Popular Girl (Part.2)


Author: Choi Sora aka Nadia Amaliasari

Cast:  Jessica Jung Sooyeon, Lee Donghae

Other: Kwon Yuri, Choi Minho

G: Romance

R: NC-17 #Maybe YES! Maybe NO!#
@@@@@

Aku masih terdiam melihat kelakuannya. Dia berlari dengan kamera yang ia taruh di saku celananya. Aku tidak akan tinggal diam babo!!

“Ya! Sooyeon, tolong lemparkan bola kesini!” teriak Minho temanku sekaligus pacar Yuri. Kulihat bola itu tepat di kakiku. Aha!! #lampu neon nyala# ide cemerlang muncul dalam benakku. Aku akan menendang bola ini dan tepat mengenai kepala namja itu!

“Sooyeon-ah!!” teriak Minho lagi. Maaf Minho tidak akan aku berikan bola ini, sebelum berhasil mengenai kepalanya. #baca:Hae#

“HANA-DUL-SET!!” aku menendang bola ini dengan sekuat tenaga dan akhirnya mengenai kepalanya. Aku segera berlari kearahnya dan ternyata dia PINGSAN!

“Hah? OMONA!! Apa yang kulakukan?” aku membantunya sadar, tapi nihil!! Ia tetap tidak sadar.

“Minho-shi!! Palii!!” Minho berlari kearahku dan membantuku untuk membawa Donghae ke UKS.

::Lee Donghae::

“hah? OMONA!! Apa yang kulakukan?” kata Sooyeon, begitu melihaku PINGSAN. Sooyeon,Sooyeon apakah kau mengkhawatirkan aku?

“Minho-shi!! Palli!!” kini aku dibawa ke UKS oleh Sooyeon dan Minho. Walaupun, aku hanya berpura-pura tapi tetap saja sakit. Aku sangat tahu, dia itu walaupun wanita tapi jika dihadapkan dengan bola dia pasti akan menendang. Hah.. malangnya kepalaku ini. Terlebih lagi dia pandai meninju orang. Bisa-bisa aku kena tinju olehnya.

::Lee Donghae.END::

“Sudah sana, biar aku yang menjaga namja babo ini. Kau temui Yuri saja di Café tempat biasanya. Katakan padanya, aku tidak bisa dating. Aku minta maaf. Masalah tugas, biar besok saja. Kau antar dia pulang ya.”

“De. Berhati-hatilah dengan ikan itu” kata Minho sambil melirik kearah Ikan Mokpo ini. Aku hanya tersenyum menahan tawa. Kini mataku focus pada ikan ini. Aku merasa bersalah sekali padanya. Aku tahu itu pasti sangat sakit. Mianhada!!

“eng..eng..kepalaku sakit” Donghae mencoba untuk bangun tapi kutahan agar ia tetap berbaring.

“apa yang telah kau lakukan padaku? Hah?”

“mianhada. Aku hanya kesal melihat kelakuanmu tadi”

“aku mau pulang!” Donghae menarik tanganku  keluar dari UKS lalu langsung mencengkram tanganku kuat.

“Lepaskan aku!! Jika, kau ingin pulang. Pulang saja!! Jangan menarik tanganku!”

“ahni! Kau ikut denganku, kerumah!!”

“LEPASKAN KATAKU!!” ia langsung melepaskan cengkramannnya dan menatapku dalam-dalam. Mendekatkan wajahnya kewajahku. Cupp~ sejurus kemudian ia mengecup bibirku sangat lembut berbeda dari yang kemarin.

“Ayo ikut aku!!” bodoh!! Kenapa aku selalu diam setiap ia menciumku. Tidak mungkin, kenangan itu kembali lagi. #kenangan yang dimaksud. Akan aku ceritakan nanti di part selanjutnya#

::Lee Donghae::

Akhirnya, aku berhasil menciumnya untuk kedua kalinya.

“sudahku bilang, aku TIDAK INGIN IKUT DENGANMU!!” bentak Sooyeon sedikit menjinjit menyetarakan tinggi2 denganku. Saat kupaksa masuk kedalam mobil.

“ayo masuk!! Atau ku sebar foto kita di depan toilet tadi!! Hah?” dengan pasrah ia masuk kemobil dan memasang sabuk pengaman.

::Lee Donghae.END::

@@@@@

::Kwon Yuri::

Sooyeon, Sooyeon.. dia kemana sih? Aku sudah lama disini, tapi dia juga belum menunjukan batang hidungnya. Apa jangan-jangan dia ketiiduran di toilet. Ahni!! Tidak mungkin. Mana mungkin ia tertidur di toilet, setelah dipergoki Minho dan aku. Aha!! #lampu neon nyala# aku telphon dia saja. Ahni!! Pulsaku habis!!

“Yuri-shi!! Sudah lama disini?” Tanya suara namja yang sangat kukenal.

“Minho? Sedang apa kau disini? Ne, aku sedang menunggu Sooyeon. Menyebalkan! Apa ia tertidur lagi di toilet?”

“haha.. kau itu lucu sekali. Tenang, chagiya dia sedang tidak tertidur. Dia tadi menemani Donghae di UKS. Dia tadi menendang bola dan tepat mengenai kepala Donghae. Sepertinya ia segaja. Aku kesini, diminta Sooyeon untuk mengantarmu pulang. Kau ingin langsung pulang atau makan dulu?”

“a.. pulang saja. Oya, apa Donghae dan Sooyeon akan baik-baik saja? Aku mengkhawatirkan mereka.”

“sudahlah chagiya. Biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka yang tak’ kunjung usai. Mereka itu kan, sudah dewasa. Masalah mereka itu hanya salah paham dari kecil kan?? Menurutku, Donghae dan Sooyeon itu akan menjadi pasangan yang sensasional di Kampus. Liat saja besok apa yang terjadi” ucap Minho sambil mengelus rambutku dan senyuman manis yang terulas di wajah tampannya. Sedikit menerka apa yang dikatakan Minho barusan, aku jadi teringat kembali kenangan saat melihat Ikan itu mencium kening si ‘Ice’ di depan orangtua mereka. Haha.. lucu sekali.

::Kwon Yuri.End::

Kini aku sudah berada di rumah namja babo itu. Dan terduduk di sofanya.

“kau ingin minum apa?” tanyanya lalu duduk si sampingku dan mengalunkan tangan kanannya di leherku. Huh!! Menyebalkan!!

“aku ingin pulang” jawabku ketus tanpa melihatnya dan menyingkirkan tangannya. Aku segera bangun dari dudukku tanpa memperdulikannya. Tanpa babibu, donghae juga bangkit dari duduknya dan langsung memelukku dari belakang. Membuatku terkejut dan meronta memintanya untuk melepaskan rangkulannya.

“Lepaskan!!” Donghae melepaskan rangkulannya dan mengangkat sedikit daguku. Aku sungguh tahu apa yang ia inginkan. Aku pernah melihatnya di Drama-drama. Dengan cepat kudorong tubuhnya dan 1 pukulan #baca:tinjuan# mengenai hidungnya.

“ah..apa yang kau lakukan!!” dapatku kulihat Donghae tampak kesakitan sambil memegangi hidungnya itu. Haha.. lucu sekali kau Donghae!!

“haha.. rasakan itu”

“mwoya?? Ya!! Sooyeon!! Kau harus mendapatkan hukuman!! Auu.. hidungku!!” rintih Donghae saat darah mengalir dari hidungnya yang mancung.

“mianhada Donghae~shi!! Aku ambilkan kotak obatnya dulu ya.” Karena, aku masih ingat letak susunan rumahnya, jadi aku juga tahu dimana Ny.Lee menyimpan Kotak Obatnya.

“singkirkan tanganmu. Biar aku obati!!”

::Lee Donghae::

“mwoya?? Ya!! Sooyeon!! Kau harus mendapatkan hukuman!! Auu.. hidungku!!” rintihku saat darah mulai mengalir dari hidungku. God!! Bagaimana keadaan hidungku sekarang ini. Dasar!! Dia tidak pernah berubah!! Menyebalkan, walaupun gitu aku masih menyayanginya.

“mianhada Donghae~shi!! Aku ambilkan kotak obatnya dulu ya.” Kotak Obat? Dia masih ingat dimana letaknya. Ku pikir dia sudah melupakannya.

“singkirkan tanganmu. Biar aku obati!!” perintahnya dan ia mengoleskan kompresan itu di hindungku. Aku melihat di matanya masih ada cinta untukku. Aku yakin itu. Aku terus menatap matanya. Sesekali kami saling bertatapan, tapi dengan cepat ia memalingkan matanya dan membuat semakin yakin, bahwa ia masih mencintaiku.

“Sooyeon” aku menurunkan tangannya dari hidungku dan mulai mengajaknya untuk menatapku. Aku masih merasakan itu Sooyeon!! Sooyeon ‘ICE-ku’ saat kecil dan hingga kini.

::Lee Donghae::

=TBC=


16 thoughts on “Popular Girl (Part.2)

  1. Aku baru baca ffnya, tapi belum baca part1 jadi rada bingung deh.*deritaku*

    Huwwaa😀
    ada minyul couple!!
    I like this!

    Like

  2. Kok singkat bgt???
    Huwa!!!
    Aku suka sma haesica…
    Si ikan mw ngapain tuh???
    *ude yadong aje pikirannya…*
    lanjut ya thor!!!!!

    Like

  3. waaaahhhh . .
    ayo ayo . . c4 lnjutan’a !! x.x
    gk sabar pingin liat eomma sama appa jadi satu ! keke
    Haesica n FF’na jaang !! ^.^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s