REAPER-PART FOUR (devil in the she)


REAPER-PART FOUR (devil in the she)

DAYS TWO

“heechul-ya,heechul-ya!!!tunjukan dirimu”ucapku memanggil reaper babo itu,namun si reaper babo itu tak kunjung menunjukan dirinya,aku segera menaiki tangga sayap kanan ku,ya dirumahku ini memang ada dua sayap tangga,kau tau seperti tangga istana di dongeng cinderella

Aku membuka pintu kamar ku dan “ARRRRRGGGGGHHHH!!!!!!!” aku langsung berteriak ketika melihat si reaper babo itu sedang asik-asikan  memakai masker bersama kucingnya,aku segera menarik masker dari wajahnya walaupun sia-sia aku tidak bisa menyentuhnya

Aku memerhatikan tekstur masker itu dan langsung memblalakan mata ku “ya!!! Heechul-babo kau memakai masker kaviar-ku yang berharga puluhan juta hanya untuk kau dan……KUCINGMU???!!!”

Sementara itu heechul hanya tertawa puas dengan masker yang masih menempel di wajahnya ,aku hanya melihat masker kaviar rome’s ku dengan pasrah bagaimana bisa masker super mahal itu dipakai oleh seekor kucing?

Aku jadi lupa tujuan ku untuk berdamai denganya hari ini

~~~

Disinilah aku sekarang di sebuah tempat perbelanjaan elit yang menjual pohon natal,bersama reaper-babo-centil bernama heechul “bagaimana dengan yang ini?” tanyaku sambil menunjuk ke sebuah pohon natal

“ kau tidak sedang membeli pohon lampu kan?cari yang lain” perintahnya seperti nyonya besar,aku mengangguk patuh “kalau yang ini?” tanyaku lagi “aku tidak suka,cari yang lain!”

Jawabnya lagi

“bagaimana dengan yang ini?” ucapku seraya menunjuk ke sebuah pohon natal yang menjulang tinggi diantara pohon yang lain.

“terserah,ngomong-ngomong bagaimana dengan prince caspian mu itu?” tanya heechul sambil membenarkan tata letak syal merahnya (sudah kubilang dia bukanlah reaper yang wajar) aku mengerenyit heran “siwon maksudmu?” tanayaku,kemudian dia mengangguk

“sekarang dia seadang dalam perjalanan ke Tennessee,kuyakin kau pasti sudah tahu itu,tadi aku mengantarnya ke airport kemudian sebelum dia naik ke pesawatnya,dia memeluku erat dan berkata ‘aku akan cepat kembali,jadi tetaplah disini’ itu terdengar seperti sebuah pesan bukan?”

Ocehku sambil tetap sibuk memilih dekorasi untuk pohon natal.

“hmm mungkin dia sudah mempunyai firasat bahwa sebentar lagi kau akan pergi”

Jawab heechul santai “ntahlah aku juga berpikir seperti itu,bagaimana dengan yang ini?” ucap ku santai sambil menunjukan du buah gantungan sinterklas dengan rusanya

Heechul hanya mengangguk tak peduli,aku baru sadar bahwa sedari tadi orang-orang melihat ke arah ku dengan tatapan aneh karna terus berbicara sendiri.sampai seorang pegawai itu menghampiri kami

“maaf agasshi,anda sedang berbicara dengan siapa?” tanya si pegawai itu takut-takut,aku tersenyum jail “aku sedang berbicara dengan teman ku,apa kau tak melihatnya?” jawabku sambil menunjuk ke belakang tempat heechul sedang berdiri

“ah,aku lupa hanya aku yang bisa melihatnya,aku beli semua ini dimana kasirnya?” tanyaku dengan wajah innocent lalu meninggalkan pegawai itu pergi sambil tertawa puas sementara heechul hanya menggelengkan kepalanya,sepertinya aku sudah mulai tersebar virus reaper-babo ini.

~~~

“si hidung sempurna arah jam 3” bisik heechul ditelingaku ketika aku sedang asing memilih kado natal untuk appa,aku segera menengok ke arah  jam 3 aku melihat hankyung baru saja keluar dari butik herve leger dengan seorang yeoja,sambil bergandengan tangan dan tertawa bahagia????!!!

~~~

Aku memasuki kedai ice cream Haagen Dazs dengan persaan tak enak “am i missed something here?” ucapku sinis menyetop ‘laughing time’ mereka hankyung menatap ku terkejut

“hey yona,apa kabar?” sapa si yeoja ramah “shin minri it is you?” jawab ku terkejut,dia adalah mantan kekasih hankyung ya,aku mengenalnya karna dia adalah salah satu model juga,tapi sekarang dia tinggal di oxfordshire,england.

Itu juga yang menyebabkan hubungan mereka berakhir kemungkinan besar hankyung masih belum bisa melupakanya karna saat di glassgow hankyung banyak bercerita tentang gadis ini

“yona-ah tak apa kan aku jalan-jalan dengan han sebentar,aku hanya meminjamnya sebagai teman” ucap minri tersenyum “han,kita butuh bicara” ucapku datar “can you leave us for a while please??!” ucapku sinis,minri segera meninggalkan kami

“aku bisa menjelaskan semua ini” ucap han khawatir,sementara aku hanya menatapnya lurus kedepan “tak ada yang perlu dijelaskan han,semuanya sudah jelas selama ini aku hanya menggantikan part minri yang hilang dan sekarang minri telah kembali,i’m done”

Kulihat han mulai cemas mendengar kata kata ku tadi. Hankyung langsung menggenggam tangan ku dan menatap ku dalam “dengar,aku tak pernah menganggap mu sebagai pengganti sementara minri,kau bahkan menciptakan part mu sendiri yang membuat ku lupa dengan part minri yang hilang”

Ucap han dengan nada lembut sambil mengusap punggung tangan ku. Aku bisa melihat sosok heechul yang berdiri tepat di belakang hankyung,mengucapkan sesuatu “cepat atau lambat kau memang harus mengakhirinya?cepatlah waktumu suda tak banyak”

Kali ini aku merasa bahwa heechul sedang tidak mengoloku dengan perkatannya tadi.

Aku memejamkan mata ku sebentar lalu membuka mata ku kembali “but its always minri” ucapku dengan nafas tertahan “c’mon lets broke up” aku melepaskan tangan ku dari genggamanya,han menatap ku tak percaya

Aku segera memalingkan wajah ku ke arha lain aku tak sanggup menatapnya saat ini “mengapa kau lakukan ini?” ucapnya dengan nada tertahan “karna semuanya memang harus berakhir” ucap ku tetap tak melihat wajahnya

“ada apa dengan mu?beberapa hari ini kau beda,aneh dan asing” ucap han mengarahkan wajahku agar menatap matanya yang sendu,aku hanya menggelengkan kepala ku cepat ”aku hanya tak ingin kau membuang waktumu untuk seseorang yang cintanya tak hanya padamu”

“i’m sure theres something more that i don’t know about this”  ucapnya “han…..please just let me go” isaku pelan

“kumohon jangan tinggalkan aku janggan tinggalkan aku seperti minri meninggalkan ku begitu saja.kumohon yona….” mohon hankyung bibirnya mulai bergetar

“i’m sorry han its really over now”

~~~

Aku keluar dari kedai ice cream itu meninggalkan hankyung sendirian,kulihat minri mengejar ku “mengapa kau lakukan ini padanya?” ucapnya setelah berhasil menggejar ku tapi aku tak mempedulikanya dan terus berjalan

Minri mencengkram tangan ku “whats the matter?” jawabku kesal sambil melepaskan cengkramanya “kau tidak bisa meninggalkanya” ucap minri,aku menatapnya serius “ohya?”, “dia sudah cukup menderita kau tigai,dan kau sekarang meninggalakanya? Kau benar-benar wanita jahat”

Ucap minri membalas perkataan ku,seketika itu juga tangan ku sudah siap  menampar wajahnya namun lagi-lagi aku bisa melihat sosok keechul “dia hanyalah salah satu rintangan yang membuat mu semakin merasa buruk” ucap heechul dibelakang minri

Aku mengurungkan niatku untuk menamparnya “wanita jahat?bukankah kau sedang membicarakan dirimu sendiri?” balass ku menahan amarah “you leave him,you broke him and i fix him,why are you comeback now?”

Lanjut ku dengan nada menantang kulihat minri tak bisa membalas aku mendekatkan wajahku ke wajahnya

“jika kau meninggalkanya lagi aku bersumpah akan menyeret mu ke neraka bersama ku” bisiku pelan lalu meninggalkanya pergi

~~~

Aku membuka pintu rumah ku,semuanya sudah gelap kecuali sorotan lampu yang menyinari patung-patung dari roma yang mengelilingi kedua tangga itu. Aku terduduk di anak tangga,memperhatikan setiap jengkal rumah ini

Begitu mewah dan megah dengan ukiran-ukiran klasik eropa-modern

Aku memutarkan mata ku ke sebuah foto yang terpampang diantara dekorasi-dekorasi mewah yang menghiasi setiap dinding. Wajahku terlampau bahagia disana,kedua tanganku merangkul appa dan wanita yang paling ku benci saat ini

Dimana wanita itu?apakah dia tau bahwa esok anak semata wayangnya akan dipanggil tuhan?aku memejamkan mataku.

Memikirkan dia,hankyung,siwon,donghae,appa dan kematian membuat ku semakin merasa buruk dan terpuruk

“semuanya akan baik-baik saja jika waktunya telah tiba”

Bisik heechul suaranya melayang seperti terbawa angin ditelingaku,

Tangisan ku semakin menjadi,aku merasaan sesuatu memeluku

Lembut,halus dan nyaman seperti sebuah sayap

Aku tetap memjamkan mataku

Aku tahu heechul sedang memeluku dengan sayapnya

-TO BE CONTINUE-

Holllllllaaa kembali lagi setelah gapublish cukup lama MAAF TYPO BERTEBARAN author buru-buru ngetiknya pake turbo(?) maaf juga kalo part ini masih tergolong pendek author gabakat buat part apanjang yang ada jalan ceritanya semakin ngalor ngidul ga kejelasan-_-“

Di part ini aku buat ichul eksis se-eksis eksisnya hahahaha dan hankyung melas semelas melasnya #plakk hehheehe

Oiya jangan lupa komen,kritik dan saran yaa reader tercinta^^v

By:  the dreamer~hae


8 thoughts on “REAPER-PART FOUR (devil in the she)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s