Popular Girl (Part.3)


Popular Girl (Part.3) (SKIP VERSION)

Author: 1. Choi Sora aka Nadia Amaliasari. 2. Kim Joong Suh aka ….. (temen SMA dulu)

* YANG BAGIAN NC’A ITU KOLABORASI ANTARA AKU SAMA TEMEN-KU ITU. DIA AKU PILIH, KARENA PALING YADONG.😄 *

Cast: Jessica Jung Sooyeon, Lee Donghae

Other: Kwon Yuri, Choi Minho

G: Romance

R: NC17

*WARNING BAGI YANG DIBAWAH 17 TAHUN YA. TAPI, BAGI YANG MAU TETAP BACA YAUDAH DOSA DI TANGGUNG SENDIRI YA. SEBELUM BACA DAHULUKAN MEMBACA “BISMILILLAH HIRRAHMAN NIRRAHIM” SELESAI MEMBACA “ASTAGFIRRALLAH ALADZIM” HABIS ITU KOMENT DAN KASIH SARAN YA. GOMAWO*

 

@@@@@

 

::Lee Donghae::

“mwoya?? Ya!! Sooyeon!! Kau harus mendapatkan hukuman!! Auu.. hidungku!!” rintihku saat darah mulai mengalir dari hidungku. God!! Bagaimana keadaan hidungku sekarang ini. Dasar!! Dia tidak pernah berubah!! Menyebalkan, walaupun gitu aku masih menyayanginya.

“mianhada Donghae~shi!! Aku ambilkan kotak obatnya dulu ya.” Kotak Obat? Dia masih ingat dimana letaknya. Ku pikir dia sudah melupakannya.

“singkirkan tanganmu. Biar aku obati!!” perintahnya dan ia mengoleskan kompresan itu di hindungku. Aku melihat di matanya masih ada cinta untukku. Aku yakin itu. Aku terus menatap matanya. Sesekali kami saling bertatapan, tapi dengan cepat ia memalingkan matanya dan membuat semakin yakin, bahwa ia masih mencintaiku.

“Sooyeon” aku menurunkan tangannya dari hidungku dan mulai mengajaknya untuk menatapku. Aku masih merasakan itu Sooyeon!! Sooyeon ‘ICE-ku’ saat kecil dan hingga kini.

::Lee Donghae::

“Sooyeon” ucapnya seraya melepaskan tanganku dari hidungnya. Dia menatapku dalam-dalam, tapi memiliki arti.

“Sooyeon, aku masih seperti dulu. Perasaanku masih sama terhadapmu. Tidak ada kata untuk berpisahkan?”

“hah.. semuanya sudah berubah. Kau sudah ada yang punya”

“sora? (author axis donk) tapi..”

“sudahlah.. aku haus” dengan cepat aku melepas genggamannya dan berjalan kedapur untuk mengambil minum. Hah.. kenapa saat ia menatapku, aku selalu teringat kenangan dulu..

#flashback#

Tepat aku berusia 12tahun, dimana aku harus siap melepaskan ikan Mokpo-ku. Hatiku sangat sakit, harus melepaskannya. Tapi, aku yakin dia akan besamaku selamanya.

“yaksokhae!!” donghae mengacungkan jari kelingkingnya tepat di depan wajahku.

“yakso!!” aku membalasnya dan melilitkan kelingking kita. Lalu, hae langsung mencium kening ku singkat didepan orang kami. Ah.. sungguh malu.

>SAAT SOOYEON, 18TAHUN<

“Sooyeon, cepat keluarga Lee sudah ada dibawah” teriak umma. Aku langsung keluar dan menuruni tangga.

“wahh.. Sooyeon kau sudah tumbuh menjadi wanita yang cantik ya” ucap umma Hae yang membuat wajahku memerah seperti kepiting rebus. Sekilas aku menatap Hae dan siapa wanita disampingnya itu? Kenapa sangat dekat.

“Sooyeon, kenalkan ini Choi Sora. Wanita ini akan menjadi pasangan Donghae nanti. Bagaimana??” lanjut umma Hae. Ahni!! Ini pasti hanya mimpi!! Tidak mungkin!! Seketika itu airmataku mulai jatuh dan aku berlari kekamarku.  Hatiku, perasaanku menjadi kacau karenamu. Kau mengecewakan aku Hae.

#flashback.END#

“YA!! KAU MINUM APA?” ucap Hae lalu mengambil gelas dari tanganku. Kepalaku langsung sakit. Ah.. kenapa seperti berputar-putar.

“kau ini! Ini alcohol baboya!! Sooyeon!!! Dan,kau meminum semua??”

“de. Aku mana tahu. Enng.. kepalaku sakit” aku terus memegangi kepalaku. Rasanya kepalaku ini barat sekali. Seperti tertimpa sesuatu yang benar-benar berat.

::Lee Donghae::

“de. Aku mana tahu. Enng.. kepalaku sakit” ucapnya terus memegangi kepalanya.

“kau baik-baik saja?”

“enngg… aku..” belum ia meneruskan, ia sudah pingsan dan langsungku gendong menuju kamarku dan membaringkannya.

“Ikan Mokpo-ku. Temani aku” sepertinya ia hanya mengigau (??) kulihat ia bangkit dari tidurnya dan mengalunkan tangannya dileherku. Wajah sedunya itu mendekatiku dan perlahan bibirnya itu mengecup bibirku dengan lembut. Aku terdiam sejenak atas perlakuannya. entah, setan dari mana aku mulai membalas ciumannya dan mengigit bibir bawahnya.

“mmmpphh..” desahnya saat kugigit bibir bawahnya yang mungil itu.

::Lee Donghae.END::

Di bawah alam sadarku aku mencium Hae secara tiba-tiba. Awalnya dia hanya diam, mungkin saja dia terkejut mendapat sambutan yang seperti itu dariku. Namun semakin lama dia pun membalas ciumanku dan kamipun saling berciuman panas. Dia mulai menggigit bibir bawahku.

“mmmpphh..” desahku saat itu juga.

Entah apa yang terjadi dengan tubuhku ini, kubuka seluruh kancing kemejaku sambil tetap mencium Hae yang sepertinya mulai terangsang. Belum seluruh kancing kemejaku terbuka, Hae menciumi leherku dan menghisapnya hingga meninggalkan kissmark di sana. Dia mulai merobek kemejaku, dan menerjang (??) #sumpah degdegan# payudaraku dan ia juga menghisapnya dan memberikan kissmark disana.

“sakit!!” #brukk# seketika itu aku dan hae terjatuh di atas kasurnya yang empuk. Tangan kiri hae sudah mulai mengelus Miss V-ku. Perlahan ia membuka kakiku dan melepaskan celana yang kukenakan dan dibuangnya kesegala arah.

Ah.. kepalaku sakit sekali.

“ahh.. hae, sakit” kataku memukul kepalanya saat ia memasukkan 3jarinya sekaligus.

“mian, aku sudah tidak tahan Ice-ku” dapat kulihat hae membuka celananya dan tanpa aba-aba ia langsung memasukkan Junior’a ke Miss V-ku.

“ahh..pel..lan..sakit!!” tidak bisa kubendung lagi, aku kini sudah benar-benar kesakitan dan tanpa terasa airmataku mengalir.

“mian, Ice-ku. Aku akan melalukannya dengan sangat pelan dan tentunya dalam waktu yang singkat” setelah hae membiarkan Junior’a di Miss V-ku, kini ia mulai menggerakkan pinggulnya dengan sangat pelan-pelan namun perlahan menjadi cepat.

“ahh..hentikan. ahh,, sakit” dan dalam waktu itu juga cairan darahku dan spermaku dan hae keluar secara bersamaan. hae yang merasa kasihan padaku langsung menghentikan ‘permainannya’ dan memperbaiki posisiku dan menyelimutiku.

“tidurlah, Ice-ku yang hangat” hae melayangkan ciumannya di keningku.

#ah..akhirnya lega juga.. dagdigdug dwerr!!! Gak sanggup bikinnya#😄

>Pagi hari, di Kampus<

::Kwon Yuri::

“de, aku akan mencari Sooyeon. Segera!” aku kelua dari ruangan saenim Leeteuk dengan langkah gontai. Sooyeon kau ini, kemana sih? Keterlaluan sekali. Apa ia lupa kalau kita punya tugas dari saenim Leeteuk?

“Chagi, kau kenapa? Kenapa wajahmu ditekuk seperti itu?” Tanya minho yang langsung mengalunkan tangannya di pinggulku.

“ aku pinjam handphonemu, chagiya. Aku ingin menelphon Sooyeon” Minho langsung merogoh kantung celananya dan memberikannya padaku. Tuut..Tuut.. ‘Angkatlah Sooyeon’ batinku.

::Kwon Yuri.End::

I just want to let you know (neoman saranghae).. aku terbangun dari tidurku dan melihat handphoneku yang bordering karena panggilan masuk.

“hua..Ya!! apa-apaan kau ini!! Pagi-pagi sudah menelphonku! Ada apa???” bentakku saat Minho menelphonku dan berhasil membangunkanku.

“kau, kau keterlaluan!! Aku sudah menunggumu. Kau dimana? Aku tadi dipanggil keruangan saenim Leeteuk.”

“ahahha… Yuri? Haha..mianhae Yul. Sekarang aku sedang di…” aku melihat keadaan sekitar dan melihat seseorang yang sangat kukenal ‘Donghae’ pekikku. Seketika itu handphoneku terjatuh dan melihat tubuhku tanpa sehelai apapun dan hanya tertutupi oleh selimut.

“andwe!! Apa yang terjadi?? ANDWEEEE!!!!!!!!!!!!” teriakku sambil menangis.

=TBC=

*AYOO!! PADA BACA “ASTAGFIRRALLAH ALADZIM”


23 thoughts on “Popular Girl (Part.3)

  1. Cepet amat mereka main’nya #pletakk
    otak yadong keluar.
    Ini belum parah koq nc’nya :3

    Hahaha…
    MinYul ikut main gak #plakk lagi

    Lanjut…
    Salam kenal reader baru *bungkuk badan

    Like

  2. Yaaaa, lagi seru baca juga *jangan salah sangka lho* penyakit TBC kambuh😦
    Keren lah chingu.^^
    Waaaaaa~ Sica!! Hae! ga boleh maen-maen gitu.😄
    lanjut, lanjut.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s