Rose Prince part 2 A ‘Do you love me??’


Rose Prince part 2 A

‘Do you love me??’

Yoonhae

Annyeong readers…. :D
Aizyah kembali lagi dengan Rose Prince…
Mian ya?? Nunggu nya lama…
Author mulai sibuk dengan pelajarannya..
Mian juga, kalo ceritanya nggak nyambung, mbulet and aneh…
Hehehe yah maklum lah, baru pemula untuk membuat FF…
Ohh… iya tunggu FF trio dari para Author blog ini yah??…
Nggak banyak cincong!! Let’s read…
Happy Reading! J

NO SILENT READERS!!

Sebelumnya :

“aigo… bagaimana kalau dia tau” ucap Yoona dan membalikkan badan

DEG…

Ketika Yoona membalikan badan ternyata dosen Lee ada di depannya.

Author P.OV

“kenapa kau ada disini??” tanya dosen Lee yang menatap Yoona tajam

“mmm… anu… saya hanya kebetulan lewat sini saja, dan saya melihat dosen Lee” jelas Yoona dengan gugup.

“kau yakin? Kau tidak mengikutiku kan?” tanya dosen Lee dengan wajah penuh curiga

“mmmm…. ne, sa…ya me…ngikuti dosen Lee” ucap Yoona dengan sedikit terbata-bata

“kenapa kau mengikutiku??” tanya dosen Lee lagi

“karena, toko bunga yang sering anda kunjungi itu milik eomma saya, saya penasaran apa penyebabnya anda memesan rangkaian bunga mawar setiap hari??” jelas Yoona

“Hahahaha” tawa Donghae, Yoona hanya melongo mendengar tawa Donghae

“kenapa tertawa ada yang lucu??” tanya Yoona dengan polosnya

“enggak, nadamu bicara seperti icara pada orang tua saja, aku kan masih muda jadi kalau bicara nggak usah pakek anda-saya” ucap Donghae

“itukan sebagai tanda rasa hormat saya pada anda??” jawab Yoona

“ne..ne.. aku mengerti, tapi kalau diluar kampus anggap saja aku bukan dosenmu, seperti teman, atau semacamnya…” ucap Donghae dan menuju tepi danau

Yoona mengikutinya dari belakang

“mengapa harus seperti itu??” tanya Yoona yang shock dengan permintaan Donghae.

“karena… aku nggak mau urusan kerjaan dibawa-bawa di luar kerjaan…” ucap Donhae dengan sedikit canggung. Sebenarnya dia hanya ingin mengenal lebih dekat sosok Yoona, karena sifat Yoona sangat mirip dengan yeojachingunya yang sudah mati.

“ne, baiklah aku akan menganggapmu sebagai teman…” ucap Yoona “jadi, aku harus memenggilmu dengan sebutan apa??” tambah Yoona

“apa ya??” ucap Donghaedengan sedkit berfikir.

“Hae Oppa… yap, kau harus memenggilku Hae Oppa!!” ucap Donghae dengan penuh percaya diri

“ne.. mulai sekarang aku akan memanggilmu Hae Oppa jika diluar kampus…” ucap Yoona dengan senyum lebar

“baiklah, kurasa aku harus kembali ke rumah… samapai jumpa besok…” ucap Donghae dan menjauh meninggalkan Yoona sendiri di tepi danau.

**********

Keesokan harinya—

Hari yang kurang baik, sang mentari malu-malu menampakkan wajahnya *lebai*. Yoona kuarang bersemangat karena suasana kurang mendukung.

“Ya! Kenapa cuaca hari ini buruk? Padahal hari ini aku harus pergi ke kampus.. huft” gumam Yoona dengan wajah cemberut

Walaupun cuaca hari ini kurang mendukung Yoona tetap pergi ke kampus. Dia memutuskan untuk naik Bus.

Yoona menunggu Bus di halte, tapi beberapa saat kemudian hujan turun.

Dressss…. Dressss…. *anggap najah ini suara hujan lebat, aku nggak tau suaranya*. “aish.. kenapa hujan sih??” keluh Yoona, tiba-tiba seseorang berlari menuju halte. Samar-samar Yoona melihat orang tersebut, dan ternyata dia seorang namja.

“sepertinya aku mengenalinya??” gumam Yoona “Tunggu itu kan… Heechul oppa”

Ucap Yoona dan menuju namja tersebut, “Maaf, apa benar anda Heechul-ssi??”tanya Yoona

Pada namja bertubuh tinggi, berkulit putih itu “Ne.. maaf anda siapa ya??” jawab Heechul yang tidak mengenali Yoona. Yoona tersenyum lebar “aigoo, kau tak mengenaliku oppa? Aku Yong…” ucap Yoona “Mwo? Apa kau Deer Yong adik kecilku dulu?” tanya Heechul “Ne.. Oppa… ini aku Deer Yong, aku kangen sama Oppa…” ucap Yoona seraya memeluk Heechul. “aigo, aku sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik Yong” ucap Heechul melepaskan pelukan Yoona.

Yap! Heechul adalah teman bermain Yoona waktu kecil, mereka sudah tidak bertemu selama + 10 tahun *lama beut yah?*

“Oppa, kenapa kau tidak pernah main ke rumahku lagi… aku kesepian, tidak ada yang menemaniku ke salon, membantuku dandan…” ucap Yoona dengan nada sedih. “Mian… aku jarang lagi main ke rumahmu. Baiklah kau mau kemana? Biar aku temani…” ucap Heechul “Aku mau ke kampus oppa,” jawab Yoona “baiklah akan ku temani kau berangkat ke kampus… hujan juga sudah redah” ucap Heechul

Tiba di depan kampus Yoona.

“Gomawo oppa, sudah mengantarku oh iya, bisakah kau nanti sore main ke rumahku??”

Tanya Yoona “Baiklah akan aku usahakan…” ucap Heechul dengan senyum dan berlalu meninggalkan Yoona.

Yoona berjalan di koridor kampus. Ada seorang namja mendekatinya, Yoona melihat kesamping ternyata namja itu Kyuhyun. “Ya! Kenapa kau ada disini??” ucap Yoona dengan nada tinggi “Sstt.. bisakan kau pelankan suaramu yang cempreng itu??” ucap Kyu “mau apa kau??” tanya Yoona sinis “Aku hanya membutuhkakn bantuanmu….” ucap Kyu “Bantuan apa?? Jangan bilang kau ada masalah sama Seo!!” ucap Yoona “Yah, tiba-tiba Seo tak mau bicara denganku dan menghindar dariku…” jelas Kyuhyun “aku tidak tahu salahku apa? Jadi aku meminta bantuanmu agar Seo mau jelasin apa slahku padanya” tambah Kyuhyun panjang lebar “Ani… aku tak mau.. itukan urusanmu bukan urusanku??” jawab Yoona ketus. “ayolah… kumohon sekali ini saja… aku janji setelah ini aku tidak akan meminta bantanmu lagi… pliss” ucap Kyu dengan bersujud di depan Yoona. “apa-apaan kau ini?” bentak Yoona

“biarin.. aku akan terus seperti ini, jika kau tak juga mau membantuku…” ucap Kyuhyun “baiklah, akua akan membantumu…” ucap Yoona dengan terpaksa “Nah.. gitu dong, eh, tadi itu siapa? Aku baru melihatnya??” tanya Kyuhyun pada Yoona “Oh.. itu tadi Heechul oppa, teman kecilku…” jawab Yoona.

******

Sore hari —-

Yoona duduk di teras rumahnya dengan memainkan I-phonenya, tiba-tiba sebuah nada panggilan berbunyi.

“Yeobseo… ini siapa??” ucap Yoona

“ini aku Yoon, Hae oppa…” ucap orang dari seberang

“Oh… oppa, ada apa??” tanya Yoona

“Maaf mengganggumu, bisakah kau pergi ke danau sekarang?? Ada yang mau aku bicarakan” jawab Donghae

“oh… ani oppa tidak menggangguku, bisa… memangnya mau membicarakan apa??” tanya Yoona

“datanglah kesini, aku menunggumu” ucap Donghae dan memutup teleponnya. Yoona menuju danau

@danau

Donghae memandang kosong danau Yoona menghampirinya.“Oppa…” panggil Yoona. “Eh, kau sudah datang??” ucap Donghae, “Ada apa Oppa? Pasti Oppa menghanyutkan mawar di danau ini lagi” tanya Yoona. “Kalau memang iya kenapa? Itu kan sudah rutinanitasku…” jawab Donghae “Oh… oppa mau membicarakan apa?” tanya Yoona. “Aku hanya ingin menjawab pertanyaanmu…” ucap Donghae “pertanyaan apa oppa? Perasaan aku tidak bertanya pada Oppa!?” heran Yoona “Pertanyaan yang ‘mengapa aku selalu menghanyutkan mawar di danau ini’ apa kau lupa?” ucap Donghae “Oh, aku tidak menyuruh oppa untuk menjawab?” ucap Yoona “tapi, aku harus menjawabnya… apa kau tidak mau mendengar jawabanku?” tanya Donghae “Ani… aku ingin mendengar jawabannya” jawab Yoona “baiklah… aku mengahanyutkan mawar disini adalah sebagai tanda cintaku pada seorang gadis, gadis itu sangat aku cintai, begitupun dia… tapi, takdir berkata lain. Dia mempunyai penyakit yang sulit untuk disembuhkan… dan akhirnya dia meninggalkanku karena tidak mampu melawan penyakitnya itu…” ucap Donghae dan tanapa ia sadari air matanya jatuh. “tempat ini adalh tempat terakhir kita bertemu…”tamabah Donghae “oh.. jadi begitu oppa? Mian… aku telah menginatkanmu pada gadis itu” ucap Yoona “Tak apa, tapi sekarang aku sudah menemukan gadis yang mirip dengannya! Gadis itu yang selalu mengingatkanku padanya” Jelas Donghae “Oh iya? Siapa gadis itu oppa?” tanya Yoona “Gadis itu adalah….” ucapan Donghae terpotong dengan suara dering I-phone Yoona, Yoona mengangkat teleponnya “Yeobseo siapa ini?” ucap Yoona “Deer Yong, dimana kau? Aku sudah di rumahmu” ucap orang dari seberang “Heechul oppa! Aku di danau dekat dengan rumahku” ucap Yoona “baiklah, aku akan kesana…” ucap Heechul “Ah..ni… oppa??” ucap Yoona, tapi Heechul sudah menutup teleponnya. “Mianhe… Oppa, jeongmal Mianhe…aku ada urusan” ucap Yoona pada Donghae dan berlalu meninggalkan Donghae. Donghae tidak hanya diam, diam-diam dia mengikuti Yoona..

Di jalan Yoona bertemu dengan Heechul, “hey, kenapa kau tidak disana saja, aku kan sudah bilang aku akan kesitu!!” ucap Heechul pada Yoona. “ah, tak apa… ayo oppa kita ke rumah saja, aku masih kangen sama oppa” ucap Yoona dan menggandeng tangan Heechul “oke..” balas Heechul. Donghae yang menegetahui Yoona yang sangat dekat dengan heechul mengira kalau Heechul adalah pacar Yoona. “kenapa aku bodoh sekali? Kenapa aku mengharapkan gadis yang sudah mempunyai pacar? Ah pabo.. kenapa aku tak berfikir seperti itu ya??” gumam Donghae yang menyalahkan dirinya.

@rumah Yoona

Yoona dan Heechul sedang duduk di dekat kolam renang.

“Yong… apa kau sudah mempunyai pacar??” tanya Heechul

“belum oppa, tapi saat ini aku sedang jatuh hati pada seseorang” jawab Yoona

“jinja?? Siapa namja itu??” tanya Heechul yang masih shock ternyata Yoona seda jatuh cinta

“ne… dia adalah dosenku di kampus… tapi aku ragu, apakah dia juga mencintaiku?? Tapi kalau dibilang dia tidak menyukaiku dia menyurhku memanggilnya oppa, apa itu namanya bukan suka??” jelas Yoona

Heechul hanya mengangguk-anggkukan kepalanya. “seperinya dia juga menyukaimu… emang kayak apa sih dosenmu itu?? Pasti sudah tua yah??” tanya Heechul

“ih…. dosenku itu masih muda, tua’an oppa malah… mmm… dia itu seperti apa ya?? Kapan-kapan aja deh aku kenalin…” jawab Yoona

“ah… kau selalu saja begitu… besok kalau aku menjemputmu ke kampus kenalin ya??” ucap Heechul

“Okke… oppa” ucap Yoona dengan jempolnya keatas.

“aku pegang janjimu yoong!!” jawab Heechul

Donghae berjalan menuju rumahnya. Tiba-tiba seorang yeoja menghadangnya “oppa…” ucap yeoja itu. Yeoja bertubuh langsing, berambut pirang dan centil itu adalah Jessica. Donghae hanya mengangkat sebelah alisnya “hei, aku ini dosenmu jadi jangan panggil aku oppa!!! Kenapa kau ada disini?” tanya Donghae. “kenapa Yoona boleh, dan aku tidak?? Aku hanya ingin bertemu denganmu…” jawab Jessica “darimana kau tau Yoona memanggilku oppa? Hah?” tanya Donghae dan melanjutkan perjalanannya, Jessica mengikutinya “berarti benar Yoona memanggilmu oppa? Apa kau menyukainya??” jawab Jessica dan bertanya lagi pada Donghae. Donghae berhenti “apa kau bilang? Aku suka padanya?? It’s Imposible for me girl… lagian aku juga sudah punya yeoja pilihanku sendiri kok…” jawab Donghae tanpa tersadar oleh Donghae Jessica telah merekam suaranya. “kena kau Lee Donghae, rekaman ini akan aku tunjukkan pada Yoona” ucap Jessica dalam hati dan tersenyum licik. “owh… aku kira kau suka padanya?? Lalu untuk apa Yoona memanggilmu oppa??” tanya Jessica “itu bkan urusanmu!!” jawab Donghae dan berlalu meninggalkan Jessica.

Jessica tersenyum puas dengan rencananya yang berjalan lancar. “aku yakin, setelah mendengar rekaman ini Yoona akan menjauhi dosen Lee dan aku akan mendekatinya dengan leluasa tanpa satupun orang saingan” gumam Jessica dengan tersenyum licik.

TBC —

Hmm.. gimana ceritanya? Aneh kah??

Hehehe J

Author waktu lanjutin nih FF pikirannya Ancoor…

Comment please….

Kami butuh kritik dan saran kalian.. :O

Khasahamnida J


8 thoughts on “Rose Prince part 2 A ‘Do you love me??’

  1. wah, Hae malah salah paham….
    lanjut, chingu ^^
    jgn lama2
    saya suka judulnya, Rose Prince
    cocok bgt ma karakter Hae yg kataNa romantis
    hehehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s