Sequel of Because I’m a Fool (Please! Say That You Love Me) Chapter 3


Title : Sequel of Because I’m a Fool (Please! Say That You Love Me) Chapter 3

Author : Lyka_BYVFEGS

Main Cast : Lee Donghae x Im Yoona and others

Genre : Romance, Friendship, maybe Comedy

Length : Chaptered

Notes :

Aku datang….

Mianhe kalau part ini mengecewakan dan tidak sesuai harapan.

Silahkan dinikmati sajian menyegarkan dariku ini.

Mianhe kalau typo, gaje dan kata-katanya berantakan.

HAPPY READING!!!

♥ ♥ ♥ ♥ ♥

5th day

Wajah yang selalu ceria setiap pagi itu, kini terlihat murung. Gurat kekesalan dan kesedihan tergambar jelas diwajah cantiknya. Selama 10 menit yang lalu sejak mobil yang membawanya berjalan, gadis itu tampak sibuk menikmati pemandangan di luar mobil. Sesekali matanya melirik ke depan dimana tampak 2 orang laki-laki dan perempuan tengah mengobrol dan tampak mereka saling melempar guyonan dan tertawa bersama, seakan dunia milik mereka berdua. Melupakan gadis yang saat ini tengah melirik mereka dengan pandangan iri.

“Yoona-ah, kenapa kau diam?” tanya perempuan itu memutar kepalanya sehingga dia bisa melihat Yoona yang duduk dibelakangnya dengan jelas.

“Tidak apa-apa, Sica eonni. Aku hanya tidak mau mengganggu kalian saja. Lagipula aku tidak mengerti apa yang kalian bicarakan. Aku takut salah bicara nantinya.” jelas Yoona sambil -berusaha- tersenyum manis.

“Apa aku mengganggu acara kalian berdua?” tanya Jessica, melirik ke arah Donghae dan Yoona secara bergantian.

“Tentu saja tidak.” jawab Donghae cepat.

“Ne, eonni tidak menggangu kami. Justru kami malah senang karena jalan-jalan hari ini akan lebih menyenangkan.” tambah Yoona berbohong. Tentu saja gadis itu tidak akan mengatakan ‘Ne, eonni sangat mengganggu rencanaku dan Donghae oppa hari ini. Jadi lebih baik eonni pergi saja.’ Tidak mungkin dia mengatakan itu dihadapan Donghae. Yoona bukanlah tipe gadis yang bisa membenci seseorang karena masalah seperti ini. Hanya saja dia merasa sedikit cemburu, tidak bukan sedikit tapi sangat cemburu atas kedekatan Donghae dan Jessica. Apalagi sejak dia mengetahui bahwa Donghae menyukai Jessica. Menambah luka dihati gadis itu semakin menganga lebar.

“Kalau begitu, akan kemana kita hari ini?” tanya Jessica dengan antusias.

“Terserah eonni saja.” jawab Yoona pasrah.

“Bagaimana kalau kita ke Hyundai saja. Kita bisa jalan-jalan disana.” usul Donghae.

“Andwae!!!” tolak Yoona cepat.

“Waeyo?” tanya Donghae sambil mengerutkan dahinya tapi tetap fokus pada stir kemudi.

“Bagaimana kalau nanti kita bertemu dengan Siwon oppa? Aku tidak mau perjanjian kita diketahui oleh mereka.” jelas Yoona.

“Perjanjian?” tanya Jessica penasaran. “Sebenarnya perjanjian apa yang kalian buat?” tanya Jessica dengan tatapan tajam ke arah Yoona.

“Ani, bukan apa-apa.” jawab Yoona.

“Ne, hanya perjanjian biasa.” tambah Donghae.

“Benarkah?” tanya Jessica tidak percaya.

“Ne.” jawab Yoona.

“Arasseo.”

“Jadi, kita ke Hyundai sekarang?” tanya Donghae.

“Ne.” jawab Jessica dan Yoona bersamaan.

♥ ♥ ♥ ♥ ♥

“Donghae oppa, bukankah ini bagus?” tanya Jessica ketika mereka berada disalah satu tempat yang menjual berbagai macam accessories.

“Ne, pasti sangat cocok untukmu jika kau memakainya.” jawab Donghae.

“Bisakah oppa memakaikannya?” tanya Jessica manja.

“Ne.” jawab Donghae mengambil alih kalung dari tangan Jessica dan memakaikannya ke leher gadis itu. Yoona yang melihatnya hanya bisa menahan sakit dihatinya melihat keakraban mereka berdua. Jelas sekali bahwa mereka lebih dari sekedar teman. Apalagi Donghae menyukai Jessica, bukan tidak mungkin Jessica mempunyai perasaan yang sama. Lagipula mereka tampak serasi. Setidaknya itulah yang ada dipikiran Yoona ketika melihat mereka berdua.

“Yoona-ah, menurutmu bagaimana?” tanya Jessica setelah kalung itu melingkar dengan manis dilehernya.

“Bagus. Eonni terlihat cantik jika memakainya.” jawab Yoona dengan senyum manis tersungging dibibirnya.

“Maksudmu aku tidak cantik jika tidak memakai kalung ini?” tanya Jessica pura-pura merajuk.

“Bukan begitu, eonni. Maksudku eonni semakin cantik memakai kalung itu.” jawab Yoona salah tingkah.

“Hahaha… aku bercanda, Yoona-ah. Kenapa kau salah tingkah seperti itu?” Jessica tertawa lebar sedangkan Yoona hanya tersenyum kecut menanggapinya.

“Kajja! Kita jalan lagi.” ajak Donghae.

“Ne. Tapi aku bayar ini dulu ya, oppa?” kata Jessica yang kemudian mendahului Donghae dan Yoona menuju kasir.

“Yoona-ah, kau kenapa?” tanya Donghae ketika mereka tinggal berdua.

“Tidak ada apa-apa. Memang kenapa, oppa?” Yoona balik bertanya.

“Oppa perhatikan kau tidak seperti biasanya. Lebih banyak diam. Kau ada masalah? Atau kau tidak suka dengan kehadiran Jessica?” tanya Donghae menatap Yoona tajam.

“Ani, bukan begitu. Aku suka dengan Jessica eonni, dia orang yang sangat menyenangkan. Sungguh.” kata Yoona meyakinkan Donghae. Tidak mungkin dia mengatakan kalau dia cemburu dengan kedekatan Donghae dan Jessica. Meskipun pada kenyataannya dia sangat ingin mengatakan kepada Donghae maupun Jessica bahwa dia sangat mencintai laki-laki itu. Dia memutuskan untuk merelakan Donghae menjadi milik Jessica jika mereka memang saling mencintai. Lagipula bukankah dulu Yoona pernah mengatakan akan menyeleksi gadis yang pantas untuk Donghae, dan sepertinya Jessica cukup pantas menurut Yoona. Meskipun berat, tapi Yoona harus berpikir realistis bahwa hubungannya dengan Donghae hanya sebatas sahabat. Dongsaeng dan oppa. Tidak lebih.

“IM YOONA!!!” panggil Donghae dengan keras.

“Ne? Waeyo, oppa?” tanya Yoona terkejut.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kau hari ini sangat aneh?” tanya Donghae untuk kesekian kalinya.

“Tidak apa-apa.” jawab Yoona singkat.

“Lalu kenapa saat oppa memanggilmu kau tidak menjawab? Apa yang sedang kau pikirkan?” tanya Donghae yang benar-benar bingung melihat sikap Yoona hari ini.

“Tidak ada.” jawab Yoona singkat.

“Yoona-ah, kalau ada apa-apa ceritalah pada oppa. Ingatkan janji oppa padamu 12 tahun lalu? Jangan pernah menyembunyikan apapun dari oppa. Arasseo?”

“Ne, oppa.” jawab Yoona dengan senyum manis. Membuat Donghae yang melihatnya ikut tersenyum.

“Kajja!” ajak Donghae sambil menggenggam tangan Yoona erat. Membuat gadis itu tersipu malu. Setidaknya Donghae masih memperhatikannya meskipun bukan dia gadis yang ada dihati Donghae saat ini. Itulah yang ada dipikiran Yoona. Ya, hanya sebatas pemikiran Yoona. Karena kita semua tahu siapa sebenarnya gadis yang ada dihati seorang Lee Donghae.

“Donghae oppa?” panggil Yoona saat mereka bertiga melanjutkan acara jalan-jalan mereka. Saat ini Jessica tengah berjalan didepan mereka, membuat Yoona dengan leluasa berbicara dengan Donghae.

“Ne?”

“Apakah aku sudah mengatakan kepada oppa bahwa aku sangat merindukan oppa.” kata Yoona memandang lurus kedepan tidak berani menatap langsung Donghae yang berjalan disampingnya.

“Ne?” tanya Donghae benar-benar terkejut.

“2 tahun menjalani hari tanpa ada oppa disampingku membuatku merasa hampa. Meski saat itu aku marah kepada oppa, tapi aku tidak bisa memungkiri perasaanku sendiri bahwa aku merindukan oppa. 10 tahun kita terbiasa bersama membuatku tidak bisa jauh dari oppa. Aku sendiri tidak tahu bagaimana aku bisa menjalani hidupku selama 2 tahun ini. Tidak pernah sedetikpun aku tidak memikirkan oppa. Terkadang aku marah kepada oppa karena mengingkari janji yang oppa buat 12 tahun yang lalu. Tapi sekali lagi rasa rinduku mengalahkan rasa amarahku pada oppa.” jawab Yoona panjang lebar sambil meneruskan langkah kakinya. Menatap lurus kedepan. Melihat semua tingkah laku Jessica yang berada dihadapannya.

“Mianhe.” Hanya itulah kata yang keluar dari mulut Donghae. Satu kata yang penuh dengan perasaan bersalah dan terluka.

“Tidak apa-apa. Yang terpenting bagiku sekarang adalah oppa ada disini bersamaku. Tidak peduli apapun yang terjadi, tetaplah disisiku Donghae oppa, meskipun nantinya oppa sudah menikah dengan seseorang yang oppa cintai. Aku tidak mau kehilangan oppa yang aku sayangi” kata Yoona sambil tersenyum lebar. “…dan aku cintai” lanjut Yoona dalam hati

“Ne, oppa janji.” kata Donghae ikut tersenyum. Karena memang itulah yang diinginkannya. Selalu berada didekat gadis itu, selalu ingin menghabiskan waktu dengan sahabat yang dicintainya itu. Tidak akan membiarkan Yoona menghilang dari jangkauannya. Itulah yang dia inginkan, entah sebagai seorang oppa atau lebih. Hanya satu yang menjadi prinsip Donghae. Jika mereka berjodoh, mereka pasti akan bersama. Tidak butuh kata cinta terucap darinya untuk gadis itu, hanya menunggu waktu yang tepat untuk meminta gadis itu menjadi miliknya. Memastikan perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan. Yah, meskipun sekali lagi Donghae selalu menyangkal akan kesimpulannya sendiri yang mengatakan bahwa gadis itu mempunyai perasaan yang sama dengannya.

“Yoona-ah! Donghae oppa!” panggil Jessica sambil melambaikan tangannya kepada mereka yang tertinggal cukup jauh dibelakang.

“Ne.” jawab mereka bersamaan.

“Oppa, aku lapar. Kita cari makan, ya?” ajak Jessica dengan manja setelah Donghae dan Yoona sampai dihadapannya.

“Ne, kita makan disana saja.” kata Donghae menunjuk sebuah caffe tidak jauh dari tempat mereka berdiri.

♥ ♥ ♥ ♥ ♥

“Selamat datang!” sapa seorang pelayan ketika mereka bertiga memasuki caffe tersebut. Mereka memilih untuk duduk di pojok caffe dekat jendela yang terbuat dari kaca, sehingga mereka bisa melihat orang yang berlalu lalang disekitar caffe itu.

“Annyeong, ini menu caffe kami.” kata seorang pelayan yang menghampiri mereka.

“Oppa pesan apa?” tanya Jessica yang duduk tepat disebelah Donghae.

“Hot chocolate saja.” jawab Donghae.

“Oppa tidak makan?” tanya Jessica.

“Ani.” Jawab Donghae. “Kau pesan apa, Yoona-ah?” tanya Donghae kepada Yoona yang duduk dihadapannya.

“Strawberry cake dan air mineral.” jawab Yoona singkat.

“Aku pesan seperti Yoona saja.” kata Jessica.

“Baiklah, silahkan ditunggu!” kata pelayan itu yang kemudian pergi meninggalkan mereka bertiga.

15 menit kemudian pesanan mereka datang. Mereka menikmati pesanan masing-masing dalam diam, hingga tiba-tiba…

“Oppa, buka mulutmu! Aaaa…..” kata Jessica sambil menyodorkan sendok yang dipegangnya ke arah Donghae. Donghae yang melihatnya hanya mengernyitkan dahi bingung.

“Cobalah!” perintah Jessica. Akhirnya Donghae membuka mulutnya dan tanpa segan-segan Jessica segera menyuapi Donghae.

“Bagaimana? Bukankah cake ini sangat enak?” tanya Jessica.

“Ne.” kata Donghae setelah menelan cake tersebut.

“Kalau begitu, oppa harus makan lagi.” kata Jessica mengarahkan sendoknya kearah Donghae –lagi.

“Tapi kau bagaimana? Itukan pesananmu.”

“Tidak apa-apa. Kita bisa memakannya berdua.” kata Jessica sambil melirik ke arah Yoona dan beberapa detik kemudian tampak senyuman misterius tersungging di wajahnya. Tapi sayangnya Yoona tidak menyadari semua itu karena sejak tadi dia hanya menundukkan kepalanya. Muak melihat kemesraan antara Donghae dan Jessica. Dia ingin pergi sekarang juga dari tempat ini, tapi akal sehatnya memerintahkan untuk tetap berada ditempatnya saat ini. Meskipun harus menahan rasa sakit yang amat sangat didalam hatinya.

“Baiklah.” jawab Donghae. Mendengar jawaban itu, Jessica tersenyum manis lalu menyuapi Donghae dengan cake yang dipesannya.

Donghae dan Jessica tampak menikmati dunia mereka sendiri, sehingga melupakan kehadiran Yoona. tanpa mereka sadari gadis itu telah menitikkan air mata yang sedari tadi menggenang dipelupuk matanya. Mungkin inilah yang bisa dia lakukan untuk menghilangkan rasa sakit dalam hatinya. Meskipun rasa sakit itu tetap ada.

“Yoona-ah?” panggilan dari Donghae membuat gadis itu terperanjat. Segera saja dihapusnya air mata itu dengan punggung tangannya lalu mendongakkan kepalanya menatap Donghae.

“Waeyo, oppa?” tanya Yoona sambil tersenyum manis –yang dipaksakan.

“Kau menangis?” tanya Donghae saat melihat mata Yoona yang memerah.

“Ani.” jawab Yoona singkat.

“Lalu kenapa matamu merah seperti itu?” tanya Donghae penasaran.

“Aku hanya kelilipan saja, oppa.”

“Benarkah?”

“Ne.”

Setelah itu mereka menghabiskan makanan mereka dengan obrolan ringan. Terkadang Donghae mencuri pandang ke arah Yoona. Memastikan bahwa tidak ada yang salah pada diri gadis itu. Meskipun Yoona mengatakan kalau dirinya baik-baik saja, tapi sikapnya mengatakan lain. Sejak tadi pagi, mood gadis itu sepertinya tidak dalam keadaan baik. Apa mungkin karena ada Jessica? Mengingat hari-hari sebelumnya saat Jessica tidak ada mood gadis itu selalu baik, dan saat Jessica berada bersama mereka Yoona menjadi aneh. Apakah dia cemburu? Pikir Donghae. Tapi benarkah? Kalau memang cemburu, berarti Yoona mempunyai perasaan yang sama dengan Donghae. Tapi bisa saja itu hanya kecemburuan biasa karena Donghae, oppa yang disayanginya, dekat dengan gadis lain. Donghae benar-benar penasaran dengan itu semua. Dia harus mencari tahu kebenarannya. Saat melirik Jessica, muncul sebuah ide dikepalanya. Diapun tersenyum misterius, sambil melirik ke arah Yoona dan Jessica secara bergantian. Yah, dia telah mendapatkan sebuah ide untuk mengetahui jawaban dari kebenaran itu. Mungkin sedikit pasaran, tapi patut untuk dicoba karena terbukti banyak orang menggunakan cara seperti itu dan mereka berhasil.

To be continued…

♥ ♥ ♥ ♥ ♥

Whaahahaha….

FF apa ini? Kenapa semakin hancur saja FFku yang satu ini?

Hah! Sudahlah! Lupakan saja! Semoga kalian menikmatinya.

Mianhe, kalau part yang ini benar-benar pendek. Rencananya aku mau bikin sampai 5 part dan mungkin 2 part selanjutnya akan lebih panjang dari part sebelum-sebelumnya. Tapi mungkin saja juga tidak.*author stress #wkwkwkwk…

Mianhe juga kalau feel’y kurang dapet. Hah! Entah kenapa akhir-akhir ini jadi males untuk nerusin FF ini, sepertinya aku lebih tertarik untuk membuat FF oneshot.

Untuk sequel ini tidak terlalu ada konflik yang berarti. Letak konflik sebenarnya ada dalam diri Donghae dan Yoona sendiri *yang sengaja aku buat lebay. Aku membuat sequel ini untuk menceritakan bagaimana akhirnya mereka bersama setelah menjadi sahabat selama 12 tahun. Jadi maklumilah kalau konfliknya kurang berasa.

Jangan lupa comment, kalau commentnya sedikit aku jadi malas nerusin dan sebagai hasilnya part selanjutnya akan lama selesainya. Jadi kalau ingin part selanjutnya cepat publish banyak-banyaklah comment, karena semakin banyak comment semakin menambah semangatku untuk meneruskannya.

So, jangan lupa commentnya saudara-saudaraku sekalian.

Okey, sampai ketemu lagi di part selanjutnya.

Gomawo bagi yang udah baca baik comment ataupun tidak.

Dadah….*meluk readers satu persatu


19 thoughts on “Sequel of Because I’m a Fool (Please! Say That You Love Me) Chapter 3

  1. huh jessica ganggu aja. .
    kasian yoona sampe nangis gt. .
    donghae jg kok g bilang k yoona sih ttg perasaannya. .
    tp apa y kira2 rencana donghae. .
    jadi penasaran. .

    Like

  2. whehehehe…
    aq ga nyangka klau pda pnsaran dgn rncana haeppa. pdhl aq pkir dgn aq bri clue sdkt klian bsa tau.
    tp FF ini pnuh dgn misteri. nantikan kjutan di part 5 (part t’akhir).
    klau part 4 itu merupakan rencana donghae dan juga…….*dirahasiakan#wkwkwkwk…
    gomawo udh baca+comment. ini adalah FF debutq dan aq tdk menyangka bkal bnyak yg respon.
    aku brterimaksih bgt.
    skli lgi gomawo smua’y…

    Like

  3. Chingu… kurang panjang…… hehehehe
    agak nyelekit pas baca bagian Yoona nya.
    Haeppa babo ntar kalo udah keilangan Yoona baru tahu rasa tuh. emang enak digantung kesana sini. kasian Yoong nya ga ada kejelasan gituh. kan mu marah tapi ‘Siapa Lo.’ ga marah perasaannya yg sakit bgt. heuheuheu

    Like

  4. wooooow sica ganggu aj nie yoonhae mw ngdate, aya” wae laaah..

    waaah kcian c yoong psti sakit bgt tuu, saakiiiiit bgt.. #mbilmukul2tembok

    waaah ap tu yg ad di otak hae hyung??jgn” dy sngaja mw mnebar kcmburuan pd c yoong y biar ktwan gmn c yoong sbnerny??nice hyung, tp jgn smpe snjata mkan tuan, nti klo sica suka bneran gmn??ckckkckkckck #mkir

    ditunggu next partny yg lbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih panjaaaaaaaaaang chingu hweheheheee

    Like

  5. kurang panjang nih thor…….hehe
    kasian bget yoona,saking cmburunya ampe nangis,huhuhuhuhu….. :p
    lanjut ya thor,jgan lama-lama,trus next part nya,klo bisa agak dipanjangin,biar puas bcanya…wokkweh….
    smangat terus thor!hwaiting

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s