[Freelance] A Little White Lie #9


A Little White Lie

Chapter 9

Annyeongggg…..!!!!

Yah…part” kmarin kurang menarik,kurang panjang, atau kurang seru yah…? maklum aja yah ni ff perdana aku jadi masih banyak typonya. Ini udah detik” menuju ending… please yang udah baca jangan lupa komennya..!!! dan makasih banget buat para readers yang udah setia ngomen ni ff. Jujur, aku gak nyangka kalau responnya bakalan kayak gini. Padahal aku iseng tiba” pengen bikin ini ff. eh… taunya lumayan laris… makasih bangeeeetttt ya readerdeul…..!!!!

Pasti banyak yang kaget oh ternyata Sooyoung sepupunya Kyu ma Donghae, terus maksud Perkataan Kyu ke Soo waktu itu maksudnya apa ? oh ya thor..bukannya yang dibilang Kyu di bukunya itu liontin yang inisialnya S kok yang dikembaliin Kyu ke Seo gantungan Keroro ?. nah buat jawaban pertanyaan diatas bakal terjawab di part ini. So enjoy reading yah….!!!!

Don’t be plagiator……….!!!!!!

And Happpyyyyyyyyyyy readinggggg…………….!!!

Main Cast : Cho Kyu Hyun, Lee Donghae, Choi Min Ho, Seo Joo Hyun, Im Yoona, Choi  Sooyoung.

Others Cast : Lee Teuk, Taeyeon, Choi Siwon, Tiffany Hwang, Sunny.

Genre : Romance, Comedy.

Author : Zee’seokyuwires

Author’s Pov

“Apa kau selalu seperti ini pada setiap namja yang dekat dengan noonamu..?”

“ani…”

“karena sebelum ini Seohyun noona tak pernah membawa seorang namja kecuali Minho hyung dan ia juga tak pernah menunjukkan gejala-gejala menyukai laki-laki manapun…”tambah Taemin cepat

Alis Kyuhyun terangkat. Ia merasa percakapan ini menjadi menarik.

“lalu maksudmu sekarang dia menunjukkan gejala itu…?”tanya Kyuhyun tanpa bisa menahan rasa senang yang terbit dalam hatinya.

“jangan senyum-senyum..!! aku tak sedang bercanda denganmu…”

“dengar, aku merasa dia mulai menyukaimu. Jadi kalau kau tak serius dengannya, cepat menyingkir. Aku tak ingin noonaku sakit hati atau semacamnya gara-gara kau..”

Kyuhyun berdiri dari duduknya.

“aku mengerti. Sungguh aku mengerti maksudmu. Aku tahu kau sangat menyayangi noonamu..”

Kyuhyun lalu mencondongkan tubuhnya ke arah Taemin sambil membisikkan sesuatu pada Taemin.

“tenang saja, aku tidak main-main dengan dengan kodok cantik itu. Aku tahu apa yang harus kulakukan…”

Taemin menatap Kyuhyun heran.

“kodok cantik..?”batin Taemin

***

Suasana sungai han pada sore hari yang tak begitu ramai pengunjung menjadi tempat tujuan sepasang yeoja dan namja yang tak lain adalah Donghae dan Yoona. Mereka berdua menikmati pemandangan sore hari dipinggir Sungai yang menjadi ikon korea itu.

“oppa..?”

“hmm…?”

“sebentar lagi appaku akan  pulang, aku mau mengenalkanmu pada appaku…”

“nde…?”

“wae..? kau tak mau..?”

“anio…hanya saja…bagaimana kalau appamu tahu aku baru lulus SMA…?”

“hahaha…. kau tenang saja oppa. Aku sudah menceritakan hubungan kita pada appaku dan dia tidak menolak..”

“mwo…? kau menceritakan semua tentang hubungan kita..?”

“semua…”

“Yoong..kau benar-benar menurunkan harga diriku…”

“wae..? kau tak perlu malu oppa. Appa ku mengerti keadaanmu..”

“jinjja~yo..?”

“ne..”

“tetap saja aku malu Yoong…”

“ani…kau tak perlu malu. Appaku memaklumi keadaanmu oppa…”

“terserah kau saja kalau begitu..”

Mereka berdua akhirnya memutuskan pulang ke rumah. Donghae mengantar Yoona pulang. Saat sampai di gerbang mereka berdua melihat Seohyun dan Kyuhyun sedang berbincang-bincang.

“Kyu..? apa yang kau lakukan disini..?”

“oh hyung…?!! kau kesini juga..?”

“aku tanya apa yang kau lakukan…?”

“tadi aku mengantar Seohyun pulang lalu ia mengajakku masuk….”

“apa kalian sudah baikan..?”

“kau senang rencanamu berhasil…?”

“apa yang kau katakan..?”

“memangnya apa rencana kalian..?”

“anio..Hyun… kau jangan percaya ucapan evil satu ini…”

“oppa kajja masuk..!! aku akan mengantar Kyu oppa pulang..”

“kau mau mengantar evil ini pulang..? memangnya kau bisa menyetir..?”

“onnie pabbo..!! tentu aku hanya mengantar sampai gerbang…”

“owh…sudah sana antar evil ini pulang…!!”

“ kajja…!!”

Seohyun mengatar Kyuhyun menuju pintu gerbang rumahnya. Tanpa sadar dibelakang mereka berdua. Donghae dan Yoona sedang asyik berhigh five ria.

***

Saat Kyu tiba di appartemen. Ia sedikit kaget melihat seorang yeoja sedang duduk di sofa ruang tamunya.  Yeoja itu adalah Sooyoung.

“Youngie…?”

“oh..oppa kau sudah pulang..?!”

“ne..ada apa ..?”

“tadi aku bertemu Siwon ahjussi, dia mengatakan bahwa Fanny ahjumma memberimu surat. Memangnya apa isi surat itu oppa…?”

“dia hanya meminta maaf padaku karena telah meninggalkan kami dan dia menyuruhku menemukan Kim Jung Soo..”

“Kim Jung Soo..?”

“ne..apa kau mengenalnya…?”

“ani..hanya saja terasa familiar di telingaku..”

“memang apa hubungannya keberadaan Fanny ahjumma dan Kim Jung Soo itu..?”

“molla… oemma tak memberi tahuku sama sekali…”

“Youngie aku sangat membutuhkan bantuanmu. Hanya kau satu-satunya yang bisa membantuku mengembalikan semuanya  seperti semula…”

“tenang saja oppa aku akan selalu membantumu..”

“gomawo Young..”

“kau jangan pesimis oppa..!! aku percaya bahwa keluarga besar kita akan kembali utuh. Dan disaat itu tiba kita bisa memperbaiki dan memulai semuanya dari awal…”

“ kau benar-benar semakin dewasa sekarang…”

Kyuhyun mengacak-acak rambut Sooyoung gemas.

“tentu saja.. memangnya kau, mengakui perasaanmu saja tak berani..”cibir Sooyoung

“perasaan..? pada siapa..?”

“cih…kau masih belum mengaku juga..?”

“tentu pada Seohyun. Matamu menjelaskan semuanya oppa..”

“jadi kau tahu..?”

“hahaha…aku sangat ahli dalam bidang itu…”

“apa tidak apa jika aku membagi perhatianku padanya…”

“kau sudah dewasa dan sudah saatnya juga kau memikirkan yeojacingu. Malah semakin baik jika kau menjalani keduanya. Jangan terlalu serius dengan masalah keluarga kita…!!”

“Donghae hyung juga mengatakan hal yang sama padaku..”

“hahaha…kau pikir nasihatku barusan sekedar omong kosong..?! aku juga tak ingin oppa menjadi ahjussi tua yang tak laku-laku. .”

“yak..!!”

“kupikir kau akan marah jika aku membagi perhatianku padanya..”

“mwo..? kau terlalu berlebihan oppa… justru aku semakin senang jika kau menemukan seseorang yang bisa menjadi penopangmu saat ini. Apalagi yeoja itu sahabatku sendiri. Dan mungkin saja keberadaan Seohyun bisa mengurangi traumamu itu…”

“aku lega kalau begitu..”

“Youngie…”

“wae..?”

“kau mau membantuku..?”

“mwo~ya…?”

“kemarilah..!!”

Kyuhyun membisikkan sesuatu ditelinga Sooyoung.

“MWO…?!!”

“kau serius…?”

Kyuhyun mengangguk sambil tersenyum evil kepada Sooyoung. Yeoja itu hanya membelalakkan matanya sambil berteriak kaget mendengar bisikkan Kyuhyun padanya.

***

Malam ini Sunny dan Sooyoung datang ke pesta perayaan kemenangan kelasnya dalam festival olahraga kemarin. Pesta ini diadakan di halaman rumah Seohyun. Beberapa teman sekelas Seohyun juga hadir. Sekelompok yeoja tiba-tiba menghampiri Seohyun dan mengajaknya ke belakang rumah Seohyun.

“hei…Seohyun~ah kau ini benar-benar yah…!! kubilang jangan dekat-dekat dengan Kyuhyun oppa kami. Tapi kau malah semakin lengket dengannya..”

“kau menganggap remeh ancamanku waktu itu yah…?!!”

“ani..k..kau salah paham..”

“cih…masih tak mau mengaku lagi…”

“jeongmal mianhe…”

“sudahlah..!! kali ini aku berbaik hati dengan yeoja sepertimu. Aku merelakan Kyuhyun oppa untukmu, tapi tidak untuk Minho..”

“jauhi Minho sekarang atau kau rasakan akibatnya…!!”

“mianhe tapi aku tak bisa menjauhinya…”

“mwo..? kau menentang kami..?”

“jeongmal…aku tak bisa menjauhinya. Tapi percayalah aku hanya menganggapnya oppa tidak lebih…”

“cih…kau ini serakah juga yah..!! kau pikir aku percaya pada ucapanmu..?”

“aku tahu kau pernah bersekongkol dengan geng Goo Hara untuk membantu mereka mendekati Minho..”

“mianhe tapi saat itu mereka yang memaksaku…”

“dasar yeoja tidak tahu di..”

Ucap salah satu yeoja itu sambil menampar pipi Seohyun. Namun, belum sampai tangan itu mendarat di pipi Seohyun. Seorang namja menahan tangan yeoja yang akan menampar Seohyun.

“mianhe…tanpa kau suruh Seohyun menjauhiku. Aku lebih memilih menjauhi yeoja licik sepertimu..”

“op..oppa…kau salah paham..”

Minho mendengus kesal kearah yeoja itu.

“sudah licik masih bisa berbohong…”

“kau pikir aku tak mendengar semua perkataan kalian pada Seohyun tadi..?!!”

“jangan mengganggu Seohyun lagi. Jika nanti ada salah satu bagian tubuh Seohyun yang lecet karena ulah kalian. Aku tak segan merusak wajahmu..!!”

Tanpa babibu para yeoja yang tadi membully Seohyun mengerang kesal lalu meninggalkan mereka berdua.

“gwenchana..?”

“ne..gwenchana… Gomawo oppa sudah membantuku..”

“cheonma…kajja kita kembali ke depan…!!”

“ne…”

Mereka kembali ke pesta yang sudah semakin ramai karena satu-persatu teman Seohyun mulai berdatangan. Para yeoja yang tadi membully Seohyun tak lagi nampak disana. Seohyun melihat Taemin menjemput seorang yeoja cantik, tinggi, dan manis yang baru sampai di depan gerbang rumahnya. Apa itu yeojacingunya Taemin..? omo..dia cantik sekali, dibanding aku dia jauh lebih cantik, batin Seohyun.

“Noona..!! kenalkan ini temanku, namanya  Sully…”

“oh annyeong…Seohyun imnida aku noonanya Taemin..”

“ne..Sully imnida teman sekelas Taemin…”

“oh ya..apa aku boleh memanggilmu onnie..?”

“ne..tentu saja..”

“Seohyun onnie mianhe sudah lancang datang ke pestamu, ini karena Taemin yang memaksaku..”

“ah..gwenchana. aku semakin senang jika kau mau datang ke pestaku..”

“ne..gomawo..”

“cheonma…bergabunglah dengan mereka..!! ambil makanan sesukamu…!! Minnie..ajak temanmu bergabung dengan yang lainnya..!!”

“ne..Sully kajja..!!”

Tak lama kemudian Donghae dan Kyuhyun datang.

“oppa..!! kenapa baru datang..?”

“mianhe Seo…ini gara-gara Kyuhyun yang terlalu lama dandannya..”

“enak saja kau Hyung, bukannya kau yang lama dikamar mandi..?”

“sudahlah jangan bertengkar…!!  kajja bergabung dengan yang lainnya..!!”

“ne kajja !!”

Malam itu menjadi pesta yang meriah dirumah Seohyun. Sayangnya oemma dan appa Seohyun sedang pergi ke Jeju untuk menangani bisnis appanya. Ditengah-tengah kebahagiaanya dalam pesta itu. Tiba-tiba saja moodnya sedikit turun saat melihat Sully dan Kyuhyun sedang mengobrol asyik. Entah apa yang mereka bicarakan. Jarak wajah mereka begitu dekat dan sesekali Sully tertawa lebar mendengar ucapan Kyuhyun.

Author’s Pov End

Seohyun Pov’s

Aku duduk di sebelah Taemin yang sedang asyik mengobrol dengan Minho dengan begini aku bisa sedikit mendengar pembicaraan antara Kyuhyun dan Sully. Jarakku dengan mereka berdua saat ini sudah dekat hanya terpisah Sooyoung yang ada disebelah Kyuhyun. Kudengar Kyuhyun sedang menawarinya orange jus. Cih..perhatian sekali.. mentang-mentang Sully cewek cantik dan seksi. Tak bisa dipungkiri memang tubuh Sully sangat sempurna. Bagaimana bisa yeoja yang baru saja memasuki SMA memiliki tubuh seperti model. Namja mana juga yang menolak dekat dengannya.

“kau mau jus orange lagi…?”tawar Kyuhyun sambil menunjuk gelas kosong Sully.

“tentu saja…” jawabnya tersenyum manis yang sukses membuat moodku semakin buruk dan naik darah.

Sedetik kemudian yeoja itu akan membuka mulutnya lagi. Tanpa membuang kesempatan secepat kilat aku langsung menyela ucapannya.

“Kyuhyun oppa, kau mau mengambil minuman..? aku ikut..!!”

Segera saja aku bangkit dari tempat dudukku dan melempar senyum tak kalah manis dengan senyumnya tadi kepada Kyuhyun oppa. Sully hanya membalas senyumku sopan sambil sedikit membungkuk. Lihat saja..aku bahkan tak mengijinkanmu bermimpi memiliki Kyuhyun oppa. Akupun mengikuti Kyuhyun oppa menuju meja minuman.

Seohyun Pov’s End

Author’s Pov

“tak kusangka kau baik sekali…”komentar Seohyun dengan nada sinis begitu mereka berdiri berdampingan.

“hm..? baik bagaimana..?”tanya Kyuhyun bingung

“kenapa harus mengambilkan minuman untuknya..?”tanya Seohyun masih dengan nada sinis dan tanpa sama sekali memandang wajah Kyuhyun.

Seohyun tahu pertanyaannya sangat kekanak-kanakan dan mungkin saja tak seharusnya ia menanyakan hal itu pada Kyuhyun. Memang apa salahnya ia mengambilkan minuman untuk Sully, kecuali jika ia cemburu dengan kelakuan Kyuhyun. Tetapi saat ini ia benar-benar tak bisa menahan diri.

Karena tak terdengar jawaban dari Kyuhyun, Seohyun sedikit melirik sambil mencuri pandang kearah Kyuhyun. Dan mendapati namja itu sedang memandanginya sambil tersenyum.

“wae..? kenapa senyum-senyum..?” tanya Seohyun dan kembali mengalihkan pemandangannya lagi. Entah kenapa Seohyun merasa namja itu bisa membaca pikirannya hanya dengan menatap matanya dan itu otomatis berbahaya.

“Seohyun~ah..” panggil Kyuhyun.

Seohyun sempat mengerutkan alisnya dengan panggilan Kyuhyun yang baru kali ini memanggil namanya dengan benar dan tanpa embel-embel ceroboh, bodoh, bawel,atau mungkin cengeng.

“Seohyun~ah..coba pandang aku..!!”panggil Kyuhyun lembut

Hal ini membuat Seohyun berpaling dengan enggan lalu memandang Kyuhyun.

“kau cemburu..?”tanya Kyuhyun dengan senyumnya yang semakin melebar

“anio..”jawab Seohyun cepat

“siapa yang cemburu..?!! tidak ada…”

Kyuhyun tertawa kecil. Diulurkannya sebelah tangannya dan membelai lembut kepala Seohyun. Hal itu tentu saja membuat jantung Seohyun meloncat tak karuan.

“aku menawarinya minum sebagai alasan untuk menyingkir darinya…”ucap Kyuhyun sambil menatap mata Seohyun.

“jeongmal…?”

Kyuhyun mengangguk

“kau tidak tertarik padanya..? dia itu cantik, tinggi, sek..”

“sedikitpun aku sama sekali tidak tertarik padanya Seohyun~ah..”potong Kyuhyun

Kyuhyun berpikir sejenak

“kau benar dia memang cantik sekali…”

Seohyun mengerutkan keningnya

“tapi tidak..dia bukan tipeku..”lanjut Kyuhyun dengan tenang.

Namja itu lalu berpaling kearah Seohyun.

“jadi kau tak perlu cemas atau khawatir. Kau tahu, kulitmu bisa cepat keriput kalau berkerut seperti ini terus…”

Seohyun mendengus walaupun sebenarnya dalam hatinya senang mendengar ucapan Kyuhyun. Untuk menutupi rasa malu bercampur senangnya itu. Seohyun hanya menggerutu tak jelas.

“kau mau minum lagi…”tawar Kyuhyun pada Seohyun

Seohyun mengangguk menanggapi Kyuhyun.

***

Malam semakin larut dan satu persatu teman Seohyun beranjak pulang hingga akhirnya tinggal Kyuhyun, Donghae, Yoona, dan Seohyun.

“Taemin kemana Hyun..?”

“dia sudah tidur di kamarnya onnie..”

“dasar..!! giliran bersih-bersih dia kabur …”

“tenang saja Yoong.. aku dan Kyu akan membantu kalian berdua membersihkan semuanya..”

“jeongmal oppa..? gomawo…”

Chu..

Yoona mencium pipi Donghae singkat

“tanggung sekali..? kenapa tak sekalian disini..”protes Donghae sambil menunjuk bibirnya

Chu..

Donghae membelalakkan matanya ketika sebuah bibir menempel dengan bibirnya. Namja itu langsung mendorong tubuh orang yang berani-beraninya menciumnya. Tunggu…bukannya namja itu selalu senang jika mendapat sebuah ciuman..? lalu kenapa sekarang ia malah  mendorong tubuh orang itu…?

“yakkk…!! Kyu…kau sudah gila eoh…? aku ini masih normal…”

“kau kan yang meminta dicium disitu..?!!”

“bukan kau tapi Yoona..”

“lain kali bi-ca-ra-lah yang jelas jangan membuat salah paham..”

Kyuhyun dan Yoona terkikik geli.

“jadi kau seperti itu oppa..?”ucap Seohyun terkejut sambil menutup mulutnya

“ani..Seo..aku hanya bercanda.. ini tak seperti yang kau pikirkan…”bela Kyuhyun

“tak kusangka oppa.. “

“ani Seo… aku juga namja normal. Tadi aku hanya mengerjai Donghae hyung..”

“hahaha…makanya ber-tin-dak-lah yang jelas jangan membuat orang salah paham..!!”seru Donghae

Kyuhyun hanya menatap Donghae tajam.

“hahaha…aku hanya bercanda kita satu sama…” ucap Seohyun sambil merangkul Donghae lalu tertawa bersama membalas tawa Kyuhyun dan Yoona tadi.

“yakkk….!!!”seru Yoona dan Kyuhyun bersamaan sambil menunjuk Donghae dan Seohyun

Bukannya bersih-bersih mereka malah bermain contreng wajah dengan arang bekas pesta barbeque mereka tadi.

Setelah selesai membereskan semuanya. Seohyun mengantar Kyuhyun menuju gerbang tempat mobilnya terparkir.

“Seo…aku punya sedikit kejutan untukmu..”ucap Kyuhyun memanfaatkan waktu sambil menunggu Donghae yang masih berada di dalam rumah Seohyun.

“jinjja..? kejutan apa oppa…?”

“ehm…tutup matamu sekarang…!!”

“mwo..?”

“ppalli…!!”

Seohyun akhirnya menuruti permintaan Kyuhyun. Ia segera memejamkan matanya. Beberapa detik kemudian ia merasa sesuatu yang dingin menyentuh lehernya. Seohyun membuka matanya dan saat itu juga Kyuhyun sedang memakaikan sebuah kalung padanya.

“oppaa..”

“yak…!!aku kan belum menyuruhmu membuka mata…?!”

Seohyun mengerutkan keningnya melihat sebuah kalung berliontin S yang sangat familiar dimatanya.

“sekarang kau percaya kan siapa yeoja yang kumaksud…”

“oppa…kenapa banyak sekali barangku yang ada padamu. Kau sengaja mencurinya yah..? pertama bandul keroroku dan sekarang kalung liontin ini…”

Ucapan Seohyun barusan sukses membuat suasana romantis diantara mereka berdua hilang begitu saja. Kyuhyunpun menghela napasnya pelan lalu kembali membuka mulut.

“kau menuduhku pencuri..? ckckck…aku menemukan kalung ini setelah kau selesai bertengkar dengan sahabat-sahabatmu itu di seoul park..”

“saat itu kalian sedang berfoto-ria, tapi tiba-tiba saja kau dan sahabat cowokmu itu bertengkar. Saat kalian sudah pergi aku menemukan kalung ini….”

“lalu darimana kau tahu kalau kalung ini milikku…”

“Sooyoung.. Saat aku memintanya untuk mengembalikan kalung ini. Ia bilang kau sudah pindah, jadi aku memutuskan untuk menyimpannya..”

“oppa…aku masih bingung. Bagaimana bisa kau ada di Seoul park ? apa dulu rumahmu di gangnam(*ngarang sumpah… ceritanya gangnam itu masuk wilayah Seoul*…?”

“ani..aku selalu mengunjungi Sooyoung setelah pulang sekolah. Aku tahu dari sini kesana bisa menghabiskan waktu 1 jam. Untuk menghilangkan capek setelah menyetir  aku mampir dulu ke Seoul Park…”

“kenapa kau selalu mengunjungi Sooyoung..?”

“ada beberapa alasan yang tak dapat kuceritakan padamu Seo. Ani…bukan tak dapat tapi saat waktunya tepat aku akan menceritakan padamu..”

“ani..gwenchana itu kan urusan keluarga kalian..”

“beberapa bulan ini aku tak mengunjunginya. Ia tak mau membalas sms dan emailku. Bahkan ia juga tak mau mengangkat telfonku. Kupikir dia marah padaku tapi ternyata dia sudah memaafkanku. Ia juga yang membujuk appanya agar masuk disekolah yang sama denganku. Sejak kecil kami bertiga sangat dekat. Terutama padaku dia sangat manja padaku daripada Donghae hyung, tapi sekarang dia sudah menjadi yeoja yang dewasa…”

“bahkan lebih dewasa dari kau…”tambah Kyuhyun

“mwo..?”

Kyuhyun tersenyum melihat raut tidak terima Seohyun.

“jadi..kau sudah mengenalku dari Sooyoung sebelum aku pindah kesini..?”

“ne..”

“lalu saat kau membentakku dan Sunny di kantin itu apa kau sengaja…?”

Flashback  *buat yang lupa di part 1 ni author berbaik hati ngingetin*

Sunny sedang mencari-cari Seohyun yang tak kunjung datang hanya untuk memesan makanan, hingga akhirnya ia melihat sosok Seohyun. Ia pun melambaikan tangannya kearah Seohyun. Namun, Seohyun tak kunjung  melihatnya. Sunny akhirnya, memutuskan memanggilnya.

“Hyunie…Hyunie…Hyunie aku disini…”teriak Sunny, tak lama sekelompok namja menghampiri Sunny.

“neo…berani sekali kau memanggil nama panggilanku. Kau tahu hanya teman dekatku yang boleh memanggilku seperti itu. Apa kau belum tahu siapa aku hah…?”marah namja itu pada Sunny.

“mian…”belum selesai ia menyelesaikan kalimatnya. Seohyun datang menyela.

“dia itu memanggilku pabbo, kau jangan gr. Memangnya siapa kau sampai harus menindas orang yang tak bersalah…”seru Seohyun dengan ekspresi yang sangat menakutkan

“neo belum tahu siapa aku…?”heran namja itu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

 “ne…apa kau anak presiden itu pasti tidak mungkin atau hanya anak guru disini…?”tanya Seo pada namja yang telah mengganggu Sunny itu.

“aku anak pemilik sekolah ini, Cho Kyu Hyun…”bentaknya didepan Seohyun.

Namja itu semakin mendekatkan wajahnya pada Seohyun

Author’s Pov End

Kyuhyun’s Pov

 “apa yang akan kau lakukan namja yadong…?”tanyanya dengan nada kecil sambil menjauh dariku. Kenapa rasanya dia sangat familiar. Aku semakin mendekatinya mencoba mengingat-ingat siapa yeoja ini. Aish… kenapa aku tak kunjung mengingatnya. Tiba-tiba tanganya hendak menamparku, namun dengan segera aku mencengkeram tanganya.

“neo yeoja stress…jangan berani-berani menyentuh muka tampanku ini arrasseo..!!”perintahku sambil menatapnya tajam.

Tiba-tiba kulihat yeoja itu meneteskan air mata. Chamkaman… aku ingat sekarang. Dia yeoja yang kutabrak ditaman itu. Saat aku hendak mengatakan bahwa dia yeoja yang sangat sering kulihat di seoul park, dia justru memotong ucapanku sambil membentakku.

“neo yeoja yang sangat…”

“NE…AKU YEOJA YANG SANGAT CENGENG…!!apa kau senang melihatku seperti ini…?kau puas CHO KYU HYUN..?”bentaknya padaku sambil memegangi tangannya yang kucengkeram tadi.

Kyuhyun Pov’s End

Flashback’s End

Author’s Pov

“kau ingat bagaimana ekspresimu saat membentakku..?”

“NE…AKU YEOJA YANG SANGAT CENGENG…!!apa kau senang melihatku seperti ini…?kau puas CHO KYU HYUN..?”

Kyuhyun menirukan ucapan Seohyun saat membentaknya waktu itu.

“hentikan hobimu menyela perkataan seseorang…!!”

“aku tak menyangka ini semua…”

“wae..? kau senang setelah tahu yeoja yang kumaksud itu kau..?”

“biasa saja…”

“sudah mengaku saja…!!”

Kyuhyun menatap Seohyun dengan jarak cukup dekat dan membuat Seohyun salah tingkah.

“mukamu merah Seohyun~ah..”

“in..ini karena hawanya sangat dingin…”

Grebbb…

Kyuhyun memeluk Seohyun sangat erat. Seakan namja itu tak ingin melepasnya.

“kau bilang dingin kan..? jangan bergerak jebal..!! biarkan aku memelukmu sebentar saja…!!”pinta Kyuhyun.

Seohyun hanya diam mendengar perkataan Kyuhyun. Ia sendiri bingung harus mengatakan apa saat ini. lengan Kyuhyun merangkul seluruh tubuhnya dengan mudah. Seohyun baru menyadari betapa kecilnya tubuhnya dalam dekapan Kyuhyun. Suasana menjadi sangat hening. Bahkan Seohyun dapat mendengar suara detak jantung Kyuhyun yang tak beraturan, sama persis dengan detak jantungnya saat ini.

“oppaaa…!!”

“hmm…?”

“kenapa kau suka sekali membuatku bingung..?”

“nde..?”

“malam itu kau tiba-tiba menciumku dan sekarang kau tiba-tiba saja…… memelukku..”

“wae..? kau keberatan..? kau tak suka..?”

Seohyun cepat-cepat menggeleng. Pipinya terasa panas saat ini. Ia yakin dengan jarak mereka yang dekat Kyuhyun dapat merasakan gelengan kepala Seohyun. Ia kembali menjelaskan dengan tergagap-gagap.

“an..anio maksudku…”

“aish…kau pasti tahu maksudku..”

Kyuhyun tertawa dan semakin mempererat pelukannya. Ia merasa mempunyai mainan baru sekarang. Ternyata mengerjai Seohyun sangat menyenangkan.

“apa sudah mendingan..?”

“nde..?”

“apa kau sudah tak kedinginan..?”

“ehm…ne…aku sudah tak kedinginan…”

“tapi aku masih kedinginan…”

“nde..? lalu..?”

“diamlah biarkan seperti ini sampai aku merasa hangat…!!”

“bagaimana jika Yoona noona dan Donghae oppa melihatnya..?”

“aku tak peduli…mereka bahkan sering melakukan hal yang lebih daripada ini..”

“nde..? apa maksudnya..?”tanya Seohyun polos

Pletakkk…

Pletakkk…

Donghae dan Yoona muncul dari tempat persembunyian mereka karena tak terima dengan ucapan Kyuhyun barusan. Dua buah jitakan mendarat di kepala Kyuhyun. Otomatis membuat Kyuhyun melepaskan pelukannya pada Seohyun lalu mengelus belakang kepalanya.

“dasar evil..!! jaga ucapanmu…!!”seru Donghae

“kalian..? sejak kapan kalian disini…?”

“sejak kau seenaknya saja memeluk dongsaengku…”jawab Yoona

“yak…!!! kalian menguping..?!!”

“sudahlah kajja kita pulang ini sudah sangat malam..!!”seru Donghae mengalihkan pembicaraan.

“hyung..noona.. jawab..!! kalian mengupingkan..?”

“sudahlah pulang sana..!! lagipula hanya sedikit…”usir Yoona pada Kyuhyun

“yakkk…!!! tetap saja itu namanya menguping…”

Yoona langsung mendorong tubuh Kyuhyun agar segera memasuki mobil. Lalu menutupnya dari luar.

“awas kau noonaaaa….!!!”teriak Kyuhyun dari dalam mobil.

Donghae yang risih dengan teriakan Kyu langsung menyumpali mulut Kyuhyun dengan sebuah roti sisa pesta tadi yang diberikan Yoona.

“nyam..nyam…!! enak hyung lagi dong…ak…!!”

“kau pikir aku baby sittermu..?!!”kesal Donghae sambil kembali menjejali Kyuhyun dengan potongan kue yang lebih besar bukan pada mulutnya tapi muka Kyuhyun.

“yakkk…hyung gila…!!! mulutku itu disini..!!”

“hahahaha….”

“Kyu…!!”

“hmm…”

“kau sudah mengatakan perasaanmu pada Seohyun…?”

“belum..”

“mwo..? tunggu apa lagi..? aku yakin Seohyun juga menyukaimu..”

“molla… aku cukup bahagia dengan keadaan seperti ini…”

“maksudmu..?”

“aku merasa mendapat mainan baru yang menyenangkan saat bisa mengerjainya, apalagi melihat pipi meronanya saat aku menggodanya. Benar-benar menyenangkan hyung…”

“kau akan lebih bahagia lagi saat kau sudah menyatakan cinta padanya Kyu…”

“aku tahu hyung..aku hanya menunggu saat yang tepat. Biarkan aku menyelesaikan permainan ini dulu. Ini jauh lebih menyenangkan daripada bermain starcraft…”

“bagaimana jika ada namja yang merebut Seohyun. Apa kau masih bisa sebahagia ini..?”

“tenang saja..sebelum aku menyatakan perasaanku, akan kubuat Seohyun semakin mencintaiku setiap harinya hingga ia tak bisa melupakanku sedetikpun…”ucap Kyuhyun pd dengan senyum evilnya.

“cih..kita lihat saja sejauh mana rencanamu akan berhasil..”

“siapa takut…”

***

Drtt…drttt…drttt…

Hp Kyuhyun bergetar. Ini masih sangat pagi. Siapa orang yang seenaknya mengganggu tidurnya. Dengan sedikit kesadaran Kyuhyun berusaha meraih hp di meja disamping temat tidurnya.

“yobboseyo…?”

“……..”

“mwo..? kau sudah menemukan Kim Jung Soo…”

“…….”

“gomawo…ahjussi…”

“…….”

Klik…

Kyuhyun mengakhiri pembicaraannya dengan Kang ahjussi. Ia adalah pembantu rumah tangga di rumah Kyuhyun yang kini hanya dihuni appanya. Tak lama hpnya kembali berdering.

Drtttt….drrttt….ddrttt…

“ada apa lagi ahjussi…?”

“……..”

“oh…mian Young..aku pikir kau Kang ahjussi yang barusan menelpon. Wae~yo…?”

“……..”

“belanja untuk persiapan ke pulau Jeju..?”

“……..”

“omo..aku lupa memangnya kita kapan berangkat…?”

“……..”

“lusa….?”

“…….”

“berarti Seohyun juga ikut dong…?”

“……..”

Klik…

Kyuhyun langsung menutup hpnya tanpa permisi dengan lawan bicaranya.

“ini kebetulan sekali…sambil berlibur aku juga bisa menemui Kim Jung Soo…”ucap Kyuhyun pada dirinya sendiri.

***

Dilain tempat. Seohyun dan Yoona berbelanja disebuah mall untuk keperluan mereka selama pergi ke Pulau Jeju. Yoona juga ikut setelah mendapat ijin dari wali kelas Seohyun yang juga merupakan sahabat appa Kyuhyun. Heechul seongsanim. Yah…beliau adalah sahabat baik appa Seohyun. Yoona beralasan disuruh appa Seohyun untuk mengawasi Seohyun selama berlibur disana. Ia pun akhirnya mengijinkan Yoona ikut dalam liburan sekolahnya ke pulau Jeju.

“onnie aku lapar kita makan dulu otte…?”

“nado…kajja kita memesan makanan disana…”tunjuk Yoona di salah satu Food Court didalam mall itu.

Mereka berdua akhirnya menyantap makanan pesanan mereka dengan lahap.

“onnie…setelah ini kita mau kemana..?”

“pulang…”

“ani…antar aku membeli boneka keroro dulu yah…”

“hm.. baiklah…”

Chu…

Seohyun mencium pipi Yoona

“gomawo onnie…”

“berhentilah menciumku ditempat umum Hyun, orang akan berpikir kita Lesbi…”

“ne..ara..ara..”

Yoona dan Seohyun kemudian beranjak menuju toko boneka yang ada di mall itu. Tanpa sengaja Seohyun menabrak seorang ahjussi.

“mian …ahjussi…”

“ne…gwenchana…”

“anda…? anda yang waktu itu menolongku dan Taemin kan..?”

“omo..aggashi yang waktu itu kutolong didepan supermarket itu…?”

“ne…anda ingat..?”

“ne…wah dunia benar-benar sempit yah…”

“nugu Seohyunnie..?”

“onnie ahjussi ini pernah menolongku dan Taemin saat terjebak hujan di supermarket..”

“oh…annyeong Yoona imnida. Gomawo sudah membantu dongsaengku…”

“ne..cheonma Kang Hyuk imnida…”

“gwenchana ahjussi…?”

“ne… gwenchana aggashi..”

“panggil saja aku Seohyun..Kang Hyuk ahjussi…”

“ne..gwenchana Seohyun~sii…”

“baiklah kami permisi dulu yah…!!”

“ne..hati-hati…!!”

Seohyun dan Yoonapun kembali berjalan menuju toko tujuan mereka.

***

Baru sehari Kyuhyun tak bertemu dengan Seohyun. Namun, ia sudah sangat merindukan suara Seohyun. Ia pun memutuskan menelpon yeoja yang dirindukannya itu. Setelah terdengar jawaban dari seberang telepon. Sebuah senyuman muncul diwajah Kyuhyun.

“…..”

“Seo… mianhe…barusan Donghae oppa yang menelponmu, sekarang dia malah kabur ke kamarnya… ”

“…..”

“ehm…apa kau sudah siap untuk besok..?”

“……”

“jadi kau sedang sibuk yah…? baiklah aku tak akan mengganggumu lagi…”

“…..”

“annyeong…”

Klik…

Kyuhyun menutup teleponnya. Padahal ia masih ingin mendengar suara yeoja itu lebih lama. Bahkan ia lebih memilih packing untuk keperluan liburan besok daripada mengobrol dengannya. Dasar kodok jelekk…! batin Kyuhyun kesal.

***

Pagi-pagi sekali Seohyun dan Yoona sudah bangun. Dengan penuh semangat keduanya segera menyiapkan barang-barang yang akan mereka bawa lalu memasukkanya ke mobil. Setelah selesai mereka bergegas mandi lalu segera sarapan.

“Minnie selama aku dan Yoona onnie pergi kau tinggal di rumah Minho oppa yah..!! nanti dia akan menjemputmu…”

“ne..”

“kau juga harus menjaga tingkah lakumu disana..!!”

“ne..Yoona noona yang cerewet…”

“aish..anak ini dinasehati malah mengatai…”

“kalian juga yang terlalu berlebihan. Noonaku yang cantik aku ini sudah besar jadi aku juga sudah tahu kapan harus bersikap sopan. Ara…!!”

“bagus kalau begitu…”

Setelah semuanya selesai Yoona dan Seohyun berpamitan pada Taemin.

“kami akan berangkat kau jaga diri baik-baik yah..!! telpon noona kalau ada apa-apa…!!”

“araseo…kalian juga hati-hati disana…”

“ne..”

Chu…

Seohyun dan Yoona mencium singkat pipi Taemin. Kemudian beranjak keluar menuju mobil Yoona.

“ah…ada untungnya juga punya noona yang cantik-cantik…”

***

Semua murid Kyunghee high school yang akan ikut liburan kini sudah berkumpul. Tanpa menunggu lama, merekapun segera menempati tempat duduk mereka masing-masing. Seohyun, Yoona, Kyuhyun dan Donghae berada dalam satu bis. Semua murid bebas duduk di mana saja. Dengan segera Kyuhyun meraih telapak tangan Seohyun dan menariknya duduk disebelahnya.

“oppa..apa yang kau lakukan..?”

“wae..? selama liburan ini kau tak boleh jauh-jauh dariku. Arraseo..!!”

Kyuhyun semakin mengeratkan tautan tangannya dengan Seohyun. Seolah tak membiarkan yeoja disampingnya pergi jauh darinya. Tentu saja hal ini membuat Seohyun menatap Kyuhyun dengan tersenyum. Kyuhyun yang merasa Seohyun memperhatikannya. Ia pun mengalihkan pandangannya pada Seohyun.

“ralat.. selamanya kau tak boleh pergi jauh dariku..”

“wae..?”

“itu perintah ehm.. maksudku itu permintaan keduaku…”

“mwo..?”

“tidak ada protes..”

Seohyun pun terdiam. Bukannya malas berbicara dengan Kyuhyun. Hanya saja ia sedang menikmati suasana disaat Kyuhyun menggenggam tangannya erat. Seohyun hanya bisa bergumam pelan.

“kenapa kau selalu membuatku bingung..?”

“nde..?apa kau bilang..?”

“ani…aku tak berkata apapun…”

Tiba-tiba saja Kyuhyun memasangkan sebuah headset ditelinga Seohyun. Tanpa menoleh kearah Kyuhyun,  ia langsung memejamkan matanya menikmati alunan lagu yang diputar Kyuhyun dalam i-podnya. Sementara Seohyun menikmati lagu, Kyuhyun malah lebih asyik menikmati pemandangan wajah Seohyun yang tengah terpejam mendengar lagu dari i-podnya.

“neomu neomu yeppo…”gumamnya.

Kyuhyun ikut memejamkan matanya seperti Seohyun dan menikmati alunan lagu yang menenangkan hatinya.

There are moments when I don’t know if it’s real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration
Not just another negotiation

All I want to do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart to you

I’m hoping you’ll show me what to do
And if you help me to start again,
You know that I’ll be there for you in the end….

***

“oppa..dimana Seohyun..? kenapa aku tak melihatnya..?”

“dia dibelakang dengan Kyuhyun…”

“jinjja..?”

“ne..”

“kau selalu saja mencemaskannya. Mereka itu sudah dewasa Yoong. Seharusnya kau lebih memperhatikanku…!!”

“aigo…benar juga, aku hampir melupakan nae nampyeon oppa…”

“nah..baguslah kau sudah sadar sekarang…”

“maksudmu selama ini aku kerasukan..?”

“sedikit..kau sedikit kerasukan evil Kyuhyun…”

“jangan memintaku menciummu seminggu ini…!!”

“MWO…?”

“atau loe gue end…”

Dia kerasukan lagi, batin Donghae.

***

Karena perjalanan yang cukup panjang hampir semua penumpang dalam bis yang ditempati Kyuhyun dan Seohyun tertidur pulas. Kecuali Seohyun yang sudah lebih dulu menjelajah alam mimpinya sejak mereka mulai berangkat. Ini karena efek lagu dalam i-pod Kyuhyun yang mellow.  Seohyun  mulai mengerjapkan matanya. Ia terbangun dari tidurnya sambil berusaha mengembalikan kesadarannya.

“euh..”lenguh Seohyun

Saat hendak mengangkat tangannya. Ia baru sadar jika tautan tangannya dengan Kyuhyun sejak tadi belum terlepas. Seulas senyum muncul diwajah yeoja itu sambil memandangi tautan tangan mereka. Seohyun mengalihkan pandangannya kearah Kyuhyun yang sedang tertidur disampingnya. Senyumnya kini semakin melebar melihat wajah Kyuhyun yang damai dalam tidurnya.

“neomu neomu nampyeon…”gumam Seohyun pelan lalu semakin mengeratkan tautan tangannya dengan tangan Kyuhyun.

Ia kembali mengalihkan pandangannya kearah jendela kaca disampingnya.*maksudnya Seo duduk di sebelah kaca readers..*. Tanpa Seohyun sadari, sebuah senyum simpul juga hinggap di wajah Kyuhyun yang sedang tertidur. Atau pura-pura..?.

Tak lama kemudian mereka sudah sampai di hotel tempat mereka menginap. Saat Kyuhyun mengerjapkan matanya. Seohyun langsung buru-buru menutup matanya berpura-pura tidur. Kyuhyun yang melihat Seohyun masih memejamkan matanya, langsung membangunkannya pelan.

“Seo bangunlah..kita sudah sampai…!!”

Seohyun mengucek matanya seakan ia baru bangun tidur.

“apa sudah sampai..?”

“ne..apa tidurmu nyenyak..?”

“n…ne..”

“sepertinya kau sangat menikmati perjalanan kita tadi. Apa tebakanku benar…?”

“kau mengejekku karena sepanjang perjalanan aku hanya tertidur..”

“ani..”

“sepanjang perjalanan kau tertidur..? kurasa kau harus meralatnya…!!”

“nde..?”

“lupakan saja !! kajja semua sudah masuk ke hotel..!!”

“ne…”

Seohyun dan Kyuhyun pun masuk mengikuti semua murid lainnya.

Dalam satu kamar terdapat 2 bed untuk 2 orang. Jadi, sudah dipastikan kalau Seohyun akan sekamar dengan Yoona. Begitu juga dengan Kyuhyun dan Donghae yang juga satu kamar. Disebelah kamar Seohyun dan Yoona adalah kamar Sooyoung dan Sunny. Setelah selesai meletakkan barangnya di kamar Seohyun mengunjungi kamar Sooyoung dan Sunny.

“Soo..Sun..mau temani aku ke bawah tidak…?”

“kau mau mencari Kyuhyun oppa yah..?”goda Sooyoung

“anio…aku lapar sekali. Aku ingin memesan makanan di restoran bawah….”

“kenapa kau tak minta temani Kyuhyun oppa saja..!!”seru Sunny

“aish…kenapa selalu Kyuhyun oppa yang kalian bicarakan…”

“kami capek Seohyunnie, aku akan menelpon Kyuhyun oppa kalau kau malu mengatakannya…”ucap Sooyoung yang langsung menekan tombol call pada hpnya. Tak lupa juga Sooyoung menekan tombol loudspeaker pada hpnya.

“an…”

Belum selesai Seohyun mengucapkan penolakannya. Sooyoung sudah berhasil menelpon Kyuhyun.

“oppa bisakah kau temani Seohyunnie makan dibawah..? aku dan Sunny sangat capek, kami ingin istirahat..”

“kenapa ia tak meminta langsung padaku…? ”

“dia malu mau mengatakannya…”

“malu…? wae…? biasanya dia juga malu-maluin…”

Secepat kilat Seohyun menyaut hp Sooyoung dan mengambil alih pembicaraan.

“aku mendengarmu oppa… !! oh ya..jangan percaya ucapan Sooyoung aku tidak lapar sama sekali..”

“kalau begitu aku  minta kau temani aku makan sekarang…”

“nde..?”

“aku tunggu dibawah…”

Klik…

Kyuhyun lebih dulu mematikan sambungan telepon mereka. Sementara kedua sahabatnya hanya menggodanya.

“cieee…cieeee…”

“ada yang ngajak  lunch nih Young….”

“ne…ntar malem pasti ngajak dinner…”

“omo..soooo…sweeeettttt….”goda keduanya berbarengan.

“ap..apa maksud kalian…?”

“sudah sana temui prince keroromu, kau tak kasihan dia menunggu lama…”

Sunny dan Sooyoung menggiring Seohyun keluar dari kamarnya.

“dasar gila…!!”

Seohyunpun berjalan memasuki lift yang menuju kebawah. Saat sudah keluar dari lift. Kyuhyun sedang berdiri tepat didepan lift yang dinaiki Seohyun.

“kenapa lama sekali..? kau berdandan hanya untuk makan siang..?”ketus Kyuhyun

“anio…Sooyoung dan Sunny benar-benar membuatku kesal…”

“karena telepon barusan…?”

“anio…mereka menggodaku dengan…”

Hampir saja Seohyun keceplosan.

“dengan..?”

“dengan prince keroro…”

“prince keroro…?” ucap Kyuhyun sambil mengerutkan dahinya.

Seohyun langsung menunjukkan gantungan hp keroronya.

“kau kesal hanya karena gantungan ini..?”

Seohyun mengangguk.

Kruyukkkk…Kruyukkkk…

Bunyi perut Seohyun yang tidak cukup keras namun terdengar oleh Kyuhyun. Yeoja itu hanya menampakkan sederet gigi putihnya ke arah Kyuhyun.

“kau bilang tadi tak lapar sama sekali. kurasa kau harus kembali meralat perkataanmu itu…!!”

“memangnya selain barusan kapan aku membohongimu…?”

“aku tak bilang kau berbohong…”

“ehm…baiklah akan kuralat. Aku sangat-sangat lapar sekarang…”

“jujur itu tak buruk kan…?!”

Kyuhyun mencibir Seohyun sambil berlalu menuju restoran yang ada di hotel itu.

“tidak.. kecuali saat ini…” jawab Seohyun sambil mengikuti Kyuhyun dibelakangnya.

Mereka saat ini sedang menyantap makanan yang dipesan Kyuhyun barusan. Kyuhyun melihat yeoja didepannya yang sangat lahap menyantap makanan didepannya. Ia hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Seohyun.

“sudah berapa hari kau tak makan…?”

“mhoouw…”ucap Seohyun tak jelas karena mulutnya yang penuh dengan makanan.

“lanjutkan saja makanmu..!!”

Drtttt…drttt….drtttt…

Hp Seohyun bergetar pertanda panggilan masuk. Ia segera mengambil segelas jus yang ada didepannya untuk mendorong makanan yang ia makan agar masuk ke kerongkongan.

“yobboseyo…?”

“……”

“leeteuk appa..bogoshippo~yo.. dimana oemma…?”

“……”

“appa lusa aku dan Yoona onnie akan mengunjungi kalian yah..?”

“……”

“mwo…? appa sedang second honeymoon…?”

“……”

“baiklah aku tak akan mengganggu kalian..”

“……”

“appa..!! bisakah kau panggil oemma..?”

“……”

“oemmaaa…..!!!”

“…….”

“hiks…hiks….oemma kau tak merindukanku…?”

“…….”

“appa jahat sekali..dia melarangku mengunjungi kalian…”

“…….”

“ne…oemma dan appa juga jaga diri baik-baik yah…!!”

“…..”

Klik…

“hiks…hiks….”

“wae~yo…? memang sudah berapa lama kau berpisah dengan orang tuamu…?”

“hiks..satu minggu…”

“mwo…? uljima~yo…!! aku benar-benar iri melihatmu Seohyun~ah…”

Seohyun tak mengerti dengan ucapan Kyuhyun. Sambil mengusap air matanya dan sesekali sesenggukan. Seohyun berusaha membuka mulutnya.

“maksud oppa…?”

“kau memiliki keluarga yang hangat. Oemmaku bahkan meninggalkanku selama hampir 11 tahun…”

Wajah Kyuhyun menjadi murung saat ia menceritakan oemmanya. Seohyun tak menyangka bahwa namja di depannya ternyata menyimpan kenangan yang menyedihkan.

“oppa mianhe….”

“aku bahkan sudah tak mengingat seperti apa wajahnya…”

“ sejak ia meninggalkanku, aku sangat ingin merasakan kasih sayang seorang oemma lagi…”curhat Kyuhyun hingga tanpa terasa setetes cairan bening mulai mengalir dari ujung matanya.

Grebbb…

Seohyun yang menatap Kyuhyun yang begitu rapuh langsung menghampirinya dan memeluk namja itu.

“oppa..aku mau berbagi oemma denganmu. Oemmaku adalah orang yang paling baik di dunia. Aku akan memintanya menganggapmu sebagai anaknya juga, sama sepertiku…”

“jadi, kau tak perlu sedih lagi..”

“gomawo Seo…”

“ne…kau tahu, aku selalu senang saat ada yang memeluk sambil mengusap punggungku saat aku sedang sedih. Sama seperti yang kulakukan saat ini padamu..”

“oemma bilang ini akan sedikit mengurangi beban yang ada di pikiranmu…”

Seohyun melepas pelukannya pada Kyuhyun.

“apa sudah lebih baikan..?”

“ne..gomawo..!! oemmamu benar saat kau memelukku dan mengusap punggungku, rasanya baban yang selama ini kupikirkan sedikit berkurang….”

“syukurlah…”

“lain kali jika aku merasa sedih kau juga harus melakukan hal itu lagi padaku…!!”

“3 permintaanmuu sudah habis oppa…”

“anio…itu tidak masuk dalam permintaanku…”

“kau curang…kau selalu saja seenaknya sendiri…”kesal Seo sambil mengerucutkan bibirnya

“kau baru tahu..? aku tahu kau anak pintar. Jadi turuti saja perkataan oppa…!!”ucap Kyuhyun sambil mengacak-acak rambut Seohyun.

***

“Yoong jebal jangan mendiamiku seperti ini…!!”

“mianhe…aku tak akan mengataimu lagi. aku janji…”

“Yoong…!!”

“Yoong…!!”

“baiklah aku akan menuruti apapun permintaanmu asal kau memaafkanku…”

“semua..?”

“ne se-mu-a…”

“jeongmal….”

“ne..jeongmaaal….”

“aku sudah memaafkanmu oppa…”

Donghae refleks memeluk Yoona singkat lalu melepasnya.

“Seo kemana Yoong…?”

“tadi dia bilang mau ke kamar Sooyoung dan Sunny oppa…”

“oppa aku lapar…tolong pesankan aku makanan dibawah yah…!!”

“anything for you…”

***

Kyuhyun menatap secarik kertas yang berisi sederet angka yang baru saja ia terima dari Kang ahjussi. Angka itu ternyata merupakan nomor hp seseorang yang selama ini dicarinya. Kim Jung Soo. Dengan ragu ia memencet angka pada keypad hpnya sesuai dengan angka yang tertera di kertas itu. Setelah menghela napas sejenak, ia lalu menekan tombol call pada hpnya.

“……..”

Kyuhyun masih belum membuka mulutnya saat suara namja diseberang telepon sudah mulai membuka mulut. Dihelanya napas beratnya sekali lagi guna mengumpulkan sedikit energinya. Lalu berusaha membuka mulut sebelum namja disebrang telepon memutus teleponnya.

“ annyeong…apa anda Kim Jung Soo…?”

“…..”

“choneun Cho Kyuhyun imnida…”

“…..”

“ne..anda mengenal appaku..?”

“…..”

“bisakah kita bertemu..? ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengan anda…”

“……”

“ne..sampai jumpa…”

Klik…

Kyuhyun bernapas lega setelah meminta bertemu dengan Kim Jung Soo. Awalnya ia takut jika namja itu akan menolak bertemu dengannya. Namun, setelah berbicara singkat dengannya. Tak disangka, dilihat dari nada bicaranya yang ramah. Sepertinya dia orang yang baik. Batin Kyuhyun.

***

Para murid Kyunghee sedang menikmati jalan-jalan mereka ditepi pantai. Sooyoung, Sunny dan Seohyun sedang asyik bermain pasir pantai. Kyuhyun tiba-tiba saja datang menghampiri Trio S itu lalu merusak pasir yang tengah mereka ubah menjadi istana mini.

“yakkkk…oppa kau menyebalkan sekali…!!”teriak Sooyoung

“mian aku tak melihat ada bangunan itu tadi…”

Kyuhyun kemudian duduk disamping Seohyun.

“Sun..kajja pergi jangan ganggu mereka berdua…!!”

“ani..kalian mau kemana…?”

Seohyun akan beranjak mengikuti Sooyoung dan Sunny. Namun, tangannya lebih dulu ditahan Kyuhyun.

“jangan pergi…temani aku…!!”

“wae..?”

“duduklah…!!”

Hening. Tak satupun dari mereka yang berinisiatif membuka mulut.

“kodok jelek kenapa kau diam saja..!!”seru Kyuhyun memancing Seohyun

“aku tak tahu harus bicara apa…”

“kalau begitu apa kau mau mendengar curhatku…?!”

Seohyun menoleh kearah Kyuhyun yang kini sedang menatap deburan ombak dipantai.

“nanti malam aku akan menemui seseorang. Oemmaku mengirimkan surat padaku lalu  menyuruhku menemuinya…”

“disini..? dia ada di jeju.?”

Kyuhyun mengangguk.

“aku merasa senang, siapa tahu dia mengetahui dimana oemmaku. Tapi dilain sisi, aku merasa khawatir. Bagaimana jika yang terjadi malah sebaliknya atau mungkin lebih buruk…”

“semalam aku menelponnya untuk mengajak bertemu dan kudengar dari suaranya dia orang yang ramah. Itu membuat ketakutanku sedikit berkurang. Tapi tetap saja aku merasa cemas…”

“aku tak tahu harus memberimu nasihat seperti apa, oppa tahu kan aku yeoja yang bodoh..”

“tapi apapun yang kau lakukan, aku akan mendukung dan membantumu. Kau bisa memanggilku saat kau membutuhkanku..”

“gomawo Seohyun~ah…”

“sebelum aku menemuinya nanti. Bisakah kau memberiku sedikit kekuatan..?!”

“nde? Caranya..?”

Grebbb….

“op..pa…”

“kau kan yang bilang pelukan bisa membuat pikiran kita nyaman. Bagiku pelukanmu juga bisa menambah energiku…”

***

Seorang namja yang berpakaian rapi tengah duduk disebuah meja yang menghadap pemandangan langit Jeju yang mengagumkan mata. Ia sengaja datang sedikit lebih awal agar ia mendapat kesan baik dimata tamunya. Tak lama tamu yang ditunggunya datang.

“mian..sepertinya aku datang terlambat ahjussi…”

“ani..aku memang sengaja datang lebih awal…”

“anda Kim Jung Soo kan…?”

“jadi kau putra Cho Siwon. Duduklah…!!”

“ne gamsahamnida…”

“kau mau pesan apa…?”

“terserah anda saja…”

Namja yang jauh lebih tua itu pun langsung memanggil pelayan dan memesan makanan.

“apa kau tinggal disini..?”

“ani…hanya kebetulan saja aku kemari, anda sendiri…?”

“aku sedang ada urusan bisnis disini…”

Terasa sangat canggung sekali percakapan diantara mereka. Namja tua bernama Kim Jung Soo itulah yang terlihat berusaha mencairkan suasana diantara mereka.

***

Entah mengapa malam ini Seohyun merasa sedikit cemas. Ia takut terjadi hal yang tidak menyenangkan  pada Kyuhyun. Ia tahu malam ini namja itu sedang menemui seseorang yang ia ceritakan sore tadi di pantai. Seohyun pun memutuskan berjalan menyusuri tepi pantai yang terletak tepat didepan hotel tempatnya menginap. Setelah cukup lama berjalan ia memutuskan untuk duduk diatas pasir sambil menatap kerlap-kerlip bintang di langit Jeju. Tiba-tiba saja ia merasa bulu kuduknya meremang mendengar sebuah isakan. Karena takut ia pun beranjak dari duduknya dan ketika berbalik, dari jarak sekitar 3 meter darinya ada seseorang yang sedang terduduk sambil menekuk lututnya dan membenamkan wajahnya diatas lututnya. Seperti tertarik sebuah magnet, Seohyun menghilangkan rasa takutnya lalu menghampiri orang itu. Setelah jarak mereka dekat, ia cukup yakin bahwa namja yang sesenggukan itu adalah Kyuhyun.

“oppa..”ucap Seohyun kaget

“wae..? apa yang terjadi…?”tanya Seohyun cemas sambil mendudukkan dirinya disamping Kyuhyun.

Ada sekitar 5 botol soju kosong bekas minuman Kyuhyun. Sudah pasti namja itu saat ini sedang mabuk berat. Seohyun mengangkat kepala Kyuhyun. Ia begitu kaget melihat muka sembab namja itu. Seohyun bisa merasakan begitu rapuhnya perasaan Kyuhyun saat ini.

Grebb….

Seohyun langsung mendekap tubuh namja itu dan mengusap lembut punggungnya.

“oppa..gwenchana…?”tanyanya masih memeluk Kyuhyun

Namja itu tetap saja bergeming melanjutkan tangisnya. Hingga akhirnya Kyuhyun melepas pelukan Seohyun kemudian bergumam sambil menatap mata Seohyun.

“bagaimana mungkin orang itu appa kandungku…?!!”

“apa kau percaya…?”

Seohyun hanya mengerutkan keningnya mendengar perkataan Kyuhyun.

To be Continued…

Gimana…?

Sumpah demi apa ni udah puanjang banget loh readerdeul…!! dan di part ini juga banyak Seokyu momentnya kan..?

Romantis gak…?#readers : nggaaaaaaakkk….!!!

Seru gak….?#readers: bosen thor….!!

Nasib dah…jadi author amatiran… L

Dah mau part akhir ni, yang masih silent, coment dong…!!! hargain karya author…!!!

Yang masih pengen lanjut komen yah..!!!

Gomawo buat yang setia ngoment ff saya… J


23 thoughts on “[Freelance] A Little White Lie #9

  1. nice ff
    udh panjang banget nih mah
    pnasaran nih
    menurut feelingku sih seo sama kyu itu saudara
    soalnya bpk nya seo namanya leeteuk dan org yang ketemu sama kyu nama nya JungSoo
    jadi peanasaran banget nih ending nya bakalan gmn
    lanjut yah jgn lama2

    Like

  2. Mian ya sblm nya
    Ni ff kq kyak novel autumn in paris y : yg bagian kyu menghindari sulli di pesta nya seo
    Tp ttp keren kq, love YoonHae + SeoKyu !!! Happy end please..

    Like

  3. daebak, thor lanjut terus yaa😀.
    berarti kyuhyun sma seohyun sodara dong thor???
    yahhhh, jangan dong thor jebal!!!!! nanti SeoKyu jdi apa thor??? #panikkk..

    Like

  4. FF nya daebak…. Jeongmal daebak….. Part 10 jangan lama-lama ya thor…. Kalo bisa sekalian sama part 11 and 12. Hehehehe…

    Hwaithunh thor !!!🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s