[Freelance] My Heart Is Not Blind #2


My heart is not blind (part 2)

Cast : Seo Joo Hyun as Kim Seohyun, Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Sungmin, Kim Ryeowook, Kim Yesung as Jong Woon, Victoria Song

Genre : Romance

Rating : PG 15

Author : RyeoFa

PERHATIAN : Annyeong ^^… masih ada yang ingat author?? Ini author FF yang judulnya “I’m Not Her”.. hehe… author balik lagi dengan FF SEOKYU, soalnya author SeoKyu shiper juga…*hidup Wiress* dan author gak pernah boseeennn ngambil cast KYUMIN dan YEWOOK soalnya author FANS berat mereka #plak *ga penting*..hahaha… oke udah banyak ngomong, so Happy reading aja ya..:D.. and yang gak suka DONT BASHING!! Gomawo..:)


Cerita sebelumnya…

Di rumah Donghae dan Seohyun…

“Seohyun~a, aku kan sudah bilang jangan berbicara dengan orang asing, apa lagi kau pergi dengannya,” seru Donghae sedikit marah.

“Oppa, dia menolongku hanya itu,” jawab Seohyun singkat, kemudian masuk ke kamarnya.

Donghae yang mendengar jawaban Seohyun pun merasa kecewa.

*****Donghae Pov’s*****

Apa aku salah kalau aku mengkhawatirkannya, oh… Seohyun, aku takut…aku takut kehilanganmu, maafkan aku, maafkan kesalahanku. Kau tahu perasaanku sekarang padamu melebihi seorang kakak pada adiknya, Seohyun aku ingin kau menjadi milikku, aku tak mau kau jatuh kepada namja lain.

 

*****Seohyun Pov’s*****

Aku tahu, aku tahu kalau oppa khawatir padaku. maafkan sikapku oppa, maafkan aku, aku tak bermaksud membuatmu kecewa. Tapi itu benar, Kyuhyun oppa hanya menolongku, maafkan aku oppa. Tuhan aku ingin bisa melihat lagi, aku ingin melihat anugrah yang kau turunkan untukku, terima kasih kau memberikanku oppa yang baik dan pengertian padaku.

Ciiiitttttt………….

Pagi-pagi sekali aku dan Donghae oppa sudah bangun, kami siap-siap merapikan bunga. Sebenarnya Donghae oppa sudah melarangku berjualan, dia memintaku tetap di rumah, namun aku tak bisa tinggal diam, jelas aku menumpang di rumah Donghae oppa. Aku harus bekerja membantunya, Donghae oppa belajar di SM University, ya, walau Donghae oppa bukan orang kaya namun dia mendapat beasiswa jadi dia masih bisa melanjutkan mimpinya.

“Seohyun~a, hari ini aku ada tes, doakan aku ya,” seru Donghae oppa sambil mengelus lembut kepalaku.

“Ne, semoga oppaku yang baik ini diberi kemudahan oleh Tuhan,” balasku sambil tersenyum.

“Gomawo,” balas Donghae oppa lagi.

Kami pun berangkat ke kiosku,

*****Author Pov’s*****

 

Kyuhyun yang sudah berpakaian rapi segera turun kebawah, ternyata eommanya dan Victoria sudah menunggu dia dibawah. Kyuhyun turun dengan wajah yang sangat bête.

“Kyuhyun~a, kau harus berangkat dengan Victoria,”  seru eomma Kyuhyun memaksa anaknya.

Percuma Kyuhyun menolak tidak ada gunanya, eommanya pasti tetap memaksa. Akhirnya Kyuhyun berangkat bersama Victoria.

Didalam mobil itu tak ada interaksi sama sekali, Kyuhyun sengaja membawa supir agar dirinya tak berdua bersama Victoria. Jelas Vic sedikit kecewa, namun asal bersama Kyuhyun Vic senang.

“Oppa, apa pulang nanti ada acara?” tanya Victoria sedikit ragu.

“Ne,” balas Kyuhyun jutek, matanya terus melihat kearah jalan.

Mobil Kyuhyun melewati jalan menuju kios Seohyun, ini membuat Kyuhyun ingat kejadian semalam. Kyuhyun pun melihat Seohyun yang susah payah berjalan akibat terkilir semalam.

“Cih, anak itu sudah aku bilangkan,” gumam Kyuhyun dalam hati.

Saat belokan jalan, Kyuhyun meminta supir mengentikan mobilnya. Itu membuat Victoria heran, kyuhyun pun turun dari mobil dan menemui Seohyun.

*****

 

“Kau..apa yang kau pikirkan,” seru Kyuhyun kesal sambil mengambil pot ditangan Seohyun.

“Kyuhyun oppa, kau sedang apa disini?” tanya Seohyun saat mengenali suara Kyuhyun.

“Aku sudah bilang kau harus istirahat, kenapa masih saja bekerja,” seru Kyuhyun seenaknya.

Seohyun mulanya diam mendengar kata-kata Kyuhyun tadi, “Aku mohon jangan campuri urusanku, kau bukan siapa-siapa,” balas Seohyun dengan suara bergetar sambil meraba pot yang diambil Kyu.

Kyuhyun terdiam mendengar ucapan Seohyun, Victoria yang heran mengejar Kyuhyun, dan dia cemburu melihat Kyuhyun berdua dengan Seohyun.

“Oppa, sedang apa?” Tanya Victoria dengan nada cemburu.

Kyuhyun tak menjawab, dia masih memikirkan ucapan Seohyun tadi. Kyuhyun pun pergi meninggalkan Seohyun, Victoria mengejar Kyuhyun dari belakang. Seohyun yang tahu kalau Kyuhyun sudah pergi terjatuh lemas.

“kenapa, kenapa dia,” gumam Seohyun dengan mata berkaca.

“Ia…sebenarnya aku ini kenapa? Sebenarnya apa yang ku lakukan, dia bukan siapa-siapa aku, tapi aku begitu perduli padanya,” gumam Kyuhyun dalam hati.

*****

 

“Oppa, dia itu siapa sih, kenapa kau akrab sekali dengannya?” tanya Vic setelah berhasil mengejar Kyuhyun.

“Sudahlah, kita sudah terlambat,” balas Kyuhyun langsung naik mobil, kali ini dia duduk di samping supir.

“Oppa, kenapa kau tidak duduk di belakang,” seru Victoria kecewa.

“Diamlah,” sentak Kyuhyun kesal.

Mobil Kyuhyun berjalan menjauhi tempat Seohyun, Kyuhyun masih memikirkan kata-kata Seohyun, sedangkan Victoria masih cemberut karena kesal.

_SM University_

“Ya!!! Kau ini seperti buntutku saja, kenapa kau tak ke sekolahmu!!” sentak Kyuhyun kesal karena Victoria masih saja mengikutinya sampai kampus.

“Oppa, kata ajumma Cho aku boleh mengikutimu,” balas Victoria dengan senyum menawan.

“Cih, sesukamu saja,” seru Kyu kesal , lalu kembali berjalan.

Kyuhyun berjalan ke ruangan khusus mereka dengan Victoria yang mengikutinya dibelakang. Sungmin dan Wookie yang melihat Kyuhyun masuk diikuti Victoria malah ketawa.

“Ha..ha… Kyuhyunie kau punya asisten hah?” goda Sungmin sambil tertawa.

“Kau,” seru Kyu kesal karena ditertawakan teman-temannya.

Kyuhyun pun duduk di sofa, dan Victoria mengikutinya. Sungmin yang melihat it uterus ketawa.

“Ya!! Victoria apa kau tak punya kerjaan, jangan mengikutiku!!” sentak Kyuhyun sangat kesal.

Victoria mengkerutkan bibirnya, dia pun duduk menjauh dari Kyuhyun. Wookie yang melihat Victoria sedih memberinya lollipop.

“Kau mau?” tanya Wookie pada Victoria.

Victoria hanya menganggukan kepala dan mengemut permen dari Wookie. Kyuhyun yang jengkel kembali meninggalkan ruangan itu, tetapi kali ini Sungmin mengikutinya.

“Kyuhyunnie,” panggil Sungmin dari belakang.

“Mwo? Kau mau mengejekku lagi?” tanya Kyu kesal.

“Aniyeo, kau mau kemana?” tanya Sungmin balik.

“Apa urusanmu, aku mau kemana saja terserah aku,” seru Kyuhyun meninggalkan Sungmin.

“Hey sebentar lagi kita masuk kelas,” Seru Sungmin mengingatkan.

“ne…ne…, aku titip padamu,” seru Kyuhyun sambil berjalan kedepan dan melambaikan tangannya kearah sungmin yang dibelakangnya.

“Hum…”pangeran” itu tak berubah juga, sepertinya harus menunggu cukup lama,” gumam Sungmin dengan senyum manisnya sambil membalikan badan dan berjalan berlawanan arah dengan Kyu.

*****

 

“Kyu oppa mana?” tanya Victoria saat melihat Sungmin masuk ke ruangan.

Sungmin hanya mengangkat bahunya, dan duduk disebelah Wookie yang sedang asik main PSP kyu.

“oh… ini karena lolipopmu, menyebalkan,” sentak Victoria kesal pada Wookie dan pergi meninggalkan ruangan itu.

Wookie sangat sedih kalau disalahkan, dia menunjukan wajah ingin menangis pada Sungmin, Sungmin pun memeluk Wookie seperti ibunya.

“Cep…cep…” seru Sungmin menenangkan Wookie.

Jong Woon yang melihat keanehan (?) mereka hanya bisa diam, Sungmin melihat kearah Jong Woon dengan tatapan manis, Jong Woon yang merinding langsung pergi meninggalkan ruangan itu.

Sementara itu, Kyuhyun pergi mencari angin segar, dia pergi ke danau dekat kota Seoul. Sementara itu Victoria yang mengira kalau Kyuhyun pergi ke kios Seohyun pun menyusulnya. Tapi saat sampai disana Victoria tak menemukan Kyuhyun, Victoria yang kesal pun menemui Seohyun.

“Ya!!! Kau siapa hah, kenapa berani-beraninya biacara dengan Kyu oppa!” sentak Vic tiba-tiba, ini membuat Seohyun kaget.

“Mianhae, anda siapa,” seru Seohyun ketakutan.

“Kau, aku TUNANGAN  Kyu oppa, kau…kau jangan mengganggunya lagi,” seru Victoria kesal melempar sebagian bunga-bunga Seohyun.

Seohyun yang mendapat perlakuan seperti ini hanya bisa diam dan tak melawan, bahkan dia benar-benar tak berdaya.

“Ya!!! Apa yang kau lakukan!!!” seru Kyuhyun saat melihat Victoria mengacak-acak kios Seohyun.

“oppa,” seru Victoria sedikit ketakutan melihat Kyuhyun yang datang.

“wanita ini,” seru Kyuhyun kesal menarik lengan Victoria paksa agar berjalan.

“Oppa, mianhae, aku hanya memberi hukuman padanya,”

***PLAK***

Tangan Kyuhyun bersarang di pipi Victoria, Victoria yang mendapat perlakuan itu pun pergi tanpa berbicara sepatah kata pun.

*****

 

Kyuhyun segera ketempat Seohyun lagi, dia membantu seohyun yang terjatuh.

“Mianhae…mianhae..” gumam Kyuhyun terus sambil membantu Seohyun berdiri.

“Aniyeo, kau pergi saja,” seru Seohyun dengan suara gemetar sambil mendorong tubuh Kyu.

“Seohyun, ini salahku, aku akan bertanggung jawab,” balas Kyuhyun lagi tak mau kalah.

“Oppa, jangan seperti ini , aku mohon, aku mohon jangan membuat orang lain salah paham,” seru Seohyun  sambil berusaha berdiri sendiri.

Kyuhyun terdiam mendengar ucapan Seohyun tadi, ini membuat hatinya kembali aneh. Tiba-tiba Donghae datang, dan terkejut melihat kios Seohyun yang berantakan.

“Seohyun~a kau taka pa kan?” tanya Donghae khawatir. Donghae melirik Kyuhyun dengan tatapan kesal.

“Kau, untuk apa kau kemari pergi dari sini,” sentak Donghae kesal pada Kyuhyun. Seohyun sama sekali tak membantu Kyuhyun, Seohyun hanya diam, dan meraba bunga-bunganya yang berserakan.

Kyuhyun tak mendengarkan ucapan Donghae, dia membantu Seohyun merapihkan bunga-bunga itu. Sekarang kedua namja itu berlomba membantu Seohyun, sampai-sampai Seohyun tak dibiarkan mengambil bunga satu pun.

“Seohyun~a ayo kita pulang,” seru donghae menuntun Seohyun agar berjalan sambil mendorong grobaknya, Seohyun masih sedikit susah berjalan, itu membuat Kyuhyun khawatir. Kyuhyun pun menarik lengan Seohyun, itu membuat Seohyun terlempar ke tubuhnya.

“Biar Seohyun aku yang tuntun,” seru Kyuhyun pada Donghae.

“Aniyeo, Seohyun aku yang tuntun,” seru Donghae merebut Seohyun kembali.

“Kau bawa saja gerobak itu,” balas Kyu kembali merebut Seohyun.

“Aku yang….” Belum sempat Donghae bicara, Seohyun sudah memotong ucapannya, “Ya!! Hae oppa, Kyu oppa aku bukan mainan, biarkan aku jalan sendiri,” seru Seohyun kesal sambil melepaskan lengannya dari kedua namja itu, Seohyun pun berjalan sendiri walau dengan meraba-raba. Tetapi Kyuhyun dan Donghae tak mau kalah mereka mengejar Seohyun.

*****Kyuhyun Pov’s*****

 

 

Ini sudah larut malam, aku baru pulang dari rumah Seohyun, sebenarnya apa yang aku lakukan. Kenapa aku begitu peduli dengan yeoja malang itu.

“Kyuhyun!!!!” panggil eommaku dengan nada marah. Ya, aku tahu dia marah karena apa.

***PLAK***

Ini pertama kalinya eomma menamparku, aku memegang pipiku yang memar akibat tamparan eomma.

“Anak berandal!!! Apa yang kau perbuat pada Vic hah? Kyuhyun dia calonmu, perlakukan dia dengan baik,” sentak eomma yang membuatku juga kesal.

“Apa aku ini mainan eomma, apa aku ini anakmu?” tanyaku kesal.

“Kau,.,” aku memegang lengan eomma  yang mau menamparku lagi.

“Eomma, kau mau menamparkukan, silahkan, silahkan tampar aku sampai mati,” seruku seperti orang gila.

Eomma yang mendengar perkataanku itu pergi begitu saja tanpa bicara lagi, aku benar-benar kecewa dengan hidupku ini.

Aku kembali menyetir mobilku, aku muak tinggal di rumah besar itu, aku menuju apartemenku.

*****

Pagi ini aku tidak akan ke kampus, aku akan menemui Seohyun. Entahlah sejak saat bertemu aku mulai tertarik pada gadis itu,aku sudah tak sabar bertemu dengannya. Setelah sampai kios Seohyun, aku kaget sekali kenapa kios ini semakin berantakan, Seohyun tidak ada disana. Aku putuskan untuk ke rumahnya, lagian aku sudah tahu alamatnya.

Akhirnya sampai juga di rumah ini, tunggu ini seperti gubuk, apa layak seorang manusia tinggal di gubuk seperti ini. Aku melangkahkan kaki masuk ke halaman rumahnya, baru satu langkah sudah ada seekor anjing didepanku, aku sangat membenci anjing.

“Hus..hus..” usirku

“Gukk…gukk….gukk…” anjing ini sungguh berisik, aku takut sekali.

Apa-apaan ini, kenapa anjing ini malah menghampiriku, lebih baik aku lari saja, siapapun tolong aku.

“Ya!! Anjing jelek pergi kau!!” seruku sambil berlari.

“Mini, Mini” panggil seseorang, ajaib anjing itu pergi .

Ah… ternyata itu Seohyun yang memanggil anjingnya.

“Mini, ada apa?” tanya Seohyun pada anjing itu.

“Guk..guk…”

Aku menghampiri Seohyun yang sedang bersama anjingnya, Seohyun yang mendengar langkah kakiku menghadap kearahku.

“Kyu oppa?” tanya Seohyun, wah… hebat dia bisa mengenaliku.

“Ne, kau tak ke kiosmu?” tanyaku penasaran.

“Ani, Hae oppa melarangku kesana,” balasnya. Kenapa dia selalu membawa-bawa nama namja menyebalkan itu.

“Lalu, untuk apa oppa kemari?” tanya Seohyun, pertanyaan itu membuatku bingung untuk menjawab.

“Ah…aku hanya sedang jalan-jalan,” jawabku.

“Oh, baiklah oppa, aku harap jalan-jalanmu menyenangkan,” seru Seohyun hendak menutup pintu rumahnya. Tangaku dengan sigap menahan pintunya.

“Ani, Chamkaman..” seruku buru-buru menahan pintu.

“Wae?” tanyanya heran.

“Apa kau mau menemaniku jalan-jalan?” tanyaku sedikit gugup.

“Mianhae oppa, Hae opp…” belum sempat Seohyun menyelesaikan bicaranya aku memotongnya.

“Kalau begitu izinkan aku menemanimu,” seruku.

“Oppa, jangan seperti ini, bahkan belum satu minggu kita kenal, kenapa kau begitu perhatian padaku?” tanyanya membuatku tambah bingung.

“Aku suka, aku suka padamu Seohyun,” aku tak menyangka kalau kata-kata ini akan terucap dari mulutku.

“Apa kau gila oppa, apa kau mempermainkanku, aku ini cacat, aku tak bisa melihat, bahkan wajahmu pun aku tak tahu, sudahlah oppa sebaiknya kau pergi saja,” serunya kemudian menutup pintu.

Aku hanya bisa diam mendengar kata-kata itu, Seohyun aku tak tahu, tapi perasaan itu berkata benar.

*****Seohyun Pov’s*****

 

Aku bersender di pintu, apa yang baru kudengar tadi. Kyuhyun oppa kita saja baru bertemu beberapa kali, tapi kenapa kau bisa berkata seperti itu, apa aku hanya mainan dimatamu. Kenapa, kenapa dada ini jadi sesak, kenapa perasaan ini jadi aneh. Bahkan saat mataku sudah tak berfungsi lagi pun hati ini tetap egois, aku rasa aku menyukaimu juga oppa.

“Mianhae,”

Aku mendengar suara mobil oppa jalan, oppa maafkan aku. Masa depanmu indah, masa depanku, kau tahu oppa aku harap kelak aku juga bisa melihat wajahmu.

*****Author Pov’s*****

 

Kyuhyun yang merasa ditolak sangat kecewa, ia datang ke kampus dan menuju ruangannya. Dia menyalakan game-gamenya, salah satu penghilang stres Kyu adalah game.

“ah… ternyata “pangeran” disini,” seru Sungmin terkejut saat Kyuhyun sudah tiba di ruangan mereka. Kyuhyun masih focus pada permainannya dia mengacuhkan seruan Sungmin.

“Oppa,” seru Victoria tiba-tiba dari belakang Sungmin. Kyuhyun yang melihat Vic datang makin kencang menekan tombol stiknya. Sungmin yang melihat itu malah ketawa terbahak-bahak, Victoria yang merasa diacuhkan pun duduk di sofa, sebelah Ryeowook, dia mengambil paksa PSP ditangan Wookie , ini membuat Wookie shock, dan sedih lagi.

“Hyung~a dia mengambilnya,” rengek Wookie pada Sungmin. Sungmin memeluk Wookie dan membelanya.

“Hey, Victoria, itu mainan anak-anak kembalikan padanya,” seru Sungmin lembut.

Victoria melihat Sungmin kesal, lalu dia melempar PSP itu, Wookie langsung mengkapnya dan tersenyum lagi.

“Oppa, mianhae, aku kemarin tak sengaja.” Seru Victoria disamping Kyu.

“Pergilah, aku muak melihatmu,” balas Kyuhyun kasar.

Victoria pergi dengan mata berkaca-kaca, Sungmin mengejar Victoria. Sungmin memegang bahu Vic.

“Ya!! Mau apa?” seru Victoria kesal.

“hapuslah air mata itu, gadis cantik gak boleh nangis,” seru Sungmin sambil memberikan sapu  tangannya. Victoria yang mendapat perlakuan lembut itu sangat terharu.

“Oppa,” seru Victoria memeluk Sungmin, Sungmin pun membalas Victoria dengan lembut.

*****

 

Seohyun masih termenung mendengar kata-kata Kyuhyun tadi, ini membuat hatinya aneh, bahkan kata-kata lembut Donghae tidak bisa membuatnya selemah ini.

“Seohyun~a aku pulang,” seru Donghae.

“Oppa,” balas Seohyun sambil meraba-raba tembok.

“Kau sudah makan siang?” tanya Donghae membantu Seohyun jalan.

“belum oppa,” jawab Seohyun

“kalau begitu, aku akan membuatkan masakan special untukmu,” seru Donghae sambil membawa Seohyun ke dapur.

Donghae mulai memasak, sedangkan Seohyun menunggu Donghae di kursi.

“Oppa, nanti kalau aku bisa melihat, aku yang akan memasak untukmu,” seru Seohyun.

“baiklah, aku akan menunggu masakan dari Seohyunku,” balas Donghae lembut.

“Tapi apakah itu hanya angan-angan oppa,” seru Seohyun kemudian dengan suara bergetar.

“Di dunia ini tidak ada yang mustahil Seohyun~a,” balas Donghae sambil memeluk Seohyun.

“Oppa, gomawo,” seru Seohyun membalas pelukan Donghae.

“Ne,” balas Donghae, kemudian melanjutkan masak.

*****

 

Kyuhyun yang lapar segera pergi ke Restoran langganannya, bersama teman-temannya itu. Setelah selesei makan Kyuhyun membayar dengan kartu miliknya, namun pelayan tadi kembali dengan wajah yang tidak enak.

“Mianhae tuan, kartu anda tak bisa di buka,” seru pelayan itu.

“Mwo? Apa kau bilang,” tanya Kyuhyun kaget lalu mengambil kartunya.

“Eomma,” gumam Kyuhyun kesal. Sungmin, yang melihat itu langsung ambil alih membayar semuanya.

“Apa kartumu diblokir?” tanya Sungmin langsung. Kyuhyun hanya mengangguk.

“aku rasa nyonya Cho itu tidak bisa diajak bermain,” seru Sungmin beranjak pergi ke mobilnya diikuti Wookie dan Jong Woon.

Kyuhyun yang kesal langsung menuju rumahnya, dia menuju kamar eommnya.

“eomma, kenapa kau blokir ini,” seru Kyuhyun kesal sambil menunjukan kartu kreditnya.

“Bukan hanya itu, semua fasilitas milikmu eomma ambil,” balas eomma Kyu santai dan  tenang.

Kyuhyun yang mendengar itu semakin panas,

“apa ini permainan eomma, kalau begitu eomma yang memulai,” seru Kyuhyun kesal membuang kartu kreditnya, dan ditangkap pelayan rumahnya.

Kyuhyun yang tidak tahu harus kemana, semua fasilitasnya diambil eommanya termasuk mobil dan apartemennya. Kyuhyun pun menelepon Sungmin agar menjemputnya.

*****

“Keluarga yang lucu,” goda Sungmin saat melihat Kyuhyun yang sangat kesal disampingnya.

“diamlah, jalankan saja mobilnya,” balas Kyu kesal.

Mereka sampai di rumah Sungmin, Sungmin tinggal berdua dengan Sung Jin adiknya juga bersama pelayan-pelayannya, orang tuanya bekerja di Luar Negeri, dan sahabat dari appanya Kyu.

Setelah sampai Kyuhyun langsung minum-minum, namun Sungmin tidak, Sungmin itu tidak minum-minum sembarangan, hanya wine berkualitas saja yang dia minum.

“Ya!! Kyuhyunie kenapa kau suka sekali mabuk,” seru Sungmin mengambil botol minuman Kyuhyun. Kyuhyun yang sudah mabuk berat kehilangan keseimbangan saat hendak merebut botol di tangan Sungmin, dia pun terjatuh ke lantai.

“ck..ck..ck..” gumam Sungmin melihat sahabatnya ini.

Sungmin di bantu pelayannya memopong tubuh Kyu ke kamar tamu , Kyuhyun terlihat sangat kacau.

“kasihan sekali “pangeran” tampan ini,” seru Sungmin sambil mengelus lembut kening Kyuhyun.

“Seohyun….Seohyun…” gumam Kyuhyun dalam tidurnya.

Sungmin terkejut mendengar gumaman Kyuhyun, karena baru pertama ini Kyuhyun menyukai gadis sampai di bawa ke mimpi.

*****

 

Pagi harinya, Sungmin yang sudah bangun lebih dulu, masuk ke kamar Kyuhyun.

“heem… dasar beruang,” gumam Sungmin yang melihat Kyuhyun masih nyenyak tidur.

Sorry…Sorry…. HP Sungmin berdering. Mendengar pembiacaraan Sungmin di telepon, Kyuhyun mulai terbangun. Kyu duduk di ranjang, melihat Sungmin sedang berbicara di telepon.

“Ah, kau sudah bangun,” seru Sungmin saat melihat Kyuhyun sudah duduk di ranjang.

“eumm..” balas Kyu sambil menengguk segelas air.

Mereka berdua berjalan menuju meja makan, seperti halnya rumah Kyuhyun, rumah Sungmin juga sangat sepi.

“Sung Jin mana?” tanya Kyuhyun pada Sungmin, yang sedang makan roti.

“sepertinya Sung Jin menginap di rumah temannya,” jawab Sungmin santai.

“Hari ini kau masuk?” tanya Sungmin kemudian.

“…..” Kyuhyun tidak menjawab, dan melanjutkan makannya. Sungmin yang melihat Kyuhyun seperti itu hanya bisa menerima saja.

Selesai makan, Kyuhyun meminjam motor Sungmin, Sungmin memberinya. Kyuhyun pun melajukan motornya dengan cepat.

“Dasar,” desus Sungmin, sambil memasuki mobilnya.

*****

 

Seohyun masih memikirkan perkataan Kyuhyun, hari ini Seohyun juga tidak menjual bunga-bunganya. Seohyun sangat bosan seharian di rumah, sedangkan Donghae harus kuliah dari pagi sampai siang, kadang sampai sore.

Brrrrmmmmm………. Suara gas motor terdengar dari depan rumah Seohyun. Seohyun tak mengenali bunyi motor itu, ternyata itu Kyuhyun, sepertinya mengunjungi rumah Seohyun adalah rutinitas barunya.

“Nuguseyo?” tanya Seohyun yang mendengar ketukan pintu.

“aku,” jawab Kyuhyun singkat.

Seohyun yang tahu itu suara siapa semakin deg-degan, entah perasaan Seohyun jadi ikut aneh setelah Kyuhyun menyatakan cintanya.

“Seohyun, ini aku Kyuhyun, bisa kah kita bicara?” tanya Kyuhyun sedikit terburu-buru.

“Oppa, jangan kemari lagi, pulanglah,” balas Seohyun sedikit ragu.

“Seohyun dengarkan aku, aku tidak main-main, aku serius padamu,” balas Kyuhyun meyakinkan.

Seohyun yang mendengar itu semakin deg-degan, sepertinya saat itu hati Seohyun ingin meledak.

“Oppa kumohon, aku hanya beban bagimu,” balas Seohyun dengan suara yang bergetar, kini air matanya turun di pipi.

Kyuhyun yang mendengar jawaban Seohyun semakin pesimis, akhirnya Kyuhyun meninggalkan rumah Seohyun. Seohyun yang mendengar suara motor pergi, berjalan menuju pintu, matanya masih berlinang air mata, dia tidak tahu harus apa, ini pertama kalinya Seohyun begini.

“Apa yang dia katakana, dia pasti bohong, dia bohong,” seru Seohyun di sela isakannya.

*****

Kyuhyun menghubungi Sungmin, Kyuhyun menuju tempat Sungmin, Wookie, dan Jong Woon. Sesampainya di tempat karoke Kyuhyun langsung meminum soju di meja. Sungmin yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala, diantara mereka hanya Sungmin dan Jong Woon yang tidak minum-minum, sedangkan si imut Wookie sama gilanya dengan Kyuhyun soal minuman.

“Hyung~a, aku mau..ehek..ehek..” seru Wookie yang sudah mabuk berat pada Jong Woon. Jong Woon hanya bisa membantu Wookie agar tetap stabil duduk.

“aku mencintaimu hyung, maafkan aku, aku sayang kalian,” gumam Wookie. Setiap mabuk Wookie pasti akan berkata seperti itu.

Sedangkan Kyuhyun masih kuat minum, dia masih meneguk botol-botol minuman itu, Sungmin yang geram akhirnya merebut minuman itu dari tangan Kyu.

“Ya!! Berhentilah minum ini!!” sentak Sungmin, ini pertama kalinya Sungmin marah.

“kembalikan…kembalikan padaku..” seru Kyuhyun sambil sempoyongan berusaha mengambil botol itu.

“Lihat akibatmu Kyu, Wookie jadi ikut mabuk,” seru Sungmin, bagai seorang eomma.

Kyuhyun yang sudah mabuk berat pun terkapar lemas di lantai ruangan mereka. Sedangkan Wookie sedang tertidur di bahu Jong Woon. Sungmin yang kesal melihat ulah Kyuhyun segera mengangkatnya ke kursi.

“kau ber..at sek..kali evil,” seru Sungmin berusaha mengangkat Kyuhyun.

Mereka keluar dari tempat karoke, karena badan Wookie kecil Jong Woon menggendongnya, sedangkan nasib Sungmin susah payah menggendong Kyuhyun ke dalam mobilnya. Sungmin menghubungi pelayannya agar membawa motornya, dan mobil Wookie.

Mereka semua kembali ke rumah Sungmin, Kyuhyun di tidurkan ke kamarnya yang semalam, sedangkan Wookie di kamar Sungmin.

“lihatlah ini masih siang tapi mereka sudah mabuk,” seru Sungmin kesal.

“Sungmin, apa kau punya baju?” tanya Jong Woon *akhirnya Jong Woon ngomong…Fiuuuh..

Sungmin sedikit melongo mendengar Jong Woon bicara, “Oh..ne, untuk apa?” tanya Sungmin heran.

Jong Woon membalikan badannya, ternyata saat digendong tadi Wookie muntah di baju Jong Woon.

“Ha…ha…, tunggulah ak ambilkan,” seru Sungmin kegelian melihat ekspresi Jong Woon.

*****

 

Sekarang menunjukan jam 3 sore, sudah sekitar 2 jam Kyuhyun dan Wookie tidur, mereka belum bangun. Sedangkan Jong Woon pergi ketempat favoritnya di rumah Sungmin yaitu perpustakaan. Sungmin sendiri sedang sibuk menyiram bunga-bunganya.

“Sungmin oppa,” panggil seseorang sambil memasuki halaman Sungmin.

Sungmin yang melihat yeoja itu hanya tersenyum, dan menghapirinya.

“Oppa, apa Kyu oppa ada disini?” tanya yeoja itu yang ternyata Victoria.

“Ne, dia menginap di rumahku, untuk apa mencarinya?” tanya Sungmin penasaran.

“sudah beberapa hari ini aku tak bertemu dengannya, aku sangat rindu,” balas Victoria.

Sungmin hanya tersenyum, “tetapi Kyu tak merindukanmu,” seru Sungmin kemudian. Kata-kata itu jelas menusuk hati Victoria.

Sungmin pun masuk ke rumahnya, diikuti Victoria. Sungmin menunjukan kamar Kyuhyun, Victoria langsung masuk begitu saja.

“Oppa, kau tampan sekali,” seru Victoria disamping ranjang Kyuhyun sambil memandang wajah Kyu.

“euummm…” lenguh Kyuhyun saat mendengar suara, saat dia membuka matanya dia terkejut Victoria sudah di depannya.

“Ya!!!” sentak Kyuhyun menjauh dari Victoria.

“Oppa kenapa kau terkejut seperti itu, aku bukan hantu,” gumam Vic kecewa.

“Kau lebih menyeramkan dari pada hantu,” balas Kyuhyun judes.

Sementara itu Sungmin mengintip mereka sambil tertawa puas. Kyuhyun kemudian lari menuju pintu kamar, dan melihat Sungmin duduk di sofa.

“Kau, pasti kau yang member tahunya,” seru Kyuhyun kesal pada Sungmin.,

“Hemm… kau ini asal menuduh saja,” balas Sungmin santai.

“Oppa,” rengek Victoria sambil menghampiri Kyu, namun Kyuhyun menjauh.

Mendengar kebisingan itu, Wookie terbangun. Saat melihat di luar kamar sedang ribut Wookie kembali menutup kamarnya.

*****

 

“Oppa, kau harus pulang bersamaku,” rengek Victoria terus. Kyuhyun sungguh tak tahan dengan sikap manja yeoja ini.

Akhirnya Kyuhyun memakai headphone sambil mendengarkan lagu, Sungmin semakin kegelian melihat Kyuhyun seperti itu. Sedangkan Victoria sampai teriak-teriak menyuruh Kyu pulang.

Tiba-tiba eomma Kyuhyun datang ke rumah Sungmin, jelas Victoria yang meneleponnya. Kyuhyun dipaksa pulang, Kyuhyun jelas menolak, namun bodyguard eommanya banyak sekali. Kyuhyun dikawal menuju mobilnya, saat seperti ini Sungmin tidak bisa membantu Kyuhyun sama sekali. Kyuhyun sudah naik mobil, dia naik mobil sendiri bersama bodyguard eommanya, sedangkan eommanya bersama Victoria di mobil satunya. Dalam perjalan Kyuhyun merencanakan kabur, namun susah sekali akhirnya terbesit sesuatu.

“Ya!!! Aku ingin ke kamar mandi,” sentak Kyuhyun kesal pada bodyguardnya itu.

“Maaf tuan, nyonya bilang..”

“Ya!! Apa kalian ingin ku pecat hah, cepat cari toilet,” sentak Kyuhyun kesal.

Akhirnya mobil Kyuhyun berhenti di sebuah pom bensin untuk meminjam toilet, Kyuhyun tak menyianyiakan kesempatan ini, dia melihat baju petugas pom bensin yang tergantung di toilet.

“Tuhan kau memang baik,” gumam Kyu sambil memakai baju itu.

Kyuhyun yang sudah seperti petugas Pom bensin berjalan keluar melewati bodyguard-bodyguard itu, dia melewati mereka dengan sukses. Semakin menjauh Kyuhyun semakin berlari dan bersembunyi. Merasa aneh Kyuhyun tak keluar-keluar dari toilet bodyguard itu mengecek kedalam, dan ternyata Kyuhyun tidak ada, mereka pun mencari Kyuhyun dengan memeriksa satu-satu petugas pom bensin. Tapi Kyuhyun sudah berhasil kabur dia bersembunyi di sebuah mobil pengangkat sayuran, dan ternyata mobil itu bergerak dan menjauhi pom bensin itu.

Kyuhyun turun saat mobil itu berhenti, dia kurang mengerti jalan-jalan desa, tapi dia seperti mengenal jalanan ini. Ya jalan ini menuju rumah Seohyun, Kyuhyun pun berjalan terus sampai akhirnya menemukan rumah Seohyun. Karena sangat capek berjalan terus Kyuhyun terjatuh di depan rumah Seohyun. Mendengar suara orang yang jatuh Seohyun keluar, dia mencoba meraba dibawah pintu rumahnya, ternyata Seohyun benar ada seseorang yang jatuh di depan rumahnya. Seohyun meraba wajahnya, Seohyun yang tak bisa melihat bingung, siapa orang ini.

“Seohyun,” gumam Kyuhyun.

Seohyun terkejut ternyata orang yang didekatnya ini Kyuhyun, dia cemas sekali.

“Oppa, Kyu oppa kau kenapa?” tanya Seohyun panik.

Kyuhyun mulai membuka matanya, dia terkejut karena Seohyun sudah di sampingnya. Kyuhyun lalu reflek memeluk Seohyun. Seohyun jelas heran dengan sikap Kyuhyun, sedangkan perasaan Seohyun semakin aneh.

“Oppa, jebal lepaskan,” seru Seohyun sedikit takut.

“Syukurlah aku sampai ke rumahmu,” seru Kyuhyun melihat wajah Seohyun.

“oppa, kenapa kau kemari lagi?” tanya Seohyun cemas.

“aku kan sudah bilang aku menyukaimu,” balas Kyuhyun tanpa ragu,

“Oppa, bisakah kau melupakan kata-kata itu,” seru Seohyun mencoba berdiri.

“pulanglah oppa, sebentar lagi Hae oppa pulang,” seru Seohyun lagi.

“Seohyun aku bersungguh-sungguh, aku mencintaimu,” seru Kyuhyun terus meyakinkan Seohyun.

“Oppa, berhentilah, jebal,” balas Seohyun dengan suara bergetar, ini benar-benar membuat perasaan Seohyun aneh. Perlahan Seohyun menutup pintunya, Kyuhyun tak bisa memaksa Seohyun dia pun pergi, tapi kali ini dia tak tahu tujannya.

TBC….

Annyeong readers…^^.. gimana FF author ><… aneh ya..mianhae… FF ini pernah author share di FP FB “ Seokyu Fanfiction Wiress “  kalo disini ada wiress so jangan lupa like page itu *promosi*, kalo ada yang mau temenan sama author juga bisa follow twitter author @ryeofa92 Mianhae kalo ada kata yang salah… oh ia jangan lupa tinggalin comentnya..

Gomawo..:DD


23 thoughts on “[Freelance] My Heart Is Not Blind #2

  1. ya ampun seo kamu harus percaya sama kyu oppa.. kyu oppa beneran cinta sama kamu kok..
    vic kasian yah dicuekin sama kyu..
    ihh kok keluarganya kyu jahat banget masa lebih milih vic sih,,,
    kyu oppa pake acara dikawal segala..
    ditunggu lanjutannya

    Like

  2. ya ampun bener deh itu eommanya kyu oppa tega amat sama anaknya sendiri, vic eonnie juha manja banget ke kyu oppa mana pake ngerusakin toko bunga seo eonnie lagi, itu kyu oppa bakal tinggal dimana lagi?
    lanjut ya chingu ^^

    Like

  3. kyu oppa kasian yah u,u

    eommanya kq jahat banget sih maksa2 kyu oppa😥

    aigoo, kisah cinta yang rumit

    lanjutkan thor😀

    Like

  4. Walaupun aq KyuNa shipper, tp ni ff menarik bgt.. Neomu coahae, ceritax, konflikx, aq jd kyk menonton drama scra langsung d, gmpang bgt d imaginasikan..

    1 kata “Daebaaaak”
    kata SBY “lanjutkan!” hehehe
    fightty chingu!

    Like

  5. tU si vic nyebElin bgt ya. . .
    seo pErcalah dgn kyu.
    kyu tU mau tnggaL d mna ?
    tU jga omma kyu bnEr”. . .
    lnjUt ya

    Like

  6. Wahaaha, Wookie oppa lucu deeeh >.<
    Victoria manja banget deh. Eomma nya Kyu kok tega banget sih sama Kyu oppa ? T^T
    Seo eonnie, udah terima aja pernyataan cintanya Kyu oppa .. Kasiyan Kyu oppa. Jangan mikir kamu bakal ngerepotin Kyu oppa. Enggak kok .. Malah Kyu oppa hidupnya makin hancur (?) kalo ngga ada kamu, Seo eonnie ..

    Lanjut yahh .. ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s