Captured in His Heart. (chapter 2)


Official main casts:

Cho Kyuhyun | Seo Joohyun | Song Victoria | Jung Yonghwa

Chapter 2: “Aku merindukanmu, Hyun.”

Semenit kemudian, atau beberapa jam bagi Kyuhyun, suara Dongsu kembali membawa Kyuhyun ke dunia nyata. “Maaf, boleh tolong ulangi sekali lagi? Seohyun-ssi, bisakah kau kembali ke permukaan dan terjun lagi ke dalam air?” Dongsu berdiri sambil memberikan isyarat dengan tangannya, mengetahui bahwa sang model tidak bisa mendengar suaranya dari dalam akuarium.

Malaikat yang dipanggil “Seohyun” itu menggerakkan tangan dan kakinya perlahan agar ia bisa kembali naik ke permukaan. Kyuhyun masih belum bisa mengalihkan tatapannya ketika ia bertanya, “Siapa model itu? Aku belum pernah melihatnya sebelumnya.”

“Seohyun-ssi? Namanya Seo Joohyun tapi sebagai model ia lebih dikenal dengan panggilan Seohyun,” jawab Dongsu sambil mengutak-atik kameranya. “Kau memang belum pernah memotretnya untuk majalah W, tapi aku agak heran kau belum pernah melihatnya sebelumnya, mengingat kau adalah seorang fotografer.”

“Kenapa?” Kyuhyun akhirnya mengalihkan tatapannya pada Dongsu, setelah Seo Joohyun menghilang dari akuarium.

“Dia cukup terkenal untuk model media cetak. Wajahnya berkali-kali menghiasi halaman berbagai majalah dan iklan. Dia juga sudah berkali-kali membintangi beberapa iklan di televisi,” Dongsu menjelaskan. “Awalnya dia aktif sebagai model catwalk, tentu saja dengan tubuh tinggi semampai seperti itu. Tapi kemudian ia mengurangi kegiatan di catwalk dan beralih ke pemotretan, kudengar karena ia ingin lebih fokus pada studinya.”

“Dia masih kuliah?” Kyuhyun terbelalak.

Dongsu tertawa. “Yah, memangnya dia terlihat tua bagimu? Dia masih berumur 21 tahun, lebih muda 3 tahun darimu.”

“Tentu saja tidak. Tapi ini pertama kalinya aku mendengar ada seorang model yang lebih mementingkan studi dibanding karirnya,” jawab Kyuhyun jujur. Ia lalu melanjutkan sambil tersenyum jahil, “Dan kau sepertinya tahu banyak tentang dia, hyung? Jangan-jangan kau menyukainya?”

Dongsu terbahak mendengar pertanyaan itu. “Kau lupa kalau aku sudah memiliki seorang istri? Tapi sejujurnya Seo Joohyun memang gadis yang menarik. Dan benar katamu, aku sendiri juga jarang bertemu model sepertinya. Kuberitahu padamu, kepopulerannya bisa saja berkali lipat dari kepopulerannya sekarang. Dia tidak hanya cantik tapi juga memiliki banyak bakat dan kepribadian yang baik. Tapi ia lebih memilih untuk membatasi kegiatan modeling-nya agar studinya tidak terganggu. Mengagumkan, menurutku.”

Kyuhyun mengangguk setuju dan kembali mengalihkan tatapannya ke akuarium. “Hmmm, Seo Joohyun ya?” pikirnya.

Beberapa menit kemudian, pemotretan kembali berlangsung. Dan selama pemotretan, Kyuhyun sama sekali tidak bisa mengalihkan tatapannya dari “malaikat” cantik yang melayang indah di tengah akuarium. Matanya yang bulat dan berwarna kecokelatan, kulitnya yang putih pucat terkena cahaya lighting, rambutnya yang hitam panjang, dan … entahlah, ada sesuatu dari gadis itu yang membuat Kyuhyun, dan hampir semua pria, sulit melepaskan tatapan mereka dari gadis itu.

Setelah pemotretan berlangsung selama satu jam, akhirnya tim fotografer berhasil mendapatkan beberapa foto yang mereka inginkan. Semua staff menepukkan tangan dengan puas dan saling mengucapkan terima kasih satu sama lain. Tapi kini Kyuhyun hanya memusatkan perhatiannya ke lantai atas studio W, tempat model bernama Seohyun itu berada. Jantungnya masih berdegup lebih kencang dari biasanya, dan ia merasa jantungnya siap meledak kapanpun ketika gadis itu kembali muncul di hadapannya.

Ia tersentak kaget ketika tiba-tiba handphone-nya bergetar. Ia menggerutu sejenak sebelum meraihnya. Dahinya langsung berkerut ketika melihat nama yang tertera di layar. “Noona?”

***

“Bagus sekali, Seohyun-ssi! Kau benar-benar cantik! Kurasa keputusan mereka untuk memilihmu jadi model pemotretan kali ini benar-benar tepat. Tak ada yang bisa melakukannya lebih baik darimu,” salah seorang staff tersenyum lebar sambil memberikan handuk tambahan pada Joohyun.

Joohyun tersenyum. “Terima kasih, unnie,” ucapnya.

Staff lain mendatanginya sambil menyodorkan sebotol air mineral. “Tapi kau kuat sekali mampu menahan napas selama itu di dalam air. Apa kau memiliki insang?” ia berpura-pura mengecek leher Joohyun, membuat gadis itu tertawa.

“Tentu saja tidak! Joohyun adalah orang yang sangat memperhatikan kesehatan dan kondisi tubuhnya. Ia selalu menyempatkan dirinya untuk berolahraga, karena itulah kondisi tubuhnya selalu baik,” Taeyeon menjelaskan. “Ah Joohyun, apa kau ada acara setelah ini?”

Joohyun berpikir sebentar. “Tidak, tapi kurasa aku akan kembali belajar, unnie. Seperti yang sudah kukatakan, besok akan ada kuis di kelas dan aku …”

“Baiklah baiklah, tidak usah kau jelaskan,” Taeyeon memotong sambil mengibaskan tangannya. “Awalnya aku ingin mengajakmu meno

nton film, tapi kurasa kau akan lebih memilih untuk belajar. Kalau kau sudah tidak sibuk dengan urusan kuliahmu, hubungi aku, mengerti?”

“Tentu saja, unnie,” Joohyun tersenyum. Namun detik berikutnya, ia teringat sesuatu dan air wajahnya berubah serius. Tangannya meraba lehernya dengan panik. “Kalungku! Di mana kalungku?”

“Maksudmu ini?” Taeyeon merogoh kantongnya dan mengeluarkan seuntai kalung. Kalung tersebut sebetulnya hanyalah sebuah cincin indah berwarna biru kehijauan yang tergantung pada seuntai rantai perak tipis. Ia menyerahkannya pada Joohyun sambil berkata, “Kau tadi meletakkannya begitu saja di meja rias sebelum pemotretan. Kalung yang begitu penting, kenapa kau letakkan sembarangan?”

Joohyun tersenyum lega dan langsung kembali mengenakan kalung itu. “Terima kasih, unnie. Aku tak tahu apa yang harus kulakukan seandainya kalung ini hilang.”

Taeyeon hanya tersenyum sambil memerhatikan Joohyun memutar-mutar cincin yang kini sudah kembali tergantung di lehernya. Ia sudah mengenal Seo Joohyun selama setahun terakhir, dan ia menganggap gadis itu sebagai adiknya sendiri. Tapi ia tidak pernah mengetahui cerita lengkap mengapa Joohyun sangat menyayangi kalung itu. Ia pernah menanyakannya pada Joohyun, tapi gadis itu hanya menjawab, “Kalung ini adalah pemberian seseorang yang sangat penting bagiku.” Sorot mata dan senyumnya yang sedih ketika mengatakannya, membuat Taeyeon enggan bertanya lebih lanjut mengenai kalung itu.

“Biarlah,” pikirnya. “Suatu saat nanti, biarlah ia sendiri yang menceritakannya padaku.”

***

Kyuhyun berjalan menyusuri trotoar jalanan Seoul sambil sesekali membetulkan posisi tas kamera di bahunya. Dalam hati ia mengutuk panggilan telepon yang membuatnya harus meninggalkan kantor majalah W tanpa sempat melihat sosok model bernama Seo Joohyun itu untuk yang kedua kalinya. Kakinya kini membawanya ke sebuah cafe yang terletak di ujung jalan.

Ia melangkah masuk dan memandang berkeliling. Di sebuah meja yang terletak di sebelah jendela, seorang wanita berambut panjang melambaikan tangan sambil tersenyum lebar. Kyuhyun menganggukkan kepalanya dan kemudian menghampiri wanita itu sambil tersenyum kecil. “Noona, sudah lama menunggu?”

“Yah, kau ini! Aku bosan mengingatkanmu untuk berhenti memanggilku noona! Aku ini hanya setahun lebih tua darimu dan kita sudah saling mengenal sejak lama,” wanita itu merengut.

Kyuhyun tertawa. “Baiklah, Victoria. Aku hanya menggodamu.”


Song Victoria tersenyum puas mendengarnya. “Kau dari mana, Kyuhyun-ah? Pemotretan?” Ia menunjuk tas kamera Kyuhyun.

“Begitulah,” jawab Kyuhyun singkat, lalu menunjuk cangkir yang ada di depannya. “Eh? Apa ini? Kau bahkan sudah memesankan minuman untukku?”

“Tentu saja! Secangkir cappuchino kesukaanmu,” jawab Victoria sambil tersenyum lebar, terlihat puas dan bangga pada dirinya sendiri. Dengan seksama ia memperhatikan Kyuhyun yang sedang menyesap minumannya secara perlahan. “Bagaimana? Apakah rasanya enak?”

“Yah, kau ini, kenapa menanyakan hal itu? Kalau orang-orang mendengarnya, mereka akan mengira kau yang membuatkan minuman ini untukku,” jawab Kyuhyun, membuat Victoria kembali mengerucutkan bibirnya. Melihat hal itu, Kyuhyun kembali tertawa kecil. “Kadang kau sama sekali tidak kelihatan seperti berusia lebih tua dariku.”

“Apakah hal itu jelek?” Victoria merengut semakin dalam.

Kyuhyun hanya tertawa. “Baiklah baiklah, berhenti merengut begitu, wajahmu jadi kelihatan jelek.”

Victoria berhenti merengut seketika, namun ekspresi wajahnya masih menunjukkan bahwa ia merasa kesal. Kyuhyun pun berusaha mengalihkan pembicaraan dengan bertanya, “Ngomong-ngomong ada perlu apa memanggilku kemari?”

“Tidak ada apa-apa. Memangnya untuk bertemu denganmu aku harus memiliki keperluan khusus?” Victoria balas bertanya dengan mata melebar.

Kyuhyun melongo. Victoria pun tertawa sambil mendorong tangan Kyuhyun dengan sikap manja. “Kyuhyun-aaah, memangnya kau tidak merindukanku?” tanyanya.
“Kenapa aku harus merindukanmu? Bukankah kita baru bertemu minggu lalu?” jawab Kyuhyun heran.

Victoria kembali merengut. “Anak ini tidak akan pernah berubah, selalu dingin dan tidak peka,” pikirnya kesal.

Ia menghela napas lalu bertanya, “Memangnya kau sedang sibuk? Apa aku mengganggu kegiatanmu? Atau …” Victoria mendadak mencondongkan badannya ke depan dan menatap mata Kyuhyun lurus-lurus dengan tatapan penuh selidik, membuat pria itu terbelalak kaget, “jangan-jangan kau sedang bersama pacarmu?”

Kyuhyun hampir tersedak. “Tentu saja tidak!” ia langsung menjawab.

“Benarkah?” Victoria kembali menegakkan badannya dan tersenyum cerah. “Syukurlah,” ia menambahkan dengan suara pelan, berbicara kepada dirinya sendiri.

“Eh? Apa katamu?” tanya Kyuhyun.

“Tidak, bukan apa-apa,” Victoria menggeleng cepat. Ia kemudian melanjutkan, berusaha mengalihkan pembicaraan, “Kyuhyun-ah, kau sudah berumur 24 tahun. Apa tidak ada wanita yang menarik perhatianmu?”

Tangan Kyuhyun, yang sedang mengarahkan cangkir ke mulutnya, mendadak terhenti di udara. Sorot matanya perlahan menjadi kosong, tampak jelas bahwa ia sedang berpikir. Victoria masih memperhatikannya dengan seksama dan penuh harap, ketika ia meletakkan cangkirnya dan mengarahkan tatapannya keluar jendela, tanpa benar-benar memperhatikan apa yang ada di luar jendela.

“Wanita yang menarik perhatianku?” ia bertanya pelan. Ketika ia mengucapkan kalimat itu, sesosok gadis muda tiba-tiba tergambar di benaknya. Gadis muda cantik berambut hitam panjang dengan sepasang mata bulat indah, yang melayang di dalam air berwarna biru kehijauan. Segaris senyum lembut terbentuk di bibirnya ketika ia melanjutkan, “Entahlah.”

***

Beberapa puluh kilometer dari tempat itu, sebuah pesawat baru saja mendarat di Bandara Internasional Incheon. Seorang pria muda, salah seorang penumpang dari pesawat tersebut, kini tengah berdiri di ruang tunggu sambil memandang berkeliling untuk mencari orang yang datang untuk menjemputnya. Tangan kirinya sibuk membetulkan posisi syal yang melilit lehernya, sementara tangan kanannya mengambil handphone yang terletak di saku kanan mantelnya. Beberapa detik kemudian ia sudah berbicara dengan seseorang di telepon, “Ya? Aku sudah mendarat di Seoul. Eh? Sudah dalam perjalanan menuju bandara? Baiklah, akan kutunggu. Aku masih berada di ruang tunggu. Ya, sampai nanti. Baiklah, terima kasih.”

Pria muda itu menghela napas, lalu menghempaskan diri ke sofa terdekat. Ia menyandarkan tubuhnya dan memperhatikan orang-orang lalu lalang di

sekitarnya. Matanya kemudian terarah pada langit malam kota Seoul yang terlihat dari balik dinding kaca ruang tunggu. Sebuah senyum terkembang di wajahnya. “Akhirnya aku pulang ke kota ini,” ia bergumam pelan.

Ia lalu kembali merogoh kantong mantelnya untuk mengambil handphone-nya. Sebuah senyum lembut kembali terbentuk di bibirnya ketika ia memandang foto yang terpasang sebagai background di layar. Tiga orang remaja tersenyum kepadanya dari foto itu, wajah mereka tampak ceria dan bahagia. Ia memperhatikan ketiga wajah tersebut secara bergantian namun kemudian tatapannya terhenti pada remaja ketiga, satu-satunya anak perempuan dalam foto itu.

Jung Yonghwa tersenyum sambil terus menatap wajah anak perempuan dalam foto itu. Ia menghela napas sedih. Emosi dan perasaannya selalu tercampur aduk setiap kali ia melihat wajah itu. “Aku merindukanmu, Hyun,” bisiknya.

bersambung ke chapter 3.

Author’s note:

Akhirnya chapter 2 di-publish juga!

Benar sekali, tokoh cewe’ kedua diperankan oleh Song Victoria dan tokoh cowo’ kedua tentu saja diperankan oleh Jung Yonghwa. Mohon maaf ya bagi para fans Victoria, karena harus menjadikan dia sebagai tokoh antagonis. Author harus objektif dan nggak biased, tapi sejujurnya author bukan fans Victoria dan tidak mendukung KyuToria pairing sama sekali hehehehehe. Jadi kalau seandainya nanti author jadi terlalu subjektif, tolong diingatkan ya. ^^

Oh iya aku juga mau mengingatkan sesuatu:

Fanfic ini murni karanganku. Kalau ada kesamaan dengan cerita lain, maka aku berani bersumpah itu cuma kebetulan semata. Dan walaupun fanfic ini ga bagus, tapi tolong no plagiarism, no stealing, and don’t claim it as yours. Thank you.

 


42 thoughts on “Captured in His Heart. (chapter 2)

  1. the firsttt.
    yei-yei-yei.

    authoor, dirimu cepat sekali mempublishkanny. seneng saya. ahahaha.
    makin seru aj kyaknya. seo unnie memang daebakk~~

    chapter ke 3 jgn lama2 ya author..
    hhe
    ^^

    Like

  2. hahahahha😀
    jgn” kalung dari yoong??? #sok tau

    lanjutkan .. penasaran..😀

    wah kyutoria?? sepertinya kurang cocok.. heheh #comment gk penting..

    seohyun daebak🙂
    seokyu ?? nado..😀

    Like

  3. aduh.. *mulai pusing gr2 ada yh dan… ternyata memiliki sesuatu sama seo* hoh.. *maap maap, lagi g pgn liat yh deket2 seo. yh diganti jonghyun cn blue aja gmn haha* #abaikan
    iya na chingu, siapa cowo satu lagi di poto itu. masi banyak yang bisa ditanyain nih..
    lanjutkan chingu,,

    Like

    1. yang udah ketahuan ada “something” kan yonghwa ke seohyun. klo seohyun kira-kira ada “something” juga ga ya ke yonghwa?
      tunggu aja chapter berikutnya. ^^

      Like

      1. lha kalung itu? bukan dari yh? bagus deh lalala lalala😀😀 bwahahahaha *kok aq jadi terlihat anti yh beneran y. duh engga kok. ga suka yh klu deket2 seo aja. selebihnya aq lumayan suka cn blue*

        Like

  4. halo halo, chapter kedua sudah di-publish lebih awal, terima kasih banyak atas komentarnya. ^^
    kaya’nya pada penasaran ma cowo’ ketiga yang ada di foto di hpnya yonghwa ya? hehehehe identitasnya akan dibuka pelan-pelan nanti, sabar ya.

    chapter 3 masih dalam tahap penulisan.
    sedikit spoiler : joohyun dan kyuhyun akan resmi ketemu di chapter 3. ^^

    Like

      1. hehe tapi maaf untuk chapter 3 kaya’nya mesti nunggu sedikit lebih lama, soalnya hari ini ma bsok aku lagi agak sibuk. >_<

        wah kamu segitu anti-nya ma yongseo ya? klo aku jujur agak anti ma kyutoria hehehe. bahkan tadinya aku sempet ragu mau ngejadiin victoria sebagai tokoh cewe' kedua di fanfic ini, pengennya ga pengen ada dia sama sekali. tapi somehow aku blom nemu tokoh lain yang lebih cocok, jadi yasudahlah apa boleh buat. *malah curhat*

        Like

      2. nda papa chingu,, aq cuma curhat. chingu kan yang nulis, ya terserah chingu. aq yang baca kan reaksinya cuma dua, suka atau engga. klu baca aq berusaha obyektif kok,, hahaha #apaansih

        Like

      3. salah komen. itu di atas komen buat ff yang lain.
        ini komen yang bener.
        sebenernya ga anti. cuma jeles gr2 wgm. aq ga anti yh, itu kalu dy ga deket2 seo aq baik2 saja.. intinya aq cemburuuuuuuuuu. seo mukanya hepi gitu di wgm. aq kan pengennya liat yang deket2 seo dengan muka hepi begitu adalah kyu #susahngomongsamamaniakbegini
        aq suka2 saja sama vic. bikin fanfic kyutoria juga gapapa asal jangan ada seo nya.
        tenaaaang chingu,, qt tungguin kok chapter2 lanjutannya,,

        Like

      4. hehe sama aja ma aku.
        aku juga sebenernya ga benci ma victoria, cuma kurang suka ma aegyeo-nya aja, dan aku ga ship kyutoria. that’s all. ^^
        klo yongseo hmmm jujur yonghwa itu top bias-ku setelah kyu, makanya aku ship yongseo juga hohoho.

        Like

  5. salam kenal,bru baca ni fanfic
    seru juga chingu..apalagi fanfic na seokyu..
    jangan lama2 publish chapter 3 nya ya*reader ga tau diri..hhe* x)

    Like

  6. keren banget ceritanya authoooooooooooorrrrrrrrrrrrrr ..
    wah .. wah .. pada ngg suka ma vic iiaa ?? kuq aku bisa suka ya ?? hm .. vic peran antagonis boleh juga tuh . heu

    ditunggu chapt 3 nya .. harus secepatnya .. !!
    *dijitak aouthor

    Like

  7. chapter 3 masih dalam tahap penulisan. klo lancar sih insya allah lusa atau weekend udah bisa di-publish. dan MUNGKIN chapter 3 bakalan agak lebih panjang dari chapter 1-2.
    anyway aku juga mempertimbangkan banyak atau sedikitnya peminat fanfic ini. seandainya banyak, aku bakalan terus ngelanjutin fanfic ini, tapi klo ternyata nggak ya mungkin akan ku-stop. >_<

    klo ada kritik atau komentar tertentu soal isi fanfic, di-share ke aku ya, buat jadi masukan juga ke depannya. komentar yang puanjaaang juga gpp, pasti kubaca dan kutampung semua kok. ^^

    Like

  8. dulu pernah baca FF dimana Kyu manggil Vic dengan sebutan noona, sempet heran jg, maklum bukan fans f(x), jd ga tau kalo ternyata Vic older than Kyu, hehehe, ku pikir krn f(x) br debut mereka msh muda2 gitu, ternyata malah Vic older than SNSD sekalipun, hihihi…
    suka SeoKyu couple, tp ga papa jg sihh ada Yoong & Vic, biar lebih berasa gitu konfliknya *apaan sihh?? hehehe*
    yg pasti Kyuhyun harus sama Seohyun!!!
    ditunggu chapter berikutnya ya…

    Like

  9. aki kyutoria shiper hahaha …. karena vicky teman baik kyuhyun !!!! dia berteman baik dengan kyuhyun dan changmin….

    awal’a aku tidak suka ,,, tapi melihat mereka dekat aku jadi suka. kyuhyun mengatakan mereka punya banyak kesamaan. terutama pada kelahiran mereka. kyuhyun juga pernah bilang bahwa victoria adalah tipe ideal’a … hahaha …. (tapi dia nunna kyu)

    aku lihat dari ini :

    just a little about the friendship between Kyuhyun, Changmin and victoria

    Suju Ufo Reply “kyuhyun”

    엘프 : 오빠, 나랑 같이 먹을 래요?
    규 현 : 당신이 초대
    엘프 : 예 성 규 현 형제 … 당신이 나와 함께 저녁 식사를 갖고 싶어요?
    규 현 : 나는 분, 빅토리아 장와 약속이 있어요.

    ELF: oppa, go eat with me?
    Kyuhyun: who would you invite
    ELF: Yesung oppa, Kyuhyun oppa … what you want to have dinner with me? Kyuhyun: I have an appointment with Changmin and victoria.

    and this :

    Like

    1. haha iya aku tau kok klo mereka temenan baik. ^^
      ga tau nih kenapa aku ga bisa ship kyutoria, aku dari awal emang ga gitu suka ma victoria soalnya. padahal aku udah berusaha banget buat bikin diriku suka ma dia, tapi ya teteup aja ga bisa, hiks. any advice? *malah curhat*

      Like

  10. halo semua, HAPPY NEW YEAR 2011! ^^
    chapter 3 sedang dalam tahap penulisan, dari kmaren mood nulis-ku mendadak menghilang karena ada beberapa kejadian yang tidak mengenakkan, semoga aja chapter 3 bisa kelar dan di-publish dalam 2-3 hari.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s