Angel Beside Me: Her Bestfriend


Title: Angel Beside Me: Her Bestfriend

Cast: Kyuhyun, Seohyun, Minho, Donghae, Cloud (OC)

Genre: Fantasy, Romace, Friendship, angst.

Type: Series

Author: CK93

 

Hallo~~~ i’m back hehehee ^^ akhirnya ada ide buat nulis hohohoho. Mudah-mudahan ga eneg ya bacanya -_-v dan maafff banget kalo part ini bener-bener garing dan mengecewakan ya ;__; medet ini otak aku T_T jadi maafffffff ya kalo part ini garing sekali ;__;

 

Seohyun dan Kyuhyun masih diam, tetap dengan posisi Kyuhyun yang masih memeluk Seohyun yang kini sedang menangis kurang lebih selama 20 menit. Tangisan Seohyun tidak separah beberapa menit yang lalu. Kyuhyun bisa mendengar suara tangisan Seohyun yang semakin melemah, tapi tubuh gadis itu masih bergetar. Kyuhyun mengelus lembut –lagi– kepala Seohyun. Kyuhyun memegang sisi kepala Seohyun dan mengangkat wajahnya. Sekarang posisi mereka sudah tidak berpelukan lagi, melainkan tengah bertatapan. Kyuhyun bisa melihat jelas mata sembap gadis itu dan hidungnya yang memerah. Air mata masih jatuh sedikit di pipinya. Dengan perlahan Kyuhyun membersihkan air mata Seohyun dengan jarinya. Entah kenapa, lelaki itu merasa Seohyun benar-benar rapuh sekarang. Jika diibaratkan dengan barang, Seohyun adalah barang pecah belah yang jika disenggol sedikit akan retak dan kemudian pecah. Seohyun segera menepis tangan Kyuhyun dan membersihkan wajahnya sendiri, “Aku bisa membersihkan wajahku sendiri tuan malaikat.” Seohyun berkata dingin. Kyuhyun hanya tersenyum, lalu dia berjalan ke arah dapur, meninggalkan Seohyun yang masih sibuk membersihkan air matanya. Lelaki itu mengambil sebuah gelas lalu mengisinya dengan air, kemudian berjalan mendekati Seohyun. “Minumlah.” kata Kyuhyun sembari menyodorkan gelas yang diambilnya tadi. Seohyun menatap Kyuhyun sebentar lalu menggeleng. “Apakah kau tidak merasa haus atau setidaknya tenggorokanmu pasti terasa kering.” Kyuhyun kembali menyodorkan gelas itu. Seohyun diam sebentar sampai kemudian dia mengambil gelas yang disodorkan Kyuhyun dan meneguk habis isinya. “Puas?” Seohyun berkata sarkastis lalu menaruh kasar gelas itu di atas meja kayu di hadapannya. Kyuhyun terkekeh kecil lalu berkata, “Cucilah wajahmu sebentar. Penampilanmu benar-benar berantakan nyonya Seohyun.” Seohyun menatap Kyuhyun kesal lalu mendengus dan berjalan ke arah kamar mandi. Kyuhyun memperhatikan Seohyun yang sedang berjalan ke kamar mandi sambil melipat kedua tangannya di dadanya. Dia tidak habis pikir, kenapa manusia yang harus dia jaga itu benar-benar rumit. Gadis itu benar-benar membuatnya pusing. Gadis itu terkadang bisa tersenyum hangat dan bersikap ceria seolah-olah dia tidak memiliki beban hidup, tapi terkadang juga gadis itu bisa bersikap amat sangat dingin dan sepertinya memiliki keinginan untuk…. mati? Kyuhyun menggelengkan kepalanya, berusaha membuang pikiran buruknya. Dia tersadar dari lamunannya ketika Seohyun keluar dari kamar mandi dan berkata, “Aku lelah. Aku ingin tidur sekarang. Sekarang, terserahlah kau mau tidur disini atau ingin keluar. Aku mau masuk ke kamar. Selamat malam.” Seohyun meninggalkan Kyuhyun yang tetap diam dan segera masuk ke dalam kamarnya. Akhirnya Kyuhyun memilih untuk pergi ke atas sebentar dan meminta pendapat sahabatnya, Minho.

 

~~

            “Hai Kyuhyun, ada apa datang kesini?” Minho bertanya ketika melihat Kyuhyun berjalan ke arahnya. Kyuhyun hanya melambaikan tangan sebelah kanannya. “Tidak apa-apa. Aku hanya merasa jenuh hidup di bumi. Dan kau tahu? Manusia yang harus aku jaga itu benar-benar merepotkan!” Kyuhyun berkata sambil mengacak acak rambutnya. Minho hanya tertawa kemudia menggeleng-gelengkan kepalanya. “Sabarlah. Semuanya membutuhkan proses Kyu.” Kyuhyun hanya tersenyum kemudian duduk di sebelah sahabatnya itu. “Tapi kau harus tahu Minho. Gadis ini benar-benar membingungkan. Dia kuat tetapi juga…. rapuh.” Kyuhyun mencoba menjelaskan ‘manusia’nya kepada Minho. “Maksudmu? Kuat tetapi rapuh?” Minho menolehkan kepalanya dan mengangkat sebelah alisnya. Dia bingung dengan penjelasan sahabat di hadapannya itu. “Yah, pokoknya begitulah!” Kyuhyun sudah bingung mau menjelaskan bagaimana. Minho hanya –lagi-lagi– menggelengkan kepalanya. “Ah iya. Tadi Dewan Atas sempat bertanya mengenai mu, Kyu.” Kyu memutar bola matanya lalu mendecak, “Ck. Ada apa lagi? Bilang kepada Dewan Atas aku akan segera memberikan laporan. Ah, sudah dulu. Aku mau kembali ke bumi dan melihat keadaan ‘manusia’ ku. Bye Minho.” Kyuhyun berkata datar lalu pergi meninggalkan Minho yang sedang menatapnya bingung,

 

~~

            Kyuhyun sudah kembali ke wujud manusianya dan sekarang dia sudah berada di dalam apartement Seohyun. Lelaki itu cukup merasa khawatir dengan keadaan ‘manusia’ nya. Mengingat tadi Seohyun baru saja menangis parah. Dengan perlahan, lelaki itu membuka pintu kamar Seohyun. Kamarnya cukup gelap, hanya ada sedikit sinar dari luar yang masuk melalui celah-celah gorden dan ventilasi udara. Kyuhyun mengamati ruangan itu. Hanya ada satu tempat tidur kecil dengan lemari baju yang tidak begitu besar, lalu ada meja kecil untuk menaruh buku-buku. Kamar itu tidak terlihat seperti kamar gadis pada umunya. Benar-benar simple, atau bahkan terlalu simple. Kyuhyun berjalan perlahan mendekati kasur dan berjongkok untuk melihat wajah Seohyun. Memastikan tidak ada luka yang cukup serius di wajah gadis itu karena insiden papan iklan dan mobil tadi. Pikiran Kyuhyun kembali melayang meningat insiden tadi. Dia tahu siapa yang tadi mencoba mencelakakan Seohyun. Sudah pasti Cloud, atau jika bukan Cloud, sudah pasti anak buahnya Cloud. Kyuhyun kembali menenangkan dirinya lalu mengambil selimut yang sudah bebas terjatuh di lantai dan menutupi tubuh Seohyun dengan selimut itu. Kyuhyun masih berjongkok dan mengamati wajah Seohyun. “Kau wanita yang kuat Seohyun.” Kyuhyun berkata lembut sambil tersenyum dan mengelus kepala Seohyun, lalu dia berdiri dan berjalan keluar dari kamar Seohyun. Tanpa sadar sebenarnya Seohyun belum benar-benar tertidur saat itu, dan tanpa sadar Seohyun kembali meneteskan air matanya. Baru kali ini ada seseorang –atau malaikat– yang benar-benar memujinya. Kata-kata Kyuhyun tadi walaupun pendek tapi benar-benar membuat Seohyun tersentuh. Malam ini benar-benar malam yang tidak terlupakan untuk gadis itu. Baru kali ini dia menceritakan kisah hidupnya yang kelam kepada orang lain. Bahkan Donghae –sahabatnya– belum tahu tentang bagaimana kisah hidup Seohyun yang sesungguhnya. Perasaannya benar-benar lega, dan emosinya benar-benar meluap setelah dia menceritakannya kepada Kyuhyun. Ternyata kedatangan malaikat penjaga itu benar-benar membawa pengaruh bagi kehidupannya. Gadis itu masih menangis sampai akhirnya dia benar-benar tertidur.

 

~~

            Seohyun terbangun dari tidurnya ketika dia mendengar suara berisik dan arah dapur. Dengan susah payah dia membuka matanya –yang sembap– dan menggeliat sebentar. Dia duduk dan mencoba mengumpulkan nyawanya sebelum dia benar-benar beraktivitas hari ini. Akhirnya Seohyun beranjak dari kasurnya lalu membuka gorden kamarnya. Suara berisik dari arah dapur kembali terdengar dan cukup menarik perhatiannya. Seohyun berjalan keluar mendekati dapur, dan dia terperanjat melihat lelaki dihadapannya yang sedang membelakanginya, “Kyuhyun? Sedang apa kau?” Seohyun bertanya heran. “Menurutmu?” Kyuhyun terhenti sebentar lalu menjawab singkat dan kembali melanjutkan pekerjaannya. “Aku sedang bertanya, kenapa kau malah bertanya balik sih, ck. Sudah biar aku saja yang membuat sarapan.” Seohyun mendengus pelan lalu berjalan mendekati Kyuhyun, mencoba merebut spatula yang sedang di pegang Kyuhyun. Kyuhyun menatapnya dan segera menyingkirkan spatula dari tangan Seohyun. “Oh ayolah, aku hidup menumpang di rumahmu. Biarkan aku membantumu Seohyun. Kau duduk saja di sofa.” Kyuhyun mencoba mengusir Seohyun dan kembali fokus dengan pekerjaannya. Seohyun menatapnya sebentar. “Baiklah. Tapi awas jika makanan yang kau buat itu membahayakan nyawaku.” Seohyun berkata sinis lalu berjalan mendekati sofa tapi dia terhenti dengan perkataan Kyuhyun, “Ah iya, wajahmu berantakan sekali. Alangkah baiknya jika kau cuci mukamu dulu dan sikat gigimu sebelum sarapan.” Kyuhyun tertawa geli. Seohyun membalikan tubuhnya, “Ya!” Seohyun berteriak kesal lalu segera lari ke kamar mandi. Kyuhyun hanya tertawa kecil melihat tingkah laku ‘manusia’ nya itu. Gadis di hadapannya itu ternyata benar-benar mudah dibodohi. Padahal sebenarnya penampilan Seohyun tidak begitu berantakan, hanya matanya saja yang memang sembap dan hidungnya yan merah bekas menangis semalam. Tapi Kyuhyun hanya benar-benar senang menggoda ‘manusia’ nya itu. Kegiatannya terhenti –lagi– ketika ia mendengar suara bel apartement Seohyun berbunyi. Kyuhyun segera mematikan kompornya lalu berjalan ke arah pintu dan membukanya. Kyuhyun melihat lelaki dihadapannya. Lelaki di hadapannya terlihat cukup kaget melihat Kyuhyun ada di rumah sahabatnya. “Sejak kapan Seohyun memiliki teman lelaki selain aku?” pikirnya. Kyuhyun hanya menatap lelaki dihadapannya datar, tanpa ekspresi. Lelaki itu cukup rapi dan tampan dengan kaus putih polosnya yang dilapisi dengan blazer berwarna abu dan bagian lengannya digulung hingga sikut. Lalu celana jeans santai dan sneakers putih. Rambutnya juga pirang dan berponi. Ya, lelaki itu tak lain adalah Donghae, sahabat Seohyun. Donghae kaget melihat lelaki dihapannya itu yang memang belum pernah dia lihat sebelumnya dan….. lelaki itu sedang memakai celemek di dalam apartement Seohyun? Walaupun lelaki itu cukup tampan tapi tetap mencurigakan. Seingatnya, Seohyun itu tidak mempunyai saudara laki-laki bahkan teman laki-laki selain dirinya. Lamunan Donghae buyar ketika Seohyun datang dan berkata, “Donghae oppa?” Donghae mengalihkan tatapannya dari Kyuhyun dan menatap Seohyun sambil tersenyum. “Hai Seohyun, selamat pagi.” kata Donghae lembut. Kyuhyun menatap Seohyun dan Donghae secara bergantian. “Masuklah oppa.” ajak Seohyun. Donghae segera berjalan masuk dan menatap Kyuhyun sebentar, Kyuhyun segera menyingkir dari pintu dan mempesilahkan Donghae masuk lalu menutup pintu. “Duduklah oppa.” Seohyun berkata sambil mempersilahkan Donghae duduk. Kyuhyun kembali berjalan ke dapur dan melepaskan celemeknya. “Seohyun, sarapannya mau dimakan sekarang saja?” tanya Kyuhyun sambil setengah berteriak. “Ah, tunggu dulu Kyu.” jawab Seohyun sambil setengah berteriak juga. “Apakah oppa sudah makan?” tanya Seohyun lembut. “Ah, belum.” Donghae menjawab singkat sambil tersenyum. “Mau sarapan bersama? Kebetulan tadi sepertinya Kyuhyun memasak cukup banyak.” Donghae terlihat berpikir sebentar sampai dia menjawab, “Baiklah.” Seohyun berjalan ke arah meja makan –dengan Donghae di belakangnya– dan melihat Kyuhyun sedang menyiapkan sarapan. Melihat Kyuhyun yang kerepotan cukup membuat Seohyun tergerak untuk membantunya. Gadis itu berjalan mendekati Kyuhyun lalu membantunya. Donghae yang melihat pemandangan asing di depannya ini cukup bingung. Siapa Kyuhyun? Mengapa dia bisa begitu dekat dengan Seohyun. Apakah dia adalah saudara jauhnya? Pikran-pikiran itu cukup membuat Donghae pusing. “Oppa? Duduklah.” Donghae tersadar dari lamunannya dan melihat Seohyun dan lelaki –yang dia kira bernama Kyuhyun– sudah duduk rapi. Donghae menarik kursi di sebelah Seohyun. Donghae kembali menatap Kyuhyun yang kebetulan memang sedang memandangnya juga, datar. Seohyun yang merasa aneh dengan suasana di ruang makannya ini sadar dan berdehem, “Ehm, ah iya oppa, eum… kenalkan, lelaki ini adalah Cho Kyuhyun.” Seohyun mempekenalkan Kyuhyun singkat. Kyuhyun mengulurkan sebelah tangannya ke hadapan Donghae, Donghae menatap Seohyun sebentar lalu beralih menatap lengan Kyuhyun. “Lee Donghae.” kata Donghae singkat sambil menyambut uluran tangan Kyuhyun. “Cho Kyuhyun.” jawab Kyuhyun tak kalah singkat sambil tersenyum. Lalu mereka berdua berjabat tangan, sebentar. “Baiklah, mari kita sarapan. Dan Kyu, kau berani menjamin kan makanan ini tidak berbahaya?” Seohyun bertanya sarkastis. “Tentu saja tidak, Seohyun. Percayalah.” Kyuhyun menjawab sambil terkekeh. Donghae masih merasa bingung dengan hubungan kedua orang di hadapannya itu. Mereka… benar-benar terlihat… akrab? Donghae segera mengenyahkan pikirannya dan mengambil sumpit di hadapannya, lalu memakan sarapannya.

 

~~

            Kyuhyun sudah selesai dengan sarapannya dan duduk di sofa bersama Donghae sambil menonton TV. Tidak tahu acara apa yang sedang mereka tonton. Dari tadi Kyuhyun hanya memindah-mindahkan channel TV itu. Saat ini Seohyun sedang berganti baju di kamarnya. “Ah, Donghae-ssi, ada apa pagi-pagi sekali datang ke apartement Seohyun?” Kyuhyun bertanya mencoba memecah keheningan. Donghae yang tadi sedang menatap TV otomatis mengalihkan pandangannya dan menatapa Kyuhyun. “Aku? Aku sudah biasa datang kesini pagi-pagi untuk menjemput Seohyun berkerja.” jawab Donghae sinis. Kyuhyun berpikir kenapa lelaki di hadapannya benar-benar sinis terhadapnya. “Oh. Kalau begitu maafkan aku sudah lancang.” Kyuhyun memilih untuk tidak melanjutkan percakapannya, mengingat sepertinya Donghae tidak menyukainya. Keheningan menyelimuti ruang tengah beberapa saat, hanya terdengar suara TV sampai akihrnya Seohyun keluar dari kamarnya dan sudah berpakaian rapi. Gadis itu hanya menggunakan hoodie kebesaran berwarna abu dengan garis-garis putih, celana jeans skinny yang cukup memperlihatkan kaki jenjangnya, lalu sepatu boots kesukaannya yang berwarna cokelat dan tas selempang yang cukup besar. Rambut cokelatnya yang bergelombang dia biarkan tergerai bebas. Penampilannya cuek tapi cukup menarik perhatian para lelaki. Kyuhyun dan Donghae mengalihkan perhatiannya dari TV dan menatap Seohyun. “Apa? Ayo oppa kita berangkat sekarang. Bisa-bisa boss marah jika kita terlambat.” Seohyun berjalan sambil merapihkan rambutnya. Donghae beranjak dari sofa. Kyuhyun hanya menatap kedua orang itu. “Kyuhyun, aku berangkat dulu. Aku akan pulang kira-kira jam 8.” Seohyun berkata sambil berjalan ke arah pintu diikuti dengan Donghae di belakangnya. Kyuhyun beranjak dari sofa dan mengantarkan kedua orang itu keluar. “Nanti aku akan menjemputmu. Kau harus berhati-hati Seo.” Kyuhyun berkata serius sambil memandang Seohyun. Seohyun mendengus, “Baiklah. Kau juga harus hati-hati, dan tolong jangan berlebihan Kyu. Sudah ya. Aku berangkat. ” Seohyun akhirnya membuka pintu dan berjalan bersama Donghae yang masih menatap Kyuhyun sangar. Kyuhyun hanya menaikkan sebelah alisnya melihat kelakuan Donghae. Kyuhyun kembali masuk ke apartement Seohyun dan duduk di sofa. Dia berpikir keras. “Baiklah, aku akan berjalan-jalan sebentar untuk mengusir rasa bosanku. Dan sepertinya berjalan-jalan dengan tubuh manusia itu cukup menarik.” Kyuhyun bergumam sendiri lalu berjalan keluar dan mengunci pintu apartement Seohyun.

 

~~

            Sudah cukup lama Kyuhyun berjalan-jalan. Dia sudah puas melihat sungai Han dan Namsan Tower. Walaupun pemandangan kedua tempat itu pada siang hari memang tidak begitu indah. Tapi setidaknya dia tidak lagi penasaran dengan kedua tempat itu. Kyuhyun diam sebentar lalu kembali berpikir, dia bingung harus pergi kemana lagi. Sampai akhirnya sebuah ide terlintas di benaknya, kenapa dia tidak pergi ke tempat Seohyun bekerja? Tanpa Seohyun beritahu dia sudah tahu dimana Seohyun bekerja. Tentu saja karena insting malaikat kan? Penampilan Kyuhyun cukup menarik hati para wanita. Dia hanya menggunakan kaus v-neck berwarna biru tua dan celana jeans dilengkapi dengan sneakers lalu kacamata hitam yang dia beli di pinggir jalan tadi. Dia berjalan sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya. Tingginya yang memang di atas rata-rata lelaki lain dan wajahnya yang tampan itu benar-benar menarik untuk dipandang. “Merasa senang?” Kyuhyun terperanjat dengan suara yang tiba-tiba terdengar di belakangnya. Dia menghentikan langkahnya secara mendadak, lalu dengan takut-takut dia membalikkan tubuhnya, dan Kyuhyun melihat…. dia…….

 

~TBC~

 Ohohoho halloooo~~ seperti biasa aku ngasih salam (?) penutup. Apakah masih kurang panjang? ._. Di part ini ga banyak nyeritain hal penting ya -_- tapiiiii ucapkan selamat datang kepada cast baru yang sebenernya udh nongol sedikit di part 1 kkkk~~ yaitu….. Hwae oppa!! hohoho. Dia nanti jadi pemeran yang cukup penting di FF ini hehehehe. Oh iya ada yg bisa nebak siapa ‘dia’ yang manggil Kyuhyun? -_-v heeee pokoknya makasih ya udh mau baca FF ini. Salam semangat dari author! ^^


24 thoughts on “Angel Beside Me: Her Bestfriend

  1. mmm……yang panggil kyu oppa adalah……jreng…jreng…jreng………………
    .”AKU…………”!! hehehehehee……

    setelah lama kutungu2, akhirnya lanjutannya keluar juga…..
    kyu oppa lucu dehh kalo nyebut seo dgn sebutan ‘manusia nya’…..unik..
    kyu oppa kyk lagi liburan di seoul aja, pake jln2 ke sungai han n namsan tower pula…..gak ngajak2 lagi T_T..hiks2…

    aku tunggu kelanjutannya chingu.. jangan lama2 yahh…!

    Like

  2. aku gak comment dipart 2 jadi langsung sekaligus disini aja ya😀
    yeay itu seohyun udah mau mulai terbuka ama kyuhyun.. semoga kyu bisa selalu jagain seo dr clouds2 itu.
    hahh.. Ini bener2 menyayat hati pas seo nyeritain masa lalunya. update soon buat next chap ya

    Like

  3. HuaaaaA……kyu angel xixi bukan kyu devil Ɣɑ̤̥̈̊ “̮ ћϱћϱ (♥̃͡♥̃͡) ћϱћϱ “̮
    Itu cloud Ɣɑ̤̥̈̊ mg seo telindung dr cloud….gomawo chingu d tg next part’a Ɣɑ̤̥̈̊ …Ơ̴̴͡.̮Ơ̴̴̴͡

    Like

  4. cloud ya?????
    huaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~ bener” deh akhirnya keluar juga ni FF dan sempet nih lupa ma ni FF so sorry author….:/

    Like

  5. Halloooo maaf aku ga bisa bales comment satu2 ya, koneksi laknat bgt -_- maaf ya buat ff yang sempet ngaret sangat sangaaaatttt lama >.< kebetulan lagi banyak tugas yang menumpuk *ketauan malesnya* insyaAllah buat part selanjutnya ga bakal terlalu lama, doain aja semiga tugas2 yang numpuk cepet kelar *maklum anak sekolahan* dan mudah2an otak ga macet hehehehe. Makasih ya buat yg udh mau baca ff ini ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s