[Freelance] First Love Forever #2


Author: pingkan

Genre: [part] sad, romance, friendship

Main cast: Im Yoona >< Lee Donghae, Jessica Jung

Other cast: Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Seo Joo Hyun, Park Jung Soo, Kwon Yuri

Raiting: general

Tittle: First Love Forever part 2

Note: yaudah gak usah pke lama2 lagi , ini dya ff ku *hehe narsis dikit# silahkan dibaca nd dicomment, eitssss asalkan jangan di plagiat ya !!

Tiba-tiba Jessica dan Donghae datang dengan tawa yang ia beri saat ia tiba di taman yang menjadi tempat mereka semua berkumpul. ‘DEG, knapa ini kenapa hatiku sakit melihat Sica eonni tertawa lepas seperti itu dengan Donghae oppa, apa Hae Oppa dan Sica eonni benar-benar saling menyukai? Apa aku harus melupakannya? Mungkin lebih baik, aku melupakannya’ batin Yoona yang masih berkecamuk dalam pikirannya.

FIRST LOVE FOREVER PART 2

“Yoona-ah gwenchana? Kok diem ajah ?” tanya Leeteuk yang ada disamping Yoona.

“a..aa.an aniyo Oppa, hehe,” ucap Yoona terbata-bata dengan tawa yang dipaksakan.

“yasudah Yoong, aku ma teukie Oppa mau beli es krim dulu ya, apa kamu mau ikut?” tanya Taeyeon yang langsung bangkit dari duduknya dengan leeteuk sambil memperlihatkan senyumnya yang manis kepada Yoona.

”aniyo eonni aku disini ajah,” ucap Yoona lesu.

“eonni aku ikut kamu ya? Aku males kalo disini digangguin sama evil,” ucap Yuri asal sambil menunjuk Kyuhyun dengan dagunya.

“MWO! Apa kau bilang black pearl? Aish awas kau ya? Seo kamu mau ikut aku gak?” tanya Kyuhyun sambil tersenyum manis sama Seohyun.

“ani Oppa, aku mau sama Yoona eonni ajah,” ucap Seohyun sambil ngerangkul Yoona.

“yasudah, aku pergi dulu ya annyeong,” ucap TaeTeuk dan KyuRi bersamaan.

“ne,” ucap SeoYoon dan HaeSica.

Tampak disana suasana yang sangat kikuk terlebih Yoona yang hanya melamun ntah kemana *tntu’a mkirin author,hehe gaje dh author#. Namun suasana disana diubah oleh pasangan HaeSica yang mengumbar tawa didepan YoonSeo. “oppa, kau itu lucu sekali, haha,” tawa Jessica garing.

“aish, biasa saja,” ucap Donghae merendahkan diri namun pandangannya tertuju pada YoonSeo yang hanya diam beribu bahasa.

“Seo, kok kamu tumben gak sama si Kyu?” tanya Donghae mencairkan suasana.

“anio Oppa, aku mau sama Yoona eonni ajah disini,” ucap Seohyun merangkul Yoona yang diam mematung.

“oh, yoong gwenchana Kok diem ajah dari tadi?” tanya Donghae yang melihat Yoona seperti patung itu.

“ohh mmm hmm aniyo Oppa gwenchanayo hehe?,” tawa Yoona garing.

“oh, eh Yoong gimana kalo nanti malem Oppa kerumahmu ?” tanya Donghae.

“mm” ucapan Yoona terpotong oleh Jessica.

“Oppa kan mau nemenin aku nanti malem kok jadi mau kerumah Yoona sih, aish Oppa pikun ya,?” marah Jessica yang dibuat-buat.

“hehe mianhe ya Yoong gak apa-apa kan kalo nanti malem aku gak jadi kerumahmu,? Ayo Sica katanya kamu mau aku temenin sekarang, ayo, annyeong Seohyun annyeong Yoona,” ucap Donghae menarik tangan Jessica pergi.

“ne Oppa,” ucap Seohyun.

“_” Yoona hanya terdiam, dia tak bisa menjawab sapaan Donghae, tiba-tiba air mata yang ia bendung seakan tak kuat lagi ia tahan, air mata itu mengalir bebas di pipi Yoona yang halus. Seohyun pun yang melihat itu seakan mengerti dengan semua sikap Yoona dari tadi ia hanya bisa memeluk Yoona, sebagai penghibur agar Yoona tenang.

“eonni tenanglah, aku selalu ada disisimu eonni jangan khawatir ya? Sudahlah jangan sedih aku juga ikut sedih kalo eonni seperti ini, hiks hiks,” tangis Seohyunpun pecah melihat eonni yang ia sayangi mengeluarkan air mata seperti itu.

“hiks hiks Seo, aku tak tahan melihat itu semua, hiks hiks,” ucap Yoona memeluk Seohyun dan menangis di bahu Seohyun.

“ne, eonni aku mengerti yasudah eonni kita pulang kajja,” ajak Seohyun sambil menghapus air mata Yoona.

“ne, Seo gomawo,” ucap Yoona lembut sambil memberikan senyuman terbaiknya pada Seohyun.

*****

Keesokan harinya, seperti biasa sepulang sekolah para sahabat itu selalu berkumpul di taman untuk menghabiskan waktu luang mereka. “oppa, kok diem ajah sih, ayo maen,” ucap Jessica menarik tangan Donghae.

“hmm ne,” akhirnya Donghaepun menuruti ajakan Jessica namun pandangannya hanya tertuju pada Yoeja yang kini tengah tertawa bersama Leeteuk, Taeyeon, Yuri, Seohyun yaitu Yoona orang yang dipandangi oleh Donghae.

“haha, Oppa kau ini bisa saja siapa bilang aku ini cantik haha,” tawa Yoona yang mendengar pujian Leeteuk.

“eh Oppa nanti malem kamu mau gak nemenin aku?” tanya Taeyeon pada Leeteuk.

“ne, tapi kemana and sama siapa?” tanya Leeteuk

“kita ke mall, and Cuma ber 2?” ucap Taeyeon senang.

“cie cie eonni, haha,” goda Seo, Yoon, Yul.

“Hyung, kau mau kencan? Kan kau masih kecil mana boleh begitu,” ucap Kyuhyun meledek Leeteuk.

“aish kau ini, ayo Taeng kita pergi saja,” gumam Leeteuk yang langsung pergi menggenggam tangan Taeyeon.

“haha, Seo kau mau pergi sama aku gak,?” tanya Kyuhyun penuh harap, karena ajakannya pasti slalu di tolak Seohyun.

“aniyo Oppa mian, aku mau sama Yoona eonni ajah ah,” ucap Seohyun lembut.

“Oh yasudah tak apa, eh kau mau pergi dengan ku gak,?” tanya Kyuhyun acuh sambil memusatkan pandangannya beralih pada Yuri.

“aish, aku punya nama evil, namaku itu Kwon Yuri arraseo ?” marah Yuri.

“hehe, mian ayo kita pergi habis Seohyun gak mau mulu aku ajak,” cemberut Kyu.

“Oh, jadi aku hanya sebagai pelampiasan gitu maksudmu, hah?” marah Yuri makin memuncak.

“ehh, aniyo, bukan seperti itu, aku hanya ingin mengajak mu itu saja apa itu salah,” kini Kyu yang marah.

“Shiero, udah sana kamu pergi ajah,” usir Yuri.

“yasudah kalo gitu, annyeong Seo, annyeong Yoona, annyeong black pearl,” ucap Kyu langsung kabur.

“haha, kalian bisanya hanya marah mulu kalo udah ketemu,” tawa Yoona.

“benci bisa jadi Cinta lo eonni,” ledek Seohyun pada Yuri yg sedari tadi cemberut oleh ulah Kyuhyun, ya memang di akui bahwa Yuri sudah lama menyukai Kyuhyun. Namun Yuri menganggap bahwa persaannya hanya bertepuk sebelah tangan karena setahunya Kyuhyun menyukai Seohyun.

“andwe, shiero Yoong, Seo,” Yuri hanya bisa geleng-geleng kepala, sebenarnya ada perasaan senang di dalam hatinya namun karena ia tak ingin ada yang tahu jadi ia tepis pikirannya itu.

“haha, benar tuh Yul, kau siap-siap ajah jadi Yeojachingunya Kyuhyun,” ledek Jessica.

“aish lebih baik aku pergi saja, lah,” ucap Yuri ngambek.

“Hyyaaa Yul, aku ikut,” teriak Jessica mengejar Yuri sambil mengayuh sepedanya.

“aku ikut eon.” teriak Seohyun juga.

Hanya tinggal Yoona dan Donghae di taman itu, tak terasa suasana diantaranya canggung satu sama lain. Donghae yang menyadari ke canggungan itu memberanikan diri bersuara untuk mencairkan suasana. “hai Yoong, kok diem ajah sih” ucap Donghae basa-basi.

“haha tidak juga Oppa,” tawa Yoona seperti di buat-buat.

“hehe, mian ya soal kemarin aku gak jadi kerumah mu,” ucap Donghae gugup.

“tak apa Oppa, oiya Oppa aku mau beli es krim,” manja Yoona. Memang seperti ini kebiasaan Yoona kalo sudah bersama Donghae pasti ia akan menunjukan sikap manjanya yang jarang ia tunjukan ke teman-temannya selain Donghae.

“Shiero,” ucap Donghae singkat.

“aish yasudah aku mau beli es krim sendiri saja, wee :p memangnya aku gak bisa apa beli sendiri hah?” ucap Yoona meninggalkan Donghae.

“aish, Yoong aku hanya bercanda, kajja kita beli es krim,” ucap Donghae menggenggam tangan Yoona. Yoonapun menyembunyikan wajahnya yang bersemu merah karena tangannya tiba-tiba di genggam oleh Namja yang ia sukai.

*****

“kau mau es krim rasa apa Yoong,” ucap Donghae yang memilih-milih es krim.

“aku rasa coklat ya, Oppa,” ucap Yoona sambil senyum-senyum gak jelas gitu deh.

‘wah mimpi apa aku semalam ya? Kok bisa hari ini aku berduaan sama Hae Oppa. Wah senangnya serasa di surga deh aku, hehe. Tapi aku takut ini hanya berlangsung sehari saja kan masih ada Sica Oennie yang suka sama Hae Oppa, huh, kenapa aku jadi gak suka gini ya sama Sica Oennie. Apa aku cemburu? Andwe mana boleh begitu, dia kan sahabat aku dan dia bilang kalo dongsaeng yang ia sayangi Cuma aku. Tapi kalo melihat dia dekat dengan Donghae Oppa itu yang membuatku sakit. Apa aku mencintai Donghae Oppa? Tapi aku kan masih kecil aku saja masih kelas 2 sd. mana boleh aku menyukai Donghae Oppa. Huh, aku bingung.’ Batin Yoona.

“Yoong gwenchana ? ni es krimnya ? “ ucap Donghae sambil menyerahkan es krim itu ke Yoona.

“_” Yoona tak menjawab ia sedang bergelut dengan pikirannya sendiri.

“YOONG,” teriak Donghae di depan telinga Yoona.

“aish Oppa, jangan teriak-teriak seperti itu, memangnya kau pikir aku ini tuli apa?” marah Yoona, Donghae hanya bisa mengelus dada karena bukannya ia yang marah malah Yoona yang balik membentaknya ia menjadi ciut saat ini.

“mianhe Yoong, habis aku ngomong, kamu malah ngediemin aku sih. Aku kan gak suka di diemin kaya gitu,” ucap Donghae polos.

“hehe, mian Oppa ^^. Mana sini es krimnya,” paksa Yoona merebut es krim yang ada di genggaman Donghae.

“HYA Yoong, bisa pelan-pelan gak sih,” marah Donghae karena bajunya terkena lelehan es krimnya Yoona.

“Oppa nih marah-marah mulu, apa Oppa gak suka ya kalo lagi jalan ama aku, Oppa hanya bisa suka kan kalo lagi jalan sama Sica eonni,kan ?” marah Yoona dan berlalu meninggalkan Donghae.

“Yoong bukan gitu maksud aku,” sesal Donghae.

“sudahlah Oppa aku tau semuanya,” ucap Yoona berlalu meninggalkan Donghae.

“Yoong, tunggu, aish,” Donghae hanya bisa merutuki  ucapannya  yang  salah ia tidak bisa mengejar  Yoona yang sudah jauh pergi meninggalkannya.

‘maafkan Oppa Yoongie, bukan maksud Oppa tuk marah sama kamu. Oppa hanya gak bisa bersikap wajar di depan kamu, karena kamu yang Oppa cintai Yoong, bukan Sica. Oppa dan Sica malah mau ngerencanain gimana buat kamu cemburu ke Oppa, karena Oppa pikir kamu yang gak pernah nganggep Oppa ada. Sekali lagi mian Yoong, Oppa hanya cinta sama kamu, hanya kamu yang ada di hati Oppa. Namun kamu harus sabar ya? Tunggu kita sudah besar dulu baru Oppa akan nyatain cinta Oppa ke kamu,’ batin Donghae, ia lekas tersenyum karena ia sudah bertekat untuk menyatakan perasaannya jika ia sudah besar nanti.

*****

Yoona berjalan memasuki rumah dengan langkah gontai ia tidak habis pikir dengan sikap Donghae kepadanya.

Yoona POV

‘kenapa kau jahat Oppa? Kenapa kau tak pernah tau perasaanku padamu? Apa segitunya kah kau benci padaku?’ batin Yoona, ia hanya bisa menangis dalam diam, ia tidak dapat berkata apa-apa lagi saat ini, pikirannya kacau ntah mengapa.

“Yoong, kau sudah pulang?” tanya eommaku.

“ne, eomma. Besok aku tidak sekolah ya? Kurasa saat ini badanku sedang tidak enak, bolehkan eomma?” ucapku memelas.

“ne. Yasudah lebih baik kamu mandi dan tidur saja besok oemma akan titipkan surat izin kamu ke seohyun, “ ucap eommaku.

“ne, eomma, “ ucapku dan aku pun langsung menuju kamar dan langsung mandi. Setelah beberapa saat Yoonapun keluar dari kamar mandi, ia merebahkan dirinya di kasur yang empuk dengan ditemani tangisannya yang setia bersamanya saat ia sedang ada masalah dengan Donghae.

“hikss hikss kau jahat Oppa, kau sungguh jahat, Ooopppppaaa, hikss hikks,” tangis Yoona pun pecah saat itu juga dan ia berteriak sambil menyembunyikan wajahnya kedalam bantal agar teriakannya tidak didengar orang lain.

Yoona POV END

Author POV

            Keesokan harinya di taman. “eh Yoona kok gak ada yah?” tanya Kyuhyun yang mencari keberadaan Yoona.

“paling bentar lagi dateng, mungkin dia telat,” ucap taeyeon santai.

‘apa ini semua gara-gara aku kemarin? Aish, bodohnya kau Lee Donghae. Kenapa kau malah membuat Yeoja yang kau sayangi malah membencimu seperti ini. Aish, aku harus minta maaf padanya jika ia datang,’ batin Donghae.

“Kyu Oppa sepertinya Yoona eonni gak dateng, tadi disekolah ia gak masuk, eommanya Yoona eonni yang ngasih surat izin eonni ke aku,” ucap Seohyun menjawab pertanyaan Kyuhyun.

“MWO! Apa betul itu Seo?” tanya Donghae memastikan, tapi semua orang jadi kaget karena Donghae sedikit berteriak pada saat Seohyun memberi tahu tentang Yoona.

“aish, kau Hae. Bisa tidak kalo tidak berteriak, hah?” marah Leeteuk dan iapun mendapat taatapan tajam dari Taeyeon. Leetek pun akhirnya berubah menjadi ciut *hehe,kasian teukieppa takut ma taeng oennie, ah dr pada ntar author kena juga lebih baik kaabbbuurrr#.

“ne, yasudah nanti aku mau jenguk Yoona eonni apa ada yang mau ikut?” tanya Seohyun. Semuapun mengangguk mantap.

 

TBC~

Jangan lupa Coment Okay ^^


39 thoughts on “[Freelance] First Love Forever #2

  1. ayoo ayooo.. udah penasaran nih part 3 heheh
    bagus bagus koonfliknyya di tambah yya author
    biar tambah greget gmna gtu

    Like

    1. iya, thx ya udh baca.
      sebener’a sih ni ff udh aku tamatin, tp belom aku kirim semua. so tunggu ajah yah? part 3 udh aku kirim kok

      Like

  2. Lucu juga ya liat mereka..😀
    Thoorr.. YoonHaenya bikin geregetan..!!😀
    Ditunggu part selanjutnya, secepatnya..🙂

    Like

  3. wuahhh..
    gak sabar nunggu kelanjutannya..
    YoonHaenya bikin greget, tar konfliknya ditanbah yahh biar lebih greget..
    tapi inget yahh eonni, akhirnya tetep Happy end kkk~ ^^
    KEEP WRITING!!

    Like

    1. makasih yah udah mau baca nd ngasih kritik. sebenar nya sih mereka hanya saling suka ajah gak pacaran, aku kasih tahu ajah deh bocoran nya, mereka itu pacaran nya di usia yoona yang 23 th, so gak diumur anak anak kaya gitu. aku terima kasih bgt sama km karena udh mau ngasih kritik, sekali lagi maaf klo ini gak masuk akal yah ^^

      Like

  4. ni dr kmaren yg msih ank” mlu chingu, yg langsung gede ngapa, kn ga enak msih anak” ud maen lope”an wkwkwkwkwww…

    nice chingu..

    ditunggu lanjutanny..

    Like

    1. yah, mian yah. aku nya nulis udh gede nya di part 5, coz’a ntar klo langsung gedenya konflik nya gak dapet. mian yah, ini cuma cinta monyetan doang kok. wkwkwkwk ^^

      Like

  5. ini bikin ada cast cowok yg suka yoona juga dong~ soalnya kesian yoona mulu yg cemburu -____- bikin dongenya cemburu dikit napa thor *ditabok wkwkwkwk
    kan biar lebih seru gitu😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s