SHINee Love Story


 

Annyeonghaseo,,,, salam kenal Choi Je Bin imnida. Hmmmmph…Ini FF pertama ku. So,  log agak ngawur ga jelas mianhae yah,,,,

Hmmmmph,, dikoment yah log mau lanjuut,,, gomawo.

*       CAST      : SHINee Member

*       AUTHOR   : Jejem aka choi je bin

*       GENRE      : Romantic, Family

AUTHOR POV

“oppa ,,,,! Bisakah kau cepat sedikit nanti kita bisa telat” Taeyeon meneriaki oppanya yang berada dikamar, dari meja makan. Kemudian memperbaiki letak jepitnya.

“Ah kau ini baru juga jam setengah 7 pagi” Jong Hyun datang sambil mengacak rambut adik kesayangannya.

“Kyaa,,!!! Oppa aku baru saja membenarkan letak jepitan ku, dan kau malah merusakknya lagi” Taeyeon manyun.

“Mianhae,, lagi pula tanpa jepit pun rambut jamurmu sudah bagus. Hahahaha” ledek Jong Hyun, dan secepat kilat menghindar dari amukan adiknya.

“Aaaargh oppa…!!” Taeyeon semakin kesal.

“Aduh kalian ini, sudah, ceapat habiskan sarapan kalian. Nanti kalian bisa terlambat kesekolah.” Sela Nyonya Kim Gwibuny, ibu mereka dari dapur *dapur and ruang makan nyambung red..

“Ini semua karena Oppa. Dia senang sekali menggangguku” Taeyeon membela diri.

“Habis kau ini imut sekali, hehehe” jawab Jong Hyun sambil mengacak-acak rambut adiknya lagi.

“Yaaaaa,,,, oppaaaa!!!!!” namun belum sempat Taeyeon membalas, omma-mereka sudah lebih dahulu kembali mengomel.

“Sudah-sudah, cepat habiskan sarapan kalian”

“Ne, kalian selalu seperti ini setiap pagi.” Appa mereka tiba-tiba datang dari arah toilet.

“Joseonghabnida Appa” Ucap Taeyeon dan Jong Hyun serempak.

***

“Annyeonghaseo Eomma.. kami berangkat” teriak Jong Hyun dan Taeyong dari dalam mobil.

“Ne,,jadilah anak baik” Balas eomma meraka dari depan pintu melipat tangan.

“Naega monjeogan honey..” pamit Tn. Lee, seraya mencium kening istrinya.

“Appa… palli” Teriak Taeyeong lagi.

“Arraseo, kajja !!”

Disekolah ..

Suasana kelas IIB pagi itu rebut seperti biasanya. Ada yang sibuk mengerjakan PR, ada yang asyik menggosip, dan masih banyak lagi yang dilakukan, tak ayal menambah ribut kelas itu. Dan seperti biasanya juga, suasana kelas itu akan berubah 180 derajat ketika guru mereka datang.

“Annyeonghaseo..” salam Donghae songsaenim pagi itu, yang kemudian dibalas dengan ucapan yang sama oleh para murid. Namun tampaknya Donghae songsaenim tidak sendiri ia bersama seorang didekatnya. Siapakah dia ? Apakah seorang guru juga?. Hmmm sepertinya tidak, karena ia memakai seragam yang sama dengan siswa Daejun High School yang lain.  Donghae songsaenim pun melanjutkan.

“Anak-anak… yang bersamaku ini adalah teman baru kalian. Silahkan perkenalkan dirimu” ucap Donghae songsaenim menatap anak laki-laki itu.

“Ne,, . Annyeonghaseo…. Joneun Choi Min Ho imnida, bhanggapseumnida.” Katanya menunduk dan tersenyum manis. Kemudian ia melanjutnkan “Semoga kita bisa berteman dengan baik. Annyeong”.

Setelah itu Donghae songsaenim mempersilahkannya duduk. Tidak jauh dari bangku Taeyeon.

“Yaaa,, Taeyeon-a…” bisik Luna dari belakang.

“Mwo ?” jawab Taeyeon sedikit menengok.

“Kau lihat anak baru itu, dia cukup tampan bukan ?”

“Hmmmm ne arra, tapi matanya terlalu besar. “jawab aeyeon lagi, seikit melirik ke arah Min Ho

“Mwo ?? bisa-bisanya kau bicara seperti itu ? dasar Babbo !!” Luna sedikit kesal dengan jawaban Taeyeon yang tak sejalan dan se-rel dengannya.

“Kau lihat saja tidak singkron dengan mukanya. Dia seperti Alien.” Taeyeon bersikeras, yang tentu saja membuat Luna semakin kesal.

“Aisss kau ini, Lalu siapa yang kau anggap tampan ? Jangan bilang Jong Hyun Oppa-mu lagi” Luna menyindir.

“Yaa kau jangan mulai, sudah kubilang kalau,,,,”

PLAKK ..!! Belum sempat Taeyeon menlanjutkan, sebatang penghapus mendarat di kepalanya.

“Taeyeon-a,,, jangan mengobrol, kalau tidak ingin dihukum” Bentak  Donghae songsaenim.

“Ne, joseonghabnida songsaeng-nim ” jawab Taeyeon menunduk “Kau sih Luna” sambungnya kemudian cepat-cepat menghadap papan tulis. Para murid yang lain tertawa melihat kejadian itu, termasuk Min Ho.

Saat istirahat……

“Ini untukmu” sebatang coklat mangerem tepat didepan mata Taeyeon. “Ini sebagai permintaan maafku” sambung Luna kemudian duduk didekat Taeyeon.

“Ne,,, arraseo, tapi jangan begitu lagi. Kau tadi hampir membuatku dihukum” jawab Taeyeon menyambar coklat itu.

Tiba-tiba……

PLAK….

“Aduh,,,” Taeyeong menjerit memegang pipinya.

“Aigoo… Taeyeong, gwenchana ?” kata Luna sambil membantu Taeyeong berdiri.

“Sakit sekali, siapa yang telah melempar bola ini ?” ujar Taeyeong kesal dan  mengangkat bola basket yang telah dengan tega mendarat dengan mulus di pipinya.

“Mianhae..aku tidak sengaja” seorang anak laki-laki berbadan atletis berdiri dihadapan  dengan muka wajah bersalah, menggaruk-garuk kepalanya yang entah benar-benar gatal atau tidak.

“Yaaa,,, jadi kau Min Ho. Hati-hati kalau main bola. Dasar mata Donat !” ujar Taeyeong kesal.

“Mwo ?? kau memanggilku apa ?” Min Ho melotot kaget * tapi tetap flaming charisma… haaaahhhhh meleleh.

“Ne,, Matamu besar seperti donat, tapi kenapa kau tidak bisa melihat?”

“Yaaaa…bukankah aku sudah minta maaf, seharusnya kau tidak mengataiku seperti itu. Apa kau juga tidak sadar bahwa rambutmu itu seperti Jamur” Min Ho mulai marah.

“Mwo..??? kau bilang apa ? Dasar alien” Taeyeon tak mau kalah.

“Aiiissssssh,,kau ini…” belum sempat Min Ho melanjutkan, Luna kemudian menengahi perkelahian yang mulai memanas ini.

“Aigoo sudah sudah,, jangan dibesar-besarkan. Yaa…kau Min Ho-a, lain kali berhati-hatilah. Kajja..!!” kata Luna sambil menarik tangan Taeyeon meninggalkan Min Ho yang masih terlihat kesal.

***

“Aduuhh,,perih sekali”

“tahan sedikit, pipimu sepertinya agak memar” kata Luna sambil mengolesi pipi Taeyeong dengan obat.

“Aku kesal sekali dengan anak itu. Padahal baru beberapa jam aku mengenalnya, dia sudah menyebalkan” gerutu Taeyeong.

“Sudahlah, lagi pula dia kan tidak sengaja. Bahkan dia sudah minta maaf.”

“Yaaa.yaaa,,, kenapa kau malah membelanya, Aww,,,awww….?” Taeyeon menahan sakit.

“Hehehehe..mianhae,, tapi ngomong-ngomong kenapa dia bisa tahu kau di panggil jamur ya ?” kata Luna keheranan. Alis mata Taeyon naik sebelah mendengar itu.

***

Teng…teng..teng…

“Mianhae oppa, tadi aku ketoilet dulu.” kata Taeyeong dengan nafas tersengal-sengal, karena kelelahan berlari dari kelas menuju tempat parkir.

“Aku sudah lama berdiri menunggumu disini, Eomma juga sudah berkali-kali menelfonku. Tapi, kenapa dengan pipimu ? Apa kau terjatuh ?” ucap Jong Hyun kawatir dengan keadaan adiknya.

“Oh ini,, gwenchana. Nanti saja aku ceritakan dirumah. Sekarang ayo kita pulang, nanti Eomma semakin mengomel, oppa tau kan eomma seperti apa”.

“Arraseo,, kajja..!!” Jong Hyun menarik pergelangan adiknya.

Dirumah….

“Haahahahahahaha…lucu sekali” Jong Hyun cekikikan

“Yaa.. oppa macam apa oppa ini, menertawakan adiknya yang tertimpa musibah” Taeyeong kembali memasang wajah manyunnya.

“Mianhae saengku sayang, aku hanya menertawakan ucapan saeng-nim itu”

“Yang mana?” Taeyeong kebingungan.

“Ne.. bagaimana dia tahu kalau kau dipanggil jamur ??”

“aku juga tidak tahu”

“mmmmmm…. Tapi, berarti selama ini aku tidak salah memanggilmu jamur.Buktinya bukan anak itu pun mengatakan hal yang sama..hahahaha”

Jong Hyun tertawa jahil

“Yaaaaa… kau jahat sekali” Bibir Taeyeon manyun mendengar ledekan bertubi-tubi dari Oppanya.

“Mianhae…. “ Ucap Jong Hyun menahan tawa, kemudian

“Tapi…….. biarpun begitu aku sangat menyayangimu Taeyeon” Ucap Jong Hyun lagi, kemudian memegang lembut pipi adiknya. Memandang Taeyeon lekat-lekat. Jauh kedalam bola mata Taeyeon yang bening. Suasana pun berubah menjadi hening dan dingin. Pemanas diruangan seakan rusak Hal itu membuat Taeyeon menjadi risih.

“Yaaaa…waeyo ? oppa ?, jangan menatapku seperti itu” Katanya mengibaskan tangan didepan mata Jong Hyun.

“ani,,eobseum,,,mmmmm, aku kekamar dulu” jawab Jong Hyun salah tingkah, kemudian meninggalkan Taeyeon yang masih kebingungan dikamarnya.

“Aneh,,,” batin Taeyeon.

***

“Hari ini kau ada latihan dance disekolah ?” Tanya Ny.Gwibuny pada Taeyeon sambil menyiapkan bekal.

“Ne eomma. Sepertinya aku pulang agak petang” Taeyeon menjelaskan dengan mulut penuh nasi.

“Perlu oppa tunggu ?” Jong Hyun menawarkan.

“Anny..aku bisa pulang sendiri, lagipula belakangan ini oppa sedang siibuk bukan ? menyiapkan ujian akhir”

“Arraseo, kalau ada apa-apa telpon aku. Arra?”

“Ne arrachi oppa” Taeyeon mangangguk tersenyum.

“Wah,,kalian sudah lebih dahulu sarapan rupanya” sela Tn. Lee Jin Ki yang baru saja datang.

“Habis, appa lama sekali” jawab Taeyeon.

“Ne,,siapa suruh kau nonton bola sampai larut. Sudah tahu mau kerja. Sekarang sarapnlah,  nanti nasimu keburu dingin.” Ny. Gwibuny membenarkan, dengan masih sibuk mengurusi bekal untuk anak-anaknya, dengan cekatan ia menata kotak bekal itu. Memasukkan nasi, beberapa lauk kemudian menutupnya.

“Mianhae honey… kau ini selalu saja cerewet” gerutu Tn. Lee Jin Ki sambil duduk didekat Jong Hyun.

“Appa…bolehkah aku bertanya sesuatu” ucap Jong Hyun sedikit berbisik.“

“Mwo ?”

“Kenapa Appa sampai bisa menikahi wanita cerewet seperti eomma ? apakah tidak ada wanita lain yang menyukai appa?”

“Aiisssh,,kau ini tentu saja tidak. Mmmmm tapi benar juga, kenapa aku bisa menyukai omma-kalian ?” Tanya Tn. Lee dengan tampang polosnya.

“ekhemm…aku mendengarnya” sindir Ny. Gwibuny

“Mianhae honey, aku hanya bercanda” pinta Tn. Lee Jin Ki dengan wajah bersalah.

***

Taeyeon POV

Disekolah,,,,,,,,

“Hai rambut jamur. Apa pipimu masih sakit ?” suara itu menghentikan langkahku, dan ketika aku berbalik, benar saja si Alien tengah berdiri sambil memegang tali ranselnya yang menggantung di pundaknya.

“Ani,sudah kuobati. Yaa kenapa kau memanggilku rambut jamur ?” ujarku dengan melipat tangan didepan dada.

“Mianhae,,habis kau duluan yang mengataiku mata donat, kemudian Alien. Lagi pula rambutmu memang tampak seperti jamur,,hahahhahaha” ledeknya puas.

“Yaaaaa,,,apa kau tidak bisa tidak meledekku ? Aigoo.. kau sungguh menjengkelkan.
” Hahaha sudahlah, aku malas bertengkar denganmu. Annyeong rambut jamur” katanya sambil berjalan dan menghilang dari pandanganku menuju ruang kelas.

“Aigoo.. apa rambutku begitu mirip dengan jamur ?” gumamku.

Jon Hyun POV.

“Yaaaa,,,,,,,” Teriakan Kyu Hyun mengagetkanku.

“Omo..omo… Aisshh,, kau mengagetkanku, untung saja aku tidak gagal  jantung” protesku.

“Mianhae Hyung…heeee” pintanya dengan wajah yang tetap seolah tak bersalah. Ia pun melanjutkan “Hyung,,,,  apa boleh aku main kerumahmu nanti ?”

“Ne ,, tentu saja, memangnya ada perlu apa ?? Aaaaa kalau kau datang untuk meminjam komikku lagi, lebih baik kau tunda dulu, setelah kau mengembalikkan komikku yang sampai sekarang belum kau kembalikan” jawabku dengan menggoyangkan jari telunjuk, setelah mengingat ia belum mengembalikan komikku.

“Aiggooo,,, Hyung, jadi kau masih mengingatnya. Aku kesana bukan karena itu tapi karena..” kemudian ia menjelaskan maksudnya panjang lebar kali tinggi.

“Mwo …..?????!!!!!” teiakanku membuatnya sedikit berjingkrak dari tempat duduknya,karena kaget mendengarku.

“Aigoo,,, Hyung kau mengagetkanku. Boleh ya,,,” rayunya.

“Anny,,,annny…. Aku tidak mungkin membiarkan adikku didekati orang sepertimu” Aku menolak

“Yaaaa,,,memangnya kenapa ? aku kan teman mu, bahkan kau sudahku anggap hyung kandungku sendiri. Ayo lah aku suka pada adikmu, lagi pula kau tau kan aku anak baik, aku tidak mungkin mengecewakanmu” rengeknya lagi.

“Sekali tidak, tetap tidak.. Aku tau kau baik, tapi tetap tidak boleh.  ” Aku bersikukuh.

“Yaaaa,, Hyung sebenarnya kau kenapa? Apa alasanmu ? Kenapa setiap pria yang mendekati adikmu selalu tidak kau izinkan ? Atau benar kata orang-orang selama ini kalau kau itu..” Kyu mulai kesal dengan penolakanku.

“Aaaah sudahlah… pokoknya tidak boleh” Akupun pergi meninggalkan Kyu yang kesal plus keheranan mendengar penolakanku. “Mianhae Kyu, aku juga tidak tahu alsannya…” ucapku berbisik stelah cukup jauh meninggalkan Kyu Hyun.

Begitulah, aku tidak pernah suka melihat pria lain mendekati Taeyeon, aku juga tidak mengerti dengan diriku sendiri. Aku memang seharusnya tidak seperti ini. Tapi aku sudah telalu sayang dengan Taeyeon, kami selalu bersama dari kecil. Aku ingin terus menjaganya. Walaupun aku sadar tindakanku ini mulai bertema KETERLALUAN.

Taeyeon POV

“Luna, naega monjeo gan. hari sudah petang ”pamitku pada Luna yang masih bekutat dengan gerakan dance yang kami pelajari hari ini.

“Nee,,, be carefull Taeyeong” balasnya menghentikan gerakannya.

“Annyeong ,,,,,” ucapku lagi, dan dibalas dengan ucapan yang sama oleh yang lainnya.

Hari ini lebih gelap dari biasanya. Mungkin karena mendung.

Aku berjalan pulang diatas trotoar sendiri, tak terlalu banyak orang lalu lalang mungkin karena mendung banyak yang malas keluar. Tapi beberapa langkah aku berjalan, ,,

Tik…tik…tik….. rintik hujanpun jatuh di kepalaku, semakain lama semakin membesar. Sesegera mungkin aku berlari mencari tempat berteduh.

“Ah ada halte, aku berteduh disana saja” gumamku berbinar ketika melihat halte bis. Ada seseorang juga disana, namun dia diujung lain dari halte itu, jadi aku tidak terlalu jelas melihatnya ditambah lagi lampu halte tidak terlalu terang. Yang bisa kulihat hanyalah, orang itu menggunakan mantel dan kuncung dikepalanya.

“Hmmm,,hangatnya” bathinku iri melihat orang itu.

Setelah beberaa menit menunggu…

Teeet,,,teeet,,,teeeet,,,,

“Aigoo eomma menelponku,,,” segera kuangkat telpon dari eomma. “Yeobseo…, ne,aku terjebak hujan. Anny,,anny,, sebentar lagi hujannya juga reda, jadi tidak perlu menjemputku. Nee.. aku pulang secepatnya”. Klik.

“eomma-mu sepertinya sangat mengkhawatirkanmu” tiba-tiba tubuh yang semenjak tadi mematung mengeluarkan suaranya. Dan betapa terkejutnya aku ketika ia mulai berjalan kearahku, wajahnya yang mulanya samar kini mulai tampak karena ia mulai mendekati cahaya lampu yang berada didekatku.

T B C

Gimana ?uda ketebak yah,,,???? hehehehe. Di tunggu komentnya..gomawo


14 thoughts on “SHINee Love Story

  1. hyaaa !!!
    Alien ??
    Rambut jamur ??
    Author ada ada aja..
    Jjong sk taeyeon ya.??
    G ad suami saya kah.?? *key #plak
    di tunggu klanjutanya thor

    Like

  2. Jonghyun?Kyuhyun?Minho? Suka Taeng Onnieku? Wah! Couple baru nih!
    Pasti tuh cowok di halte Kyu, dan Second man alias cowok kedua yang selalu menyayangi si cewek walaupun bertepuk sebelah tangan adalah Jonghyun! Dan di Final Storynya pasti sama Minho! Tapi aku suka Taeng sama Jjong..

    Like

  3. Kalo kata aku rambut taeyeon gk mirip jamur dh *Plaak ditampar author
    tpi kalo di shinee yg rambut jamur itu taemin dan biasanya taemin di pasangin sma minho
    tpi gpp kok tetep lucu hahah.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s