Melted down her heart chapter 3 part 3


Annyeong haseo….!!

Huuh…kayaknya diriku kali ini lagi-lagi harus minta maaf karena ff ini yang molor dari jadwal terbitnya*bow..

Sekali lagi..mianhe..buat yang udah nagih…karena baru bisa dipublish hari ini…^^v

Reader-ah…makasih banget buat yang udah mau comment, nge-like and suka ma ff ini…walaupun kelewat sinetron and too complicated..and confused..tak diriku sangka respon kalian begitu baik pada ff nan geje-q ini. Sekali lagi…gomawo….^0^

Trus..buat para readers..yang masih aja betah buat bungkam…alias silent readers…makasih juga karena dah mau baca…and berhubung nie ff bentar lagi bakalan tamat…sok atuh…tinggalin jejak…masa sampai terakhir..kalian te2p mau ngamatin aja dari sudut…gx kepingin gabung…???*he…he…

So dari pada diriq jadi curcol jadinya nanti….langsung aja ya….

Met baca…and ditunggu commentnya…^^ *walaupun menurutq ff ini makin ancur..!!!

 

Melted Down Her Heart

Cast : SNSD’ Seohyun, Tiffanny, Suju’ Leeteuk, Kyuhyun, Yesung, kangin ;Cn Blue’s Jungshin, Minhyuk, Jonghyun, Nicole kara ; Fx’s Krystal, Luna, and other…

Genre : Romance

Author : Fra-fra

 

Chapter 3 part 3

 

            Kyuhyun berjalan gontai. Berulang kali namja itu nyaris saja jatuh tersungkur. Kyuhyun memegang erat tepi tembok dengan tangannya, kakinya yang terus bergetar tanpa bisa dikendalikan tidak kuat untuk menahan berat tubuhnya.

“Hyun-ah…..????

Hyun-ah……!!!”

Berulang kali kata itu terucap dari bibirnya. Wajah namja itu terlihat pucat dan berantakan. Dirinya bagaikan mayat hidup yang berjalan tanpa tujuan.

Kenapa semuanya jadi seperti ini…..!!! kenapa hal ini terjadi……?? batinnya lagi.

Rasa penyesalan yang menyusup di setiap tulang tubuhnya membuat namja itu begitu rapuh. Ada banyak kata yang ingin disampaikannya pada yeoja yang telah disakitinya itu, tapi bahkan untuk membuka mulutnya saja dirinya merasa kesulitan, bibirnya yang terus saja bergetar tanpa bisa dikendalikan, tidak mampu untuk membentuk rangkaian kata-kata. Hanya satu kata, nama yeoja itu saja yang saat ini bisa diucapkannya dengan benar.

“Hyun-ah……!!!!”

*****

            “agasshi….!!!”

“…………agasshii………..!!!” panggil Leeteuk berulang kali, pada yeoja yang berbaring di atas tempat tidur berjalan itu. Beberapa wanita dan pria berpakaian putih terlihat disebelah Leeteuk, mendorong tempat tidur itu.

“agasshii….!!” panggil Leeteuk lagi, suara namja itu terdengar pecah karena emosi.

Seohyun menggerakkan bola matanya, dari kelopak matanya yang tertutup. Badannya terasa lemas, dan dirinya bahkan sama sekali tidak sanggup untuk mengangkat jarinya.

“ahjusshi….!!” panggil Seohyun samar-samar sambil berusaha membuka kelopak matanya yang terasa berat.

“agasshii…!!” panggil Leeteuk bersemangat, sambil menggenggam erat tangan kanan Seohyun.

“Gwenchana agasshii….gwenchana…kita sudah sampai dirumah sakit…!!” ujarnya lagi.

Seohyun menarik kedua sudut bibirnya sedikit, tersenyum tipis.

“ahjusshi…!!” panggilnya lagi, kali ini lebih jelas. “mianhe….!!” ucapnya lemah.

Leeteuk tertegun ditempat, digeleng-gelengkannya kepalanya kuat.

“jangan bilang maaf padaku, agasshi…..jangan mengatakan sesuatu yang kedengaran seperti perpisahan agasshi…jangan menakut-nakutiku…!!” seru Leeteuk, mata namja itu berkaca-kaca, ada butiran air mata yang terancam bakalan jatuh dari matanya.

Seohyun tersenyum samar.

Mianhe…ahjusshi..karena selama ini selalu merepotkanmu…

mianhe..karena diriku kau jadi menangis..

.mianhe…karena sekarang aku menyerah….

Yeoja itu meremas tangan Leeteuk lemah.

Kau sudah kuanggap seperti appaku sendiri, ahjusshi….appa yang selama ini sudah menghilang dari ingatanku….

“Gomawoyo……!!!” ujar Seohyun pelan, sambil kembali menutup matanya yang terasa semakin berat.

“agasshii…..!!!”

“jangan begini agasshi….kumohon jangan begini………..!!!” panik Leeteuk sambil terus mengguncang-guncang tangan Seohyun.

Tapi yeoja itu tidak meresponnya. Matanya terus saja tertutup rapat.

“agasshi….

Agasshi………….!!”

“maaf tuan..tapi anda tidak boleh masuk kemari…!!” ujar seorang wanita berpakaian putih, menghalangi Leeteuk untuk mengikuti tempat tidur berjalan yang membawa Seohyun pergi itu.

“agasshi…..

Seohyun agasshi…..???!!! bagaimana dengannya…!!” seru Leeteuk sambil menguncang-guncang bahu suster itu kuat.

“tuan tenanglah, kami akan berusaha semampu kami…karena itu sekarang lebih baik tuan berdoa demi keselamatannya……!!” ujar suster itu, sambil menutup pintu ruang IGD itu. Meninggalkan Leeteuk seorang diri berdiri kebingungan disana.

“agasshi…kumohon…..

……kumohon…jangan meninggalkanku…!!” pinta Leeteuk sepenuh hati.

*****

“dokter…denyut jantungnya melemah…….!!” seru sebuah suara terdengar panik

“nadi dan tekanan darahnya juga menurun……….!!!” lapor suara lainnya juga.

“Pantau terus………

Seohyun masih dapat mendengar suara-suara yang berdengung disekelilingnya itu. Yeoja itu masih sadar walaupun saat ini dirinya tidak punya kekuatan untuk membuka kelopak matanya.

Tubuhnya sekarang terasa bagaikan mengambang di atas air, mengapung lembut tanpa tujuan. Tidak ada rasa sakit yang dirasa, hanya hening dan kehampaan, saat ini dirinya seolah menunggu….menunggu kesadarannya menghilang, dan membiarkan takdir mengambil alih.

Ingatan-nya bagaikan berputar-putar dikepalanya. Semua kejadian yang diingatnya beberapa jam yang lalu, seolah-olah ditampilkan dalam sebuah slide. Gambar-gambar itu secara acak satu-persatu muncul di benaknya.

Leeteuk ahjusshi yang menangis….

            Dirinya yang ambruk…..

            Kyuhyun yang berdiri terdiam terpaku menantapnya………

            Nicole yang tersenyum sinis menatapnya…

            Lalu gambar-gambar itu menampilkan ingatannya yang lebih lama.

Dirinya dan Cho Kyuhyun yang berlari sambil bergandengan tangan.

            Dirinya dan Kyuhyun yang berdansa di jalanan……

            Kyuhyun yang tersenyum sambil menatapnya…….

            Perlahan-lahan semakin banyak potongan-potongan gambar yang muncul dikepalanya..dan semakin lama gambar-gambar itu semakin terlihat memudar.

Cho Kyuhyun yang berlutut melamarnya……..

            Dirinya dan Kyuhyun di toilet kampus…….

Seohyun memperhatikan satu persatu potongan gambar ingatannya yang bermunculan itu. Itu dirinya tapi seperti juga bukan dirinya. Itu seperti orang lain yang mempunyai wajah dan sosok yang serupa dengannya.

Rasanya seperti menonton sebuah film bisu, dengan orang lain yang berwajah sama sepertinya yang menjadi pemainnya.

Seohyun tersenyum kecil,

itu dirinya saat duduk sendirian dikamarnya….

            Itu dirinya….saat menangis sendirian di kuburan kedua orang tuanya.

            Perlahan-lahan gambar-gambar itu berputar cepat dan kemudian menghilang. Hanya ada gelap saat ini yang ada dibenaknya…tidak ada seberkas cahayapun.

Lalu seolah-olah terjadi ledakan bintang, sebuah cahaya putih memenuhi semua sudut kepalanya dan nyaris membutakan matanya.

Seohyun membuka matanya perlahan. Sebuah gambar menarik matanya untuk melihat. Awalnya gambar itu terlihat buram dan pecah-pecah, lalu distorsinya menghilang dan gambar itu akhirnya menampakkan wujudnya.

Seohyun mengenali gambar itu…

itu dirinya dan Kyuhyun tujuh tahun yang lalu….

            Itu dirinya dan namja itu saat mereka masih bersama…….

            Itu dirinya…saat pertama kali bertemu dengan namja itu…

*****

            Flashback…7 years ago…

            Kyuhyun menopang wajahnya dengan tangan kanannya. Matanya hanya melekat pada satu titik. Sesosok wanita berrambut panjang yang berbaring dihadapannya.

            “Kyu..apa kau marah pada omma….??” tanya tiffanny lembut, pada namja dengan wajah tertekuk cemberut dihidapannya itu.

            “anni…annyio…!!” sahut Kyuhyun pelan, walaupun dirinya menyangkalnya, tiffanny tahu bahwa anaknya itu sedang kesal saat ini.

            “Kyu-ah…mianhe…karena omma harus sakit di hari pertandinganmu….!!” ujar fanny lagi, sambil meremas lemah sebelah tangan namja itu yang terjulur didekatnya.

            “tidak omma….tidak apa-apa !!! lagipula..pertandingan itu tidak terlalu penting…nanti juga akan ada pertandingan sepak bola lainnya….!!” bantah Kyuhyun sambil mencoba tersenyum menatap wanita yang sudah membesarkannya itu, wanita yang sangat disayanginya..lebih dari apapun.

            Tiffany tersenyum lemah. Dirinya tahu pertandingan ini sangat penting bagi anaknya itu. Ini pertama kalinya tim sepakbolanya sampai di babak final, dan tentu saja Kyuhyun sebagai salah satu pemain inti tim sepak bola itu sangat menanti-nantikan pertandingan ini. Tapi karena kondisinya yang memburuk, anaknya itu terpaksa harus melewatkan pertandingan itu.

            “gomawoyo…Kyuhyun-ah….!!” ucap tiffanny pelan.

            Kyuhyun tersenyum tulus. “tidak usah berterima kasih padaku, omma….!!! tidak mungkin aku membiarkan omma sendirian saja dirumah sakit ini…….!!” jawab Kyuhyun sambil tersenyum.

            “bukan seperti appa……..!!” ujarnya mendadak kesal.

            “appa ada rapat hari ini………!!” ujar Kyuhyun dengan nada meledek, mengulang kembali perkataan yang appanya ucapkan padanya pagi tadi, saat dirinya mengabarkan bahwa ommanya itu masuk rumah sakit.

            Benar-benar suami tidak berperasaan……!! umpat Kyuhyun dalam hati. Sebenarnya inilah alasan mengapa dirinya kesal sedari pagi, sikap appanya yang terlampau cuek itu membuat darahnya mendidih.

            “sudahlah Kyu-ah….mungkin appamu benar-benar sibuk saat ini….!!” ujar Tiffanny berusaha menenangkan.

            Kyuhyun mendengus jengkel menatap ommanya itu. “kenapa omma selalu membela appa sih…..??? inilah sebabnya kenapa appa jadi seenaknya begini pada omma…..!!!” nilai Kyuhyun.

            Tiffanny hanya bisa tersenyum menatapi wajah anaknya yang berubah bete itu.

            “kenapa omma menikah dengan appa….?? apa omma diguna-guna oleh appa….hingga omma mau hidup bersama pria kaku dan berhati dingin seperti, appa….??” tanya Kyuhyun sambil memandangi Tiffanny dengan tampang menyelidik.

            Tiffanny mengetok pelan kepala anaknya itu. “jangan bicara seperti itu…!!” nasihatnya.

            Kyuhyun mengerucutkan bibirnya sebal. “habisnya….!!” ujar Kyuhyun dengan nada merajuk.

            “apa bagusnya appa coba….???”

“tampan tidak…..!!!

kaya…???? itupun masih lebih kaya omma….!!!

baik…

huh..galak iya……!!” nilai Kyuhyun lagi.

“jadi kenapa omma bisa menikah dengan appa…??? apa tidak ada namja lain…..!!” ujar Kyuhyun bersih keras.

Tiffanny tergelak kecil, melihat tingkah putra semata wayangnya itu, dielusnya lembut, kepala namja itu. “kalau omma tidak menikah dengan appa..kau tidak akan ada disamping omma saat ini, Kyu….!!” ujarnya lembut.

Kyuhyun mendongakkan wajahnya menatap ommanya. Dirinya kehabisan kata-kata untuk membantah.

“lagipula appamu tidak seburuk yang kau katakan…dia adalah orang yang sangat perhatian….!!!”

Kyuhyun mengangkat alisnya bingung.

Perhatian…??

Siapa…..??? appanya….???

………..tidak mungkin, kalau appanya itu memang sangat perhatian, seperti yang ommanya bilang, kenapa pria itu tidak ada disini menemani ommanya…??

“appamu perhatian dengan caranya sendiri, Kyu….!!! walaupun terkesan dingin dan cuek…tapi appamu selalu memikirkan kau dan omma lebih dari dirinya sendiri…..!!!” lanjut Tiffanny lagi, seolah bisa mendengar ungkapan ketidak percayaan anaknya itu.

Kyuhyun hanya bisa terpaku ditempat, mendengar ucapan ommanya itu. Jauh didalam hatinya dirinya ingin mempercayai ucapakan ommanya itu. Bukan demi dirinya…tapi demi wanita yang sangat disayanginya ini…

“permisi..nyonya Cho..ini saatnya pemberian obat…!!” ujar seorang wanita berpakaian putih, menyeruak masuk kedalam ruangan tempat Tiffanny dirawat itu.

Kyuhyun segera berdiri dari duduknya, dan membalikkan badannya, menatap wanita yang saat ini telah berdiri tepat dihadapannya.

“Kyu..kau keluarlah dulu…bermainlah dulu diluar…..!!” usir Tiffanny lembut.

“tapi omma..aku ingin disini menemani omma…..??” tolak Kyuhyun sambil menatap lekat kedua mata ommanya itu.

“tidak apa-apa Kyu..omma baik-baik saja…….!! kau bermainlah dulu diluar….omma tahu kau sudah bosan terkurung bersama omma diruangan ini seharian……..!!”

Namja itu menatap ommanya cemberut. Dirinya tahu ommanya hanya tidak ingin membuatnya merasa khawatir…….

Merasa khawatir karena wajah ommanya yang berubah karena menahan sakit.

“Kyu-ah……!!” desak Tiffanny lagi.

Kyuhyun menganggukkan kepalanya lemah. “nde..omma…!!” sahutnya tidak bersemangat, sambil melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu.

Tiffanny memandangi punggung namja berusia 15 tahun yang berjalan menjauhinya itu.

maafkan omma, Kyu…!! maaf omma memintamu pergi…!! batinnya.

Omma hanya tidak ingin sosok omma yang sedang menahan sakit, menjadi salah satu bagian dari memorimu tentang omma…!! lanjutnya lagi.

******

Kyuhyun melangkahkan kakinya gontai. Ditelusurinya lorong demi lorong rumah sakit dengan tidak bersemangat.

“….omma tidak apa-apa, Kyu…kau bermainlah dulu diluar….!!!”

Kyuhyun mendenguskan napasnya bete.

Kenapa ommanya selalu memperlakukannya seperti bocah SD….??coba kalau appanya yang bodoh itu ada disini saat ini….!!! kan, ommanya jadi tidak harus sendirian menahan sakit seperti itu…..!!!

Dasar omma…sampai kapan dia ingin menganggapku sebagai bocah yang harus selalu dilindunginya…..??? sampai kapan dia mau menanggung rasa sakitnya sendirian….?? apa dia tidak bisa membiarkanku berada disisinya dan menanggung rasa sakit itu bersamanya…..???

Namja itu menghela napas panjang. “dasar appa bodoh…..!!! kenapa masih belum datang juga….!!” maki Kyuhyun emosi.

“yah siapa itu…!!! jangan berteriak dirumah sakit…….!!” ujar sebuah suara mengagetkannya.

Kyuhyun langsung berlari kabur, begitu seorang suster bertampang galak, mendelik jengkel padanya.

“YAH..INI RUMAH SAKIT….JANGAN BERISIK DAN JANGAN BERLARIAN DILORONG…….!!” teriak suara itu timbul tenggelam dibelakangnya.

“aissh…dasar bocah………..!!!”

“AKU BUKAN BOCAH TANTE GENDUT……..!!” balas Kyuhyun kemudian menghilang dari lorong itu.

Namja itu terus saja berlari tak tentu arah. Kyuhyun sudah hapal setiap sudut dari rumah sakit ini. Dirinya sudah terlalu sering menghabiskan waktunya di rumah sakit ini….ini bagaikan rumah kedua baginya.

Kyuhyun membelokkan dirinya ke arah kiri, memasuki lorong rumah sakit lainnya. Namja itu menghentikan larinya tiba-tiba. Seorang yeoja dengan muka nyaris tertutup perban berada tepat dihadapannya. Kalau dirinya tidak buru-buru mengerem laju larinya, pastilah yeoja itu sudah jatuh tersungkur karena ditabrak olehnya.

“yah…kenapa kau muncul tiba-tiba dihadapanku……!!” omel Kyuhyun, sebenarnya dirinya tahu kalau yeoja itu sama sekali tidak bersalah. Dirinyanya lah yang berlarian dilorong dan muncul tiba-tiba dihadapan yeoja itu.

Yeoja dihadapannya itu hanya diam tak bergeming menatapnya.

Kyuhyun mengerutkan keningnya bingung. Apa yeoja itu sama sekali tidak mendengar perkataannya….?? atau jangan-jangan yeoja ini bisu….??? batinnya sambil menatap dengan lekat yeoja dihadapannya itu.

“uwwaaahh..tanganmu…..!!” panik Kyuhyun tiba-tiba.

Yeoja yang lebih pendek darinya dan juga sepertinya lebih muda darinya itu, langsung memegang pergelangan tangan kirinya erat. Menyembunyikan tetesan darah yang berjatuhan dari sana, yang saat ini mulai jatuh perlahan membasahi lantai.

“kau……

Belum sempat Kyuhyun menyelesaikan kalimatnya, yeoja itu langsung menerobos pergi begitu saja, membiarkan Kyuhyun berdiri dengan mulut terngaga seperti orang bodoh di lorong itu seorang diri.

“apa-apaan dia……..!!” seru Kyuhyun tidak terima.

Lalu dengan langkah setengah menghentak namja itu mengikuti yeoja kecil itu menyusuri rumah sakit itu.

“yah..hei kau…!!” panggilnya berusaha menghentnikan laju yeoja yang terus berjalan tanpa menolehkan kepalanya sedikitpun itu.

“hei..yah..gadis mumi…!!” serunya lagi, tapi bukannya membalikkan badannya, yeoja itu malah menambah kecepatannya dan berlari meninggalkannya.

Huh dia pikir dia bisa kabur begitu saja…..!! batin Kyuhyun, lalu langsung ikut berlari mengejar gadis itu.

Kyuhyun terus berlari mengikuti yeoja didepannya. Lorong demi lorong mereka lewati. Suster-suster bertampang galak yang memarahi mereka karena berlarian di lorong satu demi satu mereka tinggalkan. Akhirnya yeoja itu membimbing Kyuhyun keluar dari gedung rumah sakit itu. Yeoja itu terus saja berlari menuju arah samping rumah sakit.

Kyuhyun sudah tahu sebelumnya bahwa memang ada sebuah taman di samping rumah sakit ini. Taman yang cukup luas malah, karena dirinya sering menghabiskan waktu bermain bola disana.

“yah..kau mau kemana….!!” ujarnya lagi, berusaha meredam laju yeoja yang masih saja terus berlari itu.

Tapi lagi-lagi tidak ada sahutan jawaban, apalagi pernghentian dari lari mereka. Yeoja itu masih saja terus berlari, walaupun jelas-jelas sepertinya dari larinya yang agak limbung dan tidak lurus, yeoja itu sudah kehabisan tenaga.

Kyuhyun menggeretakkan giginya kesal. Dasar yeoja keras kepala…..!! batinnya, sambil terus ikut berlari mengikuti yeoja itu menaiki bukit yang terdapat disana.

Tanah rumah sakit yang tidak datar, melainkan berundak-undak menjadikan daerah itu seperti mempunyai bukit-bukit kecil. Yeoja itu menuju salah satu bukit yang paling tinggi, sebuah pohon terlihat ada di atas sana, kemudian tanpa aba-aba seolah-olah jatuh kelelahan yeoja itu langsung ambruk begitu saja dihadapan pohon itu.

“YAH……………!!!”teriak Kyuhyun panik, lalu dengan sekuat tenaga berusaha meraih tempat dimana yeoja itu berada.

“gwencha……” Kyuhyun langsung menghentikan larinya dan mengerucutkan bibirnya bete.

Yeoja itu baik-baik  saja….boro-boro pingsan….yeoja itu sekarang malah sedang setengah tersenyum mungkin, memeluk pohon itu, seolah-olah pohon itu adalah temannya yang lama tidak dia temui.

Yeoja aneh…………!!! batin Kyuhyun sambil menatap yeoja yang setengah memejamkan matanya dan menyenderkan kepalanya pada batang coklat pohon pinus dihadapannya itu.

Kenapa dia kelihatan begitu senang….karena sebuah pohon…!!!

“minggir-minggir itu tempatku tahu…………..!!” seru Kyuhyun sambil setengah menyeruak, menyebabkan gadis itu terhimpit-himpit olehnya.

“apa….?? ini tempatku…!!” ujar Kyuhyun lagi, ketika yeoja itu hanya melotot tajam menatapnya. Tentu saja namja itu berbohong, walaupun dirinya sudah sering menghabiskan waktunya bermain di taman ini, tapi tempat ini..sebuah bukit dengan pohon di atasnya sama sekali tidak terlalu diperhatikannya dulu.

“geser-geser….!!! kan begini lebih nyaman………..!!” seru Kyuhyun lagi, lalu mendorong yeoja itu dari sana dengan tubuhnya.

Huh..itu hukuman karena mengabaikanku dan tidak menjawab pertanyaanku…!!! dongkolnya.

Seohyun bangkit berdiri, ditatapnya namja yang telah dengan seenaknya mengambil tempat duduknya.

Yeoja itu mengepalkan tangannya erat. Tidak apa-apa semua miliknya diambil, tapi hanya tempat ini…oasisnya, satu-satunya tempat dimana dia bisa tidur dengan nyaman…tempat ini tidak akan diserahkannya pada siapapun….!!!

“ya…apa yang kau lakukan….!!” ujar Kyuhyun kaget, ketika yeoja kecil itu dengan sekuat tenaga berusaha mendorongnya menjauh dari sana.

“ini tempatku tahu…!!” seru Kyuhyun bersih keras, sambil memeluk pohon itu, tidak berniat pergi dari sana.

Cukup lama aksi dorong-dorongan itu berlangsung, sampai akhirnya Seohyun lelah, tenaganya sudah habis saat berlari kabur dari ruangan tempatnya di rawat, dan sekarang tenaganya benar-benar menghilang dari tubuhnya. Didudukkannya dirinya pasrah disamping namja itu.

Kelelahan………

“huh..seharusnya tadi kau tidak usah berusaha mendorongku pergi…..!!” ujar Kyuhyun sok, sambil mengamati wajah yeoja yang terlihat memerah dan lelah disebelahnya itu.

“begini kan lebih baik….!!” lanjutnya lagi, sambil memandang yeoja yang sudah menutupkan matanya itu.

Kyuhyun menghembuskan napas singkat. Lalu dikatupkannya juga kelopak matanya, dan disandarkannya kepalanya pada batang pohon yang berwarna coklat kehitaman itu. Semilir angin yang berhembus membelai kepalanya lembut.

“yah…kau siapa….?? aku baru kali ini bertemu denganmu…..???” tanya Kyuhyun dengan mata terpejam.

Tapi tidak ada jawaban..hanya hening.

“yah…aku bertanya padamu, kau siapa……..??” ulang Kyuhyun lagi, kali ini sambil membuka matanya dan memandang yeoja yang duduk disebelahnya itu.

Yeoja itu juga sedang menatapnya saat ini. Matanya yang coklat lembut memandang Kyuhyun lekat. Tanpa sadar wajah Kyuhyun terasa hangat. Baru kali ini ada yeoja yang menatapnya dalam jarak sedekat ini.

“yah…jangan memandangiku begitu….!!! aku yang repot nantinya bila kau jatuh cinta pada wajah tampanku ini…!!” ujar Kyuhyun sambil mengalihkan pandangannya, menyembunyikan wajahnya yang memerah.

Satu detik…..

Dua detik………..

Tiga detik……….

Tetap hening…!!

Kyuhyun mengerutkan dahinya bingung. Aneh sekali….??? batinnya. Biasanya yeoja-yeoja yang mendengarnya bicara begitu akan menjerit histeris menatapnya, atau berseru malu-malu bahwa mereka menyukainya. Tapi yeoja ini….kenapa dia hanya diam saja….?? tanyanya tidak mengerti.

Namja itu membalikkan badannya segera. Dan alisnya langsung terangkat tak habis pikir ketika yeoja yang duduk disebelahnya itu telah berbaring disebelahnya. Matanya terpejam….tidur.

“benar-benar tidak sopan….!!” dengusnya jengkel.

Kyuhyun lagsung pindah posisi. Didudukkannya dirinya di dekat kepala yeoja itu, lalu dengan semua kekuatan suaranya, namja itu berteriak tepat disalah satu telinga yeoja itu.

“KEBAKARANNNN……………!!” teriaknya asal.

Seohyun langsung terlonjak duduk, teriakkan itu membuat telinganya terasa berdenging.

BUKK…

“ADAUWW…..!!!”jerit Kyuhyun sambil memegangi keningnya yang terkena  hantaman dari sisi kanan kepala Seohyun yang bangkit tiba-tiba.

“dimana matamu sih…..!!” serunya lagi.

Seohyun ikut, memegangi kepala bagian kanannya yang terasa berdenyut.

Siapa sih namja ini….??? kenapa dari tadi dia terus mengganggunya….??

“huh…..kau harus tanggung jawab…..!!!” dengus Kyuhyun jengkel, sambil menatap yeoja yang menatapnya dengan tampang bingung itu.

Seohyun mengerutkan keningnya bingung.

Tanggung jawab….???

siapa….??? dirinya…..??? batinnya.

“kau adalah orang pertama selain ommaku yang berani memukul kepalaku……!!! jadi kau harus tanggung jawab…..karena siapa tahu aku jadi bodoh karena terkena hantaman kepalamu itu….!!” seru Kyuhyun ngasal. Memang benar, ini pertama kalinya kepalanya terkena hantaman selain dari tangan lembut ommanya. Tapi tentang menjadi bodoh….itu hanya karangannya saja…dirinya hanya ingin mengerjai sedikit yeoja mumi disebelahnya itu.

“kenapa kau tidak percaya……..kalau aku bisa jadi bodoh karena kepalaku terkena pukulanmu……!!” tantang Kyuhyun sambil berdiri. “ayo kita temui dokter-dokter dirumah sakit, kalau kau tidak percaya padaku….!!” serunya lagi, lalu menarik paksa tangan mungil yeoja itu.

Yeoja kecil itu bergedik ngeri. Sepertinya kata dokter dan rumah sakit begitu mengerikan baginya. yeoja itu terus saja menggeleng-gelengkan kepalanya menolak usulannya tersebut.

“jadi kalau kau tidak mau aku membawamu kembali ke dokter-dokter itu, kau mau bertanggung jawabkan…………??” tanyanya lagi, dengan tampang mendelik tajam.

Seohyun menganggukkan kepalanya pasrah.

“hemm…baiklah kalau begitu mulai hari ini kau adalah pelayan sekaligus teman bermainku….!! karena tidak ada anak lain di rumah sakit ini, jadi aku tidak punya pilihan selain bermain bersamamu…..!!! ujar Kyuhyun dengan nada memerintah.

“kau harus mendengarkan setiap ucapanku…..kau harus mengikuti kemanapun aku pergi….kau juga harus menjawab setiap pertanyaanku…..!!” lanjutnya lagi.

“kau mengerti kan….???”

Seohyun hanya bisa menatap namja yang menatapnya dengan pandangan tegas itu, hampa.

“yah kau mengertikan….??” ulang Kyuhyun lagi.

Seohyun menghembuskan napas singkat, lalu dianggukkannya kepalanya lemah.

Kyuhyun tersenyum puas. “bagus, kalau begitu….kita mulai dengan pertanyaan pertama….!!!”

“siapa namamu….??” tanya Kyuhyun sambil memandang penasaran yeoja dengan muka nyaris tertutup perban dihadapannya itu.

Seohyun membuka mulutnya….bibirnya bergerak mengucapkan suatu kata, tapi tidak ada suara yang keluar.

Kyuhyun mengerutkan keningnya bingung, “kau bilang apa….??” tanyanya sambil mendekatkan telinganya.

Yeoja itu kembali mencoba berbicara, tapi sekali lagi tidak ada suara yang keluar.

Kyuhyun menatap yeoja dihadapannya itu beberapa detik. Lalu digaruk-garukkannya kepalanya bingung.  “kau tidak bisa berbicara….??” tanyanya hati-hati.

Seohyun hanya terdiam pada awalnya, lalu dianggukkannya kepalanya sekali sebagai jawabannya.

Namja itu menelan ludahnya, tidak enak. Tadi dia hanya menebak-nebak saja bahwa yeoja dihadapannya itu bisu, tapi tidak dia sangka kalau ternyata yeoja itu benar-benar tidak bisa berbicara.

“ehem…..!!” seru Kyuhyun, berusaha mencairkan suasana yang mendadak muram itu.

“baiklah..tidak apa-apa kalau kau tidak bisa berbicara….!!! tapi kau bisa menuliskan….???” tanyanya lagi.

Seohyun menganggukkan kepalanya.

Kyuhyun tersenyum lebar. “bagus tuliskan namamu kalau begitu……….!!!” serunya sambil memberikan sebatang ranting pohon yang berserakan didekat mereka pada yeoja itu.

Seohyun mengambil ranting pohon itu ragu, ditatapnya Kyuhyun lama, sebelum akhirnya dirinya mencoba menulis diatas tanah didekat mereka.

……………..

Aku tidak tahu…….

………………

Namja itu membaca cepat, huruf-huruf yang perlahan Seohyun tulis diatas tanah berwarna coklat kehitaman itu.

“kau tidak tahu namamu sendiri……..??” tanya Kyuhyun bingung.

Seohyun menganggukkan kepalanya lemah.

Kyuhyun kembali mengaruk-garuk kepalanya kali ini lebih kuat.

“lalu..orang tuamu…kau tahu siapa nama mereka……..??” tanyanya berusaha mengorek informasi.

Yeoja itu kembali menggelengkan kepalanya. Lalu ditariknya ujung baju Kyuhyun sedikit, untuk meminta perhatiannya. Yeoja itu sudah kembali menulis di atas tanah.

…………………………

Aku tidak ingat apa-apa…….

Yang aku tahu mereka telah meninggal……dan aku hanya sendirian…….

………………………

Namja itu kehilangan kata-kata. Yeoja itu jelas lebih muda daripada dirinya…dua atau tiga tahun dibawahnya mungkin. Tapi kenapa nasib yeoja itu begitu malang seperti ini…???

“baiklah tidak apa-apa……!!” ujar Kyuhyun dengan nada selembut mungkin, hilang sudah niatnya untuk mengerjai gadis dihadapannya itu. Hanya ada rasa kasihan saat ini yang dirasanya untuk gadis itu.

“kalau kau memang tidak ingat siapa namamu dan siapa orang tuamu….yah sudah….!!” seru Kyuhyun cuek.

“ommaku bilang….keluarga itu bisa dibentuk kapan saja…dimana saja dan dengan siapa saja…..!!!” lanjutnya lagi sambil tersenyum.

“kalau kau kehilangan keluargamu….maka kau hanya perlu membangunya lagi……!!! aku mau kok menjadi keluargamu……..!!!”

Seohyun hanya bisa mendengarkan saja celotehan dari mulut namja yang terlihat bercahaya dimatanya itu.

Kata-kata namja itu membuat dirinya merasa hangat. Digoreskannya ranting pohonnya pelan.

………………….

Kau mau menjadi keluargaku…..??? tulisnya.

………………

Kyuhyun menganggukkan kepalanya mantap.

“ya…aku oppamu mulai saat ini….!!! karena kau lebihh muda dariku…maka kau menjadi dongsaeng ku,  jadi…panggil saja aku Kyu oppa mulai saat ini……!!!”

“bagaimana kau bisa…….??” tanya Kyuhyun sambil memandang lembut yeoja dihadapannya itu.

Tapi lagi-lagi yeoja itu hanya terdiam bingung menatapnya.

Kyuhyun menepuk jidatnya kesal. Yeoja itukan tidak bisa berbicara, bagaimana dia bisa memanggilku oppa…..!! sadarnya.

“ah…ehm…begini saja……!!” seru Kyuhyun, ketika sebuah ide terlintas dibenaknya.

“saat kau ingin memanggilku, kau tepukkan saja tanganmu kuat-kuat…..!!!” usulnya.

Yeoja kecil itu mengerutkan keningnya, nampak berpikir.

………………………………..

Lalu bila kau tidak datang saat aku menepukkan tanganku..

bagaimana…??

………………………………

“ehm..berarti kau boleh menghukumku, apa saja…….!!! kau cukup menggoreskan sebuah garis pada batang pohon ini, setiap kali kau memanggilku dan aku tidak datang….!!” ujar Kyuhyun sambil tersenyum lebar.

Seohyun ikut tersenyum…walaupun wajahnya yang masih sulit bergerak, karena lilitan perban yang membekapnya.

“oh…yah…hampir lupa…!!” seru Kyuhyun tiba-tiba.

“namamu…bagaimana aku memanggilmu….??” gumamnya lagi, sambil bergerak bolak balik dihadapan Seohyun.

Diliriknya yeoja kecil itu berulang kali dari sudut matanya.

Yeoja ini…apa nama yang pas buatnya….!! ujarnya berpikir, yeoja aneh yang sangat menyukai pohon….!!! ingat Kyuhyun akhirnya.

“Ah..pohon….!!” celetuknya tiba-tiba, ketika sebuah ide terlintas dibenaknya.

“namamu pine saja….!! mulai hari ini namamu pine.” Lanjutnya lagi sambil bertepuk tangan gembira.

……………

Pine….???

…………….

Tulis Seohyun bingung

“iya…!!” jawab Kyuhyun sambil menganggukkan kepalanya.

“Pine…karena kau kellihatan sangat gembira ketika duduk dibawah pohon pinus ini….!!” jelasnya, sambil merangkul pohon pinus yang berdiri diantara mereka itu dengan sebelah tangannya.

“pine…………!!” panggil Kyuhyun lagi, sambil tersenyum hangat pada yeoja dihadapannya itu.

Benar namamu adalah Pine………!!! batinnya sambil memandang yeoja yang berdiri dihadapannya itu.

End of flashback…..

*******

“ANDDWWAAEEE………….!!” teriak Kyuhyun kencang, bersamaan dengan dirinya yang tersentak bangun dari tidurnya.

“Kyu-ah…gwencahana…..gwencahana…….??” tanya sebuah suara terdengar khawatir di dekatnya.

Kyuhyun menolehkan kepalanya ke sekelilingnya cepat. Diamatinya keadaan ruangan tempatnya berada saat itu lekat-lekat, memori di otaknya menyatakan bahwa ruangan tempatnya berada saat ini adalah kamarnya….kamarnya dirumah appanya.

“Kyu-ah…ada apa…..??? kau baik-baik sajakan…..???” ulang suara itu kembali.

Namja itu menolehkan kepalanya ke arah sumber suara. Pada awalnya karena matanya yang belum terbiasa dengan pencahayaan yang ada. Matanya tidak mampu menangkap gambar yang ada disekelilingnya dengan baik. Tapi lama kelamaan semuanya membaik dan akhirnya matanya dapat menangkap semuanya.

“appa…???” panggil namja itu sedikit bingung, ketika mengenali sosok yang berada didekatnya itu.

“Kyu-ah…ada apa…kenapa kau berteriak….???” tanya Kangin, sambil memegang tangan kanan anaknya itu panik, wajah namja itu terlihat kusut, seolah-olah dirinya terus saja terjaga semalaman menunggui namja yang baru saja tersadar itu.

“apa yang terjadi padaku appa….???” tanya Kyuhyun kelihatan linglung.

“kenapa aku bisa berada disini….??” tuntutnya lagi. Karena sebenarnya ingatan terakhirnya adalah dirinya sedang mengemudi mobil sport kuningnya untuk menemui Kim Seohyun…lalu semuanya menggelap, dan dirinya telah terbangun di atas ranjang lamanya.

“kau mengalami kecelakaan ringan kemarin, Kyu….saat mengemudi mobilmu….!!!” jelas Kangin singkat, sambil mengamati wajah namja yang masih nampak pucat itu.

Kyuhyun menatapi appanya itu kosong. Otaknya sibuk mencerna keterangan yang disampaikan oleh appanya itu.

Jadi dirinya kecelakaan kemarin…..??? batinnya. itu menjelaskan kenapa ingatannya begitu buram tentang beberapa jam yang lampau.

Lalu Seohyun…bagaimana dengan yeoja itu….??? lanjutnya lagi tiba-tiba tersadar.

dirinya belum bertemu dengan yeoja itu….??? bagaimana keadaannya….??? kenapa hatinya menjadi tidak tenang ketika memikirkan tentang yeoja itu…..??

Namja itu langsung menyibakkan selimut yang menutupinya. Dengan gerakan lemah namun pasti di dudukkannya dirinya di pinggir ranjang, mengumpulkan sisa-sisa tenaganya…

“kau mau kemana…..Kyu…?? sebaiknya kau jangan bergerak dulu….!! istirahat saja……!!” seru Kangin berusaha mencegah anaknya yang sudah nekat ingin pergi itu.

“aku harus menemuinya sekarang….!!” ujar Kyuhyun seperti orang keserupan.

“aku harus bertemu dengan yeoja itu saat ini juga…!!” lanjutnya lagi, lalu mencoba berdiri dengan kedua kakinya.

Tapi karena gerakannya yang terlampau tiba-tiba, kakinya belum sanggup untuk menahan berat tubuhnya. Kyuhyun terduduk kembali, limbung.

“Kyuhyun…istirahatlah dulu…!!” ujar Kangin berusaha menasehati.

Kyuhyun menatap ayahnya itu tajam. “aku tidak bisa appa….!! aku harus menemui yeoja itu sekarang juga…………aku harus memastikan bahwa dia baik-baik saja…!!” balasnya sambil mencoba bangkit berdiri.

“besok saja…besok saja kau pergi menemuinya….!!” usul appanya itu lagi.

Namja itu menggeleng-gelengkan kepalanya kuat.

“tidak bisa…aku harus menemuinya sekarang juga….!!! seru Kyuhyun bersih keras.

“kalau tidak menemuinya…aku takut aku tidak akan bisa bertemu dengannya lagi, appa…!!” ujarnya, matanya nampak berkaca-kaca karena emosi, pikirannya benar-benar kalut saat ini….nalurinya menagatakan bahwa terjadi sesuatu pada yeoja itu.

Sekali lagi, namja itu mencoba berdiri, tapi hanya dalam waktu hitungan menit, namja itu kembali terjatuh.

“Hyun-ah…!!” panggil Kyuhyun nyaris putus asa. Namja itu tidak peduli dengan keadaannya…dirinya hanya ingin bertemu dengan yeoja itu saja saat ini. Hanya yeoja itu…..hanya yeoja itu yang saat ini dia inginkan..!!!

“aku harus pergi appa….!!! kumohon biarkan aku pergi….!!” ujarnya setengah memelas.

Kangin menghela napas panjang, dipegangnya pundak anak semata wayangnya itu.

Namja yang harus kehilangan sosok ibu karena kesalahannya….

namja yang terpaksa harus menjalani kehidupan yang di atur untuknya karena keegoisannya….

dan namja yang harus kehilangan yeoja yang disayanginya karena kebenciaannya terhadap dirinya.

“pergilah….!!” ujar Kangin pelan.

“Kim Seohyun ada di rumah sakit light of hope saat ini….!!!” lanjutnya lagi.

Kyuhyun menatap appanya bingung. Lalu ekspressi namja itu melunak, dan diberikannya senyuman tulusnya yang pertama pada appanya itu.

“terima kasih appa…..terima kasih…!!” ucap Kyuhyun senang.

Kangin ikut tersenyum tipis melihat ekspressi kebahagian yang terpancar dari bola mata namja dihadapannya itu.

“pergilah bersama pak Kim, dia akan mengantarmu kesana…..!!! seru Kangin, lalu memanggil supirnya itu untuk masuk kedalam kamar Kyuhyun dan mengulangi perintah yang sama pada supirnya itu.

Kyuhyun menatap apanya itu dengan ekspressi berterima kasih. Ini pertama kalinya dalam hidupnya dirinya merasa begitu berhutang pada appanya itu. Karena bila appanya tidak memberitahukan padanya dimana yeoja itu berada saat ini, mungkin butuh waktu beberapa hari baginya untuk menemukan keberadaan yeoja itu.

  Hyun-ah…kumohon…kau harus baik-baik saja….!!! doanya sepenuh hati.

******

“dia terlihat kesakitan….!!! apa alat ini tidak boleh dilepaskan, dokter….??” tanya Leeteuk sambil memegang selang oksigen yang melingkar disekitar pipi yeoja itu.

“Leeteuk-ssi…..!!!” ujar Yesung lembut.

“dia kelihatan seperti menahan sakit…apa alat-alat ini tidak bisa dilepaskan dari tubuhnya….??” tanya Leeteuk lagi, bulir-bulir air mata nampak berjatuhan dari matanya.

“Leeteuk-ssi…alat-alat itulah yang saat ini menunjang kehidupannya…!!” jelas Yesung sabar.

“lalu kenapa dia belum bangun..dokter….?? kenapa matanya terus saja terpejam….???” ujarnya sambil membelai lembut pipi Seohyun.

“agasshi…apa kau tidak ingin melihatku lagi….?? apa kau tidak mau membuka matamu untukku….???”

“apa kau benar-benar berniat untuk meninggalkanku, agasshi….???” tanyanya sedih..

Tapi tidak ada jawaban, mata yeoja itu masih saja terpejam, dan mulutnya masih terkatup rapat.

“Leeteuk-ssi…tabahlah….!!! kau harus kuat demi Seohyun-ssi…..!!! kaulah yang menjadi tumpuan baginya kini untuk dapat bangun dari komanya…..kau harus selalu ada disampingnya…berkomunikasilah terus dengannya….siapa tahu dengan melakukan itu dia akan terbangun nantinya…!!!”

Leeteuk menganggukkan kepalanya lemah. Bahu namja itu bergetar menahan isak tangis. dia bukanlah tipe namja yang sering mengeluarkan air mata…tapi karena yeoja ini entah sudah berapa banyak air matanya yang jatuh.

“agasshi…kumohon buka matamu….!!” ujarnya sambil menggenggam tangan kanan yeoja itu erat.

“Hyun-ah…….!!”

“Seohyun-ah……!!! apa..apa yang terjadi padanya…..??” ujar sebuah suara terdengar.

Leeteuk membalikkan kepalanya cepat. Dilihatnya seorang namja yang kehadirannya sangat tidak dia harapkan, telah berdiri di depan pintu ruang rawat seohyun. Penampilan namja itu acak-acakkan, rambutnya berantakan dan mukanya nampak kusut.

“ahjusshi…apa yang terjadi dengannya….??” tanya Kyuhyun lagi sambil melangkahkan kakinya mendekat.

“apa yang kau lakukan disini….???” hardik Leeteuk marah. “cepat keluar dari sini….!!” perintahnya lagi.

Tapi Kyuhyun sama sekali tidak mendengar seruan marah Leeteuk itu. Matanya hanya fokus menatap yeoja yang berbaring dengan berbagai selang ditubuhnya itu. Bunyi denyut jantung yeoja itu berkumandang pelan di ruangan itu.

“Hyun-ah…..!!!” panggilnya lagi.

“Hyun-ah…….!!!” serunya lagi, lalu setengah terhuyung menghampiri ranjang tempat seohyun berbaring itu.

“yah…apa yang kau………….

Seruan marah Leeteuk itu terhenti begitu saja, gerakan tangan namja itu yang berniat untuk menyingkirkan Kyuhyun dari dekat Seohyun itu berhenti di udara, ketika disadarinya namja itu sedang menangis.

“jangan begini……kumohon jangan bersikap begini terhadapku……!!!” ujar Kyuhyun memelas.

“kau boleh membenciku…..

“kau juga boleh memakiku………

“atau jika kau ingin memukulku….kau juga boleh melakukannya…..!!! hajiman….jangan bertingkah seperti ini………!!!”

“jangan menghukumku dengan cara seperti ini……!!!” pintanya lagi.

Air mata namja itu telah jatuh menuruni pipinya.

“kalau kau begini….apa yang harus kulakukan, Hyun-ah……???”

“apa kau tahu…sakit sekali rasanya saat kau menangis dihadapanku….apa kau tahu aku ingin bunuh diri saja saat kutahu aku telah melakukan tindakan palling bodoh dalam hidupku…..???”

“rasanya lebih baik, aku mengiris pergelangan tanganku saja daripada membiarkan air matamu jatuh karenaku…………!!!”

“karena itu, Hyun-ah…jangan meninggalkanku seperti ini………!!! benci saja aku….atau maki-maki saja diriku sampai kau puas…..hajiman jangan begini….!!!”

“kumohon jangan begini………!!!” isak Kyuhyun pelan.

Leeteuk benar-benar bingung saat ini, akan sikap namja dihadapannya itu.

Bukankah namja itu ingin menyingkirkan Kim Seohyun dari hidupnya….??? lalu kenapa sekarang namja itu jadi seperti orang gila begini saat tahu yeoja itu sedang sakit dan koma….???

Kenapa namja itu jadi seperti  mayat hidup yang kehilangan pijakannya…..???

Apa sebegitu dalamkah penyesalan namja itu hingga dia bertingkah begini….??? batin Leeteuk heran.

Namja itu mengepalkan tangannya erat. Biarpun dirinya masih tidak mengerti dengan tingkah namja dihadapannya itu, satu hal yang pasti namja itu lah yang menyebabkan Kim Seohyun jadi seperti ini.

“Kyuhyun-ssi….!!” panggil Leeteuk pelan, sambil memegang bahu namja itu.

Kyuhyun membalikkan wajahnya bingung.

“ini hutang yang belum kubayarkan padamu kemaren……..!!” serunya sambil melayangkan tinjunya pada namja itu.

Kyuhyun tersungkur jatuh. Tinjuan Leeteuk itu, mendarat tepat di sisi kiri wajahnya. Tetesan darah terlihat mengalir disana.

“pergilah….sebelum pukulanku yang lainnya mendarat ditubuhmu……!!” ujarnya lagi, sambil menatap Kyuhyun tajam.

“jangan berakting disini…kalau kau hanya ingin memainkan sebuah sandiwara dihadapanku saat ini, lebih baik kau pergi…..!!” usirnya kasar.

Kyuhyun mengerang sedikit, sambil menyeka darah yang menetes dari sudut bibirnya. Wajahnya terasa sakit saat ini, tapi ini lebih baik dari pada sakit yang dirasakannya ketika yeoja itu menangis karenanya.

“kau boleh memukulku sampai kau puas, ahjusshi….!!! tapi walaupun begitu aku tidak akan pergi…..!!!”

“aku tidak ingin merasakan penyesalan seperti ini lagi nantinya….Lebih baik aku mati…dari pada harus kembali kehilanganya….!!!” ujar Kyuhyun mantap.

Aku tidak mau harus merasakan sakit yang sama lagi……cukup sekali aku pernah melepaskan tangannya, ahjusshi….cukup sekali…….!!!” lanjutnya lagi, sambil kembali menatap tubuh yeoja yang hanya berbaring diam itu.

Leeteuk benar-benar kebingungan saat ini.

Namja ini…kalau dia kembali hanya berpura-pura dan berakting saja……..maka dirinya pasti akan benar-benar membunuh namja dihadapannya itu, meskipun dirinya sendiri harus masuk neraka bersamanya.

“aku beri kau kesempatan sekali lagi…..tapi kalau kau menyakitinya lagi…maka saat itu aku pasti akan membunuhmu….!!” ancam Leeteuk.

Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya.

Namja itu menghela napas lelah. “dokter Yesung, kurasa….aku ingin berbicara denganmu mengenai kondisi seohyun agasshi….!!” serunya kembali pada namja berpakaian putih yang sendari tadi hanya bisa terpaku ditempat menyaksikan adegan yang terjadi dihadapannya.

“ah..ehm..baiklah…..!!” balas yesung, sambil menggaruk-garuk sisi kiri wajahnya, menghilangkan rasa canggung yang dirasanya.

Kedua namja itu akhirnya keluar dengan perlahan dari ruangan tempat Seohyun dirawat.

“dokter….menurutmu…bagaimana kalau operasi itu dilakukan sekarang….???” tanya Leeteuk mengungkapkan pikirannya.

Yesung memandang leeteuk terkejut.

“tapi bukankah…Seohyun-ssi dalam keadaan koma saat ini, dan anda sudah tahu bahwa operasi itu hanya bisa dilakukan bia Seohyun-ssi telah sadar….!!” ingat Yesung.

Leeteuk menganggukkan kepalanya lemah. “aku tahu…!!” gumamnya lirih. “tapi kalau terus seperti ini..bukankah kankernya akan terus menyebar, dan ini semakin membahayakan kondisinya…!!!”

Yesung terdiam mendengarkan, sebenarnya…kalau operasi itu tidak dilaksanakan dalam waktu seminggu lagi, maka nyaris tidak ada kemungkinan untuk melakukan operasi sejenis itu lagi, bahkan walaupun tanpa menggunakan metode operasi tanpa pembiusan total, sudah mustahil untuk melakukan operasi pengangkatan kankernya.

“baiklah aku mengerti Leeteuk-ssi….bila Seohyun-ssi masih tidak sadar dalam 5 hari kedepan, maka aku akan melakukan operasi itu…..!!!” janji Yesung.

Leeteuk menghembuskan napas singkat. Ini juga berat baginya…tapi inilah yang hal terbaik yang bisa dilakukannya untuk yeoja itu.

Tidak apa-apa agasshi..kalau kau kehilangan seluruh ingatanmu….

Tidak apa-apa bila kau..tidak bisa berbicara dan berjalan kembali…..

Bila kau tetap hidup dan terus hidup…itu cukup bagiku….semua memorimu…semua kemampuanmu…akan aku kembalikan satu persatu padamu…..!!!! janji leeteuk dalam hati.

 


28 thoughts on “Melted down her heart chapter 3 part 3

  1. waaaaaaaa certanya makin sedih aj T____________
    ayo dong Seobaby cepetan sadarnya (^/\^)
    Kyu baru nyadar sekarang ya
    lanuutannya jangan lama2 ya chingu ^^

    Like

  2. annyeong author🙂 walaupun aku udah baca diblog authornya tp ff ini tetep punya daya tarik sendiri buat dibaca lg..
    hiks aku sedih liat semua sedih! kyu yg frustasi, seo yg koma, leeteuk ahjusshi yg udah kayak ayah buat seo.. jadi ngebayangin gmana ancurnya perasaan kyuhyun pas nemuin seohyun di rumah sakit.. huwa~ daebak deh pokoknya >,< ikutan nangis
    semoga setelah operasi semuanya berjalan lancar tanpa gangguan nicole itu lg-__- lanjut author .

    Like

  3. nngis bombay thor bacax #lebay…………….
    tp bener deh,, ffx keren.. god job buat authornya,, fillx bener2 dpt,, nyentuh banget!!!!
    pnsran ma kondisi seohyun,, bakal oprasi sesuai rencana,, atw ingatan seohyun yg dikorbnin????
    kyu oppa, hwaiting^^……
    lanjutannya jgn lama,, thor!!!!!

    Like

  4. Chingu aku bantu comment disini juga deh hehe. Mian chingu comment chingu di ff ini yg di blog chingu gk kbales soalnya suka error eheheh.. Di blog chingu ff ini commentnya hmpr 80 sukses y chingu oh iy kann aku kemaren mesen sad ending aja seonya ninggal biar kyu nya nyesel abis2an dan semoga chingu kabulkan permintaan saya🙂

    Like

  5. Hajiman…..
    Author, jangan buat Seohyun ga bjsa bicara sama lumpuh dong.
    Kyuhyun, tolong jangan sakiti seohyun lagi. Baru tau rasakan kalau kehilangan?
    Leeteuk ahjussi, please jangan sedih terus.
    Seohyun, ayooo onnie kamu harus kuat dan bangun.

    Author, jangan lama” yaa publish nya.

    Like

  6. Hyyyyaaaa…
    Seokyu😥
    Cerita.a sukses bkin nangis dah ! Author next part.a jgn lma2 yah, T_T
    Btw dah mau abis? Hyaaaa jarang lho bca ff yg bkin aku mimpi ceritanya kyk gni.. Huhu😦

    Like

  7. Chingu, aku nunggu kelanjutannya ya.. Dengan amat sangat nih ;( abis saya penasaran sama kelanjutannya.. Huh! Tp seokyu haru bersatu ya *plakkk* mian kalo saya rada bawel..

    Like

  8. Chingu, aku nunggu kelanjutannya ya.. Dengan amat sangat nih ;( abis saya penasaran sama kelanjutannya.. Huh! Tp seokyu haru bersatu ya *plakkk* mian kalo saya rada bawel.. *sadar juga ya saya*

    Like

  9. Chingu, aku nunggu kelanjutannya ya.. Dengan amat sangat nih ;( abis saya penasaran sama kelanjutannya.. Huh! Tp seokyu haru bersatu ya *plakkk* mian kalo saya rada bawel.. *sadar juga ya saya* author hawiting!

    Like

  10. Hduhhh…sedih banget ceritanya..TT
    aku hampir mau nangis bacanya huhu..
    cepet dilanjutin dong chingu..
    penasaran terakhirnya sad atau happy ending huhuhu

    Like

  11. Hmm,bru nemu nih ff….krn br bc part nih jd bngung gak teu awalnya gmna,..lngsg deh nyari dari part awal…hhe
    q bc dlu thor. . .

    Like

  12. ah,ayo lnjut kn!
    q lbh sneng lnjtn nya klo seohyun lpa smua nya,maupun tntng kyu tp dya msh pnter trus kyu yg ngjar2 seohyun krna tau seohyun gak inget dya lg.
    kyk memelas lah,,

    Like

  13. jadi makin sedih,,,
    seohyun cepet sembuh biar bisa brg lagi sama kyuhyun,,,
    eonni hebat bikin ff nya,,
    aku sampe menghayal tingkat tinggi, hehe,,,

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s