[FF/ OneShoot/Yoonhae] Geu Saram Sarangan


Cast :
Yoona x Donghae
Author han songhwa (cha nieztta)
Genre : romance, sad ending
Length: oneshoot
Rating : PG-13
Title : Geu Saram Sarangan

Happy Reading!!!!!! ini editan dari asalnya castnya SHINee kekeke -_-v

Yoona pov

Saat aku sedang bercermin bersiap untuk pergi ke kampus,tiba-tiba ponselku berdering pertanda donghae oppa.
From : donghae oppa
Yoong aku sudah di depan rumahmu ♥

Aku pun bergegas keluar.

Donghae pov

Aku menunggu Yoona untuk pergi ke kampus bersama seperti biasanya. Saat Yoona keluar dari rumahnya, aku pun tersenyum padanya. Dia berdiri dihadapanku dengan wajah tanpa ekspresi.”Yoong,neo…” belum selesai ku bicara,dia memalingkan tatapannya melihat ke sisi belakangku. Aku pun berbalik dan aku lihat seorang namja keluar dari sebuah mobil hitam yang berhenti di hadapan kami. Yoona pun tersenyum pada namja itu dan pergi dengan namja itu tanpa mempedulikanku. Aku hanya terdiam heran menatap YoonA dan kepergiannya dengan namja itu.
Author pov

Yoona pergi ke kampus dengan teman lamanya, Changmin. Dengan berat hati dia melakukan semua ini dihadapan donghae. Setelah masuk ke dalam mobil Yoona melihat ekspresi wajah bingung donghae di kaca spion.
Yoona pov
“maafkan aku oppa”batinku. Aku menunduk dan menggenggam kalung yang ku pakai dari Donghae oppa. “gwaenchanayo?”Tanya changmin oppa. “ne oppa,gwaenchanayo” jawabku kembali mengangkat kepalaku dan tersenyum pada Changmin oppa memastikannya aku tidak apa-apa.
~ siang harinya di kampus ~
Saat aku sedang mengetik cerita fiksi yang kubuat di laptopku,tiba-tiba donghae oppa datang menaruh sebuah minuman dimeja di depanku dan duduk dihadapanku. Aku tidak menghiraukannya.

Donghae pov
Saat aku mencoba berbicara pada Yoona tiba-tiba ponsel Yoona berdering. Aku lalu terdiam menunggu Yoona menjawab telpon,walaupun sebenarnya aku kesal. “ye?ne oppa..ne..neil bwa”percakapan singkatnya. Dia lalu bergegas pergi member salam padaku,namun tanpa bicara sepatah kata pun.
~beberapa waktu kemudian ~
Aku di kantin kampus bertemu dengan Sooyoung temannya Yoona.
“ aku benar-benar tidak mengerti dengan sikapnya saat ini. Coba kau piker selama 2 tahun ini hubunganku dengannya baik-baik saja sampai saat ini.”ceritaku pada Sooyoung.
“ya aku akui akhir-akhir ini sikapnya memang aneh. Tapi apa oppa tidak pernah mencoba menghubunginya dan bicara langsung dengannya?”Tanya Sooyoung
“ sulit sekali untuk mencoba bicara dengannya,dia bahkan tidak menghiraukanku sama sekalisaat aku di sisinya.”keluhku.
“tenanglah oppa,aku akan mencoba membantumu mencari tau apa yang sebenarnya terjadi”
“ ye,gomawo, maaf merepotkanmu” ucapku.
“ ne,gwaenchan”.
Author pov

Seminggu kemudian,sikap Yoona tidak berubah. Bahkan hubungannya dengan Donghae pun dibuatnya gantung.
Sutu hari saat taemin sedang di kelasnya sendirian mendengarkn music,Sooyoung datang menghampirinya. “Yoongiee,jal isseo?lama tidak bertemu”. Yoona lalu menatap Sooyoung dan tersenyum.
“eonni?gwaenchana” jawabnya simple.
“ mana Donghae?kau sedang ada masalah dengannya? kulihat akhir-akhir ini kau tidak bersamanya” Tanya Sooyoung.
“ ani, hanya saja sudah seminggu ini aku tidak bertemu dengannya.”jawabnya.
“ wae?”
” tidak apa-apa eonni.kami baik-baik saja” jawab Yoona tersenyum pada Sooyoung. Tiba-tiba Yoona merasa pusing dan hidungnya mulai mengeluarkan darah. Namun Yoona tetap mencoba menutupi perasaannya dari Sooyoung
“ Yoong?”ujar Sooyoung heran menatap Yoona.
“ ye?”
“hidungmu?” ucap Sooyoung tambah heran.
Yoona lalu menghapus darah yang mengalir dari hidungnya. “ah eonni, aku hanya sedikit pusing.aku permisi ke toilet sebentar ya”
Yoona lalu berdiri mencoba melangkahkan kaki keluar kelas. Saat dia berjalan menu keluar kelas,dia benar-benar merasa pusing dan mulai merasa sesak nafas. Hampor saja ia jatuh namun Sooyoung membantunya.
“ gwaenchanayo?perlu aku antar?” tawar Sooyoung khawatir melihat keadaan Yoona yang terlihat rapuh.
“ aniya,gwaenchanayo”.jawab Yoona sambil terus menutupi hidungnya.
Wajahnya pucat,hidungnya terus mengeluarkan darah dan dadanya terasa sesak.Yoona mencoba berdiri dan berjaln lagi. T
iba-tiba Changmin datang,dia sangat kaget melihat keadan Yoona yang begitu parah. “Op..pa..” gubrakk…Yoona pun jatuh lemas tak sadarkan diri. Spontan Changmin dan Sooyoung kaget lalu membawanya ke rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit,taemin lalu dibawa ke ruang ugd. “Donghae oppa,eonni! Donghae oppa..” ucapnya lemas sambil merengek kesakitan. Changmin dan Sooyoung menunggu di ruang tunggu,mereka cemas. Sooyoung lalu menghubungi Donghae dan memberitaukannya tentang keadaan Yoona saat ini. Donghae pun segera pergi ke rumah sakit dengan perasaan khawatir.

Setibanya di rumah sakit Donghae lalu menghampiri Changmin dan Sooyoung yang sedang duduk di ruang tunggu cemas. Dengan kesal Donghae mengepalkan tangan melihat Changmin,Changmin dan Sooyoung berdiri menatap Donghae.
“neo,apa yang kau lakukan pada Yoona?” dengan nada tinggi.
Bugh, tangan Donghae yang mengepal melayang ke kepala Changmin “ oppa ini rumah sakit,tahan emosimu!”ucap Sooyoung mencoba menenangkan Donghae. Changmin hanya terdiam menahan rasa sakit dan amarahnya.
Tiba-tiba seorang dokter keluar dari ruangan. “ bisa saya bicara dengan keluarganya atau kerabatnya?”Sooyoung lalu mendorong Donghae“ kau saja oppa”. Dengan nafas terengah-engah menahan emosi, Donghae akhirnya mengkuti sang dokter ke ruangannya.
“ apa yang sebenarnya terjadi dok?” Tanya Donghae penasaran.
“ sebenarnya penyakit taemin sudah sangat parah,dia menderita penyakit ini sejak lama” kata sang dokter.
“Mwo?” Donghae kaget mendengar apa yang di sampaikan dokter.
“Apa anda tidak pernah tau sebelumnya?” Tanya dokter heran.
Donghae hanya menggelengkan kepalanya. Terdapat cairan di otaknya,dia sudah menderita penyakit ini sejak lama. Prediksi saya dia tidak akan bertahan lama.tpi saya kan membantu sekuat tenaga”. Jelas sang dokter.

Donghae keluar dari ruangan dokter, lemas dan tak kuasa menahan tangis. Changmin dan Sooyoung menghampirinya. “ apa yang terjadi?” Tanya Sooyoung penasaran. Donghae menjelaskan semuanya. Changmin dan Sooyoung benar-benar kaget dan merasa tidak percaya.
~ beberapa hari kemudian ~

Diruangan Yoona…
Changmin menunggu Yoona seharian, sampai ia tertidur di kursi disamping kasurnya Yoona Saat Changmin terbangun ia melihat tangan Yoona bergerak-gerak dan mulutnya mulai mengeluarkan suara.
“oppa” katanya suara lemas. Changmin kaget lalu memanggil dokter,dokter datang dan memeriksa Yoona
“ dia sudah siuman tidak akan apa-apa” ucap dokter.
“Yoona?”
“oppa” kata Changmin lemas. Lalu Yoona melepaskan kalung yang ia pakai dan memberikannya pada Changmin.
“ oppa bisa kau berikan ini pada Donghae oppa,katakan padanya aku sangat mencintainya.” Kata Yoona lemas dengan nafas terengah-engah.
Changmin menangis menerima kalung yang di berikan Yoona padanya. Minho lalu memegang tangan Yoona.
“aku berjanji akan memberikannya” kata Changmin.
Yoona hanya tersenyum pucat. Changmin semakin khawatir lalu kembali memanggil dokter.
“ keadaannya semakin kritis,kami harus membawanya ke ruang operasi” kata dokter .Yoona pun dibawa ke ruang operasi.
Sooyoung datang,heran melihat Changmin yang duduk khawatir.
“Ada apa?” tanyanya ikut khawatir.
“Yoona kritis dia di ruang operasi sekarang” jawab Changmin. Sooyoung pun ikut resah lalu menghubungi Donghae. Mendengar berita dari Sooyoung Donghae segera datang ke rumah sakit.

Diruang operasi Yoona sangat lemah. Detak jantungnya semakin lemah,dan tubuhnya semakin panas. Saat-saat terakhir dia masih terbayang kenangan bersama Donghae Lalu menangis dan menutup mata,tersenyum. Perlahan nafasnya semakin lemah dan…dia menghembuskan nafas terakhirnya. Yoona pergi untuk selamanya.

Sooyoung dan Changmin sangat sedih. Ketika Donghae datang,dia resah melihat Sooyoung dan Changmin menangis. Donghae menghentikan langkahnya, Changmin pun menghampirinya. Dia memberikan kalung yang dititipkan Yoona untuk Donghae
“ini milikmu,terakir ku dengar dia bilang..dia sangat mencintaimu” Donghae menangis,matanya mengeluarkan air mata tak kuasa mendengar ucapan changmin. Donghae lalu menerima kalung itu dan jatuh terduduk di lantai. Menangis untuk kepergian kekasihnya.

Keesokan harinya setelah acara pemakaman, Donghae masih berdiri termenung di hadapan makam Yoona. Tiba-tiba Sooyoung datang dan memberikan sebuah buku catatan kecil. Donghae menatap Sooyoung dan menerima buku itu. “Aku menemukannya di kamar Yoona. Kupikir oppa harus membacanya”. Ucap Sooyoung lalu pergi. Donghae membuka buku itu dan membaca…
Dear…
Tuhan,apa yang harus kulakukan? Aku tak ingin meninggalkan dunia ini dan membuat orang yang ku cinta menangisi kepergianku nanti. Tapi aku juga tak ingin berpisah dengannya. Aku tak tega melihatnya menderita,tapi aku juga tak mau membebaninya. Aku tak ingin membuatnya kecewa,aku tak ingin membuatnya terluka. Karna aku…
Mencintainya…
Kata terakhir itu bertinta merah. Taemin menulisnya dengan darahnya sendiri. Jinki benar-benar sedih. Dia menangis menutup buku itu dan mengangkat kepalanya ke atas “saranghaeyo” batinnya.

~ end ~


8 thoughts on “[FF/ OneShoot/Yoonhae] Geu Saram Sarangan

  1. wah, ada yang belum keedit tuuuhh.. nama2 shinee masih kebaca..
    kurang panjang niih hehehehe
    pisahnya cepet amaat
    btw, bagus koo ^^

    Like

  2. chingu kurang panjang nih. coba kalo lebih di panjangin lagi pasti dapet tuh feelnya.
    hehehe terus ada nama2 gaibnya, taemin, minho, jinki muncul

    Like

  3. Ff nya daebak. Tpi msih ada nma2 member shinee ny hehehe.. Pas bgian drii yoona di ruang operasi sampe changmin ngsih klung ke donghae kya yg di mv bigbang haru haru ya klo ga slah, tpii di mv itu yg d’ksi cincin🙂 tpii critanya ttep keren kok, daebak!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s