Saranghae Chamin


Autor : Ve LeeteuKyuMin aka Cho Hyunmi

Gendre : Sad, family,typo. Dll

Cast : Sungmin, Chamin and Member Suju

Rating : PG 13

Disclaimer : Sungmin milik tuhan,Elf , SMEnt dan orang tuanya,, Suju juga gitu, Chamin milik milikan lah#plak.. na ni fanfic milik Author  jika ada yang sama ceritanya kebetulan semata.

Warning : siapin Ember haha #plakk

 

Cekidot my ff..

Minggu sore terasa melelahkan bagi super junior, pasalnya kegiatan sedari pagi tadi begitu sangat menyibukkan, sekarang waktunya pulang ke dorm untuk istirahat.

 

“ayo semuanya kita pulang” pandu sang leader kepada semua anggotanya, dan tak perlu membutuhkan waktu yang lama mereka menuju mobil dengan tertib meski dengan langkah yang gontai karena lelah.

“Aigoo, persediaan makanan kita kan sudah habis, Hyungdeul dan Kyu kalian pulang terlebih dahulu saja aku mau kesupermarket dahulu.” Ujar si Ethernal Maknae

“Jincha? Yasudah, apa perlu ada yang menamanimu?” tanya Teukie

“emm”

“Eh, wookie aku saja yang belanja, kau pulang saja bersama mereka, kebetulan aku ada barang yang mau dibeli, jadi biar aku saja” kini Sungmin angkat bicara

“apa tidak merepotkan hyung? Aku temani saja.” Ujar Wookie menawarkan

“merepotkan bagaimana, aku juga kan selalu ikut makan, tidak usah,kau yang paling terlihat capek diantara kita jadi biar aku sendiri saja” tolak Sungmin halus

“oh ya, ya sudah kau sudah hapal kan apa yang harus dibeli hyung?”

“Nde,” sungmin mengangguk

“kalo begitu kami duluan Minnie, jangan terlalu larut pulangnya ya”

“Nde hyung kau tenang saja”

Suju minus Sungmin berlalu dihadapan sungmin, mobil van pun sudah tidak terlihat lagi. Dan sekarang sungmin mulai berjalan jalan mencari taksi untuk pergi kesebuah Supermarket. Dan sampailah dia disana. Dan mulai memilih-milih apa yang ia beli

“apa ya, telur sudah, ramyeon, semuanya sudah lengkap, apa yang belum? Aigoo!! Aku belum membeli itu”

Dia mendorong keranjang dorongnya dan menuju ketempat barang yang mau di belinya,

“aissh kenapa habis sih, padahal kemarin aku melihatnya, padahal itu baunya paling enak, apa aku ganti sama yang lain ya, tapi nanti aku tak bisa tidur, ya sudah apa boleh buat”

Sungmin memilih-milih dan mendapatkan apa yang dia mau beli dan ia segera menuju kasir, namun saat menunggu kakinya terasa ada yang menarik narik, seorang bayi, bayi perempuan yang umurnya sekitar 10 bulan menarik2 celana bawahnya.

“A~ bayi yang lucu, kenapa berkeliaran disini? Eommamu kemana?” tanya Sungmin sembari menggendong bayi itu dan celingak-celinguk mencari si ibu bayi itu.

“Ta ta ta~” celoteh bayi itu

“Bayi cantik, eommamu mana?” tanya kembali sungmin “ah sungmin paboya, dia kan bayi mengapa kau menanyakan hal bodoh padanya, eommanya mana sih bahaya kan anak ini, dia pasti mencarinya.”

“tuan anakmu lucu sekali. Ini belanjaannya semuanya 45 ribu won.” Kata seorang kasir kepada Sungmin sambil menyerahkan belanjaannya

“Anak?” tanya Sungmin Innocent

“iya anakmu lucu sekali.”lanjut kasir itu

“aaa, iya berapa tadi semuanya? Tanya Sungmin

“45 ribu tuan”

“oh ya, Ni uangnya, Gomawo”

“Cheon,”

Sungmin segera keluar dari Supermarket itu, bayinya masih dia gendong. Dia memutuskan menunggu diluar, 1 jam lamanya ia menunggu, berharap ibu bayi itu mencari anaknya

“Hoaaa” tangis bayi itu tiba2

“Aigoo, kau lapar ya baby. Sebentar kalo begitu” Sungmin berjongkok meliat isi belanjaannya, hanya ada kue yang cocok dikasihkan ke bayi itu “kau mau ini? Oppa bukakan ya”

“ta ta ta” celoteh bayi itu dan mengambil kuenya

“bayi yang malang, ibumu tidak ada, oppa harus berbuat apa padamu, huft”

 

sumi chaoreuge kkeutkkaji dallinda

 

kal gateun sirin barami gaseumeul tteryodo

 

tiba2 handpone nya berdering

“Yeoboseo hyung?” ucap sungmin mengangkat telponnya

“Minnie apa kau tersesat? Ini sudah malam” tanya seseorang dibalik telpon itu

“Ahni teukie hyung, aku sedang mencari seseorang”

“nugu?” tanya Leeteuk

“ah bukan siapa2 hyung, aku akan segera pulang sekarang juga.”

“yasudah, hati-hati di jalan”

“Nde hyung.”

Tuuts tuuts telponnya terputus

“Na baby ah aku harus memberimu nama panggilan biar tidah susah, ChaMin ya oppa panggil kamu Chamin, apa kau setuju?”

“ta ta ta” celoteh bayi itu

“bayi yang pintar, oppa terpaksa mengajakmu pulang, oppa tidak tega memberimu kepada orang. Ayo Chamin lets go~”

Satu Jam perjalanan akhirnya sungmin sampai di Dorm, saat tiba semua member menujukan ekspresi yang kaget

‘ini Bayi?’

‘Kau dapat dari mana?’

‘Bayi siapa ini?’

‘kau mencurinya?’

 

Sederet pertanyaan itu pastilah akan keluar dari mulut Hyung dan saengnya

Pltak, sesuatu mendarat kemuka Evil maknae Suju, dan itu perbuatan Chamin

 

“bayi pabo!” Kyuhyun bersuara dan hendak memukulnya

“Ya! Kyu andwae, dia itu bayi” sungmin melindungi bayi itu

“Emh Minnie, bisa kau jelaskan bayi ini?” Teukie memulai pertanyaan pada sungmin

“Dia, aku me” Sungmin hendak menjelaskan

“Ah Hyung apa ini anakmu?” si Evil Kyu malah tiba2 bersuara dan memotong pembicaraan

“Babo Kyu, ania dia bukan anakku, kau tahu kan? kalian juga tahukan kehidupanku bagaimana? Siapa juga wanitanya, aku juga belum menikah, arraso!” cerocos Sungmin

“ Ya hyung aku Cuma bercanda. Yasudah lanjutkan bicaranya” Suruh Kyuhyun

“aku menemukannya di supermarket, dia menarik2 celanaku dan aku menggendongnya, lalu”

“Ya hyung kau babo sekali, bagaimana jika nanti eommanya mencari, kau bisa dituduh penculikan” bentak Kyu

“Kyu bisakah kau diam dulu!” kini Eunhyuk menyetopkan “lanjutkan sungmin hyung”

“ya aku menunggu selama 1 jam, kali saja ada orangtua yang kehilangan, tapi nyatanya nihil.”

“Ya mau dibagaimanakan lagi, besok kita cari berita, sebarkan selembaran tentang bayi ini atau apa.” Ucap Teukie

“Ya aku setuju Hyung” Sungmin mengangguk

“kami juga akan membantu” semuanya bersuara

“Oh ya hyung belanjaannya mana, aku mau memasak” tanya Wookie

“Oh itu.”

“Bayi manis mau oppa gendong?” tawar yesung pada Chamin namun Chamin malah meragkak ke Kyu dan minta digendong

“Ya apa-apaan kau?” Kyu berusaha menghindar

“ta ta ta Ha~” celotehnya dan tertawa kecil

“gendong saja Kyu, tidak berat kok” ujar Sungmin

“Issssh” desah Kyu kesal

“hah padahal aku yang mau menggendongnya” Yesung kecewa sambil memanyunkan bibirnya

“hahaha” gelak tawa semua member –Wookie pecah

“kau punya tampang babo sih hyung” cletuk Donghae

“Mwo? Apa hubungannya, seharusnya bayi itu takut dengan setan macam si Kyu”

“Kau bilang apa Hyung?” Kyu geram

“S-E-T-A-N” yesung mengeja kata setan

“kubunuh kau hyung” kyu hendak berdiri

“hati-hati Kyu nanti Chamin terjatuh.” Khawatir Sungmin

“ah habisnya sialien ini menjengkelkan” geram Kyu lagi

“namanya Chamin? Hah lucu sekali hyung namanya” Siwon mencubit Chamin gemas

“ya aku kan tidak tahu nama aslinya ya aku kasih nama itu”
“Haaa Chamin tertidur” ujar teukie menyadarkan semuanya

“Hah! Tidur? Cepat sekali, nah nah nah, apa ini yang hangat” panik Kyu “ jiah basah, bayi sialan kau ngompol?”

“hahaha” semuanya kembali tertawa

“selain berwajah Evil kau juga punya wajah mirip toilet makannya Chamin mengompolimu” cletuk Hyukie

“Aish sialan kau monkey. Hyungdeul bagaimana ini.”

“Kau tak beli pampers Minnie?”tanya Teukie

“ahnio, tadi aku tidak terpikir mau membawanya”

“Yasudah aku pergi kemini market bawah, sekalian membeli makanan bayi. Kita kan tidak punya itu, aku tidak mau nanti Chamin sakit dan kelaparan”

“gomawo hyung, kau mau membantuku”

“Sudah seharusnya minnie, sekarang kan Chamin urusan kita semua” ucap teukie setuju

“Setuju.” Semuanya-kyu mengiakan

“Aku tidak” ucap Kyu seenaknya

“hah, gwenchana Kyu, yasudah kemarikan Chaminnya, biar Hyung yang urusi”

“aku ikut membantu Hyung” tawar Siwon

“okay”

 

Chamin, ya bayi itu kini adalah bagian dari keluarga Super junior, meski kyu tak suka dengan kehadirannya, mereka juga berpikir Suatu saat Chamin pasti kembali ke orang tuanya, karena mereka tak henti memuat berita untuk mencari keluarga bayi itu, namun nihil tak ada yang kenal bayi itu.

 

Chamin memang bayi yang lucu yang memberi kebahagiaan bagi semua member Suju termasuk Kyu yang juga tak suka namun kadang tak menyadarinya terhibur dengan tingkah babynya, terlebih dengan sungmin yang sudah merasa jadi appanya, ya lah dia yang menemukannya. Kalau ada apa-apa dengan Chamin, maka siapapun bakal Sungmin marahi.

 

“Chamin sayang kemarilah” ujar Yesung sambil menunjukkan ddangkoma

“Chamin waktunya makan” teriak ethernal maknae

“Chamin lihat appa punya permen” ucap Shindong mengiming2 sebuah lollipop

“Cih~ kalian apa-apaan? Aigoo Chamin babo kau mengompol lagi di jasku? assh”

“Kyu bisakah kau berbicara halus didepan Chamin?” bentak Sungmin

“Ahnio, dia tak mengerti ini” ucap Kyu santai

“kata siapa hah! Justru bayi yang sebesar ini bisa mencerna kata-kata dengan baik dari orang di sekitarnya”

“terserah kaulah Hyung, yang aku ingin Chamin cepat2 kembali ke eommanya”

 

Sungmin hanya menatap kyu dengan tatapan nanar, setelah kemudian melihat Chamin yang tertawa padanya.

 

“terlalu sulit melepasmu Chamin”ucap Sungmin lirih

“Hyung gwenchana? Kau jangan masukan dalam hati kata2 Kyu. Kau menyayangi Chamin kan?” kata Siwon menenangkan

“Ne Woonie,Gomawo”

“A~ ppa Pa pa” cloteh Chamin kepada Sungmin

“iya, ha Chaminku berbicara, lihatlah, sekali lagi appa mau dengar” suruh sungmin sembari menggendongnya

“pa pa ta pa” clotehnya sekali lagi

“kau memang bayi pintar,  Teuk hyung harus tahu, dan besok kita buat acara kecil2an, Otte?” ujar Sungmin senang dan mendadak

“Ya Hyung jangan terlalu berlebihan, dasar bayi, ngomong itu saja kau buat Sungmin hyung sesenang itu, menyebalkan”

“Bilang saja kau iri”

“siapa yang iri hah!”

“Hyung aku boleh ajak Chamin jalan-jalan ke sekitar Dorm, sepertinya Chamin bosan didalam terus” tanya Donghae

“Oh bawa saja Hae, kau tak perlu lapor, kan Chamin anak kita, haha, ni gendonglah”

“Oh iya, ayo Chamin sayang kita keluar, oppa mau ajak kamu refreshing, biar kau fresh setelah dimarahi si Evil tadi”ajak Hae pada Chamin

“Mwo, sialan kau ikan”

“Wle”

“Hiya ta ta ta” clotehnya dibarengi gelak tawa khasnya.

 

Sore itu berubah jadi malam, Hae kembali ke Dorm.

“Hae appa dan Chamin pulaaaaang” Teriak Donghae saat masuk Dorm

“Chamin sudah pulang? Bagaimana jalan2nya sama donghae appa putri kecilku?” tanya Sungmin langsung pada Chamin yang hanya dibalas Chamin dengan gelengan

“Na loh putri Chamin kenapa? Ada yang sakit? Mau appa gendong?” kini Leeteuk menyapa Chamin namun Chamin menggeleng dan semakin erat memeluk Donghae

“Ya Hae Chamin kenapa?”

“Aku tidak tahu Nyuk,”

“mungkin Chamin capek ya, appa gendong yuk, sudah jam 7 Chamin tidur yuk” kini Sungmin menggendong Chamin, memang tidak Susah Chamin langsung menurut.

“Memang ya kalau sama Sungmin appa kau menurut” ucap leeteuk sambil mengacak2 rambut Chamin dengan gemas “ Ya sudah kau tidur yang nyenyak Leeteuk appa sama Hyukie appa mau kerja. Ayo Hyukie”

“Ne hyung, Bye Chamin.”

“bye bye Hyukie appa”Sungmin menirukan Chamin dan menggerak2an tangan Chamin

 

Tengah malamnya Chamin terbangun dan rewel, dia tidak berhenti menangis, Sungmin khawatir padahal Chamin tidak lapar, pampersnya juga baru saja diganti.

 

“hua hua hua” tangis Chamin

“Putri kecil kamu kenapa sih, appa khawatir padamu? Kamu sakit? Appa harus berbuat apa padamu? Apa kau rindu eomma dan appamu diluar sana?”

“Hua hua hua” tangisnya semakin menjadi

“Ya Hyung bisakah Chamin berhenti menangis? Kau tidak tahu aku ini lelah pengen tidur?” ucap Kyu sedikit teriak

“Kyu, sepertinya Chamin sakit, aku juga sama pengen tidur, tapi apa boleh buat?”

“Ya kasih obat lah hyung jika dia sakit”

“Aku tak pandai kasih obat, takut salah, lagi pula tak ada obat khususnya kan?”

“Bawa kerumah sakit saja apa susahnya”

“apa kau bisa mengantarku?”

“Ya hyung besok saja aku capek, ini sudah larut malam”

“ya sudah jika kau menolak tak apa, aku bisa minta antar pada yang lain.”

“Na hyung berpikir kesana.”

Sungmin hanya menyunggingkan kekesalan pada kyu setelah kemudian dia mengemasi barang-barang Chamin seperlunya dan bergegas kekamar YeWook untuk meminta mereka mengantarnya.

Tok tok

“Ya Siapa?”tanya wookie di balik pintu

“aku Sungmin, bisakah kalian bangun?”

“Ada apa Hyung?”

“Ada apa Minnie?”

“Chamin, sepertinya dia sakit, apa kalian mau mengantarku ke Rumah sakit?”

“Nde,  kami ganti baju dulu, kau bangunkan saja yang lain siapa tahu mereka mau ikut.”

“Nde hyung”

Beberapa saat kemudian Yesung, Wookie, Siwon, Shindong, Hae sudah siap

“apa Kyu tidak ikut?” tanya Siwon

“Hemmh dia capek, biarlah” jawab Sungmin lirih

“Araso, sudah telpon Teukie hyung dan Hyukie?” tanya Yesung

“Mereka akan menyusul.”

“baiklah kita berangkat.” Ajak Siwon

 

30 menit sampailah mereka di RS, dokter langsung memeriksa Chamin dan semuanya menunggu diluar, dan sudah pasti yang paling terliahat kekhawatirannya itu adalah Sungmin, dia takut sesuatu buruk menimpa Chamin putri kecilnya.

 

“Chamin kau harus sehat, jangan sakit, appa tak mau kau sakit, appa berjanji kalau kau tak sakit appa akan menyuruh Kyu supaya tak selalu membentakmu, bisa menerimamu.” Ucap Sungmin lirih dan kali ini air matanya mengalir dipelupuk matanya, kejadian yang memang jarang buat Sungmin.

“Sudahlah Chamin pasti tak apa Minnie” Ujar Teukie menenangkan

“Nde Hyung”

“orang tua Lee Chamin?”

“Kami dokter.” Semuanya menyahut

“saya hanya menanyakan satu orang tuanya, 2 orang saja saya mau bicara” dokter itu mengulang bicaranya

“Oh Ne dia appanya” ucap Leeteuk menunjuk Sungmin

“Teukie Hyung ikut aku juga” kata Sungmin

“Ya sudah ikut keruangan saya”

 

Diruangan Dokter

 

“Apa yang terjadi dengan anakku Dok? Apa dia sakit? Wajahmu tegang sekali?” ucap Sungmin memulai pembicaraan

“Anak itu Sakit parah tuan, apa dia asli anak kalian?”

“…” tak ada yang menjawab dokter itu melihat Sungmin & Leeteuk saling pandang

“Ya sudah jika kalian tak ada yang mau bicara, saya sudah tahu jawabannya, dia bukan anak kalian kan?”

“kenapa dokter bisa tahu?”

“anak ini sekitar sebulan yang lalu dia dibawa ibunya periksa kesini, dan seperti pemeriksaan yang sama anak ini menderita Leukimia setadium lanjut”

“ah kau pasti bercanda dokter it itu tidak mungkin”

“saya hanya memberi tahu anda sebuah fakta, apa foto ini tidak cukup?” Dokter itu menunjukkan foto Chamin “nama bayi ini Jung Hyuko, seharusnya waktu pemeriksaan itu anak ini harus di kemoteraphi untuk melumpuhkan sel kankernya.”

“apa sekarang masih bisa dok?”

“Sekarang sudah tidak mungkin, mungkin dia bisa bertahan sampai hari esok.” Ucap dokter itu seperti sekenanya dan berhasil membuat sungmin tertunduk tak percaya

“Kau pasti bercanda dokter, kau bercanda, Chaminku dia tadi baik2 saja, dia tidak mengeluh apapun, dan kau tiba-tiba bilang umurnya sampai hari esok?”

“Sabarlah Minnie, Gomawo dokter infonya, ayo kita lihat anak kita”

“aku tak percaya Hyung” ucap sungmin yang kemudian jatuh ambruk

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~Ve LeeteuKyuMin~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

Tiit tiiit tiit

 

Suara alat pacu jantung yang terdengar sedikit stabil memekakan telinga Sungmin, dia mengerjap-ngerjapkan matanya, melihat sekitar. Leeteuk, Yesung, Shindong, Eunhyuk, Donghae,  Siwon, Ryeowook bahkan Kyuhyun ada disana. Dia heran sedang apa dia tertidur disini seharusnya sekarang melihat keadaan Chamin. Dia merasakan tangannya berkedut nyeri.

 

“Hyung kau sudah sadar?” tanya Wookie

“Minnie? Syukurlah”

“kkalian Se-d-dang a-pp-a disini? Chamin dimana Chamin?”

“Hyung, jangan bergerak dulu kau baru sadar dari pingsanmu, kata dokter anemiamu kambuh, sudah 4 hari kau tidak sadar” ucap Kyu khawatir

“apa pedulimu hah? Chamin sedang sakit. Dalam keadaan begini bisakah kau sedikit serius jangan membenci Chamin?”

“Hyung Chamin, dia”

“Andwae Kyu” cegah hae

“ada apa dengan Chamin? Chamin baik-baik saja?”

“dia Sudah tenang di alam sana”

“Kalian bohong tolonglah jangan membohongiku”

“ini nyata Sungmin” Leeteuk memeluk sungmin erat

“Chamin, anakku”

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~VeLeeteuKyuMin~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

“Putri kecil apa kau kedinginan di dalam sana, putriku bilang ke appa jika kau kedinginan ya, appa akan memelukmu hangat”ucap sungmin lirih dan menyimpan boneka pink milik Chamin diatas pusara mungilnya

“Hyung ayo kita pulang” kata Kyu

“tapi Chamin kesepian Kyu”

“dia tidak kesepian Hyung dia sedang bernyanyi-nyanyi bersama malaikat, kau harus menerima ini Hyung”

“ayo Kyu, oh ya kita kan sekarang ada konser kau lupa ya” ujar sungmin tiba2

“ya ya, kau sudah baikkan?”tanya Kyu tak percaya

“Nde.”

Sungmin melirik pusara kecil milik Chaminnya dan tersenyum sambil berkata ‘Saranghae Chamin kau akan dihatiku selamanya, tuhan jika kau turunkan Chamin yang lain aku akan menerimanya dengan senang hati’

 

Sementara diposisi Kyu dia juga melirik pusara kecil Chamin dan berkata dalam hati ‘Ternyata kau sangat berharga Chamin kecil, Gomawo atas segalanya’

 

FIN

 

oke selesai ni ff abal2… gimana???

please ya yg lewat comen apanya yg harus diperbaiki..gomawo yg comment..papay bareng Chamin..


4 thoughts on “Saranghae Chamin

  1. Annyeong….

    huuuaaa…… aku pengen juga di angkat jadi anak angkat member SUJU…#hahaha ngayal nieh kumat..
    kebetulan aku pengn bnget baca ff yg sedih,,, nah ketemu deh ama ff nie..hehe
    ddaebaakk chingu critanya,, tapi kurang menguras air mata.. hehhe.. aku pengen yang ekstra sedih..#plaakk!!! >,<

    tapi bagus kok chingu…
    aku suka juga bagian ejek2an antara member SUJU hehehe… lucu bnget dech,, ^0^
    hahaha apalagi pas si chamin gak mau dgendong ama yesung oppa,, hahaha,, gimana mau,, yeppa tuh sereemm#plaaakk dihajar CLOUD
    hehehe….

    alhasil bagus dech..
    mianh yach chingu kalo komen ku rada2 GaJe…. xixixixiie..

    karya selanjutnya aku tunggu yach chingu..
    Ajaaa hwaitiiing!! v^0^v

    Like

  2. Annyeong haseyo….

    huuuaaa…… aku pengen juga di angkat jadi anak angkat member SUJU…#hahaha ngayal nieh kumat..
    kebetulan aku pengn bnget baca ff yg sedih,,, nah ketemu deh ama ff nie..hehe
    ddaebaakk chingu critanya,, tapi kurang menguras air mata.. hehhe.. aku pengen yang ekstra sedih..#plaakk!!! >,<

    tapi bagus kok chingu…
    aku suka juga bagian ejek2an antara member SUJU hehehe… lucu bnget dech,, ^0^
    hahaha apalagi pas si chamin gak mau dgendong ama yesung oppa,, hahaha,, gimana mau,, yeppa tuh sereemm#plaaakk dihajar CLOUD
    hehehe….

    alhasil bagus dech..
    mianh yach chingu kalo komen ku rada2 GaJe…. xixixixiie..

    karya selanjutnya aku tunggu yach chingu..
    Ajaaa hwaitiiing!! v^0^v

    Like

  3. thor , these the best ff that i ever read !!!! ini udah ke empat kalinya aku baca ff ini , sedih banget ampe pengen nangis , kasihan sungmin tapi jauh lebih bagus kalau anemianya kambuh kalau nggak di pasti shock banget waktu liat si chamin meninggal , daebak thor , bikin ff sungmin lagi , ya ! mian baru komen sekarang !

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s