What If You Believe Me : I Don’t Believe It!


Halo readers! Apa kabar? Gimana yang mau ujian nasional? Semoga sukses ya!

Terima kasih yang udah baca, komen dan like. Apalagi yang komen or like, itu bener2 bikin saya semangat! Gomawo ^^
Oh ya, maaf kalo kependekan tiap chapter nya. Untuk chapter yang sekarang, saya post 1 chapter dulu. Nanti chapter selanjutnya saya post 2 chapter. Ok?!

Selamat membaca!

WHAT IF YOU BELIEVE ME
Chapter 5 : I Don’t Believe It!

Author : Everlasting
Cast : Seohyun, Kyuhyun, Super Junior, SNSD,
Genre : Romance, Friendship
Type : Series


Apa – apaan ini?!  Aku benar – benar tak mempercayai pandanganku saat ini. Kyuhyun si dingin dan cuek se – antero jagat raya ini sedang MENATAPKU?

Dia kah yang sedari tadi memperhatikanku? Dia? Si cuek number one?

Ku balas tatapannya. Ku kira dia akan segera mengalihkan pandangannya begitu kepergok olehku, seperti yang selama ini dilakukannya. Karena, dia tak pernah menatap orang lama – lama, apalagi dia memperhatikannya. Seperti yang tadi kubilang, dia sangat CUEK.

Tapi, sebaliknya. Dia tetap menatapku dan tak sedikit pun mengalihkan tatapannya dariku. Wajahnya tanpa ekspresi, seperti biasa. Dan aku pun tetap membalas tatapannya.

Tapi…..kenapa? Kenapa dia menatapku tajam seperti ini? Untuk apa dia memperhatikanku?

Aku terus menatap dalam – dalam matanya, ingin tahu sejauh mana si cuek itu bisa memperhatikan orang. Dan dia pun melakukan yang sama, dia tanpa SEDIKIT pun mengalihkan matanya. Ya ampun, ada apa sih sebenarnya?

Entah sampai kapan kami akan terus saling menatap, kalau Minho tidak datang menegurku. Ya, akhirnya Minho lolos dari antrian dan aku pun refleks menoleh padanya. Perang tatapan akhirnya selesai, walaupun aku tidak yakin bahwa Kyuhyun sudah berhenti melihatku. Karena entah kenapa, aku masih merasakan sebuah tatapan tajam dari seberang sana.

Tapi…..untuk apa dia melakukan hal itu?

***

Esoknya, hari yang panjang, karena Tiffanny sibuk memilihkan gaun yang cocok untukku di butik bibinya. Aku sih pasrah – pasrah saja. Bibi Jessica ikut memberikan saran, tapi semua saran yang dia berikan ditentang Tiffanny. Jadi kubiarkan saja mereka berdebat memilih gaun mana yang cocok untukku.

Tiba – tiba hp – ku bergetar. Kulihat sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak kukenal. Isinya :

Jangan lupa besok datang ke pesta ulang tahunku. Kamsahamnida.


_Kim Ryeowook_

Apa?! Ryeowook?! Aku terkejut disertai deg – degan gak jelas. Dari mana dia tahu nomorku?

Tenang Seohyun, jangan ge – er dulu, mungkin dari ketua kelas. Ketua kelas kan tahu semua nomor di kelas. Lagipula, mungkin dia menujukan pesan ini untuk semua teman – temannya, bukan cuma aku.

Hhh, aku mendesah. Hp – ku bergetar, satu pesan lagi masuk. Masih dari Ryeowook dan isinya sama. Buat apa dia mengirim pesan yang sama dua kali? Takut yang pertama tidak terkirim?

Ah, aduh….aduh…..udah dong deg – degannya.

Ku dengar Tiffanny dan bibinya masih sibuk berdebat. Aku sudah muak dengan ini, mau sampai kapan aku disini menunggu mereka selesai berdebat! Tanpa sengaja aku melihat sebuah gaun yang`sangat menarik perhatianku. Refleks, aku berjalan mendekatinya dan mengelus tekstur gaun tersebut.

“Indah sekali…”ucapku tanpa sadar.

Gaun itu berwarna pink lembut. Pink – nya tidak begitu menonjol, karena agak tua dan agak dominan warna putihnya. Sempurna! Yang seperti ini yang aku inginkan. Sederhana, tapi elegan dan tidak sexy. Aku pun langsung mengambil gaun itu.

“Tiffanny, Bibi Jessica, aku mau yang ini saja.” Kataku sambil menunjukkan gaun itu pada mereka.

Mereka pun berhenti berdebat.

“Ah, baiklah. Seohyun sudah punya pilihannya sendiri.” Ujar Bibi Jessica sambil tersenyum.

“Hm, bagus sekali Seohyun. Sekarang kita tinggal pilih sepatu. Ayo ke rumahku!” ajak Tiffanny.

Kini aku sudah selesai semuanya. Gaun sudah dapat, sepatu juga. Aku pun berpamitan pada Tiffanny. Tapi sebelum itu, aku ingin menanyakan sesuatu yang sejak tadi ingin kutanyakan padanya, tapi agak segan.

“Tiffanny…”

“Ya?”

“Ng….apa…apa kau mendapat pesan tentang ulang tahun Ryeowook besok?” tanyaku sambil menunduk pura – pura memperhatikan sepatuku, supaya tidak ketahuan ada sesuatu dibalik pertanyaanku.

“Eh, pesan apa? Tidak, tidak ada. Waeyo?” jawabnya bingung. Aku juga jadi bingung.

“Maksudku…pesan dari Ryeowook. Tidak ada sama sekali?” kini aku mengangkat wajahku menatapnya.

Tiffanny langsung tertawa. Ya ampun, jangan sampai dia tahu maksud dibalik pertanyaanku.

“Apa kau bilang? Ryeowook mengirim pesan padaku? Hahaha…….asal kau tahu saja, Ryeowook dan teman – teman kaya – nya itu tidak pernah mempublikasikan nomor mereka selain pada orang – orang terdekat mereka saja!”

Kini aku sangat terkejut. Lalu, pesan yang masuk dua kali berturut – turut itu dari siapa? Benar dari Ryeowook – kah? Tapi, aku kan bukan salah satu orang terdekatnya. Ngobrol saja tidak pernah!

Deg deg deg. Lagi. Jantungku berpacu dengan cepat lagi. Seohyun, tenanglah. Tapi, tidak bisa. Aku semakin berdebar – debar.

Tiffanny khawatir melihatku yang tiba – tiba berubah menjadi batu, dengan wajah semerah tomat.

“Seo..Seo, kau tidak apa – apa?” tanyanya sambil menyentuh pundakku. “…kenapa kau bertanya seperti itu?”

Aku tak bisa menjawabnya. Aku ingin menceritakannya, tapi kurasa itu bukan keputusan yang tepat. Jadi aku hanya menggeleng lemah.

“Tidak apa – apa, aku hanya ingin tahu saja. Terima kasih Tiffanny untuk hari ini. Sampai jumpa besok!” ucapku sambil meninggalkannya, yang sedang bingung melihatku.

Malam ini, aku merenungkan dua kejadian aneh berturut- turut, yang terjadi pada hidupku akhir – akhir ini. Pertama, diperhatikan oleh Cho Kyuhyun dan kedua……Ryeowook mengirim pesan padaku. Kepada orang sepertiku??

Hanya satu yang kupikirkan……..ini TIDAK mungkin!

Author POV

Sementara itu, anak – anak konglomerat sedang bersantai di rumah megah Leeteuk.

“Hei, Teukie! Kita mau memberikan apa untuk Wookie?” tanya Heechul.

“Bukankah Wookie sudah melarang kita membawa hadiah?” protes Kibum.

“Tidak apa – apa. Kita satukan saja hadiah dari kita. Tenang saja, sudah ku persiapkan”, jawab Leeteuk dengan santai.

“Apa itu?” tanya mereka serempak.

“Nanti juga kalian tahu sendiri”, jawab Leeteuk.

Yesung heran melihat Kibum yang senyum – senyum sendiri sambil melihat hp – nya.

“Hey, Kibum. Kenapa kau tersenyum bodoh seperti itu?” tanya Yesung.

“Ah, tidak. Aku baru menyadari ternyata Yuri itu manis juga”, jawabnya sambil tersenyum evil.

“Maksudmu Kwon  Yuri anggota klub dance yang cantik dan sexy itu?!” tanya Heechul.

“Yup!” jawab Kibum semakin girang.

“Aku iri padanya. Dia bahkan lebih mulus dari pada aku”, sedih Heechul, membuatnya langsung ditimpuk oleh anggota yang lain.

“Yah! Kau ini Kibum. Ini adalah yeoja ke berapa yang kau incar”, kata Leeteuk sambil mendesah.

“Lalu Soo Young kau kemanakan?” tanya Siwon sarkatis.

Kibum menjawab dengan agak malas. “Sudah kuputuskan. Dia kebanyakan makan. Membosankan”.

Yang lain langsung tertawa mendengarnya, kecuali Kyuhuyun. Leeteuk yang sedang tertawa seketika menghentikan tawanya begitu melihatnya. Kyuhyun sedang memandang keluar jendela dan meletakkan PSP – nya begitu saja didepannya. ‘Ini tidak seperti kebiasaannya’ pikir Leeteuk dalam hati.

“Hei, Kyu!” panggil Leeteuk. Kyuhyun tidak bergerak sedikitpun dari posisinya. “Kyu!”

“HEI CHO KYUHYUN!” teriak Leeteuk kesal. Kyuhyun terkejut, member yang lain juga langsung terdiam mendengarnya.

“Ada apa, Teukie?! Kau tidak perlu berteriak seperti itu!” balas Kyuhyun dengan kesal.

“Sudah kupanggil dari tadi kau tidak dengar, tahu! Aku yang seharusnya bertanya! Ada apa denganmu? Tidak biasanya kau seperti ini!” balas Leeteuk tak kalah gusarnya.

Kyuhyun terkejut melihat Leeteuk yang tiba – tiba kesal padanya. Member yang lain mengerutkan kening mereka tak mengerti.

“Apa maksudmu, Teukie? Memangnya Kyu kenapa?” tanya Siwon.

Leeteuk tidak memperdulikan pertanyaan Siwon, dia menatap Kyuhyun tajam. Begitu juga Kyuhyun balas menatap Leeteuk.

Hening. Itulah yang terjadi. Tiba – tiba, seorang cewek masuk ke ruangan tersebut dan memecahkan keheningan.

“Halo, Oppa! Kudengar kalian datang kesini. Kenapa Oppa tidak memanggilku?” katanya sambil cemberut memandang Leeteuk.

“Ah, halo Sunny – ah!” sapa Yesung ramah. Sedangkan member yang lain cuma menatapnya, karena mereka masih dalam suasana yang tegang. Sunny adalah adik Leeteuk. Dia hanya berbeda 5 bulan dari Leeteuk, makanya mereka di sekolah satu angkatan. Bahkan satu kelas pula.

Sunny tidak menyadari atmosfer saat itu. Dia mengedarkan pandangannya kemudian kecewa.

“Ah, kok Wookie Oppa gak ada?”

“Ah, Wookie sengaja kita gak ajak, soalnya kita lagi bahas tentang hadiahnya,” jawab KiBum yang langsung disertai tatapan tajam dari semua member. Semuanya tahu, bahwa Sunny ini orangnya cerewet dan paling gak bisa dipercaya buat jaga rahasia. Kibum melotot seketika langsung menyadari kesalahannya. Dia langsung mengedarkan pandangan yang kurang lebih artinya ‘Mianhae – gak – sengaja’

Sunny yang mendengar itu langsung mendekat.

“Apa, apa? Kalian mau ngasih kado apa? Kasih tahu aku sekarang, Oppa!” tanyanya mendesak. ‘Jangan sampai kado mereka lebih bagus daripada punyaku! Pokoknya kado dariku harus yang terbaik!’ kata Sunny dalam hati.

“Eh..eh..” Kibum kebingungan. Yang lain semakin menatapnya dengan tajam.

“Oppa! Jawab dong!” desak Sunny. Lalu ia mendekat pada kakaknya, Leeteuk. “Leeteuk oppa, kadonya apa? Pokoknya kasih tahu aku!”rengeknya.

Leeteuk yang masih kesal pada Kyuhyun karena tidak menjawab pertanyaannya, semakin kesal melihat adiknya, Sunny.

“Aissh…apa yang kau lakukan disini. Pergi sana!”

Tiba – tiba Kyuhyun berdiri.

“Semuanya, aku duluan!” katanya sambil berjalan pergi.

“Eh, Kyu tunggu..! Aissh… dia ini kenapa sih!”gerutu Leeteuk.

(Bersambung ke chapter selanjutnya : Chapter 6 (Her Eyes) & Chapter 7 (Love At A First Sight)


36 thoughts on “What If You Believe Me : I Don’t Believe It!

  1. Aduh, ikut deg2an pas seokyu tatap2an itu.. ngebayangin sorot mata evilkyu, haha~ lanjutkan thor, dua part itu panjang kan? Kalau bisa panjangin lagi~biar puas bacanya~ itu yg sms Ryeowook apa Kyuhyun? Hmm, curiga^^
    Sunny adik kandung Leeteuk bukan? Kok beda 5 bulan, lha hamilnya berapa bulan? Hehe, sudahlah di dunia fiksi apapun bisa terjadi~

    Like

  2. yap bikin curiga…siapa tuh yg ngirim sms…?? ryeowook kah atawa Kyuhyun..??*tetep ngarapnya Kyu, soalnya aq seokyu shipper.
    lanjut chingu….2 part selanjutnya panjangin dong…

    Like

  3. sudah bisa ditebak pasti lagi mikirin seohyun !!!
    bakal ada kejadian apa di pesta ryeowook ??
    chingu ditunggu lanjutannya !!!

    Like

  4. banyak teka-teki .__.
    itu si Kyumong ngeliat Seo karena suka ^^ terus malah kepikiran sampe ngga napsu sama makanan PSPnya itu🙂
    hehe
    ah itu kenapa dengan Wookie juga? =.=
    jangan-jangan suka juga lagi sama unni saya :3
    lanjut yah~~

    Like

  5. gelokkk seohyun hebat..
    bisa bales ta2pan’a kyuhyun
    si wookie suka seohyun ya???
    ihh penasaran ama kelanjutannya
    update yg cepet ya chinguu

    Like

  6. Yak! Pasti Kyu lg mikirin Seo…
    Mpe budek gitu… *ditampol…
    Hweeeh…
    Seo eonni jgn ge-er gtu ma Wookie Oppa…
    Dia cuma salah kirim…

    Like

  7. Ah suka banget sama fanfic ini =3 apalagi ngebayangin kyuhyun sama seohyun saling bertatap tatapan , good good🙂
    Buat versi panjangnya dong chingu,aku suka hehehe

    Like

  8. kurang panjang author..😦
    tapi cukuplah.
    aaa..!! tereak gj waktu ngebayangin SeoKyu adu tatap kayak gitu. astaga, pada kuat bener ya mereka natapnya. awas kejebak cintap ‘cinta tatapan’. wkwk😄
    wah ada apa nih maksud sms Ryeowook ke Seo? jangan-jangan.. >.<
    semoga Kyu udah mulai ada rasa sama Seo. biar nanti ada cinta segi tiga. biar seru. hehe
    lanjut author, panjangin ya kalo bisa..😉

    Like

  9. ahhhhhhh seruuuuu

    hmm jngan2 sms tadi dari kyuhyun ^^ hahaa

    kyanya kyu mkirin seo deh ^^
    sweet

    part selanjutnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ^^

    Like

  10. Waah bayangin seo sama kyuhyun saling natep lama kaya gitu.lucu kayanya apalagi mata seo kan bulet.
    Sunny disini perannya nyebelin ya ?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s