After School Julliet part 2


Cast :
  • seo joo hyun
  • cho kyu hyun
  • lee sun kyu
  • cho jong hoon -> kembaran kyuhyun
other cast :
– lee jinki
Annyeong hasaeyo * bungkuk 90derajat* saya mau ngucapin yg sebsar besarnya karena dapat menerima FF ku yg jelek nan gaje ini, sebenarnya ini pengalaman pertama saya dalam menulis. Jadi banyak banget kekurangan yg ada, makasih banget sama yg udah koment. Ada makasih juga atas kritikannya,tanpa kritikan kalian saya tidak akan jadi termotifasi untuk membuat tulisan yg lebih mudah dimengerti..
asnah imnda, umur saya 15thn menuju 16thn bulan september nanti, jadi kalian bisa memanggil saya dengan sebutan chingu, eonni,dongsaeng, dan lain sebagainya🙂 asal jangan yg aneh aneh aja ya🙂
– cerita sebelumnya –“seongsaemin..kita putus saja”

‘kataku dengan berat hati, ku mohon seongsaemin. Bilang bahwa kau mencintaiku.. Katakan bahwa seongsaemin tidak ingin putus’ 

ucapku dalam hati.. 

“lakukan apa yg kamu suka” 

– happy reading – 

– kyuhyun pov – 

hari ini pekerjaan sangat banyak. Belum lagi masalah yg ditimbulkan oleh kembaranku. Saat aku sedang mengerjakan tugas kudengar suara langkah kaki mendekat dan membuka pintu ruang kesehatan perlaha. Ku tenggok pintu dan ku lihat seohyun yg sedang berdiri. 

“ada yg ketinggalan?” 

tanyaku heran karena tadi seohyun izin pulang cepat.. 

“seongsaemin.. Kita.. Putus saja ya” 

ucapanya dengan nada yg sangat pelan. 

Deg..’apa apaan dia?! Kenapa dia malah mengatakan hal yg seperti itu?!’ pikirku dalam hati. 

“lakukan apa yg kamu suka” 

kataku dingin dan kembali dengan pekerjaanku...
..
..

Tak ada suara yg kudengar dari mulutnya atau langkah kakinya.. 

“BAIKLAH AKU AKAN BEGITU!!” 

aku tersentak mendengar ucapannya, setelah mengucapkan kalimat itu. Dia pun pergi meninggalkan ruang kesehatan dengan setengah berlari dan sedikit terisak. Aku pun hanya tersenyum tipis dan kembali melanjutkan pekerjaanku. 

– kyuhyun pov end –
– seohyun pov – 

“dia sungguh ketraluan! Kenapa dengan mudahnya ia bilang seperti itu” 

ucapku geram setelah meninggalkan sekolah. Kakiku melangkah tanpa arah, hati ku hancur bagaikan sebuah kertas yg tercabik cabik. Pikiranku kosong tak dapat memperoses apapun. 

“KYUHYUN BABO!! KYUHYUN BABO!! KYUHYUN BABO!!” 

teriakku kesal sambil sesekali menghentakan kaki. Banyak orang yg sedang memperhatikan ku dengan tatapan heran, jelas saja. Aku berteriak dipinggir jalan raya yg cukup ramai. Mungkin dia fikir aku adlah seorang siswi yg sedang setress karena akan menghadapi ujian. Namun aku tak mempedulikannya. Langkah kakiku masih tanpa arah menuju. Mataku kurang jelas melihat keadaan sekitar karena air mata yg mengalir di mataku. Hingga tiba tiba.. 

BRUKK.. 

Aku merasakan tubuhku menabrak seseorang. 

“aduhh” 

teriak seorang namja yg kutabrak. 

“ahh, mianhae” 

ucapku merasa bersalah dan mulai menghapus air mata yg masih ada di pelupuk mataku. 

“ehh..” 

ucapku saat mengetahui namja yg berada didepanku. ‘bukankah ini kembarannya kyuhyun seongsaemin’ batinku. 

“kamu, kalau tidak salah..” 

KRUYUkk.. 

ucapannya terpotong saat mendengar bunyi keroncongan diperutku. Karena menanggis terus dan berteriak teriak tidak jelas, itu membuat tenagaku cepat terkuras. Dia segera menarik tangganku tanpa persetujuanku terlebih dahulu...
..
..

Akhirnya dia mengajakku ke sebuah rumah makan.– seohyun pov end –

– someone pov –

“ohh, arra. Ne, aku tau dimana sekolahnya berada” 

ucapku kepada orang disebrang telpon sana. 

“ne, gomawoyo atas infonya” 

ucapkku lagi lalu menutup telponku. 

Aku pun melangkahkan kakku menuju sebuah sekolah tempat dimana kyuhyun menjadi usai(dokter). Aku yakin kyuhyun masih disekolah jam segini. 

Aku melihat seorang anak yg sepertinya aku kenal, 

‘bukankah dia seohyun’ 

pikirku dalam hati saat mengingat kejadian kemarin.
Dia jalan kearahku dan tiba tiba..
 

BRUKK 

“aduhh” 

erangku sakit saat sepatunya menginjak sepatu sandal yg kugunakan, sebenarnya ini tidak sakit. Hanya saja aku ingin menarik perhatiannya. 

“ahh, mianhae” 

ucapnya dengan sedikit rasa bersalah, kulihat tangganya menghapus sisa air mata. 

‘sepertinya habis menanggis’ 

ucapku dalam hati. 

“eh..” 

ucapnya sedikit terkejut saat dia telah melihat dengan jelas. 

“kalau tidak salah kamu..” 

kruyukk 

ucapaanku terhenti saat mendengar suara perutnya yg sepertinya kelaparan. 

Ku tarik tangganya dan kuajak dia kesebuah restoran, mungkin dia aga terkejut, karena aku memang langsung saja menariknya...
..
..

“selamat menikmati, makanlah” 

ucapku setelah memsan beberapa menu masakan dan telah tersaji dihadapanku.
Dengan malu tapi pasti (?) dia pun mulai memasukan suapan pertama kuenya.
 

“sepertinya kyuhyun habis membuatmu menangis ya” 

ucapku memecahkan kecanggungan yg terjadi diantara kami. 

“huahh, huehh, uwahh” 

dia menanggis seperti anak kecil yg diambil permennya. 

“benar ya” 

ucapku saat ia suda tidak terlalu besar suara tanggisannya.– some one pov end –

– seohyun pov –

setelah menangis beberapa saat, aku pun menceritakan apa yg terjadi. Kufikir dia orang cukup baik untuk mendengarkan keluh kesahku. 

“oh jadi begitu, mianhae” 

ucapnya sambil sedikit membungkuk. 

“tidak.. Ini bukan salah sunbae” 

ucapku segan saat ia meminta maaf. 

“dari dulu, aku tidak mengerti dengan apa yg ia pikirkan. Makanya aku jadi cemas” 

ucapnya dengan raut wajah yg sangat cemas. 

“biarpun dia adikku, ada yg tidak kumengerti. Walaupun kembar, bukan berati semuanya sama. Aku cho jonghoon, Panggil saja aku jonghoon” 

ucapnya kembali sambil mengulurkan tangannya. 

“aku seo joo hyun, panggil saja seohyun” 

ucapku sambil membalas uluran tangannya.
“ahh, lagipula. Biarpun kembar, kami dibesarkan secara terpisah, dia kembali ke rumah waktu SMU, walaupun wajah kami mirip. Tetapi kami sama sekali tdk saling mengenal” 

ucapnya kembali. 

‘jadi begitu, aku baru tahu. Kyuhyun tidak pernah menceritakan apapun’ ucapku dalam hati. 

“jadi sunbae mencari cari kyuhyun seongsaemin ya?” 

tanyaku kepadany. 

“jadi dia tidak menceritakannya padamu? Beberapa tahun yg lalu, dia tiba tiba menghilang. Setelah aku mencarinya kemana mana, akhirnya aku menemukannya” 

ucapnya dengan mimik wajah yg sangat sedih. Aku pun merasa bersalah menayakan hal itu, 

“ma.. Maafkan aku” 

ucapku tidak enak hati. 

“walaupun dia membuatmu menagis seperti ini, kamu tetap menghawatirkan kyuhyun ya?” 

ucapnya dengan tangan yg menopang dagu. 

“aku, sudah tidak apa apa. Aku tahu sejak awal bahwa ini tidak boleh” 

ucapku dengan nada yg sedikit lirih.
‘kyuhyun sama sekali tidak mencintaiku’ ucapku dalam hati.
 

“pergi yuk.. Ayoo cepat seohyun” 

ajaknya tiba tiba kepadaku. Dia kembali menarik lengan kananku secara paksa. Aku pun hanya mampu mengikutinya mau tidak mau. 

– seohyun pov end –
– normal pov – 

seohyun dan jonghoon pul melangkahkan kakinya ke sebuah taman. 

“wahh, bunga sakuranya tidak mekar” 

ucap seorang namja saat mereka tiba di sebuah taman sakura. 

“ini kan musim panas” 

ucap sang yeoja dengan wajah heran. 

“iya benar, padahal aku ingin melihat pohon sakura 1000 tahun yg terkenal itu” 

ucap seorang namja kepada yeoja dihadapannya. 

“apa sunbae jonghoon bodoh?!” 

ucap sang yeoja dengan mimik wajah BT terhadap sang namja yg ternyata adalah jonghoon. 

“apa sudah lebih tenang?” 

jawab jonghoon santai. 

“tapi mana mungkin ya..” 

ucap jonghoon kembali. 

“..jadi ini demi aku ya?” 

ucap seohyun dengan nada yg tidak percaya. 

“aku pikir ini akan membuatmu lebih ceria” 

ucap jonghoon kembali. 

– normal pov end –– seohyun pov –

jadi dia membawaku kesini demi aku.. Aku tidak percaya dengan semua ini. Pikir seohyun. 

“aku pikir ini akan membuatmu sedikit lebih ceria” 

ucap jonghoon sunbae kembali.
Iya, rasanya aku senang diperlakukan seperti ini.
 

“iya..” 

jawabku dgn nada yg lebih tenang. 

“ohh iya” 

ucapku kembali saat mengingat sebuah tempat yg pasti akan disukainya. 

“eh..” 

jawabanya bingung dengan ucapanku. 

“ayoo cepat jonghoon sunbae, ppali..ppali” 

ucapku dengan setengah berlari yg sekarang ada di depannya. 

“seohyun-ssi” 

ucapnya dan mengejarku. 

“tolong tahan liftnya” 

teriakku kepada para pengunjung lift yg akan tertutup. 

“tepat pada waktunya” 

ucapku senang, namun tiba tiba ada seorang yg menaiki lift ini. Badanya besar dan bau, membuatku tidak nyama. 

“kita naik yg berikutnya saja” 

ucap jonghoon dan menarik tanganku keluar lift. 

“hahahah, padahal sudah lari sekuat tenanga” 

ucapku dengan di iringi tawa saat mengingat kejadian tadi. 

‘ehhh’
aku kaget saat jonghoon mengenggam tanganku.
 

“kyaa”
teriakku refleks dan langsung melepaskannya.
 

“huah, mi..mianhae.. Tadi aku melamun”

ucapku dan membungkukkan badan sedikit.
 

“seohyun-ssi seperti anak kecil ya. Selalu begitu ama orang?” 

tanyanya dengan heran namun diiringin sebuah tawa. 

“liftnya sudah datang” 

kataku saat melihat liftnya yg sudah turun kembali kebawa,
aku pun naik lift menuju namsan tower.
 

‘Benar benar bagus aku seperti bersama kyuhyun, kalau dipikir pikir. Aku belum pernah pegangan tangan dengan kyuhyun.’ pikirku dalam hati

“dari sini kita bisa melihat seluruh kota”

ucapku kepadany.

“waktu kecil, aku sering kesini dengan appa, waktu matahari terbenam, langitnya berwarna orange. Tidak selalu bisa melihatnya si. Harusnya kita datang sore hari, tidak malam seperti ini, tapi kita masih dapat melihat pemandangan lampu lampu seluruh kota”

ucapku kepadnya dan menolehkanku menghadapnya.

“eh, ngomong ngomong jonghoon sunbae tidak memakai kacamata ya?”

ucapku gugup, bukannya merasa ke ge’eran sih. Tapi aku merasakan dia sedang memperhatikanku.

– seohyun pov end –
– jonghoon pov –“waktu kecil, aku sering kesini dengan appa, waktu matahari terbenam, langitnya berwarna orange. Tidak selalu bisa melihatnya si. Harusnya kita datang sore hari, tidak malam seperti ini, tapi kita masih dapat melihat pemandangan lampu lampu seluruh kota”


jelasnya panjang lebar, namun aku masih memperhatikan setiap lekuk wajahnya. Terutama aku memperhatikan bibirnya saat dia menjelaskan semua padaku, bibirnya yg tipis dan merah terlihat sangat seksi saat sedang berbicara.

“eh, ngomong ngomong jonghoon sunbae tidak memakai kacamata ya?”

ucapnya sedikit gugup kepadaku. Kuarasa mungkin dia tahu saat aku memperhatikannya.

“aku biasanya memakai lensa kontak”

jawabku singkat agar dia tidak terlalu canggung terhadapku.

“aa..aanu aanu, aku mau beli minuman dulu”

ucapnya masih dengan nada gugup dan langsung pergih menuju tempat penjual minuman.

“kalau begitu aku ikut”

ucapku dan menyeimabangkan lagkahnya.

“kau tunggulah disini, biar aku yg ambilkan”

kataku untuk menunggunya di sebuah kursi dibawah pohon yg cukup rindang
Saat aku kembali ke tempat dimana ia sedang menunggu, kulihat dia sedang melihat ponselnya dan kulihat juga ada sebulir air mata yg hampir jatuh. Tanpa pikir panjang lagi, ku langkahkan kakiku dan kulepas minuman kita begitu saja. Lalu kutarik tanggan kirinya agar tubuhnya mengahapku dan
CHU~
kucium bibirnya. Kurasa mungkin dia kaget dengan tindakanku karena dia tidak melawan tetapi juga tidak membalas ciumanku.“mianhae, tapi aku tidak sanggup melihat kau yg begitu sedih”

– jonghoon pov end –
-seohyun pov –setelah sepeninggalan jonghoon sunbae, aku pun teringat kembali dengan kyuhyun.

Aku sangat gugup dengan jonghoon, wajahnya amat sangat mirip, tapi
“lakukan apa yang kau suka”
 

aku teringat kembali dengan ucapannya tadi sore.
Kulihat ponselku, namun kyuhyun sama sekali tak menghubungiku. Tanpa terasa aku mengeluarkan sebulir air mata.
 

Lalu aku merasakan seseorang menarik tangan kiriku ke kanan hingga tubuhku berputar menghadap kanan dan 

CHU~ 

‘OMO, jonghoon sunbae menciumku’ aku ingin menolak, namun rasanya otakku masih kaget dengan apa yg dilakukannya dengan tiba tiba. 

“mianhae, tapi aku tidak sanggup melihat kau yg begitu sedih” 

ucapnya pelan, kurasakan hembusan nafasnya diwajahku karena memang saat ini jarak kami hanya terpaut sekitar 10cm. 

“untuk sekarang ini cuma jadi penggantinya tidak apa apa ko, aku ingin berada disamping kau seohyun. Aku tidak akan membuatmu menangis seo, tapi aku mengert, aku tidak menyuruhmu melupakan kyuhyun secepatnya. Perlahan lahan saja seo. Pikirkanlah aku” 

ucapnya yg mampu membuatku terpaku.. 

Tring..tring..tring.. 

Deringan ponselku pun berbunyi, kulihat ponselku.
Mom calling..
“mianhae sunbae, eomma menelponku”
ucapku dan segera menjauh sedikit darinya.
 

“yeoboseo” 

ucapku setelah kutempelkan ponselku ditelinga, 

“kau dimana seo? Eomma, appa dan dongsaengmu akan pergi. Kau jaga rumah ya” 

ucap eomma disebrang telpon. 

“ne eomma, arraseo” 

ucapku dan segera mengakhiri panggilan. 

“mianhae sunbae, jeongmal mianhae, aku harus kembali kerumah. Eomma, appa, dongsaengku sedang pergi keluar. Jadi aku harus pulang” 

ucapnya dengan nada yg sedikit menyesal. 

“arra, tp aku tunggu jawabanmu besok. Kajja” 

ucapku kepadanya dan menarik tanggannya. Dia melepaskan tangannya yg ku pegang. 

“aku pulang sendiri aja, lagipula, bis dari sini bisa langsung kerumahku. Annyeong sunbae. Terimakasih untuk hari ini” 

ucapku dan bergegas pulang tanpa menoleh kebelakang. 

– dirumah – 

“huh, segar sekali habis mandi”
ucapku dan segera duduk dipinggiran kasur dan mengusap rambut basahku dengan handuk kecil.
 

Tiba tiba aku teringat akan kejadian ciuman tadi. Handuk yg kukenakaan pun terlepas begitu saja dan aku merosot (?)dari pinggir kasur ke lantai bawah sambil memegangkan bibirku. 

“hiks..hiks” 

tanpa terasa aku pun terisak.
‘aku, tadi aku dengan jonghoon berciuman, kyuhyun, bagamana ini? Aku berciuman dengan orang yg mirip kau. Apa yg harus aku lakukan?’
 

pikirku dalam hati. 

“seongsaemin..” 

ucapku sambil sesekali terisak. 

‘beritahu aku kyu, marahlah padaku. Walaupun kau tak memaafkanku, tetapi aku ingin menemuimu’l

irihku dengan air mata yg menghias dipipi. 

– esoknya pulang sekolah –
– seohyun pov end –– normal pov –

“seo dan cho?” 

ucap seorang anak lelaki yg akan bergegas ke sebuah mini market, 

– seohyun pov – 

hari ini aku kembali bertemu dengan jonghoon sunbae, aku pun bertemu dijalan tempat aku janjian dengan sunbae jonghoon. Kitapun masuk bersama ke sebuah caffe dekat dengan super market. 

“ohh begitu..”ucap jonghoon setelah menerima jawabanku, ya, aku menolak tawaran jonghoon sunbae yg kemarin.

“maaf ya” 

ucapku dengan rasa bersalah. 

“jadi kelihatannya kamu akan berbaikan dengan kyuhyun?” 

tanya kepadaku. 

“sama sekali tidak, tapi tidak apa apa aku tahu betul bagamana perasaanku, karena itu aku akan berusaha” 

ucapku dengan sedikit tersenyum. Walaupun perih tapi aku akan mencoba kuat. Hanya kyuhyunlah yg aku pikirkan, walaupun kyuhyun bosan dan benci. 

“ohh, begitu.. baiklah,oh ya ngomong ngomong ini silakan diminumlagi “ 

jawabnya santai sambil melepas kacamatanya dan menyerahkan minuman kepadaku, entah mengapa aku merasa jonghoon sunbae tersenyum licik, dan itu membuat peasaanku sedikit cemas.

– seohyun pov end –
– kyuhyun pov – 

sunny menangis saat aku berbicara sesuatu kepadanya. 

“permisi” 

ucap seorang namja dari luar.
Sunny pun keluar ruanganan dan mnabrak namja yg tadi akan masuk kedalam.
 

“ehh, kenapa seongsaemin ada disini?” 

ucap seorang siswa SMA yg ku yakin adalah jinki. 

“memangnya aneh kalau aku ada disini jinki? Jangan jangan selama aku tak ada kamu sering mengunjungi seohyun kesini ya?” 

tanyaku dengan ‘devil’ 

“tidak,tidak. Mana mungkin aku menggangu milik seongsaemin, aku tidak berani” 

jawabnya dengan nada takut. 

“tadi baru saja aku melihat seongsaemin dan seohyun di depan super market, aku pikir kalian pulang bersama” 

lanjutnya lagi. 

“aku? Kapan?!” 

tanyaku dengan sedikit cemas. 

“kira2 sekita 20mnit yg lalu” 

jawabnya. 

— BRAKK —
—–TBC——
koment ya.. gomapta~

19 thoughts on “After School Julliet part 2

  1. lanjut chingu…jgn lma2 postx
    seo mw d apain tuh?jgn mpe knapa2 donk seox
    kyu jga,kug gag pduli ceh ma seotx
    seo mw d apain tuh?jgn mpe knapa2 donk seox
    kyu jga,kug gag pduli ceh ma seo

    Like

  2. Wah wah itu kyu kenapa tiba² cemas gitu?😮
    Apa kembarannya jahat ya? Kok tersenyum licik gitu?
    Aaaa jangan apa²in seo setelah nyium tiba² *ikutan cemas*
    Ayo seokyu harus bersatu kembali (˘⌣˘)ง
    Next chap nya ditunggu, jangan terlalu lama ya chingu😉

    Like

  3. Jonghoon licik bgt sih jgn smp diapa2in ma jonghoon mg seo bs berthn sblm kyu oppa dtg…kyu oppa cpt dtg selamatkan seo…*apasih g jelas bgt hehhhe
    Gomawo d tg next partnya tp jgn lama2..

    Like

  4. ah kembarannya kyu main kissu kissu aja -___-
    semoga seohyun gak diapa.apain sama saudara kembar itu *lupa nama*
    ayo kyu opaa selamatkan eonni..🙂
    aku tunggu kelanjutannya ya ini seru.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s