[Freelance] Both Love Chap.6


Judul                : BOTH LOVE

Cast                 :  Seo Joohyun ( SNSD )

Lee Dong Hae (Super Junior)

Choi Siwon (Super Junior)

Jung Soo Yeon ( Jessica SNSD)

Choi Sooyoung ( SNSD )

Other Cast

Author : Riska Fasyah Bayenti ( @riskafasyah )

Rating : General

Length : Chaptered

Genre : Sad Romance

Disclaimer : FF Gaje ~ for FishySeomates❤

 

-Kemarin ada yang berkomentar kenapa selalu Jessica dibuat karakter yang seperti ini , dan perasaan aku sudah pernah ngasih tau alasannya deh~ Buat aku Jessica itu cantik banget , dia punya wajah super dingin tapi bener-bener cantik , karakter wajah yang buat aku mendukung banget untuk karakter ini , kembali lagi buat para pembacanya, ini hanya sekedar ff yang berdasarkan imajinasi , bebas sipembuatnya untuk berkreasi seperti apa^^ , tapi terima kasih buat kritikannya J –

 

_part 6_

 

~**~

 

Donghae menghentikan sebuah taksi saat dia dan Jessica sudah keluar dari restoran tempat dimana beberapa menit lalu dia, Joohyun , Siwon dan Jessica makan bersama.

 

Jessica tampak menggelayut disebelahnya dengan masih mengeluarkan sesenggukan kecil dari mulutnya.

 

“ Aku tidak menyangka jika Joohyun bisa melakukan hal ini kepadaku ..” isak Jessica pelan .

 

Donghae tampak terdiam karena sebuah taksi sudah berhenti dipinggir jalan siap untuk mereka naiki.

 

“ Kau bisa pulang sendiri ?” tanya Donghae

 

“ Nde ? Kau tidak mengantarku ?”

 

“ Aku…”

 

“ Antarkan aku Donghae~ya, aku….”

 

“ Baiklah ! Ayo naik “ potong Donghae cepat, namja ini langsung membukakan pintu penumpang dari taksi ini lalu menuntun Jessica masuk kedalamnya.

 

Donghae tampak menoleh kebelakang untuk melihat area parkir dimana mobil Siwon diparkirkan. Dia tadi sempat melihat jika  Joohyun masuk kedalam mobil itu .

 

“ Donghae~ya ?” panggil Jessica.

 

Tersadar akan panggilan Jessica , Donghae ikut masuk kedalam mobil .

 

Tak lama mobil taksi ini mulai berjalan membawa Jessica dan Donghae sebagai penumpangnya. Donghae masih terdiam, pikirannya masih tertuju pada Joohyun yang tadi kekeh mengatakan bukan dia yang menyiram Jessica. Tapi akan sangat konyol bagi Donghae jika Jessica benar-benar menyiramkan jus jeruk itu ketubuhnya, itu tidak mungkin !

 

“Joohyun  tidak menyukaiku sepertinya “ ucap Jessica pelan, dia sudah tidak menangis lagi dan sekarang justru tersirat gurat kesenangan dari wajahnya karena Donghae yang mau mengantarnya.

 

“Joohyun  sebenarnya bukan orang seperti itu “ balas Donghae pelan

 

“ Tapi dia bersikap kasar kepadaku , aku hanya ingin bertanya sesuatu tentang Jihyun tapi dia sudah keburu marah padaku “ tukas Jessica, gadis ini sedikit kecewa karena menangkap Donghae masih terkesan membela gadis itu.

 

“Dia memang sangat sensitive tentang Jihyun, bahkan aku sendiri akan diabaikan olehnya jika terlalu banyak tanya tentang Jihyun “ jawab Donghae.

 

Jessica semakin menatap kecewa kearah Donghae, namun pria itu telah mengalihkan tatapannya keluar jendela, tangannya menyangga dahinya tampak terlihat gurat kerisauan disana.

 

“Maafkan dia Jessica jika dia menyirammu , aku minta maaf atas namanya “ ujar Donghae pelan

 

“ Kenapa kau yang harus minta maaf, dia yang salah ..”balas Jessica tidak suka

 

“ Dia….”

 

“ Sudahlah ! “ potong Jessica cepat, dia tidak lagi menatap Donghae namun mengulangi sikap Donghae menatap kesal keluar jendela. Donghae hanya membuang nafasnya berat, tetap saja Joohyun yang lebih ingin dia bela sebenarnya.

 

~**~

 

Siwon menghentikan mobilnya tepat didepan pagar rumah Joohyun . Dimatikan mesin mobilnya lalu menatap lurus singkat kedepan sebelum menoleh untuk menatap Joohyun .

 

“ Kita sudah sampai “ ucap Siwon pelan.

 

Dilihatnya Joohyun  yang baru saja menghapus air matanya yang masih setia turun dari kedua ujung matanya. Gadis itu hampir tidak berhenti menangis walau tidak ada satupun suara isakan yang terdengar dari bibirnya, hanya linangan air mata yang menghangatkan kedua pipinya saja.

 

“Joohyun~ah ?”

 

“ Terima kasih telah mengantarku “ ucap Joohyun cepat sambil membuka sabuk pengamannya.

 

Gadis itu menunduk singkat kearah Siwon lalu langsung beranjak keluar dari mobil Siwon.

 

“Joohyun tunggu ! “ ujar Siwon cepat , dia melepaskan sabuk pengamannya lalu keluar dengan terburu-buru dari mobilnya, dikejarnya langkah Joohyun  lalu menyeimbangi langkah gadis itu yang sekarang telah menyebrangi halaman kecil rumahnya.

 

“ Kau tidak apa-apa ?”

 

“ Apa aku terlihat baik-baik saja ?” tanya Joohyun kaku

 

“Joohyun~ah …” tahan Siwon mencengkram lembut pergelangan tangan Joohyun yang membuat langkah gadis itu ikut terhenti.

 

“Apa pemikiran Donghae begitu penting ?” tanya Siwon

 

“ Nde ?”

 

“ Kau terpukul karena pria itu tidak mempercayaimu ?” tanya Siwon lagi.

 

Joohyun terdiam seketika, sekarang dia tidak berani menatap Siwon karena ucapan pria itu yang sangat tepat sasaran.

 

“ Seberapa besar kau menyukainya ?” tanya Siwon

 

“ Nde ?! Kau itu bicara apa “ tanggap Joohyun terkejut “ Siapa yang menyukainya ?!”

 

“ Terlihat sekali jika kau ….”

 

“ Aku tidak menyukainya ! Kami bersahabat lama, wajar saja jika aku kecewa dia lebih mempercayai Jessica, hanya itu “ ujar Joohyun , saat ini tanpa sadar nada suara Joohyun terdengar seperti seseorang yang sedang menjelaskan sesuatu agar tidak terjadi kesalahpahaman.

 

Siwon menatapnya dalam , membuat Joohyun sedikit membantu, pria ini seolah membiusnya singkat namun mampu membuat persendiannya terasa berhenti. Perlahan tangan Siwon naik menuju bahunya lalu meremasnya lembut.

 

“ Kau sendiri yang tahu perasaanmu seperti apa Joohyun~ah, tapi seperti ucapanku beberapa waktu lalu , aku tidak ingin kau menjauh dariku, aku ingin berusaha lebih dekat denganmu, aku sadar kau memiliki perasaan dengan Donghae, hal itu sangat bisa kurasakan, tapi asal kau tidak menjauhiku , memberiku kesempatan aku ingin kau memiliki perasaan suka juga padaku “ ucap Siwon .

 

“ Mungkin memang benar aku cemburu sekarang “ lanjutnya.

 

Joohyun masih terdiam setelah mendengar ucapan Siwon, entahlah ~~ pria ini terlalu jujur tentang perasaannya . Siwon mengungkapkan dengan jelas jika ia cemburu , namun tidak ada penuntuttan penjelasan darinya.

 

“ Kau masuk dan istirahatlah ~~ bicarakan baik-baik dengan Donghae besok “ lanjut Siwon sambil menarik tangannya dari bahu Joohyun .

 

“ Aku pulang ya..” . Siwon perlahan berjalan berbalik, dia mulai melangkah untuk meninggalkan rumah Joohyun .

 

Joohyun  masih terdiam namun ekor matanya masih mengikuti sosok Siwon yang saat ini telah masuk kedalam mobilnya. Terdengar suara mesin mobilnya lalu tak lama kemudian mobil itu beranjak meninggalkan jalanan depan rumah Joohyun.

 

“ Kenapa aku merasa bingung sekarang…” bisik Joohyun  pelan , perlahan gadis itu memutar tubuhnya lalu kembali berjalan menuju rumahnya. Bicara dengan Donghae besok ? Entahlah ~~

 

~**~

Seo Joohyun’s POV

 

Kuabaikan semua panggilan Donghae yang masuk keponselku dari semalam, dan sekarang  aku harus terpaksa membuka mataku karena kurasakan ponselku bergetar dimeja sebelah ranjangku , kujangkau ponselku dan aku langsung mengendus pelan saat melihat nama namja itu lagi

 

Chhh !! Dia pikir aku akan mengangkat telpon darinya ? Akan kubuat ikan mokpo itu menyesal karena tidak mempercayaiku, siapa yang akan berbicara dengannya, kujamin 3 hari kedepan aku akan membuatnya tersiksa karena merasa bersalah seperti ini , itupun kalau dia merasa bersalah padaku !

 

Merasa sudah tidak ingin melanjutkan tidurku, aku langsung bangkit dan menuju kamar mandi, aku berfikir hari ini aku tidak akan masuk kelas ballet dulu.

~**~

 

“Kau tolong ijinkan aku Sooyoung~ah , aku tidak berangkat hari ini “ ucapku tak bersemangat sambil mengaduk-aduk sup yang ada didepanku, sebelah tanganku memegang ponsel yang kutempelkan kesisi telinga kiriku.

 

“Kau sakit ?” tanya Sooyoung disebrang sana

 

“Hanya sedang tidak ingin berangkat saja “ jawabku pelan dan kini justru meletakkan sendok yang tadi kupegang sebelumnya

 

“Kau kenapa ?” tanya Sooyoung lagi

 

“Tidak apa-apa , aku akan menghubungimu lagi nanti, sudah ya “ ucapku

 

“Ne, istirahatlah ..” ujar Sooyoung sebelum aku menutup telponku.

 

Aku menatap kosong mangkukku yang berisi nasi yang sedari tadi belum kesentuh sama sekali, mungkin benar ucapan Siwon yang mengatakan jika pemikiran Donghae sangatlah mempengaruhiku, lihat betapa menyedihkannya aku sekarang , semua peristiwa kemarin masih membuatku sakit hati bahkan untuk melakukan aktifitas saja aku tidak bersemangat karena semua pikiranku yang masih tersita pada pemikiran Donghae yang sama sekali tidak mempercayaiku. Dasar ikan sialan !

 

Drrrtttt….Drtttt…….

 

Donghae ! Dia kembali menelponku , ingin sekali menjawab panggilannya dan langsung memakinya saat ini juga, tapi ini justru menunjukkan jika aku tidak tahan juga untuk tidak bicara padanya, dia akan sadar dan aku tidak mau itu ! Dia akan merasa menang karena aku luluh untuk mengangkat telpon darinya. Kau yang akan kubuat merasa sangat bersalah Donghae~ya…..

 

~**~

AUTHOR’s POV

 

Donghae menggigit bibirnya gemas setelah kesekian kali telponnya diabaikan oleh Joohyun , sudah seharian ini gadis itu sama sekali tidak menjawab panggilan darinya.

 

Teringat akan sesuatu , Donghae kini memilih menghubungi Sooyoung, satu-satu harapan Donghae yang bisa mendamaikannya dengan Joohyun . Setelah menemukan nama Sooyoung di phonebooknya , Donghae langsung segera menekan tombol hijau dan menaruh ponselnya ditelinganya.

 

Tersambung !

 

“Yoboseyo Donghae~ya “ sapa Sooyoung

 

“Suruh Joohyun mengangkat telpon dariku !” ucap Donghae cepat

 

“Nde ?”

 

“Suruh sahabatmu itu mengangkat telpon dariku ! “ ucap Donghae kesal

 

“Kau itu kenapa ? Apa maksudmu ?” balas Sooyoung

 

“Joohyun ! Suruh dia mengangkat telpon dariku, sudah cukup dia menyiksaku seharian ini ! “

 

“Kalian bertengkar lagi ? Oh ayolah ~~ “ Sooyoung tampak malas menghadapi masalah kedua sahabatnya ini sekarang

 

“Satupun telpon dariku sama sekali tidak diangkatnya , suruh dia mengangkat telpon dariku Sooyoung~ah “

 

“Aku tidak bisa “ balas Sooyoung cepat

 

“Nde ? Kenapa ?” terdengar nada suara Donghae yang tidak terima

 

“Kau tahu dia seperti apa bukan ? Aku yakin kesalahan yang kau buat cukup besar sampai membuatnya sakit hati seperti itu , selesaikan sendiri “ balas Sooyoung

 

“Yaa !! Kau itu sahabatku bukan ? Setidaknya bantu aku bicara dengannya “

 

“ Aku berada dipihak yang netral, tidak mendukungmu, tidak juga mendukung Joohyun “ jawab Sooyoung bijak

 

“Chhh !! Sooyoung~ah setidaknya…”

 

BIP .

 

Donghae mengerang kesal sambil menatap ponselnya tidak terima, Sooyoung begitu saja menutup panggilannya .

 

“Baiklah Seo Joohyun,  sampai besok kau masih mengacuhkanku, aku akan langsung datang kerumahmu ! “ umpat Donghae lalu membanting ponselnya kekasur empuknya sendiri

~**~

 

Donghae turun dari motornya dengan sedikit tergesa-gesa. Dilepasnya helm yang ia pakai dan langsung menaruhnya begitu saja dibadan motornya . Secepat kilat namja itu telah menyebrangi halaman kecil rumah Joohyun dan sekarang sudah berada diteras rumah Joohyun .

 

Diketuknya pintu depan rumah Joohyun sambil berusaha mengintip lewat sebuah kaca kecil yang memang terdapat ditengah-tengah pintu kayu ini.

 

“Seo Joohyun ?” panggil Donghae .

 

Kembali Donghae mengetuk dengan sedikit kuat pada pintu kayu ini.

 

Semenit…3 menit…..

 

Tidak ada tanda-tanda jika seseorang yang berada didalam rumah ini hendak membukakan pintu rumahnya.

 

“Joohyun~ah ?” panggil Donghae kuat dan sekarang terkesan menggedor pintu rumah Joohyun .

 

Masih belum ada tanda-tanda Joohyun akan membukakan pintu rumahnya untuk namja ini. Donghae mengumpat pelan merasa benar-benar dibuat frustasi oleh Joohyun .

 

 

“Yaa !! Joohyun ! Aku tahu kau didalam ! Belum puas menyiksaku huh ?! Cepat buka pintunya ! “ ucap Donghae kuat , kepalan tangannya masih setia menggedor pintu depan rumah Joohyun .

 

“ Gadis ini ingin membuatku gila rupanya “ desis Donghae pelan karena sampai sekarang Joohyun  masih belum membukakan pintu rumahnya untuknya.

 

“Joohyun~ah !! Keluarlah !! Lebih baik kau memakiku dari pada bersikap seperti ini ! “ teriak Donghae

 

“Aku akan mendengarkan penjelasanmu lagi, setidaknya buka pintunya dan kita bicara dulu !”

 

Donghae kembali mengerang kesal, tangannya mengacak-acak rambutnya membuatnya semakin berantakan.

 

“Gadis licik, dia pintar menyiksaku , tahu jika aku sangat tidak tahan jika tidak bicara dengannya ! “ ujar Donghae pelan, urat kesal disisi wajahnya tampak terlihat walau namja ini terlihat sekali meredam rasa kesalnya.

 

“Baik ! Baik ! Kau mau aku menjadi jamur untuk menunggumu diluar sini huh ?! Akan kulakukan , sampai kau puas menyiksaku ! Aku tunggu diluar !! “

 

Donghae menghantakkan kakinya kesal, lalu beralih untuk membelakangi pintu depan rumah Joohyun  dan bersender lemah pada pintu kayu itu.  Di tatapnya hampa halaman rumah Joohyun lalu mendengus kecil . Halaman ini akan ditatap olehnya selama beberapa jam kedepan sepertinya, yaa ~~ sampai gadis licik itu membukakan pintu rumahnya untuk Donghae .

~**~

 

Joohyun berjalan mondar-mandir di ruang tengah rumahnya, diliriknya sekali lagi jam dindingnya yang sekarang menunjukkan pukul 11 lewat 20 menit, tentu saja saat ini sudah malam hari.

 

“Dia tidak mugkin masih diluar kan ?” tanya Joohyun pelan kepada dirinya sendiri.

 

Joohyun kembali teringat perkataan Donghae yang ingin mendengarkan penjelasan darinya, kesimpulan yang diambil gadis ini adalah Donghae masih belum percaya penuh dengannya.

 

Mendengarkan penjelasan ?? Chhh !! Apa lagi yang harus dijelaskan pada ikan mokpo itu, apakah Joohyun  harus mengatakan gadis es yang sok akrab dengan Donghae itu menyiramkan sendiri botol minuman Joohyun ketubuhnya dan bersikap seperti orang yang teraniyaya dengan memfitnah Joohyun  lah yang melakukan semua itu kepadanya !

 

“Dia masih belum mempercayaiku “ geram Joohyun kesal.

 

Namun sedetik kemudian Joohyun kembali meringis membayangkan jika Donghae benar-benar masih menunggunya diteras rumahnya.

 

“ Aku benar-benar membencinya !” desis Joohyun bergetar namun ucapannya tidak sejalan dengan gerakan yang baru saja diperintahkan oleh otaknya, karena saat ini dia justru berjalan pelan menuju pintu depan rumahnya.

 

Mungkin memang benar, jika perasaan cinta terkadang membuat siperasanya hilang akal sehat dan terus menunjukkan ketololannya pada seseorang yang ia cintai itu. Seperti itulah Joohyun .

 

Gadis itu memutar kenop pintunya dan menarik pelan engselnya . Pintu depan rumah Joohyun  terbuka menghembuskan udara malam yang sangat dingin masuk kedalam rumahnya.

 

Joohyun melangkahkan kakinya keluar menuju teras rumahnya , embun malam karena udara yang sangat dingin terasa menyesakkan kelembapan kelubang hidung siapa saja yang menhirup udara malam ini. Joohyun  memutar kepalanya pelan dan merasa sedikit…..kecewa, karena tidak mendapati Donghae didepan rumahnya.

 

Bukannya namja itu sendiri yang mengatakan akan terus menunggunya sampai Joohyun  membukakan pintu untuknya bukan ? Tapi lihat ini ! Namja itu tidak terlihat batang hidungnya sama sekali membuat Joohyun merasa dipermalukan karena sekarang dia yang terlihat kalah karena berniat membukakan pintu untuk Donghae, sialnya namja itu justru tidak ada dan …….

 

Joohyun mematung seketika saat ini, pandangannya menatap lurus kedepan kearah halaman kecil rumahnya. Seorang namja yang tadi sangat begitu menjengkelkan baginya berdiri dengan bersedekap menahan hawa dingin yang menyerang masuk kedalam pori-pori kulitnya.

 

Donghae tampak menggigil kecil dengan bonus bibirnya yang sedikit membiru. Joohyun  mengumpat pelan dalam hatinya, seharusnya dia buru-buru masuk bukan kedalam rumahnya dan kembali kerencana awalnya kembali bersikap acuh pada Donghae.

 

Namun sekali lagi, perasaannya pada namja itu sudah benar-benar membutakannya, Joohyun justru berjalan pelan menyebrangi halaman kecil rumahnya dan menghampiri Donghae yang masih terdiam menatapnya seolah menunggu kedatangan Joohyun  sampai didepannya.

 

“ Kau keluar “ ucap Donghae pelan, giginya sedikit bergemeletuk saat mengucapkan kalimat ini , Joohyun telah berdiri didepannya sekarang

 

“ Sudah mau bicara denganku lagi ?” tanya Donghae pelan , bibirnya telihat sekali berubah warna menjadi biru.

 

Joohyun masih terdiam ditempatnya, gadis ini tampak meneliti setiap inchi wajah Donghae yang berdiri didepannya.

 

“Disini dingin Joohyun~ah ….tidak bisakah kita bicara didalam saja “ tegur Donghae yang mampu membuat Joohyun terkesiap tipis lalu langsung merubah ekspresi wajahnya menjadi lebih dingin

 

“Kau bodoh ! “

 

“Nde ?! Kau…”

 

“Masuk ! “ potong Joohyun cepat yang langsung mencengkram pergelangan tangan Donghae dan menariknya melewati halaman kecil rumahnya menuju kedalam rumahnya.

 

Joohyun memimpin langkah mereka, sebelah tangannya masih mencengkram pergelangan tangan Donghae dan mempercepat langkahnya membawa Donghae bersamanya masuk kedalam rumahnya.

 

Sedangkan Donghae ~~ namja itu hanya mampu terdiam menatap punggung Joohyun  didepannya, keadaan tampak terbalik saat ini, gadis ini seperti yang sedang melindunginya, menariknya ketempat yang lebih hangat dengan ia yang menggandeng hangat pergelangan lengan Donghae.

 

Ya ~~ posisi yang terbalik …….

 

~**~

 

Seo Joohyun’s POV

 

Saat ini aku tengah berakting sok sibuk memainkan ponselku , sedangkan disebelahku duduk seorang Lee Donghae yang sedang menikmati kopi susu hangat yang kubuatkan untuknya beberapa menit lalu.

 

Ya ~~ pada akhirnya, aku yang tetap kalah ! Lihat yang kulakukan saat ini, mengundang ikan ini masuk kedalam rumahku, membiyarkannya menikmati minuman hangat yang kubuatkan untuknya sembari ia menghilangkan rasa dingin yang ia rasakan karena berjam-jam berdiri diluar rumahku. Tapi, aku tetap tidak ingin terlihat sebagai seseorang yang kalah telak atas sebuah perang konyol dengan namja ini, tetap bersikap sok cuek kepadanya tidak akan begitu menjatuhkan harga diriku didepannya

 

“Terima kasih Joohyun~ah “ ucap Donghae pelan saat ia menaruh cangkir berisi kopi susu itu dimeja

 

Aku hanya bisa mendengus dalam hati mendengar ungkapan terima kasihnya, apa dia pikir aku sudah memaafkannya ?! Chhhh ~~ Jangan harap !

 

“Joohyun~ah ?” panggil Donghae pelan

 

Kutahan lidahku agar tidak menyahut akan panggilannya itu, kubuat tanganku sibuk memencet-mencet layar sentuh ponselku seolah aku tengah sibuk akan sesuatu yang sangat menarik di ponselku ketimbang menjawab panggilannya

 

“Joohyun~ah “ panggil Donghae dan sekarang terdengar seperti  menegurku

 

Kudengar hembusan nafas sok sabar dari Donghae yang membuatku semakin ingin mengacuhkannya.

 

“Seo Joohyun ! “

 

Silahkan memanggil namaku sampai ia bosan !

 

“Hei Seo Joohyun !! “

 

Sampai kapan dia akan bertahan memanggil namaku, aku akan tetap bersikap cuek pada…..

 

“Hei apa yang kau lakukan !! “ ucapku reflek karena secara tiba-tiba Donghae merampas ponsel yang kupegang .

 

“Kita bicara ! “

 

“Siapa yang mau bicara padamu ! “ ucapku tajam dan menatapnya garang, kualihkan tatapanku dari wajahnya dan kini hendak meraih remote TV yang ada dimeja.

 

Namun dengan cepatnya, tangan Donghae mendahului tanganku dan langsung meraih remote TV itu. Aku kembali menatapnya tidak terima akan tindakannya kali ini

 

“Apa yang kau lakukan !! “

 

“Kita selesaikan masalah kita ! “

 

Aku hendak berdiri karena ingin meninggalkannya namun dengan mudahnya namja ini menahan tanganku dan kembali menarik tanganku membuatku kembali terduduk. Aku mengerang kesal dan kembali menatap tajam Donghae

 

“ Kau…”

 

“Aku salah karena tidak mempercayaimu, tapi aku hanya merasa sangat konyol jika Jessica yang melakukan itu semua, menyiram minuman ketubuhnya sendiri “ potong Donghae cepat

 

“Aku tidak memaksamu untuk percaya padaku “ sahutku skaptis

 

“Bukan itu maksudku Joohyun ~ah ! Baiklah ~~ aku minta maaf padamu, demi apapun itu,

bahkan Jessica sendiri  tidak bisa mempengaruhiku betapa aku sangat ingin membelamu ! Hanya saja posisimu waktu itu sangat menunjukkan kau yang melakukannya ….”

 

Aku hendak memotong ucapannya, namun Donghae langsung mengeratkan cengkramannya pada lenganku dan kembali membuka mulutnya

 

“Siwon sudah cukup membelamu, aku berteman cukup baik dengan Jessica karena dia juga adalah sahabat Eunhyuk , posisinya adalah aku harus berada di pihak Jessica agar dia tidak begitu terlihat memalukan  “

 

“Meskipun dia yang salah ?! “ tanyaku tajam “ Omong kosong ! “

 

“Joohyun~ah , aku akui aku tolol waktu itu, tapi kau harus mengerti posisiku , jika Siwon tidak mendukungmu atau pria itu tidak ikut makan bersama kita, dia tidak perlu mengambil posisiku yang seharusnya menjadi pembelamu , ……tidak bisakah kita melupakan masalah ini….”

 

Aku masih menatap Donghae tajam, namun aku mulai merasakan rasa panas dimataku, ayolah ~~ apakah harus kutangisi ?!

 

“Jika posisinya tidak dua lawan dua, kujamin meski kau benar-benar melakukan hal itu kepada Jessica, aku akan tetap membelamu , Joohyun~ah…kau kenal aku “ lanjut Donghae memelankan suaranya

 

Aku membuang nafas kasar saat ini, sebenarnya itu adalah hentakan nafas sesakku karena aku benar-benar ingin menangis saat ini, alasan yang Donghae ungkapkan sangat susah untuk diterjemahkan tapi aku paham maksud namja ini .

 

“Joohyun~ah , kau sudah cukup menyiksaku bukan ? Aku minta maaf ….”

 

Aku menatap nanar kearah Donghae namun sedetik kemudian mulutku mulai mengucapkan sebuah kalimat yang selama ini sangat membuatku merasa sakit hati pada namja ini

 

“ Kau membuatku sakit karena tidak mempercayaiku Donghae~ya….” bisikku pelan disertai isakan kecil bersamaan dengan jatuhnya sebulir air hangat dari kedua ekor mataku.

 

Aku langsung menangkupkan wajahku kekedua telapak tanganku dan menangis dalam dekapan telapak tanganku pada wajahku.

 

“Joohyun~ah…..”

 

Isakanku justru semakin menguat saat aku bisa merasakan Donghae mempertipis jarak diantara kami , dia merengkuh bahuku lembut dan tidak lama kemudian menarik tubuhku masuk kedalam pelukannya, kedua tangannya dengan cepat langsung berpindah mengelilingi punggungku semakin menenggelamkanku kedalam pelukan hangatnya.

 

“Kau ingin aku mengucapkan berapa kali kata maaf ?” tanya Donghae pelan disisi telingaku .

 

Bahkan, detik ini juga aku ingin dia berhenti mengucapkan kata itu, saat ini pelukannya sudah mampu membayar apapun kesalahannya padaku.

~**~

 

Okey ~~ aku dan Donghae adalah dua orang yang sama-sama tidak tahan jika tidak saling bicara, aku mencoba melupakan masalahku dengannya , tapi tidak untuk Jessica.

Sampai kapanpun dia tetap gadis munafik dimataku. Gadis yang jauh lebih mengerikan dari apapun, wajah cantiknya bagai bungkus kado yang sangat apik membungkus sesuatu yang busuk didalamnya  . Chhhh ~~ ( digampar )

 

Lupakan Jessica, masalah yang kuhadapi saat ini berada  bertingkat-tingkat jauh  lebih penting dari pada mengurusi gadis es itu. Aku sengaja mencari Madam Hyo Sun dan sangat beruntung berhasil menemukannya dikelas ballet yang belum dimulai. Rencanaku menemuinya lebih awal sepertinya berhasil .

 

“Bisa kita bicara sebentar madame ?” sapaku saat aku berdiri dibelakangnya yang sedang melatih gerakan sederhana yang akan diajarkannya nanti.

 

Madame Hyo Sun tampak menghentikan kegiatannya, dia menatapku melalui cermin dinding yang ada dihadapannya lalu dengan perlahan berbalik dan benar-benar menatapku.

 

Aku membungkuk singkat kearahnya lalu kembali menatapnya mantap.

 

“ Ada yang ingin kuminta darimu Madame “ ucapku memantapkan kalimatku , wanita dewasa ini tampak menaikkan sebelah alisnya , namun pada akhirnya dia tetap mengangguk kearahku.

 

~**~

 

“Aku tahu aku sudah sangat kurang ajar meminta hal ini padamu, tapi aku mohon biarkan aku langsung belajar darimu ! “ ucapku sambil membungkukkan lagi setengah tubuhku kearah wanita dewasa ini.

 

“Aku tidak bisa !” jawabnya cepat, aku langsung menegakkan tubuhku dan menatap penuh kecewa kearah Madame Hyo Sun.

 

“Madame, aku mohon , biarkan aku langsung belajar ini semua darimu , aku ingin melakukan yang terbaik dan aku yakin hanya kau yang bisa membimbingku “

 

“Jessica yang akan mengajarimu terlebih dahulu “ balasnya

 

“Aniii ! Maksudku , Jessica….”

 

“Kenapa dia ?”

 

“Dia tidak menyukaiku, aku tahu aku pasti terlihat sangat konyol dimatanya , tapi aku tidak bisa mengabaikan tatapan meremehkan yang ia tujukan padaku, aku tidak bisa belajar darinya “ ucapku

 

“Kau sombong sekali ~~ “

 

“Bukan seperti itu madame, masalahku hanya aku tidak nyaman diajari olehnya yang membuatku sedikit kesusahan mengikuti kelas ini, aku….”

 

“Belajar bisa dari mana saja, kau hanya tidak yakin saja dengan kemampuanmu, sehingga banyak sekali alasan yang menjadi alibimu “

 

“Bukan seperti itu madame, okey aku tidak suka dengan Jessica, sama seperti dia yang tidak menyukaiku , tapi aku bersungguh-sungguh ingin belajar ballet, dan aku berharap kau langsung yang mengajariku “

 

“Aku tidak peduli masalahmu dengan Jessica seperti apa, tapi akupun pemilih dalam memilih muridku, aku memilih yang memang pantas untuk dipilih ! “ ucap wanita ini tegas, aku menelan ludahku merasa seperti dirotgen saat dia menatapku tajam.

 

Memilih yang pantas dipilih , aku bahkan tidak masuk dalam katagori itu.

 

“Aku tahu , tapi berikan aku kesempatan belajar langsung darimu madame , setidaknya kau memberiku kesempatan terlebih dahulu”  ucapku masih berusaha membujuknya

 

“Apa kau pikir modal nekat yang kau miliki memasuki kelas ini sudah cukup ?” tanyanya remeh

 

“Mungkin belum cukup, tapi tekad adalah modal yang utama bukan ? tekad yang terbentuk dari sebuah niat , bukankah itu adalah pondasi yang utama ?” ucapku balik bertanya. Kusadari jika kedua alis Madame Hyo Sun tampak mengerut setelah kalimat itu meluncur dari bibirku.

 

“Kau benar, hanya itu saja belum cukup, kau…”

 

“Untuk itu aku meminta bantuanmu Madame, aku akan mencukupi hal itu, aku tidak akan mengecewakanmu, aku akan bersunguh-sungguh pada bidang ini, mimpiku sebelumnya sudah kukorbankan dan aku ingin sebuah mimpi yang baru , untuk itu bantu aku “ ucapku mantap

 

Wanita ini masih terdiam menatapku, aku berusaha balas menatapnya dengan segala keyakinan yang kupunya . Dia tampak mengedip bingung selama sepersekian detik lalu kembali bisa menguasai dirinya dan kembali menatapku dengan gaya awalnya.

 

“Kenapa ?” tanyanya pelan

 

“Kenapa apanya ?” balasku bingung

 

“Kenapa kau ingin melakukan ini ? Menyusahkan hidupmu sendiri dengan sesuatu yang tidak kau suka ?”

 

Aku terdiam sebentar setelah mendengarkan pertanyaan, bahkan aku sendiri sangat susah menjelaskannya dan saat ini dia justru bertanya kenapa ?

 

“Aku…..”

 

……………………..

 

“Terkadang ada sesuatu yang tidak bisa kau jelaskan dengan rangkaian-rangkaian kalimat , seperti itulah yang kurasakan madame, aku hanya ingin melakukan sesuatu yang Jihyun lakukan atau mungkin yang belum sempat ia capai , aku hanya ingin melakukannya saja “ lanjutku

 

“Jihyun ?”

 

“ballet tidak begitu buruk, tapi tidaklah mudah . Dan itu bukan berarti aku tidak menyukainya, sebuah paksaan terkadang sangat diperlukan untuk melakukan suatu hal “ ucapku menggantung

 

“Aku mengerti !”

 

“Nde ?! “

 

“Ne aku mengerti semua yang kau katakan , kau dan Jihyun sangat berbeda tapi kau menatapku sama dengan ia menatapku, keyakinan yang kupikir hanya dia yang miliki ternyata dimiliki juga olehmu , terpancar jelas dari tatapanmu “

 

“Aku….”

 

“Kau bisa langsung belajar denganku “

 

“Nde ?”

 

“Apa harus kuulangi ?” tanyanya mendelik

 

Aku sontak tersenyum haru kearahnya, bibirku melengkung manis menampilkan senyum bahagiaku. Aku jarang sekali terharu akan sesuatu, tapi wanita ini benar-benar membuatku ingin mengeluarkan tangis bahagia karena pada akhirnya dia akan mempercayaiku belajar langsung darinya.

 

“Terima kasih madame !” ucapku senang sambil membungkuk berkali-kali kearahnya

 

“Aku sangat berterima kasih “

 

“Terima kasih ! “

 

“Ne ne ne ! Tapi ingat ….”

 

Tubuhku kembali tegak dan menatapnya penuh focus sekarang

 

“Aku tidak ingin aku kecewa karena mengajarimu, tapi bukan aku yang harus kau takuti kalau nantinya kau mengecewakanku, tapi kau harus takut jika mimpi barumu ini tidak terwujud, kau harus takut jika orang-orang yang mendukungmu kecewa karena ketidakberhasilanmu atau kau harus takut jika kau tidak mampu lebih baik dari Jihyun“ ucapnya .

 

Seketika tubuhku merinding dibuatnya, ucapannya terdengar sangat berat untuk diwujudkan , tapi disini aku sudah memilih, tidak ada kata selain ‘maju dan terus berusaha’ bukan ??

 

“Ne, madame…..” jawabku pelan

 

~**~

 

Aku tidak menyangka saat Madame Hyo Sun bilang dia akan mengajariku adalah benar-benar mengajariku . Dia membuatku tidak bisa membantah untuk mengikuti semua latihan yang ia berikan padaku. Beberapa teknik yang ia berikan mampu membuat semua uratku tegang karena bagitu sulitnya melakukannya, mungkin seperti inilah Jihyun saat awal ia merancang mimpinya , sangat menyakitkan….dan belum sempat ia benar-benar mewujudkan mimpinya itu, ia telah kalah oleh sebuah kenyataan yang disebut kematian . .Kalau saja bukan karena aku….

 

Ayolah ~~ kau masih saja menyalahkan dirimu sendiri Seo Joohyun ? Ini sudah takdir saudara kembarku bukan ? Ini sebuah garis kehidupan yang Tuhan gariskan untuknya, bukan masalah aku lebih beruntung darinya, hanya saja Tuhan sangat menyayanginya yang membuatnya dipanggil terlebih dahulu dan berada disisi Tuhan . Berpikirlah seperti itu Seo Joohyun !

 

Aku berjalan lemas keluar dari ruang latihan, dan tepat saat itu seseorang menghadang jalanku membuatku harus meluruskan tatapanku dan menatap lurus kedepan. Sial !! Gadis es ini yang menghadang jalanku.

 

“Kau tidak mau belajar dariku ?” tanya Jessica tajam

 

“Ne “ jawabku tanpa pikir panjang

 

“ Chhh ! Sombong sekali dirimu, apa kau sudah merasa sangat baik sampai meminta Madame Hyo Sun yang langsung mengajarimu ?”

 

“ Bukan sombong, tapi aku ingin membuat diriku sendiri nyaman untuk mempelajari ballet ini “

 

“Maksudmu aku tidak membuatmu nyaman ?! “ tanya Jessica tidak terima

 

“Tepat ! “

 

“Kau…”

 

“Apa kau tidak malu menemuiku dengan cara seperti ini ? Tidak ada permintaan maaf atas perbuatanmu waktu itu, berakting sangat baik seolah kau lah yang teraniyaya waktu itu ?” potongku

 

Jessica tersenyum remeh kearahku yang membuat wajahnya tampak sangat jahat secara sekilas.

 

“ Kenapa ? Donghae jadi membencimu ? Dia masih tidak mempercayaimu ? Atau yang lebih parah persahabatan kalian rusak ?”

 

Kali ini aku yang tertawa mengejek kearahnya , aku sadar Jessica tampak bingung akan tawaku.

 

“Bahkan Donghae menunggu seharian didepan rumahku agar aku memaafkannya, kau bisa tanyakan langsung padanya jika kau tidak percaya ? “ ucapku saat melihat alisnya berkerut kasar

 

“Kau dibelanya karena posisimu yang menyedihkan saat itu “

 

“Nde ?! “

 

“Bagiku kau yang tetap terlihat menyedihkan Jessica~ssi….seperti apapun keadaanmu “ bisikku tajam.

 

Bibir Jessica tampak menipis disertai rahangnya yang mengeras, aku tahu dia marah mendengarkan ucapanku, tapi siapa peduli ?

 

Aku sengaja menabrak bahunya lalu berjalan melewatinya, aku tidak akan mengusiknya jika ia tidak mengusikku, jika ia masih mencari masalah denganku , kujanjikan ia yang akan menyesal karena melakukan itu semua kepadaku .

~**~

 

Aku berjalan santai menuju rumahku. Sebenarnya Donghae sempat menelponku untuk bertanya apakah aku mau pulang bersamanya, tapi kusuruh dia pulang duluan karena aku harus mengambil jam tambahan bersama Madame Hyo Sun. Sekarang matahari sudah berada diujung petang, sebentar lagi mungkin sang surya sudah benar-benar tenggelam diujung bumi (?) Semburat ungu yang menghiasi langit tampak lembut saat ditatap langsung seperti ini.

 

Sekarang aku telah sampai didepan pagar rumahku, kulewati pagar besi itu lalu berjalan memasuki halaman kecil rumahku. Namun langkahku langsung terhenti saat aku bisa melihat seseorang yang kukenal berdiri diteras rumahku, wajahnya menengadah keatas menatap semburat ungu yang terlukis dilangit sana. Raut wajahnya tampak lelah seolah ada suatu beban yang sedang dipikulnya.

 

“ Siwon~ssi ?” ucapku tanpa sadar

 

Siwon tampak menoleh lemah kearahku. DEG !! Matanya….

 

Seketika ekspresi wajah Siwon berubah, tidak ada senyum ramah tamah disana, wajahnya tampak mengeras dengan sebuah keyakinan yang ia paksakan. Siwon turun dari terasku lalu mulai berjalan mendekati posisiku.

 

Siwon berjalan mantap kearahku, derap kakinya bisa kudengar dengan jelas . Aku masih terdiam ditempatku seolah aku sendiri menantinya sampai ditempatku. Sial ! Ada apa denganku ?!

 

Dia semakin dekat……

 

Kenapa matanya bisa setajam itu saat menatapku, dia seolah mampu menghentikan semua kerja syaraf-syarafku saat ini.

 

Siwon akhirnya sampai didepanku, dia masih menatapku tajam yang membuatku sedikit kikuk untuk balas menatap matanya, tapi aku tetap membalas tatapannya walau tidak bisa setajam dia.

 

“Kau…..”

 

Siwon menyentuh lenganku secara tiba-tiba dan masih bertahan menatapku tajam. Kenapa dengannya ?

 

“S..s….”

 

Kalimatku terputus begitu saja saat dengan tiba-tibanya namja ini telah menarikku masuk kedalam pelukannya . Sangat cepat prosesnya, dan sekarang dia sudah mendekapku. Tubuhku yang hanya setinggi lehernya membuat dia langsung menaruh dagunya dipundakku. Kedua tangannya dengan sigap melingkar pada punggungku membawaku lebih masuk dalam dekapannya.

 

Aku hendak mendorong tubuhnya, namun dengan cepat dia justru mengeratkan pelukannya membuatku semakin terkurung dalam lingkaran tangan besarnya.

 

“Siwon~ssi….” ucapku tercekat .

 

Hembusan nafas Siwon pada pundakku membuatku merinding , namun ada sebuah kehangatan saat ia memelukku. Ya Tuhan ?!! Sadarkanlah aku !!

 

Namun tidak lama kemudian , Siwon menarik kepalanya kembali tegak namun belum melepaskan pelukannya, dan tiba-tiba…….

 

Sebuah kecupan lembut tiba-tiba saja mendarat dipipiku, mataku melebar dan dengan cepat mendorong dada Siwon. Aku menatap Siwon tidak percaya dengan yang ia lakukan barusan, namun namja ini justru menatap lemah kearahku yang membuat hasratku ingin berteriak padanya hilang secara tiba-tiba.

 

“Kau….”

 

Namja ini masih belum bicara, dan kembali meraih kedua lenganku. Jangan bilang dia mau memelukku lagi !!

 

“Aku mencintaimu Jihyun …” bisiknya pelan. Mataku membulat sempurna mendengar ucapannya, Jihyun ??

 

Aku hendak membuka mulutku untuk menyadarkan namja ini, namun sebuah hal gila lagi justru dilakukan oleh Siwon. Dia mendekatkan wajahnya dengan cepat dan tanpa bisa kutahan mendaratkan bibirnya dibibirku, menciumku sambil menahan kedua lenganku yang ia cengkram cukup kuat.

 

Aku mematung ditempatku saat merasakan bibirnya menempel lembut dibibirku, mataku hampir melompat saat bisa melihat pori-pori wajahnya karena jarak yang telah tersapu antara wajahku dengan wajahnya. Dan saat ini dia justru semakin dalam menciumku !!

 

Lee Donghae ! Wajahnya namja itu melintas dipikiranku sekarang !!

 

TBC

 

-_____________- FF apa ini ?!! Nistanya tidak ketolongan >///<

 

Maaf ya~~ kalau kurang greget , tidak ada konflik yang berbobot didalamnya, atau hanya sekumpulan dialog-dialog gaje yang gue susun dengan kemampuan pas-pas’an .

 

Masih ada kah yang penasaran dengan part selanjutnya ? Semoga saja . Gue pada baca kok komentar-komentar kalian, dan mungkin memang bener part 5 kemarin sinetron banget -_____-.

 

Terima kasih lagi yang masih bertahan, jangan lupa komen ya ^^ .


46 thoughts on “[Freelance] Both Love Chap.6

  1. kyaaa akhrny part 6 klwr jg, chingu critanya bkin histeris, makin sru, makin deg-degan. . .aku ska bgt ni ff faf aku# g ada yg nanya#. . Chingu part 7 jgn lama2 pkokny q bkal stia nunggu part briktnya. . .author fighting! Bner2 daebak. . .

    Like

  2. LIKE IT…
    Bner bener dah…. kangen sama FF ini… akhirnya di update juga ^^
    aaiihh… itu gimana yaa…. apa donghae liat mereka kiss kiss gitu?? #aduuh moga nggak deh..
    ntar seo ma bang ikan malah berantem#plaakk… sotoy beud…
    pokoknya suka bnget dag ama FF ini… cepet di update lagi yaaa ^^
    hwaitiing….

    Like

  3. keren..keren..
    Walaupun aku SeoKyu Shipper, knapa bca ini malah suka yac??
    bisa jdi SeoHae ato SeoWon Shipper nih gaswat…
    tapi dihatiku ttep WIRE sejati..

    1. Feelny dpet bgt. para readers bisa ngrasaain gmna rese ny Sicca Unnie si Es itu, kayak lagi nonton film gitu…pertahankan chingu!
    2. Tulisanny jga rapi. jadi enak bacanya. Lanjutkan!!
    3. Jangan lupa update ny jgan lama2…

    Dsini makin jarang ada FF yg castny Seohyun Unnie..apalagi pasanganny Gesture Man sama Prince of Tears…keren…dulu aku ngerasa NIH COUPLE NGGAK BGT..tapi setelah bca……………………..gila keren jga………..

    00line

    Like

  4. Lanjut Lanjut Lanjut!!!
    Aish! Siwon, tu bukan Jihyun! TAPI Joohyun.., dan Joohyun tu hrsnya sma Donghae… -_____-‘
    kkkk -_-v abaikan, lanjuttt!

    Like

  5. .kya siwonppa cium seo O.o
    aq bngung plh yg mna wonppa tau haeppa?
    Mending trserah autornya ja lah^^
    next partnya cingu

    Like

  6. Seru ff.nya.. Semoga donghae ga liat seohyun sama siwon. Penasaran sama part selanjutnya, next part ditunggu.. Mksh🙂

    Like

  7. Uda Lama Nunggu Lanjutan FF Ini, Akhirnya Muncul Jg.,
    Waa Siwon Brani Bgt Cium Joohyun.. Jngn Sampe Joohyun Beneran Suka Sm Siwon, Nanti Donghae Gimana Dong? Di Tunggu Lanjutan Nya.. Jngn Lama2 Ya.. Ending Nya Entar Joohyun Sm Donghae Ya..^^

    Like

  8. Suka banget bagian joohyun ngelawan jessica >o< kesannya joohyun itu berani gimana gitu.
    Apalagi pas donghae ngasih alasan milih jessica dari pada joohyun. Aigoo, pas donghae frustasi gara" joohyun juga daebak tuh ^o^

    ahhh, itu siwon ko manggilnya jihyun?
    Dan kiss?
    Aigoo😀

    aku jadi galau antara SeoHae dan SeoWon😐 berharap part 7'a ga lama nih eon.
    Update soon ya.
    Aku suka sama semua karyamu.
    Penyusunan bahasanya keren banget😀

    Like

  9. Ommo…ommo..itu gimana seohyun?
    aigo…gara-gara om siwon belum bisa move on nih ye ama jihyun jadi seohyun yang kena ;A;
    lanjut ya thor~ :*

    Like

  10. kereeenn chinguuu…
    Like thiss….
    Suka suka # teriak* gajee..
    Daebakk!

    Chinguu cepett buat siwon sadar klo seohyun buka jihyun… Biar ga ganggu seohae
    Trss buat seohyun ma donghae sadar sama perasaan meereka masing*…
    haduhh.. Pengen cepet baca lanjutaanya….
    Update soon

    Like

  11. Hoi hoi hoi!! Wonppa jgn sembarangan cium2 Seobaby aiissshh!!
    Hae sm Seo posisi mrk sm2 gak mengenakkn
    Thor mnding Wonppa dibwt jadian aja lah ma SooYoung truz Sica blik ke luar negeri. Dah aman tentram daah

    Like

  12. Aigoo siwon!!!
    Kiss and hug sembarangan!
    Mana masih nganggep si joohyun sebagai jihyun.
    Kayaknya joohyun cenderung suka donghae daripada siwon.
    Aku sih terserah author pairnya! Keke~

    Like

  13. kyaaaaaaaaaaa
    itu apa itu?? knpa SIWON kiss SEO???
    andwae >.<
    *berapi-api LOL

    Pokokya SEO harus sama HAE
    *maksa
    hehee

    NICE FF ^^
    selalu d tunggu part selanjutnya ^^

    Like

  14. Yaahhh kok joohyun d cium siwon sih?? Kasian kan hae’x.. *plakkk// trserah author dong*
    Tetep pngen seo ma hae..

    Next part..

    Like

  15. Adeh siwon main cium aj t ank org…keke…
    Klo donghae liat gmn bisa gawat.
    Nah ne ff yg q tunggu akhirnya update jg, kpn ne riska update ‘Seobaby end Kyu-line’ nya?
    Ayow donk update yah yah plissss…..?:)

    Like

  16. ahhh,, seohyun ngak boleh sma siwon..
    seohyun jga agak plin plan sma prasaan.y..

    ending.y harus seohae yh chingu..
    wajib..hihi

    Like

  17. Omona! Wonppa nyium Seo? *pingsan*
    Smoga Donghae g̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ liat Seo!
    Wah thor ffnya KEREN banget!
    Ini akhirnya Seo ma Hae atau Won?
    Part 7 ƞƴά̲̣̥ jangan lama lama Ƴɑ̤̥̈̊?

    Like

  18. OMO!! Ceritanya bagus banget…
    Feel ƞƴά̲̣̥ dapet (?) Banget!
    (˘▽˘ʃƪ) kyaaaa lanjutin dong thor…
    Α̣κù sudah menunggumu #plak

    Like

  19. Annyeong aku readers baru nihh , cerita nya seru banget , penasaran deh lanjutan nya , cepet ya buat lanjutan nya ^^ , aku juga suka couple ini , tolong ya buat ff seohae yg banyak ya ^^ , aku tunggu lanjutan nya , jangan lama lama !! , gomawo^^

    Like

  20. aku sukkaaa banget sma nih ff.. apalagi sma cast cowoknya.. Donghae n Siwon .. Omo~ lanjutin thor.. Keep Writting on Fire ‘-‘9 Hahahha.. SeoHae shipper .. aku tunggu..😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s