[Freelance] In Love With Friend


I’m In Love With My Best Friend:
 FF OneShoot
Cast:
–          Kwon Yuri
–          Cho Kyuhyun
–          Lee Donghae
–          Lee Hyuk Jae
–          Lee Sungmin
–          Choi Siwon
Genre:                  Friendship, Romance.
Author:                                Tania Pramesti. K (@tanianyaaa)
Annyeong! Aku autor baru disiniiii. Selamat membaca ff ku ini yaaapss;;) mian yaaa kalo jelekL happy readingJ
Kalo menyukai sahabat sendiri itu salah ga sih? Namaku Kwon Yuri, aku menyukai sahabatku dan aku bersahabat dengannya baru-baru ini tapi aku kenal dengannya memang sudah lama. Kelas 10 aku sekelas dengannya tapi aku hanya mengobrol bila perlu saja, kelas 11 kelas pisah dan kita memang benar-benar seperti musuh tidak kenal satu sama lain dan kelas 12 inilah aku sekelas dengannya dan akupun dekat dengannya lalu aku menyukainya. Ya, dia namja yang cukup terkenal disekolah, Cho Kyuhyun.
Kau tau kalau hari ini dia akan menjemputku dan berangkat sekolah bersama? Kemarin malam dia sms aku dan rasanya seperti…..grrr senang sekali. Memang bukan yang pertama kali tapi aku selalu senang dekat dengannya, nyaman, hangat. Keluargaku pun sudah kenal dengannya dan mereka sudah biasa kalau Kyuhyun main kerumahku atau masuk kamarku asal tidak beryadong(?) oke aku udah mulai linglung. Dia datang…
            “Kau siap?” tanyanya.
            “Untuk? Bersekolah? Tentu” kataku.
            “Bukan. Mabal”
            “Maksudmu kita bolos gitu? Tidak tidak! Apa kau tidak tau kalau hari ini ada pelajaran guru killer????” kataku.
            “Bodo amat. Ayo!” Kyuhyun langsung menancap gasnya dan benar saja, ini bukan arah menuju sekolah melainkan arah menuju sebuah bukit yang aku tidak tau tempatnya seperti apa tapi Kyuhyun sering menceritakannya padaku.
            “Kau tidak mengajak Donghae, Eunhyuk, Sungmin dan Siwon?” tanyaku. Mereka juga adalah sahabatku juga
            “Kau mau nanti anak-anak dan guru curiga? Sudahlah kau aman kalau bersamaku” katanya santai.
Aku hanya bisa diam menikmati perjalanan bersamanya dan akhirnya akupun sampai ditempat itu. Kau tau kalau tempatnya sangat indah walau sekarang masih pagi dan aku dapat melihat Seoul dari atas sini. Udaranya juga sejuk dan menenangkan.
            “Kau suka?” tanyanya membuyarkan lamunanku.
            “Ne. Indah dan nyaman. Kau tau bukit ini darimana?”
            “Tempat aku dan keluargku piknik saat dulu. Nikmatilah aku akan mengambil makanan dimobil dan kita dapat piknik bersama” katanya langsung meninggalkanku.
Aku tau kalau dia memang bersifat dingin tapi aku tidak tahan kalau melihat kebaikannya dan senyumnya. Sepertinya rasa suka ku maksimal.
            “Untuk apa kau mengajakku piknik?” tanyaku.
            “Waeyo? Kau tidak suka? Kau lebih suka dengan Donghae kan?” tanyanya sinis.
            “Aniooo aku tidak menyukainya! Memang kalau diantara kalian aku lebih dekat dengannya tapi aku tidak menyukaianya” kataku sebal.
            “Hahahaha kau ini lucu sekali. Tenang saja karena sebentar lagi mereka akan menyusul kita”
            “Jinjja?  Waaaa senangnya” kataku sambil bertepuk tangan.
            “Yuri…” kata Kyuhyun pelan.
            “Mwo?”
Mukanyapun didekatkan pada mukaku. Oke aku degdegdegdeg sangat degdegdegdeg makin degdegdegdeg. Mukanya semakin dekat dan aku refleks menutup mataku.
            “Ada bulu mata jatuh. Wah ada yang kangen kau rupanya” katanya sambil mengambil bulu mata itu. Aku kesal sekali ternyata hanya buli mata. Babo!
            “Jinjja? Nuguya?” kataku pura2 tidak kesal.
Saat ia mau berkata tiba-tiba Donghae,Sungmin, Eunhyuk dan Siwon datang membawa makanan.
            “Apa kau tadi berniat mencium Yuri?” tanya Sungmin pada Kyuhyun. Mukaku pun langsung memerah.
            “Aissh berani sekali kau mencuri first kiss-nya!” tambah Donghae.
            “Kau benar2 ingin menyiumnya?” tanya Siwon dan Eunhyuk serempak.
            “YA! Andwae! Tadi ada bulu mata dan aku mencoba mengambilnya. Kalian ini ada2 saja!” kata Kyuhyun marah2. Aku hanya tertawa kecil melihat kelakuan mereka.
3 jam pun berlalu dan akhirnya aku dan mereka pergi meninggalkan bukit ini.
            “Kalau kita pulang sekarang berarti ketauan kalau kita mabal?” tanya Sungmin pada kita saat dimobil Kyuhyun. Hanya Donghae dan Eunhyuk yang tidak ikut karena mereka ada dimobill Donghae.
            “Benar juga. Kalian ke rumahku saja!” ajak Siwon. Memang diantara kita Siwon adalah yang paling kaya.
Sampai dirumah Siwon, mereka langsung melemparkan tubuhnya kekasur Siwon yg luas itu. Aku hanya melemparkan diri ke sofa dikamar Siwon yang empuk itu.
            “Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang?” tanya Sungmin.
            “Aku ingin menonton film yadong sambil makan makanan ringan!” teriak Eunhyuk.
            “Ya! Sadarlah kau disini ada yeoja dan dia hanya sendirian!” kata Donghae sambil menjitak kepala Eunhyuk.
            “Sudahlah kita pergi menonton ke bioskop lalu jalan2 saja. Tapi kita ganti baju masa pakai seragam?” kata Siwon.
            “Kyaaa setuju! Aku tau film yang rame. Kajja! Aku pinjem baju eonnie mu ya!” kataku pada Siwon sambil berlari ke kamar eonnienya, Kim Taeyeon. Aku dengan Taeyeon eonnie sudah sangat dekat dan aku sudah sering meminjam bajunya.
Aku bingung mau pinjam yang mana tapi kata eonnie bebas yang mana saja. Dress atau kaos pakai celana panjang atau pendek ya. Aku mulai bingung. tiba2…
            “Lama sekali” Kyuhyun tiba2 ada dikamar itu dan menutup pintunya. Jujur aku kaget dan untung aku masih memakai baju utuh.
            “Kau pakai kaos hijau tosca ini dengan celana pendek jeans ini saja. Cepatlah!” katanya langsung keluar kamar.
Aku senang karena aku memakai baju pilihan dia dan aku kesal karena dia marah2 saja terus. Akhirnya aku memakai baju pilihannya.
Kita akhirnya menonton film Attack! Pin Up Boys dan aku senang karena aku duduk disebelah Kyuhyun. Memang bukan pertama kali tapi aku senang. Aku lupa memakai jaket padahal dibioskop langganan Siwon ini kan sangat dingin AC-nya. Aisssh dingin sekali…
            “Harusnya kau memakai jaket!” kata Kyuhyun yang langsung membuka jaketnya dan memakaikannya padaku. Rasa dingin yang ku rasakan tadi hilang dan mungkin pipiku merah. Ahh aku takut dia mendengarkan suara jantungku yang degdegan.
            “Gomawoyo” kataku.
            “Cih. Babo sekali. Lain kali jangan seperti ini lagi!” katanya.
Jam menunjukan pukul 6 sore dan kita bergegas pergi kerumah Siwon untuk mengambil baju dan pulang.
            “Ayo pulang” kata Kyuhyun sambil menarik tanganku saat aku dan yang lain sudah memakai seragam kembali dan bergegas pulang.
            “Kau.. aku memang selalu merepotkanmu ya? Gomawoyo atas tumpangan dan jaketmu” kataku saat sedang dimobil.
            “Kita kan bersahabat. Kenapa kau bersikap seperti kepada orang asing?” kata Kyuhyun bingung. Aku memang babo.
            “Mungkin aku terlalu cape” kataku alesan.
Tiba2 tangan Kyuhyun membelai rambutku “Kau istirahat yg cukup ya dan makan yang banyak!” kata2 itu membuatku terbang ke langit ke7.
            “Ne” aku hanya mengangguk karena tidak dapat berkata apa2 lagi.
Dirumah..
            “darimana saja?” tanya umma padaku.
            “hmmmm…kerja kelompok!” kataku sambil tersenyum berbohong.
            “Oh…pulang dengan Kyuhyun lagi?” tanyanya. Aku hanya mengangguk.
            “Ini Kyuhyun yang suka atau anak umma yang suka atau dua2nya juga suka?” kata umma sambil merayuku.
            “Ah umma… tidak tau!” aku langsung berlari kekamar dengan wajah yang mungkin sudah seperti kepiting rebus.
Akhir2 ini kenapa Kyuhyun menjadi baik padaku ya. Ini memang dari dulu atau aku yang baru menyadarinya….
            “Kyuhyun kemana?” tanyaku pada Sungmin saat disekolah.
            “Dia bilang kalau dia ada acara bersama teman2 SMP-nya jadi dia bolos lagi deh…” jawabnya. Aku tau tentang itu tapi yasudahlah….
Lusanya…
            “Bagaimana acara SMP-nya?” kata kita saat disekolah pada Kyuhyun.
            “Begitulah. Kalian harus tau kalau aku mendapatkan cinta saat acara SMP itu!” kata Kyuhyun sambil muka bahagia. Jleb…rasanya ada golok yang menancep dihatiku…
            “Jinjja? Nuguya? Ceritakan!” kataku pura2 semangat.
            “Jadi, aku punya sahabat SMP dulu namanya Seohyun anak 12-A. Ternyata dia memang menyukaiku dari SMP sampe sekarang dan saat acara itu dia dan aku sangat nempel deh sampai akhirnya dia mengakui perasaannya dan aku menembaknya dan aku jadian!! Kalian tidak memberi selamat pada sahabat kalian ini?” kata Kyuhyun. Golok yang menancep dihatiku itu mungkin bertambah lebih dari 100 golok.
            “Waaa chukkae!!” kata kita semua. Memang diantara kita yang mengetahui tentang aku menyukai Kyuhyun hanya Sungmin dan Eunhyuk. Mereka berdua pun menatapku dengan tatapan yang mungkin kasian atau bagaimana lah.
Diwaktu istirahat Kyuhyun menghampiriku “Yuri, kau tau kalau aku bahagia?” tanya Kyuhyun.
            “Kau kan sahabatku jadi aku tau dong!! Ayo cerita cerita cerita!” kataku pura2 tidak sedih.
Kyuhyun menceritakan padaku tentang ceritanya yang menurutnya bahagia tapi menurutku? Sakit! Bayangin deh kalian punya seorang yang kau sukai tapi dia malah menyukai orang lain. Ya memang aku tidak ada hak apapun tapi kan aku tetap menyukainya!!!
KYUHYUN POV
            “Chagiya?” tanyaku pada Seohyun saat sedang ditaman.
            “Mwo oppa?”
            “Anio.. kenapa kau diam seperti itu? Kau mendapat masalahkah?” tanyaku.
            “Hanya sedang tidak enak badan saja.. oppa aku ingin pulang” kata Seohyun.
Aku langsung mengantarkannya. Hari ini aku merasa seperti bukan Seohyun. Aisssh mungkin memang dia sedang tidak enak badan jadi saja seperti itu.
Aku masih memikirkan hal yang mengganjel daritadi. Tapi apa? Aku merasa sahabat2ku dikelas tidak ada masalah. Mungkin Seohyun yg sikapnya aneh atau bagaimana lah. Yuri? Ya aku merasa dia beda. Perasaanku saja atau bagaimana kalau aku merasa Seohyun dan Yuri beda? Ah aku memang baru menyadari kalau sifat mereka itu sama!!
            “Kau masuklah dan beristirahat!” kataku saat sudah sampai dirumah Seohyun.
            “Ne. Gomawoyo”
            “Seohyun” akupun menarik tangannya agar lebih dekat denganku “Kau jangan sampai sakit ya!” akupun mengecup keningnya itu.
            “Ne oppa. Annyeong” Seohyun memberikan senyuman yang sangat manis padaku.
            “Annyeong Yuri!” Kataku menyapanya saat disekolah.
            “oh.. Annyeong”
            “Kau sakit? Aku rasa kau sedang tidak sehat” Tanyaku.
            “Tidak aku hanya tidak enak badaan saja. Bagaimana kemarin? Kencannya lancar?’ tanyanya.
            “Kencan? Bukan kencan! Aku hanya jalan2 ditaman tapi tidak sampai 3 jam kita sudah pulang karena dia berkata kalau dia sedang tidak enak badan” kataku.
            “Ohhh yaa? Hahaha bukan hari keberuntunganmu kali” katanya dengan senyum itu. Yuri itu menurutku yeoja yg unik karena dia tidak canggung kalau main sama namja lain. Coba kalau yeoja lain… wahwahwah.. tapi aku kadang deg2an kalau dengannya tapi aku juga kalau jauh ya aku biasa saja tidak pernah memikirkannya. Oke aku mulai heran dengan perasaanku. Aisssh aku harus ingat kalau aku punya Seohyun!!
            “Mungkin.. Aahh aku lapar. Ayo kita ke kantin!” ajakku padanya. Kalau aku suka sama dia salah ga sih? Maksudku kan aku udah punya pacar. Ah mungkin salah mungkin yaa… aissh menyebalkan!!
            “Donghae mana ya…” tanya Yuri. Perkataannya membuatku ya… sebal.
            “Tidak tau. Coba telepon atau sms saja mereka!” suruhku. Yuri pun langsung sms Donghae.
            “Mereka sedang diperpus dan sekarang menuju kesini” katanya.
            “Ya kalian!” teriak Eunhyuk.
            “Ada apa Yulku?” kata Donghae sambil mengacak2 rambut Yuri.
            “Aisssh berhenti memanggilku Yulku!! Apaan artinya sih?” kata Yuri kesal. Aku saja yang melihatnya juga kesal.
            “Yuri ku. Hahaha menjijikan bukan?” kata Donghae sambil tertawa.
            “Aisssh menyebalkan!!” kata Yuri sambil memukulnya pelan. Pemandangan yang buruk menurutku tapi yaaa…sudahlah.
JJJJJJJJJ
Sudah 2 bulan aku menjalani hubungan dengan Seohyun dan semuanya berjalan lancar dan mulus. Bahagianya… tapi tidak juga kalau aku melihat kedekatan Yuri dan Donghae. Aku merasa Yuri berubah. Sangat. Aaah aku tidak tahan!! Tapi kalau aku inget Seohyun itu aku merasa tidak enak padanya. Aku memang sudah nyaman dengannya tapi aku tidak bisa melupakan Yuri.
Sorenya aku kencan dengan Seohyun dan tiba2…
            “Kyu!!” teriak seorang yeoja dan ya sudah kuduga kalau itu dia.
            “Kau tad.. ah annyeong haseo” kata Yuri sambil menunduk pada Seohyun dan Seohyun membalasnya.
            “Mianhae kalau seandainya aku mengganggu kalian ya. Nanti saja aku ngomongnya. Aku pergi dulu. Daah!” Yuri langsung berlari. Ternyata disana juga ada semua sahabat2ku sedang membeli hamburger.
            “Ada sahabatmu ya? Bisakah kita berbicara hanya berdua?” tanya Seohyun.
Aku dan Seohyun akhirnya duduk dikursi taman yang sepi. Perasaanku mulai tidak enak.
            “Waeyo chagiya?” tanyaku.
            “Kyu, aku mulai minggu depan akan pergi ke London. Aku akan tes disana untuk sekolah disana. Aku hanya ingin pamit karena besok aku akan sibuk mempersiapkan surat2 lain jd tidak akan sekolah dulu” jelas Seohyun. Mwo????? Jadi aku akan jauh dengannya?!?! Aku hanya terdiam.
            “Kyu? Kurang lebih satu bulan aku disana” jelasnya lagi.
            “Ah kalau itu memang untukmu baiklah aku akan memakluminya”
            “Gomawoyo” Seohyun langsung memelukku.
Ah yasudahlah yang penting aku masih punya sahabat disini dan… Yuri.
Pagi ini aku disekolah tanpa Seohyun. Biasanya pagi2 aku mengobrol dengannya didepan kelasnya. Tapi untuk skrang tidak.
            “Waeyo?” Yuri ternyata sudah duduk disebelahku. Bukan Yuri saja. Teman2ku juga.
            “Seohyun sudah pergi. Maksudku dia pergi”
            “Pergi? Kemana?” tanya Sungmin.
            “London. Aaah aku kesepian tanpanya” kataku
            “Sudahlah” kata Donghae “Kau butuh namja? Ada kita! Butuh yeoja? Yuri siap!” jelasnya
            “Ya! Kau kira aku yeoja apa!” bentak  Yuri. Hahaha aku hanya tertawa melihat kelakuan sahabat2ku.
Bel pulang sekolah pun berbunyi. Ah ternyata ada 2 misscall dari Seohyun.
            “Kyu! Kita berencana mau bermain sepulang sekolah. Kau mau ikut?” tanya Sungmin.
            “Kalian duluan saja. Aku akan menyusul” akupun berjalan meninggalkan Sungmin dan menekan tombol call untuk menelepon Seohyun.
            “Yeoboseyo?” terdengar suara yang kurindukan dari seberang sana.
            “Ada apa kau meneleponku tadi?”
            “Oppa, sebelumnya aku minta maaf. Aku bukan maksud apa2 tapi sepertinya hubungan kita sampai sini saja ya. Kalau aku pikir2 sih ya aku tidak bisa berpacaran jarak jauh dan akupun sedang sibuk akhir2 ini jadi aku tidak tega membuatmu sering aku cuekin” mwo?! Seohyun memutuskan ku?! Aku tidak percaya dan akupun hanya bisa diam. “Oppa? Kenapa kau tidak jawab?” akupun masih terdiam tidak bisa membalas perkataannya “Kau diam artinya kau setuju ya. Gomawoyo atas 2 bulan ini. Annyeong oppa!” sambungan pun terputus.
Aku tidak percaya kalau yeoja yang aku sayangi itu memutuskanku. Aku bisa setia walau kita jarak jauh. Aaaaah aku benci kenapa dia harus bersekolah di London?!?! Tanpa ku sadari air mataku pun terjatuh.
            “Kenapa menangis?” tanya Yuri. Sejak kapan dia ada disini…
            “A..anio” akupun menghapus air mataku “ngapain kau disini?”
            “Menyusulmu. Kau lama sekali! Kenapa kau menangis?” tanyanya lagi.
            “Nanti aku ceritakan. Ayolah kita menyusul mereka!” aku menarik tangan Yuri.
            “Memang sekarang kita mau kemana?” tanyaku pada Yuri saat dimobil.
            “Tidak tau. Ikuti saja mobil Donghae dan Siwon”
            “Sudahlah kau bilang pada mereka kalau kau tidak enak badan dan aku akan mengantarmu. Kita kerumahku saja!” suruhku
            “Ya! Ngapain aku harus kerumahmu?”
            “Cepat ikuti kata2 ku saja!” akhirnya Yuri menelepon mereka dan kitapun sampai dirumahku.
            “Ada apa sih?” tanya Yuri.
            “Anio. Aku hanya ingin bercerita saja kepadamu”
            “Oke. Apa yang mau kau ceritakan padaku?”
            “Seohyun memutuskan hubungan denganku” akupun menundukan kepala.
            “Jinjja? Waeyo?”
            “Dia bilang kalau dia itu tidak bisa berpacaran jarak jauh. Aaaah betapa hancurnya hatiku ini!”
            “Kau sabarlah. Yeoja itu banyak yaaa walau memang tidak seperti Seohyun sih. Tapi kan kau tidak boleh menyerah karena yeoja. Ingatlah kita kelas 12 dan sebentar lagi ujian. Belajarlah dengan benar! Fightin’!” katanya sambil mengepalkan tangannya dan mengangkatnya keatas. Diapun memaksaku melakukan yang ia lakukan.
            “iyaiya. Fightin’! hahaha”  kitapun tertawa bersama. aku senang karena Yuri selalu mendukungku. Memang kadang sifatnya agak aneh jika ia sedang dekat Donghae. Tapi yasudah aku maklumi saja.
Sudah seminggu aku putus dengan Seohyun. Dikelas aku duduk sambil memandang fotoku bersama Seohyun.
            “Ya!” Yuri menepuk bahuku “Kau tau tidak kalau Seohyun sudah jadian lagi” katanya.
            “Mwo? Jinjja? Dengan siapa?!” aku benar2 kaget.
            “Itulohh Yonghwa anak 12-D. Hah dia memang yeoja yang tidak benar” jelas Yuri
            “Ya! Seohyun itu bukannya tidak benar tapi dia itu mungkin…ya mungkin dia itu..hmm”
            “Mungkin apa? Kenyataannya dia memang seperti itu. Sudahlah lupakan saja dia! Percuma kan kalo kamu inget2 dia. Buang ajalah fotonya!”
            “Kau diamlah! Siapa kau?! Hak aku mau mengingatnya atau tidak. Aku tidak akan memaksa kalau dia ingin bersama namja lain. Yang penting nanti besar dia menikah denganku!” aku memukul meja dan pergi meninggalkan Yuri.
YURI POV
Aaah apa yang aku lakukan?! Harusnya aku tidak berkata seperti itu! Aaah baboya. Pasti Kyuhyun marah besar padaku. Aaah mianhaeL sepertinya aku harus menceritakan semua ini kepada Sungmin dan Donghae. Akupun langsung menyusul mereka ke kantin.
            “Donghae-ah, Sungmin-ah” kataku sambil cemberut.
            “Waeyo yulku? Kau mendapat masalahh?” tanya Donghae sambil mengusap rambutku.
            “Kyuhyun marah padaku! Ya memang karena ulah ku. Tapi apa yang harus aku lakukan?”
            “Marah kenapa?” tanya Sungmin.
            “Aku tuh didepan dia malah marah2 suruh melupakan Seohyun. Ya aku kan gatega gitu dan Seohyun sekarang malah berpacaran dengan Yonghwa makanya aku seperti itu kepadanya. Aku sedang pms makanya aku jadi emosi!” jelasku.
“Aissshh babo! Aku tau kau menyukainya tapi harusnya kau tidak begitu” kata Donghae.
“Mengapa tidak minta maaf saja?” saran Sungmin.
“Sudahlah. Senin kan kita sudah ujian dan biarkan sajalah ia mau marah atau bagaimana pun” aku langsung pergi meninggalkan mereka.
Tiba2 aku kebelet dan ingin ke kamar mandi. Saat aku sedang berjalan menuju kamar mandi, aku melihat Kyuhyun sedang menarik seorang yeoja. Aaah aku jadi curiga. Aku ikuti saja mereka. Aah ternyata Kyuhyun membawa yeoja itu ke lorong kelas yang tidak terpakai. Ternyata yeoja itu adalah Seohyun.
            “Seohyun-ah, apa yang kau lakukan padaku? Kau bilang kau tidak ingin berpacaran jarak jauh tapi kau malah berpacaran dengan Yonghwa” kata Kyuhyun.
            “Kau mau tau kenapa? Karena Yonghwa itu lebih tampan darimu! Dia penyanyi dan pemain gitar disekolah ini. Kau juga sih penyanyi terbaik disekolah ini tapi kau tidak sekeren Yonghwa! Kau tau tidak kalau Yonghwa itu kaya dan dia juga ingin sekolah di London demi aku. Kau pasti hanya diam tidak menyusulku kesana. Ah kau payah! Lihat saja sahabat2mu. Donghae, Eunhyuk, Sungmin dan Yuri adalah dancer disekolah ini. Siwon adalah namja terkaya pertama disekolah ini. Yonghwa itu yang kedua kau tau? Sudahlah, minggir! Kita sudah tidak ada hubungan apa2 dan aku bosan denganmu” Seohyun mendorong Kyuhyun dan dia pergi meninggalkan Kyuhyun yang langsung jatuh lemas. Cih, yeoja itu benar2 tidak punya hati!
            “Kyuhyun-ah. Kau…”
            “Sudahlah Yuri tinggalkan aku sendiri” Kyuhyun langsung memotong pembicaraanku.
            “Tapi kau..”
            “KU BILANG KAU PERGI! KAU TIDAK TAU KALAU AKU SEDANG INGIN SENDIRI?” Kyuhyun memotong pembicaraanku lagi dan membentakku. Tanpa sadar ternyata aku menangis karena bentakannya itu dan aku berlari meninggalkannya.
Aaah baboya, harusnya aku tidak menghampiri Kyuhyun! Dia jadi makin marah kan. Aaah sudahlah aku harus urusi ujian minggu depan.
AUTHOR POV
Hari ini adalah waktunya kelas 12 ujian sekolah. Ujian ini menentukan apakah murid2 kelas 12 akan lulus atau tidak. Yuri belajar dengan giat dan iapun mengerjakan soal ini dengan lancar. Hari ini adalah hari terakhir ujian.
Bel pulangpun berbunyi dan semua anak kelas 12 pun berteriak lega karena ujiannya tlah selesei.
Yuri dan Donghae berjalan menuju mobil Donghae. Kyuhyun melihat itu langsung heran dan bertanya pada Sungmin
            “Mau kemana mereka?” tanya Kyuhyun.
            “Bilangnya sih Donghae mau membeli sesuatu untuk menembak Yoona makanya dia mengajak Yuri” Jawab Sungmin.
            “Eunhyuk dan Siwon mana?”
            “Mereka pergi bersama Donghae dan Yuri. Maksudnya mereka mau makan tapi Donghae dan Yuri mencari barang” jelas Sungmin.
            “Ayo ah kita juga ikut!” Kyuhyun menarik Sungmin dan menancap gas mobilnya.
JJJJJJJ
            “Donghae, emang kau mau membeli apa buat Yoona?” tanya Yuri saat dimobil
            “Aku kemarin menemukan kalung-kalung yang banyak dan cincin yang menurut ku bagus. Aku bingung mau membeli yang mana buat Yoona makanya aku mengajakmu” jelas Donghae.
            “Hmmm… eh mereka semua ikut?”
            “Maksudnya?”
            “Itu ada mobil Siwon dan Kyuhyun dibelakang”
            “Yasudahlah tak apa. Mungkin beda tujuan”
Yuri dan Donghae langsung turun dan menuju tempat yang menjual kalung dan cincin itu. Ternyata ada Kyuhyun yang berjalan disebelah Yuri
            “Mau ikut ya” Donghae dan Yuri memperhatikan Kyuhyun bingung.
            “Boleh ko boleh” kata Yuri.
Merekapun berjalan menuju toko perhiasan itu.
            “Lihatlah Yuri-ah. Menurutmu bagusan yang mana?” tanya Donghae sambil menunjuk kalung-kalung dan cincin itu.
            “Aku sih tidak terlalu suka pakai cincin ya. Aku lebih suka kalung. Menurutku kalung itu bagus. Bentuknya love dan itu glow in the dark. Lihatlah! Bila didalam gelap, kalung itu menjadi warna pink. Bagus sekali” kata Yuri.
            “Kalau kau suka yang mana?” tanya Kyuhyun pada Yuri.
            “Aku? Yang mana saja asal seseorang yang memberikannya tulus padaku” Kyuhyun memperhatikan Yuri lebih dalam.
Mereka telah membeli kalung untuk Yoona dan mereka menuju cafe di mall itu untuk menyusul Sungmin, Siwon dan Eunhyuk.
            “Aku ingin meminjam Yuri ya. Boleh kan?” tanya Kyuhyun.
            “Pinjam? Hahaha kau kira Yuri itu apaan Kyu!” kata Eunhyuk.
            “Hahaha. Yasudah aku dan Yuri pergi dulu yaaa” Kyuhyun menarik tangan Yuri.
            “Mereka itu bukannya lagi marahan ya?” tanya Sungmin saat mereka berdua pergi.
            “Tidak tau. Tadi juga saat aku mencari barang, Kyuhyun tiba2 ada” jelas Donghae.
            “Sudahlah. Mungkin Kyuhyun sedang rada2 otaknya” kata Siwon.
Merekapun jadi membicarakan Yuri dan Kyuhyun.
            “Ada apa?” tanya Yuri saat sedang dimobil Kyuhyun.
            “Hmm.. a..ada film yang ingin ku tonton jadi aku mengajakmu” jelas Kyu.
Merekapun sampai dan mereka menonton film Hello Stranger. Kira2 40 menit film itu berlangsung…
            “Yuri-ah…” panggil Kyuhyun.
            “Mwo?”
            “Ak..aku..aku apa telah menyakiti hatimu?”
            “Maksudnya?”
            “Aku udah bentak kamu waktu itu”
            “Sudahlah Kyu lupakan sajaa. Aku juga udah lupain itu semua ko” Yuri pun tersenyum.
            “Mianhae. Jeongmal mianhae” Kyuhyun pun memeluk Yuri dengan erat.
            “Ya ya. Lepaskan! Kita sedang nonton ini nanti banyak yang liat!” kata Yuri dengan muka yang memerah.
            “Ne. Aku tau itu hahaha. Sini sini bersandarlah dibahu ku!” Kyuhyun mendorong kepala Yuri agar bersandar dibahu nya sambil merangkul Yuri dan mengelus rambut lurus Yuri.
Film pun selesei dan Kyuhyun mengantar Yuri pulang.
            “Masuklah!” kata Kyuhyun.
            “Gomawoyo. Aku senang hari ini” Yuri pun tersenyum.
            “Ne. Cheonma” Kyuhyun mengecup kening Yuri. Muka Yuri pun menjadi merah seketika.
            “Aku…a..aku masuk ya. Annyeong!” Yuri pun masuk sambil melambaikan tangannya.
JJJJJJJ
YURI POV
Hari ini adalah hari hasil dari nilai ujian nasional. Aku deg2an dengan nilaiku. Aku, Kyuhyun, Donghae, Siwon, Eunhyuk dan Sungmin duduk sambil menunggu hasil diumumkan. Akhirnya gurupun memanggil nama kita.
            “Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Donghae, Lee Hyuk Jae, Lee Sungmin, Kwon Yuri. Ini kertas kalian. Ambillah!” kitapun langsung mengambil kertas itu “Buka kertas itu diluar ya”  kata guru.
            “Ya ya! Tunggu dulu! Kita hitung sebelum membuka hasil ini” kata Eunhyuk “1,2,3!”
“WAAAAAA” kita semua pun berteriak karena nilai kita tinggi dan kita lulus berenam.
“Ya, ya Siwon-ah! Kita harus rayakan ini dirumahmu!!” kata Donghae
            “Setuju!!!” teriak Eunhyuk dan Sungmin.
            “Ne. Tunggu aku akan telepon pelayanku agar mempersiapkannya. Sekarang atau besok?” tanya Siwon.
            “Sekarang!” kata Yuri.
            “Aku mau menjalankan misi dulu. Aku akan menembak Yoona ditengah lapang” jelas Donghae.
            “Itu tuh Yoona lagi ditengah lapang bersama teman2nya” Kyuhyun menunjuk ke jendela.
            “Cepat cepat cepat!” suruh Yuri.
            “Kau tarik nafas dulu ya hahaha. Cepatlah sana!” Eunhyuk langsung mendorong Donghae ke lapangan agar menghampiri Yoona.
Donghae pun menghampiri Yoona yang sedang mengobrol dengan teman2nya dilapangan sekolah.
            “Yoona-ah?”
            “Donghae? Ada apa?”
            “A..ak..aku mau ngomong sesuatu”
            “Silahkan. Tentang apa?” Donghae pun akhirnya berjongkok.
            “Kim Yoon Ah, mau kah kau menjadi yeoja ku?” Donghae memberikan kotak yang berisi kalung yang dibelinya itu. Yoona kaget karena dia tidak menyangka kalau Donghae akan menyatakannya secepat ini.
            “Ne” jawab Yoona.
            “Are u sure?”
            “Yes, my namja” Yoona mengeluarkan lidahnya pada Donghae. Akhirnya Donghae pun memakaikan kalung itu dan memeluk Yoona dengan erat.
            “Saranghae” bisik Donghae.
            “Nado” balas Yoona.
Semuanya yang berada dilapang langsung bertepuk tangan.
            “Donghae-ah!!! Kau harus langgeng ya!!” teriak Eunhyuk dari kejauhan. Donghae dan Yoona hanya tersenyum manis.
            “Akhirnya ya mereka jadian juga hahaha” kata Yuri.
            “Kenapa? Kau cemburu?” Yuri langsung kesal dengan perkataan Kyuhyun yang lagi2 mengira kalau Yuri menyukai Donghae.
            “Tidak!!! Kau ini kenapa sih selalu saja mengira aku menyukai Donghae”
            “Lalu, siapa dong yang kamu suka?” tanya Kyuhyun.
            “Yang aku suka itu ka…..” Yuri hampir saja keceplosan “Ah sudahlah tidak penting!” saat Yuri berjalan menjauhi Kyuhyun, ada yang menarik tangan Yuri dan langsung memeluknya.
YURI POV
Apa? Kyuhyun memelukku lagi? Apa kemarin2 aku sedang mimpi atau apa…
            “Apa yang kau lakukan?” tanyaku saat Kyuhyun sudah melepaskan pelukannya “Malu tau diliatin!” kataku kesal.
            “Jadi kau tidak senang dipeluk oleh namja tampan ini?” tanya Kyuhyun menggoda.
            “Aisssh apa yang kau katakan? Namja tampan? Hahaha” memang benar kau itu tampan! Benar2 tampan!
            “Buktinya kau menyukaiku” mwo?! Kenapa Kyuhyun bisa tau? Aaah mukaku pasti sudah menjadi merah. “Mukamu merah. Mengaku sajalah!” Kyuhyun semakin menggodaku.
            “A..anio. kau itu so tau!”
            “Masa? Kalau aku juga suka, kamu mau gimana?” Deg…jantungku rasanya berhenti waktu Kyuhyun berbicara seperti itu.
            “Ma..ma…maksudmu?” aduuuh aku ko jadi gugup begini sih!
Kyuhyun langsung menarik tubuhku lagi kepelukannya. Dan ia semakin mempererat pelukan ini.
            “Nan neol saranghae” bisik Kyuhyun. Omg…. rasanya aku benar2 sedang dialam mimpi. “Aku tau kau itu bahagia dipeluk olehku. Tapi jawab dong perkataanku!” aaah masih saja Kyuhyun ini menggodaku.
            “Nado. Nado saranghae, Kyu” balasku dengan suara yang agak keras. Kyuhyun pun melepaskan pelukan ini.
            “Jadi, kau mau menjadi yeojaku?” tanya Kyuhyun.
            “Ne. Aku mau” Kyuhyun pun memelukku lagi “Kau ini peluk lepas peluk lepas terus!” kataku pura2 kesal.
            “Hahaha biarin dong supaya romantis”
            “Romantis itu kalo pelukannya lama, Kyu-ah!”
            “Baiklah kalau begitu…” Kyuhyun menjadi semakin erat memelukku. Dan akupun membalas dengan pelukan yang lebih erat.
            “Kalian ini berpelukan atau lomba siapa yang paling erat pelukannya sih?” tanya Sungmin yang langsung membuat aku dan Kyuhyun kaget dan melepaskan pelukan itu.
            “Kalau menurutku sih mereka berlomba” tambah Siwon.
            “Kalian ini harusnya mengucapkan selamat pada sahabat kalian yang sudah resmi berpacaran!” kata Kyuhyun sombong.
            “Kau, Yuri dan Donghae sudah punya pasangan. Aku harus terus berjuang untuk mendapatkan Jessica!” Eunhyuk pun berlari untuk mencari Jessica.
            “Hahaha sudahlah aku lapar. Kajja Sungmin, kau ku teraktir!” ajak Siwon.
            “Tumben sekali. Ayoayo!” mereka berduapun sudah pergi menuju kantin.
KYUHYUN POV
            “Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang dilapang ini?” tanya Yuri.
            “Kita?”
            “Kenapa? Tidak mau bersamaku? Yasudah!” Yuri berjalan meninggalkanku tapi aku tetap mengikutinya “Apa? Kenapa aku diikutin?” tanya Yuri sinis.
Ah sepertinya aku akan langsung menanyakan ini pada Yuri “Kau belum pernah berciuman kan?” tanyaku.
            “Mantan aja ga banyak dan ciuman pun pasti belum. Kenapa? Kau pasti udah sama Seohyun” cetusnya.
            “Kau itu kenapa ya so tau banget!” kataku.
            “Terus kal…” tanpa ia melanjutkan perkataannya aku langsung mendaratkan bibirku dibibirnya. Aku tidak peduli walau ini lapangan, walau ini sekolah, yang penting aku bisa merasakannya. Aku melepas ciuman ini.
            “Kenapa? Kaget? Sekolah? Memang. Aku curi first kiss mu ya!” aku mengeluarkan lidahku padanya.
            “Aissh kau ini!” aku berlari dan Yuri pun mengejarku dan kitapun akhirnya bahagia karena telah menemukan seseorang yang tepat untuk kita.
JJJJJJJ
AUTHOR POV
Hari ini adalah hari pernikahan Kyuhyun dan Yuri. Kyuhyun melamar Yuri seminggu yang lalu di pulau Jeju.
@ ruangan Kyuhyun.
            “Aku sekarang akan menjadi seorang suami dan akupun nanti akan menjadi seorang ayah. Hahaha bahagia sekali. Ah aku cukup tampan juga mengenakan jas putih ini” kata Kyuhyun didepan cermin.
            “Waaa chukkae Kyu-ah!!” teriak Donghae, Eunhyuk, Sungmin dan Siwon.
            “Aku tidak menyangka kalian akan menjadi pasangan suami istri. Hiks T^T” kata Eunhyuk sambil mengusap air matanya.
            “Kau lebay sekali Hyukkie-.-“ kata Sungmin sebal “chukkae! Aku yakin kau dan Yuri bahagia” kata Sungmin sambil memeluk Kyuhyun.
            “Aku akan menyusul dengan Yoona ya minggu depan! Kalian harus datang!” kata Donghae semangat.
            “Kalian boleh memakai apartement ku yang ada di Paris kalau kalian mau” tawar Siwon.
            “Ahhh gomawoyo semuanya!” kata Kyuhyun “Tidak usah Siwon-ah terimakasih. Sepertinya Yuri tidak ingin ke Paris” Kyuhyun menepuk pundak Siwon.
            “Kyuhyun-ah…” tiba2 ada seorang yeoja masuk begitu saja.
            “Seohyun? Ada apa?” tanya Kyuhyun kaget. Seohyun pun langsung memeluk manja Kyuhyun.
            “Ya ya wanita jahat, jangan memeluk calon suami orang!” bentak Eunhyuk pada Seohyun.
            “Kyuhyun-ah, aku menyesal. Kembalilah padaku! Yonghwa ternyata sangat jahat padaku. Jebal” kata Seohyun manja.
            “Anio!” Kyuhyun melepas pelukan Seohyun kasar. “Kau waktu itu membuangku dan sekarang menginginkanku kembali? Cih! Aku tidak akan kembali padamu! Pergi!” bentak Kyuhyun.
            “Mi..mianhae Kyuhyun-ah” Seohyun mulai menangis dan pergi dari ruangan itu.
@ ruangan Yuri.
            “Eomma, aku takut” kata Yuri.
            “Awalnya juga eomma sepertimu tapi eomma percaya kalau eomma pasti akan menjadi istri yang baik untuk appa mu. Dan ternyata benar kan? Kau harus yakin sayang” jelas umma Yuri.
Yuri sangat cantik menggunakan gaun pengantin berwarna putih itu.
Dan sekarang adalah watunya. Yuri berjalan menggandeng appa nya dan ia menghampiri Kyuhyun yang sudah menunggu.
            “Jagalah anakku!” bisik appa Yuri pada Kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum dan mengangguk.
            “Cho Kyuhyun, apa kau bersedia untuk hidup selamanya bersama Kwon Yuri sebagai suaminya?” tanya pendeta.
            “Ya. Saya bersedia” jawab Kyuhyun yakin.
            “Kwon Yuri, apa kau bersedia untuk hidup selamanya bersama Cho Kyuhyun sebagai istrinya?” tanya pendeta lagi.
            “Saya bersedia” jawab Yuri sambil tersenyum.
Kyuhyun pun memakaikan cincin pada jari manis Yuri dan Yuripun memakaikan cincin pada jari manis Kyuhyun.
            “Ya! Lemparkan bunganya!” teriak Eunhyuk.
            “Baiklah aku akan melemparnya” Yuri pun langsung membalik badan “1,2,3!”
Dan ternyata yang mendapatkan bunga itu adalah Yoona. Donghae pun langsung memeluk Yoona karena yakin kalau ia akan menikah dengan Yoona.
            “Saranghae. Jeongmal saranghae” Kyuhyun pun langsung mencium bibir Yuri dengan lembut.
            “Nado saranghae. Cho Kyuhyun” merekapun melanjutkan ciuman itu.
Jangan pernah menyia2kan orang yang benar2 menyayangimu dan percayalah bahwa impianmu akan menjadi kenyataan jika kau tidak menyerah begitu saja.
-The End-
Jelek ya? Hwaaa mianhaeL aku lagi melamun tiba2 dapet ide kaya gini. Gomawo sudah membaca yaaak!^^

29 thoughts on “[Freelance] In Love With Friend

  1. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA Daebak!!!!!!!! aku suka aku suka😀 tapi……kecepetan thor. dibikinin lanjutannya dong. bikin pas mereka first night *otakyadong*😀 haha

    Like

  2. aigo so sweet bgt…
    makasih ya author gue suka banget waktu seohyun ditolak oleh kyuhyun karna jujur aku itu ngga suka bgt sama seohyun
    and kyuri are the best….👍

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s