informal namun Kyu masih saja memanggilanya dengan imbuhan ssi
dan ia tak mungkin membalasnya dengan tone tak formal kan?
“Begini saja..kita buat persyaratan. Selama kau bersamaku, jangan
pernah bicara padaku, kalau aku mengajakmu bicara baru kau boleh
menyahut. Dan nanti di studio kau hanya perlu duduk di pojok dan
memperhatikan. Kalau kau berlaku baik setelah ini akan kutraktir makan
pagi sekaligus makan siang. Eoddae??” kyu memandangya sejenak. Sekali
ini saja yoona ingin mengetahui apa yang dipikirkan namja ini dengan
ekspresi datar begitu, seberapa keras yoona membentaknya ia hanya
menoleh dan menuruti. Kenapa ia tak balas membentak saja agar yoona
tak merasa bersalah begini? Tatapan itu ia anggap iya dan yoona
mengalihkan pandanganya mengamati seoul di pagi hari. Apa yang bisa
dilihat? Kemacetan lalu lintas? Ia menyeringai kecut.
***
“Kau dalam masalah besar Yoon..kenapa tak mengangkat ponselmu huh??
Kau terlambat!!!” sambut sunny dengan bisikan omelanya itu dan dia
menarik yoona masuk ke fitting room yang dipenuhi model-model hari
ini. Ada Yuri si mantan Girl Band lalu Seohyun yang naik daun karena
iklan kosmetiknya yang disutradai Siwon semua sudah menunggu didandani
olehnya. Tanpa menjawab omelan Sunny ia memilih membungkuk dan minta
maaf.
“Seingatku pegawai di sini tidak ada yang pernah terlambat karena
bosmu Tuan Siwon yang disiplin waktu Nona. Sampai kamipun harus tepat
waktu dan datang pagi-pagi kesini dan mengetahu bahwa stylist nya lah
yang terlambat. Kami ini masih ada jadwal!!” marah Yuri yang biasanya
baik berubah jadi galak ini. Sudah beberapa kali dia kesini dengan
senyum mengembang pada stylist sepertiku sekalipun, tapi kali ini dia
marah besar. “Cheosonghamnida…saya akan segera mendadani
kalian..mari…” yoona memberengut dan tambah sebal lagi karena masih
ada satu omelan yang harus ia dengar dari Siwon boss sekaligus mantan
pacarnya yang sadis dan selalu mengejeknya itu. Semua sudah didandani
dengan baik dan dipakaikan baju yang pas dengan konsep pemotretan kali
ini. Pekerjaan hari ini selesai dalam 4 jam sampai yoona lupa kalau ia
belum mandi dari tadi pagi. Setelah para artis itu pulang dan studio
ia rasa sudah sepi yoona mengambil handuk dan bajunya di loker dan
berjalan ke kamar mandi untuk mmenyegarkan diri, tanpa menyadari kalau
ada yang hilang dari sisinya, Cho Kyuhyun.
Ia mandi 30 menit membilas badan dan membilas rambutnya. Mencari
hair dryer untuk mengeringkan rambut basahnya di ruang dress room.
Barangkali sunny masih ada di sana, tapi nihil studio sudah sepi
sekarang. Hal buruk belum terjadi karena Siwon tak menyadari
keterlambatanya tadi. Ia sibuk karena ada artis lain yang membuat
janji di ruanganya ingin melakukan pemotretan di sini. Sunny bilang
namanya Tiffany, si bintang Hollywood yang berasal dari Amerika.
“Seperti ada yang hilang hari ini..tapi apa ya??? Ah sudahlah…”
NGUING…..suara pengering rambut ini memenuhi ruangan yang semula
sepi. Karena suara bising itu membuat seseorang di luar dan penasaran
suara apa itu lalu dia masuk.
“KAU!!!” Yoona reflek menjatuhkan pengering rambutnya. “Bagus,
menggunakan fasilitas kantor dan datang bekerja terlambat sehingga
membuat para model menunggu dengan tak sabar. Kurasa aku sudah harus
mulai mempertimbangkan posisimu di sini ya Yoon….” Dimulailah perang
berkelanjutan.
“Posisi..posisi apa? Aku hanya terlambat 30 menit!! Kau biasanya
terlambat 2 jam!!” balasnya sengit dan berusaha mengelak. “Aku BOS DI
SINI!! AKU AKAN MELAKUKAN APA YANG KUSUKA!!!” Teriaknya di depan muka
yeoja ini. “Oh iya…dimana namja mu itu? Aku tak melihatnya seharian
ini..kau putus denganya??”
“Namja..ku?? “ ia berfikir keras. Dan merubah ekspresi bodohnya
setelah sadar siapa yang dimaksud. “Namjaku? Kenapa kau menanyakan
dia? Dan..apa kau berharap kami putus?? Jujur saja, kau itu masih suka
padaku kan sebenarnya? Makanya kau selalu mengejekku karena tak punya
namja setelah dirimu. Kau tahu Choi Siwon? Aku hanya ingin menguji
kesabaranmu saja, dan lihatlah sekarang kau kan yang sibuk gonta-ganti
pacar demi membuatku cemburu? Mengaku sajalah!!” yoona tersenyum
senang karena mendapat alasan bagus untuuk membalas semua ejekan siwon
yang biasanya tak bisa ia tanggapi.
“SI..SIAPA…SIAPA BILANG AKU MELAKUKAN INI DEMI DIRIMU?? Dasar kau
GR!!!” ia berkelit dan wajahnya memerah di hadapan yoon. “Sudah sana!
Jangan urusi hidupku dan namjaku!! Kau urusi saja itu chae…chaeri??
Chae? Chae..bong?? apalah itu!!”
“Yoona-ssi..kau,,mengatakanya lagi…. “ membuat keduanya menoleh dan
yoona baru sadar inilah yang dirasa menghilang seharian ini. Cho
kyuhyun. Kyu melotot senang dan menghampiri yoon lalu memeluknya di
hadapan Siwon yang juga shock seperti yoona yang tiba-tiba mendapat
pelukan erat dan hangat ini. Siwon merasa sebal dan membuang muka lalu
pergi membanting pintu. DAK!! Lagi-lagi waktu terasa berhenti dan
suasana hati yoon yang tadi sebal bertemu siwon berubah menjadi nyaman
dan tenang, hangat di musim halju. Nyaman sekali. Tak ada kata yang
bisa ia ucapkan saat itu.
Kyu melepaskan pelukanya dan yoon kembali mendapatkan kesadaranya
hingga bisa mengatakan sesuatu, “ap..apa..apa yang kukatakan lagi??
Kenapa, kau tiba-tiba….memeluk..ku??” tanyanya tergagap dan
mengedipkan matanya lalu  menepuk pipinya bertanya dalam hati ini
mimpi apa bukan? Kenapa setiap mereka bersentuhan dunia ini jadi
terasa aneh??
“Kau bilang aku namjamu lagi..dan aku senang mendengarnya!!!! Hiyaaa”
pertama kalinya Kyu berekspresi. Terlonjak dan mau memeluk yoon lagi.
“KEMANHAE!!” ia mundur reflek tak mau dipeluk takut merasakan sensasi
aneh lagi. “A…itu…hm..begini saja, kita buat kesepakatan nomor 2.” Ide
cemerlang mulai merayapi tubuh yoon. Yang ia maksud cemerlang adalah
bila ide ini menguntungkan dirinya tentu saja, manusiawi kan??
“Begini, kau akan menjadi namjaku hanya bila di depan Siwon
saja..kalau tidak ada dia, kita…..kita…..kita berteman…” yoona
mengulurkan tanganya gugup dan mencoba memaksa tersenyum agar Kyu mau
melakukan ide cemerlang itu.
“Kudae?? Arraseoyo….” Mereka bersalaman.
***
“Astaga!! Lihatlah maknae kita itu! Dia bilang akan segera
menyelesaikan uruanya, tapi kenapa malah asyik bermain di bumi??
Menyesal aku mengabulkan permohonanya kalau begini….” Heechul angel
sedang mengamati apa yang dilakukan maknae satu itu di bumi sambil
mengikir kukunya agar runcing dan tajam sungmin angel masuk ke ruangan
serba putih itu dan duduk di sebelahnya sambil meminum air surga
khusus di ambil dari khayangan. “Dia tidak sedang bermain..dia itu
sedang mencari jati dirinya….kupikir dia sudah sangat berusaha hyung,
jangan emosi begitu! Ini,,minum ini saja agar kau tetap awet muda…”
sungmin mengambilkan gelas lain berbentuk gelas wine dan membagi air
special itu.
“Noe pabonie?? Kita ini kan sudah mati!! Kenapa musti meminum air
bodoh ini? Tanpa air itu pun usia kita tak akan pernah berubah! Tetap
20 tahunan..dan aku senang kita mati, aku jadi tak perlu susah
mencukur jenggot serta kumisku… dimana angel yang lain??” tanyanya
celingukan dan menghampiri jendela. Manusia tak bisa melihat mereka
namun mereka bisa melihat semua manusia dari atas sini, dari
kahyangan.
“Kupikir mereka sedang membersihkan kebun sesuai keinginanmu, bukan
hanya Kyu yang punya masalah belum terselesaikan di bumi saat kau
keburu menjemputnya sebagai death angel ganjen Hyung….” Sindir
Sungmin. Ia juga agak sensi sebenanrnya karena nyawanya juga diambil
Heechul saat ia sedang asyik berduaan dengan yeojanya dulu.
“YA!!! Kau meledekku?? Katakan sekali lagi kalau berani!!! Itu kan
sudah takdir!! Marahi saja Jung Soo ketua angel!!! Dia yang memarahiku
dan memerintah untuk menjemput kalian semua! Hah, tanpa kalian pun
semuanya baik-baik saja kan?? Pacarmu saja sudah lupa padamu
Sungmin-ah….kau mau melihatnya?”seringai evil Angel ganjen ini.
Heechul  mengambilkan bola krystal dan melacak keberadaan yeojanya
sungmin jaman dulu dan sedang apa dia di bumi. sAat yeojanya itu
bertemu namja lain ia akan merasa cemburu dan uring-uringan. Itulah
yang Hee angel sukai. “KEMANHAE!!” teriak Sungmin dan beranjak pergi
meninggalkan air suci yang ia bilang mengantri dengan Yunho si penjaga
gerbang South Heaven ini.
“Kuharap Kyu segera menemukan apa yang ia cari..dalam 2 bulan…hmph,
dasar maknae satu itu! Merepotkan kami saja!!” dengusnya dan
menyeruput air milik Sungmin dan menatap Kyu dari bola Krystal bersama
seorang yeoja Yoona namanya.
“PAHIIIIT!!!!”
***
“Kita….akan makan siang sekarang?? Aku..lapar.” kyu berakting sebaik
mungkin. padahal kebenaranya adalah tak perlu makan ia sudah kenyang.
Ia kan bukan manusia,… yoona masih sibuk membereskan semua baju yang
berserakan di ruangan ini dan mengabaikan Ku yang ,eliriknya
berkali-kali. “Duduk!” perintah Yoona dan Kyu segera duduk bagaikan
anjing yang menurut akan apa saja perintah majikanya. Yoona masih
belum selesai hingga jam kami menunjukkan pukul 4 sore.
“Ini bukan breakfast ataupun lunch namanya kalau sampai siang pun kau
masih belum mentraktirku makan Yoona-ssi…kenapa kau mengabaikanku!!!”
dengus Kyu dan menghempaskan tubhnya di sofa. Satu-satunya tempat yang
tidak ada bajunya hingga ia tak akan mengganggu pekerjaan Yoona.
“Ini..kalau begtu kau beli saja makanan dan bawa kesini. Aku masih
sibuk. Pesan saja samgyupsal di tempat biasanya!!” desaknnya dan
memberikan Kyu uang 20ribu won. Yoona masih agak sebal pada Kyu
makanya ia jadi sok menyibukkan diri begitu. Yoona masih tak terima
karena Kyu memeluknya tiba-tiba dan ia juga tak menyukai sensasi aneh
itu. Yoona akan merasa seperti orang tak normal kalau terus dekat
dengan Cho Kyu Hyun. “Cepat perg!! Ppaliwa!!”
“Ne…kudaeyo, aku akan membelinya untukmu..tunggu di dini. Jangan
abaikan dan jangan tinggalkan aku seperti kemarin..arasseoyo??” dikte
Kyu sambil memasukkan uangnya di celana belakang. Keluar studio yang
sepi dan menahan udara dingin diluar. Entah sudah berapa hari Kyu tak
mandi.
“Astaga, dimana restaurant yang kemarin itu ya? Mungkin belok ke
kanan, ara..ini semua demi yoona-ssi yang kelaparan. Aku tidak lapar
kok…tapi, kenapa aku tidak pernah lapar ya??” ia berfikir dan
berbicara pada dirinya sendiri di jalanan ramai kota Seoul. jam jam
ini adalah jam pulang kerja dan waktunya beristirahat. Kyuhyun masih
saja tersesat  belok ke kanan atau ke kiri tetap saja tak menemukan
toko samgyupsal yang kemarin mereka datangi.
“Hoy….” Merasa ada yang memanggil Ku menoleh dan teralihkan dari
kebingungan mencari kedai samgyupsal. Ia mengamati seseorang yang
memanggilnya dan mengerutkan kening sat tahu siapa itu. Terpaksa kyu
harus kembali ber-akting.
“Siwon-ssi?? Kenapa kau ada di sini??” kyu menggaruk kepalanya yang
tak gatal dan menatap Siwon ramah. Ia harus berlagak tak terjadi
apa-apa. Siwon menuju ke arahnya semakin dekat dan beradu pandang.
“Kau….sedang bermain dengan ku huh??” nafasnya terasa sampai di wajah
Kyu saking dekatnya wajah mereka beradu pandang. Merasa bingung dengan
kata-kata barusan kyu menanyakanya lagi dengan wajah tanpa dosa
sekaligus masih tanpa ekspressi.
“Bermain apa?? Bermai lempar tangkap bola?? Kajja, itu mainan favoritku..”
“Memangnya kau anjing apa huh? Bermain lempar tangkap bola?? Bermain ini”
BUGGH
“Kenapa..kenapa kau memukulku huh?? Aku salah apa padamu Siwon-ssi??”
kyu memegangi pipinya yang biru akibat pukulan tangan kanan siwon yang
keras dan mengenai pipi mulusnya.
“Aku akan memberi pukulan padamu lagi jika kau berani bermain
denganku..arasseo!!!” bentaknya lalu pergi setelah puas memukul pipi
Kyu. Ia meringis kesakitan saat menyentuh pipinya itu. Tanpa sadar
seseorang. Sesemalaikat lebih tepatnya mengamati dia dari kayangan dan
mengepalkan tangannya kuat dan mendengus kesal melihat dongsaengnya
dipukul tanpa sebab dan sama sekali tak membalas. “YA!!! PABOYA!!!” ia
berteriak dan mengacak rambutnya. Mengambil tongkat sakti dan
memperagakan jurus yang seharusnya digunakan Kyuhyun di saat gemting
begitu.
“Kemana saja jurus yang kuajarkan saat itu Kyu!!! Kenapa kau tak
membalas dia!!! Pabo!!!!”
BUGGH…
“Kau ini! Turunkan tongkatmu Hyung!! Membuat semua makananku jatuh
saja! Lagipula kau sedang apa membawa tongkat Wushu itu SUNGMIN
Hyung??”shindong angel duduk di kursi goyang santai dan memakan semua
cemilanya pemberian para bidadari dari kahyagan sebelah. Katanya sich
ini handmade.
“Kau lihat?? Kyu ditindas oleh para manusia serakah itu!!!” sungmin
nggak nyante.
“Mwo? Kau dulu juga manusia hyung, mereka memang begitu kan? Seperti
kau dulu tidak begitu saja saat merebut yeojamu dari
pacarnya..sudahlah…lupakan saja..” jawabnya santai.
“YA!!!” sungmin member evil sight pada Shindng yang langsung menunduk
karena takut dengan tatapan maut Sungmin, keahlian special nya itu.
“Kyuhyun-ssi?? Kenapa kau malah duduk di sini?? Bukankah aku
menyuruhmu untuk membeli makanan?? Atau kau sudah menghabiskan
makananya di sini dan tidak menyisakanya untukku huh??” yoona
menghampiri Kyu dan berjongkok di depan Kyu yang masih memegangi
pipinya.
“Kurasa…Siwon-ssi, masih menyukaimu….” Bisiknya lirih. Mereka
berpandangan lagi dalam diam. Yoona mengernyitkan alis dan mencerna
apa yang sedang coba dikatak orang aneh ini. “Mwo?? Apa maksudmu??”
“Dia….ini…ini perbuatanya Yoona ssi,,pipiku..ini perbuatanya…” Kyu
mengadukan perbuatan siwon padanya yang membuat yoona geram dan sebal.
Kenapa siwon bisa melakukan hal yang kekanakan begini? Siapa dulu yang
memutuskan hubungan dan bilang bahwa yoona bukanlah style nya? Siapa
yang melakukan pemutusan sepihak tanpa Yoona jawab ia mau berpisah
atau tidak? Dasar Choi Siwon!!!!
“Berdirilah..kita obati lukanmu….”kyu menurut dan merogoh saku nya
lalu mengeluarkan uang yang seharusnya dibuat untuk membeli makanan
tadi. “Ini..gunakan ini untuk membeli obatmu ya…”
“Mianhae,,,” yoona memandangnya lekat-lekat terutama pipi yang membiru
itu. Dengan wajah tanpa dosa kyu, ia lebih merasa bersalah lagi
gara-gara namja arrogant itu. Yoona mengambil uang di tangan Kyu dan
reflek mengelus pipi kyu yang bengkak, “Mianhae…aku tak peduli dia
masih menyukaiku atau tidak, ini tetap perbuatan yang menyebalkan. Aku
yang akan bertaggung jawab dan mengobatimu..kita lupakan saja namja
sok itu..ehm?? kajja…” entah ini ilusi atau bukan yoona mendadak
menjadi baik seperi angel di kahyangan yang sebenarnya tak semua angel
baik karena ada Heechul. Mereka berjalan beriringan membelah redupnya
twilight senjja di seoul dan menuju toko obat.

 

TBC^^

 


6 thoughts on “[Freelance] Ghost from somewhere #2

  1. kyu masih belum nemu jati dirinya ya,,,hoho ekspresi kyuhyun kayak anak kecil gitu kalo lagi bingung,,,haha moga2 kyu berhasil nyelesaian misinya dalam 60 hari…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s