MBC “Date Ur Star in a Month.” [Chapter 2]


Main Casts                : Seohyun, Kyuhyun.

Supporting Casts     : Taeyeon, Hyoyeon, Yoona, Super Junior    members, Yoo Jae Suk & Kim Na Yong.

Genre                         : Romance, Family, Friendship, Series.

Author                         : Adinda L. (@din0612)

 

***

[Cerita Sebelumnya]

 

Di lobby bawah, Leeteuk dan Kyuhyun baru memasuki lift menuju lantai dua. Setelah sampai di lantai dua, mereka berdua berlari menju ruangan rapat karena sudah terlambat. Sedangkan Seohyun dari arah yang berlawanan, berjalan pelan sambil membawa beberapa berkas yang produser Jae Suk berikan.

 

Dan tiba-tiba…

“BRUKKKKKK!!!”

 

***

 

“Ahhhhhh!” jerit Seohyun. Tas dan berkas-berkasnya pun terjatuh semua.

“Aigooo! Jweisonghamnida! Jweisonghamnida!” Kyuhyun terus membungkuk meminta maaf.

 

Leeteuk yang ada disebelahnya langsung membantu Seohyun membereskan barang-barangnya yang terjatuh.

 

“Gwaencha…” kata-kata Leeteuk terhenti saat Seohyun mulai mengangkat wajahnya.

Kyuhyun yang berdiri di belakang Leeteuk juga terpaku melihatnya.

“Chogi, kalian tidak apa-apa? Gwaenchana shimnikka? tanya Seohyun.

Mereka berdua tetap membatu terdiam memandangi Seohyun.

“Neomu yeoppo da…” kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulut Kyuhyun.

 

Seohyun memandang aneh pada dua orang itu, ia pun berlalu meninggalkan mereka.

 

**

 

Yaaa!” Leeteuk menepuk pundak Kyuhyun.

 

“Kyu-ah! Kita sudah terlambat! Kajja!” Mereka kembali berlari menuju ruang rapat. Sesampainya disana, Kyuhyun dan Leeteuk mengintip ke dalam. Dilihatnya ruangan itu masih kosong belum ada satu orang pun.

 

“Loh, hyung? Kok produser Jae Suk belum datang ya?”

 

“Leeteuk sshi!” panggil seseorang dari belakang.

 

“Ahh, annyeong haseo produser!” sapa Leeteuk dan Kyuhyun seraya membungkukan badan.

“Maaf sekali karena kami datang terlambat. Tadi ada sedikit masalah di dorm.”

“Aniyo, gwaenchana. Yasudah, kita langsung masuk saja ya!”

Ketiga orang itu mengambil kursi masing-masing dan memulai diskusi.

“Kyuhyun sshi pasti sudah mendengar semuanya dari leader-mu kan? Jadi, bagaimana keputusannya?” tanya produser Jae Suk serius.

 

“Hmm sebenarnya Leeteuk hyung belum menjelaskan secara detail. Tujuan saya kemari justru ingin mendapat penjelasan lebih lanjut. Jujur, saya tidak begitu sering tampil di sebuah variety show. Mungkin ini merupakan kali pertama bagi saya menjadi main star di sebuah program.”

“Kureyo? Tadi pagi Leeteuk-sshi memang sudah berdiskusi denganku. Dan keputusan akhir kami yaitu dengan memilih Kyuhyun sshi. Jadi, di program ini Kyuhyun sshi akan bertemu dengan seorang gadis biasa bla bla bla…” *intinya sama seperti penjelasan di chapter 1*

 

“Ahhh… Chogi produser-nim, apa cast perempuannya sudah terpilih? Apa dia seorang ELF?” tanya Kyuhyun penasaran.

“Cast perempuannya sudah terpilih, tapi kami masih menunggu jawabannya sampai besok. Aniyo, dia bukan ELF. Itulah salah satu alasan yang membuat kami memilihnya.”

Kyuhyun tampak gugup selama menjalani diskusi. Mungkin itu semua karena ia akan diberi kesempatan untuk “pacaran” lagi, terlebih lagi dengan perempuan yang sama sekali ia tidak ketahui. Masa terakhir Kyuhyun menjalin hubungan special yakni sekitar tahun 2005, sudah hampir enam tahun yang lalu. Karena alasan itulah ia mulai merasa khawatir.

“Jadi, kapan syutingnya akan dimulai?” tanya Leeteuk yang nampaknya malah lebih bersemangat dari Kyuhyun.

“Kalau cast perempuannya sudah setuju, lusa sudah bisa kita mulai syuting.”

“Mwo?!! Lusa?!!” Kyuhyun membelalak kaget.

 

“Yeap, lusa. Tenang saja, Kyuhyun sshi. Aku tidak sembarangan memilih perempuan ini. Dia anak sahabat lamaku. Tapi dia masih belum dapat memberikan jawabannya sekarang. Ingin berdiskusi dengan unnideulnya dulu katanya. Besok adalah final, aku meminta jawaban akhirnya sekitar pukul 11.00”

“Wah, Kyu~ Lamaranmu masih belum dapat jawaban~ Kekeke” canda Leeteuk yang kemudian malah mendapat jitakan di kepalanya.

“Hmm produser-nim, bisa tidak kalau dia sudah memberi jawaban, anda langsung menghubungi saya?” pinta Kyuhyun.

“Ya, tentu saja. Tidak masalah. Wah, sepertinya Kyuhyun sshi sudah tidak sabar menunggu jawabannya ya? Hahaha”

 

“Ne?? Ahh, itu… Hmm… A-Ani… Aniyo…”

 

Setelah kurang lebih empat puluh lima menit, akhirnya diskusi pun berakhir. Kyuhyun langsung kembali ke dorm, sedangkan Leeteuk ada schedule Sukira dengan Eunhyuk yang sudah menunggu di gedung KBS.

***

 

[Seo Family House]

 

“Aku pulang!” Seohyun baru saja tiba di rumah. Dilihatnya Hyoyeon dan Yoona tengah mengobrol di ruang tengah.

“Oh, dongsaeng-i! Dari mana saja?” tanya Hyoyeon.

Seohyun lalu menghampiri kedua unnie-nya sekaligus ingin mendiskusikan tawaran produser Jae Suk tadi.

 

“Aku dari gedung MBC menemui Jae Suk ahjusshi. Hmm… Ada yang mau aku diskusikan dengan unnideul.”

 

“Apa tentang program baru beliau?” celetuk Yoona.

 

“Eh? Loh, Yoona unnie tau dari mana??”

 

“Tadi Jae Suk ahjusshi menelpon kami dan memberitahukan semuanya.” sambung Hyoyeon.

 

“Hmm unnie… Jawaban apa yang harus aku berikan ya… Aku…”

 

Belum selesai Seohyun melanjutkan kata-katanya, kedua unnie heboh-nya itu lalu berteriak kompak, “LANJUTKAAAN!!!”

 

“Maksud kami, ikuti saja kata-kata Jae Suk ahjusshi. Beliau benar, sayang. Kau harus mulai membuka hati. Umurmu sudah 21. Jangan terlalu sibuk belajar, kau juga butuh hal-hal baru.” tambah Hyoyeon panjang lebar yang diiring anggukan kepala Yoona.

 

“Tapi unnie…”

 

“Sudah, tenang saja. Kalau kamu gak mencoba, siapa yang akan tau hasilnya. Aku sudah memberitahu Taeyeon unnie dan dia juga sudah setuju kok.”

 

Seohyun hanya menunduk, tidak tau harus menjawab apa.

 

“Seohyun-ah, memangnya artis yang akan jadi pasanganmu siapa? Aigooo… Aku iri sekali…” tanya Hyoyeon penasaran.

 

“Mollayo unnie~ Tapi, tadi Jae Suk ahjusshi sempat menanyakan aku tentang Super Junior.”

 

“Mwo?!! Super Junior?!! Omo omo omo!!” Hyoyeon tampak shock sampai-sampai melempar majalah yang dipegangnya.

 

“Unnie, wae gure yo??”

 

“Eunhyuk!! Eunhyuk!!”

 

“Eunhyuk??”

 

“Aigooo… Dia itu salah satu member Super Junior. Eunhyuk, main dancer group. Nama aslinya Lee Hyuk Jae. Julukannya dancing machine. Kebetulan aku sering menggunakan lagu-lagu mereka di kelas. Muridku yang memberi tau tentang Super Junior. Ngomong-ngomong, memangnya member mana yang akan jadi pasanganmu? Aku mohon jangan sampai Eunhyuk~~~”

 

“Unnie ya, Seohyun juga enggak tau mengenai hal itu. Lagian, memang kalau pasangannya itu Eunhyuk, kenapa siy?” gusar Yoona.

 

“ANDWEEEE!!!” jerit Hyoyeon tak jelas sambil berlari ke kamarnya.

 

“Hahaha, ada-ada saja Hyoyeon unnie. Chogi dongsaeng-ah, bagaimana keputusan akhirmu?” tanya Yoona lagi.

 

“Mollayo unnie… Aku masih bingung. Hmm yasudah, aku pamit istirahat duluan ya. Annyeonghi jumuseyo unnie.”

 

“Kure? Ne, jaljayo.”

 

Seohyun masuk ke dalam kamar dan segera merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur. Pikirannya masih kalut dipenuhi kebimbangan. “Ottoke…? Ya Tuhan, jawaban apa yang harus aku berikan…?” gumamnya dalam hati. Sampai tak terasa, ia pun tertidur lelap.

 

“Seohyun-ah! Seo Joo Hyun!” panggil seseorang dari ujung jalan. Seseorang itu tampak begitu bersinar dengan baju putih panjang dan sayap lebar di punggungnya. Seohyun pun membalik badan. “I-I-Ibu…? Apakah itu ibu…?”

 

“Iya, sayangku. Ini ibu.”

 

Saat itu juga Seohyun berlari secepat kilat dan langsung memeluknya erat. “I-I-Ibu… Ibu… Aku rindu sekali…” Seohyun menangis terisak. Wanita itu membalas pelukan Seohyun sambil mengelus-elus rambut panjangnya. “Iya, nak. Ibu juga rindu padamu… Apa kau baik-baik saja? Bagaimana kabarmu sekarang?

 

“A-Aku… Aku baik. Ayah mana, ibu?? Aku juga rindu pada beliau…”

Seketika itu juga sang ayah muncul di belakang Seohyun. “Seo Joo Hyun, anakku…” Seohyun segera membalik badan lagi. “Ayah! Ayah!” Mereka pun langsung berpelukan.

 

“Putriku, kau sudah dewasa sekarang. Kau terlihat makin cantik saja, sayang. Ayah rindu padamu, nak…” Kini Seohyun menangis terisak di dada sang ayah. “Ayah… Aku juga rindu pada ayah… Sangat rindu…”

 

Setelah beberapa saat, Seohyun kembali berdiri di samping ibunya sambil menggenggam erat tangan kedua orang yang sangat dicintainya itu.

 

“Anakku, ibu tau apa yang sedang kamu pikirkan. Jangan ragu, sayang. Coba dengarkan kata hatimu yang terdalam dan yakinkanlah kalau kau akan bertemu dengan pemuda yang baik. Jangan takut untuk memulainya. Ibu yakin dia adalah laki-laki yang tepat untukmu. Laki-laki yang dapat menjaga dan melindungimu sampai akhir nanti. Joo Hyun-ah, kami berdua sudah tidak dapat berada di sisimu lagi. Kami hanya bisa melihat dan mengawasimu dari kejauhan. Dan kami percaya, laki-laki itu akan dapat menggantikan tugas kami, tugas untuk selalu ada di saat kau susah maupun senang, nak.”

 

“Ne? Maksud ibu apa?? Laki-laki yang mana??” tergambar jelas kebingungan di wajah polos Seohyun.

 

“Laki-laki yang akan segera kau temui. Seohyun-ah, percayalah pada kami. Dia akan menjadi yang terbaik untukmu.” sambung ayah.

Seohyun masih diam, tak paham akan apa yang diucapkan kedua orang tuanya. Ia ingin bertanya lebih jauh lagi, tapi tiba-tiba ayah dan ibu melepaskan genggaman mereka. Melangkah menjauhi Seohyun dan menghilang.

 

“Ibuuuu…! Ayaaah…!” jerit Seohyun.

 

 

***

 

 

[Seohyun POV]

 

“Ibuuuu…! Ayaaah…!” dan aku pun terbangun dari mimpiku. Kudapati wajahku telah basah oleh aliran air mata dan keringat. Aku pun berusaha untuk tenang dan mencerna maksud dari kata-kata ayah dan ibu tadi.

 

“Laki-laki itu? Laki-laki yang mana?? Atau jangan-jangan… Laki-laki yang akan menjadi pasanganku di program itu…? Apa mungkin dia yang dimaksud ayah dan ibu…?” terka-ku dalam hati.

 

“Joohyun-ah! Joohyun-ah! Aku mendengar ada yang berteriak, apa kau mimpi buruk lagi??” terdengar suara Yoona unnie dari luar pintu kamarku.

 

“Ah, a-ani… Aniyo… Mungkin unnie salah dengar…” bohongku, takut-takut Yoona unnie khawatir.

 

“Kure? Yasudah, aku berangkat ya! Hari ini kantorku dapat orderan pakaian banyak, jadi aku harus berangkat lebih awal. Ok? Annyeong!”

 

“Ne, algetsumnida. Hati-hati, unnie!”

 

Ku lirik jam dinding keroro warna hijau – putih kesayanganku, ternyata jarum jam telah menunjukkan pukul 07:45. Aku pun segera melompat dari tempat tidur, mandi dan bersiap-siap untuk sarapan. Tampak Hyoyeon unnie tengah berada di meja makan. Tangan kanannya memegang sandwich, sedangkan tangan kirinya sibuk memainkan ponsel.

 

“Selamat pagi, unnie.” sapaku seraya mengambil selembar roti tawar.

 

“Oh, pagi dongsaeng!”

 

“Unnie, hari ini mulai kelas jam berapa?”

 

“Hmm jam setengah sepuluh. Ada apa memang?”

 

“Aniyo, unnie.”

 

“Ahhh, bagaimana keputusan akhirmu atas tawaran itu? Setuju saja, Seohyun. Jangan lewatkan kesempatan emas ini.”

 

Aku yang tadinya akan melahap roti mendadak berhenti setelah mendengar pertanyaan Hyoyeon unnie. Dan aku pun mulai menceritakan mimpiku semalam.

 

“Hmm… Menurutku itu petunjuk dari ayah dan ibu. Mereka tau apa yang sedang kau pikirkan. Seohyun-ah, mereka saja sudah memberi restu, apa lagi siy, yang harus kamu ragukan?”

 

“Mollayo unnie… Aku bingung. Hmm, apa aku harus benar-benar menyetujuinya? Apa unnie yakin?”

 

“Aku yakin. Sangat yakin. Bahkan ayah dan ibu juga yakin, sayang. Kau tidak perlu cemas, ada aku, Taeyeon unnie dan Yoona yang akan selalu membantumu.” ucap  Hyoyeon unnie seraya menggenggam tanganku.

 

Dapat kulihat keyakinan di wajahnya dan aku pun memeluknya. “Kamsahamnida, unnie… Aku sangat beruntung karena memiliki kalian semua…”

 

 

***

 

 

[SJ’s Dorm]

 

Pukul 08:00

 

Tidak biasa-biasanya Kyuhyun sudah keluar dari kamarnya dengan pakaian jogging lengkap plus aroma parfum yang segar.

 

“Yaaa, ada apa ini, Tuan Cho? Pagi-pagi begini sudah rapi? Bukannya schedule kita jam dua belas siang nanti?” tanya Heechul yang sedang sarapan dengan Heebum di pangkuannya.

 

“Aniyo, hyung. Tadi malam aku hanya enggak bisa tidur saja. Aku mau jalan-jalan keluar sebentar ya. Jogging, hyung. Lumayan untuk refreshing sepertinya.” jawab Kyuhyun seraya menenggak segelas susu yang ada di meja makan.

 

“Ha?? Jogging?? Yaaa, biasanya sehabis bangun tidur kau langsung ‘berkencan’ dengan game console-mu itu. Kyu, wae gure?? Apa kau sakit??” Heechul beranjak dari kursinya, mendekati Kyuhyun dan menempelkan tangannya ke dahi adik bungsunya itu.

 

“Aigooo… Nan gwaenchana. Ahh, sudahlah~ Aku jalan dulu ya, hyung! Annyeong!” Kyuhyun pun berlalu menuju track jogging yang ada di halaman belakang dorm. Di sana juga juga terdapat taman dan kolam renang. Tempatnya sangat sejuk dan asri, cocok untuk bersantai melepas stress.

 

“Ahh… Segarnya…” sejenak Kyuhyun membasuh keringat yang menetes dari dahinya seraya meregangkan otot-otot yang kaku. Kini ia terduduk di sebuah bangku panjang di bawah pohon beringin, sembari istirahat setelah sekitar tujuh kali mengitari track jogging.

 

“Ya Tuhan, syuting program baru itu akan mulai besok. Fiuhhh… Kenapa aku jadi gugup begini ya? Dan lagi, produser Jae Suk belum juga menghubungiku sampai sekarang. Kira-kira, jawaban gadis itu apa ya…?” celoteh Kyuhyun dalam hati.

 

“Aishh, kenapa aku jadi memikirkannya, bertemu saja belum pernah. Pabo ya Cho Kyuhyun! Ahh, lebih baik aku kembali ke dorm saja.”

 

 

***

 

 

“Aigooo… Capeknya…” Seohyun segera melemparkan tubuhnya ke atas sofa setelah selesai bersih-bersih rumah. “Hmm, jam berapa ini?” diliriknya jam dinding di ruang tengah dan… “Astagaaa! Jam sebelas!” jeritnya panik. Seohyun lekas berlari ke kamar untuk mengambil ponsel, dicarinya kontak nama yang bertuliskan ‘Jae Suk ahjusshi’.

 

“Yoboseyo.”

 

“Annyeong haseo, ahjusshi.”

 

“Oh, Seohyun-ah! Bagaimana jawabanmu? Aku sudah tidak sabar ingin mendengarnya.”

 

“Hmm, sebelumnya saya minta maaf karena tidak bisa datang ke sana, ahjusshi. Tidak apa-apakah kalau saya memberi kabar lewat telepon?”

 

“Ne, gwaenchana Seohyun-ah. Lantas bagaimana keputusannya??”

 

Sejenak Seohyun menutup kedua matanya sambil menarik napas panjang dan menjawabnya, “Ne, saya bersedia.”

 

 

***

 

 

[KBS Building]

 

Pukul 15:00

 

Member-member Super Junior baru saja selesai syuting sebuah program. Tampak Kyuhyun tengah duduk di ruang tunggu sambil memutar-mutar ponsel yang ada di tangannya.

 

“Yo! Sedang apa kau? Pasti menunggu telpon dari produser Jae Suk ya?” tebak Leeteuk.

 

“Ahh, hyung! Mengagetkan saja! Hmm, a-a-aniyo… Aku cuma… Cuma… Bosan! Iya bosan.” elak Kyuhyun.

 

“Pabo ya! Jangan bohong, aku tau kok semenjak kita pulang dari diskusi kemarin, kau tampak gelisah memikirkan jawaban perempuan itu. Iya kan? Kekeke. Santai saja, Kyu. Aku yakin dia akan setuju.”

 

Tak berapa lama kemudian, ponsel Kyuhyun pun berdering.


“Bounce to you, Bounce to you, nae gaseumeun neol hyanghae jabil sudo Eobseul mankeum ddwigo itneungeol…”

 

“Yoboseyo.”

 

“Yoboseyo. Apa ini Kyuhyun sshi?”

 

“Ne, maja yo. Maaf, ini siapa ya?”

 

“Aku produser Jae Suk.”

 

Kyuhyun langsung melompat dari kursinya. “Oh! Annyeong haseo!”

 

“Wah, suaramu terdengar bersemangat sekali. Sudah siap untuk syuting besok?”

 

“Ne?? Ahh, itu… Hmm… Iya, aku siap.” jawab Kyuhyun sambil menggaruk-garuk tengkuknya.

 

“Joah! Joah! Hahaha! Kyuhyun sshi, maaf aku telat menelpon mu, sebenarnya gadis itu sudah menghubungiku sejak jam sebelas tadi. Dan jawabannya…”

 

“Jawabannya, produser…?”

 

“Dia setuju! Dia akhirnya mau mengikuti program ini. Besok syutingnya sudah dapat kita mulai. Mengenai jadwal, dll-nya bisa kau tanyakan dengan manager mu. Tadi aku sudah mengirim e-mail padanya. Baiklah, sampai jumpa besok Kyuhyun sshi! Aku yakin kau tidak akan menyesal setelah bertemu dengannya.”

 

Wajah lega dan senyum merekah seketika terlukis di wajah maknae itu. “Ne, algetsumnida! Sampai bertemu besok, produser! Kamsahamnida!”

 

“Dia menyetujuinya kan? Hahaha! Makanya percaya saja padaku.” goda Leeteuk seraya menepuk-nepuk pundak Kyuhyun.

 

“Leeteuk! Kyuhyun! Sedang apa kalian? Member-member yang lain sudah ke studio Music Bank untuk rehersal. Cepat susul mereka!” perintah manager hyung.

 

Mereka berdua pun bergegas menuju studio Music Bank. Super Junior akan tampil live pada pukul 18:00 membawakan single hit mereka, Bonamana dan No Other.

 

 

***

 

 

[Seo Family House]

 

Seohyun dan kedua unnie-nya tengah mengobrol di ruang TV setelah Seohyun memberitahukan keputusannya itu. Hyoyeon yang sedang mengganti-ganti channel TV tidak sengaja melihat tayangan KBS Music Bank.

 

“Seohyun-ah! Seohyun-ah! Itu Super Junior!” heboh Hyoyeon.

 

“Super Junior? Oh… Mereka banyak sekali, unnie. Seperti paduan suara saja.” Seohyun memang tidak pernah tertarik dengan idol-idol di negaranya. Ia tidak suka dengan group-group vocal dance macam itu. Baginya, musik klasik dan opera adalah yang terbaik.

 

“Seohyun-ah, jangan begitu. Bagaimana kalau nanti pasanganmu itu benar salah satu dari mereka? Buktinya saja, Jae Suk ahjusshi sempat menanyakan tentang mereka kan?” Yoona berusaha menasehati adiknya.

 

“Itu member termuda mereka! Cho Kyuhyun!” tunjuk Hyoyeon ke layar kaca saat Kyuhyun mulai menyanyikan part-nya di No Other.

 

“Termuda?”

 

“Dia maknae di Super Junior. Sama sepertimu yang juga maknae di keluarga kita. Kulihat-lihat, wajah kalian berdua agak mirip juga… Jangan-jangan, dia itu yang akan jadi pasanganmu… Kekeke” canda Hyoyeon.

 

“Ahh, unnie! Apanya yang mirip?! Sudahlah, aku ke dapur dulu menyiapkan makan malam. Awas ya, unnie!”

 

Yoona kemudian ikut ke dapur untuk membantu adik bungsunya dan meninggalkan Hyoyeon yang asik sendiri menonton Music Bank.

 

Setelah selesai makan malam dan menelpon Taeyeon, Seohyun kembali ke kamarnya untuk mengecek e-mail yang dikirimkan produser Jae Suk. E-mail itu berisi jadwal kegiatan dan keterangan persiapan untuk syuting besok. Tertulis bahwa Seohyun sudah harus tiba di gedung MBC pukul 15:00 untuk make-up dan fitting kostum. Syuting akan dimulai pukul 17:00 bertempat di Lotte World, Seoul.

 

“Lotte World?? Bukankah besok hari Sabtu? Tempat itu pasti akan sangat ramai. Bagaimana ini??” gerutu Seohyun.

 

Setelah beberapa jam surfing internet, tiba-tiba Seohyun terpikir akan Super Junior. Jujur saja, sebenarnya ia juga mempunyai feeling kalau yang akan menjadi pasangannya nanti adalah salah satu member group itu. Seohyun pun akhirnya menyempatkan diri untuk mencari profil mereka.

 

“Ahh, jadi mereka ada tiga belas orang. Hmm, mereka semua lebih tua dariku. Ohh… Jadi ini Eunhyuk yang digilai Hyoyeon unnie. Kekeke. Eh, yang namanya Lee Donghae sepertinya manis juga. Dan… Ini toh, maknae yang tadi Hyoyeon unnie tunjukkan padaku. Usianya tiga tahun lebih tua dariku. Hmm… Tapi… Sepertinya, aku pernah melihat dia dan leader-nya itu… Dimana ya…?”

 

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23:00, Seohyun pun segera mematikan komputernya dan bersiap untuk tidur.

 

“Ya Tuhan, bantulah aku besok… Semoga semuanya akan baik-baik saja…” pintanya dalam hati.

 

 

***

 

 

[Keesokan harinya]

 

Kyuhyun dan member Super Junior lainnya sudah berangkat memenuhi schedule mereka sejak pagi hari. Heechul ada jadwal MBC Youngstreet. Leeteuk, Eunhyuk, Donghae dan Shindong sedang tapping MBC Every1 Super Junior’s Foresight. Siwon ada pertemuan dengan pastor Jae Sonma. Sungmin dan Ki Bum juga ada jadwal syuting drama mereka. Hangeng mendadak terbang ke China karena ibunya sakit. Dan sisanya, Yesung, Ryeowook dan Kyuhyun juga sedang tapping The Muzit Super Junior KRY special. Semua member berangkat pagi-pagi sekali, bahkan Heechul sudah meninggalkan dorm sejak pukul 06.00.

 

[Saat tapping The Muzit]

 

“Kyu, aku dengar hari ini kau akan mulai syuting program baru ya?” tanya Ryeowook di sela-sela waktu break.

 

“Hmm n-n-ne, hyung…” jawabnya grogi.

 

“Hahaha! Cie cie cie… Yang bakal dapat pacar baru…” ledek Yesung seraya menyikut-nyikut pundak Kyuhyun.

 

“Ahhh! Mwo ya… Hyung, aku gugup nih… Nanti bagaimana ya…? Masalahnya aku juga belum tau orangnya seperti apa.”

 

“Relax, Kyu. Cukup ikuti apa yang diinstruksikan produser dan sutradara. Jangan teralau gugup saat mengobrol dengan dia. Maksud ku, kau kan laki-laki, berusahalah untuk mengambil inisiatif. Dan yang paling penting, jadilah dirimu sendiri. Jadilah Kyuhyun yang apa adanya. Jangan takut menunjukkan dirimu yang sebenarnya.” nasehat Yesung panjang lebar yang diiringi anggukan Ryeowook.

 

“Kureyo? Hmm aku mengerti sekarang. Aku akan berusaha melakukan yang terbaik! Kamsahamnida hyungdeul!” Kyuhyun terlihat mulai tenang setelah mendengar saran kedua hyungnya dan mereka pun kembali melanjutkan syuting hingga pukul 15:00.

 

 

***

 

 

“Unnideul, aku berangkat! Jangan lupa doakan aku ya!” pamit Seohyun seraya memeluk ketiga unnie-nya. Kini kakak sulungnya, Taeyeon, sudah pulang. Ia sampai pagi hari tadi setelah dua hari tugas kantor ke Busan.

 

“Ne, pasti akan selalu aku doakan. Ingat pesan kami tadi ya, sayang. Mudah-mudahan semuanya akan berjalan lancar. Fighting!” ujar Taeyeon.

 

“Iya, betul kata Taeng unnie. Pokoknya tenang saja, Seo. Aku yakin hari akan sangat menyenangkan. Dan semoga, kau dapat pasangan yang tampan ya!” sambung Yoona.

 

“Joohyun-ah, kalau sampai itu benar member Super Junior, aku mohon jangan sampai Eunhyuk!!” jerit Hyoyeon tak jelas.

 

“Aishh… Kau ini kenapa siy, Hyo? Sudah sudah, jangan dengarkan dia. Cepat berangkat, jangan sampai telat. Good luck ya, adikku sayang! Fighting!” Taeyeon memberi semangat dan Seohyun pun segera berangkat menuju gedung MBC.

 

Setelah setengah jam perjalanan, Seohyun akhirnya sampai di tempat tujuan, lima belas menit lebih awal dari jadwal. Ia bergegas menuju meja resepsionis. Terlihat asisten produser Jae Suk tengah menunggu kedatangan Seohyun.

 

“Oh, Seohyun sshi! Kau sudah datang?” sapanya.

 

“Ne, annyeong haseo. Seo Joo Hyun imnida. Mohon petunjuknya.” balas Seohyun seraya membungkukan badan.

 

“Ne, annyeong haseo. Kim Na Yong imnida. Aku bertugas sebagai asisten produser Jae Suk. Saat ini Jae Suk-nim sudah ada di lokasi syuting. Jadi mulai sekarang, aku yang akan mengurus semuanya. Yasudah, kita langsung ke ruang make-up dan fitting ya. Setelah selesai, baru tugas selanjutnya akan aku jelaskan. Kajja!”

 

Seohyun berjalan di belakang mengikuti asisten Kim Na Young. Mereka langsung menuju ruang make-up dan fitting, setelah itu Na Young mulai menjelaskan beberapa arahan mengenai jalannya syuting nanti.

 

“Ok, sudah mengerti kan, Seohyun sshi? Sebentar lagi akan ada mobil yang menjemput. Saat anda masuk ke dalam mobil dan menerima mission card, mulai dari situlah kamera on dan syuting dimulai. Bersikaplah seperti biasa, anggap saja tidak ada yang melihat dan mengikuti. Program ini akan berjalan tanpa script yang mengatur, jadi relax saja ya. Anggap saja seperti kehidupan sehari-hari, ok?” jelas Na Young panjang lebar.

 

“Hmm ne, algetsumnida. Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Sekali lagi mohon petunjuk dan bantuannya.” Seohyun membungkukan badannya lagi.

 

“Jangan sungkan, Seohyun sshi. Panggil saja aku dengan sebutan unnie. Aku sudah mendengar banyak tentangmu dari produser Jae Suk. Aku yakin, artis yang kami pilih ini tidak akan menyesal setelah bertemu denganmu. Jinja, hari ini kau terlihat sangat cantik” pujinya.

 

“Ahh ne, Na Young unnie. Jeongmal kamsahamnida.”

 

Tak berapa lama kemudian, tepat pukul 17:00 mobil yang menjemput Seohyun datang. Ia berusaha menarik napas panjang sebelum akhirnya masuk ke dalam. Dilihatnya beberapa kamera terpasang di sudut-sudut mobil beserta seorang kameramen di kursi depan. Kamera sudah on semua dan syuting pun dimulai.

 

 

***

 

 

Pukul 15:00, tapping The Muzit Super Junior KRY special akhirnya selesai. Kyuhyun dan managernya bergegas meninggalkan studion menuju gedung MBC untuk make up dan fitting. Setelah selesai, asisten Na Young langsung menghampiri Kyuhyun dan menjelaskan instruksi pelaksanaan syuting nanti. Sepuluh menit menunggu, akhirnya mobil yang menjemput Kyuhyun datang. Sama seperti Seohyun tadi, Kyuhyun juga terlihat gugup sembari berusaha menarik napas sepanjang mungkin sebelum akhirnya memasuki mobil.

 

“Kyuhyun sshi! Mission card-nya ada di jok belakang! Jangan lupa dibuka!” teriak Na Young dari lobby tengah.

 

“Ne, algetsumnida! Kamsahamnida!”

 

Kyuhyun pun mulai memasuki mobil. Semua kamera sudah on, lalu diambilnya mission card di jok belakang. Di kartu itu tertulis :

 

–    MBC “Date Ur Star in a Month” 1st Mission –

10.11.06

“Carilah pasanganmu diantara pengunjung Lotte World yang sudah kami setting. Dia memakai kaus lengan panjang putih, cardigan biru muda dan rok mini hitam. Jika anda tidak dapat menemukannya dalam waktu empat puluh lima menit, wahana itu akan mulai menyala dan dia akan berada disana sendirian. So, save ur partner and be her savior! Good luck!”

 

Kyuhyun mendongak tercengang setelah membaca mission card-nya. Ia tidak menduga kalau misi pertamanya akan sesulit ini, apalagi dia juga harus mencari seseorang yang wajahnya sama sekali tidak ia ketahui diantara ribuan pengunjung Lotte World yang sangat luas.

 

“Bagaimana kalau aku telat menemukannya…?” gusar Kyuhyun dalam hati.

 

***

 

[Seohyun POV]

 

Aku hanya diam membatu sejak tadi. Jujur, ini pertama kalinya dalam hidupku diikuti kamera sebanyak ini. Menurutku ini bahkan lebih sulit dari tugas skripsi akhirku. Akhirnya, setelah lima belas menit perjalanan, seorang kameramen yang duduk di bangku depan memberiku sebuah mission card.

 

–    MBC “Date Ur Star in a Month” 1st Mission –

10.11.06

“Untuk anda yang menerima surat ini, silahkan cari wahana Biang Lala Raksasa yang ada di dekat toko cindera mata. Setelah itu tunggu di depan sana. Apabila dalam waktu empat puluh lima menit pasangan anda belum juga menemukan anda, terpaksa anda harus masuk dan mengikuti permainan wahana itu. Clue : Cari seseorang yang mengenakan kemeja kotak-kotak hitam biru, berjaket hitam dan celana jeans. Dialah orang yang akan menjadi  penyelamat anda. Semoga sukses!”

 

Aku diam terpaku setelah membacanya. Rasa gugup dan panikku mulai meningkat. Aku sungguh tidak menyangka kalau misi pertamanya akan seperti ini. Bagaimana mungkin aku dapat menemukan dia ditengah-tengah lautan pengunjung Lotte Mart. Apalagi… Kalau dia juga gagal menemukanku, aku harus… Masuk ke Biang Lala Raksasa itu…? Ottokajji…?”

 

 

 

***

 

Seohyun sampai di Lotte World pukul 17:30, ia sampai lebih dahulu daripada Kyuhyun. Segeralah ia masuk ke dalam. Suasana saat itu sangat amat ramai, tentu saja bukan berisi pengunjung seperti biasanya. Orang-orang disana adalah figuran-figuran suruhan pihak MBC. Bayangkan saja kalau pengunjung saat itu masyarakat biasa, bagaimana nasib Kyuhyun setelah pulang dari sana? :p

 

Lima belas menit setelah itu, mobil Kyuhyun akhirnya sampai juga. Karena keterlambatan Kyuhyun, waktu yang tersisa hanya tinggal tiga puluh menit saja. Dan pencarian  mereka berdua pun dimulai…

 

 

 

~~~~~~ TBC ~~~~~~

 

 

 

How was it??^^

Will they be able to meet??

Find out in the next chapter…

Don’t forget to comment or critic🙂

Saranghamnida readers ♥

 


28 thoughts on “MBC “Date Ur Star in a Month.” [Chapter 2]

  1. yeeeee….
    akhirnya acr ini dilaksanakan jg..
    setelah menunggu sekian lama…
    duuuh..
    jd penasaran gmn akhirnya mereka saling nyari..
    yeee..
    seokyu…
    akhirnya..
    suka bgt ama seokyu..
    SEOKYU JJANG…!!!!
    ditunggu ya update selnjutnya…

    Like

  2. Eh ada ini.. Ntar y komennya..baca dulu..
    chingu2 doain terus kyu ya..cepet sehatlah dia.. Ayo kita marahin dia, ngapain dia ngetwit ‘sorry’. He should worry for himself.

    Like

  3. Yaampun ini lama banget nunggunya^^baru mau ketemu kok tbc toh..
    Ikut teriak unnideulnya Seohyun “LANJUTKAAAAN…gak pake lama”
    Me : “Kyuuuu,apa kau baik2 saja?sumpah,ingatanku langsung terbang ke tahun 2007,aku dilanda trauma tingkat tinggi.”
    Kyu : “Ne,kan ada Seohyun disini.”
    Me : “Syukurlah.”
    Author : (geleng2) “Reader gila.”
    Hahaha..#plakk,stres~

    Like

  4. @ all : Thanks a lot for ur time to read & comment!^^ Yeap, insya allah i’ll try to update soon~ Huhu iya, kita semua berdoa aja smg kyu gak trauma lagi & everything gonna be ok🙂
    Hmm kira2 seo tau kejadian tadi gak ya…?

    Like

  5. yeiyyyy…
    seokyu lagiii…
    sukaaaa ceritanya…
    jalan ceritanya ngalir banget..
    penasaran sama lanjutannya…
    kira2 gimana ya, kyu bs nemuin seohyun ga ya???hhe
    updatenya jgn trllau lama ya^^

    Like

  6. sukkkaaaaa bgt… aq dah nunggu part ini dari part 1 kemarin…..
    penasaran… SeoKyu….. love 4ever….
    dibuat yg mesra ya chingu… oya, kalo bs, ditambahi gambar, walaupun gmbr mereka ga bareng… gambar sendiri2… gpp,,,ntr jd tmbh semangat dech bacanya,,hehe

    Like

  7. Author kenapa TBC???
    pkok.a untuk next part jgn lama” y author, pnasaran tingkat tinggi nh..
    Cerita.a bagus nd unik, lanjutkan secepat.a y..😀

    kyuppa cepet sembuh y, lagi” bkin aku takut!! Aku selalu mendoakanmu oppa..

    Like

  8. gamau tau ya buat author DINI !! segera publish part selanjutnya hhahahaha.
    aku udah nunggu amat sangat lama ini FF *lebay* sampe ngetweet berulang kali haha. mian -_-v

    jadi penasaran part selanjutnya….
    deg-degan banget… kyu ayo cari seo. harus sampe ketemu.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s