AEGYO COUPLE (Part.1 of 2)


Aegyo Couple [ 1 of 2 ]

Author : @resannisa

Length : Twoshoot

Cast : Sungmin – Sunny

Note ; Maaf kalau ceritanya kurang bagus, soalnya ini FF pertama ^^ Leave a comment please ^^

***

Author’s POV

–Di tempat parkir salah satu universitas–

Kriiiing Kriiiiing!

Gadis yang yang berambut panjang dikuncir dua dan memakai aksesori serba pink itu membunyikan bel sepedanya yang juga berwarna pink kencang-kencang, wajahnya yang imut itu berubah panik melihat apa yang menanti di hadapannya, di tempat ia biasa memarkir sepedanya. Sambil terus menderingkan bel sepedanya ia berteriak-teriak.

“AWAAAAS! AWAAAAS! HEY ORANG YANG ADA DISITU MINGGIIIIIIR!” Serunya sambil melambai-lambaikan tangan cemas, bermaksud menyuruh laki-laki yang jaraknya tinggal beberapa meter dari tempat ia melaju kencang itu menepi.

Orang yang dimaksud, yang sedang memeriksa roda sepedanya langsung terbelalak melihat gadis bersepeda pink itu melaju ke arahnya dengan kecepatan tinggi. Ia buru-buru meloncat ke samping, hanya beberapa detik sebelum gadis itu sukses menabrak sepedanya sampai sepedanya yang sudah terparkir itu jatuh dan menimbulkan bunyi berisik. Dahinya mengernyit melihat gadis bersepeda pink itu, gadis berambut kuncir dua yang menabrak sepedanya itu tengah berusaha bangun dari jatuhnya. Gadis itu melirik tajam ke arahnya.

“HEH! Bantuin kek, ga liat apa saya jatoh?” Seru gadis itu gusar sambil berusaha bangkit kemudian membersihkan roknya yang kotor.

“Sekarang udah ga jatoh kan?” Ujar laki-laki itu dengan nada acuh melihat gadis kuncir dua itu sudah bangkit perlahan, kemudian mendirikan kembali sepedanya yang jatuh karena ditabrak. Mulut gadis itu langsung menganga mendengar jawaban laki-laki itu.

“Kamu rese banget sih” ujarnya setengah berteriak, murid-murid yang melewati area parkir motor dan sepeda itu sampai melirik, mereka penasaran atas apa yang sedang terjadi.

“Lho? Kok saya yang rese? Kamu lupa ya kalo yang nabrak sepeda saya itu kamu, jadi udah jelas siapa yang rese disini”

“Eh asal kamu tahu ya, disini tuh tempat parkir khusus sepeda saya, sepeda saya selalu diparkir disini setiap hari. Kenapa sekarang kamu malah nyerobot tempat parkir saya? Siapa sih kamu?”

“Saya mahasiswa universitas ini juga nona dan setahu saya semua mahasiswa  sini berhak memarkirkan sepedanya disini, tidak terkecuali saya”

Gadis itu baru akan membalas ketika tiba-tiba terdengar suara teriakan, tidak jauh dari situ, memanggil seseorang.

“Sungmin-ah!!!!”

Mereka berdua sama-sama menoleh ke sumber suara, terdapat empat murid cowok dengan tampang dan penampilan yang keren dan mampu menyedot perhatian para cewek yang lewat disitu, mereka berdiri di depan mobil mewah yang diparkir tidak jauh dari situ melambaikan tangan ke arah mereka. Gadis itu menduga itu mobil salah satu dari mereka berempat yang mereka tumpangi sampai ke kampus.

Lelaki di hadapannya yang ternyata bernama Sungmin balas melambai sambil tersenyum, untuk sesaat gadis itu terkesiap, senyum cowok itu manis sekali, membuatnya terlihat seperti cowok imut yang jauh dari kesan jutek dan rese yang tadi ia rasakan. Lelaki itu sadar ia sedang diperhatikan, ia memandang sekilas gadis itu kemudian mengubah setting wajahnya menjadi tidak ramah lagi.

“Jangan coba-coba menjatuhkan sepeda saya lagi, cari tempat parkir lain untuk sepedamu itu” Sungmin mengendikkan bahu kemudian berlalu dari hadapan gadis itu menuju ke arah teman-temannya, kemudian mereka ber-high five. Gadis itu melongo tak terima dengan perlakuan Sungmin.

“Sungmin-hyung, siapa gadis itu? Kenapa dia melihat kita dengan cara menyeramkan seperti itu?” Tanya salah satu cowok di antara mereka berlima yang bernama Kyuhyun, dia yang paling muda di antara mereka.

Sungmin menoleh dan melihat gadis itu sekarang sedang menghentak-hentakan kakinya kesal, menatap sebal ke arahnya, “Entahlah, aku tidak tahu. Ayo kita masuk kelas”

Mereka berempat mengikut langkah Sungmin, memasuki bangunan kampus. Salah satu dari mereka yang bernama Eunhyuk nyeletuk, “Tapi dia imut juga hyung, cocok untuk jadi pacarmu”

“Ah iya hyung, imutnya sama denganmu” namja yang bernama Donghae ikut menimpali. Sementara Siwon? Dia sibuk tebar pesona sana-sini -_-

Sungmin hanya memutar bola matanya, menganggap Eunhyuk saat itu sedang bercanda. Sungmin tak tahu kalau Eunhyuk serius, sementara Kyuhyun merasa gadis itu dan Sungmin punya kesamaan, terutama soal keimutan mereka dan rasanya ada satu lagi yang mirip, apa ya? Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tak gatal.

Gadis itu masih memperhatikan punggung mereka berlima yang berjalan menjauh dengan perasaan kesal. Tiba-tiba seorang gadis berambut panjang yang memakai bando berpita berlari-lari kecil menghampirinya.

“Sunny-ah! Apa yang terjadi?”

“Ah, Yoona-ya. kamu datang di saat yang tepat, bantu aku mengangkat sepedaku” Ujar Sunny melihat sahabat karibnya, Yoona.

Yoona dengan sigap membantu Sunny membangkitkan sepeda pink yang ditempeli berbagi stiker lucu dan stangnya digantungi gantungan boneka kelinci.

“Sunny-ah, apa aku tidak salah lihat tadi? Kau  tadi mengobrol dengan Prince of Aegyo?”

“Apa? Aegyo? Imut? Pangeran imut? Siapa?”

“Tadiii, yang bicara denganmu! Dia itu Lee Sungmin, dia imut sekali kan? Dia dijuluki Prince of Aegyo kampus kita! Masa kau tidak tahu?”

Sunny hampir saja membanting sepedanya mendengar perkataan Yoona, dia menatap Yoona ngeri.

“Orang itu pangeran imut? HAH.. Wajahnya memang imut tapi kelakuannya sama sekali tidak imut! Teman-temannya tadi juga sama saja, sok cool! Cih!”

Mata Yoona melebar, ia tak kalah kaget mendengar perkataan Sunny. “Sunny-ah! Jangan berkata seperti itu, mereka tidak sok cool, mereka memang cool! Super cool!”. Sunny melihat mata Yoona yang berbinar-binar kemudian memutuskan untuk tidak peduli, ia mendorong sepedanya menuju tempat parkir sepeda yang kosong. Ia bersyukur kampusnya menyediakan tempat parkir yang luas  untuk sepeda, tidak kalah dengan tempat parkir mobil dan motor.

Ia baru mengunci stang sepedanya untuk keamanan  ketika Yoona tiba-tiba menepuk-nepuk pundaknya tak sabar.
“Yoona kau kenapa sih?”

“Itu itu, lihat kesana!” Yoona menunjuk ke salah satu sudut tempat parkir mobil, mobil mewah yang hampir serupa dengan mobil teman-teman Sungmin tadi terparkir dengan rapi, setelah itu lima orang pemuda dengan penampilan keren keluar dari mobil.

Yoona menutup mulutnya takjub, seperti anak kecil yang diajak melihat es krim raksasa. “Sunny-ah, mereka itu juga anggota geng Superman!”

“Geng Superman? Maksudmu?”

“Tadi cowok-cowok yang bersama Lee Sungmin itu, dinamakan geng Superman, mereka geng yang terkenal di kampus ini. Ya ampun, selama ini kau hidup di gua ya? Masa tidak tahu mereka?”

“Kenapa pula aku harus tahu mereka? Hiiiy.. Superman, konyol sekali” Mata Sunny menyipit memperhatikan mereka satu persatu, “Jadi cowok bernama Sungmin yang tadi kau sebut pangeran imut itu juga bagian dari geng itu?”

Kureom! Dia itu yang paling aegyo di geng Superman, yang lainnya juga tak kalah keren, kau lihat sendiri kan? Tapi menurutku pribadi, yang paling keren dan ganteng itu Donghae oppa”

Sunny lagi-lagi memutar bola matanya, ia merasa pagi itu syaraf Yoona ada yang korslet atau apa, dia baru tahu kalau Yoona sangat mengagumi geng konyol itu, dia sendiri sama sekali tidak peduli siapa itu Sungmin atau Donghae.

“Lalu yang mana Donghae Oppa-mu itu?” Tanya Sunny pura-pura tertarik agar Yoona tidak kecewa.

“Ah, dia tidak ada disitu, dia tadi bersama Kyuhyun, Eunhyuk dan Siwon, yang baru datang ini namanya Heechul, Leeteuk, Yesung, Ryewook, dan Shindong”

Kepala Sunny terasa berputar-putar mendengar nama-nama itu, “Hei hei, sebenarnya anggota geng mereka itu ada berapa orang sih?”

Yoona nyengir lebar, “Ada 13 orang, tapi yang kuliah disini 10 orang”

Mworago? 13 orang? Benar-benar konyol” Sunny menggeleng-geleng prihatin.

 

Sungmin’s POV

–Di kelas–

Siapa sih gadis itu? Rasanya aku baru melihatnya, apa dia mahasiswi tingkat baru? Kalau memang ia mahasiswi yang baru masuk ke kampus ini, tingkahnya sudah sok sekali, sampai-sampai tempat aku memarkir sepeda tadi dikatakannya sebagai tempat parkir khusus sepeda dia yang mencolok itu. Hah, memangnya dia pikir siapa dia?  Pemilik kampus ini?

Penampilannya yang manis itu benar-benar menipu, rambut dikuncir dua seperti tokoh sailormoon, gelang-gelang bergemerincingan seperti duta toko aksesoris dan oh ya ampun, seingatku tadi dia pakai ransel berwarna kuning terang, untuk urusan fashion mungkin dia cocok sekali dengan Heechul-hyung yang suka berpenampilan unik.

Dia sekilas memang terlihat imut tapi ternyata mulutnya ya ampun berisik sekali, ocehan dia tadi sepertinya mampu membuat makhluk sekitar terserang migrain mendadak. Apa tadi kata Eunhyuk? Dia cocok jadi pacarku? Lelucon yang sangat lucu. Ah sudahlah, kenapa aku malah memikirkan gadis itu?

Aku mengedarkan pandangan ke sekeliling kelas, tugas dari dosen tertulis di depan papan tulis, dosen itu tidak masuk lagi kali ini. Kubuka bukuku untuk mulai mengerjakan tugasnya ketika kulirik Kyuhyun yang duduk di sebelahku, asyik bermain entah permainan apa—yang jelas permainan konyol—menggunakan pesawat kertas bersama Ryeowook.

“Hei kalian, kenapa kalian tidak mulai mengerjakan tugas?” Aku mencoba menegur mereka yang asyik menerbangkan pesawat kertas sambil bernyanyi-nyanyi, sepertinya mereka lupa umur mereka berapa.

“Santai saja Hyung, nanti akan kami kerjakan kok” Ujar Kyuhyun yang berkonsentrasi membidik pesawat kertasnya ke arah pantat Shindong, Ryeowook mengangguk setuju lalu membidik ketiak Yesung.

Aku memandang prihatin pada Shindong dan Yesung, korban para evil magnae itu sedang asyik mendengarkan lagu dari ipod Donghae yang aku yakin pasti mereka pinjam secara paksa, melihat Donghae yang murung mencorat-coret kertas di pojokan aku yakin perkiraanku benar. Di sudut lain, Heechul dan Siwon sibuk mendiskusikan sesuatu, mungkin tentang wanita cantik, kedua playboy Superman itu memang sering begitu.

“Hyung, tadi kau mulai mengendarai sepeda ke kampus ya? Kau yakin kau tidak mau pakai mobilmu yang mewah itu lagi?” Tanya Ryewook. Kujawab dengan gelengan singkat, aku tidak ingin membahas tentang itu.

“Dimana Leetuk-hyung dan Eunhyuk?” tanyaku, aku tidak melihat mereka ada di kelas sedari tadi.

“Ah, mereka ada di studio” Sahut Kyuhyun

“Studio? Studio foto?”

“Ya ampun hyung, sejak kapan kau jadi bodoh begitu? Sejak bertemu gadis kuncir dua tadi? Haha.. Mereka ada di studio siaran. Hyung ingat kan kalau mereka berdua adalah penyiar tetap radio kampus?”

Aku sempat mengernyit mendengar Kyu menyebut-nyebut soal gadis berkuncir dua, “Ah ya, tentu saja aku ingat tapi bukannya jadwal siaran mereka itu nanti? Saat jam makan siang?”

“Ya ya, tapi mereka mempergunakan kesempatan tak ada dosen ini dengan kabur ke studio siaran, katanya ada rapat penting. Aku tak tahu apa mereka bohong atau tidak, bisa saja mereka tidur di studio” Ryeowook mengangkat bahunya kemudian meluncurkan pesawatnya menuju target, begitu juga Kyuhyun.

Aku bisa melihat melalui sudut mataku saat Shindong dan Yesung melonjak kaget kemudian bersungut-sungut pada kedua magnae Superman itu sementara kedua magnae berhigh-five sambil tertawa girang, kemudian berjoget hula-hula. Aku menghembuskan nafas, memilih untuk mulai mengerjakan tugas dan tidak terlibat keributan mereka.

 

Author’s POV

–Di studio siaran radio kampus–

Leeteuk mengacak-ngacak rambutnya kebingungan, untuk sesaat ia berpandangan dengan Eunhyuk yang duduk di sebelahnya, sama-sama bingung. Mereka berdua kemudian berbarengan menatap selembar kertas di atas meja siaran mereka. Isi kertas itu yang menbuat mereka bingung.

“Aku sama sekali tidak mengerti Hyung, kenapa event ini dipercepat waktu deadlinenya? Kita tidak punya bayangan sama sekali, bagaimana kita harus mencari King and Queen Aegyo dalam waktu tiga hari?” Eunhyuk kembali melemparkan pandangan bingung pada Leeteuk, kali ini bercampur pandangan cemas.

Kertas itu memang berisi surat dari pengurus pusat radio kampus, 3 hari lagi akan ada pesta anniversary radio itu yang ketiga. Tahun-tahun sebelumnya  di perayaan itu selalu ada penobatan King and Queen Fashionable, tahun kemarin Heechul-lah yang menjadi King. Untuk tahun ini Leeteuk dan Eunhyuk sebagai penyiar sekaligus panitia pengurus sudah menyeleksi beberapa mahasiswa tingkat 1 untuk jadi King and Queen Fashionable.

Kenyataan berkata lain, terjadi perubahan rencana, tidak ada penobatan King and Queen Fashionable, yang ada adalah King and Queen Aegyo. Leeteuk dan Eunhyuk bertugas mencari kandidat mahasiswa dan mahasiswi yang aegyo alias imut-imut dan  berbakat untuk dinobatkan di pesta nanti. Masalahnya adalah, pestanya akan diadakan tiga hari lagi!

Leeteuk mondar-mandir di ruang siaran dengan tangan kanan di dagu, tanda bahwa ia sedang bingung. Tiba-tiba langkahnya terhenti, ia mendapat suatu ide.

“Eunhyuk-ah, sepertinya aku sudah tahu siapa yang akan jadi King Aegyo, apa kau sependapat denganku? Ingat kan kalau kita punya Prince Aegyo?”

“Maksudmu? Kau mau menunjuk Sungmin?”

“Yak tepat sekali, dia kan memiliki wajah yang imut, lebih imut dariku”

“Ah itu sih sudah jelas hyung, hyung kan memang tidak ada imut-imutnya”

Leeteuk mendelik garang, Eunhyuk langsung membentuk tanda peace dengan jari telunjuk dan jari tengahnya sambil cengengesan.

“Tapi hyung, menurutmu dia mau tidak?”

“Pasti dia mau, masa dia tidak mau menolong temannya? Lagipula aku kenal Sungmin, dia tak akan menolak kalau dimintai tolong. Tapi masalahnya sekarang adalah… Siapa Queennya?” Leeteuk mondar-mandir lagi, sesekali ia melakukan gerakan break dance lalu berak dance supaya tidak bingung.

Eunhyuk ikut berpikir, tiba-tiba ia berseru keras sampai Leeteuk yang sedang berkonsentrasi terloncat kaget. “Hyung! Aku tahu siapa yang cocok jadi pasangan Sungmin!”

“Siapa siapa?”

“Gadis berkuncir dua! Dia akan cocok sekali disandingkan dengan Sungmin, mereka sama-sama imut!”

Dahi Leeteuk berkerut, “Gadis kuncir dua? Siapa maksudmu?”

“Eh? Hehehe.. Aku tidak tahu siapa namanya, yang jelas rambutnya dikuncir dua”

Leeteuk sudah ambil ancang-ancang untuk menjitak Eunhyuk.

“Tunggu hyung! Jangan marah dulu dong! Hehehe. Aku akan mencari tahu, aku rasa dia masih tingkat 1 dan akan mudah untuk menemukannya karena Cuma dia satu-satunya gadis yang rambutnya dikuncir dua di kampus ini. Aku akan segera kembali!” Eunhyuk buru-buru melesat keluar studio siaran sebelum Leeteuk sempat menahannya. Leeteuk hanya mendecak kesal.

Sekitar lima belas menit kemudian Eunhyuk sudah kembali ke ruang siaran sambil tersenyum puas. “Nama gadis itu Sunny, nama panggilannya Sunny Bunny, dia mahasiswi tingkat 1, jago bernyanyi dan dance. Hyung, aku juga berhasil mendapatkan fotonya secara diam-diam”

Eunhyuk menunjukkan foto di ponselnya, objek di dalam foto itu tak lain dan tak bukan adalah gadis berkuncir dua bernama Sunny yang sedang mengulum permen lollipop di koridor, kelihatannya  tak sadar kalau ia difoto.

Leeteuk langsung menatap Eunhyuk dengan mata bersinar cerah, “Good job Hyukjae! Kau cocok jadi mata-mata! Sekarang kita cetak foto mereka berdua sebagai King and Queen”

Eunhyuk melemparkan pandangan setajam golok pada Leeteuk, “Jangan–panggil-aku-Hyukjae”

***

–Jam makan siang—

Sungmin dan yang lainnya sedang asyik mengobrol sambil makan di kantin ketika Eunhyuk datang tergopoh-gopoh. Ia menggebrak meja kantin dengan bersemangat.

“Eunhyuk kau ini kenapa? Datang-datang langsung gebrak-gebrak?” Shindong mengomel, merasa ketenangannya makan jadi terganggu.

Mian hyung, aku buru-buru” Ujar Eunhyuk dengan napas terengah-engah, ia mengarahkan pandangannya pada Sungmin, “Sungmin-ah! Aku langsung to the point saja ya. Aku mewakili segenap kru radio kampus hendak mengatakan padamu kalau kau terpilih jadi King Aegyo tahun ini. Sebentar lagi Leeteuk-hyung akan mengumumkannya saat siaran”

Sungmin otomotis langsung tercengang, begitu juga anggota geng Superman yang lain, “Apa maksudmu? Aku? King Aegyo?”

“Iyaaa, untuk acara anniversary radio kampus 3 hari lagi” Jelas Eunhyuk tak sabar.

“Maksudmu seperti aku tahun lalu? King Fashionable?” Sambar Heechul

“Iya seperti itu, bedanya tahun ini yang akan dinobatkan adalah King Aegyo dan Queen Aegyo, bukan fashionable. Sungmin-ah kau setuju kan? Ayolaaaah, bantu aku dan Leeteuk-hyung” Eunhyuk memasang mimik muka memelas, dia tahu Sungmin orangnya tidak tegaan makanya ia pakai jurus memelas sebagai jurus pamungkas.

Sungmin tampak ragu sejenak, “Baiklah tapi…”

“Yesss! Kau setuju! Terima kasih! Aku akan segera mengabarkannya pada Leeteuk-hyung, dia akan mengumumkannya di siaran kita kali ini. Tunggu ya!” Eunhyuk langsung berlari dengan kecepatan tinggi menuju studio siaran diiringi tatapan melongo teman-temannya.

“Ya!!! Eunhyuk! Kau belum memberitahuku siapa Queennya!” Teriak Sungmin putus asa.

Sunny’s POV

–Di kelas, sebelum mata kuliah selanjutnya–

Yoona yang duduk di sebelahku menyantap bekalnya dengan lahap, Yoona menatapku kemudian bicara dengan mulut penuh, “Sunny-ah, kau tidak makan?”

Aku menggeleng, aku tidak berselera makan saat itu, mengemut permen lollipop saja sudah cukup membuatku kenyang. Yoona masih meperhatikanku, mungkin khawatir aku tidak sedang dalam keadaan sehat dan bisa pingsan setiap saat.

“Yoona-ya, aku baik-baik saja. Sudah habiskan saja bekalmu” Aku memunculkan cengiran lebar di wajahku supaya Yoona tidak khawatir.

“Hei Sunny-ah, kau tahu tidak? Senyummu  yang tadi itu aegyo sekali, aku yakin orang lain juga sependapat denganku”

“Tentu saja, aku kan memang aegyooooo” Ujarku percaya diri sambil bergaya sok imut, membuat Yoona langsung menjitak kepalaku dengan kotak bekalnya. Tawa kami berderai.

Tiba-tiba speaker kelas berbunyi kresek-kresek kemudian terdengar suara ribut-ribut dari speaker, “Annyeonghaseyoooo! Maniduseyooo! Kembali lagi di siaran makan siang bersama Leeteuk dan Eunhyuk!”

“AH! SUDAH MULAI!” Yoona histeris, menghentikan suapannya.

“Apanya yang sudah mulai?” Tanyaku bloon

“Siaran radio Leeteuk dan Eunhyuk. Diam ya! Aku mau mendengarkan dengan baik” Yoona memasang tampang serius, bahkan bekalnya diabaikan.

“Jangan bilang kedua penyiar ini juga anggota geng konyol bernama Superman itu” Aku memutar bola mataku, entah untuk yang keberapa kali hari ini.

“Sssssshhhhhh!” Yoona menempelkan jari telunjuknya di bibir, memperingatkanku supaya diam.

“Sebelum kami memutarkan lagu-lagu pilihan untuk menemani waktu makan siang kalian, kami ingin menyampaikan sesuatu, pengumuman penting. Sangat pentiiiing, ya kan Eunhyuk?”

“Yep! Pastikan telinga kalian tetap terpasang di tempatnya untuk mendengar kabar mengejutkan ini!”

          Aku menguap, tak tertarik, sementara Yoona sepertinya semakin tekun mendengarkan. Ya ampun, kerasukan apa sih dia? Kenapa dia jadi begitu antusiasme terhadap pria-pria itu?

“Seperti yang sudah kalian ketahui, 3 hari lagi akan diadakan pesta perayaan anniversary radio kita. Perayaan ini sudah menjadi agenda tahunan di kampus dan tahun kemarin juga ada penobatan King and Queen Fashionable!”

“Nah! Tahun ini, tetap ada penobatan King and Queen tapi judulnya berbeda, kali ini kita akan mengadakan penobatan King and Queen Aegyo! Tepuk tangan meriaaah!”

Terdengar suara gemuruh tepuk tangan dari kelas sebelah dan kelas-kelas lainnya. Yoona juga bertepuk tangan heboh, dia benar-benar melupakan bekalnya dan aku lagi-lagi menguap.

“Tentunya kalian bertanya-tanya siapa yang kami pilih menjadi King and Queen Aegyo. Yak! Tanpa buang watu lagi, aku dan Eunhyuk akan mengumumkan siapa dua orang yang beruntung itu. kami harap dua orang ini bersedia meluangkan waktunya sepulang kuliah nanti ke studio siaran kami di lantai tiga. Percayalah para pendengar, mereka benar-benar cocok, sesama aegyo. Tunggu sampai kami menempelkan foto mereka berdua di mading kampus!”

Aku menguap, untuk ketiga kalinya. Sebelumnya aku tidak pernah mendengarkan siaran radio kampus ini dengan seksama. Tidak tertarik.

“Baiklah, langsung saja kita umumkan, King and Queen Aegyo kita tahun ini adalaaaaaaah… Jengjengjeng.. Tralalatrilili.. JREEENG.. SUNGMIN DAN SUNNY BUNNY!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

“OMO?????!!!!!” Kali ini aku tidak menguap. Yoona menatapku dengan mulut terbuka, takjub.

“Tidak tidak mereka pasti salah orang, yang mereka maksud pasti bukan aku kan? Bukan?” Ujarku pada Yoona, seperti menuntut penjelasan.

“Sunny-ah, ada berapa orang yang namanya Sunny di kampus ini? Cuma kau.  Kau juga  dengar kan tadi mereka menyebut ‘Sunny Bunny’, itu kan nama panggilanmu? Siapa lagi kalau bukan dirimu?” wajah Yoona sampai memerah karena bersemangat sekaligus tidak menyangka.

“Pasti ada yang salah” Ujarku bersikeras, kemudian tanpa pikir panjang, kulangkahkan kakiku keluar kelas, menuju studio siaran dua lelaki konyol anggota geng Superman itu.

Tidak sulit menemukan studio siaran mereka, letaknya di pojok lantai 3. Tanpa mengetuk, aku membuka pintu studio dengan tampang tak sabar,padahal di luar, tanda lampu bertuliskan ‘On Air’ menyala. Aku tidak peduli apakah tindakanku lancang atau tidak tapi aku harus segera meluruskan kesalahpahaman ini, yang mereka maksud tadi bukan aku, aku yakin itu.

Kedua lelaki itu terkejut ketika pintu menjeblak terbuka dan aku muncul, sepertinya mereka sedang sibuk memilih lagu-lagu di playlist mereka untuk diperdengarkan. Aku melangkah maju dan duduk di depan meja siaran mereka  tanpa menunggu dipersilakan.

“Ehem, maaf aku mengganggu waktu siaran kalian,  aku hanya ingin memastikan yang kalian maksud tadi… Queen Aegyo itu bukan aku kan?”

Kedua lelaki itu masih memandangku seperti melihat dinosaurus, aku memutar bola mataku, tindakan yang keempat kali hari ini. Kulihat salah satu di antara mereka yang berambut pirang mulai pulih dari rasa kagetnya karena melihatku tiba-tiba muncul di hadapannya. “Eh.. yah, tentu saja yang kami maksud itu kau. Kau Sunny kan? Dipanggil Sunny Bunny?”

Aku mengangguk dengan sanksi, jadi yang dimaksud mereka itu memang benar aku? Melihat wajahku yang semakin meyiratkan keraguan, lelaki satunya angkat bicara. “Orang yang kami maksud memang dirimu, lagipula kamu memang aegyo kan?”

Baiklah, pujian yang cukup menyanjung, tapi aku mengingatkan diriku sendiri. Sekarang bukan saatnya untuk senang karena dipuji. “Ngga bisa begitu dong! Kalian kok seenaknya? Kalian bahkan tidak mengatakannya padaku lebih dulu”

“Maaf.. Kami tidak sempat memberitahumu. Tapi.. kau mau kan? Hanya setahun sekali kok event seperti ini” Ujar laki-laki itu memohon.

Aku memutar bola mataku, ok, yang kelima kali hari ini. “Akan kupikirkan. Oh ya tadi kau bilang siapa pasanganku? Sungmin? Rasanya nama itu familiar di telingaku”

Si namja rambut pirang nyengir mendengar pertanyaanku kemudian mengangsurkan gulungan poster berukuran HVS padaku, “Itu poster yang rencananya akan kami tempel di mading besok. Fotomu dan Sungmin sebagai King and Queen Aegyo”

Keningku berkerut, kubuka gulungan poster itu perlahan dan melihat fotoku sedang mengulum permen lollipop, aku tak sadar kalau aku difoto. Di bawah fotoku tertulis: “Queen Aegyo”, aku melirik foto di sebelah fotoku, foto si King Aegyo.

“MWOOOO?! ORANG INI?” Aku memekik membuat kedua namja di hadapanku bengong.

“Iya, itu Sungmin, memangnya kenapa dia?”

“Tidak, aku tidak mau dipasangkan dengan orang menyebalkan ini! Tidak mau!” Aku memperhatikan foto itu sekali lagi, berharap penglihatanku salah, berharap pasanganku itu bukan orang yang tadi pagi bersikap menyebalkan padaku.

“Tapi……”

“Aku bersedia jadi Queen Aegyo asalkan pasanganku bukan dia!” Tandasku tegas, kemudian bangkit dari kursi dan beranjak pergi. Meninggalkan kedua lelaki yang masih melongo itu.

Sebelum keluar studio aku sempat mendengar keributan mereka,

“Leeteuk-hyung! Dari tadi kita belum memutar lagunya dan dari tadi mikrofonnya masih menyala!” Seru si rambut pirang

“APA? Jadi pembicaraan kita bertiga tadi disiarkan ke seantero kampus?”

Keningku kembali berkerut, maksudnya pembicaraan kami bertiga tadi disiarkan?  Diperdengarkan ke seluruh kampus? Berarti orang bernama Sungmin itu juga mendengarnya? Mendengar omelanku tadi tentang dia. Mendengar ketidaksukaanku  padanya? Ah sudahlah, bukan urusanku, kutarik pintu studio kemudian keluar dengan langkah gontai.

Untuk sesaat aku merasa jantungku berhenti berdetak ketika melihat sosok yang berdiri sambil bersandar di tembok dekat pintu studio, sosok orang itu.. orang yang bernama Sungmin itu. Ia menatapku, bukan tatapan menyebalkan seperti tadi pagi di tempat parkir sepeda, tatapan yang sulit kujelaskan dan aku sendiri tidak mengerti arti tatapannya. Aku tidak berani balas menatap lebih lama, kuambil langkah seribu menuruni tangga menuju lantai 2, jantungku berdebar sangat cepat tanpa bisa kukendalikan. Aku yakin dari cara dia menatapku, dia juga mendengar isi pembicaraanku dengan dua penyiar radio itu tentang dia.

 

–To Be Continued—

Leave a comment ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


51 thoughts on “AEGYO COUPLE (Part.1 of 2)

  1. HYAAAA seruseru xD
    lagi kangen ini ama sunsun xD
    reaksi sunny udah gitu, gmn sungmin nya ya? suka deh yg berantem2 dulu (?)
    lanjut yahhh, ditunggu jangan lamalama, penasaran bangeeeetttt kekeke

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s