I hate you my husband season 2


cast : Kyuhyun, Seohyun, Sunny, Sungmin, Taeyeon, Ryeowook
genre : Family, friendship, romance
author : Elfishysparkyu

Akhirnya setelah terlantar cukup lama ff ini ada sequelnya lagi.. Dari judulnya dah berasa sinetron apa gitu ya.. Jadi maklumi kalau isinya juga gaje kayak sinetron indo#plak.. Bingung mau kasih judul apa soalnya..

*

*

*

“Bayinya laki-laki nyonya. Lihat, terlihat jelas kan?” penjelasan dokter itu masih terngiang-ngiang ditelinga Kyuhyun dan Seohyun.

Hasil USG mengatakan kemungkinan besar janin yang dikandung Seohyun adalah laki-laki.

Kyuhyun berjalan dengan senyum yang tak henti tersungging dibibirnya. Disampingnya Seohyun melangkah gontai. Dua manusia ini jadi terlihat sangat janggal.

Yang menjadi masalahnya adalah semalam mereka tebak-tebakan tentang jenis kelamin bayinya. Kyuhyun yakin kalau bayinya namja, sedang Seohyun berharap bayinya yeoja.

Kyuhyun menjatuhkan dirinya di sofa apartement. “Seohyun, apa kau kecewa karena anak kita namja?” tanyanya.

Seohyun hanya diam dan ikut duduk disebelah Kyuhyun. Sejak dari rumah sakit tadi ia memang belum mengucapkan sepatah katapun.

“Semalam kau bilang namja atau yeoja sebenarnya sama saja. Atau kau marah karena kalah denganku?” tanya Kyuhyun lagi.

Seohyun menggeleng. “Namja atau yeoja memang sama saja. Tapi aku berharap anak pertamaku yeoja.” dielusnya perutnya yang sudah memasuki bulan keenam itu.

“Anak pertama itu harus laki-laki Seohyun. Anak kedua baru perempuan. Agar nanti bisa melindungi adiknya.”

“Anak pertamaku harusnya perempuan. Seorang noona yang bisa mengendalikan adiknya yang nakal seperti appanya.”

Kyuhyun mendecah sendiri. “Mana ada yang seperti itu.” gumamnya.

“Harusnya kau membuatnya jadi yeoja Kyuhyun oppa.”

“Apa?”

“Ne, harusnya kau membuatnya jadi yeoja.” ulang Seohyun.

“Eh, apa maksudmu? Itu takdir Tuhan Seohyun.”

“Tapi kau kan yang membuatnya.”

“Iya. Tapi kan.. itu..” Kyuhyun jadi gelagapan sendiri. Ia kehabisan kata-kata.

Tapi ia tak kehabisan akal. “Kita kan membuatnya sama-sama. Kenapa menyalahkanku?” tanyanya.

“Kyuhyun oppa, kau memang tidak bisa diandalkan.” pekik Seohyun. Ia berlalu pergi.

Kyuhyun mengikutinya.
“Seohyun, tenanglah walaupun dia namja sifatnya pasti baik sepertimu. Hanya ketampananku saja yang akan kuturunkan padanya.” ia mengekeh sendiri.

Brakk.. pintu kamar itu ditutup dengan kerasnya. Tepat di depan hidung Kyuhyun. Kyuhyun hanya bisa mengelus dada.

“Ternyata tidak hanya ketampananku yang menurun padanya. Sudah kelihatan.” ia menggerutu sendiri.

~ ~ ~ ~ ~ ~

“Seohyun, apa kau masih tidak terima karena anakmu namja?”

Seohyun yang hendak memejamkan matanya mengurungkan niatnya. Ia menggeleng. “Tidak oppa, bagiku namja atau yeoja sama saja. Anak adalah anugerah Tuhan yang harus aku jaga.”

“Lalu apa yang membuatmu uring-uringan tidak jelas sejak tadi?”

Seohyun menggeser tubuhnya. Memalingkan wajahnya menghadap Kyuhyun. “Kyu oppa, aku rasa sudah waktunya kau berubah.”

“Berubah apanya?” tanya Kyuhyun bingung.

“Ubahlah sikapmu yang menyebalkan itu. Kalau tidak, nanti anakmu yang akan membalasmu. Sifatnya sama persis denganmu, oppa. Hati-hati karma itu berlaku.”

“Seohyun, apa maksudmu? Jangan menakut-nakutiku.”

“Aku serius Kyuhyun oppa. Mulai sekarang kau harus menjadi orang baik. Bersikap manis, ramah, dan jangan suka membuat orang kesal.” tegas Seohyun.

“Tapi.. .”

“Tidak ada tapi-tapian. Lakukan atau anakmu akan menuruni sifatmu itu.”

Kyuhyun jadi bingung sendiri. Apa ada yang seperti itu. Tapi dilihat dari kelakuan Seohyun saat hamil sepertinya itu mungkin saja.

“Baiklah, aku akan berubah. Ini kulakukan demi anakku.” ucap Kyuhyun akhirnya. Meski ia tidak yakin. Berubah ya? Sepertinya itu tidak sulit.

“Satu lagi Kyuhyun oppa. Kalau ada yang membuatmu kesal kau tidak boleh terpancing. Kalau kau salah kau harus minta maaf. Mulailah dengan minta maaf pada Taeyeon onnie.”

“Mwo?”

Kalimat terakhir Seohyun itu serasa mencekik leher Kyuhyun.

“Seohyun, nanti Taeng akan semakin menindasku.” ujar Kyuhyun, ia sangat tidak rela.

“Kau harus menerimanya oppa. Taeyeon onnie itu kakak sepupumu, hormatilah dia. Emm, Ryeowook oppa juga.”

Kyuhyun langsung mendengus kesal. “Seohyun, kenapa kau senang sekali menyiksaku?” rengeknya.

Tapi Seohyun tak peduli. Ia malah mengelus-ngelus perutnya sambil tersenyum penuh kemenangan.

~ ~ ~ ~ ~ ~

Kyuhyun menghela nafas berat. Tiga orang diruang tamu apartementnya sedang mengobrol santai. Dengan terpaksa ia melangkahkan kakinya ke sana. Ia sudah berniat untuk menjalankan misi yang diberikan Seohyun untuknya. Minta maaf pada Taeyeon dan Ryeowook.

Kyuhyun datang dengan senyum mengembang yang terukir jelas dibibirnya. Ia duduk di sebelah Seohyun.

Melihat pemandangan langka ini, Taeyeon dan Ryeowook langsung melongo takjub.

“Wooki, Taeng, aku ingin minta maaf pada kalian. Maafkan aku kalau selama ini aku bersikap tidak baik pada kalian.” ucap Kyuhyun santai, masih dengan senyum sok manisnya. Ia membungkuk sekilas pada Ryeowook dan Taeyeon.

Ryeowook dan Taeyeon hanya saling pandang bingung.

“Apa kau tidak apa-apa?” tanya Ryeowook khawatir.

“Apa kau kesambet?” imbuh Taeyeon.

Kalau biasanya Kyuhyun akan langsung marah-marah, kali ini tidak.

Ia menggeleng pelan. “Aku hanya ingin menjadi orang baik. Ini demi persahabatan kita Wooki. Dan untuk persaudaraan kita Taeng.” ucapnya.

Mendengar ini seperti ada yang mengocok-ngocok perut Taeyeon. Tiba-tiba ia jadi ingin muntah.

“Kau membuatku takut.” tutur Taeyeon sambil memandangi Kyuhyun dengan senyumnya yang masih eksis.

“Seohyun, sebenarnya apa yang terjadi dengannya?” tanya Ryeowook beralih ke Seohyun.

“Aku menyuruhnya untuk berubah. Supaya sifat jeleknya itu tidak menurun pada anaknya.” jelas Seohyun.

Dan jawaban Seohyun itu kontan membuat Ryeowook dan Taeyeon terbahak.

“Hahahahaha….. ” mereka terus saja tertawa.

“Ini tidak lucu.” bentak Kyuhyun, sifat aslinya keluar.

Seohyun langsung meliriknya tajam. “Kyuhyun oppa.” tegasnya.

“Ne.” Kyuhyun hanya bisa menunduk dan memanyunkan bibirnya.

Dan ini membuat Ryeowook dan Taeyeon semakin tak henti tertawa lebar.

~ ~ ~ ~ ~ ~

“Seohyun, ada yang ingin kubicarakan denganmu.” ucap Kyuhyun ragu. Matanya berputar-putar mencari kata yang pas.

Seohyun masih tenggelam dalam buku yang dibacanya. “Apa?” tanyanya.

“Katamu aku harus menjadi orang baik kan?”

Seohyun mengangguk.

“Seandainya kalau menolong orang, itu perbuatan baik kan?”

Lagi-lagi Seohyun mengangguk.

“Kalau ada teman lama yang butuh bantuanku. Lalu aku menolongnya. Berarti boleh kan?”

Seohyun menaruh buku yang dibacanya. “Sebenarnya kau mau bicara apa Kyu oppa?” tanyanya. Karena Kyuhyun sedari tadi hanya bertele-tele tidak jelas.

“Begini Seohyun, besok teman lamaku datang ke Seoul. Mereka ada urusan jual beli rumah katanya. Daripada tinggal di hotel, lebih baik menginap disini. Boleh kan?”

Seohyun menaikkan sebelah alisnya.

“Temanku dari Busan. Dulu tinggal di Seoul tapi pindah ke Busan. Sepasang suami istri. Tidak apa-apa kan Seohyun?” tanya Kyuhyun lagi.

“Tentu saja Kyuhyun oppa.”

Kyuhyun tersenyum lega.

“Memangnya siapa mereka? Apa aku kenal?” lanjut Seohyun.

“Tidak, kau tidak kenal. Sungmin hyung dan istrinya, Sun.. Sunkyu.” jelas Kyuhyun terbata. Tidak mungkin ia menyebut Sunny. Karena Seohyun pasti tahu nama itu.

“Oh.” Seohyun kembali menyibukkan dirinya pada buku ditangannya.

~ ~ ~ ~ ~ ~

“Annyeong Sungmin oppa, Sunkyu onnie.” Seohyun membungkuk sekilas menyambut kedatangan tamunya itu.

Dua orang dihadapannya tersenyum manis padanya.

“Kau sopan sekali, tidak seperti… ” Sungmin melirik Kyuhyun. Yang dimaksud hanya cengar-cengir sendiri.

“Wah, kau sedang hamil. Berapa bulan?” Sunny langsung heboh mendekati Seohyun.

“Enam bulan onnie.”

“Aku yang sudah lebih dari setahun menikah belum hamil juga.” desah Sunny.

“Jagi, tenanglah masih ada banyak waktu.” hibur Sungmin.

“Ne, tapi aku sangat ingin sekali punya bayi. Apa sudah USG? namja atau yeoja.” tanya Sunny lagi.

“Namja.”

“Beruntungnya anak pertama namja. Seorang oppa yang melindungi adik perempuannya nanti.” riang Sunny, ia masih heboh sendiri.

Seohyun hanya tersenyum. Sepertinya kata-kata itu tidak asing. Ne, itu juga yang diucapkan Kyuhyun padanya. Kenapa bisa kebetulan ya.

“Hyung, kamar kalian sudah siap. Apa kalian mau istirahat sekarang? Mungkin kalian lelah?” sela Kyuhyun kemudian.

Sungmin mengangguk. “Ne, mungkin sebaiknya kami istirahat dulu. Perjalanan Busan-Seoul sangat melelahkan. Ditambah kami langsung mengurusi urusan kami dulu. Mian sudah merepotkan kalian.”

“Tak apa hyung. Saat kuliah dulu aku juga selalu merepotkanmu. Ayo kutunjukkan kamarnya hyung.” ajak Kyuhyun, Sungmin mengikutinya.

“Seohyun, nanti kita mengobrol lagi.” ucap Sunny. Ia melangkah mengikuti Sungmin dan Kyuhyun.

“Ne, onnie.”

Seohyun tersenyum. Dielusnya perutnya pelan. Sepertinya ia mendapatkan teman yang baik.

~ ~ ~ ~ ~ ~

“Ini semua kau yang masak Seohyun?” tunjuk Sunny pada berbagai masakan yang terhidang di meja. “Kau hebat sekali.” lanjutnya.

Seohyun hanya tersenyum dipuji begitu. “Sudah kewajibanku onnie. Ini juga masih dalam tahap pemula. Aku masih belajar memasak.” ucapnya.

“Pemula saja sudah bisa masak begitu banyak jenis makanan. Aku kagum padamu Seohyun.” Sunny tak henti-hentinya memuji.

“Beruntung kan aku punya istri seperti Seohyun?” bangga Kyuhyun, ia duduk di sebelah Seohyun. Siap menikmati makan malamnya.

“Ne, tapi aku juga tak kalah beruntung menikahi istriku ini.” Sungmin merangkul Sunny. “Meskipun dia cerewet dan tidak bisa masak.” ledeknya.

Sunny langsung cemberut. “Sungmin oppa, kenapa kau bocorkan rahasiaku?” tanyanya.

“Itu kenyataan kan? Tapi walaupun begitu yang penting aku tetap mencintaimu.”

Wajah cemberut Sunny kini berganti senyuman. Sedang Kyuhyun dan Seohyun ikut tersenyum melihatnya.

“Sunkyu onnie, kalau kau mau kita bisa belajar masak sama-sama. Besok masih ada waktu kan sebelum kau pulang ke Busan? Kita bisa menyiapkan sarapan bersama.” tawar Seohyun.

Sunny manggut-manggut. “Boleh juga. Tapi Seohyun, jangan panggil aku Sunkyu. Itu terdengar sangat aneh. Panggil saja Sunny.” pintanya.

“Sun.. Sunny?” tanya Seohyun tergagap. Tiba-tiba muncul perasaan tidak enak.

“Ne, Seohyun. Sunny selalu tidak suka jika dipanggil Sunkyu. Padahal itu nama lahirnya. Memang aneh kan?” kini Sungmin yang menjawab.

Tapi Seohyun sama sekali tak mendengarkannya. Ia sibuk dalam pikirannya sendiri. Dan ia mulai sadar kalau ada sesuatu yang tidak beres. Dengan segera ia melirik orang sebelahnya.

“Ayo kita mulai makan malamnya. Aku sudah sangat lapar.” seru Kyuhyun saat menyadari Seohyun menatapnya tajam.

Makan malam pun dimulai. Masih dengan obrolan ringan disana. Namun Seohyun sama sekali tidak berselera. Ia butuh penjelasan atas semua ini. Dan orang yang harus bertanggungjawab untuk menjelaskannya tidak lain tidak bukan adalah Cho Kyuhyun.

~ ~ ~ ~ ~ ~

Pukul 12 malam, Kyuhyun mengendap-ngendap memasuki kamarnya. Berharap Seohyun sudah tertidur lelap. Tapi nyatanya salah. Seohyun masih terduduk dimeja riasnya sambil bertopang dagu.

“Kyuhyun oppa, apa aku sudah terlihat gemuk sekarang?” tanya Seohyun tanpa menoleh. Ia melihat wajahnya sendiri pada cermin didepannya.

“Tapi kau tetap terlihat cantik Seohyun.” Kyuhyun duduk bersila diatas ranjangnya.

Seohyun mendecah. “Mana ada gemuk cantik. Dimana-mana gemuk itu tidak cantik.” ia menggelembungkan pipinya sendiri.

“Ne, gemuk memang tidak cantik.” sambung Kyuhyun asal.

“Kyuhyun oppa, teganya kau bilang aku tidak cantik.” pekik Seohyun, ia menyusul Kyuhyun ke ranjangnya.

Kyuhyun terperanjat sendiri. “Seohyun, sejak kau hamil. Aku memang selalu salah dimatamu.” desahnya. Ia mulai merebahkan tubuhnya. Ini sudah malam, dan ia mengantuk sekali.

“Kyuhyun oppa, jelaskan padaku.” ucap Seohyun ikut merebahkan tubuhnya.

“Jelaskan apa?” tanya Kyuhyun pura-pura tak mengerti.

“Jelaskan semuanya.”

“Semuanya apanya?”

“Kyuhyun oppa.” geram Seohyun. “Ini tentang Sunny onnie, jelaskan padaku.” pekiknya.

Kyuhyun menaruh telunjuknya dibibir Seohyun. “Ssstt… Jangan keras-keras. Nanti mereka dengar Seohyun.”

“Aku tidak peduli.” Seohyun terus saja berteriak. Dan sekarang ditambah airmatanya yang mulai mengalir.

“Ne.. Ne.. Aku akan menjelaskan semuanya.” gugup Kyuhyun. “Tapi kau diamlah dulu.”

Seohyun menurut. Ia diam tapi masih sesenggukan.

“Ya.. Dia memang Sunny yang.. ”

“Mantan pacarmu.” potong Seohyun cepat. Ia terisak lagi. “Kyuhyun oppa, kenapa kau tega membohongiku. Kau jahat sekali. Pantas saja perasaanku tidak enak.” ia terus saja mengomel sambil mengusap airmatanya.

Kyuhyun jadi bingung sendiri. “Seohyun, aku tidak bermaksud membohongimu. Hanya saja kalau aku jujur kau pasti marah padaku.”

“Jangan-jangan kau masih memendam perasaan padanya oppa.” tuduh Seohyun.

“Itu tidak mungkin Seohyun. Kau tahu sendiri, dia sudah menikah. Sungmin hyung itu teman baikku saat kuliah.”

“Bisa saja kalian bermain dibelakang Sungmin oppa.” Seohyun semakin menuduh sembarangan.

“Ya Tuhan, bagaimana cara agar kau percaya?” Kyuhyun jadi kesal sendiri. Ia beralih ke perut Seohyun. “Anakku sayang, ayo bantu appa. Yakinkan eommamu yang cemburuan itu.” ucapnya.

“Siapa yang cemburu? Aku tidak cemburu Kyuhyun oppa.” tegas Seohyun. Ia memalingkan tubuhnya membelakangi Kyuhyun.

Kyuhyun mendesah sendiri. Kemudian memeluk Seohyun dari belakang. “Sepertinya eomma cemburu tapi tidak mau mengakuinya.” ucapnya sambil mengusap perut Seohyun.

Seohyun hanya diam. Ia tahu jika meneruskan perdebatan ini ia pasti kalah.

~ ~ ~ ~ ~ ~

“Seohyun, katanya kita mau memasak bersama. Tapi kenapa kau sudah menyiapkan semuanya sendiri?” sesal Sunny begitu Seohyun sudah mengakhiri kegiatan memasaknya.

“Maaf onnie, aku tidak tega membangunkanmu. Kau kan tamu.” ucap Seohyun datar. Padahal yang sebenarnya ia memang sengaja. Entahlah, sejak tahu kalau Sunkyu adalah Sunny, ada perasaan lain dihatinya.

Sunny tersenyum. “Tak apa. Sini kubantu membawanya ke meja makan.” tawarnya.

Seohyun hanya diam, membiarkan Sunny melakukan semuanya.

“Pagi sayangku, apa kau masih marah?” Kyuhyun mengecup pipi Seohyun sekilas.

Seohyun melotot jengkel pada Kyuhyun dan melirik Sunny yang tersenyum ke arah mereka. Reaksi Sunny sebenarnya biasa saja tapi kenapa Seohyun masih saja cemburu.

“Pagi jagoan appa.” Kyuhyun beralih mengecup perut Seohyun.

Sepertinya Kyuhyun memang sengaja bersikap mesra didepan Sunny. Untuk membuktikan pada Seohyun bahwa tidak ada lagi perasaan diantara mereka.

“Aku akan memanggil Sungmin oppa.” ucap Sunny setelah selesai menata hidangan di meja makan.

Seohyun melepas tangan Kyuhyun yang sejak tadi merengkuhnya mesra. “Kau sengaja membuatnya cemburu ya Kyu oppa?” tanyanya salah sangka.

“Tidak Seohyun. Kenapa kau malah berpikiran begitu?” Kyuhyun berlalu ke meja makan. “Nanti kau tanyakan saja pada orangnya. Sekalian saat ada Sungmin hyung, biar jelas semuanya.” lanjutnya santai.

Seohyun mengikutinya. “Apa Sungmin oppa tahu tentang hubunganmu dengan Sunny onnie dulu?”

Kyuhyun mengangguk. “Tentu saja.”

Seohyun mendecah tak percaya.

“Kenapa? Kau heran karena Sungmin hyung bersikap biasa saja? Tidak sepertimu yang cemburu berlebihan.” tanya Kyuhyun, ia menyeringai usil pada Seohyun.

“Sudah kubilang aku tidak cemburu.” Seohyun terus saja mengelak.

“Akuilah Seohyun.” Kyuhyun menatap Seohyun lekat-lekat. Ia menggoda istrinya itu.

“Ne.. Aku memang cemburu.” ucap Seohyun akhirnya.

Dan itu membuat Kyuhyun terkekeh sendiri. Dirangkulnya Seohyun.

“Kyuhyun oppa, lepaskan.” berontaknya.

Sungmin dan Sunny yang baru datang hanya tertawa melihat tingkah mereka.

“Kalian ini. Sudah mau punya anak masih saja seperti anak kecil.” ujar Sungmin.

“Dia cemburu pada Sunny, hyung.” jujur Kyuhyun dan itu membuat Seohyun mendelik jengkel padanya.

“Kyuhyun oppa.” desahnya.

“Aku?” Sunny malah tertawa terbahak.

Seohyun hanya menunduk. Wajahnya memerah, ia malu.

“Karena Sunny mantan pacar Kyuhyun?” Sungmin terkekeh geli. “Seohyun, itu masa lalu mereka. Aku saja yang tahu kisah mereka dulu sama sekali tidak cemburu.”

Seohyun tersenyum kecil. “Itu karena Kyuhyun oppa tidak jujur padaku.” bisiknya.

“Seohyun, kau ini.” Sunny masih tertawa dan mendekati Seohyun. “Kenapa cemburu padaku? Aku adalah masa lalunya. Sedang kau adalah masa kini dan masa depannya. Apa yang harus kau cemburui dariku?” tegasnya.

“Onnie, maafkan aku.” Seohyun tersenyum malu. “Aku hanya tidak suka karena Kyuhyun oppa tidak jujur sejak awal.”

“Karena kalau aku jujur, aku rasa kau pasti marah padaku Seohyun.” Kyuhyun melakukan pembelaan.

“Ne, oppa. Maafkan aku.” ucap Seohyun akhirnya. Ia hanya tidak ingin memperpanjang masalah ini didepan Sunny dan Sungmin.

~ ~ ~ ~ ~ ~

“Terimakasih untuk semuanya. Dan maaf sudah merepotkan.” Sungmin membungkuk sekilas. Disampingnya Sunny mengandeng lengannya mesra.

“Tak apa hyung. Kami senang kalian datang.” ucap Kyuhyun.

“Lain kali gantian kalian yang kerumah kami di Busan. Bawa si kecil juga kalau dia sudah lahir.” imbuh Sunny.

Seohyun tersenyum. “Ne, onnie.”

“Kami pulang.” Sungmin dan Sunny memasuki taksi yang membawa mereka ke stasiun.

Seohyun dan Kyuhyun melambaikan tangannya di depan lobi apartement. Melepas kepergian teman baiknya.

~ ~ ~ ~ ~ ~

“Seohyun, apa kau masih cemburu?”

Seohyun menggeleng. Tapi Kyuhyun malah tertawa sendiri.

“Kenapa tertawa seperti itu?” tanya Seohyun heran.

“Cemburu tandanya cinta. Kau cemburu karena kau mencintaiku.” jelas Kyuhyun.

“Kata siapa? Cemburu tandanya tidak percaya. Aku cemburu karena tidak percaya padamu Kyuhyun oppa.” elak Seohyun.

“Mana ada yang seperti itu? Sejak dulu yang namanya cemburu itu tanda cinta.” Kyuhyun tak mau kalah.

“Terserah. Bagiku cemburu tetap tanda tidak percaya.” Seohyun membolak-balik halaman majalah yang dibacanya.

Kyuhyun mengambil majalah itu. “Seohyun.” panggilnya meminta Seohyun untuk memandangnya.

“Ne?”

“Kau tahu? Masa lalu itu seperti kaca spion. Sesekali perlu kita melihatnya untuk menentukan langkah ke depan. Dan kita tidak perlu selalu terpaku melihat ke belakang. Seperti itulah aku dan Sunny. Hubunganku dengannya hanya bagian dari pembelajaran untuk mengarungi kehidupanku yang sesungguhnya bersamamu.” tutur Kyuhyun panjang lebar.

Melihat Kyuhyun serius seperti ini Seohyun jadi ingin tertawa. Ia bangga Kyuhyun bisa berpikir dewasa seperti itu. Tapi kalau dilihat-lihat itu lucu sekali.

“Lagipula, aku sudah pernah bilang padamu kan Seohyun. Saat aku menikahimu sudah kuputuskan kaulah satu-satunya yang kucintai. Karena kau istriku.” lanjut Kyuhyun.

“Kyuhyun oppa.” Seohyun langsung berhambur memeluk Kyuhyun. Ia terharu sekali.

“Emm, aku sudah mengubah arti dari cemburu Kyuhyun oppa.” ucap Seohyun.

“Apa?”

“Sekarang cemburu tidak lagi tanda cinta. Cemburu bukan juga tanda tidak percaya. Tapi cemburu tandanya aku takut kehilanganmu.” bisik Seohyun.

“Kalau itu aku setuju.” Kyuhyun mengecup kening Seohyun pelan dan semakin mempererat pelukannya.

~ ~ ~ ~ end ~ ~ ~ ~

*

*

*

Masih ingat kan di ‘I love you my wife’ kalau Sunny mantannya Kyuhyun.

Tadinya aku hampir putus asa sama ff ini. Buatnya dah lama tapi mandek ditengah jalan. Bingung ini mau kubawa kemana. Mau dibuat Seohyun melahirkan dan punya anak udah sering. Ya sudah terimalah apa adanya ini.


46 thoughts on “I hate you my husband season 2

  1. WAH.
    Lucu, Kyu rada ngejengkelin, ngegemesin, dan selalu pengen kugetok😀
    Seo Juga rada g waras, trlalu jujur, dan terlalu polos.
    AHH.. Lanjutin lagi..
    Lagi😀
    pengen liat mereka ngurus anak..

    Like

  2. Yeeee… Pagi-pagi dah baca FFx SeoKyu….
    Segeeeerr… *apacoba???

    Hihihi…
    Lucu pas byangin Kyu minta maaf sama Taeng n Wooki…
    Tetep aja ga sopan…
    Ga panggil noona atau hyung…

    Aigooo…
    Seneng deh akhirnya mereka bahagia begitu…

    Author…
    Bikin FF KyuSeo lg yah… *ditabokbanyakmaunya….

    Like

  3. Seokyuuu…..!!!!!
    Lucu…., romantis….!!?
    Berharap ff.y benar2 terjadi!!
    They will be REAL.

    Gomaweo bwt Author, udah bikinin ff Seokyu!
    SEOKYU JJAAAAANG!!

    Like

  4. wah.bgs crtnya chingu aq dah bc dr yg i love you my wife sm i hate you my husban,krn kok gag dibuat smpai seonya nvelahirin.ayo but lg,’rada maksa’ hehehe

    Like

  5. OMG can’t help for not screaming waktu liat ada fic ini!! Btw ini ga geje.
    Dari awal lucu kok,, sejak dari dokter, taeng-wookie, sampe Seo jeles ga jelas GA MAU NGAKU !! Oh please ya mba’ Seo, you’ve got caught! SUKA BANGET! Seo lucu banget!! Bwahahaha gila itu mukanya mau ditaroh mana coba terang2an dibilang jeles di depan sun2 LOL. Kyu bocor ah ^^
    chingu aku suka banget spion2 itu, chingu nemu sendiri? Kereeeeeeen. Romantis, apalagi buat seokyu, tambah2 banget deh romantisnya,, yaampun aku suka banget!!
    Aku masih mau nih kalu ada sekuel lagi hahaha #plakk pokoknya kalu masih ada ide buat fic ini terusin ya chingu ^^ kekeke,, sekarang episode mantan pacar, besok urusan mertua mungkin?? Hihihi,,, fighting!!

    Like

  6. seperti biasa kyu selalu aj bikin seo pusing hehehehe
    aku suka bagian terakhir “Kau tahu? Masa lalu itu seperti kaca spion. Sesekali perlu kita melihatnya untuk menentukan langkah ke depan. Dan kita tidak perlu selalu terpaku melihat ke belakang. Seperti itulah aku dan Sunny. Hubunganku dengannya hanya bagian dari pembelajaran untuk mengarungi kehidupanku yang sesungguhnya bersamamu.” tutur Kyuhyun panjang lebar”
    tumben kyu kata2nya bijak, biasanya kan kalo ngomong ngasal bgt hehehehe

    Like

  7. wuaaaaaaaaaaaaaaaahhhh..
    seneng deh ada sequel nya lg..
    seo cemburu…
    yeeeeeahhhh..
    aku seneng bgt smua crt ttg seokyu..
    SEKYU JJANG..!!!!
    ditunggu ya ff seokyu selnjutnya..

    Like

  8. baik bget kyu..
    Sking syg x m seo mau nglah ke taeng m wookie.
    Suka sm kt2x seo, cembru artinya takut khlgan, jd g p2 cmbru..😀
    oen, ff lock key heart part 2 udh aq krim k email smtownfanfiction..
    Knp blum d publish y?
    Mf ngrepotin.. *bow

    Like

  9. KyuSeo is real!!!!
    whoa!!!! anaknya cowo ya???
    nmanya siapa??? *mau tau aja deh!!!*
    o iya, ehm,,, ada lanjutannya lagi ngga…
    ada ya???
    please… *maksa amat ya???*
    mau tau pas si kecilnya lahir!!!!!🙂

    Like

  10. hi..hi..romantis abies…!!!
    kyupa tak kusangka kau begitu bijak…*geleng2
    aq blum bca sie season 1-ny entar deh..tak ubek-ubek..
    btw ff ini keren…lanjutannya chingu…^^

    Like

  11. Seru bngeeeettt, SeoKyu ngegemesin. Lanjutin dong, pengen bca cerita mereka punya anak, pasti seru deh,😀
    lanjutin yaa😀

    Like

  12. romantisnya ff ini🙂
    seneng banget sama ending nya
    dan suka banget sama kata-kata kyuppa di akhir🙂
    ku tunggu karya ff selanjutnya yaaa

    Like

  13. Hai..hai..thanKYU yg dah komen, mian gak bls satu2..
    Sebenarnya aku bingung buat adegan melahirkannya, kan udah sering itu ya, ntar sama kyk yg udah2 ..gimana kalo ujug2 anaknya udah lahir gitu? Atau operasi caesar mungkin? Hahaha, gak taulah.. Lihat nanti ini dilanjutkan atau tidak….
    Takutnya ntar dikira saingan sama cinta fitri#plakk..

    Like

  14. Ya ampuuuun >o<
    so sweet banget ffnya thor, aku suka seohyun onni yang pencemburu itu.

    Kyu oppaaa… Kau dewasa juga akhirnya

    LIKE THIS!

    Like

  15. Akhir.a.. Nongol jga nh ff, hehehe..
    So sweet.. Kq seo nylahin kyu c klo anak.a namja? Bner kta kyu tc, kan buat.a sama”, hahaha..
    Lucu bgdd dan seru..
    Daebak lah, and i love SEOKYU..
    D.tnggu ff” lain.a..😀

    Like

  16. wahhhhhhhhhhhhhh neomu2 kyeopta!!
    oh ya,, aq dah daftar jd author tetap.. smua syaratnya udah tak kirim di emailnya,, udah 2 mnggu yang lalu,,
    buka emailnya yah,, g sabar pengen gabung disini!

    Like

  17. Lucuu
    Ff nya lucu. Trus pas seo blg kalo anakny namja itu salah kyu yg bikin asli bikin ktawa. Polossssss banget si seo. Haha
    Stiap hri brdoa smoga mreka jodoh bneran di khidupan nyta.
    Amiiiin

    Like

  18. So sweet…
    Aq suka kata2 seohyun yang sekarang cemburu tidak lagi kata cinta. Cemburu bukan juga tanda tidak percaya. Tapi cemburu karena aku takut kehilanganmu.

    Sequel lagi dund oen, cerita tentang kehidupan seokyu yang udda punna anak.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s