Jeje Seonsaengnim… My Hero, My Love (Part 1)


Annyeonghasseyo, readers^^ ini ff ku yang kedua… Maaf ya kalo udah nunggu lamaa… FF pertamaku yang judulnya “RIN…” emang rada gaje yaa, hehe.. Makanya di ff ku yang kedua ini, aku bikin yang lebih baik lagi🙂 So, chingu please read, coment, and like yaa😀 Jangan lupa follow twitter ku —-> @swasarap_  Auto Followback lho!

Author : Veronika Pathyastri Swastitanaya (Kim Terra)

Tittle : Jeje Seonsaengnim… My Hero, My Love (Part 1)

Type : Series
Cast:
– Kim Jaejoong
– Jung Jessica
– Tifanny
– Kim Keybum
– Sunny dan Ommanya
Genre : Romance, Friendship, Comedy
Rating : PG-15

#Kim Jaejoong POV#

“Annyeonghasseyo, Kim Jaejoong Imnida. Mulai sekarang saya menjabat sebagai dokter UKS sekaligus guru bahasa inggris di sekolah ini untuk menggantikan dokter sekolah yang lama, Mr. Choi Siwon. Mohon bantuannya,” kataku memperkenalkan diri, lalu membungkukkan badan,

“Selamat bertugas disini, Mr. Kim. Semoga anda nyaman bekerja disini. Sekarang, silahkan jika anda ingin berkeliling sekolah dulu,” kata kepala sekolah.

“Ne…” aku membungkukkan badan sebagai tanda hormatku kepada kepala sekolah. Lalu aku langsung keluar dari ruangan kepala sekolah, agar aku bisa melihat-lihat isi sekolah ini. Seperti menyenangkan.

Ya, seperti yang kalian ketahui, namaku Kim Jaejoong, Bisa dipanggil apa saja. Jaejoong, Jeje, atau di tempat bertugas dulu, aku dipanggil Mr. Kim. Kepala sekolah disini pun memanggilku Mr. Kim. Hehehe, nickname ku banyak ya!

Aku ini maih muda, tepatnya 25 tahun. Termasuk muda untuk menjadi seorang dokter. Now, i’m single and i’m not happy. I need a girl. Tapi… belum ada yeoja yang bisa mengisi kekosongan hati ini. *aseeek kata2 lu, thor..* Walaupun banyak yeoja yang yang mengejarku dan menginginkanku untuk menjadi namja chingu nya, termasuk para murid perempuan di tempat bertugasku yang lama, Seoul Senior High School.

Jujur, yeoja-yeoja itu memang neomu neomu yepeo. Tapi mereka terlalu manja dan tak ada yang menarik. Sedangkan, aku mencari seorang yeoja yang jika aku berada di dekatnnya, hatiku akan berdebar-debar.

Apa kau tau alasanku pindah tugas ke sekolah terpencil, di daerah Busan ini? Hmm… Alasannya adalah… *jengjengjengjeng* Karena saat bekerja di Seoul Junior High School, aku difitnah menghamilli murid perempuan disana! Difitnah! Kejam! Fitnah itu kan lebih kejam daripada fitness! *abaikan-_-author pabboya*

Aku cukup shock waktu itu. Nggak kebayang mahluk se-imut itu tega memfitnah namja setampan diriku ini! *ooh, jaejoong narsis*

No, i want to tell you some story… About my life..

#FLASHBACK…. 1 MONTH AGO# @UKS sekolah

Ketika aku sedang melihat data-data siswa yang sakit di UKS…

“Hey, you! Namja jahanam, kau harus bertanggung jawab atas perbuatanmu!” tiba-tiba saja seorang ibu berumur 40 tahunan menyerangku.

“What are you talking about, ma’am?” *author sok bahasa inggris xD*

“My daughter! Lee Soon Kyu! Sunny!”

“Wae? Ada apa dengannya?” tanyaku.

“She is pregnant!”

“Terus, apa hubungannya denganku?”

“Dia hamil akibat ulah mu!”

MWO?! Mendengar itu rasanya seperti disambar petir. Sunny hamil akibat ulahku?! Tak mungkin! Emangnya, aku pernah ngapain dia?

Memang, aku dekat dengan Sunny. Tapi aku tak pernah menyentuhnya, apalagi menghamilinya. Aku dan Sunny hanyalah sepasang teman curhat di waktu senggang, tak lebih. Dan kami sering mengobrol di UKS. Lagipula beberapa bulan ini, aku sudah mulai agak jauh darinya. Lebih tepatnya dia yang menjauhiku.

“Ommanny (OmmaNny = Omma nya Sunny *hehe*), aku tak pernah menghamili Sunny. Menyentuhnya pun aku tak pernah. Memangnya ada bukti kalau dia hamil?”

“Ini..”Ommanny menunjukkann sebuah benda berbentuk persegi panjang, agak lonjong, tipis kecil dan berwarna putih. Tak tahulah apa namanya.

“Apa itu? Penggaris?” *bodohnya namja ini-_-*

“Ini test pack, bodoh! Masa dokter gatau sih..”

“Oh iya, lupa!”kataku sambil menepuk dahi. Kelakuannku ini memang konyol. Maklumlah, bawaan lahir.

“Kau lihat kan? Disini mengatakan, bahwa anakku positif hamil,”kata Ommanny. *mengatakan? emang test pack bisa ngomong?*

“Tapi kenapa harus aku yang dituduh? Bisa saja itu perbuatannya dengan namja lain…”Aku mencoba mengelak dari masalah yang tak jelas ini.

“Ahni, Seonsaengnim. Aku mengandung anak darimu..” Kata Sunny yg tiba-tiba muncul di hadapan kami. Aku melihat Sunny mengelus-elus perutnya.

“Impossible. Selama ini kan aku tak pernah macam-macam denganmu..”Kataku pada Sunny.

“Tak pernah macam-macam katamu?! Sudah lupakah kau dengan kejadian beberapa bulan lalu?!”Bentak Sunny.

Kejadian apa? Aku sama sekali tak mengerti. Yeoja ini gila! Tak waras! Atau aku yang sedang bermimpi? Ah, tak mungkin!

“Ceritakan semuanya, nak..”Ommanny mulai bicara lagi.

“Sekitar 3 bulan yg lalu, tepat ketika Omma liburan ke paris. Saat pulang sekolah, kau menarik paksa diriku ke ruang UKS. Waktu itu sekolah sudah sepi. Kau menjatuhkan tubuhku ke kasur. Kau mulai membuka bajuku dan bermain dengan tubuhku! Kau sudah lupa dengan kejadian itu?! Keterlaluan, Seonsaengnim!”Sunny menjelaskan sambil menangis.

Aku hanya bisa melongo. Sejak kapan aku sebegitu kejam? Apalagi dengan mahluk aegyo macam Sunny ini. Sepertinya dia hanya akting dan mengada-ngada. Sunny memang ikut theater di sekolah dan aktingnya memang bagus. Pasti dia hanya akting!

“Tunggu dulu, Sunny! Tapi aku memang tak pernah melakukan itu padamu!Sungguh.”

“Bohong! Yang merasakannya itu aku! Makanya selama ini aku mencoba jauh darimu! Aku mencoba berani untuk menyatakan semua ini pada Omma ku!”

“Ta.. Tapi..”belum aku selesai bicara, Ommanny memotong pembicaraanku.

“Cukup, Seonsaengnim!Pokoknya kau harus bertanggung jawab. Minggu depan kau akan kunikahkan dengan Sunny! Titik tak ada koma! Masih untung tak kulaporkan kau pada polisi.”

DINIKAHKAN?? Dengan SUNNY?? ANDWAE!!!

“Kajja, Sunny. Kita pulang!”

“Chankamnan, Omma. Aku mau berbicara sebentar dengan Seonsaengnim. Omma duluan saja..”Kata Sunny.

“Oh, ne..”Ommanny keluar dari UKS.

“Sunny, apa maksud dari semua ini? Kau bohong kan? Aku kan tak pernah macam-macam denganmu…”

“Ya memang benar… Dan kini semua rencanaku berjalan lancar… Hahaha, mianhaeyo ya Seonsaengnim,”kata Sunny sambil memancarkan senyum liciknya.

“Jadi kau..”

“Yup, betul! Ini sandiwaraku! It’s my plan! Aku memang hamil, tapi ini bukan anakmu.. I’m so sorry, tp ini demi kita..” Lagi. Dia memancarkan senyum liciknya.

“Kenapa kau lakukan itu?!”

“Because I love you and I want you! Aku tau, kalau aku menyatakan cinta padamu, pasti kau takkan membalasnya. Jadi, terpaksa kupakai cara ini.. And next week, you must marry with me..”

“Never! Sampai kapan pun aku takkan mau menikah dengan yeoja licik sepertimu!”

“Hahaha… Tidak. Kau pasti akan menikah denganku. Bagaimanapun caranya, hanya aku yang boleh memilikimu!”Sunny meninggalkanku yang masih berdiri terdiam. Bengong.

#FLASHBACK END#

Ya, begitulah kejadiannya. Dan sehari setelah kejadian itu, aku langsung minta untuk dipindah tugas kan ke tempat ini. Tentu saja aku berpesan kepada Kepala Sekolah untuk merahasiakan alamatku yang sekarang. Sekarang, inilah tempat teraman bagiku.

“Eonnie, jebal.. Stop it! Ini sakit.. Aahh..” Terdengar suara yeoja yang kesakitan. Where is that?

“Tidak! Ini belum seberapa dengan apa yg kurasakan. Teman-teman, tendang dia terus!” Terdengar suara yeoja lagi. Tapi berbeda dengan yeoja yg tadi.

Aku mencoba mencari sumber suara. Dan kini telah kutemukan. Halaman belakang sekolah. Disana kulihat seorang siswi sekolah ini sedang dianiaya, ditendang oleh ketiga kakak kelasnya. Mungkin kakak-kakak kelasnya. Hmm… Senioritas! Aku harus menghentikannya!

“Hey, kalian! Hentikan!”teriakku sambil berlari ke arah mereka.

“Chingu chingu, ayo kabur!”

Mereka sudah kabur duluan. Sedangkan, korban tersebut masih tersungkur di tanah. Bajunya kotor. Mungkin karena ditendang tadi. Bibirnyya berdarah. Aku juga melihat ada beberapa luka di tangan dan kaki.

“Gwaenchana? Kajja, biar kubantu berdiri…”aku mengulurkan tangan, membantunya berdiri.

“Ka.. Kamsahamnida atas pertolonganmu..”Kata anak itu.

“Cheonmaneyeo.. Oh ya, Kim Jaejoon imnida.. Dokter sekaligus guru bahasa inggris yang baru disini..”kataku memperkenalkan diri tanpa disuruh.

“Oh.. Jung Jessica imnida. Panggil saja aku Sica..”kata anak itu, yang ternyata bernama Sica. Dia membungkukkan badan. Benar-benar anak yang sopan.

“Kalau begitu, kajja… Biar aku obati luka-luka mu di UKS..”

“Ne, seonsaengnim…”katanya sambil berjalan mengikutiku. Jalannya pincang. Poor! Daripada dia kesakitan, lebih baik ku gendong. Akhirnya dia ku gendong ala bridel style, hehehe.

“Emm, seonsaengnim? Kenapa kau…”

“Tak apa, Sica. Kakimu kan sedang sakit.. Kau tak terlalu berat kok, hehe..”kataku sambil membawanya ke UKS. Kulihat, wajah anak bernama Sica itu, kini memerah.

#KIM JAEJOONG POV END#

#JUNG JESSICA POV#

“Ikut aku sekarang!”Tifanny eonnie, kakak kelasku, membentakku. Ia bersama kedua chingunya.

OMO… Ada apa ya? Aku jadi takut.. Jangan-jangan ttg Key…

“Ke.. Kemana, eonnie?”tanyaku.

“Sudah, gak usah banyak tanya!”salah satunya temannya menarikku. Aku tidak tahu siapa nama kedua teman Tifanny eonnie itu.

Aku ditarik paksa ke halaman belakang sekolah. Sekolah sudah sepi. Tinggal guru-guru yg ada di ruang guru dan beberapa siswa yang ada. Maklum, ini kan jam pulang sekolah.

“Sekarang beri aku penjelasan ttg semua itu!”

“Penjelasan apa, eon?”tanyaku. Aku memang tak mengerti apa maksud dari kakak kelasku yg super galak ini.

PLAAKK! Aku ditampar. Kenapa ditampar? Memangnya aku salah apaaa??!

“Eon, kenapa aku ditampar?”

“Karena kau sudah merebut Key dariku, bodoh!”bentak Tifanny, tepat di telingaku. *penging dah tuh kuping -_-*

Merebut Key oppa?! Aku tidak merebut Key oppa! Dia yang menyatakan cinta padaku. Karena aku juga suka, maka kubalas cintanya. Aku tahu kok, Tifanny tak ada hubungan apa-apa dengan oppaku.

“Pokoknya aku gak mau tau! Kau harus putuskan Key dan biarkan dia menjadi namja chinguku!”

“Never. Dia itu namja chinguku. Dan eonnie bukan siapa-siapa nya Key oppa. Jadi, eonnie tak berhak mengaturku ataupun Key oppa!”aku tau kata-kata ini terlalu frontal. Tapi aku harus berani menentang kakak kelas jahat yang mementingkan senioritas ini.

PLAAKK!! Aku ditampar lagi. Dan kini lebih kencang. Dan… Bibirku mengeluarkan darah, cukup banyak. Sakit…

“Beraninya kau berkata seperti itu! Mau kutampar lagi?! Hah?! Dasar adek kelas gatau diri!”

Kini ia mendorongku. Hingga aku jatuh ke tanah. Teman-temannya mulai menendangiku. Penganiayaan. Ahh.. Someone, please help me!

“Eonnie, jebal.. Stop it! Ini sakit.. Aahh..”kataku sambil menangis.

“Tidak! Ini belum seberapa dengan apa yg kurasakan. Teman-teman, tendang dia terus!”

Sakit…

“Lihat saja apa yg akan kulakukan nanti!”Dia mengancamku.

“Hey, kalian! Hentikan!”Terdengar suara seorang namja.

Kulihat disana. Ada seorang namja berlari ke arah sini. Dia… Tampak begitu gagah… Tampan… Apalagi dengan jas putih dan kacamatanya itu. Sungguh cocok!

Melihat namja itu, Tifanny dan kawan-kawan langsung kabur. Huh, Dasar!

“Gwaenchana? Kajja, biar kubantu berdiri…”Katanya sambil mengulurkan tangan kanannya padaku, untuk membantuku berdiri.

“Ka.. Kamsahamnida atas pertolonganmu..”Kataku, aku mencoba bangkit berdiri.

“Cheonmaneyeo.. Oh ya, Kim Jaejoong imnida.. Dokter sekaligus guru bahasa inggris yang baru disini.. Neo ireumi mwoni?” Namja itu memperkenalkan diri tanpa kuminta.

Aku terdiam sebentar. Kim Jaejoong? Hmm… Nama yg indah…

“Oh.. Jung Jessica imnida. Panggil saja aku Sica..”kataku memperkenalkan diri. Lalu membungkukkan badan.

“Kalau begitu, kajja… Biar aku obati luka-luka mu di UKS..”

“Ne, Mr. Kim…”kataku sambil berjalan mengikutinya. Tapi… Jalanku pincang. Kakiku sakit sekali.

Tiba-tiba… Dia menggendongku. Ala bridal style. Spontan pipiku ini langsung memerah.

“Emm, Mr. Kim? Kenapa kau…”

“Tak apa, Sica. Kakimu kan sedang sakit.. Kau tak terlalu berat kok, hehe..”katanya sambil membawaku ke UKS.

——– @UKS

“Jadi, sebenarnya apa yang terjadi tadi?”tanya Mr. Kim sambil memasang plester di tanganku.

“Apanya?”Aku balik bertanya.

“Itu.. Kenapa kau sampai dipukuli oleh kakak kelasmu?”

“Oh soal itu..”

Aku menceritakan semuanya. Panjang lebar. Kupikir Mr. Kim ini akan menjadi bad mood karena mendengar curhat dan ocehanku, tp dari tadi kulihat ia mendengar semua keluhanku dengan tersenyum. Senyumnya manis sekali. Membuat rasa sakit yang kurasa ini berkurang.

“Lalu, apa kau akan menyerah dan membiarkan Tifanny untuk memiliki Key?”tanya Mr. Kim.

“Ahni! Aku akan terus berusaha mempertahankan Key oppa, Mr. Kim!”kataku sambil mengepalkan tangan.

“Hahaha… Itu baru namanya muridku…”katanya sambil tersenyum dan mengacak-acak rambutku. Tapi itu membuatku merasa nyaman berada di dekatnya.

“Hehe… Baiklah, Mr. Kim. Ini sudah sore. I must go home. Thanks a lot!”Kataku berpamitan.

“Baiklah, Sica.. See You tomorrow..”

Aku tersenyum.

“Oh ya, Sica. Satu lagi. Kau tak perlu memanggilku Mr. Kim. Panggil saja aku Jeje. Jeje Seonsaengnim.. Dan kalau ada yg ingin kau ceritakan, datang saja ke sini! Arraseo?”

“Arraseo, Seonsaengnim!”

#JUNG JESSICA POV END#

———–A few days later

#JUNG JESSICA POV#

TING TONG… TING TONG… TING TONG… Bel sudah berbunyi sebanyak tiga kali. It’s time to go home! Dan hari ini aku akan pulang bersama Key oppa. Wow!

Aku berjalan menuju kelas Key oppa yang berada di lantai 3. Berada tepat di atas kelasku.

Soal Tifanny eonnie? Aku sudah tak takut dengannya. Yah, ini berkat penguatan dari Jeje Seonsaengnim. Hehehe, akhir-akhir ini aku memang dekat dengannya. Tapi aku tak selingkuh kok! I still keep the faithness with Key oppa!

“Excuse me… Key oppa nya udah keluar ya?”Tanyaku pada salah seorang teman sekelas Key oppa.

“Oh, Sica! Iya, Key udah keluar. Kalau gak salah tadi dia ke toilet.. Coba saja kamu tunggu disana..”jawabnya.

“Gomawo, eonnie..”

“Cheonmaneyeo, saeng..”

Aku berjalan ke arah toilet. Nggak terlalu jauh dari sini kok.

Tapi ketika aku melihat di pojok ruangan itu… Oh my God… Jantungku serasa berhenti berdetak, darahku terasa berhenti mengalir ketika kulihat Key oppa sedang berciuman dengan yeoja lain. TIFANNY eonnie! Ya ampun!aku tak percaya aku melihat ini!

“Oppa… Kenapa kau lakukan ini?”Kataku sambil menitikkan air mata. Shock. Tak bisa menerima keadaan.

“Ah.. Sica.. Aku..”

“Padahal aku selalu mencoba untuk setia..”

“Mianhae.. Aku khilaf.. Aku..”

“Padahal kupikir kau lebih baik dari namja lain. Tapi ternyata..”

“Biar kujelaskan, chagiya..”Kata Key.

“Nggak perlu..”

“Chagi, sebenarnya ini..”

“Eonnie-ah, sekarang kau boleh dekati dia sesuka hatimu! Boleh kau miliki dia.. Karena dia bukan siapa-siapa nya aku lagi!”

Aku berlari secepat mungkin. Berusaha untuk menahan air mata, tapi tak bisa. Air mata ini tetap mengalir. Berusaha untuk bersikap tegar, tapi itu sulit. Sesekali kulihat ke belakang. Key tak mengejarku. Apa dia sudah tak mencintaiku lagi?! Huh, biarlah..

BRAAAK!!

Tanpa mengetuk pintu, aku langsung membanting pintu dan masuk ke dalam UKS. Aku ingin menemui Jeje Seonsaengnim. Menceritakan semua keluhanku.
Dia terdiam sebentar. Memandangku dengan tampang cengok nya.
“Sica… What happened? Mengapa kau menangis?”
“Seonsaengnim…”Air mataku langsung mengalir deras, sehingga ruang UKS ini menjadi banjir *ett lebay*
#JUNG JESSICA POV END#
#KIM JAEJOONG POV#
BRAAAK!!
Sica membanting pintu. OMO… Kenapa yeoja itu? Dia menangis!
“Sica… What happened? Mengapa kau menangis?”
“Seonsaengnim…”Air matanya mengalir deras.
“Kau kenapa Sica? Ada yang menyakitimu? Sini duduk…”kataku. Aku dan dia duduk berhadapan.
“Keybummie, Seonsaengnim…”
“Namja chingumu itu? Apa yg telah dia lakukan?”tanyaku.
“Berciuman dengan Tifanny eonnie… huwaaaa… eothokee?? Padahal aku mencintainyaaa ” Yeoja ini seperti bayi! Selalu saja menangis. Padahal hanya karena laki-laki.
“Kalau begitu, tinggalkan dia! Carilah namja lain!”
“Shireo!!! Aku sangat mencintainya!”
Uh, yeoja ini!
“Jessica listen to me..” aku memengang pipinya, mendekatkan wajahku ke wajahnya. “Namja itu bukan hanya Key.. Ada banyak namja yang lebih baik darinya… So, forget him and find another namja… Arraseo?” kataku sambil menghapus air ata di pipinya. Yah, aku tak tega melihat yeoja secantik Jessica ini menangis. Hanya karena namja kurang ajar.
“Ne, arraseo… Thanks a lot, seonsaengnim..”
“What for?”
“Thanks for cheer me up..”
Aku hanya tersenyum. Memandang wajah Jessica. Neomu neomu yepeo. Lama-lama hatiku berdebar-debar. Tak tahu apa yang sekarang kurasa. Mungkin jatuh cinta. Ya, jatuh cinta. Hey, tunggu dulu! Apa yang kuucapkan tadi? Jatuh cinta? Tak boleh! Sica adalah muridku. Aku adalah gurunya. Tak boleh ada percintaan diantara kami. Tak boleh!
“Hmm… Seonsaengnim?”
“Ah.. oh.. Ada apa, Sica?” tanyaku gelagapan.
“Kenapa kau menatapku seperti itu? Aku jadi merasa aneh… Apa ada yg salah dengan wajahku…”
“Ah, tak ada yang salah… Wajahmu cantik ya…” *suaranya agak pelan gitu*
“Ha? Apa? Seonsaengnim, jangan bicara pelan-pelan begitu! Aku tidak mendengarnnya…”
“Ah, ahniyo… Itu ada belek di matamu *-__- haduh jaejoong*” Ya ampun, aku bicara apa sih?!
“Oh haha… Mianhae, Seonsaengnim! Hahaha,” kata Sica sambil tertawa dan membersihkan matanya dengan panik. Haha, padahal kan tidak ada kotoran di matanya. Jaejoong pabboyaa—
———————–TO BE CONTINUED———————–
Huahahahaaa *evil laugh* Gimana ff sayaa? Sudahkah lebih baik dari sebelumnya?? Ini saya bikin berhari-hari lhoo… Mian ya kalo agak panjang, hehehe… Tolong di like yaaa… Terus, tolong kasih kritik dan saran jugaa.. Jeongmal kamsahamnida, chingu🙂

21 thoughts on “Jeje Seonsaengnim… My Hero, My Love (Part 1)

  1. woooo daebak ! LIKE LIKE ! itu Tiffany minta di musnahkan -_- *emosi kebiasaan nntn sinetron* lanjut chingu ! hwaiting for the next part😀

    Like

  2. Annyeong thor .
    Akhirnya setelah muncul jaman haesica , msi ad yg bkin jaesica . *jaesica shipper msi melekat .
    Dsne jejes unnie q kq cengeng bgd -_-
    itu fany unnie jaad bgd , gk kbyg dia jaad ma jejes , bysa kn dia bfnya jejes -_- .
    Itu keyfany gk bgd , ciuman di toilet , gk ad yg lbh elit ap thor , #plaaq~ ,*digampar keyfany+ author .
    Ini endingnya kudumesti jaesica .
    Okeh” #wink~ .
    Sekian koment dari saya , sampai jumpa koment saya dipart selanjutnya #reader stres .
    *triiinggg ~*
    #ngilank

    Like

  3. waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!
    JAESICA ><
    ceritanya menarik tapi bolEh ga kasi kritik dikit
    jangan terlalu banyak heheh iaaa si jeje ganti aja pake senyum simpul trus bahasanya bakuin dikit aja heheh
    mian kalo banyak kritik #bow
    endingnya JAESICA iaaa #im a JAESICA ship

    Like

  4. akhirnya, bisa nemu ff JaeSica lagi…
    yeeee!! <– icy couple shipper kumat

    jeje, dirimu kan maish muda, pacarin murid gapapa lah~
    ayo thor, lanjut lanjut!!! saya suka ide ceritanya!!! gogogo!!

    Like

  5. huahahaha.. ngakak baca beberapa scene
    ugh ada sunny -__- tapi untunglah jadi antagonis
    kya tippani jahat T3T JeTi tak bersatu dong? hua
    kritik sedikit ya ^^v tulisannya agak berantakan. rapiin dikit ya

    Like

  6. wah keren bgt nih. jeje jd guru.. mana pake naksir muridnya segala.. ini nih yg bikin seru😀 aku suka nih ffnya🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s