Many Stories Before I Die (Part 2)


Annyeonghasseyo^^ Kim Terra kembali dengan kelanjutan FF inii… Sebelumnya aku minta maaf kalo judul sama isi ceritanya rada gak nyambung *yaah, sama kayak sang author ini* haha… Tapi aku janji mau ngelanjutin FF ini sampe ending! Jadi aku berharap, semoga para readers masih betah bacanya yaaa…

Now, HappyReading! ^__^

Don’t forget to Like and Comment!

Author : Kim Terra ( @swastiliciouss )  >>> Mention for followback! Yang nge-follow, saya doain masuk surga dan bisa ketemu sama bias nyaa *amiiin* :p

Tittle : Many Stories Before I Die (Part 2)

Cast :

  • Choi Jinri a.k.a. Sulli
  • Kim Heechul
  • Lee Taemin
  • Lee Taesung (OC)
  • Hwang Tiffany
  • Choi Siwon

Support cast : Find it by yourself!

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG – 13

Disclaimer : Semua cast nya milik Tuhan, tapi alur dan plot-nya milik saya^^

Cat.: – tulisan yang bertanda miring itu artinya flashback gitu yaa J

// Aku… Aku merindukanmu… //

 

— Author POV — 13.00

Untuk menunggu Heechul, kekasihnya yang masih dalam perjalanan ke rumah sakit, Sulli segera menyalakan laptop di ranjangnya. Dipasangnya modem di laptopnya. Setelah tersambung dengan internet, Sulli mengetik link yang ingin ia tuju, yaitu sebuah webpage yang berisiFanfic-fanficKorea.

Ya, dia memang sangat suka membaca fanfic, terutama yang tokoh-tokohnya adalah anggota “Girls’ Generation”, girlband favorit dari tanah airnya. Sesekali ia tertawa karena membaca fanfic lucu di webpage tersebut. Kata Sulli, tulisan-tulisan para author tersebut dapat menghiburnya. Tak jarang pula Sulli mengirimkan fanfic buatannya ke webpage tersebut.

“Hey, chagi, bagaimana keadaanmu?”Tanya Heechul yang tiba-tiba sudah ada di sampingnya, sedang duduk di kursi.

“Sudah lebih baik…”jawab Sulli sambil menunjukkan cute smilenya.

“Bagus kalau begitu.”kata Heechul yang lalu mengacak-acak rambut Sulli dan itu membuat Sulli merasa senang.

”Sejak kapan oppa disini? Kayaknya tadi aku nggak lihat oppa masuk kamar deh…”

“Mwo? Kau tak lihat oppa tadi? Wah…. Kau ini! Sepertinya kau terlalu asik membaca fanfic …”Heechul mengacak-acak rambut Sulli lagi.

“Hahaha, mianhae oppa…”kata Sulli, disertai tawa. Kemudian rambut panjangnya diacak-acak oleh Heechul. (lagi)

“Nappeun! Jangan mengacak-acak rambutku lagi!”rengek Sulli.

“Hehe, aku hanya bercanda, Sulli-ah… Lagipula, aku tau kau suka diperlakukan begitu… Iyakan?”goda Heechul yang kemudian mencolek dagu Sulli.

Sulli hanya memanyunkan *?* bibirnya, pura-pura ngambek. Dan… CUP! Satu ciuman manis mendarat di bibir Sulli. Hal itu membuatnya kaget dan wajahnya langsung memerah.

“Hey ya! Oppa, kenapa kau mencuri first kiss-ku?!”

“Waeyo? Kitakansudah setahun lebih pacaran, tapi aku tak pernah dapat kesempatan untuk, mencuri first kiss-mu, hehe… Dan kini telah kudapatkan :p”kata Heechul sambil tersenyum simpul lalu menjulurkan lidahnya.

“Huh! Neo jeongmal nappeun namja!”ujar Sulli yang sebenarnya pura-pura marah. Lalu dia menjitak Heechul, tapi namja itu malah tertawa.

“Sudah lama ya kita tidak bercanda seperti ini…”

“Ne, oppa. Hmm… aku punya satu permintaan.”

“Apa itu? Katakan pada oppa…”

“Hari ini akukansudah merasa baikan. Besok aku boleh masuk sekolahkan?”pinta Sulli dengan menunjukkan puppy eyes *?*. Membuat namjachingunya itu luluh.

“Tapi, nanti—“

“Ayolah… Aku sudah banyak ketinggalan pelajaran.”rengek Sulli.

“Kau ini! Sedang sakit masih saja memikirkan pelajaran!”kata Heechul seraya mencubit pipi Sulli.

“Boleh ya oppa… Aku sudah dapat izin dari Appa, kok!”

“Kalau begitu biar oppa yang mengantar dan menjemputmu…”kata Heechul setuju.

“Jinja?”

“Ne…”Heechul menyetujuinya, walau sebenarnya ia khawatir.

“Huaaa…Gomawo, oppa!”kata Sulli yang kemudian memeluk Heechul.

Tok! Tok! Tok! Terdengar suara ketukan pintu yang menyela momen romantis mereka. Heechul melepaskan pelukannya, beranjak dari kursinya lalu membuka pintu. Alangkah terkejutnya ia karena melihat seorang namja yang ia sayangi, yang sudah bertahun-tahun

tak bertemu denganya.

“Taemin-aah!”teriak Heechul.

“Heechul hyung! Lama tak bertemu…”kata Taemin. Mereka berpelukan sejenak, lalu melepaskannya.

“Sedang apa kau disini?”Tanya Heechul.

“Menjenguk temanku…”jawab Taemin. Heechul kaget mendengar jawaban Taemin.

“Menjenguk yeojachinguku?!”

“Sulli itu yeojachingu-mu, hyung? Waah kebetulan yang sangat sesuatu yaaa *?* “

“Hahaha, ne… Kajja, Tae, masuk…”

Heechul dan Taemin masuk ke dalam kamar. Ternyata Taemin membawa sebuah parcel

berisi buah-buahan untuk Sulli.

“Annyeong, Sulli…”sapa Taemin ramah.

“Annyeong… Kau Taemin oppakan? Kakaknya Taesung?”balas Sulli.

“Geurae… Ini aku bawakan parcel buah untukmu! Sebagai permintaan maaf kemarin…”ujar Taemin sambil menyodorkan parcel buah yang kelihatan lezat itu.

“Gomawo, oppa…”kata Sulli sambil tersenyum manis kepada Taemin. Menandakan bahwa kini ia baik-baik saja. Ia menerima parcel itu, lalu meletakkannya di meja yang berada di samping ranjangnya.

Taemin menatap Sulli sebentar. Senyum manis Sulli mengingatkannya pada seseorang. Tapi tak tahu siapa, ia lupa.

“Hmm… Permintaan maaf? Memangnya ada apa kemarin? Ayoo, ceritakan padaku!”kata Heechul yang mempunyai sifat ‘kepo’ atau selalu ingin tahu.

Taemin dan Sulli pun menceritakan tentang kejadian kemarin siang. Secara urut, runtut dan teratur. Terkadang Taemin sedikit takut, kalau nanti Heechul akan marah karena mendengar ceritanya. Tapi ternyata Heechul sangat tertarik dan sangat serius mendengarkan mereka.

“Ooh begitu…”komentar Heechul ketika mereka sudah selesai bercerita.

“Sulli, Heechul hyung, sekali lagi, mianhae…”ucap Taemin.

“Gwaenchana… Aku justru berterimakasih karena kau telah memanggil dokter untuk Sulli, juga menggendongnya sampai ke kamar…”kata Heechul sambil menepuk-nepuk pundak Taemin.

“Ne, Taemin oppa… Gwaencahana. Aku juga berterimakasih. Jika saat itu kau tak segera memanggil dokter, mungkin aku sekarang sudah—“

Sulli belum selesai bicara, tapi Heechul sudah menempelkan jari telunjuknya di bibir Sulli. Memberitahu agar Sulli tidak melanjutkan perkataannya. Heechul sudah tau, pasti kata berikutnya yang akan Sulli ucapkan adalah ‘Mati’

“Jangan bicara seperti itu lagi. Sudah kukatakan berkali-kalikan? Hidupmu masih panjang. Dan aku tak suka mendengar kalimat terkahirmu itu,”Heechul menasehati Sulli.

“Mianhae, oppa…”

“Ne, jangan kau ulangi lagi,”Heechul mengingatkan.

“Ehm… Taemin oppa kenal Heechul oppa darimana? Dan sejak kapan?”Tanya Sulli.

“Waktu itu kami satu sekolah…WaktuSDdan SMP. Yakan, hyung??”

“Betul. Dulu kami sangat dekat… Sampai-sampai kami disebut ‘TaeHee’ couple, hehe…”Heechul bercerita. (aku gatau ya TaeHee couple beneran ada atau nggak, hehe…Aku Cuma ngasal…)

“Hahaha… TaeHee couple? Tapi kalian tak saling menyukaikan?”Tanya Sulli sambil menunjukkan wajah curiga.

“Kalau iya memang kenapaa?!”goda Taemin sambil mendekap erat tangan Heechul, bercanda.

“Mwo?”Sulli melongo.

“Ahniyaa~ Akukanmencintaimuu…”Heechul menunjukkan wajah aegyo-nya.

“Hehe, aku juga mencintaimu…”ujar Sulli.

“Waah kalian ini… Mesra sekali sih! Sampai bikin aku iri…”kata Taemin. Mendengar pendapat Taemin, Heechul dan Sulli hanya tersenyum malu.

Tentu saja Taemin cemburu. Hingga saat ini, dirinya masih jomblo. Katanya belum ada yeoja yang cocok untuknya, walaupun sebenarnya banyak yeoja yang mengantri di belakangnya. Yah, namanya juga Taemin, neomu neomu kyeopta!

Mereka terus mengobrol bersama. Berbagi cerita, pengalaman, dan bernostalgia bersama. Canda dan tawa sering terdengar di sela-sela obrolan mereka. Kini Sulli pun sudah mulai dekat dengan Taemin. Sedangkan, Heechul semakin dekat dengan Taemin, juga melepas rindu. Saking asiknya, tak terasa bahwa 2 jam telah mereka lewati.

“Sulli, Heechul hyung, sepertinya aku harus kembali ke kamar Taesung sekarang…”kata Taemin setelah melihat jam tangannya.

“Mwo? Kitakanbaru bertemu sebentar!”kata Heechul, tak terima jika Taesung harus pergi sekarang.

“Waeyo, oppa? Memangnya tak ada yang menjaga Taesung selain kau?”Tanya Sulli pada Taemin.

“Yang menjaga Taesung adalah aku dan eomma. Kami bergantian menjaga Taesung. Dan sekarang giliranku,”jawab Taemin.

“Yasudah semoga Taesung cepat sembuh yaa…”kata Sulli.

“Ne, kau juga… Annyeong…”pamit Taemin, kemudian keluar dari kamar Sulli.

“Nah, Sulli. Sekarang kau harus tidur siang sebentar ya…”kata Heechul.

“Tapi oppa, sekarang sudah jam 3 sore… Mana bisa kau suruh aku tidur siang,”bantah Sulli.

“Besok kau akan masuk sekolahkan? Kau besok harus bangun pagi dalam keadaan segar. Kalau kau tidak tidur, aku takkan mau mengantarmu ke sekolah! Arraseo?”kata Heechul pura-pura mengancam.

“Ne, arraseo. Aku akan tidur. Tapi sementara aku tidur, aku ingin kau menemaniku…”kata Sulli dengan manja. Akhirnya ia menurut.

“Dengan senang hati,”ujar Heechul sambil memakaikan selimut di tubuh Sulli.

————————————- Taemin Side__at night. In Taesung’s room

Taemin terus membuka beberapa foto masa kecilnya yang ada di dalam dompetnya. Sesekali diusapnya foto seorang yeoja yang berada di foto itu. Yeoja itu memakai gaun pink dengan hiasan bunga di bagian pundak kanan.Sedangkan Taemin,iamengenakan jas hitam dengan kemeja yang pas sekali dengan ukurannya. Terlihat di foto itu, mereka bergandengan tangan.

Melihat foto itu, tatapan mata Taemin menjadi sedih, apalagi saat mengingat kejadian tadi siang. Tiba-tiba Taemin teringat tentang kenangan itu. Momen menyenangkan bersama yeoja yang ada di foto tersebut belasan tahun lalu.

——————————————————

 

“Saengil Chukkae hamnida, saengil chukkae hamnida… Saranghaeyo uri Jinri… Saengil Chukkae hamnida!”semua undangan bernyanyi, ikut berbahagia atas bertambahnya umur Choi Jinri yang tak lain adalah Sulli, gadis yang berulang tahun.

 

“Make a wish! Lalu kau tiup lilinnya”seru eomma-nya Sulli, Hwang Tiffany.

 

Sulli menutup matanya. Mengatupkan kedua tangan di dada, berdoa dan membuat permintaan. Lalu, “Fiuuh…” ia meniup lilin berbentuk angka empat yang menancap di kue ulang tahunnya.

 

“Sekarang potong kuenya. Lalu berikan tiga potongan kue untuk tiga orang yang paling special bagimu…”kata appa-nya Sulli, Choi Siwon. Ia membantu Sulli memotong kue ulang tahunnya.

 

“Potongan kue pertama untuk… EOMMA!”seru Sulli sambil memberikannya kepada Tiffany eomma.

 

“Kamsahamnida, malaikat kecilku…”ucap Tiffany eomma yang kemudian mengecup kening Sulli.

 

“Potongan kedua untuk… APPA!”seru Sulli lagi, ia memberikan potongan kue kedua kepada Siwon Appa.

 

“Kamsahamnida, sayang…”ucap Siwon Appa sambil membelai lembut rambut Sulli.

 

“Dan, potongan ketiga untuk… TAEMIN OPPA!”seruan Sulli tersebut, membuat Taemin kaget.

 

“Naega wae? (kenapa aku)”Tanya Taemin bingung. Ternyata Taemin special baginya.

 

“Karena kau special bagiku. Selama ini kau mau menjadi temanku. Bahkan aku menganggapmu sebagai kakak-ku sendiri. Gomawo, oppa…”kata Sulli sambil memberikan potongan ketiga pada Taemin.

 

“Gomawo, Jinri!”ucap Taemin yang kemudian memeluk Sulli karena terharu.

 

“Kalian lucu sekali! Biar eomma foto ya!”seru Tiffany eomma sambil memegang sebuah SLR.

 

Kedua bocah itu mengambil posisi. Taemin menggangdeng tangan Sulli. Sangat serasi. Taemin terlihat tampan mengenakan jas hitam dan kemeja putih. Dan Sulli, ia terlihat anggun dengan gaun pink yang ia pakai, gaun pemberian dari Taemin.

 

Taemin tersenyum miris mengingat momen tersebut. Ia mengambil satu foto lagi, foto terakhir tentang masa kecilnya yang berada di dalam dompet. Di dalam foto tersebut, Taemin memakai kaos putih dengan celana jeans hitam dan sepatu kets. Sedangkan, yeoja yang ada di sebelahnya memakai kaos pink dengan jeans biru tua dan sepatu kets. Yeoja itu juga menggendong ransel kecil. Mereka saling berangkulan dan tersenyum, tapi… Bukan senyuman bahagia.

——————————————————

 

CKREEK! CKREEK!

 

Tiffany eomma mengambil beberapa foto terakhir Taemin dan Sulli, anaknya dengan SLR kesayangannya.

 

“Kalian boleh mengobrol dulu. Tapi jangan lama-lama ya… Eomma dan Appa akan menunggu di mobil,”kata Tiffany eomma yang kemudian berjalan masuk ke mobil, menunggu Sulli disana

 

Sulli tak berani menatap Taemin. Ia terus menunduk dan hanya menatap tanah. Ia menunggu reaksi Taemin yang daritadi terus menatapnya.

 

“Kemana kau akan pindah?”Tanya Taemin, memulai percakapan mereka.

 

“Seoul…”jawab Sulli pelan.

 

“Waeyo? Kau tak suka tinggal disini bersamaku?”

 

Sulli mendongakkan kepalanya, lalu menatap Taemin.

 

“Bukan begitu. Sejujurnya aku lebih senang tinggal disini. Aku suka rumahku disini, aku suka pemandangan disini, aku suka pantai disini. Dan aku suka menghabiskan waktuku bersama oppa, memandang matahari terbenam bersama oppa… Aku suka oppa! Tapi, Appa ada urusan pekerjaan di Seoul untuk beberapa tahun, aku harus ikut…”kata Sulli panjang lebar. Bulir-bulir air mata mulai membasahi pipinya. Membuat Taemin tersentuh.

 

“Tapi, kapan kau akan kembali?”

 

“Molla… Tapi aku berjanji pada oppa. Aku akan kembali ke Busan, ke kota ini…”Sulli berjanji.

 

“Baiklah… Aku akan bersabar…”kata Taemin sambil menghapus air matanya yang hampir tak bisa ia bendung.

 

“Kalau begitu, boleh aku pergi sekarang?”

 

Taemin menatap Sulli sebentar. Tapi tak berkata apa-apa. Ketika Sulli hendak berjalan ke mobil, Taemin menarik tamgannya dan langsung memeluknya. Erat. Sangat erat. Hangatnya pelukan Taemin menembus sampai ke hati Sulli.

 

“Aku akan tetap menunggu-mu disini. Saat kau kembali nanti, aku berjanji. Aku takkan melepasmu dan akan terus menjagamu, bidadari kecilku. Saranghae Jinri-ah…”bisik Taemin tepat di telinga Sulli. Sehingga, hanya Sulli yang dapat mendengarnya.

 

“Nado saranghaeyo oppa…”balas Sulli.

 

Tiffany eomma dan Siwon Appa yang melihat mereka dari dalam mobil menjadi terharu. Jika ini bukan urusan pekerjaan dan masa depan mereka, Siwon Appa pasti akan tetap tinggal di Busan dan tak akan pindah ke Seoul.

 

Taemin melepaskan pelukannya dengan Sulli. Lalu mengantar Sulli masuk ke dalam mobil.

 

“Jangan lupa padaku ya,”Taemin mengingatkan.

 

“Tentu. Oppa akan selalu kuingat.”kata Sulli mantap.

 

“Sudah siap berangkat, sayang?”Tanya Siwon Appa.

 

“Ne…”

 

Mesin dinyalakan. Sulli membuka kaca jendela mobil.

 

“Oppa, aku akan kembali! Kita pasti akan bertemu lagi!”seru Sulli sambil melambaikan tangannya keluar jendela.

 

“Dan aku akan selalu menunggumu!”seru Taemin yang diam di tempat sambil melambai ke arah Sulli.

 

—————————————————

 

Taemin menghapus air matanya. Ia baru sadar kalau daritadi ia menangis.

“Kenapa aku menangis? Akukanlaki-laki…”batin Taemin sambil membereskan foto-foto tersebut dan memasukkannya kembali ke dalam dompet.

“Lagipula dia sudah ada yang memiliki. Aku tak boleh mengganggunya. Aku harus membiarkannya berbahagia dengan Heechul hyung. Memang sakit jika harus melepasnya begitu saja dan mengingkari janji masa kecil itu. Tapi… tak apa, apapun akan kulakukan, asal Jinri bahagia…”batin Taemin. Kemudian ia merebahkan tubuhnya ke sofa yang jaraknya tak jauh dari kasur Taesung. Ia mencoba tidur dan melupakan bidadari kecilnya.

——————————————— T B C ————————————————-

Bagaimanakah kelanjutan FF ini? Apakah Taemin nanti akan mencoba untuk merebut Sulli? Atau mungkin merelakannya? Lalu bagaimana dengan Heechul? Dan bagaimana juga dengan sahabat-sahabat Sulli? Nantikan jawabannya di Part 3!!

~ ~ ~ ~ ~ ~

Gimana readers? Kurang panjangkah? Atau Kepanjangan? Sudah kerasa belum ‘feel’ nya? *author banyak nanya-__-*

Mianhae ya, kalo FF ini semakin gaje dan banyak typo, hehe… Sekarang waktunya para readers meng- COMMENT & LIKE ff sayaa~ Ayo, ayo jangan jadi Silent readers yaa! Yang udah dateng ke page ini wajib nge Like dan Comment yaa! *author banyak maunya*

— Kim Terra — *bow*


21 thoughts on “Many Stories Before I Die (Part 2)

  1. Ff nya keren banget chinguuu!
    “Lagipula dia sudah ada yang memiliki. Aku tak boleh mengganggunya. Aku harus membiarkannya berbahagia dengan Heechul hyung. Memang sakit jika harus melepasnya begitu saja dan mengingkari janji masa kecil itu. Tapi… tak apa, apapun akan kulakukan, asal Jinri bahagia…”
    Taeminnya keren banget disitu wkwkwk
    Lanjutin yaa

    Like

  2. uuhmmm, part 2 nya keren banget chingu…
    ternyata oh ternyata Sulli adalah cinta pertama Taemin, dulu; hhuhuhu
    Taemin dengan aku aja, jangan nangis Taemin~

    btw part 2 nya pendek banget saay, part 3 nya di panjangin ya, supaya readernya tambah puas. hehheee

    Taelli fighting! =D

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s