Ditengah – tengah keramaian kehidupan Kyung Hee University, seorang gadis duduk disebuah kursi taman dibawah pohon yang daunnya sudah mulai berubah warna. Rambut gadis itu terurai bebas. Gadis itu mengenakan dress selutut, bewarna merah muda dengan polkadot putih sebagai motifnya. Wajah cantiknya yang berhias make up natural, melukiskan mimik wajah bingung. Apa dan bagaimana ia harus melakukan semua hal yang terasa asing baginya? Menggunakan bahasa yang tak biasa ia ucapkan sebelumnya. Memakan makanan yang tak pernah ia makan di Negara tempat ia tinggal sebelumnya. Dan yang paling menyedihkan adalah melakukan rutinitas baru yang sama sekali belum pernah ia coba sebelumnya. Jessica, ya Jessica namanya. Nama yang selalu dibanggakan oleh kedua orang tuanya. Continue reading
Author Archives: Jung Rena
Phoenix [ Part 3 ]
Cahaya matahari mulai menghilang. Distrik itu terlihat lebih gelap dibandingkan sebelumnya. Semenjak kedatangan para Utusan Zeus, lampu bahkan listrik yang mengaliri tempat ini padam. Notus berhasil mengambil alih distrik itu sepenuhnya. Ia nampak bahagia dengan apa yang ia lakukan. Menghianati dewa dan dewi lain untuk mendapatkam kekuasaan seperti saat ini. Dengan terpisahnya demigods yang sudah berkumpul, kekuatan Notus lebih unggul dibandingkan para demigods. Mereka melawan angin. Hampa dan tembus pandang. Lawan mereka tidak menakutkan tapi mematikan secara perlahan. Continue reading
Syndrome [ Part 1 ]
10 October 2012 | 08.16 A.M
Incheon International Airport – Korea
Salah satu benda buatan terbaik manusia, terbang melayang melawan arah angin yang berhembus ke utara. Benda tersebut melaju dari pulau satu ke pulau lain. Keluar dari suatu Negara dan kemudian masuk ke Negara yang baru. Benda yang diberi nama pesawat tersebut langsung mendaratkan dirinya setelah menemukan landasan bewarna abu – abu dengan garis – garis putih sebagai pengarah. Dibawah kendali dua orang pilot, pesawat itu berhasil mendarat dengan indah di lintasannya.
“Korea.. Long time no see” Continue reading
Syndrome [Prolog]
You’ve never opened your heart to me, not even once
I feel like I’m looking at a wall, you know that?
You’re next to me but I’m even lonelier tonight tonight tonight
I waited for you but this just isn’t it so now I’m leaving you Continue reading
Lens [ Part 13 | END ]
“Aku Mencintaimu Seohyun.” Continue reading
Lens [ Part 12 ]
DAK!!
Pintu yang semula sudah dibuka dengan cepat dan keras, kembali terbuka dengan keras. Kali ini pelakunya adalah seorang laki – laki. Tentu saja orangnya adalah orang yang mengejar Seohyun, Changmin.
Continue reading
Phoenix [ Part 2 ]
Beberapa distrik Kosmos memiliki sebuah kunci untuk terhubung dengan dunia luar. Distrik Fotia / Api, memiliki kunci menuju ke neraka. Distrik Gaion atau Bumi, memiliki kunci menuju bumi. Tapi diantara ke 5 distrik yang ada, tak ada satu pun yang terhubung dengan dunia para dewa dan dewi Olympus. Sebuah pintu dibawah laut distrik Thalassa, menjadi teka-teki masyarakat Thalassa. Pintu di dalam laut tersebut, jika didekati maka akan semakin menjauh. Banyak orang mencoba menggapai pintu tersebut dan tak sedikit dari mereka yang kehilangan nyawa akibat kehabisan oksigen untuk bernafas. Beberapa dari mereka kembali ke atas, dan dengan kebingungan mereka menceritakannya pada penduduk sekitar tentang apa yang ia liat dan alami di dalam laut sana. Continue reading
Lens [ Part 10 ]
Aku akan menunggu sampai kau datang
Kalimat itu terus terniang dikepala Taeyeon. Ini adalah harinya. Hari dimana ia harus memberi jawaban pada atasannya. Donghae. Memikirkan namanya Taeyeon merasa sangat aneh. Ia seharusnya tak memikirkan atasannya itu. Tentu saja ia tak akan menunggunya. Ini hampir larut malam. Tak mungkin laki – laki itu masuh duduk atau berdiri untuk mendengar jawabannya. Ditambah lagi, Donghae seperti hanya memainkan perasaannya. Continue reading
Lens [ Part 9 ]
Matanya sama sekali tak bisa lepas dari pria yang duduk disampingnya. Semenjak yeoja bernama Kim Hyoyeon itu datang, jantungnya terus berpacu seperti sedang mengayuh sepeda menaiki sebuah tanjakan yang curam. Jessica, sedikit tidak menyangka bahwa sang saingan dalam hal fashion adalah mantan kekasih dari pria yang telah membuatnya jatuh hati, membuatnya terbang melayang diatas awan lembut.
Dengan mata tajam yang ia miliki sejak lahir, ia memperhatikan setiap tingkah dan gerak-gerik pria itu. Ia berusaha mengatur emosinya agar ia tetap fokus pada apa yang ia lakukan sekarang. Continue reading
Cheat [ Part 1 ]
Sebelum membaca, sangat dianjurkan untuk
- menyetel/ ngeplay lagu yang udah aku sediakan. Walau sedikit agak tidak nyambung dengan cerita tapi dengan lagu – lagu tersebut aku dapet ide ide untuk FF ini. Nanti kalian tinggal play dan pause aja. Kalau yang tidak pengen pake lagu juga gapapa.
- Perhatikan tanggal yang aku ‘bold’/ tebalkan.
- Jangan ngebash tokoh tokoh yang ada didalam FF ini.
Sekian Happy Reading. Continue reading
Lens [ Part 8 ]
Matanya kehilangan focus. Badannya kehilangan keseimbangan. Dan yang terparah otaknya kehilangan akal sehatnya. Donghae sama sekali tidak bisa menahan dirinya agar tetap berdiri dengan tegap saat ini. Tangannya mencoba menahan tubuhnya dengan berpijak pada sebuah meja. Perlahan ia berjalan untuk mengambi sebuah document di laci yang berada di sebrang meja kerjanya. Langkahnya menjadi 3x lebih berat dari biasanya, menyulitkan dirinya untuk meraih document tersebut.
Dimatanya ruangannya seakan berputar, membuat ia kehilangan pertahanan terakhirnya. Tangannya tak berhasil menahan badannya sedang kakinya sudah tak punya kekuatan untuk menahan tubuhnya.
BUK Continue reading
Lens [ Part 7 ]
Di pagi hari yang sunyi, di sebuah kamar hotel berbintang lima, seorang gadis yang dalam dekapan seorang laki-laki perlahan membuka matanya. Badannya menggeliat layaknya anak bayi hingga membuat sang laki- laki ikut membuka matanya, sadar dari alam mimpinya. Sadar sang pria di sebelahnya telah bangun, gadis tersebut memandangnya lalu tersenyum dengan senyuman terindahnya pagi ini. Continue reading
Lens [ Part 6 ]
Matanya terlihat kaget. Dari bibirnya tersiat sebuah senyum tipis yang sangat anggun. Rambutnya terurai lepas. Ia bagaikan malaikat, kecantikannya tak bisa ditawar lagi. Menjadi sebuah keberuntungan jika berjabat tangan dengannya, tidak, hanya memandangnya saja sudah menjadi keberuntungan ganda.
“Yoona!” Continue reading
Phoenix [ 1st Chapter ]
Saat dunia mulai kehabisan energi, cahaya perlahan mulai redup. Saat bumi berhenti berputar, langit akan terbelah menjadi 2. Belahan itu seperti sebuah pintu penghubung antara 2 dunia. Menurut orang awam, itu adalah hari kiamat. Tapi bagi beberapa orang yang percaya, itu adalah sebuah pertanda akan turunnya 12 orang ‘atas’. Tapi apa dengan datangnya 12 orang itu, dunia akan terselamatkan? Continue reading























