Before You Go part 1


Author : Kang Sang Mi

Cast :

  1. Jay Kim
  2. Victoria
  3. Yu Ri

Genre : Romance , 17 tahun ke atas

 

“Oppa, saranghae.. “  gadis itu tertawa, rambutnya hitam, matanya bulat dan cerah.. Vic….

*sfx : cellphone’s ring, triiittt… trittt..*

“aigoo..” teriak laki-laki yang rambutnya acak-acakan itu…

“nee… yeobuseyo?” jawabnya.. “hah? Baiklah, aku ke sana..”  setelah menutup teleponnya, segera ia masuk ke kamar mandi..

Jay Kim, 26 tahun, editor dan photographer  sebuah majalah fashion. Hari ini lagi-lagi dia tidak bisa dibangun, entah kenapa selama satu minggu ini ia terus memimpikan hal yang sama.

“huhhhh.. Jay Kim ya~~, kalau kau terlambat lagi, tamat riwayatmu.. Miss Kwon bisa memecatmu hari ini juga, kalu tidak mengingat kau adalah photographer terbaik di sini.. Kenapa kau ini? Seminggu ini terlihat pucat…” Omel Yu Ri, asistennya, yang tidak berhenti..

“Berisik… “ jawabnya satu kata

“Siapa model cantik dan bla, bla, bla yang kau katakan tadi?” Tanya Jay balik ke Yu Ri, mereka berteman akrab dari SMA sampai saat ini.. Jay memang orang yang sangat ketus dan dingin. Mantan berandalan di SMAnya, dari berkelahi, balapan motor, merokok, pulang subuh, dan hal-hal lain yang super terkutuk pernah dilakukannya selain mencuri, membunuh atau memperkosa.. Bisa dibilang dulu ia hampir mirip Mafia..

“anak ini.. hah, namanya..” belum Yu ri selesai bicara.. Jay tiba-tiba berdiri terdiam dan matanya terbelalak..

“Vic…” tiba-tiba ia menggumamkan sesuatu…

“Eoniee ya~” seru  gadis yang berambut panjang itu  menuju Yu Ri..

“Jay..” tiba-tiba ia juga berhenti dan matanya juga terbelalak..

“loh??” Yu Ri yang tidak mengerti cuma melongo

 

 

“Naikkan tangamu ke atas sedikit, ok.. 1 2 3..” seru Jay dari kejauhan..  Victoria terlihat gugup sekali… dia bahkan  hamper tidak bisa bernafas..

“Ok, selesai… kau bisa ganti baju” ujar Jay sambil mengutak-atik hasil jepretannya.

“Nee,kamsha hamnida .. Jay-ssi..” jawab Victoria.

“nggak usah terlalu formal, panggil saja kayak biasanya” sahutnya..

“ok..” Victoria pergi ke kamar ganti..

 

“Kenapa… kenapa bisa bertemu dengannya lagi.. “  batin Jay..

*flashback*

Dia mulai mengingat kejadian 9 tahun yang lalu, saat ia masih menjadi murid kelas 2 SMA… setiap pelajaran matematika membolos, selalu mendapat nilai hancur, berkelahi, memeras orang…

Sampai suatu saat, dia dihajar habis-habisan oleh Mafia kelas kakap.. Seragamnya robek, mukanya babak belur..  dan akhirnya dia pingsan di gang sempit pinggiran Seoul..

“oii, gwenchana? Oi… sdarlah.. kau tidak apa-apa?” Tanya seorang gadis lugu..

Setengah tidak sadar jay mencoba membuka matanya…

“Siapa??” tanyanya.. ia melihat samar-samar seorang gadis kecil matanya bulat dan cerah..

“kau tidak apa-apa.. bisa berdiri?” Tanya gadis itu lagi.

“gwenchana..” jawabnya dia berdiri dengan langkah terhuyung-huyung, tiba-tiba gadis itu memapah badan Jay yang terlalu berat untuknya..

“Ugh, aigoo.. rumahmu dimana? Aku bantu ya..” Tanya anak ini lagi.

“Rumah? Tidak usah kau antar.. aku tidak punya rumah.” Sebenarnya Jay tidak ingin dipapah oleh gadis SMP, tapi dia benar-benar tidak punya tenaga..

“Tidak punya rumah? “ gadis itu terdiam sesaat..

“Ok, ke rumahku saja… eommaku tidak keberatan pasti..” katanya dengan senyum lugu.

“tidak usah.. pulanglah.. Gomapta..” Jay mendorong gadis itu.

“Gak mau!! Ayo ikut denganku, bisa-bisa kau mati kedinginan.. AYO, Ikut!!” seru gadis kecil ini..

“ukhh..” tiba-tiba perutnya benar-benar terasa sakit..

“Gwechana? Haish,  rumahku tidak jauh.. ayo, jalan”..

“gwenchana..” akhirnya mau tidak mau Jay menurut..

 

“Aigooo.. siapa ini?” Tanya ibu gadis itu..

“Eomna… aku menemukannya dijalan, dia tidak punya rumah, kasihan.. dia terluka parah juga..” jawab anak itu..

“baiklah, eomna mau pergi, mungkin jam 12 baru kembali, kau hati-hati ya.. kalau orang itu aneh-aneh, langsung semprot pakai ini (gas air mata)” tukas eomnanya beranjak pergi.

“Nee, eomna, arasseo.. ehehhehe” jawab gadis ini tersenyum cerah.

 

“dimana ini..” Jay yang terbangun hanya memakai  celana boxer dan diberi selimut.. kepalnya pusing..

“Sudah bangun.. selamat pagi! Ini makanlah..” gadis itu tersenyum lagi..

“kau siapa?” Tanya Jay

“Victoria.. eheheh.. kau?? Kemarin aku menemukanmu pingsan di tengah jalan.. aku membawamu ke rumahku, ibuku sekarang berkerja..” jawab cewek itu,..

“Jay… Jay Kim.. ahh… Kamsha hamnida..” jawab Jay dengan muka kosong..

“tidak apa-apa.. ini kan hari minggu, jadi kau istirahat dulu..  kalau kau tidak punya rumah, kau tinggal diman?” Tanya Victoria sambil meminum jus jeruknya.

“aku tidak bisa kembali ke sana..”jawab Jay

“hah? Kenapa?” Victoria sangat heran.

“eomna.. aku tidak suka appa tiriku, eomna ku juga tidak suka aku…” jawabnya dengan muka datar.

“hah? Appa tiri?? Appa kandungmu?” tanya Victoria..

“meninggal..” jawabnya..

“ehmm, maaf, Jay-ssi.. aku jadi..”

“tidak apa-apa.. kau sendirian?” Tanya Jay

“eomna kerja, appa… appa tidak akan pernah pulang, appa.. appa meninggalkan aku dan eomna, ia sekarang punya istri lain.” Jawab Victoria hamper menangis.

“Victoria.. aku bisa menyewa kamar disini?” tanyanya..

“hah..”

Jay tinggal dirumah Victoria, karena ibunya juga merasa kalau Victoria kesepian dan bahaya kalau malam-malam jaga rumah sendirian.. Hampir 1 tahun Jay tinggal disana.. dan… Jay mulai menyukai anak itu..

“Jay oppa, aku mau lihat The Ring.. Horror..  temani ya,, ehehheeh “ katanya sambil tersenyum..

“Nee.. The Ring saja kau takut.. ckckckckck” ejek Jay..

“Oppa jelek.. bwee..” Victoria megejek sambil berlari,

“Mwo?? Victoria… mau kemana kau?” Jay mengejarnya sampai ke lantai bawah..

Jay tiba-tiba menangkapnya dari belakang  lalu mencubit pipinya..

“Oppa… lepasin.. aduh, aduh” Victoria meringis

“huh.. cepat sana pasang film itu.” Bentak Jay sebal

Selama melihat film itu, Victoria teriak-teriak dan menutupi mukanya dengan bantal sofa.. Victoria akan masuk SMA setelah ini.. bakal banyak dikejar cowok-cowok.. Maklum dia cantik dan manis, otaknya juga encer..

“Aigoo, Oppa.. waaa..” seru Victoria sambil memeluk tangan Jay..

Jay melihatnya, sangat cantik.. tiba-tiba dia memeluk Victoria, Victoria sangat kaget.. “mwo?? Waeyo oppa?” dimundurkannya sedikit wajah gadis itu, Jay mencium bibirnya.. Victoria Cuma diam dan menutup matanya. Jay mulai menggigit leher Victoria.. dan kembali mencium bibirnya dan mulai membuka mulut Victoria.. V”uhmm.. ehmmm” Victoria Cuma bisa mendesah…. Jay melepas Victoria… “Saranghae… Saranghaeyo.. “ ujar Jay sambil memeluk Victoria erat… “Nado Saranghae..” jawab Victoria sambil memeluk Jay juga…

 

TBC

Before You Go part 1

Cast :     Jay Kim

Victoria

Yu Ri

Genre : Romance , 17 tahun ke atas

Author : Kang Sang Mi

 

“Oppa, saranghae.. “  gadis itu tertawa, rambutnya hitam, matanya bulat dan cerah.. Vic….

*sfx : cellphone’s ring, triiittt… trittt..*

“aigoo..” teriak laki-laki yang rambutnya acak-acakan itu…

“nee… yeobuseyo?” jawabnya.. “hah? Baiklah, aku ke sana..”  setelah menutup teleponnya, segera ia masuk ke kamar mandi..

Jay Kim, 26 tahun, editor dan photographer  sebuah majalah fashion. Hari ini lagi-lagi dia tidak bisa

dibangun, entah kenapa selama satu minggu ini ia terus memimpikan hal yang sama.

 

 

“huhhhh.. Jay Kim ya~~, kalau kau terlambat lagi, tamat riwayatmu.. Miss Kwon bisa memecatmu hari ini juga, kalu tidak mengingat kau adalah photographer terbaik di sini.. Kenapa kau ini? Seminggu ini terlihat pucat…” Omel Yu Ri, asistennya, yang tidak berhenti..

“Berisik… “ jawabnya satu kata

“Siapa model cantik dan bla, bla, bla yang kau katakan tadi?” Tanya Jay balik ke Yu Ri, mereka berteman akrab dari SMA sampai saat ini.. Jay memang orang yang sangat ketus dan dingin. Mantan berandalan di SMAnya, dari berkelahi, balapan motor, merokok, pulang subuh, dan hal-hal lain yang super terkutuk pernah dilakukannya selain mencuri, membunuh atau memperkosa.. Bisa dibilang dulu ia hampir mirip Mafia..

“anak ini.. hah, namanya..” belum Yu ri selesai bicara.. Jay tiba-tiba berdiri terdiam dan matanya terbelalak..

“Vic…” tiba-tiba ia menggumamkan sesuatu…

“Eoniee ya~” seru  gadis yang berambut panjang itu  menuju Yu Ri..

“Jay..” tiba-tiba ia juga berhenti dan matanya juga terbelalak..

“loh??” Yu Ri yang tidak mengerti cuma melongo

 

 

“Naikkan tangamu ke atas sedikit, ok.. 1 2 3..” seru Jay dari kejauhan..  Victoria terlihat gugup sekali… dia bahkan  hamper tidak bisa bernafas..

“Ok, selesai… kau bisa ganti baju” ujar Jay sambil mengutak-atik hasil jepretannya.

“Nee,kamsha hamnida .. Jay-ssi..” jawab Victoria.

“nggak usah terlalu formal, panggil saja kayak biasanya” sahutnya..

“ok..” Victoria pergi ke kamar ganti..

 

“Kenapa… kenapa bisa bertemu dengannya lagi.. “  batin Jay..

*flashback*

Dia mulai mengingat kejadian 9 tahun yang lalu, saat ia masih menjadi murid kelas 2 SMA… setiap pelajaran matematika membolos, selalu mendapat nilai hancur, berkelahi, memeras orang…

Sampai suatu saat, dia dihajar habis-habisan oleh Mafia kelas kakap.. Seragamnya robek, mukanya babak belur..  dan akhirnya dia pingsan di gang sempit pinggiran Seoul..

“oii, gwenchana? Oi… sdarlah.. kau tidak apa-apa?” Tanya seorang gadis lugu..

Setengah tidak sadar jay mencoba membuka matanya…

“Siapa??” tanyanya.. ia melihat samar-samar seorang gadis kecil matanya bulat dan cerah..

“kau tidak apa-apa.. bisa berdiri?” Tanya gadis itu lagi.

“gwenchana..” jawabnya dia berdiri dengan langkah terhuyung-huyung, tiba-tiba gadis itu memapah badan Jay yang terlalu berat untuknya..

“Ugh, aigoo.. rumahmu dimana? Aku bantu ya..” Tanya anak ini lagi.

“Rumah? Tidak usah kau antar.. aku tidak punya rumah.” Sebenarnya Jay tidak ingin dipapah oleh gadis SMP, tapi dia benar-benar tidak punya tenaga..

“Tidak punya rumah? “ gadis itu terdiam sesaat..

“Ok, ke rumahku saja… eommaku tidak keberatan pasti..” katanya dengan senyum lugu.

“tidak usah.. pulanglah.. Gomapta..” Jay mendorong gadis itu.

“Gak mau!! Ayo ikut denganku, bisa-bisa kau mati kedinginan.. AYO, Ikut!!” seru gadis kecil ini..

“ukhh..” tiba-tiba perutnya benar-benar terasa sakit..

“Gwechana? Haish,  rumahku tidak jauh.. ayo, jalan”..

“gwenchana..” akhirnya mau tidak mau Jay menurut..

 

“Aigooo.. siapa ini?” Tanya ibu gadis itu..

“Eomna… aku menemukannya dijalan, dia tidak punya rumah, kasihan.. dia terluka parah juga..” jawab anak itu..

“baiklah, eomna mau pergi, mungkin jam 12 baru kembali, kau hati-hati ya.. kalau orang itu aneh-aneh, langsung semprot pakai ini (gas air mata)” tukas eomnanya beranjak pergi.

“Nee, eomna, arasseo.. ehehhehe” jawab gadis ini tersenyum cerah.

 

“dimana ini..” Jay yang terbangun hanya memakai  celana boxer dan diberi selimut.. kepalnya pusing..

“Sudah bangun.. selamat pagi! Ini makanlah..” gadis itu tersenyum lagi..

“kau siapa?” Tanya Jay

“Victoria.. eheheh.. kau?? Kemarin aku menemukanmu pingsan di tengah jalan.. aku membawamu ke rumahku, ibuku sekarang berkerja..” jawab cewek itu,..

“Jay… Jay Kim.. ahh… Kamsha hamnida..” jawab Jay dengan muka kosong..

“tidak apa-apa.. ini kan hari minggu, jadi kau istirahat dulu..  kalau kau tidak punya rumah, kau tinggal diman?” Tanya Victoria sambil meminum jus jeruknya.

“aku tidak bisa kembali ke sana..”jawab Jay

“hah? Kenapa?” Victoria sangat heran.

“eomna.. aku tidak suka appa tiriku, eomna ku juga tidak suka aku…” jawabnya dengan muka datar.

“hah? Appa tiri?? Appa kandungmu?” tanya Victoria..

“meninggal..” jawabnya..

“ehmm, maaf, Jay-ssi.. aku jadi..”

“tidak apa-apa.. kau sendirian?” Tanya Jay

“eomna kerja, appa… appa tidak akan pernah pulang, appa.. appa meninggalkan aku dan eomna, ia sekarang punya istri lain.” Jawab Victoria hamper menangis.

“Victoria.. aku bisa menyewa kamar disini?” tanyanya..

“hah..”

Jay tinggal dirumah Victoria, karena ibunya juga merasa kalau Victoria kesepian dan bahaya kalau malam-malam jaga rumah sendirian.. Hampir 1 tahun Jay tinggal disana.. dan… Jay mulai menyukai anak itu..

“Jay oppa, aku mau lihat The Ring.. Horror..  temani ya,, ehehheeh “ katanya sambil tersenyum..

“Nee.. The Ring saja kau takut.. ckckckckck” ejek Jay..

“Oppa jelek.. bwee..” Victoria megejek sambil berlari,

“Mwo?? Victoria… mau kemana kau?” Jay mengejarnya sampai ke lantai bawah..

Jay tiba-tiba menangkapnya dari belakang  lalu mencubit pipinya..

“Oppa… lepasin.. aduh, aduh” Victoria meringis

“huh.. cepat sana pasang film itu.” Bentak Jay sebal

Selama melihat film itu, Victoria teriak-teriak dan menutupi mukanya dengan bantal sofa.. Victoria akan masuk SMA setelah ini.. bakal banyak dikejar cowok-cowok.. Maklum dia cantik dan manis, otaknya juga encer..

“Aigoo, Oppa.. waaa..” seru Victoria sambil memeluk tangan Jay..

Jay melihatnya, sangat cantik.. tiba-tiba dia memeluk Victoria, Victoria sangat kaget.. “mwo?? Waeyo oppa?” dimundurkannya sedikit wajah gadis itu, Jay mencium bibirnya.. Victoria Cuma diam dan menutup matanya. Jay mulai menggigit leher Victoria.. dan kembali mencium bibirnya dan mulai membuka mulut Victoria.. V”uhmm.. ehmmm” Victoria Cuma bisa mendesah…. Jay melepas Victoria… “Saranghae… Saranghaeyo.. “ ujar Jay sambil memeluk Victoria erat… “Nado Saranghae..” jawab Victoria sambil memeluk Jay juga…

 

TBC

 


14 thoughts on “Before You Go part 1

    1. wahhh… gomawo chinguu.. udah comment.. part 2nya udah kukirim, tunggu aja sampe dipublish ama author yg punya….
      Iyaa~~ jay ama Vicnya pisah… ehehheh
      Ok”…😀

      Like

    1. Iyaa… chingu..sorry ya baru bisa bales..
      liak aja chingu, di part 2 nya… ini ga sampe yangdong parah kok…😀
      hehehehehh

      Like

    1. udahh aku kirimm, tunggu aja sampe yg punya posting part 2nya… soalnya ak bkn author tetep…😀
      thx ya udh dibaca… heheheheh

      Like

  1. wihihihi 17 tahun ke atas
    kalo udah terlanjur kebaca gmana?

    hahahahaha abis ceritanya menggoda dari larangan 17 tahun ke atasnya aja udah wahwahwah, hahahaha #sotoy modeon

    Like

  2. @maorengkyu : heheheh, agak sedikit menantang di part 2 ama 4nya… ga parah kok)🙂 gomawo~~ udah dibaca, chingu
    @yoaneeteuk : hihihi, wajar chingu, saya juga sering tergoda..😀 thx yg udah baca
    @reeenny : sangar bgt chingu, ini terinspirasi dari temenku…🙂
    gomawoo udah baca..

    ini link part 2nya : https://smtownfanfiction.wordpress.com/2011/04/10/before-you-go-part-2

    ini part 3nya : https://smtownfanfiction.wordpress.com/2011/04/17/before-you-go-part-3

    silahkan dibaca~~ hpy reading, mohon komen, saran, kritik dan masukkan ya…😀 gomawo~~

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s