[Freelance] Nothing Lasts Forever


Title.  : Nothing Lasts Forever

Author : @Idznimitsali

Genre      : Romance, Friendship.

Cast           : Im Yoon Ah , Choi Siwon, Tiffany Hwang, Lee donghae, and others

Type         : Chapter

Cover : @ocarar

 

Annyeong Haseyo :)  ketemu lagi padahal baru kemarin-kemarin aku bikin FF oneshoot hehehe berhubung di oneshoot kemarin pada minta aku buat bikin sequel, akhirnya aku mutusin buat ngirim ini. Semoga kalian suka ya😉 terimakasih untuk admin yang menyempatkan waktunya untuk memposting ini, dan para reader Kamsahamnida.

^^^

Lonceng yang tergantung di atas pintu sebuah kedai kopi berdenting nyaring saat seorang yeoja berparas menawan membuka pintu kedai tersebut. Dia bergegas menuju tempat favoritnya yang kosong sambil memencet sebuah tombol merah pada ponselnya.

“Tuuut.. Tuuut..” Dia mengapit ponsel berwarna putih itu diantara pipi dan bahunya.

“Yeoboseyo..” Jawab suara berat di ujung sana.

“Oppa, naya!” Mata gadis itu seketika berbinar.

“Ne Yoona-ya.”

“Mwo hae? Pappo?”

“Ani, meetingku baru saja selesai . wae geurae?”

“Kalau begitu, oppa bisa datang ke kedai kopi yang biasa?”

“Ada apa sih?” Tanya namja itu lagi.

“Ada yang mau aku beritahukan pada oppa.”

“Keurae, arasseo. 15 menit lagi aku sampai. Tunggu ya.”

25 menit kemudian namja yang ditunggu oleh Yoona akhirnya datang. Dia mengenakan mantel besar berwarna coffee brown, warna yang sangat Yoona sukai. Namja itu langsung melihat ke arah tempat Yoona duduk. Dia tersenyum saat melihat dongsaengnya itu tengah asik mengetuk-ngetukan bolpoin di kepalanya. Lalu dia berjalan mendekati Yoona.

“Yoona-ya.” Sapa namja itu sambil menarik kursi yang berhadapan dengan Yoona.

“Wonppa, wasso!” Yoona langsung tersenyum manis ketika Siwon sudah duduk di depannya.

“Mian, macet sekali.”

“Gwenchanha oppa.”

“Mwo hae? Pasti sedang menulis cerita baru lagi, ya?” Siwon menebak sambil membuka mantelnya, kemeja biru yang dibalut oleh jas hitam seketika terlihat disana.

“Iya, para pembaca blog-ku meminta aku menulis lagi. Padahal aku sedang tidak ada ide.” Jawab Yoona merajuk.

“Jangan dipaksakan kalau memang tidak ada ide, nanti tulisanmu malah jadi jelek. Oh iya, ada apa kau memanggilku kemari?”

“Oppa tidak pesan dulu? Oppa sudah makan siang?”

“Sudah, tadi Tiffany mampir membawakanku makan siang.” Jawabnya. Mendengar nama itu, Yoona jengkel seketika. Tiffany adalah yeojachingu Siwon. Bukan, dia jengkel bukan karena dia cemburu. Tetapi dia benci kenapa harus Tiffany yang menjadi pacar siwon, kenapa harus yeoja yang tidak pernah bisa akur dengannya. Musuh bebuyutannya. Walaupun Tiffany adalah kakak kelasnya saat dia kuliah, tetap saja Yoona merasa tidak suka padanya. Apalagi setelah Siwon terkena pelet dari yeoja tersebut.

“Yoona-ya, wae geurae?”

“O? Ah, ne. Aku sudah mendapatkan pekerjaan oppa.”

“Jinjja? Hwaaa chukhae Yoona-ya. Cih, kalau tahu akan ada berita baik begini, harusnya kau bilang padaku tadi waktu di telpon, supaya aku bisa membelikanmu hadiah.” Siwon mencibir.

“Bukan itu saja beritanya, oppa tidak penasaran aku bekerja dimana?”

“Dimana memangnya?”

“Di tempat oppa bekerja sekarang.”

“Jinjja?” Siwon membelalakan matanya.

“O.” Jawab Yoona tertawa karena melihat ekspresi kaget dari orang yang sudah dikenal sepanjang hidupnya ini. “Aku melamar sebagai penilis skenario, sebetulnya hanya iseng. Tapi ternyata aku diterima. Hah, senangnya.”

“Aku juga senang mendengarnya, apalagi kamu bekerja di bidang yang kamu sukai.” Siwon tersenyum lembut.

“Iya.”

“Kapan kau mulai bekerja?”

“Seharusnya hari senin karena besok kan jumat, Kim sajang bilang tanggung kalau aku masuk besok. Tapi aku memaksa, akhirnya Kim sajang setuju, hitung-hitung berkenalan.” tutur Yoona panjang.

“Ah, Heechul hyeong memang orangnya seperti itu. Selalu baik hati kepada anak buahnya. Kalau begitu, besok aku jemput ya?”

“Aku bisa pergi naik bus oppa, jangan khawatir. Lagipula aku tidak mau merepotkan oppa.” Yoona menolak secara halus

“Sudahlah, sejak kapan aku merasa direpotkan olehmu? Pokoknya besok aku akan menjemputmu.” jawab Siwon penuh perintah.

“Ne, arrasseo.”

“Yoona-ya, kau harus bekerja dengan giat. Jangan sampai kau malah mencari kekasih di kantor.”

“Hwaaa oppa! Naega onje? Memangnya aku oppa. Aku pasti akan giat bekerja. Tenang saja.”

Siwon tahu Yoona tidak akan melakukan seperti yang Siwon katakan tadi, tetapi dia sangsi karena melihat kecantikan Yoona yang semakin hari semakin terlihat meskipun hanya menggunakan t-shirt dan celana jeans. Dia tahu akan banyak teman-teman kantornya yang menyukai Yoona, apalagi jika mereka sudah mengenal Yoona lebih dekat. Dia bertekad harus melindungi Yoona dari orang-orang yang tidak diinginkan.

Keesokan harinya Siwon benar-benar menjemput Yoona dan mengantar Yoona hingga ke lantai 12, tempat Yoona memulai pekerjaan barunya.

“Oppa, tidak usah mengantarku sampai ke ruangan Kim sajang. Nanti ada yang melihat lalu menjadi gosip bagaimana?” pinta Yoona.

“Tinggal bilang saja kau itu adikku, apa susahnya.” Jawab Siwon sambil terus berjalan.

Yoona hanya pasrah melihat punggung Siwon mendahuluinya. Sebetulnya yang dia takutkan adalah Kwon Yuri melihatnya berjalan bersama Siwon, Sekertaris Kim Heechul itu adalah sahabat Tiffany. Dia malas mempunyai masalah lagi dengan mantan kakak kelasnya itu, apalagi ini kantor barunya. Tetapi memang malang nasib Yoona, ternyata Yuri sedang duduk sambil memoles wajahnya dengan compact powder saat Yoona dan Siwon sampai disana.

“Yuri-ssi, Heechul hyeong ada di dalam?”

“Ah, Siwon-ssi.” Yuri segera berdiri dan menunduk 90 derajat, “Ne, Kim sajang ada di dalam” Jawabnya.

Siwon mengangguk dan langsung masuk ruangan diikuti Yoona. Yuri yang kaget setengah mati melihat Yoona bersama Siwon belum bergerak juga ketika pintu ruangan Kim Heechul ditutup. “Benarkah itu Im Yoon Ah?” batinnya. “Adik kelas yang dulu bertengkar denganku dan Tiffany karena dekat-dekat dengan Siwon? Mengapa dia bisa ada disini?” Yuri kemudian mencari ponselnya untuk menelpon Tiffany.

“Oppa, kenapa oppa tidak bilang kalau Yoona bekerja di tempat yang sama dengan oppa?” Tanya Tiffany saat mereka bertemu untuk makan malam.

“Aku baru saja akan memberitahumu, pasti Yuri yang memberitahumu, ya?” Tanya Siwon sambil menarik kursi untuk Tiffany duduk.

“Iya, tadi pagi Yuri menelponku katanya dia melihatmu dan Yoona datang bersama ke kantor untuk menemui bosnya.”

“Tadi aku hanya mengantarnya bertemu Heechul hyeong.” Jawab Siwon sambil meletakan serbet di pankuannya.

“Dia kan sudah besar, kenapa juga harus kau antar-antar.” Rutuk Tiffany yang membuat Siwon gemas.

“Kau tahu sendiri aku sudah menganggapnya seperti adik kandungku, kau juga sudah lama mengenalnya. Sudahlah jangan cemburu seperti itu.”

“Lagi-lagi itu yang kau katakan. Memangnya aku anak kemarin sore, aku tahu diantara kalian sama-sama menyimpan sesuatu.” Tiffany lanjut merutuk dalam hati.

Dua minggu berlalu setelah Yoona bekerja. Dia senang sekali bekerja disini. Apalagi teman-teman barunya menyambutnya dengan hangat, kecuali Yuri. Yoona maklum karena mungkin Yuri masih mendendam. Dulu, Yoona pernah menumpahkan segelas kopi kepadanya. Waktu itu Yoona sudah tidak tahan lagi melihat kelakuan Yuri yang terus saja menyindirnya menggoda kekasih orang, makanya dia menjadi naik pitam dan nekat melakukan hal itu.

Yoona mempunyai teman baru yaitu Seohyun, Kyuhyun dan Shindong. Seohyun dan Shindong adalah ‘tetangga’ Yoona di bilik kerjanya, sedangkan Kyuhyun adalah Tunangan Seohyun yang baru dikenalkan seohyun pada Yoona beberapa hari lalu.

Yoona sedang asik membuat skenario ketika ponselnya bergetar,

from : Siwon oppa

Yoona-ya, sesibuk itukah kau sampai lupa menghubungi oppamu? Nanti siang aku tunggu di kafetaria ya, kita makan siang bersama🙂

Yoona baru sadar bahwa setelah Siwon mengantarnya ke ruangan Kim sajang tempo hari, dia belum sempat menghubunginya lagi. Siwon juga tidak pernah pulang ke apartemen mereka selama 2 minggu terakhir. Mungkin Siwon terlalau sibuk dan Yoona terlalu senang dengan pekerjaan dan teman barunya. Yoona buru-buru membalas pesan tersebut,

to : Siwon oppa

Oppa, mianhae. Aku benar-benar lupa. Baiklah, nanti siang kita makan bersama.

Yoona menepati janjinya kepada siwon, dia langsung menuju ke kafetaria ketika jam makan siang tiba.

“O, wasso.” Siwon segera berdiri ketika Yoona sudah berada dua langkah darinya dan menarik kursi untuk Yoona duduk.

“Jangan melakukan hal hal seperti itu di kantor oppa.” Yoona merasa risih.

“Biarkan saja, tidak ada yang melarang.” Jawab Siwon, “Mau makan apa?”

“Apa saja, terserah oppa.”

“Baiklah, tunggu disini ya!” Siwon berjalan pelan menuju meja pemesanan. Yoona celingukan sambil sesekali memberikan salam kepada orang-orang yang melihat ke arahnya dengan menundukan kepala. Sepuluh menit kemudian Siwon datang dengan membawa nampan yang terisi penuh.

“Oppa, kenapa kau memesan makanan sebanyak ini? Kau pikir aku ini beruang yang mau berhibernasi? ” Yoona protes ketika dia melihat kimbap, bibimbap, bulgogi, haejangguk serta 2 botol minuman kemasan ada didepannya.

“Salah sendiri kau bilang terserah, aku bingung mau pesan apa. Makanya aku pesan semua ini.” Timpal siwon

“Tapi kan tidak sebanyak ini juga.”

“Pokoknya kau harus habiskan semuanya!”

“NEEE?”  Yoona terbelalak kaget. Belum sempat Siwon menjawab tiba-tiba ada seseorang yang memanggil namanya.

“Siwon oppa!”

Siwon dan Yoona langsung melihat ke sumber suara. Seketika Yoona mematung, orang yang memanggil Siwon adalah Tiffany, orang yang hampir setahun ini dia hindari. Siwon juga terlihat sama terkejutnya dengan Yoona saat Tiffany berjalan mendekatinya.

“Oppa, tadi aku ke ruanganmu. Tetapi Victoria bilang kau sedang di kafetaria.” Cerocos Tiffany sambil mengambil posisi di sebelah kiri Siwon “Oh, Yoona-ya, oraenmanieyo.” Sapa Tiffany

“Ah, annyeong haseyo sunbae, ne oraenmanieyo.” Yoona menyapa balik.

“Apa aku mengganggu kalian?”

“Tidak sunbae, kami baru saja mau mulai makan. Siwon oppa memesan makanan banyak sekali, sepertinya dia mempunyai feeling kalau sunbae akan datang kesini.” Jawab Yoona sekenanya dan sewajarnya. Padahal dalam hati, ingin sekali dia menumpahkan haejangguk panas itu kepada Tiffany karena dia juga tahu bukan hanya dia yang berpura-pura manis di depan siwon, tetapi yeoja itu juga.

“Jinjjayo? Hahaha.. Tingkat kasih sayang kita sepertinya memang sudah sampai di level telepati ya, oppa.” Tiffany tertawa renyah sambil menggenggam tangan Siwon yang dijawab dengan senyuman.

“Ah iya, hanya ada dua minuman disini. Aku beli satu lagi ya. permisi.” Yoona berdiri namun ditahan oleh siwon.

“Yoona-ya, biar aku saja.”

“Tidak usah oppa, aku mau memilih minuman yang lain. Oppa disini saja dengan sunbae.”

“Arasseo.” Siwon melepas genggamannya tetapi tidak dengan pandangannya. Yoona segera berbalik menuju mesin minuman yang terdapat di sebelah kiri dekat pintu masuk.  Yoona memasukan selebar uang won ke mesin minuman tersebut dan menekan tombol di sebelah kanan. Tetapi setelah beberapa saat, minuman itu tidak kunjung keluar. Yoona kebingungan dan mengetuk-ngetuk mesin tersebut. Siwon yang sedaritadi tidak mengalihkan pandangannya dari Yoona seketika berdiri untuk membantu. Tetapi tiba-tiba ada seorang namja yang mendekati Yoona. Siwon kembali duduk sambil terus memperhatikan apa yang dilakukan namja tersebut kepada Yoona.

“Agassi, kau butuh bantuan?” Tanya seorang namja ketika Yoona sibuk mengetuk-ngetuk mesin minuman yang tidak mau bekerja.

“Ne. Aku tidak tahu apa yang salah dengan mesin ini.” Jawab Yoona sambil tersenyum tidak enak.

“Ah, memang selalu seperti ini. Biar aku membantumu. Bisa tolong minggir sedikit?” Tanya namja tersebut. Yonna mengangguk. Setelah Yoona menyingkir, namja itu pun menendang bagian bawah tempat mesin itu biasa mengeluarkan minumannya.

“Klontang..” Terdengar suara kaleng yang jatuh di dalam mesin. Namja tersebut mengambilnnya dan memberikannya kepada Yoona.

“Ini, silahkan”

“Kamsahamnida.” Ucap Yoona seraya mengambil minuman tersebut, “Ng, apa tidak apa-apa?” tanya Yoona.

“Apanya?” Namja itu kebingungan.

“Kakimu?” Yoona menunjuk kaki sebelah kanan yang tadi digunakan namja itu untuk menendang.

“Gwenchanha. Hahaha.. Oh iya, aku rasanya tidak pernah melihatmu. Kau karyawan baru?” Tanya namja itu ketika dia sadar bahwa dia tidak pernah melihat yeoja yang baru saja ditolongnya.

“Ne, Im Yoona imnida.” Yoona membungkukan badan 90 derajat

“Lee Hyukjae imnida. Tapi kau bisa memanggilku Eunhyuk. Semua orang memanggilku begitu.”

“Ah baiklah. Kalau begitu aku permisi dulu, sudah ada yang menunggu.” Pamit Yoona “Sekali lagi kamsahamnida Eunhyuk-ssi.”

“Semoga kita bertemu lagi.”

“Ne.”

Yoona berjalan menjauhi Eunhyuk yang tengah sibuk dengan pikirannya sendiri. Yoona duduk kembali di posisinya semula dan mulai memakan kimbapnya.

“Heechul hyeong bilang dia baru saja memberimu sebuah projek. Apa itu?” Siwon memulai pembicaraan.

“Aku hanya diminta membuat sebuah skenario untuk salah satu acara reality show.”

“Benarkah? Wah, kau benar-benar hebat. Baru dua minggu bekerja sudah mendapatkan projek sendiri.” Tiffany menimpali. Yoona sudah akan menjawab tetapi Siwon mendahuluinya.

“Aku sudah bilang kalau kau akan berkembang pesat bila bekerja di bidang yang kau sukai. Kau saja yang tidak pernah mendengar kata-kataku dari dulu.”

“Oppa, jangan memarahinya seperti itu. Dia masih muda, biarlah dia mencari pengalamannya.” Tiffany memulai lagi sandiwaranya.

Yoona hanya tersenyum sambil terus memakan kimbapnya. “Dasar aktris. Paling jago kalau soal bersandiwara.” Yoona mengumpat dalam hati.

Satu bulan kemudian Yoona bertemu lagi dengan Tiffany di kantor, lebih tepatnya di ruangan Kim sajang. Yoona dan Seohyun baru saja duduk ketika Tiffany masuk ke ruangan bersama managernya yang berdandan seperti seorang lelaki.

“Ah, silahkan masuk Tiffany-ssi, Amber-ssi.” Kim Haechul mempersilahkan mereka duduk di hadapan Yoona dan Seohyun.

“Apa yang dia lakukan disini?” Batin Yoona. Pertanyaan tak terucap itu seketika langsung dijawab oleh Kim Haechul yang memperkenalkan mereka.

“Yoona-ssi, Seohyun-ssi, ini adalah Tiffany Hwang. Artis yang akan menjadi pembawa acara dalam reality show yang kalian buat, dan yang disebelahnya adalah managernya, Amber Liu.” Jelas Kim Haechul. Yeoja bernama Amber itu tersenyum.

“Annyeong haseyo.” Ucap Yoona dan Seohyun bersamaan.

“Ya, ya. Kalian seperti anak TK saja mengucapkannya secara bersamaan.” Jawab Tiffany sambil memandang acuh mereka berdua.

“Ne?” Seohyun bertanya sambil menaikan alisnya. Sedangkan Yoona hanya mendesah pelan. Kiamat benar-benar sudah dekat. Buktinya, neraka sekarang ini sudah ada di hadapannya.

“Kau tidak makan dengan Kyuhyun-ssi?”

“Tidak, dia harus mempersiapkan meeting di kantornya. Dia memintaku makan siang bersama eonni.” Ucap Seohyun sambil mengapit lengan Yoona. Mereka pun siap keluar ketika Shindong berteriak.

“Yaa! Tunggu aku!”

“Cepat gendut, aku sudah lapar.” Seohyun memasang tampang garang. Seohyun sebenarnya gadis yang lemah lembut. Tapi entah kenapa jika berhadapan dengan Shindong, dia selalu saja seperti itu. Mungkin karena mereka sepupu, jadi tidak ada lagi acara canggung satu sama lain.

“Kau pikir aku tidak lapar? Aku juga.” Shindong yang tidak mau kalah memberikan tampang yang sama.

“Yaa! Kalian ini, kenapa mau makan saja mesti bertengkar? Ayo cepat kita turun.”

Mereka-pun menutup rapat mulut mereka. Semenjak kehadiran Yoona di antara mereka, mereka merasa mempunyai seorang kakak. Yoona-lah yang selalu melerai mereka jika mereka bertengkar seperti tadi. Malah terkadang Yoona mereka anggap ibu karena selalu membawakan mereka pancake atau waffle untuk sarapan.

Mereka sudah sampai di kafetaria dan sedang memilih menu, seperti biasa Seohyun dan Shindong sedang berperang apa yang akan mereka makan. Yoona sedikit menjauh dari mereka dan fokos pada menu yang terpampang di depannya.

“Yoona-ya.” Seseorang menepuk bahunya.

“Gabjagi!” Ucap Yoona sambil menelungkupkan kedua tangan ke telinganya. Kebiasaannya jika kaget. Yoona kemudian melihat kebelakang.

“Aaah, oppa! Kenapa kau mengagetkanku seperti itu.” Yoona menghentakan kakinya tanda kesal.

“Yaa! Naega wae? Aku kan hanya menepuk bahumu. Kau saja yang terlampau fokus pada menu.” Siwon membela diri. Yoona pasti sudah akan menjawab jika dia tidak melihat Tiffany yang sudah mendelik sebal karena diacuhkan.

“Ah, sunbae.”

“Ne, Yoona-ya. Kalian ini, selalu mengacuhkanku jika aku ada diantara kalian.” Tiffany memukul pelan bahu Siwon.

“Anieyo sunbae. Bukan maksudku begitu.” Jawab Yoona.

“Eonnie, jadinya mau pesan apa?” Seohyun mendekati Yoona, “Ah, Tiffany-ssi.” Seohyun menundukan kepalanya memberi hormat. Seohyun tahu bahwa yang berada disebelah Tiffany adalah Choi Siwon. Tapi mereka belum pernah berkenalan.

“Seohyun-ssi. Oppa, dialah yang menulis skenario reality show-ku.” Tiffany memperkenalkan Seohyun. Sikap baiknya membuat Seohyun bertanya-tanya mengapa yeoja cantik didepannya ini bersikap manis, sedangkan saat di ruangan Kim sajang dia begitu angkuh.

“Ah, annyeong haseyo.” Siwon tersenyum.

“Ne, annyeong haseyo.”

“Fany-ah, bukannya tadi kau bilang bahwa yang menulis skenario adalah Yoona?” Siwon menaikan sebelah alisnya.

“Iya, Yoona bersama Seohyun-ssi.”

“Ne, tapi yang lebih banyak bekerja adalah Yoona Eonnie karena aku hanya membantunya. Kim sajang bilang hasil kerjanya sangat bagus.” Jelas Seohyun.

“Ah, anieyo.” Yoona langsung canggung dipuji seperti itu.

“Jarhaesseo, Yoona-ya!” Siwon tersenyum sambil mengacak-acak rambut Yoona. Suasana terasa sanggat jangal ketika Siwon melakukan itu. Yoona dan Tiffany membeku, Seohyun membelalakan matanya, begitu pula dengan Siwon, tak habis pikir dengan apa yang dilakukannya.

“Ehem..” Siwon menurunkan tangannya dari kepala Yoona dan mencoba meluruskan lagi suasana, “Keurom, kalian makanlah. Kasian teman kalian yang disana sudah menunggu.” Siwon menunjuk Shindong yang sepertinya sudah pegal memegang nampan berisi semua makanan itu.

“Ne.” Yoona seketika menjawab dan membawa pergi Seohyun yang masih terbelalak dari sana. “Aish! Oppa jinjja jugeoshipheo.” Yoona berdecak kesal.

“Neeeee??” Seohyun dan Shindong membelalakan mata ketika Yoona menceritakan kedekatannya dengan Siwon dan perang grilia antara dirinya dengan Tiffany.

“Pantas saja dia bisa berkelakuan baik seperti itu. Rupanya hanya karena ada Siwon-ssi.” Ucap Seohyun sambil mengangguk-angguk tanda mengerti.

“Yah, begitulah. Makanya aku merasa neraka sekali saat tahu dia yang menjadi pembawa acara di reality show kita.”

“Apa kalian tidak pernah dekat?” Tanya Shindong mulai tertarik dengan cerita Yoona.

“Kalaupun kami dekat, itu cuma hoax. Kami sama-sama membawa belati yang sudah diasah sedemikian rupa untuk menghunus satu sama lain.” Jawab Yoona santai sambil memutar-mutar sumpitnya di kuah ramyeon.

“Eonni, kau menyeramkan.” Seohyun bergidig ngeri.

“Aku rasa yeoja itu lebih menyeramkan. Hahahaha..” Shindong tertawa sendiri mendengar pernyataannya dan membuat kedua yeoja di depannya pun ikut tertawa.

Tiba-tiba Shindong teringat sesuatu. “Yoona-ya, tadi sewaktu kau dan Seohyun di ruangan Kim sajang, Eunhyuk hyeong mencarimu.”

“Jinjjayo? Ada apa?”

“Molla.” Jawab Shindong, “Kalian akrab sekali akhir-akhir ini. Seperti ada sesuatu. Adakah yang kalian sembunyikan dari aku dan Seohyun.” Lanjutnya.

“Aigoo! Oppa ini apa-apaan, Eunhyuk-ssi bukan type-nya eonnie, bagaimana bisa mereka mempunyai sesuatu.” Seohyun sewot sendiri mendengar pertanyaan Shindong.

“Yaa! Yang aku tanya bukanlah kau, tapi Yoona.” Ucap Shindong sambil menjitak kening Seohyun. Mereka-pun tertawa-tawa. Setelah berhenti tertawa, mereka memutuskan untuk kembali ke kantor. Saat Yoona menghempaskan tubuhnya di kursi kantor yang tidak terlalu nyaman itu ponsel Yoona bergetar, tanda pesan masuk,

from : Siwon oppa

Yoona-ya,  aku tiba-tiba ingin makan kkori gomtang.

Yoona berpikir sejenak setelah membaca pesan itu, lalu membalasnya,

to : Siwon oppa

keuraeyo, nanti malam aku buatkan. Tapi di apartemen oppa saja ya, aku ingin keluar rumah hari ini.

from : Siwon oppa

keuraeyo. Sepulang kerja kau tunggulah di depan kantor, aku harus keluar saat ini, nanti aku jemput.

“Yoona-ssi.” Seseorang tiba-tiba menepuk bahunya dan membuat Yoona terlonjak kaget.

“Gabjagi!” Ucap Yoona sambil menelungkupkan kedua tangan ke telinganya.

“Ah, mian Yoona-ssi.” Eunhyuk langsung sigap menahan tubuh Yoona yang hampir terjatuh. “Gwenchanha?”

“Eunhyuk-ssi. Ne, gwenchanha. Gomawo.” Jawab Yoona. Ketika Yoona menemukan lagi keseeimbangannya, Eunhyuk melepas pegangannya.

“Kenapa belum pulang?” Tanya Eunhyuk.

“Aku sedang menunggu seseorang.”

“Namjaeyo?”

Yoona hanya tersenyum.

“Namjachingu?”

“Ah, anieyo.” Jawab Yoona sambil tertawa. Tiba-tiba ponsel yang dipegangnya berdering, nama Siwon tertera di layar tersebut.

“O, oppa! Eodi?” Tanya Yoona langsung. Mendengar kata oppa, entah kenapa Eunhyuk langsung tahu bahwa orang yang sedang berbicara di ujung sana adalah Choi Siwon, namja yang entah mempunyai hubungan apa dengan Yoona. Tapi yang Eunhyuk yakini, dia bukanlah namjachingu Yoona karena dia pernah bertemu dengan Yeojachingu Siwon beberapa kali.

“Aaaa, keuraeyo.” Terdengar nada kekecewaan dalam suara itu. “Ne? Ah, anieyo, ya sudah aku tutup dulu telponnya.” Yoona menutup sambungan telponnya sambil membuang nafas panjang.

“Waeyo?” Tanya Eunhyuk saat Yoona memasukan ponselnya kedalam tas.

“Ah, itu, dia tidak jadi datang. Katanya ada urusan mendadak.”

Seketika wajah Eunhyuk berbinar, “Keuraeyo? Bagaimana kalau kau pulang denganku?” Tawarnya.

Yoona sedikit ragu, tetapi dia lebih ragu lagi bila dia harus pulang malam-malam begini sendirian. “Tidak merepotkan?” Yoona bertanya hati-hati.

“Anieyo. Lagipula ini sudah malam. Namja macam apa aku ini sampai membiarkan seorang yoja pulang sendirian? Hahaha.. Ayo kita ke pulang sekarang.

Yoona pun mengikuti langkah Eunhyuk menuju pelataran parkir. Eunhyuk terlihat senang sekali bisa mengantar yeoja ini.

“Semalam kau pulang dengan siapa?” Siwon bertanya sambil membetulkan poni Yoona yang sedikit berantakan saat Siwon menjemputnya di apartemen.

“Eunhyuk-ssi.” Jawab Yoona polos.

“Neee?” Siwon merasa ada yang salah dengan pendengarannya.

“Saat oppa menelpon, kebetulan aku sedang bersama Eunhyuk-ssi. Lalu dia menawarkan untuk mengantarku pulang, lagipula aku juga takut harus pulang semalam itu sendirian, makanya aku mengiyakan.” Jelas Yoona sambil sedikit menyindir.

“Mian Yoona-ya.” Ucap Siwon sungguh-sungguh.

“Gwenchanha.”

Saat mereka sampai di kantor, mereka berpapasan dengan Eunhyuk di lobi. Siwon yang merasa hutang budi kepada Eunhyuk menyapanya.

“Eunhyuk-ssi.” Panggil Siwon.

“Ah, Siwon-ssi.” Eunhyuk menundukan kepala. “Yoona-ssi.” Eunhyuk mengalihkan pandangannya pada Yonna.

“Ne.” Yoona menjawab sambil tersenyum.

“Eunhyuk-ssi, terimakasih semalam sudah mengantar Yoona. Aku merasa tidak enak telah merepotkan.” Ucap Siwon.

“Ah, aku tidak merasa direpotkan. Sudahlah lupakan.” Jawab Eunhyuk enteng yang membuat Siwon sedikit curiga padanya. Tapi Siwon hanya memandang Eunhyuk sambil tersenyum.

“Yoona-ya, oppa pergi duluan, ya!” Pamit Siwon sesaat setelah melihat jam tangannya.

“Ne oppa. Gomawo sudah menjemputku.” Jawab Yoona sambil melambaikan tangan. Siwon-pun pergi meninggalkan Yoona dan Eunhyuk.

“Yoona-ssi, ayo pergi bersama. Aku juga akan bertemu dangan Kim sajang.” Ajak Eunhyuk.

To be continue🙂

 

Gimana? Bagus ngga? Ada yang penasaran apa sebenarnya hubungan Siwon dan Yoona? Kritik dan saran-nya sangat di tunggu loh, aku dengan senang hati menerima semuanya dan mudah-mudah bisa memperbaikinya.  Oh iya aku sebenernya belum yakin ini mau dijadiin berapa part, tapi mudah-mudahan kalian nunggu kelanjutannya dan selalu baca cerita ini sampai habis 🙂 sekali lagi kamsahamnida🙂 annyeong.


95 thoughts on “[Freelance] Nothing Lasts Forever

  1. sumpah aku suka banget…. tapi aku mohon siwon ma yoona aja …..
    jangan ma tifany…. enhyuk ma tifany ja ya…. plisss………..
    buat yoonwon forever ya……..

    Like

  2. pensran bngt thor…
    ya thor yoona ma siwon aja, ma donghae jg bleh..
    jgn ma enhyuk, enhyuk ma yg lain ja..

    lanjutkn thor..
    jgn lm2 thor..
    ^_^..

    Like

  3. bagus banget chingu..
    saiia suka.. lanjut ya chingu tapi partnya jgn bnyak-bnyak jdi gk bkin pnsaran..
    tapi klo 1 part lebih banyk lgi donk..
    kurang pnjang chingu🙂

    Like

  4. keren thor,
    mudah2an YoonWon couple ya thor???? #maksa
    d tunggu next partnnya,soalnnya pnasaran sma hubungannya YoonWon?
    jgan klamaan yah thor,ckckckckck
    smoga happy ending
    gomawo
    fighting!!!!

    Like

  5. Hore…Yoonwon FF!!huaaaa
    Thor Yoonwon tu hub’a pa to??ade ka2k tpi ga kandung??
    tmen tpi p’hatian bgt,ky sling b’gantung 1sm laen!!
    Trus Hae’a mna koq ga mncul??
    nie Yoonwon ya…ya..?!?
    #puppyeyes
    lanjutttt

    Like

  6. Yoonwon …
    Yoonwon …
    Yonwon…
    Pokoknya endingnya harus Yoonwon ya chingu,,,
    Ditunggu part 2 secepatnya!!!

    Like

  7. akhirnya ada YoonWon..’
    penasaran thor ma ceritanya..’
    hubungan siwon oppa ma yoona eonni sebenernya apa…?
    dibilang kakak adek kok ganjil bgt..
    dibilang pacaran siwon oppa punya tiffany..
    jeball author ini yoonwon yah pliss..
    ish bang unyuk suka ma yoona eonni yah..??
    jebal yah thor ini harus yoonwon..#maksa..
    ditunggu lanjutannya..
    keep hwaiting..

    Like

  8. Moga ini ff yoonwon…penasaran sebenarnya bagaimana perasaan mereka.nice ff author…yoonwon happy ending…

    Like

  9. ni couplenya nanti sifany x yoonhae kah? aku harap begitu.
    kekekekekeke
    coz aq ska sifany+yoonhae+seokyu juga…

    Like

  10. wooaaaaahh..yoonwon ya?
    aku suka aku suka😀
    sbenernya pa hbungan mereka?
    thor, Haeppa nya mna? kok blom muncul?
    ah, ditunggu part selanjutnya ya thor, jngan lama”🙂

    Like

  11. Kyaaaaa….. Yoonwooooonnnn….
    Love,, love..
    Bgus bget crita ny,, suka bnget pa lg bgian yoonnie ma fanyonnie yg pura” mnis dpan wonppa…
    Pko ny yoonnie ma wonppa yea thor…
    Gak pa” deh hyukppa ganggu yoonwon sal jgn haeppa aj yg ganggu,, pa lg klo da teukppa psti lcu tuh crita ny thor..hehe
    yg pnting yoonnie ny ttp ma wonppa,, q psti bhgia jd ny..hehe#mksa bnget nih reader ny..

    Like

  12. ‎ªķΰ suka.. ‎ªķΰ suka.. ‎ªķΰ suka‎ ..ªķΰ suka.. ‎ªķΰ suka.. ‎ªķΰ suka..
    Hehehehe.. Cerita bgus author.. I like it😀

    Biar siwon ama yoona jja.. Tiffany ma donghae tao eunhyuk ..
    Lanjuuut author.. Jangan lama” Ÿąå°..
    ‎ªķΰ penasaran ama kelanjutan’a..
    Fightiing😀

    Like

  13. @Idznimitsali, sangat bagus karyamu nih🙂
    sebenernya, salah satu fanfic yg paling aku suka selama ini
    cuma, boleh kasih kritik ya, kritik konstruktif kok:
    kalau peran antagonis, sebaiknya jangan Tiffany dong. kenapa? sebab sudah kita tahu kalo Tiffany tuh baik banget orangnya. Mungkin Jessica lebih pas.
    teruskan ya.. hwaiting!

    Like

  14. Nih yoonwon ya??
    Sbnrny ska sifanny, tp liat fannynya kyk gtu, jd pngn yoonwon aja..
    Hehe

    haeppanya dmana ya?
    Kok ngk mncul?

    Like

  15. BAGUSSS BANGETTTT cerita nya bikin penasaran gmn kelanjutan sama endingnya. Ga sabar nunggu kelanjutannya :-p semoga secepatnya ya penulis muda yang hebat. ❤❤❤❤❤

    Like

  16. yoonwoon eoniie !!!
    aku suka banget sma tu couple, jgn yoonhae ya eoniie, yoonwon yoonwon *maksa bgt deh*
    haeppa muncul di part 2 ya? lanjutkann eoniie! saya suka epepmu🙂

    Like

  17. Yyeee akhirny ada juga ff yoonwon lagi di blog inii,, udh nunggu lama beeuudddd😀 sebelumny unameku disini Echa KyuWon tapi krna ada masalah jadi diganti dechh hehehheee

    Emmm yakin 100% klo yoona n siwon punya perasaan lebih ….
    Haduuhhh dari tingkahny udh ketauan banget,, smsan …
    Ahhh eunhyuk yg jadi org ketiga yahhh??? Tumben bukan donghae …

    Emm aku tunggu next part yahh thor …

    Like

  18. pertama posternya keren banget! haha suka deh sama posternya, sama ff nya juga tentunya. =D

    awalnya saya kira Siwon itu beneran kakaknya Yoona, ternyata mereka bukan saudara kandung, ya? hmn. dan dari posternya, saya lihat ada nama Donghae dan ada foto Donghae nya juga. tapi kok tu cowok sama-sekali belum dapet peran ya? atau emang nggak ada Donghaenya?

    aww, suka banget waktu author nulis; ‘sedangkan Kyuhyun adalah tunangan Seohyun’. hahaha lovee it❤
    well, secara keseluruhan tulisanmu bagus. mancaaaap.
    keep writting? ditunggu lho kelanjutanya. =)

    Like

  19. Thor Harus Yoonwon karena aku suka couple ini serasi . tiffany nya sma donghae Pokonya Yoonwon harus bersatu please thor kan baik

    Like

  20. Posternya keren …

    Ada SepKyu lgi … wlaupun dikit … *tmbahin sdikit aja seokyunya

    ehmmm kalo masalaah wontiff , or yoonwon , aku gak masalah ,

    yoonwon hubunganya apasih? terus kenapa eunhyuk baik sama yoona , apa ini suruhan donghae (?) #Plak sok tau

    bikin lanjutannya ya Unnie/Oppa/Chigu !!!

    Like

  21. min , kalo Siwon with Yoona kan udah biasaaa ! tetep ajah Tiffany with siwon, mereka cocok koq! Tapi sikap tiffany jgn angkuh gituu soalnya ga cocok sama klakuannya tiffany! Please, ubah karakter tiffany supaya jadi baik..trus yoona jadi jahat…please..eunhyuk with yoona ajah! Klo ngga tambah DONGHAE !

    Like

  22. annyeong haseyo uri reader🙂 kenalin aku idzni mitsali, iya author ff ini hehehe. oh iya aku 17yo, dan aku adalah yeoja ya, mungkin tidak terdeteksi karena namaku yg sulit😀
    well, neomu kamsahamnida karena sudah membaca dan berkomentar. serius, 50 komentar ini jauh dr bayangan loh😀
    aku mau ngelurusin soal cast nya. kenapa aku pilih tiffany eonni buat jadi antagonis, karena aku tau fany eonni tuh baik banget orangnya, makanya aku bikin jadi beda. dan untung donghae oppa, kayaknya aku salah nulis deh, harusnya eunhyuk oppa bukan donghae oppa (?) hahaha ngga deng, bohong. buat yang penasaran, aku mohon buat ditunggu aja ya kelanjutannya hehehe
    oke mungkin segitu aja perkenalan dan sedikit klarifikasinya😀 sekali lagi terimakasih banyak ya, dan sampai ketemu di chap. selanjutnya. annyeong!

    Like

    1. Annyeong, onnie udah baca🙂
      Ceritanya bagus, tapi masih banyak penggunaan kata baca, kata sambung dan penutup percakapan yah harus diperbaiki.
      Bahasa Korea tentu berbeda dengan bahasa Indonesia, jadi sebaiknya nama gelar itu jangan disingkat. Kan lebih baik kalau dibilang Kim Seojangnim ketimbang hanya Kim Sajang aja🙂
      Untuk di paragraf kesekian -Yoona menepati janjinya kepada Siwon, dia langsung menuju kafetaria- “karna kalimatnya nyambung sama percakapan diatas harusnya yang dipakai” -Siang harinya saat jam istirahat Yoona segera pergi ke kafetaria untuk menepati janji temunya dengan siwon.
      -Kecantikan Yoona semakin hari semakin terlihat- “emang Yoona yang dulu2 gak keliatan cantiknya? hihi” -Yoona yang semakin hari semakin cantik meskipun gaya berpakaiannya tetap casual seperti biasa membuat Siwon harus lebih menjaganya dari pria-pria tak bertanggung jawab di luar sana- “akan lebih mudah dipahami. Karna pada dasarnya Yoona udah cantik sejak jaman dahulu kala (?)”
      -Makanya aku merasa neraka sekali- “ini maksud ceritanya apa yah? neraka sekali? Bukannya lebih tepat jika dipakai kata menjengkelkan sekali atau seterusnya?”
      Sikap ama perasaan tokoh sebaiknya lebih di detail lagi biar gampang ngebayangin apa yang mereka lakukan saat percakapan terjadi.
      *Tertawa-tawa :: Terbahak-bahak*
      *Rutuk :: Runtuk”
      Mianhe komen onnie kepanjangan hihi, semoga membantu yah😀

      Like

      1. eon, makasih banyak ya hehehe
        hoo emg kalau disingkat ngga boleh ya? soalnya aku liat di novel korea sih boleh -,- makasih infonya😀
        yang ini emg masih kasar banget, aku masih maksa nulisnya hahaha sekali lagi makasih banya eon udah mau baca dan komen🙂

        Like

        1. perasaan onnie telat banget yah balesnya?
          tapi gapapa donk dibahas lagi🙂
          untuk novel korea yang kmu baca syg coba liat lagi siapa penerbitnya?
          karna biasanya klo masuk ke gramedia ato penerbit2 besar mereka kan punya orang2 dalam yang tugasnya edit sana edit sini🙂 jadi mungkin aja novel itu cuman dari self publisher😉
          tapi mungkin emang bisa disingkat sih, onnie belom pernah baca soalnya ^^
          pernah baca novelnya ilana tan? disitu dia gak singkat2 gelar loh😉

          Like

  23. author, jadi sebenernya itu eunhyuk atau donghae yang jadi saingannya? bingung. tapi, aku tetep suka kok. yoonwon, bias sugenku yang ketiga! ah senangnya~ >< lanjtukan ya author

    Like

  24. Author ini yoonwon kan??
    Aku suka bgt yoonwon..
    Smoga ini yoonwon krna lbh real menurutku..
    Tiffani sama donghae oppa aja mreka cocok..
    Please yaa author aku tunggu part selanjutnya.
    Yoonwon..
    Yoonwon…

    Like

  25. Penasaran thor , , , next part jgn lama yaa. Ending’x jg mesti YoonWon, wajibb !hhe
    YoonWon Shipper Jjang . . .

    Like

  26. Penasaran bangeeet thorr
    Ituu eunhyuk oppa.. Sebenernya dia suka sama yoona kayanyaaa hihi
    Lanjut ya thor ditunggu

    Like

    1. aaaaah jeongmal mianhae. tapi diatas aku udah kasih alesannya kan? maaf banget ya aku ubah karakter fany eonni, ff ini aja kok, janji >.< semoga tetep baca ya kelanjutannya nanti🙂 gomaWON hehehe

      Like

  27. Lanjut k’part 2🙂 hehhe..bagus2 ceritanya!!
    Ayoo dong bikin part na jgn kbanyakan tar abis ide gakk Åϑå ending na..kan tar Ăqű penasaran..:p hehe

    Like

  28. YOONWON ^^
    faktanya mereka sepertinya memang saling suka
    nice ff thor, bikin YoonWon diakhir ya :p
    HyukFany cocok jg kalo dipikir

    Like

  29. author, kpan lanjutannya?
    kalau dliat dari komentar2nya banyak yang dukung YOONWON sih
    tapi aku tetap YOONHAE….
    kalau boleh dimunculin Sooyoung donk
    supaya jadi deh couple SOOWON

    Like

  30. Apa yg hubungan yoona n siwon?????sbnarnya mrka tuh siapa???
    Ada kyu oppa mncullllll arghhhhh seneng dehhhhh
    Lanjutannya d’tnggu loh jngn lama2 oche😉

    Like

  31. huaaaaaa … aku suka banget ceritanya … aku berharap klo siwon sama yoona aja . jangan sama tiffany ….
    tapi alurnya aku suka😀

    Like

  32. bagus thor…. aku rider baru. aku udh baca part 5nya soalnya waktu itu aku nemu part 5nya dan baru sempet baca part 1nya sekarang.
    autoh debakk!!!!

    Like

  33. Ini part 1 yah?? Kekeke baru nemu nih. Ff yg kaya gini.. Keren tapi peran tiffany eonni jahat yah..hmm ini ff yoonwon kan?? Harus lah jangan sama donghae . Donghae oppa kan sama jessica

    Like

  34. Knpa baru chapter 1 siwonnya udh jadian sama tiffany. .
    Sumpah gk rela bgt..
    Knpa sama yoona aja
    Bukannya hubungan yoona sama siwon dkt bgt..
    Knpa harus pacaran sama fanny.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s