Love Delayed [Part 2]


Author: richannyda

Cast: Seo Joohyun (child)/ Kim Seohyun

Cho Kyu Hyun

Kim Ki Bum

Im Yoona

Other cast: Nyonya Seo

Tuan dan Nyonya Kim

Dokter Jung

Taeyeon

Mr. Andrew

Lee donghae

sebenarnya ff ini sudah selesai, hanya tinggal di post aja. kata kakak aku ffnya akan di post tiap malem kalau komennya banyak.

jangan lupa RCL yah chingu… ^^

“Aku yakin, ini jawaban dari doaku” Nyonya Kim terlihat berseri-seri , “dia adalah pengganti Sae Hee”

Tuan Kim hanya menatap isterinya dengan tatapan nanar. Sejak Ki Bum menemukan gadis itu di pinggir pantai, dokter menyatakan bahwa Nyonya Kim sudah sembuh tapi sekarang Nyonya Kim malah menginginkan gadis kecil itu menjadi putrinya.

“Appa, bagaimana keadaan gadis Seoul itu?” Tuan Kim tersentak mendapati Ki Bum tiba-tiba sudah ada disampingnya.

“masih belum sadar” Tuan Kim menjawab singkat, “tapi umma mu sepertinya dia tidak akan rela jika berpisah dengan gadis itu”

Ki Bum terdiam sejenak.

“Jika gadis itu sadar, dia pasti akan pulang. Ibu mu pasti akan sakit lagi” Tuan Kim menghela napas berat, “Kau kenal gadis itu, Ki Bum-ah?”

“Ne, aku mengenalnya” Ki Bum menjawab, “yang aku tau dia adalah siswi sekolah menengah pertama yang sedang berlibur bersama teman-temannya. Seharusnya sejak 3 hari yang lalu dia sudah sampai di Seoul, tapi 3 hari yang lalu aku malah menemukannya tak sadarkan diri di pinggir pantai”

“Kau tau siapa namanya”

Ki Bum menggeleng, “Tidak, ayah. Aku tidak bertanya siapa namanya”

Tuan Kim menerawang jauh, “apa mungkin dia benar-benar malaikat dari langit yang di kirimkan Tuhan untuk menjadi Sae Hee bagi ibu mu”

Ki Bum memegang bahu ayahnya, “Ayah jangan menjadi egois seperti ibu, gadis Seoul itu memiliki kehidupan sendiri disana”

“kehidupan macam apa yang kau katakan?” Tuan Kim melepaskan cengkraman Ki Bum di bahunya, “dia terdampar sendiri di sini, tidak ada yang mencarinya. Aku yakin dia akan lebih bahagia jika bersama kita”

“Ayah”

“Suamiku”

Tuan Kim mengalihkan pandangannya pada Nyonya Kim yang tiba-tiba muncul diantara mereka.

“Ada apa, istriku?”

“Anak kita.. sudah sadar”

Ki Bum kaget mendengarnya. Dia berlari menuju kamar ruang inap gadis itu. “ Ki Bum-ah, tunggu umma!”

“ki Bum sepertinya sudah tidak sabar bertemu dengan adiknya”. Nyonya Kim menyeret tangan suaminya, “Ayo suamiku, kau juga harus melihat putri kita! Dia sangat cantik, mirip dengan Sae Hee kita”

Ki Bum baru sampai di ruang inap ketika dilihatnya dokter masih memeriksa keadaan gadis itu. Ki Bum ingat gadis itu adalah gadis yang berbicara dengannya ketika snorkeling tapi bagaimana bisa gadis itu ada disini.

Dokter tersenyum ketika mendapati Ki Bum sudah ada di sampingnya, “Ini adalah orang yang menyelamatkanmu, Agassi. Kau bisa bertanya banyak hal padanya”

“Ki Bum-ah, saya permisi dulu. Jika kau membutuhkan apa-apa kau bisa memanggilku”

“terima kasih dokter”

Ki Bum duduk di ujung tempat tidur pasien. Dia tersenyum ketika gadis itu melihat ke arahnya, “Apa kita pernah bertemu?”

“tentu saja, kita pernah bermain snorkeling meski kau tidak menyelam” Ki Bum menjawab.

“kita pernah bermain snorkeling? Berarti kau mengenalku? Apa kau keluargaku?”

Ki Bum tersentak mendengarnya, “Kau tidak ingat siapa dirimu?”

“Aku.. Aku.. ahh.. kepalaku sakittt”

Ki Bum khawatir melihatnya, “Tunggu sebentar! Aku akan memanggil dokter”

Ki bum berlari menuju ruangan dokter hingga tanpa sadar bertabrakan dengan orang tuanya, “Ki Bum-ah, kenapa kau berlari-lari seperti itu?”

“Ayah, gadis Seoul itu.. ada yang aneh dengannya” Ki Bum berucap dengan terbata-bata, “Ayah dan Ibu lebih baik menenangkan dia dulu, aku akan mencari dokter Jung”

“baiklah, hati-hati Nak”

Ki Bum mengangguk lalu kembali berlari menuju ruangan dokter.

Sementara itu Dokter Jung kaget melihat Ki Bum yang tiba-tiba datang dengan napas terengah-engah, “ Apa terjadi sesuatu dengan gadis itu?”

Ki Bum mengangguk cepat, “dia seperti orang linglung, dia tidak mengingatku bahkan dia tidak mengingat dirinya sendiri”

“Sudah ku duga, ayo kita kesana!”

“Kau benar-benar sedikitpun tidak mengingat apa-apa?” Dokter Jung bertanya untuk yang kesekian kalinya. Sementara Ki Bum dan kedua orang tuanya memilih untuk diam.

Gadis itu tampak berpikir, lalu mulai memegang kepalanya seperti orang yang kesakitan, “aaahh air, air itu masuk ke hidung dan mulutku. Aku minta tolong tapi tak ada seorangpun yang menolongku lalu semuanya menjadi gelap”

Dokter Jung menahan tangan gadis itu, “Bagus Agassi, coba kau ingat-ingat lagi.. apa ada yang kau ingat? Misalnya nama mu”

“namaku? Aahh aku tidak ingat” gadis itu kembali menggeleng-gelengkan kepalanya frustrasi, “namaku.. namaku.. aahh siapa namaku”

“coba Agassi sedikit-sedikit mengingatnya, jangan dipaksakan”

Gadis itu memejamkan matanya kuat-kuat, “namaku.. Seo.. Seooo” semakin kuat gadis itu mengingatnya, “Namaku Seo hyun”

Dokter jung tersenyum dan bernapas lega, “baiklah, Agassi namamu Seo Hyun”

“benar, nama mu Kim Seo Hyun. Kau adalah anakku “ Nyonya Kim tiba-tiba menyela, “ aku ibu mu, Nak”

Tuan Kim tersenyum ketika melihat isterinya berpelukan dengan Seo Hyun, sementara Ki Bum melihat keduanya dengan tatapan nanar. Apa benar ini adalah takdir? Ibunya baru saja kehilangan anak perempuan dan sekarang muncul anak perempuan yang tidak jelas asal usulnya, seolah-olah Tuhan mengirimkan gadis kecil itu untuk menjadi adik perempuannya.

“Nah itu ayahmu dan itu kakakmu “ Nyonya Kim melepaskan pelukannya lalu memperkenalkan satu persatu anggota keluarga baru Seohyun.

“jadi dia kakak ku? Pantas saja tadi dia mengatakan kalau kami pernah bermain snorkeling”

“Tentu saja, kalian sering berenang bersama, sampai-sampai ibu mu sering marah-marah” Tuan Kim mengarang cerita.

“oya? aku kira aku tidak bisa berenang” Seohyun tertawa konyol. “atau jangan-jangan aku lupa caranya berenang”

Ki bum tersenyum pahit, “jangan takut, Hyun-ah! Oppa akan mengajarimu berenang dari awal”

Hyun-ah? Apa itu nama panggilanku dulu? Kenapa aku merasa asing dengan panggilan itu?

Seohyun tiba-tiba merasa kepalanya sakit, samar-samar dia seperti mendengar seseorang menyebut namanya, “Hyunie-ya”

10 years later…

“Hyunie-ya”

“Huft.. hah uhh” Seohyun terbangun dari tidurnya. Lagi-lagi mimpi yang sama, mimpi yang sering muncul setelah dia hilang ingatan. Apa dulu juga dia sering memimpikan hal ini? Entahlah, dia tidak mau tau.

“Hyun-ah, kau mimpi buruk lagi?” Nyonya Kim tiba-tiba sudah ada di kamarnya dan memeluknya dengan erat, sementara Tuan Kim dan Ki Bum mengikuti Nyonya Kim dari belakang.

Seohyun mengangguk lalu melepaskan pelukan Nyonya Kim, “ Mimpi yang sama umma. Seorang anak lelaki meneriakan nama Hyunie-ya dari atas kapal, lalu gadis kecil itu tenggelam dan kehabisan napas”

Nyonya Kim tersenyum lalu menepuk pundak Seohyun, “ mimpi hanyalah bunga tidur, kau tidak boleh memikirkannya. Lagi pula mimpi mu tidak terbukti kebenarannya. Gadis di mimpi mu tenggelam sementara kau adalah atlet renang. Jangan kau pikirkan”

“Tapi apa mungkin itu adalah bagian dari masa laluku? “Seohyun bertanya dengan hati-hati, takut Nyonya Kim marah dengan pertanyaannya.

Nyonya Kim terdiam sejenak lalu memberikan air putih pada Seohyun, “Kau tidak pernah mengalami kejadian semacam itu, Hyun-ah! Minum lah air ini dan tidur lah kembali”

Seohyun mengangguk lalu meminum air putih sedikit demi sedikit.

“ Tidur lah, Hyun! Besok kan acara wisuda mu di Seoul” Ki Bum mengingatkan, “Oppa ingin selain kau menjadi lulusan terbaik, adik Oppa juga bisa menjadi wisudawati tercantik”

Sudah 3 tahun ini Seohyun kuliah dan tinggal di Seoul mengambil jurusan perawat dan besok adalah wisuda nya.

“akhirnya setelah 3 tahun umma bisa tinggal bersama mu lagi” Nyonya Kim mengenang masa lalu nya ketika Seohyun memutuskan untuk menyewa rumah di Seoul agar dekat dengan kampusnya.

Ki Bum terkekeh, “ umma jangan berlebihan, bukankah setiap Minggu umma datang mengunjungi Seohyun kita di kontrakannya?”

Nyonya Kim cemberut mendengar ucapan Ki Bum, “baiklah kau tidur lagi yah, sayang! Umma akan mematikan lampunya”

Nyonya kim pergi meninggalkan Seohyun diikuti suami dan anaknya.

….

….

“Hyunniee-yaaa” Teriakan itu membahana di tengah kota Seoul yang penuh dengan hiruk pikuk kehidupan.

Kyuhyun meneriakan nama itu setiap malam setelah Joohyun dinyatakan tidak selamat, namun Kyuhyun memiliki keyakinan jika Joohyun masih hidup selama mayat Joohyun tidak di temukan.

Kyuhyun tau ini adalah hal yang sangat konyol bahkan lebih konyol daripada naik dounat, namun cinta mengalahkan logikanya. Setiap malam Kyuhyun meneriakan nama Joohyun, berharap Joohyun akan mendengarnya atau minimal Joohyun bisa mendengar teriakan itu lewat mimpinya.

“Bos, ingat besok adalah hari yang penting”

Kyuhyun membalikan badannya melihat ke arah Yoona yang sekarang adalah sekretarisnya ,”mianhae.. aku sudah terbiasa melakukannya, terasa aneh jika aku melewatkannya sehari pun”

Yoona tersenyum miris, jangankan Kyuhyun, bahkan dia dan Taeyeon pun masih menganggap Joohyun masih hidup. “Tapi bos, Hyunie-ya akan sedih jika dia melihat bos seperti ini”

Kyuhyun tersenyum pahit, “jangan panggil aku bos, Yoong! Sekarang bukan jam kerja” lalu membuka kacamata yang sudah dua tahun ini dia pakai, “sekarang anggap aku sebagai Cho Kyuhyun teman lama mu yang membuat sahabat terbaik mu meninggal. Aku pantas di hukum mati, Im Yoona”

“Bos.. “ Yoona tidak sanggup melanjutkan kata-katanya.

“Bicaralah, aku tidak akan memecatmu” kyuhyun mencoba bergurau. Kyuhyun tau Yoona bekerja untuknya bukan karena kekurangan uang tapi Yoona melakukan itu demi Joohyun. Kyuhyun tau kalau Yoona ingin menjaganya demi mendiang Joohyun.

“Kalau boleh aku tau, perasaan bos pada Joohyun itu seperti apa? Sepuluh tahun yang lalu bukankah bos menolak Joohyun mentah-mentah?”

Kyuhyun menerawang jauh, mengingat masa-masa itu. Masa terbodoh yang dia lewati, “ Aku memang menganggap Joohyun konyol tanpa aku sadari kalau hanya dia yang bisa membuatku tertawa dan aku baru menyadarinya saat dia mendengar percakapan ku dengan Taeng”

Kyuhyun melanjutkan, “Dia meninggal tanpa mendengar penjelasanku terlebih dulu, tapi memangnya apa yang mau aku jelaskan? Aku memang menyebut dia konyol dan menyebut dia kekanak-kanakan tapi mengapa dia menghukum ku dengan cara seperti ini?”

Kyuhyun kembali terisak, “bahkan dia tidak membiarkan aku bertemu dengannya dalam mimpi. Kau pasti tau bagaimana tersiksanya aku selama ini. Aku mencoba melupakannya dengan berkencan bersama banyak gadis tapi tidak ada satu pun yang dapat menggantikan posisinya. Aku mencoba menyibukan diriku dengan pekerjaan hingga membuatku sakit”

Yoona menepuk pundak Kyuhyun, “selamanya hanya ada nama Bos yang terukir di hati Joohyun, aku yakin itu. Cinta Joohyun pada bos melebihi cinta bos pada Joohyun”

Kyuhyun tersenyum bodoh, “tapi aku adalah pembunuh. Aku yang membunuhnya, apa menurutmu dia masih mencintai pembunuh dirinya?”

“Joohyun bukan seorang pendendam. Menurutku dia malah akan senang karena bos sudah sangat mencintainya. Hanya itulah yang dia inginkan”

“Terima kasih, Yoong! Baiklah aku akan tidur, kau juga segera lah pulang! Aku akan minta sopir mengantarmu, besok kita akan menghadiri acara wisuda universitas yang disokong ayahku ”

Yoona mengangguk, “saya tau, bos” lalu membungkukan badannya dengan hormat, “saya permisi dulu”

….

….

“sekarang siapa yang berdandan lama? “ Seohyun berujar kesal sambil memperhatikan Ki Bum yang masih berkutat dengan dasi hitamnya.

Ki bum tersenyum bodoh, lalu mengacak rambut Seohyun dengan lembut, “sudahlah, acaranya masih tiga puluh menit lagi. Jarak dari sini ke kampusmu hanya sepuluh menit, anak nakal”

“Ya! Mengapa melamun? “ Ki Bum menggerakan tangannya di wajah Seohyun.

Seohyun menghela napas berat, “Tidak apa-apa, aku hanya merasa sedih karena Ibu dan Ayah tidak datang padahal ini adalah acara yang sudah aku tunggu-tunggu selama tiga tahun”

“Tidak apa-apa, selama tiga tahun ini ayah dan ibu selalu mendoakanmu dari Jeju”

Seohyun menganggukan kepalanya, “ baiklah, ayo kita berangkat, Oppa ku yang tampan “

Ki Bum tersenyum lalu menggandeng tangan adiknya.

“Sebenarnya Umma merasa heran kenapa kau mengajak Umma ke acara ini?” Kyuhyun tersenyum mendengar pertanyaan Nyonya Seo. Sejak Joohyun dinyatakan meninggal, Nyonya Seo sudah menganggap Kyuhyun sebagai putranya sendiri.

Nyonya Seo tidak pernah menganggap Kyuhyun sebagai penyebab kematian putri semata wayangnya karena dia tau bahwa Joohyun sangat mencintai pemuda itu.

“Ayah menyuruhku untuk menghadiri acara ini dan memberikan sambutan karena ayah adalah penyandang dana terbesar di universitas ini” Kyuhyun menjelaskan.

Nyonya Seo mengangguk mengerti, “kenapa tidak ayah dan ibu mu saja yang datang?”

“mereka ada proyek di Amerika, jadi terpaksa aku yang datang”

“proyek mencari menantu?” Nyonya Seo mencoba bergurau, dia ingin mengetahui reaksi Kyuhyun.

Kyuhyun tertawa geli, “tidak perlu di cari karena aku sudah menemukannya” Kyuhyun berbisik.

Nyonya Seo mengerutkan dahi nya penasaran, “Apa gadis itu dia?” tunjuknya ke arah Yoona yang sedang berdiri di dekat mobil Kyuhyun- yang terparkir di halaman universitas-

Kali ini Kyuhyun benar-benar tertawa, “bagaimana mungkin aku jatuh cinta pada Yoong”

“Lalu?”

Kyuhyun kembali berbisik, “gadis itu adalah putri anda sendiri, Seo Joo Hyun”

Nyonya Seo benar-benar bergidik mendengarnya. Apa cinta Kyuhyun pada putrinya benar-benar sebesar itu? Hyunie-ya, andai kau tau Kyuhyun kini sangat mencintai mu, mengapa kau malah meninggalkannya? Tapi jika kau tidak meninggalkannya mungkin sampai saat ini Kyuhyun tidak akan menyadari perasaannya.

“Jika Joohyun masih hidup, menurutmu kira-kira bagaimana wajahnya? Umma yakin dia pasti akan menjadi yang paling cantik di dunia”

Kyuhyun tersenyum lalu membayangkan masa-masa bersama Joohyun, “bagi ku Joohyun tetap gadis berusia 12 tahun”

“Baiklah hadirin yang saya hormati, mari kita sambut dengan bangga putra tunggal dari penyandang dana terbesar di universitas ini, Cho Kyuhyun” Kyuhyun kaget ketika pembawa acara menyebut namanya, “Kepada Tuan Muda Cho Kyuhyun kami persilakan untuk naik ke podium dan memberikan sambutan”

“Umma, aku naik dulu. Doakan aku supaya tidak tegang di atas sana!” Kyuhyun mengedipkan sebelah matanya ke arah Nyonya Seo lalu berjalan menuju podium.

“Silakan Tuan Kyuhyun” pembawa acara itu memberikan microphone pada Kyu.

Kyuhyun mulai bicara dengan menggunakan mic itu, “ini pertama kalinya saya berdiri di sini mewakili ayah dan ibu saya yang berhalangan hadir. Saya merasa bangga pada universitas ini yang mampu menghasilkan lulusan-lulusan terbaik. Baiklah untuk mengefektifkan waktu, saya akan memanggil lulusan terbaik untuk tahun ini… atas nama.. Kim.. “ Kyuhyun terpaku melihat nama yang tertera di kertas itu, “Kim Seo Hyun”

Semua orang bertepuk tangan menyambut kedatangan Seohyun yang berjalan menuju podium, sementara itu Kyuhyun terpaku ketika berhadapan dengan gadis itu.

“Silakan Tuan Kyuhyun mengucapkan selamat “ pembawa acara itu mengingatkan Kyuhyun –yang masih terpaku melihat Seohyun-

“Ah iya, selamat atas prestasimu Nona Kim.. selamat”

Seohyun tersenyum lalu mengambil piagam penghargaan dan kembali turun dari podium, sementara Kyuhyun masih terpaku di tempatnya semula.

….

….

Ki Bum benar-benar bangga dengan Seohyun, meski Seohyun bukan adik kandungnya tapi dia sangat menyayangi Seohyun melebihi apapun.

Sekarang Seohyun sedang berfoto bersama teman-temannya. Berkali-kali Seohyun mengajak Ki Bum berfoto bersama dan berkali-kali pula Ki Bum menolaknya. Ki Bum mengerti jika Seohyun ingin menikmati masa-masa terakhir bersama teman-temannya maka dari itu Ki Bum tidak memaksa Seohyun untuk cepat-cepat pulang.

Ki Bum memutuskan untuk mencari udara segar di taman, tapi tiba tiba…

Brukk

“ Aku minta maaf, nona” Ki Bum membantu gadis itu berdiri.

Gadis itu terpaku di tempatnya lalu menatap Ki Bum lekat-lekat, “ Ki.. Bum Oppa?”

Ki Bum tersentak, bagaimana mungkin gadis itu mengenalnya?

“Ah Oppa pasti lupa, kenalkan “ gadis itu mengulurkan tangannya, “ aku Im Yoona, sepuluh tahun yang lalu aku dan teman-temanku berlibur ke Jeju dan Oppa pernah menyelamatkanku saat aku tenggelam”

Ki Bum memutar memori otaknya, “Ah aku ingat, kau tenggelam saat bermain snorkeling kan?”

Yoona menjentikan jarinya, “tepat sekali, bagaimana kabarmu, Oppa?”

“Aku baik-baik saja” Ki Bum menjawab, “bagaimana denganmu?”

“Aku juga baik-baik saja,,, tapi..”

“Tapi apa?”

Yoona menghela napasnya berat, “Saat perjalanan pulang, sahabat terbaikku terjatuh dari kapal dan tenggelam”

“tenggelam? Apa mungkin….”

“mungkin apa?”

Ki Bum tersentak “Bukan apa-apa. Im Yoona, aku harus pergi. Permisi”

“ Ki Bum Oppa tunggu”

Ki Bum benar-benar yakin jika yang dimaksud Yoona adalah Seohyun tapi Ki Bum belum siap untuk kehilangan Seohyun dan Ki Bum yakin kalau orang tuanya juga pasti tidak ingin kehilangan Seohyun. Bukan kah semua orang berhak untuk egois?

Ki Bum kembali berlari menuju ke arah Seohyun yang masih bersenang-senang bersama teman-temannya. Ki bum takut Yoona dan teman-temannya bertemu dengan Seohyun.

“ada apa, Oppa?” Seohyun bertanya dengan bingung melihat kakaknya berlari menuju ke arahnya.

Ki Bum memegang bahu Seohyun, “kita harus pulang sekarang juga ke Jeju”

Seohyun melepaskan cengkraman tangan Ki Bum, “kenapa buru-buru sekali?”

“Umma tiba-tiba sakit dan dia ingin bertemu denganmu” Ki Bum mencari alasan.

“Benarkah?” Seohyun terlihat cemas, “kalau begitu ayo cepat kita pergi”

Seohyun berlari dengan tergesa-gesa, dia tidak mengindahkan teriakan Ki Bum dan teman-temannya. Seohyun terlalu terburu sampai-sampai..

Brukk..

Tanpa sengaja dia menabrak wanita separuh baya. “maaf, maafkan aku! Saya benar-benar ceroboh” Seohyun membungkukan tubuhnya berulang kali.

“Tidak apa-apa!” wanita paruh baya itu tersenyum, “angkatlah wajahmu, anak manis”

Seohyun mengangkat wajahnya dengan ragu, “huft, sekali lagi saya minta maaf, Nyonya”

“tidak apa-apa, kau mengingatkanku pada mendiang putriku” Nyonya Seo menahan air matanya, “Dia juga ceroboh sama sepertimu”

Seohyun seperti merasakan luka mendalam yang dialami wanita paruh baya itu.

“Umma, umma darimana saja? Aku dan Yoona mencari umma kemana-mana” Kyuhyun tiba-tiba datang menghampiri Nyonya Seo.

Seohyun membungkukan badannya karena dia tau Kyuhyun adalah putra dari penyandang dana terbesar di kampusnya.

“Ah kau kan mahasiswi berprestasi itu” Kyuhyun menebak.

“Anda benar, Tuan Muda” Seohyun menjawab, “saya minta maaf karena menabrak ibu anda”

“Tidak apa-apa” seru Kyuhyun, “Ayo Umma kita pulang”lanjutnya lalu memapah nyonya Seo menuju mobil.

“huh.. ahh.. huh kau berlari sangat cepat, hyun-ah” Ki Bum mengatur napasnya setelah mengejar Seohyun, “eerr itu siapa?” tunjuknya pada punggung milik Kyuhyun dan Nyonya Seo yang menghilang di pintu mobil.

“Oh tadi aku tidak sengaja menabrak orang” Seohyun menjawab.

Ki bum mengangguk mengerti lalu berkata, “kalau begitu ayo kita pulang. Ibu dan ayah pasti sudah menunggu”

……..

……..

TBC

 

About these ads

37 thoughts on “Love Delayed [Part 2]

  1. i’m the first ???
    wahh seneng banged kalo bakal di publish tiap malem … asikkk… ^^

    benerkan kibum oppa bakal ketemu Seo unni…
    tapi kenapa mereka ga ada chemistrynya yya???
    aku kira mereka bakalan punya iktan batin…
    Seo Umma juga… kenapa ga ada ikatan batin sama anaknya

    Makin penasaran jadinya

  2. haduuuuuh dramaaa haduh bagus author bagussssss
    kasian lho sepuluh tahun kyu kek gitu :(
    mamanya seo baik banget ya ga marah sama kyu malah deket banget gitu

    wah itu kibum nikah aja ntar kan mamanya jadi punya anak cewe lagi :3

  3. first kah???waahhh makin seru..salut sama keluarganya seo…nggak pendendam meski dia udah kehilangan seo…mau nangis baca nya

  4. Kibum oppa apa bgt seh? ya berhak seh egois tapi kalo ngejauhin seonni dari keluarga kandungnya itu sudah kelewatan bgt.. >,<
    Kyu juga masak gak mengenali gtu wajah seonni.. .
    semoga keluarga Kim cepet sadar dhe..
    ditunggu kelanjutannya yah, author..
    HWAITING! ^^9

  5. Seo amnesia sampe 10thn msh blm sembuh ?? -_-
    Keluarga Kim jd egois krn mereka udh bnr2 sayang sm Seo & ga mau kehilangan Seo,tp ada lg yg lbh syg,Seo ahjumma..
    Biar gmnpun dy yg lbh berhak atas Seo..
    Tp ga mgk kenyataan ttg diri Seo trus2an dsembunyiin,pasti suatu saat Seo akan inget smuanya..
    Smog aja Kyu oppa msh pny tempat dhatinya Seo :)

  6. Waahh ! Cepeet deh ngepostnya ..
    jd ga nungGu lamaa . .
    Wah ! Pdahal uda ktemu kyuhyun ma ummanya . .
    Tp syang mereka ga saling kenal :(
    next chapter ditUngGu..

  7. yah kibum oppa jadi ikutan egois u,u
    kok antara eommanya seo sama seo eonnienya ga ada ikatan batin ya kerasa gimana gitu kalau ketemu
    seokyu udah ketemu si tapi kenapa keadaannya waktu seo eonnie ilang ingatan u,u
    lanjut chingu

  8. keluarga bumppa ga boleh egois gni.
    seonnie berhak tau masa lalunya n keluarga sebenernya.
    kyuppa kasian,selama 10tahun terakhir selalu di hatui rasa bersalah.
    semoga next partnya seonnie mulai inget. amien,
    lanjut.

  9. Aseeeeek di post tiap malem :3
    aku doain banyak yang komen deh lol
    Seru seru >< yayaya setiap orang berhak egois tapiiii kalo misalnya ga diceritain yang sebenernya kasian ke kyunya :( ke seo jugaaaa ke keluarga seo juga…ke temen seo juga ;AAA;
    Kyu-ah, pertahankan perasaanmu pada seo ya ^___^

  10. udah 10 tahun, lama banget..
    kyu kok gak inget wajah seohyun ya.. biasanya kan wajahnya gak jauh beda, meskiipun udah gede..

  11. Aku belum baca part 1, tapi bisa aku tebak giamana part awalnya.
    Hehehe
    kyu inget wajah seo ga ya sbenernya,,kok dia smpai trpaku gitu awalnya..
    Oemmanya seo belum bisa ngrasain ikatan antara seo ya? Maklumin aja baru ketemu..
    Part 3nya ditunggu

  12. Huaaaa…. Gabisa ngomong apa2 lagi!!
    10 thun?? waktu yg ckup lama :’(
    Kapan SeoKyu dipertemukan :’(
    Seo ingat2 lagi dong!!
    Jujur keluarga Kibum lumayan egois ><
    Lanjuttt..

  13. Amazing..
    Lanjutt seo amnesia’y biar tambah seru and adegan SeoKyu ketemuan d’banyakkin lagi.
    saya hanya ingin melihat seperti apa perjuangan kyuhyun untuk mengembalikan ingatan Seohyun.
    Lanjjuutttt……… jangan lama-lama ngepost’ya.

  14. Thor, kependekan :-( pdhal pas lg seru2ny tuuhh
    Mudah2an Seo cpt sdr ingatanny. Suka bgt klo ada ff yg pairingby SeoKyu dan YoonBum

  15. . asikkk … kyu oppa ktmu ma seo eonni … .
    . seo eonni jg ktmu ma eommana … .
    . makin pnsaran ja deh ma critanya … .
    . lanjut ea … .

  16. Suka drama bngt tp kren.
    Gila 10 thn blom ingat2 jg, tp bisa seh klo gk ad usaha buat ingt gk akn ingat.^^
    kyuhyun ruw nyesalnya skrg.

  17. Aigoo aku kesel deh keluarganya kibum oppa egois bgt masa seo gak boleh inget sm keluarga kandungnya kan kasihan sm eomma seo yg sedih dan lagi kyu serta sahabat2nya T_T . Aigoo kyu~ah kenapa gak ngenalin seo sih , eomma seo juga gak ngenalin apa krn udh 10thn gk ketemu jadi muka seo berubah , kenapa kibum oppa jadi ikut2an egois kyk keluarganya yg mau memiliki seo T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s