[Freelance] After You Go #2


Author : KyuCha ( @Mrs_chogyu )

Main Cast:

~Yoona ( SNSD )

~Ki Bum (SUJU)

Cast: temukan sendiri

Genre: Romantic/Family/Friendship

Type: Twoshoot

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Yoona,Ki Bum dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja. annyeong haseyo readers^__^ masih setia kah kalian dengan twoshoot ini??*ngarep* mianhae sepertinya untuk yang ini agak panjang alurnya mohon dimaklumi kkkkk ada yang lupa dengan cerita sebelumnya? yuk buka dulu halaman ini https://smtownfanfiction.wordpress.com/2012/06/19/freelance-after-you-go-1/ bila ingin baca ff ku yang lain bisa kunjungi my blog http://www.kyuchaevil.wordpress.com yang masih ingat dengan alurnya. happy reading^__^

After You Go

“Yoong..!!ada apa denganmu?bangunlah…!!”Ki Bum semakin cemas, ia pun segera membawanya ke dalam kamar, dan membaringkannya di kasurnya. Lalu ia segera  menelfon dokter pribadinya.

**

“dia baik-baik saja kan?”tanya Ki Bum setelah dokter pribadinya selesai memeriksa keadaanYoona.

“dia tidak apa-apa, hanya saja dia terlalu bekerja keras hingga ia terlalu lelah dan satu hal, dia terlalu banyak pikiran. Ada hal yang benar-benar mengganggu pikirannya, jangan biarkan dia seperti itu terus menerus, khawatir jika semakin lama ia akan stres”terang sang dokter.

“aku mengerti, terima kasih dok”

“jaga dia baik-baik”dokter itu pun pamit dan Ki Bum mengantarkannya sampai depan pintu.

 

**

Setelah mengantarkan dokter pribadinya, Ki Bum kembali ke kamarnya. Melihat keadaan Yoona, masih sama belum siuman, ia pun duduk disamping Yoona yang sedang berbaring.

 

Ia memandang wajah Yoona lekat, tangannya terus menggenggam tangan Yoona. Tak lama kemudian ia beranjak lalu mencium dahi Yoona lembut,setelah merasa keadaan Yoona dalam posisi baik, ia pun keluar dari kamar tersebut, lalu ia menuju dapur.

 

Di dapur  ia melihat semua bahan-bahan masakan yang tersisa, ia akan memasak untuk orang yang dicintainya yang sedang sakit saat ini. Dengan keahlian yang ia bisa, yang terpenting baginya ia harus membuat bubur agar keadaan Yoona lebih baik.

 

40 menit, 50 menit dan 1 jam akhirnya ia seselsai memasak masakan selain membuat bubur, ia merapikan semuanya di meja makan.

 

Setelah selesai ia pun beranjak kembali ke kamarnya lagi, dilihatnya Yoona masih belum sadar, ia pun duduk disampingnya kembali. Ia usapkan tangannya dikepala Yoona, ia belai dengan lembut penuh dengan kasih sayang, punggung tangannya sengaja menyentuh dahi Yoona untuk mengecek suhu tubuhnya

 

“syukurlah, sudah mulai menurun”

merasa terusik Yoona pun secara perlahan membuka matanya.

 

“mm..Yoong, kau sudah sadar?”sahut Ki Bum lumayan lega.

“ahh ..kepala ku sakit”jawab Yoona lalu memegang kepalanya yang terasa sakit, ia mencoba untuk bangun, lalu dibantu Ki Bum agar posisinya duduk.

“minumlah, agar rasa sakitnya sedikit hilang”kata Ki Bum menyodorkan gelas berisi air putih,lalu membantu untuk meminumkannya untuk Yoona.

 

Setelah Yoona meminumnya ia pun meletakannya kembali di meja yang ada di samping kasur tersebut. Ia heran kenapa ia bisa di kamar Ki Bum, lalu Ki Bum pun menjelaskannya bahwa ia pingsan.

 

“bagaimana?kau sudah merasa baikkan?”tanya Ki Bum penuh simpati.

“sedikit, tapi bagaimana dengan eonniedeul?mereka pasti mencariku?”kata Yoona khawatir.

“aku sudah menghubungi manager hyung, besok SNSD tidak ada jadwal, kau bisa istirahat di apartemen ku ini”tukas Ki Bum, Yoona mengerti lalu mereka pun terdiam, namun Ki Bum mencoba untuk memecahkan keheningan yang ada.

 

“ehmm kau belum makan kan?aku sudah membuat bubur untukmu”kata Ki Bum lalu beranjak dari kasur, namun tangannya sudah dicegah Yoona. Ki Bum lumayan terkejut.

“jangan pergi”pinta Yoona.

“tapi kau..”

“ku mohon jangan pergi”kata Yoona lagi dengan wajah memelas, hati Ki Bum luluh, ia pun menuruti permintaan Yoona.

 

“jangan pergi sebelum aku tidur” ia pun membetulkan posisi Yoona agar bisa tidur dengan nyenyak. Suasana hening, Yoona mencoba untuk memejamkan matanya, Ki Bum terus memandangi wajah Yoona.

“aku tidak tega melihatmu sesakit ini”batin Ki Bum. Tidak lama kemudian, Yoona kembali membuka matanya “kau pasti lelah”kata Yoona.

“mm mwo??”

“istirahatlah”pinta Yoona tangannya menyuruh Ki Bum untuk berbaring di sampingnya.

 

“tidak, aku baik-baik saja, kau lah yang harus istirahat Yoong, biar aku yang menjagamu”tolak Ki Bum dengan halus.

“aku mohon…”tangannya menggenggam tangan Ki Bum erat, karna tidak tega Ki Bum pun menurutinya. Suasana pun kembali canggung, kini Yoona yang mencoba untuk mencairkannya.

“mianhae”kata Yoona tiba-tiba.

 

“mwo?”

“mianhae, selama kau tidak ada, aku tidak bisa menjaga diri ku dengan baik”lalu ia mengalihkan pandangannya ke Ki Bum yang ada disampingnya. Ki Bum pun ikut memandang Yoona. Ia melihat Yoona merasa ada beban di sana, ia ingin sekali membantunya agar beban itu bisa hilang.

 

Kini tangan Ki Bum sebagai bantalan kepala Yoona, Ki Bum ingin mengungkapkan semuanya, agar tidak ada rahasia lagi diantara mereka.

“katakan padaku Yong, sekarang kau sangat berubah, apa yang terjadi denganmu?”tanya Ki Bum memandang Yoona lekat. Yoona tidak menjawabnya, lalu ia menitihkan air matanya dan menunduk.

“apa karna wanita itu?”tanya Ki Bum, Yoona pun mengalihkan pandangannya pada Ki Bum lagi. Diam tidak ada jawaban dari Yoona, sedetik kemudian Yoona angkat bicara.

 

“aku tidak ingin lagi bertemu dengannya!!!!hiks hiks”histeris Yoona, dan ia tetap menangis lalu menunduk kembali.

“tapi Yoong bagaimana pun juga dia adalah orang yang sudah melahirkan mu,kau memang tak seberuntung seperti yang lain, yang bisa mendapatkan kasih sayang dari seorang ibu dari kecil hingga besar, tapi kau sangat beruntung bisa mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah yang sangat menyayangi mu Yoong, ku mohon sebesar apa pun rasa kesal mu padanya, tolong jangan benci ibu mu sendiri”nasihat Ki Bum. Yoona masih menangis, mencoba untuk mencerna kata-kata yang keluar dari mulut Ki Bum.

“mianhae”jawab Yoona yang masih meneteskan air mata.

 

“aku harap rasa sayang dari eommaku bisa mengurangi rasa kecewamu”lanjut Ki Bum, ia pun memeluk Yoona yang masih menangis, kini ia mengerti apa yang membuatnya berubah, akhir-akhir ini ia sering bertemu dengan ibunya yang sudah meninggalkannya sejak kecil karna bercerai dengan ayahnya. Yoona yang sangat periang sudah berubah menjadi pendiam hanya karna hal tersebut.

 

Ki Bum pun menjadi merasa bersalah. Yoona pun menceritakan semuanya pada Ki Bum, sebulan yang lalu, tiga hari yang lalu dan saat di pesta tadi ia bertemu dengan ibunya, itu membuatnya semakin sakit.

“mianhae Yoong, selama kau sakit seperti ini, aku tidak ada disampingmu, setiap waktu aku selalu ingin menghubungi mu, tapi aku… ”kata Ki Bum lalu melepaskan pelukannya, dipandangnya Yoona yang masih meneteskan air mata, tak tega ia melihatnya, ia pun menceka air mata terebut dengan jemari lembutnya.

“mianhae”kata Ki Bum lagi,

 

“aku mengerti”jawab Yoona memandang Ki Bum lekat, ia pun mengusapkan tangannya dibelainya kepala Ki Bum dengan halus, tanda bahwa agar dia tidak perlu khawatir.

“aku sangat rindu pada mu Yoong”lontar Ki Bum.

“nado”jawab Yoona sedikit senyum,

“saranghae Im Yoon Ah”ucap Ki Bum pada wanita yang sangat dicintainya itu.

Ki Bum pun mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona, tangan kirinya masih melekat pada pipi kanan Yoona, wajahnya semakin mendekat, dan diciumlah bibir tipis Yoona dengan lembut, perasaan Yoona begitu damai, semua rasa bebannya terasa hilang seketika jika ada orang yang cintainya selalu disampingnya.

 

Yoona dan Ki Bum begitu menikmati ciuman itu. Rasa rindu yang mereka rasakan sudah terobati.

“nado sarangahe oppa”kata Yoona yang belum sempat menjawab pernyataan Ki Bum tadi.

“mwo?mwoya?”kata Ki Bum pura-pura tak mendengarnya.

 

“aku tidak mau mengulanginya lagi”kata Yoona cemberut, karna kesal Ki Bum tidak mendengarnya. Ki Bum begitu senang, karna itu untuk yang pertama kalinya Yoona memanggil Ki Bum dengan sebutan “oppa” jika Yoona pernah menyebutnya seperti itu untuk Ki Bum di acara-acara reality show di TV, di koran, majalah atau dimanapun, itu hanya pura-pura, tidak ikhlas untuk mengucapkannya karna mereka tidak pernah akur.

 

Mereka seperti kucing dan anjing yang selalu bertengkar, namun kini kondisinya sudah berbeda.

 

Yoona ingin Ki Bum benar-benar serius mengucapkan hal seperti itu, bukan saat Yoona sakit saja.

“mianhae jika selama ini aku selalu bersikap kasar pada mu, aku berjanji untuk selalu menjagamu, berada disampingmu dalam suasana apa pun. Dan aku tidak akan melepaskanmu untuk siapa pun”kata Ki Bum lalu memeluk Yoona erat. Tak lama kemudian Ki Bum pun melepaskan pelukannya, mereka pun tersenyum saling memandang.

 

“aku tidak bisa seperti ini terus Yoong, kita seperti maling yang sedang diincar polisi, apa kau siap untuk semuanya?”curhat Ki Bum.

“tapi bagaimana dengan yang diluar sana?”kata Yoona tak tega.

“kita manusia Yoong, bukan robot yang selalu di atur jalannya, hanya dua grup saja, jangan sampai diluar, kita akan membicarakannya jika LSM mengijinkannya”terang Kibum*author nggak ngerti mereka ngomongin apa*lhooo??khan yg buat cerita author!!!#

 

Yoona pun diam, masih memandang Ki Bum,tak lama kemudian ia mengangguk tanda setuju.

“baiklah”ucapnya seraya tersenyum tulus pada Ki Bum.

“gomawo”kata Ki Bum lalu mencium dahi Yoona dengan lembut.

“kita akan membicarakannya dengan manager hyung besok” dan Yoona pun mengerti dan ia mengangguk.

 

Keesokan harinya~~~

 

@dorm SNSD

 

“Yoona????semalam kau tidur dimana?”tanya Taeyon khawatir

“kenapa kau tidak menghubungi kami?hanya manager oppa saja?” tanya Sunny

“setelah kau ke toilet kemarin kau pergi kemana Yoong?”kini giliran Yuri yang bertanya

“kau pasti tidak pulang ke rumah kan?”tanya Sooyoung.

“eonnie baik-baik saja kan?”dan begitulah seterusnya, semuanya mengkhawatirkan Yoona walaupun mereka sudah diberitahu oleh managernya, bahwa Yoona tidak bisa pulang ke dorm kemarin malam.

 

“aku baik-baik saja eonniedeul dan maknae”kata Yoona membelai sang maknae SNSD, semua bisa bernafas lega.

“tapi, ada yang ingin aku sampaikan pada kalian semua”

“apa?”kata mereka serempak.

 

@Dorm SuJu

 

Sama halnya dengan Yoona, kini giliran Ki Bum yang diintrogasi.

semua member sudah berada di ruang tamu, mengelilingi Ki Bum yang akan memeberitahukan suatu hal penting pada para hyungnya.

 

“apa yang ingin kau katakan?”ucap sang leader

 

**

 

“sebelumnya aku minta maaf pada kalian semua karna aku baru bisa memberitaukannya sekarang,sebenarnya…”semua mata fokus dengan Yoona, ucapannya benar-benar membuat semua anggota SoShi penasaran.

 

**

“sebenarnya…aku dan Yoona…”

“kau dan Yoona kenapa?”samber Eunhuk tak sabaran

 

**

“aku dan Ki Bum oppa…”

“kalian berdua kenapa?”Hyeyon benar-benar tidak sabar apa yang ingin dikatakan Yoona. Namun Yoona mencoba untuk merangkai kata-kata yang lebih pantas agar  ia tidak salah bicara.

 

**

“sebenarnya kami berdua sudah BERTUNANGAN”

“mwwooooo??????????????”semua member SuJu dan SoShi terkejut di tempat yang berbeda.

 

**

“apa yang kau katakan barusan?ohh Tuhan…”Ki Bum tau bagaimana perasaan Hyungnya,

mereka pasti sangat terkejut. Bagaimana tidak, semua keluarga SM tau, bahwa Ki Bum dan Yoona tak pernah ada akurnya.

Berita yang ada di media mengatakan Yoona adalah partner Ki Bum saat mereka Trainee, itu 100% benar. Namun sesungguhnya itu adalah tuntutan dari pihak agensi mereka, karna pimpinan sendiri mempunyai rencana agar mereka satu keluarga SM bisa bersikap layaknya seperti keluarga bukan seperti kucing dan anjing.

 

“bagaimana bisa Kibum-ah?bukankah kalian tidak pernah akur?”tanya Siwon

“kau pasti bercanda kan Hyung?”tanya maknae SuJu.

 

**

“Yoong sejak kapan kalian bisa bersatu?bertemu saja bagai perang dunia”tukas Tiffany tak kalah terkejutnya yang diikuti anggukan Taeyon.

“kami saling mencintai”jawab Yoona tersenyum.

 

**

“mwooooooo??????????”semua member SuJu terkejut dengan jawaban Ki Bum

“bagaimana bisa?tersenyum satu sama lain saja tidak pernah”kini giliran Yesung yang berbicara.

“itu lah cinta, bisa datang kapan saja”kata Ki Bum tersenyum membayangkan kejadian 4 tahun yang lalu.

 

*

_FLASH BACK_

Terlihat Yoona sedang berjalan dengan malasnya, ia melewati beberapa ruangan yang ada di gedung SM.

 

Sebenarnya ia sedang latihan bersama eonnideulnya di practice room, tapi karna sekarang ini waktu istirahat ia bisa pergi untuk menemui seseorang. Ia baru saja mendapat pesan dari seseorang yang menurutnya adalah RIVAL-nya.

Sesampainya di atap gedung ia menghampiri orang yang sudah menungguinya.

 

“aku tidak punya banyak waktu cepat katakan”ucap Yoona ketus. Pria itu mengembangkan senyumnya. Entah sudah berapa kali Yoona merasa tersihir dengan  killer smilenya. Yah dia adalah Ki Bum rival Yoona yang selama ini tak pernah ada akurnya.

“jangan terburu-buru seperti itu”ucap Ki Bum santai.

“baiklah aku akan pergi sekarang”ucap Yoona meninggalkan Ki Bum.

 

“bukan kau, tapi aku lah yang akan pergi”ucap Ki Bum meninggikan suaranya, Yoona menghentikan langkahnya tidak memahami maksud Ki Bum. Ia pun membalikan badannya agar bisa menatap lawan bicaranya, Ki Bum menghampirinya.

 

“aku akan pergi sampai waktu yang tidak dapat ditentukan”Yoona menyerkitkan dahinya.

“apa maksudmu?”Ki Bum meraih kedua tangan Yoona, digenggamnya erat tangan halusnya.

 

“jaga dirimu baik-baik. Walaupun kau berfikir aku tidak pernah menjagamu, tapi hati ini tidak akan lepas dari mu.”

“apa yang kau katakan?”Yoona semakin tidak mengerti maksud Ki Bum, entah mengapa ia merasa sakit ketika Ki Bum mengatakan akan pergi sampai waktu yang tidak dapat ditentukan.

 

“aku akan vacum dari Suju”secara refleks Yoona melepas genggaman Ki Bum, ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Ia tidak percaya dengan ucapannya.

“apa?apa lagi ini?kau bercanda kan?”tanya Yoona ingin memastikan.

“disituasi seperti ini haruskah aku bergurau?”dan sekali lagi perasaannya seperti ‘electric shock’ hatinya terasa begitu sakit.

 

“wae??mengapa harus vacum?apa karna kita terus berseteru jadi kau…”

“sstttt”jari telunjuk Ki Bum ia tempelkan pada bibir tipis Yoona.

 

“ini tidak terkait akan keadaan kita”ucap Ki Bum mencoba tersenyum.

“aku hanya ingin focus dengan dunia acting. Aku ingin mengembangkan kemampuanku di dunia acting”Yoona menggeleng tak percaya.

 

“bagaimana bisa kau melakukan ini ketika kita…”Yoona tak bisa melanjutkan ucapannya, entah mengapa tiba-tiba ia mengeluarkan butiran air matanya begitu saja.

“aku tau ini pasti sulit, aku bahkan merasa sangat sulit tapi ini semua demi masa depan kita. Sejujurnya semenjak cincin itu melingkar di jari kita masing-masing aku mencoba untuk menerima keadaan, walau ini adalah paksaan tapi aku mencoba untuk menjalaninya sesuai dengan keinginan. Jadi sampai kapan pun kau tetap milikku kecuali kita berdua yang menghentikannya.”Ki Bum menghapus tangisan Yoona dengan jemarinya.

 

“hiks hiks”Yoona memeluk Ki Bum erat, hatinya terasa begitu sakit disaat ia mulai menerima  akan sebuah ikatan pertunangan dengan pria ini ia malah akan ditinggalkannya. Gadis itu terus menangis dalam pelukan Ki Bum. Mereka berdua tanpa disadari sudah mulai menerima keadaan akan sebuah perjodohan yang mereka jalani. Semenjak mereka bertunangan Ki Bum akan mengantar Yoona sampai dorm walau ini adalah tuntutan seiring berjalannya waktu mereka bisa menerimanya.

 

“uljima”ucap Ki Bum. Yoona menatapnya sendu.

“dan selanjutnya kau akan keluar dari grup?”tanya Yoona masih dengan tetesan air matanya.

 

“sudah ku katakan ini hanya sementara, aku tidak akan keluar dari grup. Sampai kapan pun aku tetap anggota Suju. Dan tentu saja aku akan kembali”ucapnya meyakinkan Yoona.

Entah mengapa melihat gadis ini menangis hatinya terasa tercabik cabik, ia tidak suka melihat gadisnya menderita apa lagi karna dirinya. Yoona melepaskan pelukannya, ditatapnya pria ini lekat.

 

“pergilah”ucapnya.

“aku tidak boleh mencegah masa depan mu yang baik bukan?jadi lakukan saja”kata Yoona tersenyum pahit.

“aku akan menunggumu”hanya kata itu yang bisa Yoona ucapkan ia pun segera meninggalkan Ki Bum, tapi butiran air matanya tak bisa ia hentikan.

 

Begitu juga dengan Ki Bum, ia menatap gadisnya yang semakin menjauh dari pandangannya. Tanpa terasa air matanya meluncur bebas dipipinya.

Dan tepat saat itu juga Yoona menghentikan langkahnya, ia kembali berbalik arah ia berlari menghampiri Ki Bum, ia tak bisa menghentikan tangisannya.

 

Ia berjinjit untuk menyetarakan tingginya dengan Ki Bum, diciumnya bibir tipis prianya itu.

Ki Bum tak bisa berbuat banyak, ini sebuah perpisahan singkat, mereka masih saling meluncurkan tangisannya. Hingga air mata mereka saling bertemu. Yoona melepaskan tangannya yang ia lekatkan di pipi mulus Ki Bum, ia melepaskan ciumannya. Dan segera pergi meninggalkan prianya walau masih dengan tangisannya.

 

Setelah Yoona tak lagi tampak di hadapan Ki Bum, pria ini tiba-tiba merasa sangat lemah. Padahal baru saja Yoona memberikan ciuman yang merupakan sebuah energi untuknya, tapi ia malah terjatuh. Kedua lututnya ia gunakan untuk menopang badannya. Tangannya merenggut dada kirinya, karna disitulah ia merasa sangat sakit.

 

Ini pertamakalinya ia menangis karna wanita selain dalam acting. Sejujurnya ini bukan keputusan pribadi sepenuhnya, ini adalah tuntutan dari agensi. Mereka tidak ingin pamor artis didikannya tercoreng nama baiknya hanya karna sebuah scandal.

 

_END FLASH BACK_

 

Rasa penasaran para member Suju saat di pesta itu sudah terjawab, mengapa tiba-tiba Ki Bum bersama Yoona. Mereka pun bisa mengerti, dan tentu saja mereka mendukung apa yang anggota mereka pilih.

 

 

Begitu juga dengan Yoona ia mulai menerima yang sesungguhnya, tanpa harus berpura-pura pada ayahnya. Ia mengerti mengapa orang tuanya memilih berpisah. Ia sudah dewasa ia berjanji akan terus bisa mengerti keadaan. Itulah yang diucapkannya setelah menemui ayahnya kemarin.

 

Saat ini anggota Suju dan SoShi sedang berkumpul untuk merayakan pertunangan Yoonbum yang sebenarnya sudah lama terjadi. Karna mereka baru mengetahuinya alhasil mereka baru bisa menagih sepasang kekasih ini untuk menraktirnya. Mereka tidak pergi ke sebuah restoran atau cafe manapun, mereka ada di practice room. Karna mereka baru saja berbagi ruang latihan.

 

Disaat semuanya sedang asyik dengan makanan yang baru saja mereka pesan, terlihat Ki Bum tak bisa menatap ke arah lain selain Yoona.

Tatapan mereka bertemu ketika Yoona secara refleks melihat Ki Bum, wajahnya terlihat memerah sekarang.

 

Tanpa ada aba aba Ki Bum menarik Yoona meninggalkan member lain.

“mau kemana?”tanya Yoona, tak ada jawaban darinya, hanya senyum mematikan yang biasa ia berikan pada Yoona. Dan sekali lagi gadis itu terpana kembali.

 

‘atap gedung’ mereka sampai dimana tempat itu merupakan tempat perpisahan mereka saat Ki Bum akan vacum dari suju.

 

Mereka berdiri beriringan, memandangi malamnya kota Seoul.

“aku belum bertanya padamu”ucap Yoona menatap Ki Bum.

“sedari tadi kau tak berhenti bicara kita akan kemana, bagaimana bisa kau mengatakan belum bertanya”

 

“YA bukan itu”tukas Yoona.

“katakan”

“kau datang ke sini karna kembali atau…?”Yoona merasa khawatir akan jawaban Ki Bum. Pria itu menatap gadisnya tersenyum.

 

“merindukanmu”jawab Ki Bum singkat.

“ne?”

“jadi kau tidak kembali…?”

“bukan tidak tapi belum saatnya”sergah Ki Bum.

 

“kapan?”

“tidak tau”

“kau menyebalkan”ucap Yoona memalingkan pandangannya. Ki Bum sangat tau apa yang harus ia lakukan. Dan benar saja sedetik kemudian setelah Ki Bum memeluknya dari belakang, wajah Yoona kembali memerah. Yoona sangat menyukai back hug dari prianya.

 

Namun ia kembali memasang raut wajah cemberut.

“ini tidak bisa dibiarkan”ucap Yoona melepaskan pelukan Ki Bum.

“apa lagi?”

 

“kau mencoba memadamkan amarahku?aku bertanya hal yang serius”kata Yoona tegas. Ki Bum menghela nafasnya, ia sendiri tidak ingin menyakiti hati gadis ini. Sudah cukup baginya meninggalkan gadis ini membuatnya semakin sakit, tapi ini adalah hal yang harus ia hadapi. Ini adalah rintangan yang harus ia lalui.

 

“sejujurnya aku sendiri tidak tau kapan akan kembali,tapi percayalah aku pasti kembali”

“berapa lama lagi?satu?dua?tiga?atau sepuluh tahun?hingga sekarang masih belum cukup?”Yoona tak bisa menyimpan lagi apa yang ada dipikirannya selama ia pergi. Ki Bum menarik Yoona ke dalam pelukannya.

 

“kau takut aku berpaling?”

“ini tidak lucu”sekali lagi Yoona melepas paksa pelukan dari tunangannya. Ia sempat berfikir apa alasan Ki Bum vacum dari Suju. Keheningan terjadi sesaat.

 

“maafkan aku, ini terlalu kekanak kanakan. Harusnya aku mengerti keinginanmu”ucap Yoona menunduk.

 

“jangan lakukan”pinta Ki Bum. Ia tidak suka melihat gadisnya terlihat bersedih.

“mianhae aku tidak bisa mengerti akan dirimu”tetesan Yoona mulai jatuh.

“sudah kubilang jangan lakukan”ia benci melihat gadisnya menangis, dan ia pun kembali memeluk Yoona. Ia melekatkan tangannya dikepala Yoona, ditariknya agar ia bisa menatapnya.

 

“kau percaya padaku?”gadis itu mengangguk.

“aku melakukan semua ini demi kita,bukan aku. Tapi kita. Secepatnya aku akan kembali, karna sejujurnya aku sangat merindukan grup ku dan tentu saja dirimu”gadis itu tersenyum. Ia mengerti dan memahami, ia tidak bisa memaksakan keinginannya. Bukankah awal debutnya di dunia acting? jadi kenapa ia harus menghalanginya?. Tugasnya sekarang adalah mendukungnya.

 

Dan sesaat kemudian Yoona menenggelamkan kepalanya di dada bidang Ki Bum. Pria itu membalasnya penuh dengan kehangatan. Ini sudah sangat lama mereka tak bertemu. ‘Setelah ia pergi’ sekian lama membuat ia dan dirinya merindukan satu sama lain.

 

Percayalah dia pasti akan kembali ke atas panggung bersama anggota lain seperti dulu. Yang bisa membuat dan membawa kebanggan tersendiri bagi siapa pun yang melihatnya.

 

-The End-

 

Sekian twoshoot ku

Mianhae kalo endingnya gak sesuai keinginan

Atau gak pas atau yang lain.

thanKYU buat readers yang sudah meluangkan waktunya

untuk membaca ff ini beserta komennya.

Dan tak tertinggal pula untuk admin di sini yang sudah bersedia mempublish ff ku.

thanKYU

dan ‘next ff’ sepertinya author tertarik dengan pair SEOKYU

adakah wires di sini?kkk

semoga tidak mengecewakan.

kamsahamnida*bow*


16 thoughts on “[Freelance] After You Go #2

  1. Aku second ?

    Buatin SeoKyu thor ..
    Wowowo…
    Ini juga kasih sequel cerita stelah Kibum balik lg ke Suju dong .. Trs di gabung SeoKyu jga .. Qren thor crtax , bnr .. Baguus bngd ..

    Like

  2. Huruf abjadnya doong.. diperhatikan.
    Lalu, jarak antar paragraf terlalu jauh, jadi mataku harus berlari. Spasinya juga. Over all, bagus kok.
    pa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s