BLOOOMM!!! THE FLOWERS OF LOVE [part 2]


BLOOOMM!!! THE FLOWERS OF LOVE

[part 2]

Nama author           : Pipah, afifah

Cast    : Seohyun,minho, donghae, sulli, jinki and others.

NB : YOONA DI GANTI DG TAEYEON ..hehe

Genre                        : romance, sad, bla.bla

Tipe    : chapter [?]

Anneyong haseo….. hahahhaha..aku pipah balik lagi… beserta bungkusan [?] laiinya…kekeke~ aku datang beserta pair  favoritku selain SEOKYU, WONSEO, SEOHAE, ONSEO, TAESEO, SEOKEY, SEOMO[seo ma akang jungmo mksudnya]…kalo d pkir* seo semua yya…whehehe .

mianhae readers yang dah nunggu ni ff.. peluk readers satu-satu..

Adakah yang kangen ma aku…huhu~#d tendang ke pucuk monas.. whehehe

Sebenarnya aku maunya main castnya seokyu, tapi berhubung banyak ff seokyu author pengen ganti suasana dannn main castnya jadinya ~MINSEO~(minho,seohyun). Kyu oppanya buat author aja. #dilempar genteng sparkyu. Mian yya seokyu shipper. Huhu. Dan dengan berat hati kyupa di TIADAKAN . aku ga mau terjadi perselisihan pendapat lagi, jadi begini lebih aman. Keke~. Dengan beban beribu-ribu ton aku memisahkan pasangan ini… huaaa..

Ehh kata “blooom” tu maksutnya suara motor … wkwkwk

Happy reading readers… jangan lupa comment yya.

Dilarang keras memperbanyak ff ini tanpa se ijin author. Kalu enggak tak sumpahin mules-mules. yang memperbanyak pokoknya itu ntar berurusan sama TUHAN..hehehe

Tanpa banyak cing cong…. inilah.. BLOOOM !! THE FLOWERS OF LOVE

##@@

Seohyun POV~

Pelajaran yang membosankan datang lagi..sebaiknya ku keluarkan senjata ampuhku saja..komik keroro.

“hehh…kapan pelajaran ini selesai”tanyanya padaku namun hanya ku acuhkan saja. Aku masih asik pada keroroku ini.

“ya.. kau tuli ya..”teriaknya sambil merampas komik keroroku

“yahh.. kembalikan palli… dasar mata panda babo.. kembalikan”teriakku. Dan terjadilah insiden tarik menarik komik keroro.

“SEO JOO HYUN… CHOI MINHO…APA-APAAN KALIAAAAAAAAAANN??”teriak seongsaenim pake toak #plakk

Al hasil beginilah…nasib setiap hari harus di hukum. Kadang taeyeon bertanya padaku, kalau aku sangat aneh. Penampilanku memang jadul dan terkesan cupu, tapi sikapku berbanding terbalik dari kata cupu…

“ini gara-gara kau mata panda.. aku harus hormat pada bendera di bawah matahari seperti ini.”kataku sinis

“salah sendiri, tadi kau seharusnya menjawab pertanyaanku. Babo…”jawabnya

“apanya yang babo hahh…!!!”pekikku

“kalian ini.. jangan bertengkar terus..aku memberikan tugas kelompok, dan harus di kumpulkan besok. Kalau tidak nilai kalian akan kosong. Dan karena  hukuman kalian cukup ringan maka kelompok kalian hanya berdua saja..”ya sudah ya..kalian boleh pulang.#jahat amat ni seongsaenim

“mwo.. apa-apaan seongsaenim. Seenaknya saja memutuskan”kesalku

“hey.. yang rugi harusnya aku.. bukan kau. kau nanti menungguku latihan basket, setelah itu baru kita buat tugas itu.”ucap namja menyebalkan di sampingku.

“huhh..aku kan tidak tahu rumahmu.”teriakku

“babo.. dasar babo..untuk apa aku menyuruhmu menungguku kalau kau nanti tidak pulang bersamaku. Lagipula kau tahu kan semua yeoja tergila-gila padaku pasti mereka juga sudah tahu tempat tinggalku. Aku juga tahu kau juga diam-diam memperhatikanku.”jawabnya sombong bin narsis

“arrasoo…arraso..kau percaya diri sekali. Kenapa aku harus menunggumu, aku kan bisa ke rumahmu duluan.”ujarku

“anio..pokoknya kau harus menungguku, kalau tidak aku akan bilang ke seongsaenim kalau kau tidak ikut mengerjakan tugas kelompok itu.”katanya sambil tersenyum setan.*plakk

“hahh seenaknya saja kau…”kataku

“kau ini berisik sekali sih. Sudah duduk, dan lihat permainan basketku baik-baik. Aku mau ganti baju dulu. Arrasoo..”ujarnya seraya pergi

Hiiiih. Siapa dia beraninya menyuruhku, memangnya aku pembantunya. Kadang dingin, kadang menyebalkan, kadang sombong, kadang narsis, kadang juga tukang paksa. Dasar. Aku penasaran sebenarnya ada berapa sih kepribadiannya[?].

Peluit tanda permainan basket pun di mulai, dengan gerakan yang cepat para pemain kesana-kemari berebut bola agar bisa mencetak point. Tentu saja si mata panda juga melakukan hal yang sama. Dan yang menyebalkan semua yeoja yang berteriak menyemangati minho..

“kalau di pikir-pikir dia tidak terlalu buruk. Padahal baru kemarin mendaftar jadi pemain basket, tapi sekarang menjadi pemain inti..”gumamku

Tanpa ku sadari aku terus memperhatikan tiap gerak-gerik sii mata panda itu. dia begitu lincah memainkan permainan ini. tiba-tiba saat break time [?] dia melihat ke arahku lalu tersenyum.

Dan entah mengapa semua organ tubuhku bekerja lebih cepat, detakan jantungku mulai melompat-lompat minta keluar[?].

Usai permainan …

ada apa ini, aku harus pergi menenangkan jantungku ini. tapi bagaimana ini..aku sudah berdiri cukup lama di sini. Namun si mata panda tak kunjung datang. Apa aku pulang saja ya.. tapi tugas seongsaenim bagaimana ..!!

Tiba-tiba ..

“hosssh..hossh..”

“heii.. choi minho aku sudah menunggumu lama.. kau ini mandi atau ..”kataku terpotong. Ia langsung saja menyambar tanganku. Lalu menarikku untuk mengikutinya berlari.

Lalu ia menyandarkanku pada sebuah pohon yang lumayan besar (maksunya ngumpet), dan posisi kami saling berhadapan. Dan itu sangat dekat.. setelah ku atur nafasku…

“yakk choi min…”teriakku namun mulutku sudah dibekap dengan tangan kekarnya itu. ya Tuhan ini membuat jantungku kembali tak beraturan.

Sesekali ia mengintip melalui celah-celah daun.

“untunglah mereka sudah pergi..ayoo cepat pergi, aku tidak mau di kejar-kejar mereka lagi”ucapnya lega..

“ne..ne..”kataku sambil mengikutinya dari belakang. Aku takut jantungku benar-benar melompat saat aku di sebelahnya nanti..

Di tempat parkirrr…..

“Heii.. ayo jangan melamun, kajja.. jangan-jangan kau mulai menyukaiku ya.. kulihat dari tadi kau terus memperhatikanku.”ucapnya

“anio..mana mungkin aku menyukai orang sepertimu hah..??”kataku sinis

“tidak perlu jual mahal baboo.  cepat naik, pegangan. Kalau kau jatuh aku tidak mau tanggung jawab.”ucapnya

“anio..aku tidak mau pegangan padamu..”kataku ketus

Tiba-tiba saja ia menarik kedua tanganku agar berpegangan. Mau bagaimana lagi, akhirnya aku menurut saja padanya.#plakkk

*choi home…

Rumahnya sangat besar, mungkin seperti hotel berbintang, ehh bukan….ahh entahlah pokoknya sangat mewah.. (males ngegambarinnya)#author d buang ke laut sama readers.

”anneyong..”sapaku

“kau itu menyapa siapa..?”tanyanya yang membuatku bingung

“hahh.. tentu saja pada orang yang ada di rumah ini”tukasku

“bodoh..”jawabnya.

dasar. Selalu seenaknya, kadang baik kadang menyebalkan.huhh. lagipula bukankah sudah sewajarnya menyapa orang di dalam rumah. Dasar babo.

“kau diam di sini. Aku akan ganti baju dulu. Awas saja kalau kau kabur.”tukasnya dingin. Lalu pergi begitu saja.

Hah.. gaya bicaranya seperti bicara pada alien saja. Memangnya siapa yang akan kabur. Bahkan aku saja sudah lupa jalan pulang. Habis rumah ini aneh sih. Rumahnya hanya satu tapi pintunya banyak sekali. Ahh entahlah aku pusing.

Karena penasaran aku mulai jalan-jalan di sekitar ruangan yang cukup luas ini.

“wahh … banyak sekali foto-foto di sini. Mengintip ahh. Siapa tahu aku menemukan foto yeojacingu si mata panda itu” gumamku sambil menyeringai setan. #aku ga bisa bayangin seo eoni berpose evil smile.

“ehhh… siapa yeoja ini, aku merasa tidak asing”gumamku lagi

“OMO… kau ini siapa” tanya seseorang di belakangku, reflek aku segera menoleh.

“eoni.. “jeritnya dengan suara cempreng sambil memelukku.

Saking kagetnya aku tak dapat berbuat apa-apa.

“eoni…eoni.. gwechanayo??”tanyanya bingung

“ohh..ne.ne …gwechana kau ini siapa”tanyaku ga paham

“astaga… eoni kan yang kemarin menolongku dari kecelakaan “pekiknya girang

“ohh.. mianhae aku lupa”kataku pelan dan nyengir garing ala kambing[?]

“ne..ne.. arraso.. eh perkenalkan eoni, choi sulli imnida…”katanya sambil menjabat tanganku dan membungkuk hormat

“ne.. seo joo hyun imnida kau panggil saja akuu seohyun eoni. ”tukasku

Tak terasa aku dan sulli mengobrol cukup lama. Sulli adalah adik minho. Sulli anak baik dan ceria, jadi aku nyambung sekali bicara padanya. Sampai-sampai aku lupa kalau aku sedang menunggu minho yang tak kunjung datang.

Seohyun POV END~

Minho POV

Saat aku berganti pakaian di kamar. Tiba-tiba i-phoneku bergetar.

“yeoboseo..?kataku

“….”

“mwo.. aku akan segera ke sana, jong..”ucapku

Hassh.. kenapa aku sampai lupa kalau hari ini aku ada pertandingan dengan ketua geng sone itu. lalu seohyun bagaimana. Ahh..sudahlah balapan itu lebih penting. Aku tidak mau di anggap pengecut. Bagaimanapun juga balapan iini sangat menentukan nasibku.Segera ku ambil jaket dan kunci motorku lalu pergi ke arena balapan tanpa pamit pada seohyun. kalau aku pamit pasti tidak akan bisa keluar rumah dengan selamat.

Minho POV END~

Seohyun POV~

“sulli-yya.. maukah kau membantuku” kataku

“membantu apa eoni.. tentu saja aku mau,,”jawabnya

“oppa mu kenapa tidak kunjung datang ini hampir jam 8 malam”ucapku khawatir.

“ne. Akan aku panggilkan eoni..”jawab sulli sambil berlalu

Tak berapa lam kemudian…

“eonii.. minho oppa tak ada di kamarnya. Aku tadi bertanya pada penjaga, oppa pergi 2 jam yang lalu”katanya

“mwooo… lalu bagaimana tugas seongsaenim. Aku pasti akan kena hukuman lagi“pekikku

“tenang eoni..bagaimana kalau eoni tunggu sebentar lagi. Oppa pasti akan segera pulang.”tukasnya

“ne.. tapi temani aku sulli-yya. Aku bosan kalau menunggu sendiri”jawabku

“ne.. tapi eoni harus membantuku mengerjakan soal ini ya,,.”ucapnya sambil memelas.

“ne.. yang mana”kataku mulai mendekatinya

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 11 malam. Sampai-sampai aku dan sulli tertidur di sofa karena terlalu capek.

Seohyun POV End~

Donghae POV~

“hyung.. apa sudah coba di hubungi lagi big sone..”tanya jinki padaku

“babo.. dia itu tidak punya handphone..lagipula aku sudah ke rumahnya tapi atak ada orang. Aku juga tidak tahu di mana dia sekarang. Dasar kodok itu selalu saja sulit ditemukan di saat yang tidak tepat. ”jawabku kesal

“huhh.. apa-apaan ini kenapa ketuamu itu tidak tahu waktu. Kita sudah berjam-jam menunggu. Dia pasti takut melawanku. Dasar payah”ucap minho yang datang tiba-tiba.

“tutup mulutmu. Ketua berhalangan hadir. Jadi kau jangan seenaknya menghakiminya”tukasku

“aku tak peduli, urusanku masih banyak daripada hanya sekedar meladeni orang tak tahu waktu seperti ketuamu itu”ucap minho sinis

Aku benar-benar geram padanya saat itu. aku hampir saja memukulnya, tapi di halangi oleh jinki.

Di mana sih kodok jelek itu. seenaknya menghilang. Awas saja besok kalau bertemu.

Donghae POV END~

Minho Pov~

Dasar ketua geng itu benar-benar membuatku geram, seenaknya tidak datang padahal aku sampai meninggalkan seohyun sendiri di rumahku. Huhh.. pasti dia akan marah besar padaku..sial.

Ku langkahkan kakiku menuju ruangan di mana tadi aku meninggalkan seohyun. ku masuki ruangan yang cukup luas itu.

GLEEKKK…

Aku melihat sulli dan seohyun tertidur dia tas meja (maksudnya kepalanya bersandar di meja). Bagaimana mereka bisa tertidur di sini. Rupanya seohyun tadi membantu sulli membuat PR.

Segera ku bangunkan sulli.

“sulli-yya..bangun..”ucapku pelan sambil menggoyangkan badannya

“oppa.. sudah pulang, jam berapa ini, dari tadi seo eoni menunggumu.. kasihan dia oppa..”kata sulli berbisik

“ne.. aku tahu cepat sana pindah ke kamarmu”perintahku

“ne ..oppa. tapi seo eonii bagaimana?”tanyanya

“biar aku yang urus.,.”jawabku

Sulli segera membereskan buku-bukunya lalu pergi menuju kamarnya.

Kini di ruangan itu hanya ada aku dan seohyun. pelan-pelan ku angkat tubuhnya menuju ke sofa agar ia tidur dengan nyaman. Lalu ku selimuti dia.

Ku sibakkan rambutnya yang terurai itu agar tidak menutupi wajahnya.

“neomu yeppo..kau ini tidak pernah makan ya, kenapa kau ringan sekali.”gumamku

Orang bisa salah mengira, saat kau diam seperti ini  kau seperti  malaikat. Tapi saat kau bangun, kau itu seperti naga sedang mengamuk. Babo..

CHU~

Ku cium bibirnya sekilas lalu bangkit menuju sofa untuk mngerjakan tugas yang diberikan seongsaenim tadi siang. Tugasnya memang banyak. Tapi justru aku sangat senang, kalau saja aku tidak di beri tugas ini, mana mungkin saat ini aku dapat  memandang wajahnya ketika tertidur seperti itu.

“gomawo seongsaenim…”ucapku lirih

Pagi harinya….

Seohyun POV~

“huaahhhh.. bau apa ini. kenapa wangi sekali. Haha. Ku rasa sebuah roti panggang dan segelas susu di pagi hari. Baunya sangat khas”kataku masih setengah sadar.

“ternyata penciumanmu tajam juga ya..”kata seseorang yang tak ku tahu siapa itu

“tentu saja dulu eommaku sering membuatkan sarapan pagi seperti itu.. eh tunggu suaramu seperti tidak asing. Tunggu, suaramu mirip namja menyebalkan choi minho..”kataku masih satengah sadar

“menyebalkan.. ku rasa kau salah. Dia namja yang sangat sempurna.”jawabnya lagi

“sempurna apanya… dia bahkan sangat jauh dari kata sempurna” ucapku dengan nada tinggi seraya menoleh ke arah sumber suara.

JGLEKKK…

Aku menelan air ludahku sendiri. Ternyata aku sedang tidak bermimpi. Choi minho namja yang sangat menyebalkan itu sedang duduk manis di sofa sambil membaca koran. Dan yang aku tahu ku rasa ia yang mengobrol denganku tadi. Matilah kau seo joo hyun.

“tunggu tempat ini.. KKKKYYYYYYYYYYYYYYYYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”teriakku. Reflek ku tutup semua tubuhku dengan selimut.

“badut jelek.. apa-apaan kau ini. kenapa kau berteriak seperti orang gila saja hah.”ucapanya cuek

“kenapa aku bisa tertidur disini.. seohyun babo.. yakk choi minho. Kenapa kau tidak memberitahuku hah..”pekikku masih di dalam selimut

“aku sudah membangunkanmu. Tapi kau tertidur seperti mayat”jawabnya masih fokus pada koran yang dibacanya

“tapi.. tapi.. kau tidak berbuat apapun padaku kan?”tanyaku hati-hati

“kalau itu sihh…”ucapnya dengan senyuman yang sulit ku artikan. Tanpa melanjutkan kalimatnya, ia mulai berjalan mendekatiku lalu membuka selimut yang membungkus[?]ku.

“ituuu apa hahh…jangan mendekat”teriakku. Tapi ia nekat. Ia terus mendekat sampai wajah kami hanya berjarak 10 cm. Aku tahu wajahku pasti sangat merah saat ini. ku mohon jangan terlalu dekat seperti ini, aku tak dapat mengatur detak jantungku ini. batinku.

Tiba-tiba ia memukul kepalaku.

“omoo.. ini sakit choi minho..”teriakku kesakitan

“babo.. aku tidak akan takluk pada gadis sepertimu. Jadi jangan berharap aku melakukan sesuatu padamu badut  jelek..”katanya sambil ngeloyor pergi

arrghhh sial batinku. Namja satu itu selalu membuat darahku naik turun..

“heh.. kodok kau itu mau terlambat ya.. cepat!! Kalau tidak kau berngkat sendiri.”papar minho dengan suara yang memekik telinga

“andwaee… jangan tinggalkan aku..”jawabku sambil beranjak

##%%

Di kelas..

“setelah hasil laporan penelitian yang kalian buat.. ku rasa sudah cukup baik. Dan kelompok dengan hasil terbaik adalah milik seohyun dan minho..”papar seongsaenim

“mwo…”teriakku aku kaget

Dan hanya ku teruskan dengan cibiran, bagaimana tidak laporan itu 1000% minho yang membuat, sedangkan aku hanya menemani ahh ku rasa ralat. Dengan tidur.

“seohyun aku sangat kaget dengan laporanmu ini.. padahal kau dan minho selalu bertengkar tapi laporan kalian sangat bagus. Ku rasa kalian jodoh”ucap seongsaenim berlebihan + sok tahu.

Sedangkan aku hanya tersenyum kecut. Belum lagi pandangan para teman yeoja sekelasku yang seperti siap menerkamku bagaikan kambing di lingkungan buaya.. #plakk. Kecuali teyeon yang hanya tersenyum.

Lalu ku alihkan pandanganku ke arah minho. Dia hanya melotot tajam seakan berkata “dasar.. kau itu kampungan sekali sih. Sekelompok denganmu memang memalukan”. Dan hanya ku balas cibiran tentunya.

Bel pulang sekolah pun berbunyi………kringgggggg…

Saat aku akan beranjak dari tempat dudukku

“heh kodok.. nanti kau harus menonton pertandingan basketku..”ucap minho sontak membuatku terduduk kembali di bangkuku

“mwo.. memangnya kenapa hah??”jawabku

“kau ini cerewet sekali sihh… lakukan saja perintahku, awas kalau kau tidak menonton. Kau akan dapat hukuman dariku!!”ujarnya seraya pergi

“Hahhh.. apa-apaan dia selalu seenaknya. Tukang suruh. Memang aku mau apa menuruti perintahnya. Ahh tapi kalau ada yang penting bagaimana..”ujarku frustasi

Saat aku berjalan melewati lorong-lorong kelas tiba-tiba ada seorang yeoja berlari ke arahku.

“eonii…seohyun eonii”teriaknya . suara cempreng yang khas ala sulli

“ne.. sulli kenapa kau berteriak”ucapku

“eonii harus ikut aku sekarang juga..”ujarnya seraya menggandeng lenganku

“chakkama sulli… apa harus sekarang ?? aku sedang..”ucapku terputus

“ku mohon eonii.. jeball.. jebal. Ini sangat-sangat penting..pokoknya eoni harus nurut denganku”rengeknya manja

“arasoo..”ujarku pasrah

Seohyun POV End~

Minho POV~

Ada dimana sih kodok itu. sudah ku ancam tapi masih tetap tidak muncul juga. Padahal pertandingan dilakukan sebentar lagi. Hassshhh…

Aku berjalan mondar-mandir sudah berapakali , entahlah. Yang pasti aku sangat gugup. Bukan karena pertandingan akan dimulai, tapi karena yeoja itu. yeoja yang sejak tadi kutunggu kedatangannya namun tidak muncul juga.

“sudahlah minho.. jangan terlalu tegang, santai saja.”ucap key menenangkanku

“diam kau..aku tidak tegang, jadi jangan sok tahu”jawabku sinis

Namun sepintas ia hanya tersenyum simpul. Entahlah apa arti senyuman itu.#plakk

##%%

“apa yang terjadi padamu hah.!! Kau bermain sangat bagus saat latihan. Tapi pertandingan hari ini kau bermain sangat jelek. Sebelumnya aku minta maaf tapi ku rasa kau harus mnejadi pemain cadangan pada pertandingan selanjutnya.”papar pelatih basket

“mwo.. tapi seongsaenim.”tolakku

“sudahlah ..aku sudah membuat keputusan ini dengan baik. “jawab seongsaenim seraya pergi

Arrrrggggggghhhhhhhhhhh. Kenapa kodok itu tidak datang. Aku… seorang choi minho menjadi pemain cadangan hanya gara-gara seorang kodok jelek macam dia. Menggelikan.

Minho POV END~

Seohyun POV~

“ya.. sulli kita mau kemana sih..jeball katakan, aku masih ada urusan.”pintaku pada sulli namun tak di gubris olehnya.

“Bagaimana ini, minho tukang suruh itu bisa murka kalau aku tidak datang. Hasshh kenapa harus berpikir seperti itu sih?? Mungkin Itu tadi kan hanya bercanda saja. Ah tentu tidak serius, mana mungkin. Ahh tidak … tidak serius”batinku sambil mengacak-acak rambutku sendiri.

“eoni.. kita sudah sampai..tarrraaraaarrraa!”pekik sulli girang

“mwoo… tempat ini kan??”

~TBC~

Hahaha… adakah yang tahu seohyun di bawa kemana oleh sulli..???(garing)

Oke.oke.. gimana readers? Gantung lagi yya? Mian, author suka yang gantung-gantung[?]. ..suka bikin penasaran maksud ku..

Gomawo dah baca .. aku terharu.. apalagi yang comment dan like..#ngarep,plakk

Untuk ff “you can do it, me too” udah selesai. Puaskan?? Kekeke~

Eehh.. kok aku kepikiran pengen buat ff pair onew dan seohyun yya.. #gubraak readers:inget thor, lo masing utang  ff …huhu

Gomawooo readers………


19 thoughts on “BLOOOMM!!! THE FLOWERS OF LOVE [part 2]

  1. Bagus tp pendek, next part panjangin donk biar puas bacanya.
    Lanjutannya cpt yah?
    Boleh t maw baca ff pairing onew seohyun bikin yah?
    Tp tetep aj seokyu nomber one di hati aq, ^^

    Like

  2. Ditunggu ya thor xD
    soalnya ini pair fav ku ke 2 setelah seokyu xD
    author bias utamanya seohyun ya?
    Aduhhh, senengnya ketemu sama seomates yg jago bikin FF..
    Ditunggu FF mu yg OnSeo ya xD
    soalnya aku liat diyoutube ada beberapa moment onseo..
    Dan aku kesemsem ama tuh couple..
    Heheheh😉
    next part jgn lama2 ya..

    Like

  3. KEREEEEEEEEEEEN ~
    cihuy, update ASAP ya author :))
    suka banget pair ini🙂
    aku sama kayak author lo suka semua pairnya Seohyun :p #curhaat dikittt

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s