[Freelance] What The Meaning Of Love


Author : Im SooNa

Cast : Cho Kyuhyun , Im Yoona

Cameo : Im Taeyeon, Cho SooYoung

Genre : Romance

Rating : PG-13

Length : Oneshoot

Annyeong 😀 author bawain FF Kyuna (lagi) nih J hehehe. Happy reading ^^ Dont Be Silent Readers Please :**

~~KYUHYUN POV~~

CINTA? Aku tak pernah mengerti apa artinya itu. kuanggap kata itu hanya kebohongan belaka.

CINTA? Rasanya ingin sekali aku menghapuskan kata itu dari kamus.

APA ITU CINTA? Aku tak ingin merasakannya.

Ya inilah aku, Cho KyuHyun. Seorang namja yang tidak pernah mengerti dan tidak ingin mengerti arti cinta. Mendengar kata ‘cinta’ hanya ingin membuatku muntah, sebegitukah rasanya hingga membuat mereka tergila-gila? Seluruh anggota keluargaku telah mengetahui sikapku yang seperti ini, membenci kata cinta dan dingin terhadap semua yeoja.

Bukannya menyombongkan diri hanya saja banyak wanita disekitarku yang mengatakan bahwa mereka mencintaiku, namun aku hanya menganggap mereka angin yang berhembus. Mereka selalu saja memberiku sesuatu dengan memasukan benda itu ke dalam laci, aku selalu bingung bukankah mereka selalu tau bahwa barang itu hanya berakhir di tempat sampah?

“KyuHyun, kau mau makan sandwichmu tidak?” ucap Eomma sembari menyenggol lenganku dan itu membuatku tersadar dari lamunanku.

“Kau ini melamun terus. Sadarlah kau ini sedang berada di ruang makan, segera habiskan sarapanmu nanti kau terlambat.” Sambung Appa yang sedang membaca koran paginya.

“A..anniyo Appa. Aku berangkat kalau begitu.” Ucapku sembari menyambar tasku yang aku gantungkan di kursiku.

“Kyu, kau belum memakan sarapanmu.” Ucap Eomma yang sedang menatap kepergianku.

“Aku kenyang, Eomma. Lagipula ada SooYoung noona yang bisa menghabiskan sandwichku.” Jawabku dan dengan segera aku menggunakan sepatu ketsku.

“Bagaimana kau mau berangkat? Appa saja masih membaca koran.” Ucap SooYoung yang tiba-tiba datang.

“Ah, iya yah.” Ucaku sembari menggaruk-garuk kepalaku yang sama sekali tidak gatal.

“Jeongmal paboya.” Jawab SooYoung dengan menjulurkan lidahnya kearahku.

“Kyaaa~ anak itu cari masalah.”  Batinku.

IN THE SCHOOL

“Appa, aku berangkat.” Ucapku sembari keluar dari mobil Appa-ku.

“Kyu, ambil payungmu di jok belakang. Aku tak mau kau pulang dengan basah kuyup.” Jawab Appaku, dan kemudian aku mengambil payung itu.

Seperti biasa, banyak yeoja yang memperhatikanku. Sungguh aku agak risih dengan mereka, dan aku tak tau apa maksud mereka. Karna aku memperhatikan sekitar sekolah aku tidak sadar bahwa ada seseorang yang berjalan berlawanan arah denganku, dan BRUGG.

“Ah, mianhe. Jeongmal mianhe, apa ada yang sakit?” ucap seseorang, kurasa ia yang kutabrak. Tapi tunggu, kenapa ia yang meminta maaf? Dan kemudian ia membantuku berdiri, namun mengapa? Kenapa jantungku berdetak lebih cepat saat ia memegangku?

“Kau kesakitan ya? Mianhe.” Ucapnya lagi, ia kembali berjongkok dan memunguti buku-buku yang jatuh berserakan karna kami bertabrakan. Dengan segera aku menariknya agar berdiri dan memunguti buku-bukunya yang jatuh berserakan dibawah.

“Ini bukan salahmu, mianhe aku menabrakmu.” Ucapku dan menyodorkan buku-bukunya yang sudah kupunguti.

“Ah, itu kan salahku.” Ucapnya. “Gomawo. Permisi.” Sambungnya lagi, kemudian ia membungkuk dan meneruskan langkahnya.

Aku belum pernah melihatnya di sekolah ini, ia berbeda dengan yeoja yang ada di sekolah ini. Ia begitu cantik dan menawan, tunggu apa yang kau katakan Cho KyuHyun? Aish, paboya. Sudahlah, aku harus segera ke kelas.

“Kyu, istirahat main basket yuk?” ucap salah seorang temanku saat aku duduk di bangkuku.

“Ah, sebenarnya aku sedang malas SungMin-sshi.” Jawabku, jujur saja aku masih sedikit terkejut karna bertemu yeoja itu dan jantungku belum kembali berdetak dengan normal.

“Ayolah, Kyu. Kau kan sangat suka bermain basket.” Ucapnya kemudian, daripada ia semakin mendesakku lebih baik aku menyetujuinya.

“Ne, tapi aku tidak datang tepat waktu.” Jawabku singkat, SungMin-pun tersenyum penuh kemenangan.

~~END KYUHYUN POV~~

~~YOONA POV~~

YoonA, babo! Kenapa kau bisa menabrak seseorang sih? Tapi namja tadi berbeda dengan namja lain, ia sangatlah baik. Aish, apa yang kau bicarakan Im YoonA? Mana ada namja seperti dia yang menyukaiku?

“Hey, Yoong. Melamun saja.” Ucap sahabat kecilku, Kwon Yuri.

“Anniyo. Aku tidak melamun kok, Yul.” Dustaku, ia hanya menganggukan kepalanya.

“Istirahat nanti lihat basket yuk? Katanya SungMin akan main basket.” Ajaknya, ya ia memang begitu menggilai SungMin sejak masuk ke sekolah ini.

“Aku tidak bisa Yul, aku mau ke perpustakaan.” Tolakku dengan halus, ia memanyunkan bibirnya. Kkkk~ anak ini, selalu saja. “Aku hanya mengantarmu saja, kan sejalur dengan perpustakaan Yul. Nanti kalau sudah selesai aku akan menghampirimu, bagaimana?”tanyaku kemudian, kini ia menyunggingkan senyumnya dan mengangguk.

~~~~~

“Sebegitu inginkah kau bertemu SungMinmu?” cibirku kemudian melihat kearahnya yang sedang berjalan sembari bersenandung.

“Tentu saja.” Jawabnya santai.

“Aku duluan ya, Yul.” Pamitku padanya setelah sampai di lapangan basket.

Aku meneruskan perjalananku, namun ada apa denganku? Kini jalanku mulai tidak sinkron dan kenapa aku pusing sekali? Kini pandanganku mulai gelap, namun tiba-tiba aku tidak sadarkan diri.

~~END YOONA POV~~

~~KYUHYUN POV~~

Aku tidak salah lihat bukan? Ia yeoja yang tadi pagi kutabrak bukan? Kenapa jalannya seperti itu dan kenapa matanya tertutup? Aku segera berlari kearahnya dan untung saja tidak terlambat karna ia bisa terjatuh. Aku segera menggendongnya menuju UKS, tanpa peduli banyak pasang mata memperhatikanku.

“Agasshi, bangunlah.” Ucapku sembari mengenggam tangannya yang panas.

“Agasshi, tolong bangunlah.” Ucapku lagi, aku benar-benar khawatir kali ini.

Kini dapat kurasakan bahwa tangannya bergerak, dan ia mulai membuka kedua bola matanya.

“Di..dimana aku?” ucapnya kemudian.

“Agasshi ada di UKS.” Jawabku kemudian. “Apa sudah lebih baik?” tambahku.

“Ne, aku tidak apa-apa.” Jawabnya dengan menyunggingkan senyum manis di bibirnya. “Aku Im YoonA, kau bisa memanggilku YoonA. Rasanya formal sekali kau memanggilku Agasshi.”

“Ah, ne. Aku Cho Kyuhyun, panggil saja KyuHyun atau Kyu.” Jawabku, ia jawab dengan anggukan. “Apa kau sedang sakit YoonA-sshi?” tambahku.

“Aku sakit demam, tadi aku lupa minum obatku.” Ia tersenyum, aigoo manis sekali. Apa yang kau katakan KyuHyun? Aish. “Gomawo, KyuHyun-sshi.” Tambahnya aku hanya tersenyum.

“Lebih baik pulang saja, YoonA-sshi.” Ucapku kemudian, ia menggelengkan kepalanya tanda tidak menyetujui itu.

“Anniyo, aku sudah tidak apa-apa. Sekarang mari ke kelas.” Ajaknya, aku hanya mengangguk setuju.

KYU`S CLASS

“CHO KYUHYUUUUUN.” Teriak seseorang setelah aku masuk ke kelas, aku yakin jika pemilik suara itu LEE SUNGMIN.

“Apa?” jawabku datar daat aku telah duduk di bangkuku.

“Kemana kau tadi? Bukankah kau bilang mau main basket?”

“Ah, itu. Mianhe aku tadi ada kepentingan.” Jawabku ringan, jika aku berkata mengantarkan seorang yeoja ke UKS pasti ia akan menertawaiku.

“Sejak kapan kau menduakan aku dengan kepentingan?” pekiknya, yang membuat seisi kelas menengok kearah kami.

“Ibaratkan saja jika kepentingan itu adalah istriku dan kau adalah selingkuhanku.” Jawabku ringan dan kulihat ia hanya mengerutkan dahinya.

~~END KYUHYUN POV~~

~~YOONA POV~~

Setelah masuk ke kelas aku segera duduk di bangkuku, dan kulihat Yuri hanya memandangku dengan pandangan aneh.

“Ada apa?” tanyaku kemudian.

“Kau darimana YoonA? Aku menungguimu di lapangan basket dan kau tak kunjung datang.” Jawabnya dengan mengerucutkan bibirnya.

“Ah, mianhe Yul. Aku tadi ke UKS, kau tau kan tadi pagi aku lupa minum obat?” jawabku kemudian mendapat anggukan darinya.

“Apa sampai pingsan? Kau ini, cepatlah sembuh.” Jawab Yuri.

“Ne, lagipula cuma demam saja kok.” Jawabku ringan dan mendapat anggukan darinya.

“Kau tau tadi sahabat Sungmin tidak ada di lapangan basket.” Ucap Yuri kemudian.

“Eh? Siapa?” tanyaku.

“Kau taukan, si Cho KyuHyun. Namja dingin yang digilai banyak wanita.” Jawab Yuri. Tapi tunggu, Cho KyuHyun? Yang kuanggap namja baik itu dingin katanya?

“Cho KyuHyun?” tanyaku kemudian.

“Iya, benar. Apa kau tidak tau?” tanyanya heran, aku hanya menggelengkan kepalaku tanda bahwa aku tidak mengetahui itu.

“Kukira semua yeoja tau siapa Cho KyuHyun, namja yang sangat digilai banyak yeoja namun tidak pernah tertarik pada salah satu dari mereka.” Ucap heran.

“Apa ia Cho KyuHyun yang kutabrak tadi pagi dan menyelamatkanku saat pingsan tadi?” desisku, namun kurasa Yul mendengar itu. ah, sial.

“Ia menyelamatkanmu?” ia mengernyitkan dahinya.

“A..anniyo, kau pasti salah dengar.” Elakku kemudian, wajahku mulai memerah.

“YoonA, suaramu itu terdengar jelas. Dan kini wajahmu seperti itu, kau pikir aku baru kemarin mengenalmu?” jawab Yuri sembari menepuk bahuku. “Kau menyukainya?” tambahnya kemudian.

“E…e…eh. a..anniyo..” jawabku gugup, namun Yuri tersenyum penuh arti.

“Kenapa gugup begitu? Bisa saja kau kena LAFS. Kekeke.” Jawab Yuri tenang.

“Maksudnya?”

“Love At First Sight.” Jawabnya, kemudian pergi dengan seketika dari hadapanku. “Apa maksud Yul? Kyaa, kenapa begini? Namun apa benar aku menyukainya?”  batinku.

Aku terdiam, ingin bergelut dengan pikiranku sendiri. Apa aku menyukainya? Ah, aku tidak boleh menyukainya karna ia tidak akan pernah menyukaiku.

“Memikirkan LAFS-mu?” ucap seseorang yang membuatku terbangun dari alam bawah sadarku (?) (lamunanku) yan tanpa aku sadari sudah duduk di sebelahku.

“Yul, kau ini mengagetkanku saja.” Ucapku kemudian.

“Habis kau melamun terus.” Jawanya kemudian. “Benar kan kau memikirkan KyuHyun?” tambahnya, ia tersenyum penuh kemenangan. Tebakannya jitu, namun apa aku harus menjawab ‘iya’?

“….” aku hanya terdiam.

“Jawab aku Im YoonA!” pekiknya kemudian, aku tersenyum kearahnya dan menundukkan kepalaku. Kuyakin jika ia mengetahui jawabanku karna kami memang telah bersahabat sejak kecil.

“Kekeke. Im YoonA-ku sudah besar sekarang.” Ia tertawa renyah, dan aku hanya menggembungkan pipiku.

“Sudahlah.” Ucapku agar ia mengganti topik pembicaraannya.

~~~~~

          Kini waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore, itu berarti waktunya kami untuk pulang. Namun sepertinya tidak untukku, karna keadaan hujan membuatku berdiam di depan sekolah dan menunggu hujan mereda. Aish, kenapa aku lupa bawa payungku sih?

~~END YOONA POV~~

~~KYUHYUN POV~~

Benar dugaan Appa bahwa hari ini akan turun hujan, untung saja ia mengingatkanku untuk membawa payungku. Aku mengedarkan pandanganku ke sekitar halaman sekolah, hmm tampak sepi. Tapi tunggu, bukankah itu YoonA? Apa ia sedang menunggu hujan reda? Apa aku harus menawarinya untuk berpayung denganku? Aish, kenapa aku jadi bingung begini sih?

“YoonA-sshi.” Dengan segenap keberanianku, aku menghampiri yeoja itu. Merasa namanya disebut ia segera melihat kearahku.

“Kyuhyun-sshi.” Jawabnya dengan menyunggingkan senyum manisnya. Aigo, ia manis sekali. Cho KyuHyun kau sudah mengatakannya dua kali, apa yang kau pikirkan?

“Apa kau sedang menunggu hujan mereda?” tanyaku basa-basi.

“Ne, tapi jika tidak segera reda aku akan pulang menerobos hujan.” Jawabnya.

“Aish, kau kan sedang sakit. Kau tidak boleh menerobos hujan, kebetulan aku membawa payung.” Jawabku, aku tersenyum kearahnya.

“Apa boleh?” tanyanya ragu, dan kubalas dengan senyuman manisku :3

“Tentu. Kajja, YoonA-sshi.”

~~END KYUHYUN POV~~

~~AUTHOR POV~~

KyuHyun dan YoonA meneruskan perjalanan mereka, nampak jelas panorama (?) kecanggungan diantara mereka. Tidak ada satupun dari mereka yang memulai pembicaraan, mereka sedang sibuk menenagkan jantung mereka yang sama-sama berdetak lebih cepat ketika mereka bersama.

“Gomawo, Kyuhyun-sshi. Kau membantuku dalam banyak hal hari ini.” Ucap YoonA agak keras karna ia takut jika KyuHyun tidak mendengar suaranya.

“Ne cheonmaneyo, bagaimana kalau memanggilku dengan sebutan ‘Kyu’ saja. Terlalu formal jika kau memanggilku Kyuhyun-sshi.” Jawab KyuHyun.

“Ah, ne. Aku akan memanggilmu Kyu, dan kau bisa memanggilku Yoong.” Ucap YoonA sembari tersenyum kearah KyuHyun.

Kini kesunyian itu telah sirna, dalam beberapa menit saja mereka telah menghias suara rintika hujan menjadi suara canda dan tawa.

“Hei Yoong, aku ingin memanggilmu Deer saja, tertawamu mirip rusa. Kekeke” ucap KyuHyun sembari cekikikan tidak jelas.

“Menurutku panggilan yang bagus jika kau yang mengucapkan, Kyu.” Jawab YoonA antusias.

“Tapi panggilan itu hanya untukku padamu, arraseo?”

“Eh, waeyo? Arraseo.” Jawab YoonA kemudian. “Panggilan Kyu sudah biasa, aku ingin memanggilmu dengan sebutan lain. Apa kegiatan yang paling kau sukai Kyu?” tambahnya.

“Main game.” Jawabnya singkat sembari tersenyum.

“Arraseo, aku akan memanggilmu GameKyu.” Ucap YoonA sembari tersenyum.

“Aku suka.” Jawab KyuHyun kemudian.

Mereka merasakan sesuatu yang berbeda disaat mereka sedang bersama, semakin lama mereka bersama semakin banyak bibit-bibit cinta yang mereka tanam. Apakah mereka belum mengerti bahwa mereka sedang JATUH CINTA?

~~END AUTHOR POV~~

~~KYUHYUN POV~~

Kini aku sudah sampai rumah dengan selamat tentunya. Aku masih memikirkannya, entah mengapa aku selalu ingat kepadanya.

“Apa yang terjadi padaku?” runtukku pada diriku sendiri.

“Kyu?” ucap seseorang dari dalam rumah, ah pasti Eomma.

“Ne?”

“Kau sudah pulang?”

“Ne. Aku ke kamar dulu ya Eomma.” aku berlari menaiki tangga dan menuju kamarku.

“Hy, PSP kau rindu padaku?” tanyaku pada PSP kesayanganku yang tergeletak di mejaku dan segera menyambar dan memainkannya.

“Ah, kenapa aku tidak bisa fokus bermain dengan benda ini?” gumamku sembari meletakkan kembali PSP itu di atas mejaku. “Padahal saat ini saat yang seperti biasa kugunakan untuk bermain PSP. Namun kenapa aku jadi terbayang dengannya? Im YoonA.” Gumamku lagi.

Tiba-tiba pintu kamarku terbuka dengan lebar dan mendapati Soo Noona berdiri di ambang pintu itu. aish, mengagetkan saja.

“Noona, ketuk dulu baru masuk.” Pekikku.

“Habis kau sedari tadi bergumam terus.” Jawabnya ringan.

“Eh?”

“Menurutmu mungkin hanya gumaman tapi bagiku itu sebuah teriakan.” Dia tersenyum penuh kemenangan, apa ia mendengar seluaruh ucapanku?

“Kau sedang jatuh cinta rupanya Kyu.” Ucapnya santai sembari terkekeh sendiri.

“Apa maksud Noona?” tanyaku kemudian.

“Adikku satu-satunya, sadarlah bahwa kau ini sedang jatuh cinta.” Jawabnya sembari mengacak-acak rambutku.

“Anniyo, aku tidak mengerti apa itu CINTA.” Tegasku kemudian.

“Kau pikir aku baru menjadi kakakmu sehari Kyu? Aku melihatmu berpayungan bersama YoonA dan bercanda.” Ia tertawa renyah dihadapanku. “Aku bahkan tidak pernah melihatmu bersama seorang yeoja selain denganku atau eomma.” tambahnya.

“Kau kenal dia? Bagaimana bisa?” tanyaku.

“Kau sudah tidak mengelak rupanya.” Jawab SooYoung tersenyum penuh kemenangan.

“Aku mengelak.” Ucapku sembari mengalihkan pandanganku kearah lain.

“Kyu, aku ini sudah mengenalmu sejak kau kecil anni bahkan sejak kau lahir. Aku belum pernah melihat addikku seperti sekarang ini, bahkan tidak bermain dengan PSPnya sepulang sekolah.” Jawabnya.

“….” aku terdiam, memikirkan sesuatu yang semenjak tadi kami bicarakan.

“Kau menyukainya kan?” ucap Soo sembari menyenggol lenganku.

“Kan sudah kubilang kalau cinta itu hanya bualan belaka.”

“Kau akan segera merasakan itu Kyu. Ah, satu lagi. Aku setuju jika kau menyukai YoonA, karna ia adalah anak yang baik.” Ucapnya sembari meninggalkanku.

“Noona.” Panggilku.

“Ne?”

“Kau mengenalnya?” tanyaku kemudian.

“Ne, ia adik Taeyeon. Aku sering bertemu dengannya saat main ke rumah Taeng, lagipula kau taukan kalau rumah kita hanya beda satu blok?” ucapnya, jadi ia adik Taeng noona?

“Aku kan tidak mengetahui rumah Taeng noona. Apa ia tau kalau aku adikmu, Noona?” Ucapku.

“Tidak, hanya Taeng yang tau. Kau menyukainya bukan?” tanya Soo menyelidik.

“Keluar dari kamarku.” Ucapku seraya mendorongnya keluar dari kamarku.

~~END KYUHYUN POV~~

~~AUTHOR POV~~

“Young-ie, adikmu kenapa?” tanya Eomma yang berada di lantai dasar.

“Cho KyuHyun sedang jatuh cinta Eomma.” teriak Soo dan tentu saja terdengar oleh KyuHyun.

“Diamlah, Noona.” Teriak Kyu dari dalam kamarnya.

YOONA`S HOME

“Eonnie.” Pekik YoonA seraya memasuki kamar milik Eonnienya dan memeluk Eonnienya yang sedang membaca buku.

“Yoong, ada apa?” tanya Im Taeyeon (kakak dari Im YoonA yang sering dipanggil Taeng).

“Eonnie pernah jatuh cinta?” tanya YoonA yang sontak membuat Taeng yang sedang meminum air putihnya menyemprotkan air itu.

“Yak eonnie, kau kenapa?” tanya YoonA panik, dan hanya dibalas senyuman olah kakaknya.

“Kenapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu Yoong?” tanya Taeng kemudian.

“Aku hanya ingin tanya bagaimana rasanya saja.” Jawab YoonA ringan.

“Jantungmu berdetak lebih cepat saat bertemu dengannya, membuatmu jadi salah tingkah, memngingatnya membuatmu tersenyum-senyum sendiri, dan lain-lain~ memang kenapa Yoong? Kau sedang jatuh cinta?” tanya Taeng menyelidik.

“Anniyo~ ia pun berlari menuju ke kamarnya sendiri.

“Aish, anak itu.” desis Taeng.

~~~~~

~~END AUTHOR POV~~

~~KYUHYUN POV~~

Hampir satu tahun sejak perkenalanku dengan YoonA yang sangat tidak terduga, kini hubungan kami semakin dekat. Namun kini ia meninggalkan Seoul dan tinggal di Paris ia berkata bahwa hanya akan setahun disana namun kenyataannya kini telah 3 tahun ia tinggal disana. Ia bilang bahwa Appanya sakit, ia terpaksa pindah kesana untuk sementara waktu. Namun kini tiga tahun sudah berlalu ia tak segera kembali, kembalilah Deer hatiku selalu memintaku untuk menunggumu.

Harus berapa lama lagi aku harus menunggumu Im YoonA? Membuat hatiku bimbang, takut sekali jika ternyata kau kembali ke Seoul dan sudah memiliki seseorang dan bukan aku. Mengapa aku tidak segera menyatakan perasaanku dulu?

Apa aku akan bertemu lagi denganmu Deer? Aku ingin melihatmu, aku merindukanmu. Aku menyesal telah menganggap cinta hanya bualan belaka, cintaku padamu adalah sesuatu yang suci dan pantas aku perjuangkan. Cintaku padamu adalah sebuah perjuangan, aku dapat berubah menjadi Cho KyuHyun yang baru sejak bertemu denganmu Deer.

Dua jam sudah aku duduk di ayunan yang terletak di halaman rumah YoonA. Tempat ini adalah kesukaannya, ah bogoshipoyo Deer.

“GameKyu.” Ucap seseorang sembari memegang pipiku dengan jari telunjuknya, tunggu GameKyu? Dengan segera aku membalikan badanku dan mendapati seseorang yang aku rindukan.

“Deer.” Desisku, aku tidak sadar bahwa kini orang yang kurindukan telah berada di depan mataku. Aku tak tahan untuk menumpahkan air mataku.

“GameKyu, kenapa menangis? Apa kau tak ingin aku datang?” tanyanya.

“Kenapa berkata begitu? Aku merindukanmu Deer, apa disana satu tahun disini terasa 3 tahun huh?” ucapku disela tangisku.

“Mianhe, aku tak mengabarimu.”ia menundukan kepalanya.

“Deer, bogoshipoyo~~ Jangan tinggalkan aku lagi.” Ucapku, dengan segera aku memeluknya.

“Ne, GameKyu.”

“Saranghae.” Bisikku lembut di telinganya, ia kemudian mendongakan kepalanya seakan tidak percaya akan apa yang aku ucapkan.

“Aku mencintaimu, aku salah menganggap cinta hanya kebohongan belaka. Aku merasakannya Deer, aku mencintaimu sangat mencintaimu.”

“Aku juga mencintaimu GameKyu, JEONGMAL SARANGHAEYO~.”

Beginilah rasanya mencintai seseorang, dan juga dicintai seseorang. Oh tuhan aku takkan pernah menyesal mencintainya, ia adalah segalanya bagiku. Terimakasih Tuhan, kau telah menjelaskan padaku arti CINTA.

~~~~~

~~END KYUHYUN POV~~

~~AUTHOR POV~~

Pengantin wanita tengah berjalan menuju altar, ia tampak begitu cantik dengan gaun putih yang ia kenakan. Di tengah altar sang pengantin pria telah berdiri tegap menunggu pengantinnya dengan setelan jas hitam dan kemeja putihnya tak lupa ia menggenakan dasi untuk melengkapi busananya.

Janji suci telah terucap dari bibir mereka, kini YoonA dan KyuHyun telah sah menjadi suami istri. Appa dan Eomma KyuHyun nampak sangat bahagia kini anak bungsunya telah menikah, Appa dan kakak Yoona tengah menangis haru mereka semua sangatlah bahagia.

Waktu demi waktu telah berlalu, aku akan tetap disampingmu, mencintaimu dan menyayangimu.  –Cho`s Family-

END

Advertisements

5 thoughts on “[Freelance] What The Meaning Of Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s