[Freelance] Momo The Babo!


title : Momo The Babo Part 9
Cast : Jungmo TRAX
         Seohyun SNSD
         Kyuhyun Suju
        Sehun EXO (Cameo)
Genre : romance, comedy (a bit)
Author : kang Sangmi
Enjoy reading, chingudeul!! Jeongmal kamshahamnidaaaaa, masih ada yang mau baca ini… hahahaha, maaafff ya sekali lagiii~~
Don’t bash, comment, critics, and suggestion are welcome~~~ :****
 
Jungmo POV
 
“TADAHHHHHHHHH” Changmin mengeluarkan terompet dan meniupkannya berulang kali… dasar gilaaaaa
“hey kau, hentikan ituuu,  kuplester kedua bibirmu jika kau tidak berhenti!!!” sentakku
“Changmin, kau berisik….. PRETTTTT” siwon melakukan hal yang sama dengannya… zzzzzzzz apa yang salah dengan otak dua orang ini…
“kalian beruda berhenti” Kangin menghentikan mereka… Terimakasih Tuhan, masih ada 1 yang normal… huh,,
“ada apa kesini?” tanyaku sambil meliriki mereka bertiga
“jay hyung hilanggggg” kata changmin, jelas saja dia hilang… -_-
“tanpa kabar” disusul kang in… maling kok ngasi kabar… ==
“ohhhh, sekalian besok kalian datanglah….” Aku menyodorkan kartu undangan… entah Jay dan gyuri kemana aku tidak mau tahu… -_-
“Loh hyung, lusa Jinri ulang tahun? Wah 17”  changmin melongo
“iya, karena ibunya yang alay itu besok dia akan pesta besar-besaran…” jawabku setengah tidak peduli….
Drrrrttttt….”Seohyun calling”
“apaaa?” tanyaku
“Yah babbo, kenapa kau menyolottt!!” kata seohyun
“beuhhh, ada apa?” tanyaku
“hari aku ingin mengajakmu mencari hadiah buat jinri… aku juga ingin membicarakan sesuatu  bisa ‘kan??”
“nee, aku jemput jam 4 di rumah..” kataku dan langsung menutup telpon ketika ia menyetujuinya…
“hyung, ini nenekku bilang ini bagus untuk istrimu tapi entah apa maksudnya..” Changmin memberikan sekotak kimchi, aku membukanya… ewww baunya… menyengatttt
“hoekkkk… ughhhh” aku menutup segera kotak kimchi itu dan berlari secepat kilat menuju kamar mandi.. entah bagaimana aku muntah, rasanya semua makananku keluar… dari beberapa hari yang lalu selalu seperti ini… moodku memang gampang jelek ahir-akhir ini, dikarenakan kepalaku pusing… AAAAAAAA!!! Jangan bilang aku terserang kanker…(-____-ˡǁ)
“hyung gwenchanaa??” tanya changmin mengelayuti pundakku..
“JELAS ENGGAK” jawabku nyolott, dasarrrr bikin geram saja
“kau seperti kena morning sickness.” Kata Siwon… HWEH?
“mwo?? Aku laki-laki yang benar saja, jangan ngomong yang aneh-aneh…” mukaku langsung terlihat bloon… jujur, aku sedikit cemas..jangan-jangan aku hamilll?? #plakkkk #salahgaul
“biasanya memang perempuan, tapi ada juga yang yang suaminya yang ngidam dan mual-mual…” sahut siwon sekali lagi…
“se..serius.. nggak mungkin” aku mulai mengingat-ngingat… sekitar 3 bulan lalu abuchi memberikan barang aneh itu,tonik berwarna merah!!!
“kau yakin?” kangin mencondong mukanya ke arahku
“entah… .__.” Jawabku…” juga ingin membicarakan sesuatu” ahhhhh jangan-jangan….
 
Author POV
 
“noooonnnnaaaaa… noooonaaaaaaaa~” aku menoleh mencari sumber suara yang paling kukenal itu…
“sehun ahhhhh, kenapa kau disini?” tanyaku… Seo Sehun, sepupuku.. kalau lihat nama marganya maka kalian akan tahu dari pihak mana ia berasal…
“shhhh, jangan keras-kerasss…. Aku kaburrrrrrr dari rumah” anak ini masih SMA tapi sudah berani kabur -_-
“dasar anak nakal, kenapa kau pergi dari rumah??? Appamu akan membunuhmu kalau sampai tahu? Terus bagaiimana sekolahmu?” aku menyeretnya menuju kantin dan duduk…
“noona, aku laparr, :X” dia menarik lengan bajuku…. Hufffttt…. Aku benar-benar sangat tidak tega, dia terlalu unyu untuk dimarahi…. Sehun memang sudah besar… kelas 3 sma… tapi dia, diluar memang keren, tapi aslinya seperti ini…
“kau mau apa? Steak?” tanyaku,
“ani… aku mau masakan koreaaaa” jawabnya, dia terlalu bersemangat….aku kasihan padanya, selalu terdekam di London, belajar bisnis, padahal di umur segitu seharusnya dia memiliki kebebasan… maunya sih jadi artis kaya EXO, katanya ==”
“aku masih mau jadi artis, masih mau nari kaya exo” sambil makan 3 macam masakan
“ngimpiiiiii, sehunnn… liat yang kaya Suho kaya, ganteng, pintar, bisa nyanyi, humble… kamu?? zzzz” jawabku
“alahhh, level ecek”, gantengan aku, kaya aku, dance oke’an aku, humble aku, lewatttt (besok sehun disambel ama engkong suho xD)” sewotnya, duh, anaknya sapa sih… gak pernah ngaca, kaya seseorang yang sangat monyong di negeri entah berantah
“setelah ini kita akan dijemput oleh Jungmo-ssi, kau harus sopan padanya.. jangan nyewot, janji?”
perintahku… dia mengangguk
“noona yaaa, jangan beitahu samcheon soal ini yaaaa??? Nanti aku digeret pulang ke London, malesss” katanya…
“nee… “ aku menghela nafas… sulit sekali keadaan ini… aku harus menerangkan ke Jungmo soal Sehun… masih harus menjelaskan hubunganku dengan kyuhyun.. aigoooo…
 
Author POV
“Jadi,,,, Sehun adik sepupumu ini akan menginap di rumah kita untuk 1 bulan?” tanya Jungmo dengan alis kanannya
“ehmmm, yaaa… begitulah.. kau tidak suka?” Tanya Seohyun yang melirik Sehun dengan muka sedihnya…
“aku… aku janji bakal jadi anak baik, kok… “ sehun menatap Jungmo dalam-dalam, sampai Jungmo Cuma menghela nafas
“jelek aja belaguuu, kalau aja aku enggak harus sembunyi, aku tidak akan mengemis… HARGA DIRI GUEHH” batin Sehun
“sebenarnya, aku tidak ada masalah.. meskipun disini sampai 10 tahun.. hanya saja… kalau menyembunyikannya dari abunim…” jawab Jungmo dengan muka berpikir..
“ahh, itu nanti jadi urusanku, babbo ah~~, bolehh yaaaa??” muka Seohyun merajuk dengan mata puppy eyes… terang saja Jungmo Cuma mengangguk..
“oke… Sehun ah, kau tidur di atas, masukkan saja barang-barangmu…” Jungmo menarik Seohyun..
“Seohyun.. ada yang ingin kubicarakan… ke kamarmu saja…” ajak Jungmo mengenggam tangan Seohyun..
“wae?” Seohyun langsung duduk di ranjang miliknya
“karena Sehun ada disini, untuk 1 bulan, aku harus tidur disini… dia akan curiga..” jelas Junmo, Seohyun mengangguk…
“Babbo ah… ada yang ingin kukatakan….” Seohyun menghentikan langkah Jungmo
“hmmm, katakana saja..” Jungmo duduk di sebelah seohyun..
“kita…. Harus berpisah… 4 bulan lagi…  kita..” Seohyun tidak bisa melanjutkan kata-katanya, Jungmo hanya ternganga…
“ara… arasseo… kita bercerai saja… 4 bulan lagi sudah 1 tahun bukan…” Jungmo memeluk Seohyun… “gwenchana, kau harus bahagia… jangan mengecewakan aku, mungcheungtni…” *bodoh
“mianhae babbo ya…” seohyun terus memeluk Jungmo seerat mungkin…
“yah, aku lapar… masak sana!!” Jungmo berdiri meninggalkan Seohyun dan keluar dari kamar itu
“babbo… jeongmal… jweosanghamnida….” Seohyun memeluk boneka domba di depannya… “maaf…” Seohyun termenung menatap boneka itu sekali lagi…
 
 
 
Sehun POV
Aku melihat ke sekeliling kamarku ini… gitar… pasti punyanya si congkak itu…
“noonaaa….” Aku menyusuri tangga dan menemukan noona di dapur… asal kalian tahu, noona hanyalah satu-satunya saudara yang kumiliki… dan herannya lagi, kenapa samcheon menjodohkannya dengan pria aneh begitu… meskipun kaya ada batasannya dongg!! Masa kaya gitu, tsk.. aku masih lebih suka Kyuhyun hyung… (persukutuan maknae -_-…) lebih sopan, baik, nggak congkak, hebat lagi mirip-mirip kyuhyunnya suju…
“mwoya?” tanya noona sambil mengupas wortel-wortel di depannya
“ani… aku… bosan… terus ada gitar di kamarku… boleh aku pinjam?” tanyaku, tapi bukannya dijawab noona malah hidungku dicubit…
“tanya Jungmo hyung sana… dia yang punya… minta ajar sekalian… biar disini kamu nggak liburan sia-sia” jawab noona dengan santainya… ughhhh
“wae? kau tertarik dengan gitar? Sehun yaa… Ayo naik ke atas” tiba-tiba makhluk bernama Jungmo itu menarikku kembali ke kamar… glek….
“kau pernah belajar? Sudah bisa?’ tanyanya, aku duduk dan mengangguk…
“tapi tidak begitu bisa, aku hanya hafal kuncinya saja… aku suka sih… tapi… nggak sempat belajarnya” jawabku…. Aku miris melihat keadaanku sendiri… I NEED FREEDOM!!
“wae? tidak diijinkan, bukan?” tanyanya… aku mengangguk, dia Cuma tersenyum…
“pegang ini… sebelumnya aku ingin menawarkan sesuatu padamu…” ujarnya sambil mengeluarkan pik gitar…
“apa?” tanyaku
“kalau kau berhasil memainkan gitar dengan benar, aku akan mengajakmu jalan-jalan ke lotte world dengan noonamu tercinta, terus kita bisa renang sama-sama di Caribbean… kau suka bubble tea, kan? Ehemmm…” dia melirikku dengan pandangan meringis,… jangan-jangan..
“Kenapa kau tahu aku suka bubble tea!!! Penguntit!” teriakku..
“heh, kecilkan suaramu… nggak kakak nggak adik sama-sama liarnya… kalau kau tahu kangin… dia temanku…” aku terdiam.. pantas.. jadi dia mencari-cari informasi supaya aku betah tinggal disini.. ternyata bibir monyong ini baik juga….
“aku terima tawaranmu!! Awas kalau noonaku yang cantik menangis gara-gara kau!! Tidak akan kuampuni!!” aku mengancamnya dan memeletkan lidahku…
“berani mengancam, nggak ada bubble tea!!!” sergahnya, aku terdiam dan menelan air liurku… oke, fine!! Lihat saja, noona pasti memujiku nanti… bweeeeekkkkk
 
Kyuhyun POV
 
“Opppaaaa, eodiga?” lagi-lagi dia memaksaku untuk menghadiri ulang tahunnya
“Jinri ah…. Apa aku harus hadir? Apa eomnamu tahu soal aku? Itu merepotkan….” Tanyaku… jelas saja aku tidak akan bar-bar mengungumkan hubunganku dengannya..
 “dia tahuu, dia juga tahu namamu…. Dia malah menyuruhmu hadirrrr.. datang ya, oppaaa~” serunya dengan manja… ini kesempatan… jika aku bisa masuk kantor itu dengan rekomendasi yang bagus, aku akan melepas Jinri dengan pelan-pelan…. Aku akan membiarkannya memutuskanku..
“hmmmm… aku akan kesana, kau harus terlihat cantikkk nanti malam, arasseo?” kataku… yah, ini akan berakhir…
“arachiiii~~ annyeong oppaaa, saranghaeyo~ teheeee” katanya
“anyeong” aku menutup telpon itu… berdiri dari taman kampus kami…
“Seo joohyunnnnnnnn” aku tersenyum dan memeluknya erat-erat seakan aku tidak memiliki besok untuk bersamanya…
I’ll never be your mother’s favorite
Your daddy can’t even look me in the eye
Ooh, if I was in their shoes, I’d be doing the same thing
Sayin’ “There goes my little girl
Walkin’ with that troublesome guy”
 
Cause there’ll be no sunlight, if I lose you baby…
There’ll be no clear sky, If I lose you baby..
Just like the clouds my eyes will do the same…
If you walk away, everyday it will rain..
Rain, rain.. ra-a-a-in…
 
Oh, don’t just say (don’t just say) goodbye (goodbye),
Don’t just say (don’t just say) goodbye (goodbye)
I’ll pick up these broken pieces ’til I’m bleeding
If that’ll make it right
(It will rain- Bruno Mars) *play it, pleaseee :*
 
“ahhh kyuhyun ahh, kau membuatku kaget” bibirnya mengerucut…
“aku…. Aku rindu saat kita masih SMA… saat aku dengan bebasnya berjalan-jalan denganmu…” aku memang merindukan masa-masaitu, aku rindu ketika aku tak harus berbohong…. Aku rindu memeluknya tanpa rasa bersalah, aku rindu ketika aku tak harus mengejar apa-apa demi bersamanya….
“nadoo, kau lapar kyu ah~~? Bbab mokja~~!!(ayo makan)” ajaknya…. Entah kenapa dia lembut sekali seprti salju yang terinjak di tanah… tetap putih meskipun terinjak-injak oleh bermacam-macam sepatu…
“hyunie ah… jinjja gomawo” kataku menarik rambutnya ke cuping telinga miliknya., dia tersenyum
“ani…. Harusnya aku yang seperti itu, terima kasih… kau mau menungguku…” katanya dan mencium bibirku… di tengah dinginnya salju… di balik pohon-pohon tanpa daun… entah kenapa air mataku tiba-tiba menetes, aku memeluknya semakin erat, semakin dekat…
Jika.. aku bisa meminta… bolehkah aku terlahir lagi, supaya dia tidak tersakiti…
 
Author POV
“Jika dengan begitu dia bahagia, untuk apa aku besikeras menahannya, aku akan menyakitinya… dan aku tidak pernah berharap itu terjadi…”Jungmo menutup kedua matanya, memegang kopi yang mendingin karena butiran-butiran putih yang menghujani… dengan jelas ia menatap Seohyun… di pelukan Kyuhyun… mencium pria berambut coklat…
 
 
“meskipun aku kembali, ke waktu dulu dan memperbaikinya… jawabannya akan sama… tapi aku tidak akan menyakitinya, kan? Aku tak bisa berpisah darinta.. tidak bisa…. Tuhan, maafkan diriku..” Kyuhyun menyandarkan kepalanya di pundak Seohyun… rambut mereka yang kecokelatan dihujani oleh kapas berair tersebut..
 
“aku mencintainya… aku tidak bisa berdiri hanya menatapnya… tapi kenapa… setiap aku memejamkan mata… yang kuingat… si bodoh tu… semuanya berulang kembali… hingga aku mati rasa… salahku… ini salahku” Seohyun terdiam menatap langit kemerahan di hadapannya…
 
“aku hanya ingin kau bahagia….” Dengan suara yang sangat tipis Jungmo mengatakannya dan meninggalakan kedua orang itu..
 
항상내게 너무 잘해줘서 쉽게 생각했나
I guess I took you too easily because you were always so good to me
이젠 알아 고집때문에 힘들었던 너를
Now I know that you were suffering because of my stubborness
 
바보야 진짜아니야, 아직도 나를 그렇게 몰라?
Hey stupid, that’s not for real, you still don’t know me?
너를 가진 사랑, 나밖에 없는
There’s no one but me who can have you
제발 나를 떠나가지
so please don’t leave me
 
하나만 사랑하는데
I love only you
이대로 나를 두고 가지마
so don’t just leave me here
나를 버리지마 그냥 안아줘
Don’t leave me, just embrace me
다시 사랑 하게 돌아와..
Come back so I can love once again
 
TBC
(응급실(Emergency room)-IZI)

One thought on “[Freelance] Momo The Babo!

  1. Pdahal aq lgi hiatus bca ff,eh ga sengaja ketemu si monyong #plakkk.
    Ya ampun. . .
    Ini ff jaman kapan wooyyy!
    Dah keriputan nungguinnya -_-
    hiks,jungseo jangan cere dong. . .
    Tp aq juga maunya seokyu bersatu #plakk.wires akut._.v
    okesip.daebak.
    Next part aq search setahun ato dua tahun lagi,yah? -_-
    #psti blm nongol -V-😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s