Promise of Love [chapter 1]


Judul FF : Promise of Love [chapter 1]

Main Cast : Kyuhyun, Taeyeon, Siwon, Sooyoung

Other Cast : Tiffany, Heechul, Seohyun

Genre : Romance, Drama

Author FF : Alita Kim (@alita_tata)

Annyeong… ini FF pertama saya tentang SM Town, Mohon dimaklumi dan juga Mohon Maaf kalau bahasanya sedikit berbelit-belit. Mohon dibaca dan jangan di copas, satu lagi comment, critic dan saran ditungu di alitaputri@gmail.com Trima kasih….

Taeyeon POV

Mmpppfh… Lelah sekali, rapat OSIS, bimbingan Olimpiade, dan…. huh… tugas makalah yang belum juga kelar. Mau mati saja rasanya, menjengkelkan!!

Aaah, ku pikir tidak ada salahnya aku menelpon Sooyoungie…

Normal POV

Taeyeonpun segera mengambil smartphone miliknya dan memencet nomor Sooyoungie

“Yeoboseo?”

“Yeoboseo, sooyoungie… aku merindukanmu…” taeyeon berbicara seperti anak kecil.

“Aaah, Unnie, Nado… Miss you… waeyo unnie?, adakah sesuatu yang penting?” ujar suara diseberang sana, Sooyoung.

“Andwae, aku hanya ingin melepas lelah denganmu… hehe…” jawab Taeyeon.

“Oooh… unnie, mmm… aku…” Sooyoung ragu-ragu.

“Iya, Sooyoungie? Waeyo?” tanya Taeyeon sedikit khawatir.

“mmm, aku…aa.a…aku..mmm… jatuh cinta,” akhirnya Sooyoung mengatakan.

“Waaa.. Sooyoungie, kau jatuh cinta! Aaa… selamat ya…” Taeyeon terdengar sangat girang, “dengan siapa? Ayo katakan, aku mungkin bisa membantumu”.

“mmm. Dengan… Kyu oppa..” ujar Sooyoung hati-hati.

DEG!

“Kyu oppa? Orang yang sama,” Taeyeon membatin.

Hening sejenak… kemudian, tawa khas taenggo pecah.

“Hahahaha, kau, apa yang kau suka darinya… evil begitu kok,” Taeyeon sedikit bergetar ketika mengucapkannya.

“Entahlah, apa perlu alasan untuk menyukai seseorang?” Sooyoung berujar.

Taeyeon POV

Benar-benar sempurna, aku dan Sooyoungie, menyukai orang yang sama! HEBAT! Sudahlah, mungkin bagiku ini hanya perasaan sesaat. Lupakan Taeyeon, ayo bantu sahabatmu.

***

Saat di sekolah….

“Permisi, perpustakaan ada di sebelah mana ya?” seorang namja bertanya.

Dan ketika Taeyeon membalikkan badan, namja itu kaget dan menjatuhan buku yang dibawanya.

“Mianhae…Mianhae.. aku benar-benar tidak sengaja” ucap Taeyeon sambil membantu merapikan buku yang jatuh.

“Ah, tidak apa-apa,” namja itu membalas dengan hangat.

“Kamu anak baru ya? Kok sebelumnya gak pernah tau,” ucap Taeyeon seraya menguluran tangannya, “Taeyeon ibmnida!”

“Eh, iya, Siwon ibmnida!” jawab namja itu. “Eee, perpustakaan di sebelah mana?” tanya Siwon lagi.

“Lurus terus belok ke kiri ruang ke 2 sebelah kanan” jawab Taeyeon mantab.

“Cukup membuat jantung seorang wanita berdegup cepat, menarik!” gumam Taeyeon sambil memandang punggung Siwon.

Ketika berjalan di koridor, Taeyeon dihadang oleh Kyuhyun.

“Hey, Taengg, apakah makalahnya ada yang kurang? Mungkin bisa ku bantu,” sembur Kyuhyun.

“Fiuh… jangan gugup Taeyeon,” Taeyeon membatin. Taeyeon sangat guggup ketika berhadapan dengan Kyuhyun, orang yang ditaksirnya. Kadang ia tak berani menatap matanya, takut imannya runtuh.

“Ha? Hm… tinggal kesimpulan dan saran saja, apa Kyu oppa mau membuatnya?” tanya Taeyeon tanpa menatap Kyuhyun.

Kyuhyun celingukan berusaha dapat tatapan mata imut Taeyeon, orang yang dicintainya ini, “Liatin apa sih? Sampe segitunya. Emang yang disini kurang menarik yah? Hehe”.

Taeyeon berusaha untuk tidak menangkap tatapan mata Kyuhyun, “bukannya kurang menarik oppa, tapi terlalu menarik sampe aku gak berani natap” batinnya.

“Yaudah deh, sore nanti aku kirim ke emailmu ya?” ujarnya sambil berusaha meraih tanganku dan pergi.

DAG! DIG! DUG!

“Aish… Aish… Aish…” gumam Taeyeon sambil memagangi dadanya dan mengatur nafasnya, ia hampir saja pingsan.

***

“La…La…La…La…. senangnya hatiku..” Taeyeon bernyayi riang sepanjang koridor ketika pulang.

“Eh, permisi, Taeyeon-ssi?” sapa seorang namja.

Taeyeon berbalik, “Iya, Siwon-ssi, ada apa?”

“Ruang kelas Sooyoung-ssi dimana?” tanya Siwon.

“Eh, kok kenal Sooyoung, kamu namjachingunya Sooyong ya…” goda Taeyeon.

Siwon yang wajahnya sedikit memerah mengelak, “bukan Taeyeon-ssi, aku anak teman Ayahnya Sooyoung-ssi”.

“Oooh..kirain namjachingunya,hehe. Kelasnya tuh, depannya taman Rose,” jawab Taeyeon sambil menunjuk kelas yang dimaksud.

“Terima kasih Sooyung-ssi,” ucap Siwon dan langsung melesat jauh.

“Sepertinya Sooyoungie tahu banyak tentang Siwon-ssi..” gumam Taeyeon sambil mengangkat pundak.

***

“Ngakunya suka sama Kyu Oppa, tapi kok malah deket sama Siwon –ssi, eh salah Siwon Oppa!” goda Taeyeon dalam percakapan telepon.

“Cie… dilema nih Sooyoungie…pilih Kyu Oppa apa Siwon Oppa ya?” Tiffany yang sedang bersama Taeyeonpun menggoda Sooyoung.

“Nggak, Unnie, aku nggak sedeket itu sama Siwon oppa, yang aku inget. Dia tuh chingu aku waktu TK. Abis itu dia pindah ke Jepang,” jelas Sooyoung.

“Terus waktu itu aku pernah janji buat nikah sama dia,” Sooyoung tidak sadar berkata demikian, “Ooops”.

“Apa? Janji nikah sama Siwon Oppa? Wah…” goda Taeyeon yang disambut tawa Tifffany.

“Masak aku bilang gitu sih?” batin Sooyoung tak percaya.

“Eh, Taeyeon unnie, ada tamu, sudah dulu ya… mmmmuach,” ujar Sooyoung memutus telepon

“Sooyoungie…” terdengar suara namja diluar pintu rumah Sooyoung.

Sooyoungpun membuka pintu, “Siwon Oppa… Ayo masuk,” ujar Sooyoung ramah.

“Sendirian? Ahjumma sama Ahjussi mana?” tanya Siwon.

“Ya aku sendirian, appa sama eomma ke Jeju ada pertemuan, nanti malam pulang,” jelas Sooyoung sambil mempersilahkan duduk.

“hm… gitu..kamu nggak bosen di rumah? Ikut aku yuk, makan kimchi diluar,” ajak Siwon.

“bosenlah, oke aku ikut, aku ambil jaket dulu,” Sooyoung menyetujuinya.

Ketika Sooyoung berada dalam mobil Siwon, ia terkejut melihat foto masa kecilnya bersama Siwon tertempel di dashboard.

“Oppa, masih menyimpan foto ini?” tanya Sooyoung dan dahinya berkerut.

Siwon hanya tersenyum menanggapi  pertanyaan Sooyoung.

Mereka keliling kota seharian, “Sooyoungie, ayo ke apartemenku, aku punya DVD banyak,” ajak Siwon.

“Hm? Apa tidak apa-apa?” tanya Sooyoung.

“Tentu saja,” jawab Siwon singkat dan segera menancap gas mobilnya.

Sampai di depan ruang apartemen Siwon

100290, Siwon menekan tombol password apartemennya. Sooyoung yang melihat hal itu terkejut.

 

“Itu ‘kan tanggal lahirku, tapi kenapa aku? Kenapa tahunnya 90? Kalau tanggal lahirnya, seharusnya tahunnya 88.” Batin Sooyoung dalam hati.

“Ayo masuk, aku pertama kalinya mengajak seorang yeoja ke apartemenku, anggap rumah sendiri ya?” ujar Siwon sambil melangkahkan kakinya masuk.

Setelah menonton DVD, mereka minum soju bersama-sama. Walaupun sudah habis 2 botol ukuran besar, mereka masih bisa duduk dengan benar walau pandangan dan pembicaraan semakin ngelantur.

“Sooyoungie, kau tahu aku sangat mencintaimu, menikahlah denganku…” Siwon berkata sambil melek-merem karena setengah sadar.

“Hah.. Siwon Oppa, kau mabuk, jadi tak kan ku anggap serius, aku menyukai Kyu Oppa, sangat menyukainya..” gantian Sooyoung yang melek-merem bicara.

Mereka akhirnya tertidur dengan keadaan mabuk. Pagi-pagi sekali, Sooyoung beranjak dan pamit pulang ke rumahnya karena harus segera berangkat ke sekolah.

***

Sooyoung sudah hilang efek mabuknya, ia sudah bisa berjalan normal seperti biasa, dan bercermin.

Sooyoung POV

Yah, hari ini aku akan menyatakan perasaanku ke Kyu Oppa. Harus. Sooyoung, Fighting!!

Kyu oppa, pulang sekolah ke danau belakang sekolah ya?

“Waeyo Sooyoung?” tanya Kyu Oppa dalam telepon.

Rahasia! Da….Kyu Oppa….

Normal POV

Siwon asik mengamati foto-foto masa kecilnya dengan Sooyoung di smartphonenya, ia memang sengaja men-scan foto dan memasukannya ke HP.

“Sampai sekarang tidak berubah, ia tetap cantik dan… menawan,” ujar Siwon diakhiri senyum simpul.

Taeyeon mengumpulkan makalahnya kepada Heechul seonsaeng, guru mereka.

“seonsaeng, tim kami telah menyelesaikan makalah ini. Harap diterima,” ujarnya meyakinkan.

“Baik, bagus, Gomawo Taeyeon..” ujar sensaeng pria cantik itu singkat dan pergi meninggalkan Taeyeon.

Taeyeon hanya geleng-geleng kepala melihat sikap gurunya, “Guru yang aneh”.

Tiba-tiba, Taeyeon melihat Siwon berjalan di koridor dan menyapanya, “Siwon-ssi…”

Siwon yang mendengar, segera menghampiri Taeyeon, “Taeyeon-ssi”.

“Mau kemana? Kenapa tidak langsung pulang?” tanya Taeyeon.

“Oh aku mau jalan-jalan sekitar sekolah sini, Taeyeon-ssi mau pulang?” tanya Siwon balik.

Taeyeon mengangguk, “ ya, baiklah..sampai jumpa,”ujar Taeyeon sambil meninggalkan Siwon.

Sudah menjadi suatu kewajiban bagi Siwon untuk tidak langsung pulang dari sekolah, ia selalu ke kantin atau sekedar jalan-jalan di danau belakang sekolah. Ketika ia melangkahkan kakinya ke tepi danau, ia terkejut.

“Kyu Oppa, aku… a……aaa…ku.. sangat menyukaimu, salah, aku sangat mencintaimu,” ujar Sooyoung agak ragu tapi menyakinkan.

Kyuhyun yang mendengar itu semua hanya bisa melongo, bukannya tak percaya seorang wanita menyatakan perasaanya, tapi ia melongo karena ia tak tahu harus menjawab apa.

“Sooyoungie, jangan bercanda, ini tidak lucu, aku tidak suka hahaha,” ucap Kyuhyun dengan tawa tak percayanya.

“Aku tidak bercanda,Oppa. Aku menyukaimu, Kyu Oppa,” Sooyoung meyakinkan Kyuhyun.

Siwon yang melihat itu hanya bisa tertawa kecil, dan bergumam “Lalu aku bagaimana? Kau lupa janjimu!” dan berlalu pergi.

***

BERSAMBUNG


17 thoughts on “Promise of Love [chapter 1]

  1. wah… nemu yg main castx sooni lagi *yey*
    sooni, sooni jgn lupakan janjimu. janji itu hrs d tepati loh…kekeke..
    d tunggu part selanjutnya eon😀
    mian br comment skrg..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s