[Freelance] Karena Cinta Butuh Etika


Judul:  Karena Cinta Butuh Etika

Author:ameonyq

Cast:    Krystal  Jung

Cho Seohyun

Choi Minho

Cho Kyuhyun

 Ide cerita ini original diilhamkan Tuhan pada author, jadi jangan copy paste atau menjiplaknya tanpa seijin author.

Thanks to smtownfanfiction admin who post my story here.

Untuk ‘Gg’: Wilson, Calista, dan Irmay sahabat sejawat yang membagi kepingan cerita kehidupan bersama.

For O, who loving me unconditionally.

For Knight, who caring me a lots.

For my recent Love, for teach me how to keep struggle. Loving you is my destiny.

Untuk kalian, pembaca cerdas dan berkualitas, give your comment to make my story more mean.

Follow me @hayputrii

Visit my site :ameonyq.wordpress.com

Cinta dan penasaran itu berbeda tipis. Jika penasaran, kau akan kehilangan minat setelah mengenalnya. Jika cinta, kau akan semakin menyukainya, walaupun kau tahu seribu keburukan tentang dirinya. Jika memang begitu.

Aku masih sibuk mencerna rumus fisika yang di jabarkan oleh Kyuhyun oppa tadi ketika namja itu muncul dengan senyum evilnya. Aku menyipitkan mata, mengantisipasi kejahilannya. Tapi Kyuhyun oppa malah menghampiriku dan menutup buku yang sedari tadi kupelototi. Buku yang berisi tulisan rapi dan terstruktur miliknya.

“Kau harus menyelesaikan masalahmu sebelum mencoba memecahkan masalah yang lain, atau sekedar memahami rumus gampang ini.”

Masalah apa lagi? Aku sudah bersusah payah mendekam di kamar ini dan mendengarkannya sejak aku berhasil menariknya bangkit dari tempat tidur, kenapa dia berbicara seolah-olah aku tidak berusaha?

Aku memijit keningku yang berdenyut.

Kyuhyun membelai rambutku pelan,”Kau harus berbicara padanya, jangan biarkan dia menebak-nebak apa yang kau pikirkan.” Matanya yang coklat itu menembus kesadaranku.

Dia mengedipkan mata dan menarikku bangkit dari kursi, aku beranjak dan berjalan ke pintu.

Dia tahu, Kyuhyun tahu, pastilah Minho telah datang dan berbicara padanya.

Aku berhenti melangkah dan berbalik menatap Kyuhyun,”Kalau aku sendirian, maukah kau menjadi tempatku berpegang oppa?”

Kyuhyun meraih tanganku, merapikan anak rambut yang tergerai bebas,”Aku selalu ada untukmu, kapanpun kau membutuhkanku.”

Aku tersenyum dan mengangguk,”terimakasih oppa.”

~

Minho berselonjor di atas karpet ruang tamu Kyuhyun oppa yang tebal. Dia menatapku ketika aku tiba di sana. Tidak ingin mendekat, atau bahkan memandangnya. Tapi seperti kata Kyuhyun oppa, aku harus menghadapinya.

Aku duduk bersila, menghadapnya, namun aku tidak mengangkat wajahku, dan hanya memperhatikan bulu-bulu karpet yang berwarna abu lembut.

“Kau ingin aku bagaimana?” suara berat itu menghujam hingga ke dasar hatiku. Apa dia benar-benar bodoh atau tidak mengerti, sampai-sampai menanyakan hal itu kepadaku.

“Kita… putus.” Jawabku pelan.

“Itu bukan jawaban dari pertanyaanku Crystal.” Bisiknya dengan nafas yang berat.

Aku tahu dia tidak ingin menyentuhku, karena reaksiku akan luar biasa berat untuk di pahami.

“Kau ingin aku berubah kan? Aku tahu bahwa kau kecewa padaku.” Suara itu semakin memelan, namun ketegasan seorang kapten tim basket masih melekat erat di sana.

“Aku tidak ingin kau berubah, demi aku atau demi apapun.”

“Aku mau berubah demi cinta kita.” Kalimat itu. Kata itu. Sampai kapan dia akan membohongi dirinya sendiri.

“Apa pernah ada cinta di antara kita Minho?” aku menahan air mata agar tidak jatuh dari kelopak mataku, aku tidak ingin dia tahu bahwa aku lemah dan rapuh,”Aku telah salah menilai. Cinta adalah kerjasama dari dua individu, selama ini hanya aku yang mencintaimu, perasanku, satu arah. Itu namanya kekaguman.”

Minho mengatupkan rahangnya, menahan emosi yang mendera, jika harus diakhiri, maka aku harus mengungkapkan semuanya.

“Aku mencintaimu Minho. Hanya saja, aku terlalu egois. Aku memaksakan perasaan ini agar menjadi penopang hubungan kita. Tapi aku tak sanggup lagi, tolong akhiri saja.” Aku menatap matanya.

“Kenapa kau memulai hal yang tidak kau selesaikan?” bisiknya.

“Karena kau mencintai orang lain, kau mencintai kakakku, Seo Joo Hyun. Kau mencintainya sejak kau pertama kali bertemu dengannya sepuluh tahun yang lalu, kau tetap mencintainya hingga sekarang. Tahukah kau Minho, yang paling sakit adalah, mengetahui bahwa aku hanyalah pelarian, bahwa aku hanyalah pelampiasanmu.”

“Kau selalu mengambil kesimpulanmu sendiri.”

“Kalau begitu, katakan bahwa kau mencintaiku, bahwa kau, Choi Minho, mencintai Crystal Jung dan bukan Seo Joo Hyun.” Aku menatap mata hitam itu lekat. Aku menunggu, aku tahu dia tidak akan bisa mengucapkannya, karena dia sudah tidak bisa lagi menanggung semua kebohongan ini. Tapi, ada sedikit bagian dari hatiku yang berharap, dia akan mengucapkannya. Sebelum harapan itu membuatku kembali terjuan dalam penderitaan yang menyakitkan, aku bangkit. Meninggalkannya yang tertegun, dan mengetahui dengan pasti bahwa aku memang tidak layak untuk dipertahankan.

~

Aku tahu itu pasti Kyuhyun oppa yang membuka pintu kamarku, dia membiarkannya terbuka sedikit dan menghampiriku yang duduk di sisi jendela. Tanpa air mata.

Kyuhyun oppa menarik kursi belajar ku dan duduk di depanku, ia menungguku untuk berbicara, atau hanya menemaniku, seperti biasanya.

Kenapa aku terlalu bodoh? Mengapa aku masih mau menerima Minho, padahal aku tahu bahwa dia mencintai kakakku? Kenapa aku masih mau bertahan, padahal dia tidak memperdulikan keberadaanku? Hanya status, hanya gelar, hanya pandangan, atau hanya anggapan, bahwa ia tidak sendiri sejak di campakkan Seohyun. Apakah itu yang ia cari dariku? Bukan cintaku, atau kesediaanku untuk berbagi.

Dan kenapa aku bisa bertahan hingga berbulan-bulan hanya untuk melihatnya bermain basket di sisi lapangan, menemaninya di gym, berenang, mengerjakan tugas, padahal aku tahu dia tidak pernah benar-benar berada di sisiku, bahwa senyuman itu bukan untukku, bahwa di matanya, tidak pernah ada bayanganku. Hatinya, cintanya, dirinya, adalah untuk Seohyun.

Aku beranjak dari sisi jendela dan menarik keluar kotak dari bawah ranjangku, mengumpulkan semua hal, benda, foto-foto yang sering ku ambil ketika Minho tidak benar-benar meperhatikanku, tidak ada boneka yang harus kusingkirkan, karena satu-satunya benda yang pernah dia berikan untukku hanyalah kaus basketnya yang masih bau keringat setelah dia menjadi pemain terbaik di kompetisi nasional.

Aku menutup kotak itu dan mengangkatnya ketika Kyuhyun oppa mengambil alih kotak itu dariku. Dia meletakkannya di atas meja belajarku, kemudian meraih bahuku.

“Cryssy, menangislah. Tidak ada yang melarangmu, menangis bukan berarti kau rapuh, menangis berarti kau masih manusia, punya perasaan.”

Ia menarikku dalam pelukannya, dan air mataku tumpah. Aku memang rapuh. Aku memang lemah. Aku terlalu mudah untuk di sakiti. Dan aku telah mencintai namja yang tidak mencintaiku, terlalu jauh, terlalu dalam, terlalu mencintainya.

~

Mengabaikan dan menjadi kebas adalah mudah bagiku. Kembali tenggelam dalam kesibukanku sebagai murid SMA yang aktif dan mengincar deretan prestasi tinggi adalah pengalihku. Hari ini aku harus menghabiskan lima jam sore yang biasanya digunakan remaja lain utnuk hang out bersama teman-temannya, sedangkan aku di sini, di arena ice skating, menari dan menggerakkan seluruh tubuhku hingga rasanya tulang – tulangku mau lepas. Untungnya masih ada Sulli, Luna, Victoria, dan Amber yang juga mengalami siksaan dan rasa menyenangkan yang serupa.

Ketika aku melakukan latihan lompatan memutar sebanyak delapan kali yang akan membuatku mendapatkan skor sempurna di pertandingan, ekor mataku menangkap kedatangan tubuh semampai nan anggun, kakak tiriku, Seo Joo Hyun. Ia adalah dambaan setiap umat laki-laki. Seorang model sekaligus designer dan aktivis sosial.

Ia melambaikan tangannya ke arahku dan melemparkan senyum memikatnya ke arah teman-temanku, pelatihku, dan beberapa orang yang menonton di pinggir lapangan. Aku mengayuh sepatu pisauku untuk menghampirinya. Seohyun oenni terlihat luar biasa dengan blazer biru muda dan boot dua belas centi nya. Ia memelukku dan mengecup keningku sayang. Matanya terlihat lelah, namun tetap menenangkan, seperti mata mommy.

“Kau terlihat kacau Cryssy,” ia mengacak rambutku yang memang sudah terurai dari ikatan sanggul acak-acakan yang tadi kubuat.

Aku meringis dan berselonjor di sampingnya.

Seohyun oenni mengelus pipiku pelan,”Jangan terlalu memaksakan diri, kau sudah luar biasa dengan banyak hal, dan jika kau bosan dengan yang satu ini, kau bisa berhenti.”

Aku menggeleng dan tersenyum,”Aku mencintai skate oenni, mencintainya dengan seluruh hidupku.”

Hanya skate yang mampu membuat semua rasa sakitku terasa kebas, karena bekunya es yang ku iris dengan ujung sepatuku yang tajam, seperti mengiris habis kepedihan itu, dan gerakanku yang cepat dan kadang gemulai dan kadang tegas, habis menyerap semua emosi negatif yang diakibatkan minho padaku.

Oenni mengeluarkan satu box vitamin dari dalam tasnya dan menyerahkan padaku,”Oenni harus pergi hari ini, jadi tidak sempat pulang. Kamu harus sehat, jadi oenni membeli ini untukmu.”

Aku meraih vitamin itu dan mengucapkan terimakasih, lalu mengecup pipinya.

Aku beranjak,”Aku harus kembali berlatih oenni, kau bisa melihatku atau pulang jika kau mau. Kau juga terlihat sama kacaunya denganku, walaupun tampilanmu layaknya seorang dewi fashion seperti biasanya.”

Seohyun oenni terkekeh. Aku meletakkan vitamin itu di atas tasku. Dan meluncur ke tengah lapangan.

“Crissy.” Aku menoleh memandang Seohyun oenni yang memanggilku.

“Kau harus jadi wanita yang kuat.” Ia menyunggingkan senyum terbaiknya, senyum mempesona dengan binar mata yang penuh energi.

Aku mengangguk dan meluncur untuk melakukan gerakan lagi.

Ketika aku selesai dengan putaran delapan ku. Seohyun oenni sudah pergi.

~

SEOHYUN POV

Aku tahu bahwa gadis itu terluka. Anak kecil yang dulu kugendong dan kuasuh layaknya adikku sendiri. Ia memendam semuanya sendiri. Seandainya Minho tidak mengatakan semuanya padaku, seandainya Kyuhyun tidak kupaksa untuk bercerita. Aku tidak akan pernah tahu kenapa Cryssyku yang ceria dan penuh semangat tiba-tiba berubah menjadi kaku dan murung.

Sejak ibu nya dan ayahku menikah, dia adalah bagian terpenting dalam hidupku. Krystal adalah penenang dan matahari untukku. Dia gigih dan tidak pernah ragu untuk melakukan apa yang dia inginkan. Namun, ketika dia merasakan apa yang layaknya remaja rasakan, ia menjatuhkan pilihan pada lelaki yang salah. Choi Minho. Anak teman ayah yang menyatakan cintanya padaku tujuh tahun lalu, orang yang kutolak. Kupikir ketika Krystal berpacaran dengan Minho. Semua berakhir dengan indah. Namun aku salah. Itu hanya permulaan. Minho hanya ingin menyenangkan ku. Dia ingin aku bahagia melihat adikku bahagia. Dia ingin aku tahu bahwa dia baik-baik saja, Choi Minho ku yang tegar.

Tapi caranya telah melukai adikku, menindasnya dengan harapan-harapan palsu. Harusnya aku tahu kenapa Kyuhyun lebih sering menjadi pendengar untuk Krystal. Karena Kyuhyun swiss. Kyuhyun tidak terlibat dalam perasaan apapun. Krystal tidak ingin melukaiku, dengan menceritakan perlakuan minho padanya kepadaku. Adikku yang manis, menanggung semua beban itu sendiri.

Kini aku harus bertindak. Aku harus menyingkir. Menyediakan dunia yang cukup luas untuk Krystal, agar dia bisa menemukan lelakinya. Bukan lelaki yang memacarinya demi diriku. Tetapi lelaki yang benar-benar melihatnya karena dirinya apa adanya. Krystal yang bersinar secerah matahari, dan perasaannya yang serapuh bulan.

Aku sudah cukup dewasa untuk hidup mandiri. Roma adalah kota yang kupilih. Di sana aku bisa mengembangkan bakat fashionku. Di sana aku diperlukan untuk berjalan di atas catwalk. Di sana aku bisa melakukan banyak hal bersama PBB demi kesejahteraan umat di dunia. Dan di Seoul, kusediakan dunia yang tentram untuk Krystal. Dunianya sendiri. Miliknya sendiri.

~

AUTHOR POV

Minho mendrible bola basket itu dengan konsentrasi penuh, sendiri. Ia hanya ingin bermain. Bermain sampai dia lupa. Tapi bayangan wanita itu tidak pernah bisa ia singkirkan. Bukan bayangan wanita yang menghantuinya selama bertahun-tahun ini. Tapi wajah keras dan tegas yang selalu menantangnya untuk menjadi lebih baik, krystal Jung. Wanita yang telah ia sia-siakan.

Cinta itu baru terasa setelah kau kehilangannya. Minho melempar bola itu dengan keras, memantul di lantai dan di tangkap oleh tangan kekar seorang pria. Minho mendongak, Cho Kyuhyun, memandangnya tajam.

Kyuhyun melemparkan bola itu ke ring dengan santai dan masuk dengan mudah. Tanpa melepaskan pandangannya dari Minho.

“kau juga ingin menyalahkanku seperti yang lainnya Hyung?” Minho menghadapi Kyuhyun dengan pundak tegak.

Kyuhyun menyusupkan tangan ke kantong celananya,”Tidak.”

“Lalu?” Minho mengernyit.

“Kembalilah pada Krystal, dia membutuhkanmu.”

Kyuhyun menatap mata Minho tajam.

Namun Minho menggeleng pelan,“Aku tidak ingin menyakitinya untuk yang kedua kali.”

Kyuhyun menepuk pundak Minho pelan, layaknya seorang kakak pada adik, seorang sahabat pada sahabatnya,”Kau menyakitinya dengan tidak melakukan apapun.”

Minho merasakan kalimat itu menghantam ulu hatinya. Menghancurkan tembok pembatas yang di bangun ego nya. Hancur sudah. Kyuhyun mematahkan nya. Hanya dengan satu kalimat.

~

Krystal baru saja keluar dari gedung tempatnya les bahasa Jepang untuk menuju halte bus terdekat, ketika Porsche hitam mengkilat berhenti di depannya. Minho membuka pintu dari dalam,”Masuk.” Ucapnya.

Krystal tersenyum ,”terimakasih.”

Ia melangkah menyebrangi jalan. Berjalan tanpa menghiraukan namja itu.

Minho segera menepikan mobilnya dan berlari mengejar Krystal. Ia meraih krystal dengan mudah dan telah berdiri di depan yeoja itu tanpa bersusah payah.

“Jangan menghindar lagi.”

Krystal tersenyum, menatap lelaki itu,”Aku tidak menghindar.”

“Kau berlari dariku.”

“Aku berjalan biasa.”

Minho mencubit pipi Krystal gemas,”Kembalilah padaku, aku mencintaimu Krystal Jung. Aku, Choi Minho, mencintaimu, bukan Seo Joo Hyun.”

Krystal melepaskan sentuhan Minho di pipinya,”Terimakasih oppa. Tapi aku sudah tidak mencintaimu lagi, dan aku yakin cintamu padaku tidak cukup kuat untuk menopang hubungan kita. Selamat malam.”

Krystal berlalu, berjalan dengan langkah kecilnya menuju halte yang sudah di hampiri oleh sebuah bus. Krystal naik ke dalam bus. Sementara Minho menatapnya, menyesalkah ia? Tidak. Ia hanya tahu bahwa hidupnya tidak akan pernah sama. Tanpa senyum Krystal Jung yang tulus, tegas, dan hanya di berikan untuk hidupnya.

Ia telah kehilangan cintanya, sekarang dan selamanya.

~

“Bisakah kau berhenti membuat appa khawatir dengan nilai mu yang sempurna ini Kryssy? Jadilah remaja normal dengan nilai rapot normal.”

Krystal tidak memperdulikan appanya yang sibuk mengomentari nilainya, sementara ia asyik ber-skype dengan Seohyun yang sedang asyik menceritakan bagaimana pengalamannya menjadi relawan PBB untuk mengurusi masalah kelaparan di afrika tengah, dan bagaimana bisnis fashionnya telah merambah wilayah eropa timur dan pusat fashion dunia, Paris.

Ibunya asyik berbicara di telepon dengan teman-teman arisannya. Krystal tersenyum senang. Ia senang dengan keluarganya yang komplit walaupun bukan layaknya bagaimana keluarga berasal. Mereka adalah orang-orang yang dipertemukan setelah kegagalan. Mereka berhasil setelah mereka gagal.

Krystal mengernyit ketika Kyuhyun mengiriminya email yang menampilkan sebuah design apartemen yang baru ia rancang untuk kliennya. Juga beberapa foto koleksi apartemen yang ia beli dan design sendiri untuk kemudian di sewakan. Tetangga dan sahabatnya yang satu ini semakin makmur saja.

“Kryssy, kenapa kau tidak bersiap-siap?” krystal menoleh pada mommy yang sudah berdiri di depannya dengan telpon di pelukannya.

“Bersiap-siap untuk apa mommy?”

“Inikan malam minggu.”ucap mommy dengan matanya yang tegas. Mata yang diturunkan pada Krystal.

“Lalu memangnya kenapa?”

“Bukankah mom sudah bilang kalau kau di undang ke pesta ulang tahun anak teman mom, Suzy?”

Krystal menepuk keningnya. Ia telah melupakan pesan Mom seminggu lalu. Saat itu ia sedang berkonsentrasi untuk pertandingan ice skating yang berhasil ia menangkan dengan medali emas dan nilai sempurna.

Mom memutar matanya,”Apa kau sudah menghubungi pacarmu?”

“Pacar?” krytsal kembali melongo.

“Mom sudah bilang pada teman-teman mom, bahwa anak mom yang cantik akan datang dengan pacarnya.”

“Aduh Mommy… aku kan tidak punya” belum selesai Krytal bicara, appa sudah ada di antara keduanya, merangkul mereka.

“Sayang, kenapa kita tidak menjodohkan Krytsal dengan Kyuhyun saja? Bukan kah mereka pasangan yang serasi?”

“Tidaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!!!!!!” teriakan Krystal bergema di rumah besar itu, berbaur bersama dengan tawa senang Mommy, persetujuan atas ide appa yang menurutnya brilian. Di sana, di layar 21 inch apple milik Krystal, Seohyun menatap mereka dengan tatapan kosong. Kyuhyun nya. Kyuhyun yang menjadi alasan penolakannya terhadap minho. Kyuhyun yang diam-diam ia cintai dengan sepenuh hati. Akan dijodohkan dengan adiknya.


48 thoughts on “[Freelance] Karena Cinta Butuh Etika

  1. ini bukan oneshoot kan? masih lanjut kan? *maksa
    minho oppa jahat nyakitin krystal eonnie huh
    kyuhyun oppa buat seohyun eonnie jangan buat krystal eonnie
    minho oppa hayu balikan lagi sama krystal eonnie tapi jangan disakitin lagi loh
    SEOKYU & MINSTAL JJANG!
    lanjut ya please ^^

    Like

  2. kyaaaaa ANDWAEEEE!!! Kyuhyun hanya untuk Seohyun, Krystal sama Minho ajaaa!!🙂

    ceritanya bagus jadi kalo dibaca enak gak bikin bosen. hehehe😀

    update soon and keep writing!!🙂

    Like

  3. Ceritanya enak dibaca n menarik. Alurnya juga rapi.
    FF ini bagus banget!
    Lebih bagus lagi kalo ada sequel.
    Q sih maunya Minstal ma Seokyu. Tapi, jangan dibuat mudah. Buat dulu kyuhyun-krystal tunangan.
    Please?
    Keep write!

    Like

    1. iya abcde ff ini oneshoot.
      kyuhyun itu tetangga sekaligus sahabat krystal. sedangkan seohyun itu kakak krystal. ibu nya krystal menikah dengan ayahnya seohyun saat krystal masih kecil. jadi seohyun dan krystal itu tdk ada hubungan darah.
      makasih ya . ^^

      Like

    1. emang sengaja di bikin gitu Choihami chingu.
      sekuel ya,,, emmm. am takut g bisa nyelesaikan sequel nya.
      endingnya terserah imajinasi reader aj ya. ^^
      makasih ^^

      Like

    1. hhihihi rayuannya ga manjur ya kali ini, am takut g bisa kelarin sequel nya.
      emang udah di niatin oneshoot.
      thanks for reading and commenting annisarivanny cantik.
      its really mean ^^

      Like

  4. andweee !! pokonya harus minstal and seokyu !! >< ini ceitanya seru banget ih bikin gereget, alurnya rapi, enak dibaca berasa novel, dan cast-nya ituloh suka banget. update soon ya author.. semangat ~ ^^

    Like

  5. rumit bgd yak..
    kyuppa di jodohin ma seonnie aja.
    kyuppa jan suka ka krystal.. krystal kan udah ma minho.
    kyuppa juga cinta ma seonnie kan ?

    Like

  6. Minho jahat..
    Agak bingung sih baca FFnya.. Dikasi P.O.V dong chingu..
    Tp aku suka couplenya.. Ditunggu kelanjutannya!😀

    Like

  7. Kyaaaaaaa authorrr kenapa dgantung T__T
    Kyuhyun oppa sama Seo eonni aja hehehe
    Ceritanya keren, bahasanya rumit tapi menarik
    Lanjuttt yaaa authorrr pleaseeee *puppy eyes*

    Like

  8. buat sequel nya donk cingu …
    msih ngegantung nie …
    tp crita nya bgus kok …, seru …
    klo bisa seo sma kyu aja biar krystal sma minho …

    Like

  9. Kok gantung :O
    kalo bole Seo sama kyu aja …🙂
    author , keren FFnya , bahasa rumit sih tapi itu lah yang bikin aku tertarik baca FF ini😀
    masih ad lanjutannya kan author ?? aku tunggu deh kelanjutannya🙂

    Like

  10. Waaaah! Ceritanya keren. Bahasanya juga keren…
    Jadi penasaran nih sama perjalanan cinta Minstal.. mihiiww. SeoKyu belum muncul u,u.
    Ini oneshoot atau chapter? Kalau chapter, lanjutannya ditunggu ya!

    Like

  11. Ne oneshot at chap seh co’ endingnya gantung gt…
    Nah diawal nm pemain castnya nama Seobb jd marga Cho napa didlm crt nama seobb tetep marga Seo Joo hyun?
    Tak kirain mrk adk kakak eh tawnya nggak,,msh rancu en bingung ma jln crtnya tp klo dibikin sequel dijelasin ruw deh saya nyambung.
    Nah sini ketemu cople Kyu kristal mank ad yah? Keke…

    Like

  12. Aku kira ini oneshoot:/
    Butuh sekuelnya dong….
    Ceritanya bagus, rumit dan nyesek di 2 sisi buat krystal sekaligus buat seohyun :p
    Suka ceritanya, disini jarang bgt liat seohyun dijadiin adek kakak sama krystal
    Semoga ini 22nya dapet happy ending deh😀

    Like

  13. Ini oneshoot kan? tapi kenapa gak selesai?
    masa akhirnya begitu >___<
    kyuhyun gak dijelasin. ngegantung sih gapapa, tapi kan blom tau gimana perasaan kyu sebenerx😦
    lanjut deh, sayang kalo gantung begini😀

    Like

  14. aw aww aww ini apaan eonni, ini bersambung, kan? iya, kan? bersambungkan? pokoknya harus ada part 2 nya! *maksa

    ampun bahasanya dewa bener. mata saya nggak bisa berpaling, pingin terus baca terus baca terus terus. dan wow, nggak ada typo! daebak! Krystal jadi murid rajin nih, di sekolah heheheh
    pokoknya nggak mau tahu ini harus lanjut, eonni. oke? saya tunggu lho =^,^=

    salam kenal, keep writting, dan FIGHTING~

    Like

  15. because i’m a good reader so i will leave a comment to support you😀
    i love the plot, alurnya sangat rapi, bahasanya juga rapi banget, would you like to make the sequel? i’m pretty courious with the story, aku ingin tau pairingannya siapa sama siapa. apakah berakhir dengan Kyuseo atau justru Kyustal, really courius about this. Kalau minho? gak usah ditanya lagi deh, aku udah sebel sama karakternya di sini, labil banget, hahahha😀

    Like

  16. haduuuuh tolong dong ditambah part hehehehhehehhee…
    cerita dan cinta yang rumit tapi keren. ahhh apalah itu hahaha…
    DAEBAK!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s